Mengikuti Seni Beladiri Tenaga Dalam

Pertanyaan:

di indonesia banyak sekali aliran2x bela diri yang mengkhususkan pada beladiri menggunakan tenaga dalam. dan dulu saya pernah mendengar pada salah satu aliran, jika sudah pada tingkat tertentu, kita bisa mematahkan besi dengan tangan, membuat besi menjadi merah (panas)

Apa hukumnya jika kita mengikuti seni bela diri yang memiliki tenaga dalam ( latihannya dengan tehnik pernafasan )

Eko Rusdyanto Hs

Jawaban:

Assalamu `alaikum Wr. Wb.

Memang sebaiknya untuk menentukan suatu seni bela diri itu sesuai dengan syariah atau tidak, perlu diadakan kajian yang mendalam oleh para pakar syariah.

Bahkan harus ada badan pengawas syariah baik internal atau pun independen. Hal ini penting dan sangat berguna, paling tidak untuk beberapa hal :

1. Memastikan bahwa seni bela diri itu memang tidak bertentangan dengan aqidah atau syariah. Atau -bila memang ada- pada bagian mana yang masih merupakan ikhtilaf di antara para ulama serta bagian mana pula yang perlu dihilangkan. Kajian ini sangat penting agar umat Islam merasa aman dan leluasa mempelajarinya.

2. Merekomendasikan kepada umat Islam untuk mempelajari seni bela diri tersebut secara formal termasuk siapa saja yang telah mendapat rekomendasi untuk mengajarkan seni itu atau perguruan mana saja. Dan adanya pengawas syariah itu bisa dijadikan rujukan bagi umat Islam.

3 Selain itu bisa diterbitkan buku yang mengupas kajian syariah atas seni bela diri tersebut sehingga khalayak bisa melihat bagaimana proses pengambilan hukum halal tidaknya itu dilakukan. Tentu saja buku itu dilengkapi dengan dalil-dalil Al-Quran, As-Sunnah, pendapat para ulama serta ijtihad dan juga sumber-sumber hukum Islam lainnya.

4. Dengan adanya pengawasan syariah itu, maka mutu dan kualitas serta batasan halal haramnya bisa tetap terus diawasi dengan baik oleh para ulama. Bukan pada saat tertentu saja tetapi terus menerus karena pengawas syariah tidak hanya mengawasi sesaat saja.

Jadi masalah seni bela diri dan pernafasan ini layaknya jenis produk makan yang perlu dikaji kehalalannya oleh sebuah lembaga yang independen. Karena begitu banyak seni bela diri yang mengaku tidak menggunakan kekuatan ghaib di depan muridnya, namun lama kelamaan ketahuan juga. Jadi perlu dipelajari secara seksama dan mendalam, agar tidak menjadi suber fitnah dan kabar issu yang bohong.

Perlu dilakukan wawancara dengan suhu atau pelatihnya, termasuk kajian tentang teknik-teknik yang digunakan. Bila memang murni kekuatan itu dihasilkan dari oleh pernafasan, bagaimana bisa diterangkan secara biologis, fisika, kimia dan ilmu eksak yang mendukungnya. Juga perlu ada cross-chek dengan mereka yang sudah pernah mengikutinya untuk menanyakan adakah ciri-ciri gangguan dari jin selama mengikutinya. Adakah praktek-praktek tertentu yang bertentangan dengan aqidah islam ? Adakah unsur-unsur ghaib ikut bermain di dalamnya. Termasuk pembahasan sejarah dan latar belakang ilmu bela diri tersebut.

Semua informasi itu akan menjadi pertimbangan apakah bela diri itu bisa diterima secara syar`i atau tidak. Agar semua mejadi jelas dan masyarakat tidak ragu-ragu lagi dalam memilih.

Wallahu a`lam bis-shawab.

Dikutip dari konsultasi syari’ah online klik disini

34 gagasan untuk “Mengikuti Seni Beladiri Tenaga Dalam

  1. perguruan tenaga dalam tifan sama latihan dengan HI artinya tifan sesat juga dong ???
    sy pernah ditifan selama 2 tahun sebelum masuk HI
    kalo anda berani menyerang HI kenapa anda tidak berani menyerang tifan ???
    sy mantan tifan dan sy bukan seperti anda yang cuma mengamati tanpa masuk dulu keperguruannya
    buat saya latihan tifan sama dengan di HI
    walau di HI sy rasakan jauh lebih berat..
    kesimpulannya tifan pokan sesat atau tidak ???

    • sudah terlalu banyak bualan anda dan kebohongan anda yang jika saya minta klarifikasi tidak anda jawab dan anda ini selalu berganti-ganti nama sesuka hati anda ketika saya desak untuk meminta pertanggungjawaban keyakinan dan kebohongan anda.

