Kesaksian Praktisi Prana Sakti, Kundalini Reiki dan berbagai Ilmu ghoib lainnya

Berikut ini adalah hasil rekaman percakapan saya dengan para pasien yang telah mendalami dan mempelajari berbagai macam ilmu kesaktian yang telah diruqyah di Kota Gede Yogyakarta yang saya tampilkan dalam bentuk tulisan.

1. Kesaksian Pasien yang Mempelajari Senam Pernapasan Tenaga Dalam Prana Shakthi.


Pasien kami ini sebelumnya hanya mengantarkan anaknya untuk menjalani terapi ruqyah karena mengalami gangguan jin. Namun sewaktu ia menemani anaknya yang waktu itu kami terapi dengan membacakan ayat-ayat ruqyah tiba-tiba tanpa dapat ia sadari tubuhnya bergerak-gerak sendiri dan ia merasa mual dan muntah-muntah, maka seketika itu juga dia kami ruqyah dan menunjukkan reaksi yang sangat keras. Berikut ini kesaksian Pak Mardiono:
Tanya : Namanya siapa pak ?
Jawab : “Pak Mardiono”.
Tanya : Alamatnya dimana Pak ?
Jawab : “Kwarasan Nogotirto, Gamping, Sleman”.
Tanya : Ada nomor yang bisa dihubungi ?
Jawab : “Tidak ada pak”.
Tanya : Nomor rumah berapa Pak?
Jawab : “Rumahnya no 50 Pak”.
Tanya : Apa alasan Bapak ikut perguruan tenaga dalam ?
Jawab : “Pertama dulu itu saya tidak ingin diremehkan orang lain, saya di STM itu sering berkelahi jadi saya diam-diam harus mempunyai tenaga dalam.”
Tanya : Perguruan apa Pak ?
Jawab : “P S”.
Tanya : Berapa lama belajarnya ?
Jawab : “Satu tahun. Lalu ketemu teman saya untuk diajak ngaji (mendengarkan ceramah) jadi setelah itu saya hentikan sama sekali”.
Tanya : Maaf bisa diceritakan metode pembelajaran pernafasannya ?
Jawab : “jurus-jurus tertentu, jurus itu ada 10”
Tanya : Ada fungsi-fungsi jurus ngak ?
Jawab : “Fungsi-fungsi jurus ada”.
Tanya : Fungsi jurus 1 – 10 bisa dijelaskan ?
Jawab : “Jurus 1 untuk pertahanan , jurus 2 untuk perlawanan, ke 3 untuk mematahkan perlawanan, ke 4 untuk pertahanan, yang ke 5 jurus yang mematikan, ke 6 jurus untuk pemagaran, yang ke 7 jurus pemukulan, yang ke 8 jurus untuk memusnahkan lawan dan menyapu semua lawan, ke 9 jurus untuk sangat mematikan dengan sangat kejam, yang ke 10 jurus yang terakhir ini jurus yang sangat berbahaya eh.. tapi sangat halus kelihatannya hanya diam bisa hanya memandang tapi yang dipandang bisa terbakar gitu”.
Tanya : Apa yang bapak dapatkan selama ikut perguruan tenaga dalam itu, kemampuan apa saja ?
Jawab : “Kemampuannya tidak tampak tapi kalau dia ada musuh lalu mendahului memukul maka sekali pukul lawannya bisa jatuh”. Kemampuan lain seperti tangan saya itu seperti dituntun orang, bisa bergerak sendiri, seperti ini (dia memperagakan gerakan tangannya) dengan niat mencari dimana barang itu (atraksi kepekaan mencari barang yang hilang) disembunyikan maka tangannya bergerak sendiri. Setelah sampai tangan ini berhenti ya sudah barang itu disitu”.
Tanya : Bisa bapak jelaskan buktinya dalam kejadian nyata?
Jawab : “Sudah sekali waktu latihan di Samas itu, itu kan ada salah sorang teman yang menyembunyikan tapi saya ngak tahu karena apa karena tangan saya itu bergerak mencari itu ketemu gitu”.
Tanya : Apa dulu bapak percaya nggak kalau tenaga dalam itu kekuatan jin ?
