Pelajaran dari Fitnah Terhadap Adam Amrullah, Pengungkap Paham Menyimpang LDII

Telah muncul berita yang cukup mengagetkan tentang salah satu saudara kami yang juga peruqyah, yaitu Adam Amrullah. Beliau diklaim sebuah situs islam sebagai anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Berita palsu tentang Adam Amrullah. Sumber: Muslimmedia News

Berita palsu tentang Adam Amrullah. Sumber: Muslimmedia News

Setelah dulu menayangkan program televisi kontroversial bertajuk “Khazanah” yang menganut faham wahabi salafi, salah satu tokoh praktisi ruqyah syari’ah dalam program televisi Trans7 yakni, Ustadz Adam Amrullah diduga adalah Anggota ISIS…!

Sumber: http://www.muslimedianews.com/2015/03/ada-apa-dengan-trans7-adam-amrullah-dan.html

Situs tersebut, Muslimedia News, mengambil referensi dari situs yang diklaim sebagai situs Adam Amrullah yang berjudul Ruju’ Ilal Haq. Artikel rujukan situs tersebut berjudul Menyambut Panglima Baru ISIS (Indonesia) Ustad Adam Amrullah.

Berita Bersumber dari Situs Palsu

Perlu kami sampaikan bahwa rujukan Muslimedia News salah, sehingga informasi yang disampaikannya pun salah. Metafisis pernah wawancarai Adam Amrullah di awal 2013, sebelum beliau masuk TV acara ruqyah. Lihat wawancaranya di Wawancara dengan Adam Amrullah, Mantan anggota LDII, Sekjen Forum Ruju’ Ilal Haq (FRIH). Perhatikan link juga referensi dalam wawancara tersebut, alamat situs FRIH adalah rujuilalhaq.blogspot, bukan ruju-ilalhaq.blogspot.com (ada stripnya antara ruju dan ilalhaq). Situs terakhirlah yang menjadi rujukan Muslimedia News. Baca lebih lanjut

Fatwa Tentang Keberadaan Alien, Manusia Ciptaan Alien, dan Alien Membantu Fir’aun

Artikel ini adalah kiriman dari Lukman Mubarok, salah satu pembaca Metafisis dan HIW. Artikel ini adalah terjemahan dari fatwa dari Markaz Fatwa yang membidani situs IslamWeb milik dari Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Islam Daulah Qatar. Semoga fatwa ini bisa menjawab kegundahan para pembaca situs kami yang menemukan bahwa paham aneh semacam ini menyebar di sebagian kalangan muslimin.

BC5002-001.jpg  UFO

Apakah Ada Alien di sana?

Tanya:

Saya ingin bertanya kepada anda tentang alien.. apakah disebutkan dalam al Qur’an ataupun as Sunnah? Apakah bener ada alien, jika memang jawabnya iya ada … kenapa bisa tidak disebut dalam Al Qur’an dan As Sunnah? Dan bila jawabannya tidak ada maka darimana datangnya istilah “alien”? apa pendapat anda terhadap orang yang mengatakan bahwa makhluk ini (alien) yang menciptakan manusia dengan semacam DNA? dan bahwa alien itu yang membantu para fir’aun mesir? Dan bahwa alien itu punya kekuatan luar biasa yang digunakan untuk menjelma wujud manusia dan bentuk-bentuk alien yang kami lihat di internet? Apakah alien itu nyata ataukah karangan fiksi? Dan apa tujuan meyakinkan manusia tentang keberadaan alien?

Jawab:

Ba’da mengucap Alhamdulillah, shalawat dan salam atas Rasulullah beserta keluarga dan sahabatnya :

Perlu diketahui bahwa Dzat Yang menciptakan manusia dari tidak ada, Yang membentuknya, Yang meniup ruh ke dalam diri manusia dari ruh-Nya, dan Yang menjelaskan penciptaan keberadaan manusia dengan keajaiban-keajaibannya adalah Dzat Yang Mahakuasa untuk menciptakan alien. Dan sungguh Al Qur’an telah menunjukkan adanya makhluk-makhluk yang tidak diketahui manusia pada masa kenabian dan menunjukkan hal itu atas peran penyingkapan ilmu pengetahuan dan bahwasannya janji pada setiap khabar itu akan dinampakkan. Dzat Yang Maha Agung berfirman : dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. {An Nahl 8}, dan berfirman : Untuk setiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui. {Al An’am 67} Baca lebih lanjut