      Ustadz fadlan juga praktisi beladiri thifan po khan dan bersahabat erat dengan Ustadz marzdedeq , menurut beliau istilah
      tenaga dalam dlam thifan konsepnya berbeda dengan teori tenaga dalam dlm kebanyakan perguruan TD. Dlam artikel sy, sy td mengatakan 100% tenaga dalam itu sesat, pengistilahan tenaga dalam yg benar secara syar’i adalah energi yg didapat dari sari2 makanan yg berfungsi untuk kekuatan dan kesehatan tubuh, TD jg didapat dari latihan fisik disertai nafas yg terus-menerus hingga menghasilkan kekuatan yg terus meningkat. Dalam thifan tidak ada jurus mementalkan orang dari jarak jauh atau mempengaruhi seseorang dgn jurus dari jarak jauh/ melihat yg ghaib sbb latihan murni fisik dan harus mengalami benturan untuk menggunakan DATH, anda bisa melihat penjelasan sy tentang hakikat tenaga dalam di
      sini
      Pd artikel terdahulu saya sudah menjelaskan penjang lebar beda pengistilahan tenaga dalam yg syar’i termasuk pembelaan sy pd bela diri thifan yg istilah DATH yg sangat berbeda dgn TD perguruan lain, dan perdebatan sy dgn para praktisi Td yg ahli syirik dan bid’ah.

      Kriteria perguruan senam pernapasan yang boleh diikuti:

      1. Ketika kita baru masuk suatu perguruan pernapasan tidak ada yang namanya
      prosesi “pembukaan”, “pengaktifan”, “bai’at”, attunement”,
      “inisiasi”.
      2. Tidak mengharuskan anggotanya berpuasa bid’ah (puasa pati geni,mutih dll)

      3. Tidak mengharuskan anggotanya berdzikir yang bid’ah (harus rutin membaca
      amalan tertentu untuk kekuatan ghoib)

      4. Dalam latihan tidak ada klaim khasiat jurus untuk mementalkan orang dari
      jarak jauh, mempengaruhi orang dari jarak jauh baik secara fisik maupun
      psikis, menarik/menghancurkan jin.

      5. Tidak ada prosesi meditasi pengosongan fikiran.

      6. Tidak ada klaim meditasi untuk melihat alam ghoib, jin,dll.

      7. Tidak ada klaim bisa mempunyai kemampuan melihat masa lalu dan masa depan

      8.Tidak ada klaim mempunyai kemampuan melihat jauh tanpa batas

      9. HARUS MURNI UNTUK KESEHATAN.

      10. JIKA ILMU PERNAPASANNYA DIBERENGI DENGAN PRAKTEK BELADIRI HARUS
      BENAR-BENAR MURNI MARTIAL ARTS ( ful body contack)

      11. Tidak ada klaim prosesi menarik kekuatan ghoib tertentu (prana, chi, ki,
      energi Ilahi dll) untuk suatu kemampuan ajaib/ghoib. Kalo niatnya menarik
      oksigen untuk kesehatan tidak masalah sbb tidak menyangkut urusan untuk
      klaim mendapatkan kemampuan ghoib.

      ada sekilas pembahasan mengenai perguruan thifan bisa dilihat pada kolom komentar di sini

      • @ Perdana

        Terus terang saya heran, ketika anda berbicara tentang Thifan anda tampaknya kehilangan daya kritis anda seperti yg anda biasa tunjukan selama membahas aliran Beladiri Tenaga Dalam lain – khususnya aliran 10 jurus ( Ilmu Kontak). Karena sebenarnya apabila anda teliti dan kritis dalam membahas Daht Theory dari Thifan. Mungkin andapun akan merasakan bahwa Daht Theory dari Thifan pun sebenarnya mungkin saja sama absurd nya dgn Teori Tenaga Dalam yg dikembangkan aliran Tenaga Dalam di Indonesia ini seperti yg selalu anda kritik dalam setiap artikel anda.

        Saya heran bahkan anda sendiri mengakui anda melakukan pembelaan kepada beladiri Thifan – seperti yg anda tulis pada comment anda di atas. Sebelum membahas tentang absurd tidaknya Daht Theory saya tertarik ingin mengomentari pembelaan anda terhadap Thifan Po Khan.( artikel Batasan Tenaga Dalam yang Syarii ). Di sana anda tulis bagaimana meningkatkan kekuatan pukulan, meningkatkan daya loncat dari beladiri kungfu yg tidak aneh2 ( Thifan ? ). Sebenarnya argument anda sangat lemah jika anda maksudkan sebagai pembelaan terhadap Thifan dan Daht Theory nya.

        Dalam tulisan anda tsb anda sama sekali tidak menjelaskan tentang keberadaan butiran Daht dalam Syaraf Daht misalnya. Apakah dgn teknik pernafasan tertentu butiran Daht meningkat dalam Syaraf Daht ? Lalu apakah memang terbukti bahwa peningkatan butiran Daht dalam Syaraf Daht itu yg bertanggung jawab meningkatkan kekuatan daya pukul dan daya loncat ? Dan pertanyaan yg lebih mendasar adalah apakah butiran Daht dan Syaraf Daht itu memang benar-benar ada ?