Jawab : “Saya dulu percaya bukan dari kekuatan jin, sayakan memilih-memilih mana perbedaan yang islami dan yang tidak ternyata saya terjebak juga disitu ya”.
Tanya : Jadi bapak tidak menyangka bahwa ternyata tenaga dalam itu dari jin setelah terapi ruqyah ?
Jawab : “Iya, tidak menyangka tapi saya ngak tahu”.
Tanya : “Ibadah bapak selama belajar tenaga dalam gimana bagus, biasa-biasa saja, atau malah tambah jelek ?
Jawab : “Setelah ikut tenaga dalam he..eh saya belajar agamanya malah semakin turun gitu. Semakin menurun dan tambah rusak dan hafalan-hafalan yang saya bisa biasanya dulu dii SMP itu 7 ayat dari Al Baqarah itu saya bisa hafalkan 1 hari sekarang itu satu ayatpun untuk menghafalkan susah hilang-hilang terus gitu. Sampai berusaha untuk menghafalkan bermacam-macam cara udah, sampai istri saya mengatakan tiap bikin buku untuk hafalan itu gugur, hafalan itu ngak jadi-jadi terus sampai sekarang ini”.
Tanya : Bapak mengenal terapi ruqyah darimana ?
Jawab : “Dari waktu saya iktikaf di Masjid Mataram waktu tahun 1997 Pak Ustad Fadlan sendiri dan saya waktu itu masih yakin dengan tenaga dalam saya, karena belum lama ikut saya yakin mungkin ngak ada. Ngak ada jinnya ditempat saya”.
Tanya : Jadi pernah di ruqyah pak ?
Jawab : “Belum, tapi saya sudah meyakinkan kalau ngak ada jinnya jadi saya, saya tidak ikut ruqyah gitu”.
Tanya : Bapak tertarik ikut ruqyah kenapa pak ?
Jawab : “Ya ini nggak sengaja karena saya mengantarkan anak saya ngak mau sekolah selama 3 bulan, eh mungkin gangguan seperti itu makanya saya ajak ke sini untuk meruqyahkan anak ini tapi ternyata saya sendiri yang kena (orang ini ikut menemani anaknya sewaktu diruqyah tetapi malah dia sendiri yang bereaksi keras) dan yang ada itulah pada diri saya bahwa jinya itu menggangu anak saya yang tiap mau berangkat ke sekolah dia itu tampaki bayang-bayang yang sangat menyeramkan sehingga dia takut kalau ditanya memang jawabannya ngak tahu-tahu soalnya dia ngak menyangka kalau jinnya itu dari bapaknya atau anaknya”.
Tanya : Apa yang bapak rasakan sewaktu terapi ruqyah ?
Jawab : “Sangat pusing dan ada gerakan-gerakan tangan walau saya sudah berusaha untuk mengendalikan tapi tidak bisa saya kendalikan bergerak sendiri”.
Tanya : Waktu bapak muntah apa yang bapak rasakan ?
Jawab : “Ya pokoknya saya udah berusaha untuk menahan itu dengan sendirinya muntah itu”.
Tanya : Setelah selesai diruqyah ini apa yang bapak rasakan ?
Jawab : “Kepala itu terasa ringan tidak seperti kemarin pusing yang mudah mengantuk dan pikiran itu ngak apa ya mudahlah yakin ada keyakinan mudah untuk menghafal ayat suci Al Qur’an seperti apa yang saya harapkan”.
Tanya : Setelah bapak mengetahui ada jinnya masihkah bapak mengikuti perguruan P S?
Jawab : “Ngak pak udah kapok..ha…ha… ha tujuannya ya itu bagaimana saya bisa untuk menghafal Al Qur’an.”
Tanya : “Pesan bapak untuk yang belajar tenaga dalam ?
Jawab : “Janganlah ikut seperti itu seperti tenaga dalam karena sangat merusak dan sangat merugikan bagi kita e… terutama karena anak juga yang tidak tahu apa tidak ikut campur ternyata dia kena dampaknya mungkin itu saja pak.”