VIRUS MAHABARATA, RAMAYANA, MAHADEWA

Sungguh tak layak bagi keluarga muslim untuk menyetiakan diri di depan layar televisi sambil bersimpuh khusyu’ menonton Mahabarata, Khrisna, Mahadewa, dan sejenisnya yang merupakan parade kisah sesembahan-sesembahan orang musyrik. Ini adalah virus akidah yang tak layak berakar di beranda rumah seorang muslim yang meyakini hanya Allah sebagai satu-satunya sesembahan yang berhak disembah dengan benar.

Sungguh kisah-kisah fiktif yang merupakan rentetan kisah yang mereka dewakan bukanlah nutrisi, madu atau susu yang harus disuplai di hadapan anak-anak termasuk di hadapan orang tua sendiri. Suapan-suapan kisah yang ada justru akan menjadi virus yang akan menghantam jantung akidah seorang muslim.

Rasanya begitu memilukan sekiranya keluarga muslim menjadi hamba bagi kisah fiktif Mahabarata. Mereka menyediakan dan mengkhususkan waktu untuk mendengar, menonton dan menikmati kisah dusta lagi kufur.

Tak ada risih. Tak ada rasa malu terhadap mushaf al-Quran yang ada di rak. Tak ada malu terhadap al-Qur’an yang tersimpan dalam dada. Tak ada risih terhadap maksiat yang diperagakan oleh artis India itu. Begitu asyik dan begitu menikmati.

Kesetiaan mereka untuk duduk di majelis tontonan ini menandakan adanya ketertarikan terhadap kisah yang ada. Dewa dan anak dewa yang ditokohkan oleh lelaki dan wanita yang mempertontonkan aurat telah mampu menarik hati sebagian kaum muslimin.

Bagaimana mungkin keluarga muslim duduk asyik mencerna potongan-potongan kisah orang musyrik?

Dimanakan wibawa bulan-bulan haram yang mestinya dimuliakan? Kenapa justru membiarkan kisah Mahabarata menjadi suapan dan tuntutan?

Di manakah kewibawaan tauhid yang bersarang di dada sehingga tak mampu beranjak dari hadapan layar kaca?

Sungguh, kesempurnaan tauhid tergapai apik dengan meninggalkan sesembahan lain termasuk kisah picisannya. Ketika Islam mengharamkan parade ritual kesyirikan yang dilakoni millah lain maka Islam mengharamkan pula kaum muslimin untuk larut dalam kisah-kisah mereka.

Allah berfirman:

فاجتنبوا الرجس من الأوثان واجتنبوا قول الزور

“. . .Maka jauhilah penyembahan berhala yang najis itu dan jauhilah pula qaula az-zur.” (QS al-Hajj: 30)

Para ulama menyebutkan bahwa makna “qaul az-zur” adalah semua ungkapan-ungkapan yang diharamkan termasuk pula ungkapan dusta. Para ulama juga menjadikan tontonan terhadap “qaul az-Zur” adalah hal yang haram.

Lihatlah Allah menggandengkan larangan terhadap “qaul az-zur” dengan larangan menjauhi sesembahan dan berhala. Anehnya, justru sebagian kaum muslimin menjadikan kisah Mahabarata dan sejenisnya yang lebih dari “qaul az-zur” sebagai hiasan mata dan telinga di depan layar kaca.

Rumah kita adalah rumah cahaya yang dipenuhi dengan binar dan kemilau ilmu dan amal. Rumah kita adalah bahtera untuk menyelematkan penghuninya dari terpaan ganasnya gelombang fitnah sehingga kelak berlabuh syahdu di taman Surga dengan kehendak Allah Rabb alam semesta.

Rumah kita adalah rumah al-Qur’an yang di dalamnya terbaca ayat-ayat Allah agar terpahami dengan baik titah-titah Rabb hingga menjadi pedoman untuk mengukuhkan iman di musim kemarau yang menggersangkan mata air takwa.