        Hal ini sama sekali tidak anda jawab di sana. Pembelaan anda tidak menyentuh permasalahan yg paling mendasar dari keilmuan Thifan yaitu Teori Daht yg sebenarnya sering menjadi pertanyaan banyak pembaca blog anda. Anda banyak menulis kritikan tentang Teori Tenaga Dalam aliran lain tetapi pernah kah anda menulis tinjauan kirtis tentang Teori Daht ? Itu sebabnya saya katakan anda kehilangan daya kritis dan ketelitian anda ketika anda membahas tentang Thifan.

        Jika anda tanyakan kepada pelatih tinju bagaimana meningkatkan kekuatan pukulan, anda tentu tidak akan mendapat jawaban butiran Daht dalam Syaraf Daht lah yg bertanggungjawab meningkatkan kekuatan pukulan :D

        Pelatih tinju itu akan dgn sabar menjelaskan kepada anda otot-otot mana saja yg bekerja pada saat anda melakukan pukulan jab, straight atau upper cut misalnya. Setelah menjelaskan otot-otot mana saja yg digunakan, pelatih tsb akan menjelaskan bahwa kekuatan pukulan tsb didapat dari massa otot dan kelenturan serat otot yg digunakan. Massa otot bertanggungjawab untuk kekuatan pukulan sedang kelenturan serat otot bertanggungjawab untuk kecepatan kontraksi otot ( kecepatan pukulan ). Sesuai dgn teori fisika Newton sederhana F=m.a, besar Gaya ( pukulan ) itu bergantung dgn massa ( otot ) dan percepatan ( otot )

        Setelah menjelaskan itu semua barulah pelatih tinju tsb menjelaskan latihan apa saja yg diperlukan untuk meningkatkan massa otot dan jumlah serat pada otot tsb. Dan juga mungkin diet makanan khusus tertentu misalnya berapa jumlah protein, karbo dsb yg harus jadi asupan anda. Sama sekali anda tidak akan mendapat penjelasan keberadaan Daht akan meningkatkan kekuatan pukulan dll dsb dkk – ga ada yg aneh2 seperti itu. Dan jika anda tanya darimana sumber energi dari otot tsb, mungkin anda akan terkejut mendengarnya … guess what .. yup ATP Theory :D

        Jika anda kurang yakin mungkin bisa anda tanyakan pada pelatih loncat tinggi dan lompat jauh bagaimana meningkatkan daya lompat dan loncat kita. Para pelatih atletik ini pun akan menjelaskan dgn cara yg sama. Mereka akan menjelaskan otot apa saja yg digunakan pada lompat jauh dan loncat tinggi. Kemudian kembali pada penjelasan tentang massa otot dan serat otot, diet khusus baru akhirnya bagaimana melatih otot-otot tsb. Dan jika anda tanyakan lagi, darimana sumber energi otot tsb … yup kembali ke ATP Theory bukan Daht Theory

        Karena ATP Theory sebenarnya memang bukan Teori Tenaga Dalam seperti bayangan banyak orang, Teori ATP adalah teori yg digunakan ilmu fisiologi untuk menjelaskan bagaimana proses perubahan dari sari makanan yg kita makan ( Karbo, Protein dan Lemak ) serta kadar oksigen dalam darah menjadi energi yg digunakan otot pada saat berkontraksi. Teori ATP ini memang teori ilmiah dalam ilmu fisiologi dan bukan teori jadi-jadian untuk menjelaskan Tenaga Dalam :D

        Anda bisa baca penjelasan tentang ATP Theory lebih detail di Wikipedia. Tetapi mungkin artikel di sana terlalu ilmiah sehingga sulit dimengerti aplikasi praktis dari teori ATP tsb. Saya menemukan artikel yg jauh lebih menarik tentang ATP, artikel ini bisa anda baca di :

        http://www.cptips.com/bscphys.htm

        Pada artikel itu dijelaskan bagaimana proses ATP tsb, kemudian bagaimana dgn mengetahui teori ATP ini kita bisa menggunakannya dalam olah raga balap sepeda. Strategi apa saja yg bisa diterapkan agar kita bisa menggunakan kadar Oksigen dan sari makanan yg kita makan yg terdapat dalam tubuh secara seefisien mungkin selama proses balap sepeda tsb berlangsung. Menarik sekali bukan. Sekali lagi saya tekankan di sini teori ATP bukanlah teori Tenaga Dalam.

        Mengapa para pelatih tsb menjelaskannya dgn ATP Theory bukan Daht Theory dan sejenisnya ? Karena keberadaan ATP dalam sel otot pada proses transformasi energi selama kontraksi otot berlangsung memang terbukti ada. Sedang keberadaan butiran Daht dalam Syaraf Daht yg tersembunyi dibawah Ulught – apakah sudah terbukti ada ? :D

        Saya rasa tinjauan kritis tentang Teori Daht sangatlah penting – jika kita tidak mengenal yg “benar” bagaimana kita bisa mengetahui yg “salah”. Sesuai dgn konsep dualitas, “salah” hanya ada jika memang ada yg disebut “benar”, itu sebabnya mengetahui yg “benar” menjadi sangat penting. Tapi bagi saya pribadi sebenarnya pertanyaan yg lebih mendasar adalah apakah yg “benar” itu benar-benar ada … jangan-jangan “hanya yg dianggap benar” saja yg ada :D

        Ok semoga comment saya ini bisa menjelaskan kesalahpahaman tentang Teori ATP.

  2. mas, minta rekomendasinya tentang perguruan tenaga dalam yang sesuai syariah selain tifan po khan, soalnya kalo cuma ada satu aja kan subyektif, makasih

  3. Assalamualaikum wr.wb

    Mhn maaf sebelumnya, saya rasa pendapat di atas mengenai tidak harusnya ada inisiasi kurang tepat karena kata “inisiasi” bukan hanya berarti bai’at, attunement, pembukaan dsb tp mengandung berbagai macam arti.

    Contohnya:

    Dlm ketentaraan Amerika, anggota Navy SEAL yg baru WAJIB mengikuti 1 minggu masa “inisiasi” yg dikenal sbg “minggu neraka”. Apakah disini mereka diberi “attunement” atau disuruh semedi?? pastinya tidak…

    Hal lain yg menurut saya membuat istilah tenaga dalam menjadi rancu adalah istilah itu sendiri yg dikait2kan dengan dunia klenik yg tidak jelas asal usulnya.

    Latihan “tenaga dalam” yg saya dengar dr beberapa teman…yg menurut saya benar dan tidak sesat (saya mengganti meditasi dgn zikir) justru berasal dari daratan Eropa…tepatnya dari bangsa Viking kuno

    Latihannya adalah sbb:

    LATIHAN DASAR:

    1. Tenangkan hati anda dengan membaca dzikir
    2. Teruslah berdzikir sampai pikiran anda bisa tenang pd saat anda berdzikir dgn lidah maupun tidak.
    3. Latih fisik anda sampai bnar2 prima

    LATIHAN PEMBANGKITAN:
    (tidak harus dilakukan dgn puasa, lakukan pd saat berbuka puasa HANYA bila mampu. Bila tidak mampu boleh dilakukan dgn cara lain, asal prinsipnya sama)

    1. Biasakan diri anda berpuasa senin-kamis
    2. Pd saat anda sdh terbiasa, pilih 1 hari (senin atw kamis)
    3. Pd hari yg telah ditentukan, kira2 1-2 jam sebelum waktu berbuka…lakukan latihan fisik habis2an. Niatkanlah utk berlatih s/d azan maghrib
    4. FOKUS dgn dzikir, pertahankan fokus anda….jgn sampai buyar…karena pikiran anda akan mulai meracau dan tubuh anda akan menjerit.
    5. Pada saat adzan maghrib, berhentilah..ucapkan alhamdulillah dan segeralah berbuka.
    6. Rasakan kesegaran dan kegembiraan yg muncul setelah anda berhasil melewati latihan anda.

    Menurut beberapa kawan dr Skandinavia….pada saat ini tubuh anda berada dalam kondisi “high energy” dan dipenuhi dgn wod (tenaga dalam dlm bahasa skandinavia).

    Mrk menyebutkan bahwa sebenarnya keadaan inilah yg dicari2 oleh para dukun, penyihir, pendekar dgn ritual2, pertapaan2 dan semedi2 mereka….

    It is simple, rational and logical….no magic, no mistik, no klenik n no bullsh!t

    But we like to make simple things complicated….

    • pengistilahan memang agak penting, tapi jangan sampai istilah orang lain diberi pengertian oleh kita karena akan merancukan pemahaman kita afwn sebelumnya

  4. asalamualaikum,bgmn dg pencak silat yg berlatih teknik serangan,bantingan,kuncian,pisau,sy anggota salah satu orgnisasi pencak silat,yg brupaya tidak ada unsur klenik,kebal sajam,wasalam

  5. Jgn gmpng blg syirik.Wali Songo smwanya pndkr dan waliyullah.Pny mcm2 ilmu.Apkh mrka pke jin?Prdna,kmu hati2 klo bcra.

  6. TEORI DAHT

    Saya bukan praktisi Thifan jadi saya hanya berusaha memahami Daht Theory dari Thifan ini berdasarkan sumber yg bisa di dapat dari internet saja – so CMIIW. Konsep Daht saya dapat dari link berikut :

    http://thifanpokhan.org/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=37

    Ada yg mengatakan kepada saya artikel ini sebenarnya hanyalah sub bab dari sebuah artikel panjang ( buku ? ) yg ditulis oleh Ustadz Habib – pendiri Thifan Syufuk. Teori Daht ini tampaknya di ambil dari buku At Tib Awaasin Al Kay karya Ahmad Ibn Ruman.

    Dari artikel tsb saya mendapat Karakteristik Daht sbb : Daht ada pada semua manusia dan hewan dan biasanya bersifat tersimpan ( tersembunyi ) – latent sehingga perlu dibangkitkan. Daht mempunyai dua sifat Panas dan Dingin, Daht berbentuk jutaan butiran yg berputar dan mempunyai daya tarik menarik serta bergerak dalam saluran tersendiri dalam tubuh yg disebut Syaraf Daht yg tersimpan dalam Ulught. Dua jenis Daht dalam ulught bila bergesek impit akan menimbulkan daya panas yang terpancar ke luar tubuh, ada di setiap bagian tubuh lain dan berpencar pada tangan dan mata. Bila terpancar ke luar tubuh tidak mungkin dapat kembali lagi, bagaikan ludah yang terbuang.