Rumah kita adalah rumah al-Qur’an yang ayat-ayatnya terlantukan oleh para penghuninya agar qalbu tersirami dengan Kalam Rabbina bak musim hujan yang menyirami pohon-pohon hingga ia menyemikan bunga-bunga iman.

Rumah kita adalah madrasah mini yang didalamnya dibacakan hadits-hadits yang merupakan konsep hidup sang nabi shllallahu ‘alaihi wasallam hingga para penghuninya memahami dengan baik bahwa sang nabi adalah teladan dalam segala lini kehidupan ini.

Tak ada teladan lain selain keteladan yang pernah diperagakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalllam. Tak ada sosok lain yang lebih mengagumkan dan layak dikagumi selian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalllam. Tak ada kisah lebih heroik yang pernah terkisahkan di muka bumi sepanjang masa dibandingkan kisah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalllam.

____
Kebun Nanas, Jakarta Timur, 21 Dzulhijjah 1435 H

Penyusun: Fachriy Aboe Syazwiena

Ket: Foto hanya illustrasi.

Foto Perdana Akhmad Lakoni.
Foto Perdana Akhmad Lakoni.
Foto Perdana Akhmad Lakoni.
Foto Perdana Akhmad Lakoni.
Foto Perdana Akhmad Lakoni.

Meruqyah Korban Belajar Buku REIKI

Ruqyah Syar’i Pengobatan Qurani
Seorang kakek sakit2an sekitar 2 tahun setelah mempraktikan instruksi di buku Reiki. Keluar masuk RS, terakhir pipis dimana2 meski sudah memakai pampers, badanya sering panas meski berkipas-kipas. Keluarga sudah ikhlas, jika si kakek sudah sampai ajalnya, mudah2an dengan ruqyah dimudahkan wafatnya.

Sy sendiri susah mencari tempat duduk karna hampir semua kursi najis dikencingi. Awalnya hendak ruqyah di Baitur Ruqyah, namun sesaat setelah nyampai, si kakek minta pulang karena dada deg-degan (banyak pasien yg begini).

Saya meruqyah dengan kondisi kakek serileks mungkin karena tidak Betah duduk dan berbaring lama satu posisi. Sikakek bertelanjang dada karena salah satu sakitnya adalah badan selalu kepanasan meski pakai kipas.

Si kakek mengaku pernah mempraktikan tenaga dalam dari buku (seperti di foto) lalu sempat ada energi masuk ke badannya (padahal tipu daya syetan yg datang). Sejak itulah dia sakit2an.
Sy membaca ayat ruqyah standar dilanjutkan Yasin, Waqiah dan Al Mulk. Selesai satu jenis surat, dibacakan 4 ayat akhir Al Fajr dgn niat dikembalikan semua nafsnya (yg mungkin ada di luar raganya) dan dmudahkan meninggal jk telah sampai umurnya, lalu meniup kepalanya dan ke alat media (pena antena) dan menyapukan dari kepala hingga ujung kaki dgn niat semoga semua yg menyengsarakan akhir hayatnya pergi/hilang.

Sikakek tidak bisa berlama2. Setelah Satu Jam minta berhenti dan minta ruqyah di lain waktu. Sy minta keluarga untuk mengoleskan rebusan daun kapuk dan teh QHI selesai mandi dan jika mengeluh badan kepanasan. Lalu lanjut menyemprot pojokan2 rumah dan kamar2 utamanya gudang yg pernah lihat ada penampakan.

Saat hendak pulang, si kakek menyalami saya dan minta ruqyah lagi lain waktu. Sudah takdir Allah SWT, sekitar 36 Jam kemudian, saya di sms keluarganya : Bapak telah Meninggal.