    Jika kita baca karakteristik Daht di atas, bagi yg cukup kenal dekat dgn Chinese Martial Art ( CMA ) tentu akan terbayang suatu konsep yg tidak jauh berbeda. Yup … konsep Chi/Qi. Chi/Qi terbagi 2 yaitu Yang Chi dan Im Chi yg ada pada setiap makhluk hidup. Chi/Qi mengalir dalam tubuh manusia melalui saluran khusus yg disebut Meridian Akupuntur. Sedang pancaran Daht mengingatkan kita pada konsep Aura. Dimana Aura memancar dari seluruh tubuh manusia dan telapak tangan adalah saluran pancaran Aura yg paling kuat.

    Walaupun saya yakin pasti ada perbedaan tapi saya melihat ada persamaan prinsipil antara Teori Daht dgn Teori Tenaga Dalam lainnya seperti Teori Chi/Qi dari CMA, Teori Prana dari Yoga ataupun Teori Tenaga Dalam yg dikembangkan aliran Beladiri di Indonesia, yaitu kepercayaan akan :

    1. Adanya suatu bentuk partikel ataupun energi tertentu dalam tubuh manusia ( Daht / Chi / Prana ) yg bersifat latent belum dibangkitkan.
    2. Partikel ataupun energi tertentu ini mempunyai saluran khusus dalam tubuh manusia yg berbeda dgn sistem peredaran darah dan juga sistem syaraf manusia yg sudah dikenal melalui ilmu kedokteran modern. ( Ulught / Meridian / Kundalini )
    3. Partikel ataupun energi tertentu ini bisa memancar keluar dari dalam tubuh manusia. Bahkan pada bagian awal artikel tentang Dath tsb sempat disinggung tentang Aura dan Photo Kirlian.

    Semua Teori Tenaga Dalam baik itu Teori Daht Thifan, Teori Chi CMA ataupun Teori Prana Yoga mempercayai tiga point yg saya sebutkan di atas. Jadi pada dasarnya baik itu Teori Daht, Teori Chi atau Teori Prana menurut saya adalah sama. Hanya saja sayangnya sampai sekarang keberadaan Daht / Chi / Prana belum terbukti secara kuat ada dalam sistem keilmuan modern sekarang ini. Begitu juga keberadaan sistem saluran khusus yg disebut Ulught / Meridian / Kundalini, keilmuan modern sekarang belum menemukan bukti kuat tentang ini semua.

    Setahu saya jika menyangkut tentang energi yg digunakan dalam sistem tubuh manusia yg dikenal dalam ilmu fisiologi modern ya hanya Teori ATP. Dan sekali lagi saya tekankan Teori ATP ini bukanlah Teori Tenaga Dalam – ATP tidak memenuhi 3 point karakteristik Tenaga Dalam yg saya sebut di atas. So IMHO, ATP itu bukan Tenaga Dalam.

    Pertama ATP bukanlah partikel / energi yg bersifat latent dalam artian harus dibangkitkan. Dalam setiap aktifitas fisik kita ATP ini selalu ada. Bahkan aktifitas fisik sederhana seperti berkedip pun ATP ada untuk memberikan energi pada otot yg digunakan untuk berkedip tsb. Semakin berat aktifitas fisik maka secara alami akan semakin banyak ATP di produksi dalam tubuh untuk mensupply energi yg dibutuhkan otot – jadi tidak ada yg perlu dibangkitkan – ATP selalu ada.

    Kedua ATP tidak berada dalam saluran khusus dalam tubuh, Oksigen yg melakukan proses oksidasi hingga menghasilkan ATP dan energi bekerja melalui saluran pembuluh darah bukan saluran syaraf khusus. Ketiga ATP tidak mempunyai 2 sifat Panas/Dingin dan jelas ATP tidak bisa dipancarkan keluar tubuh.

    Dan perbedaan terpenting adalah tentu saja ATP ini secara ilmiah sudah terbukti ada – ditemukan oleh Karl Lohmann tahun 1920 .. sedang jutaan butiran Daht yg berada dalam Ulught dan bisa dipancarkan keluar tubuh seperti ludah apakah sudah terbukti ada secara ilmiah ? :D

    Jadi saya rasa sebelum kita memperdebatkan mana “Tenaga Dalam yg Syarii” dan “Tenaga Dalam yg Sesat” yg perlu dipertanyakan lebih dahulu adalah :

    Sebenarnya ada atau tidak sih yg disebut Tenaga Dalam itu ? Apakah ada suatu partikel atau energi tertentu yg bersifat latent yg perlu dibangkitkan – entah itu disebut Daht / Chi / Prana dan lain sebagainya – dalam tubuh kita ini ? Apakah memang ada saluran khusus dalam tubuh kita yg digunakan untuk menyalurkan partikel / energi tertentu tsb dalam tubuh kita yg dikenal dgn berbagai nama misalnya Ulught / Meridian / Kundalini ?

    Jika kita sepakat mengatakan Daht / Chi / Prana / Tenaga Dalam dan juga Ulught / Meridian / Kundalini itu TIDAK ADA karena sampai sekarang keberadaan itu semua tidak terbukti secara ilmiah .. ya buat apa kita memperdebatkan pepesan kosong mana “Tenaga Dalam yg Syarii” dan mana yg “Tenaga Dalam yg Sesat” … Katakan saja yg ada itu Tenaga Fisik dari ATP … Katakan saja secara tegas Tenaga Dalam – baik itu dinamakan Daht / Chi / Prana – ga ada yg syarii ga ada yg sesat – semuanya NONSENSE … beres kan :D

    Sekarang saya kembalikan kepada pembaca kesepakatan seperti apa yg ingin diambil atas pertanyaan saya di atas. Apa kesepakatan seperti itu yg akan kita terima ? :D

  7. Ada tulisan menarik dari majalah Al Furqon edisi terbaru yang membahas tuntas tetang tenaga dalam, bahkan majalah tersebut langsung tunjuk “hidung” kesesatan Hikmatul Iman, juga menunjuk nama perguruan tenaga dalam lainnya dan ada juga pembahasan menarik tentang hakikat tenaga Dhat, yang sangat membuka cakrawala dan menambah ilmu saya. Tulisan tersebut dibuat oleh seorang ilmuan muslim yang sudah bergelar Dr (doktor). tim redaksi Al Furqon yang saya baca dimajalah tersebut akan membuat beberapa edisi khusus membahas tentang hakikat tenaga dalam. Insya Allah dalam bebrapa hari kedepan saya aka memposrig artikelnya. sebab sekarang saya lagi menetik ulang artikel tersebut. Harap bersabar jika anda ingin tahu tanggapan saya mengenai Dhat, mari kita baca dulu artikel yang dalam beberapa hari kedepan kan saya tampilkan

  8. hhmmm
    menarik.menarik cakupan dan analisis akh jiwa01
    terima kasih ulasan Anda ya :)

    mas PA
    saya menunggu sahutan Anda, :)

    harapan saya
    semoga ini berlangsung ilmiah,dialogis
    dan pola yg biasanya pake ego2an mulai luntur

    dan yg terpenting lagi
    kita semua menjadi bersaudara seiman yang salingf menambah ilmu pengetahuan.amin.amin…ya Allah.

  9. salam kenal
    saya sangat tertarik dengan tulisan jiwa01, kita membahas sesuatu yang tidak terlihat, tetapi fenomena hal itu adalah ada. artinya orang yang bisa meloncat tinggi itu memang ada.

    • salam kenal bung aan.

      dulu wkt msh aktif latihan taekwondo sy cm mampu lompat max 1,5m, bs 2m tp dgn pijakan tembok. senior & sabum sy bs hampir 2m tnp pijaka. tinggi & brt bdn trnyata brpengaruh jg ya.

      kl blh tau tinggi lompat yg bung aan mksd berapa mtr?

      salam kenal.

    • salam kenal bung aan.

      dulu wkt msh aktif latihan taekwondo sy cm mampu lompat max 1,5m, bs 2m tp dgn pijakan tembok. senior & sabum sy bs hampir 2m tnp pijaka. tinggi & brt bdn trnyata brpengaruh jg ya.

      kl blh tau tinggi lompat yg bung aan mksd berapa mtr?

      salam kenal..

    • asalkan proses mendapatkannya:
      ga ngandung unsur2 syirik,ga pake isi2an(memangnya isi apaan ya?,bs dijelaskan secara logis ?),ga pake syarat2 ritual tertentu, ga pake dikasih benda2 tertentu biar sakti,ga disuruh puasa aneh2, ga pake jimat(jangan tertipu juga dengan jimat meskipun isinya nuansa arab), niatnya ga pengen jadi sakti punya kekuatan tertentu ghaib, ga niat biar bisa lihat ghaib, dll

      beda kalo kita olahraga, lari, jalan kaki. angkat beban, lompat tinggi,berenang, itu tenaga fisik kt dilatih,. kalo yg kayak ginian sih pake isi2an boleh(tp diisi makanan, minuman donk,+ istirahat buat dapetin energi fisik lagi)

      semua bisa kita lihat dari AWAL. PROSES, DAN HASIL , pasti tetap akan ketahuan mana BELADIRI SESAT MANA yang bukan. Silahkan dicek.

      kalo saya dulu sadar saat berada di proses akhir mendekati hasil, memang agak susah buat ninggalin gituan, tapi memang juga harus dilawan dengan niat ikhlas,dan mesti taubat dari yg kayak gituan,dan jangan pernah mau jadi orang yang fanatik sama orang(sampe2 kita ikuti seseorang tanpa kita melihat kebenarannya) ,..