Perbedaan Self Healing Reiki dgn Self Healing RUQYAH dan Yoga

Perbedaan Self Healing Reiki dgn Self Healing RUQYAH dan Yoga :

Self healing reiki harus melalui proses attunement, inisiasi, pembukaan cakra, jalur energi dan penanaman simbol simbol rajahan reiki ketubuh calon praktisinya, lalu setiap mau mulai self healing harus mengaktifkan cakra mahkota dan cakra telapak tangan.
Setelah itu niat mengakses energi alam semesta baru self healing.
Sedangkan self healing Ruqyah adalah tidak ada memakai attunement, inisiasi, pembukaan cakra, jalur energi, penanaman rajahan simbol apapun, serta tidak ada proses pengaktifan cakra mahkota dan cakra telapak tangan. Niatnya tidak mengakses atau meminta energi alam semesta tapi berdoa memohon kesembuhan secara langsung hanya kepada ALLAH SWT.

Self healing RUQYAH bukanlah suatu ritual syirik, ritual bid’ah, tapi merupakan perkara mubah yg merupakan ikhtiar penyembuhan diri sendiri dengan tempelan telapak tangan ketubuh sambil membaca surat alfatihah atau bacaan Ruqyah.
Dari sini bisa disimpulkan bahwa Self Healing Ruqyah mengajarkan kepada kita dan para mantan praktisi reiki bahwa jika ingin menyembuhkan diri sendiri tidak usah atau mau dibodohi dgn proses attunement, inisiasi yg hasilnya malah merusak kehidupan kita, kita semua orang Islam juga bisa, tanpa perlu berbuat syirik.

Dengan self healing Ruqyah,kita juga bisa melakukan penyembuhan pada diri sendiri dan orang lain dg tehnik tempelan telapak tangan ketubuh, bahkan hasil penyembuhannya lebih dahsyat, lebih berkah karena sudah dibuktikan oleh Rasulullah. Energinya bukan energi alam yg tidak jelas, tapi energi doa (kekuatan Allah) energi niat, keyakinan dan keikhlasan.

HINDARI berlatih yoga walaupun gerakannya yoga katanya bermanfaat bagi kesehatan, karena gerakan dalam yoga bersifat membangkitkan kundalini, dan gerakan yoga mempunyai makna penyembahan kepada dewa surya.
Selain itu gerakan yoga bersifat membuka cakra cakra di tubuh alias membuka gerbang pintu masuknya syetan.
Bila ingin sehat, berolah-ragalah,olahraga yg bermanfaat bagi kesehatan didunia dan diakhirat, dan tidak ada unsur ajaran agama manapun (yang menyimpang dan tidak sesuai dgn Syariat)

(Ust.Perdana Akhmad Lakoni/Qur’anic Healing Indonesia)

Narasumber: Wahyu Al Rasyid Praktisi tenaga dalam dan Master Yoga yg sudah bertaubat)

Tayangan Jodha Akbar Pojokkan Islam dengan Cerita Palsu

Tayangan Jodha Akbar Pojokkan Islam dengan Cerita Palsu

Serita dalam sinertron tersebut digambarkan kerajaan Islam Mughal dengat sangat negatif, penuh dengan kebusukan sementara tokoh Hindu dikenal santun.

Bismillahirrahmanirrahim

KAMI sebagai seorang Muslim, sangat prihatin dengan berbagai tayangan televisi kita yang kurang mendidik, penuh  takhayul, percintaan, perselingkuhan dan tayangan yang menyudutkan umat Islam.

Salah satu perhatian kami adalah sinetron impor, tepatnya dari India yang ditayangkan di salah satu stasiun swasta nasional, terutama tayangan “Jodha Akbar.”

Sebagian besar cerita dalam sinertron tersebut digambarkan  kerajaan Islam Mughal dengat sangat negatif, penuh dengan kebusukan, persaingan tidak sehat, kedengkian, menghalalkan segala, cara bahkan zalim, seperti menyerang tempat ibadah agama lain (sungguh jauh dari ajaran Islam dan sejarah aslinya).

Sebaliknya, tokoh Jodha yang merupakan representasi umat Hindu/kerajaan yang berhasil ditaklukkan kerajaan Muslim Mughal digambarkan sangat positif, seperti taat terhadap ajaran agamanya, digambarkan sebagai “korban yang tertindas”, selalu berpikir jernih dan sebagainya.