  10. assalamualaikum wr.wb…
    teman2 sekalian….tidaklah baik kita memperdebatkan ilmu yang kita sendiri belum tahu kebenarannya….dan tidaklah baik kita mengharamkan atau mengkafirkan sesuatu yang tidak ada dalam al-qur’an…..tidak perlu banyak berdebat yang perlu anda lakukan hanyalah beribadah secara benar kepada Allah dengan mengikuti tuntunannya dalam al-qur’an dan al-hadist……
    jikalau saat ini banyak perguruan beladiri tenaga dalam yang berfariatif itu tidaklah masalah yang terpenting kita tahu maksudnya….dan banyak perguruan beladiri yang bertujuan untuk mendidik muridnya ilmu keagamaan melalui seni beladiri…karena ilmu keagamaan tidak hanya didapat melalui pengajian saja, hal ini dilakukan agar murid bisa betul2 mengamalkannya karena banyak juga yang hanya didengar lewat pengajian tidak diamalkan…..guru seni beladiri bukanlah orang sembarangan yang asal membuka perguruan tetapi mereka telah melalui banyak proses dan mereka juga telah banyak mengaji kitab2 islam seperti fiqih, tauhid, dan tasawuf…..maka kita sebagai hamba Allah janganlah suka berburuk sangka….apapun yang mereka lakukan akan ditanggung oleh mereka sendiri……kebenaran hanyalah milik Allah semata……

  11. ass.wr.wr…
    Alangkah bijaknya pendapat bapak. Saya sangat setuju sekali dengan pwndapat bapak. Masalah tenaga dalam ini harus ditanyakan secara detail kepada pakar pakar tenaga dalam dengan tidak memukul rata atas segala latihan tenaga dalam itu. Contoh….harus diklasifikasikan antara yang memakai puasa,wirid,semedi dan yang tidak memakai semua itu. Kemudian juga…ditelaah cara berlatihnya,dan tang terakhir tentu saja mendiagnosa apakah ada jin didalamnya sehubungan tenaga dalam tersebut dengan cara rukyah tentunya. Tentu saja dengan mengambil sampel cukup banyak. WAllahu A’lam.

    • Sebenernya sederhana saja, tlg datangkan kepada kami “data ilmiah ilmiah tenaga dalam”, bukan sekedar klaim atau katanya.

      di blog ini sy perhatikan cukup banyak kesaksian pakar tenaga dalam tingkat mahir, yg akhirnya bertaubat dari kemampuan tenaga dalam, baik jalur putih, hitam atau pernapasan.

      diskusi akhirnya memang keluar dari tema ketika praktisi tenaga dalam ternyata “tidak bisa mendatangkan bukti ilmiah” di blog kami ini :)

      sebaiknya para guru2 tenaga dalam membuktikan klaim kemampuan di sini :

      http://metafisis.wordpress.com/2011/01/30/ajakan-pembuktian-ilmiah-bagi-seluruh-praktisi-tenaga-dalam-ilmu-metafisika-dari-iris/

    • segala puji bagi Allah seru sekalian alam,
      @saudara td, saya akan jelaskan definisi tenaga dalam secara ilmiah dan singkat.
      semua manusia memiliki energi/ tenaga dalam, tenaga itu dihasilkan dari proses pencernaan makanan dalam organ pencernaan manusia, dan proses pencernaan itu tidak akan menjadi tenaga / energi tanpa adanya oksigen (nafas).
      semuanya diolah sedemikian rupa melalui proses2 mekanis dan kimiawi sehingga tubuh qt mendapat pasokan tenaga dalam yang qt gunakan untuk semua aspek kehidupan qt, seperti berpikir, beraktifitas, bahkan beristirahat.
      namun kalau tenaga dalam yang membuat qt bisa seperti orang2 HI, sampai seribu kali pun anda menanyakan penjelasan ilmiah kepada mereka, TIDAK AKAN PERNAH ADA PENJELASAN ITU.
      sekali lagi,
      tidak akan ada penjelasan ilmiah untuk yang namanya tenaga dalam metafisik speri ilmunya HI.

      • @susuhunan,

        alhamdulillah, sy simak mas :)

        memang betul, heran juga teori ATP kok bisa jadi “tenaga dalam”? (pake tanda kutip yah! :)

      • Sebelum membahas penjelasan ilmiah, seharusnya dimulai dengan pembuktian keberadaan tenaga dalam terlebih dahulu. :)

        Apa yang Pak Susuhunan bahas ini tidak masuk dalam definisi tenaga dalam menurut orang-orang HI.

        Saya hanya bisa menyimpulkan bahwa ini semua hanya pseudoscience. Terlihat ilmiah, terasa ilmiah, terdengar ilmiah, tapi sebetulnya hanya permainan kata-kata saja.

      • @ saudara widjojo;
        semoga rahmat dan hidayahNya selalu bersama anda,

        ? : Sebelum membahas penjelasan ilmiah, seharusnya dimulai dengan pembuktian keberadaan tenaga dalam terlebih dahulu. :)

        ! : saya berbicara dalam konteks dari komentar sdr TD diatas, yang akan saya kutip sbb;

        TD, on Desember 12, 2011 at 4:23 am said:

        Sebenernya sederhana saja, tlg datangkan kepada kami “data ilmiah ilmiah tenaga dalam”, bukan sekedar klaim atau katanya.