Sang sutradara bahkan sangat jeli dalam mempertajam karakter tokoh-tokohnya, sehingga gestur dan penampilan tokoh Muslim terlihat begitu bengis dan kejam, sementara tokoh Hindu terlihat lebih santun.

Padahal kita tahu bahwa kerajaan Islam Mughal berdiri di India selama tiga ratus tahun (1504-1800-an).

Pada tahun 1707, kerajaan ini mengalami puncak jayanya dengan mengusai hampir seluruh anak benua (India-Pakistan-Bangladesh saat ini), kecuali beberapa bagian tertentu di ujung pesisir selatan semenanjung ini.

Banyak sejarawan Barat bahkan memuji kerajaan ini sebagai kerajaan Islam yang paling moderat dan demokratis.

Meskipun tidak dipungkiri bahwa beberapa raja Mughal mungkin belum sesuai perilakunya dengan ajaran Islam (hal ini tentu wajar saja), namun penggambaran secara umum yang telah diungkapkan dalam sinetron tersebut pasti atas keinginan untuk memojokkan citra Islam.

Lebih aneh lagi, bagaimana bisa, sebua televisi di negeri berpenduduk Muslim menjadi jurubicara agama Hindu untuk memojokkan Islam lewat cerita palsu?

Bagaimana tanggapan MUI dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tentang hal ini?

Haruskan kita sebagai umat Islam akan terus dibodohi dengan propaganda seperti ini?

Dan mengapa sering kita dapati pengelola media TV di negeri ini tidak paham –bahkan tidak berusaha menghormati– agama mayoritas penduduk Ini?

Mohon sebaiknya pihak TV menghentikan acara ini dan sebaiknya ke depan makin memperkuat Tim Litbangnya untuk melihat utuh semua tayangan apapun berbau impor. Kasus ini menunjukan betapa lemah orang-orang inti di TV Indonesia tentang sejarah Islam.*

Salam

A Mikail Kamil

Rep: Panji Islam

Editor: Cholis Akbar

Ebook Ruqyah Syar’iyyah Karya Ust. Perdana Ahmad S.Psi

GRATIS 6 BUKU
Ebook Buku-Buku Original Ust. Perdana Ahmad S.Psi

860202_124357504409948_1192784319_o

Buku-Buku Dahsyat dan Spektakuler ust Perdana Akhmad S.Psi ini sekarang bisa dimiliki, dinikmati dengan cuma-cuma dihadapan anda. Tanpa harus memesan, mencari atau khawatir tentang rupiah yang harus dibayar…

Tinggal satu Click Download! dan simpan dikomputer antum, untuk dibaca, dipelajari dan dipahami orang-orang tercinta dan terdekat antum. Atau bagikan untuk mendapatkan multilevel pahala tidak terbatas!

Kalau bisa gratis, kenapa harus Bayar?
Ikuti juga pelatihan-pelatihan gratis RehabHati Quranic Healing untuk memusnahkan semua bentuk kesyirikan, perdukunan dan gangguan jin serta sihir yang membelenggu keluarga kita.

EBOOK GRATIS – KESAKSIAN PRAKTISI TENAGA DALAM DAN ILMU KESAKTIAN – PERDANA AKHMAD

EBOOK GRATIS – ILMU HIKMAH, ANTARA HIKMAH DAN KEDOK PERDUKUNAN – PERDANA AKHMAD

EBOOK GRATIS – MEMBONGKAR KESESATAN PRAKTEK SIHIR PADA REIKI,TENAGA DALAM DAN ILMU KESAKTIAN – PERDANA AHMAD

EBOOK GRATIS – RUQYAH SYAR’IYYAH VS RUQYAH GADUNGAN – PERDANA AKHMAD

EBOOK GRATIS – PRILAKU SYIRIK MASYARAKAT INDONESIA – PERDANA AHMAD

EBOOK GRATIS – KERASUKAN SETAN, BENARKAH MANUSIA DAPAT DIRASUKI OLEH JIN 2 – PERDANA AHMAD (1)

SALAM TAUHID
“Satu Visi Satu Hati Menuju Generasi Indonesia Bertauhid 2020″

Allahuakbar!