        ? : Apa yang Pak Susuhunan bahas ini tidak masuk dalam definisi tenaga dalam menurut orang-orang HI.

        ! : sudah saya bilang, tenaga dalam versi HI tidak akan pernah dapat dijelaskan secara ilmiah, simak kembali komentar saya diatas, yang saya kutip sbb,

        sekali lagi,
        tidak akan ada penjelasan ilmiah untuk yang namanya tenaga dalam metafisik speri ilmunya HI.

        ? : Saya hanya bisa menyimpulkan bahwa ini semua hanya pseudoscience. Terlihat ilmiah, terasa ilmiah, terdengar ilmiah, tapi sebetulnya hanya permainan kata-kata saja.

        ! : pseudoscience itulah ilmu tenaga dalam metafisik seperti ilmu HI. sudah jelas didepan mata anda,
        sementara teori tenaga dalam yang saya kemukakan (sudah diakui oleh seluruh ilmuwan, bahkan guru biologi smp saya juga mengakuinya), justru malah anda anggap pseudoscience.

        BUKALAH MATA ANDA LEBAR-LEBAR !!!!

        astaghfirullohaladzim,

      • @ sdr widjojo,
        maaf ada yang tertinggal,
        sebelumnya anda mengklaim saya tidak percaya dengan adanya tenaga dalam, harus anda ketahui, saya adalah mantan praktisi tenaga dalam perguruan Marga Luyu.
        saya pernah membuktikan adanya tenaga dalam, saya juga pernah membuktikan kebohongan syetan dalam tenaga dalam.
        terimakasih,

      • Terima kasih Pak Susuhunan atas jawabannya.

        Apa yang Pak Susuhunan bahas ini tidak masuk dalam definisi tenaga dalam menurut orang-orang HI.

        Karena konteks blog ini membantah para praktisi tenaga dalam –salah satunya HI– saya juga memfokuskan bahasan tenaga dalam dari mereka. Berikut adalah penjelasan tenaga dalam menurut versi HI:

        Tenaga Dalam adalah suatu energi yang berpusat pada syaraf-syaraf di sekitar ulu hati dan setelah dibangkitkan akan berkumpul pada salah satu bagian tubuh yang disebut dengan solar plexus atau ada juga yang menyebutnya kundalini.

        Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Hikmatul_Iman_Indonesia#Tenaga_dalam

        Inilah yang saya maksud dengan pseudoscience.

        Tenaga dalam versi Pak Susuhunan itu jelas-jelas logis. Tidak ada masalah dengan tenaga dalam ini. Saran saya, agar tidak membingungkan pembaca lain sebaiknya kita tetap fokus pada tenaga dalam yang hoax.

        Mohon maaf atas kesalahpahamannya. :)

      • assalamualiakum wr wb, saudaraku @widjojo,
        memang kesempurnaan hanyalah milik Sang Pencipta, Allah swt, Maha Suci Allah dari seluruh kedustaan syaitan jin dan manusia.
        Maafkan saya dari kehilafan saya,
        salam hangat dari saya,. saudara seislam anda, insyaAllah.

      • Waalaikumussalam Pak Susuhunan.

        Terima kasih atas komentar-komentarnya dan info tentang satu lagi perguruan sesat tenaga dalam. Semoga kesesatan mereka segera terungkap.

  12. Saudara pembaca sekalian,
    saya akan berbicara sedikit mengenai sebuah perguruan tenaga dalam yang tidak kalah tenar dengan hi, dulu saya adalah anggota perguruan ini, di cabang temanggung dan jogjakarta.

    silahkan saudara buka link dibawah ini,
    http://margaluyu-pusat.net/

    Di sana ada sebuah hadits yang palsu, dan tidak ada asalnya, namun sering digunakan oleh sebagian orang sufi untuk menguatkan kesesatan mereka. Hadits itu berbunyi,

    مَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبّـَهُ

    “Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka sungguh dia akan mengenal Rabb (Tuhan)-Nya”.

    Syaikh Al-Albaniy -rahimahullah- dalam Adh-Dha’ifah (1/165) berkata, “Hadits ini tidak ada asalnya” [Adh-Dha’ifah (1/165)]. An-Nawawiy berkata, “Hadits ini tidak tsabit (tidak shahih)” [Al-Maqashid (198) oleh As-Sakhowiy].

    As-Suyuthiy berkata, “Hadits ini tidak shahih” [Lihat Al-Qoul Asybah (2/351 Al-Hawi)].

    Ringkasnya, hadits ini merupakan hadits palsu yang tidak ada asalnya. Oleh karena itu, seorang muslim tidak boleh mengamalkannya, dan meyakininya sebagai sabda Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-.

    dan saya berharap apabila ada kerabat ada teman dari saudara pembaca sekalian yang menjadi anggota perguruan td diatas, tolong ingatkan akan kesalahan mereka itu,.

    Astaghfirullohaladzim

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s