2. Kesaksian Pasien yang Mempelajari Ilmu Aji-aji Kesaksian dan Suka Memasang Susuk.

Pasien kami ini adalah seorang yang mendalami ilmu kesaktian yang menggunakan mantra-mantra jawa untuk bisa memperoleh ilmu kekebalan sewaktu akan atraksi menjilat besi, dan pasien kami ini juga pernah memasang susuk untuk kekebalan, kewibawaan dan pengasihan. Berikut penuturannya setelah ia diterapi ruqyah:
Tanya : Siapa namanya mas ?
Jawab : ” Heri wibawanto”
Tanya : Alamat dimana ?
Jawab : “Ngunadan, Prambanan”.
Tanya : Pendidikan sekarang ?”
Jawab : Eh saya kuliah tapi belum selesai”
Tanya : Pernah belajar ilmu-ilmu atau puasa-puasa ?
Jawab : “Eh puasa udah pernah puasa mutih, yang lain belum”.
Tanya : Seperti apa puasa mutihnya itu ada bacaan-bacaan?
Jawab : ”Eh nggak ada Cuma habis melaksanakan puasa mutih ditransfer ada rapakan do’a gitu”
Tanya : Yang mentransfer siapa ?
Jawab : ”Kakak saya, kakak ipar”
Tanya : Kemarin langsung dicoba atau tidak?”
Jawab : “Yang dicoba jadi itu pisau dipanasi sampai merah itu saya jilat nggak apa-apa nggak sakit”
Tanya : Masih ingat rapalannya?
Jawab : “Yang merapal kakak ipar, saya hafal juga sih”
Tanya : “Apa bacaannya?”
Jawab : “Dibacakan ya pakai bahasa jawa nggak apa-apaya. Gamane Allah dorkumolo sak bilang rogone kabeh pamudek jeruning kebet las-les manang gutatulo akibat kendali aku njaluk lampi lantaraning besi sak kandale, sak kebel dawane sang petrune aji kejebret rahayu kabeh. ya itu bahasa Jawa semua”.
Tanya : Selain itu masalah-masalah goibnya lain ?
Jawab : “Susuk udah”
Tanya : “Ada berapa susuk ?”
Jawab : 3 aja fungsinya yang pertama atosan (kekebalan) kemudian yang kedua pengasihan,ketiga kewibawaan”.
Tanya : Itu bentuk susuknya kelihatan ?”
Jawab : ya kelihatan “dimasukinya kelihatan ?” kelihatan semua”
Tanya : Atosan itu apa?”
Jawab : “Ya dibacok nggak apa-apa “yang kedua ?” kedua kewibawaan kalau orang ngelihat biar gimana gitu pokoknya wibawalah, yang ketiga pengasihan itu ? “ yang ketiga untuk pengasihan biar orang lain senang”.
Tanya : Mas selama mempelajari ilmu-ilmu seperti itu ibadah mas gimana ?”
Jawab : “Kacau mas, kuliah aja, nggak pernah dengan pakai lebih rajin kalau nggak pakai, lebih enteng dibadan”
Tanya : Mas tahu ruqyah darimana ?’
Jawab : “Dari teman saya, teman kerja juga sih”
Tanya : Kenapa mas mau diruqyah yang menyadarkan mas siapa ?
Jawab : ” Ya Allah melalui penantara teman saya.”
Tanya : Dia bicara apa kemarin ?
Jawab : “Ikut ruqyah biar kita ibadahnya bagus, cari rejeki juga nggak ngoyo”.
Tanya : Mas pertama diruqyah ini ?
Jawab :“ya”
Tanya : “Apa yang mas rasakan setelah diruqyah ini, sebab saya lihat tadi tangan bergerak-gerak sendiri ?
Jawab : “Eh ya tangan bergerak sendiri ya mungkin itu pengaruh jin itukan mau keluar tadi setelah itu lebih enteng lebih enak, maksudanya lebih optimis lebih enteng”
Tanya : Mas sadar nggak tangan bergerak-gerak sendiri mas bisa kontrol nggak itu?’
Jawab : “Nggak bisa walaupun saya tahu saya saya gimana tapi itu bergerak sendiri saya nahan saya nggak bisa”
Tanya : Sama seperi muntah itu?
Jawab :”Iya sama”
Tanya : Sekarang mas yakin bahwa sesungguhnya ilmu-ilmu kekebalan itu berasala dari setan walaupun menggunakan ayat-ayat Allah ?
Jawab : ”Dulu nggak percaya sekarang harus percaya itu memang berasal dari setan”.
Tanya : Pesan mas untuk orang yang masih ikut-ikut tenaga dalam atau pasang susuk ?”
Jawab : “Pesan saya mari bersama-sama sadarlah, kita semua cobaan Allah, semua Allah yang mengatur. Rejeki, jodoh, semua Allah yang mengatur”.
Tanya : Mas rencananya mau kesini mau memberitahukan nggak pada yang lain bahwa sesungguhnya pada kakak ipar mas ?
Jawab : ”Iya kalau mau dicek ada jinnya apa nggak dicek dulu?” iya insyaallah nanti saya ajak kesini lagi”.

3. Kesaksian Pasien yang Mempelajari Wirid-wirid Dzikir untuk Mendapatkan Ilmu Kesaktian.

Pasien kami ini mengamalkan wirid untuk bisa punya kesaktian melindungi diri dari segala mara bahaya. Sewaktu mengamalkan wirid ini tanpa ia sadari tubuhnya bisa bergerak-gerak sendiri mengikuti irama wirid yang ia baca dan ia bisa merasakan adanya sesuatu yang bergerak dibadannya. Berikut ini kesaksiannya:
Tanya : Namanya siapa mas?
Jawab : ”Edi”
Tanya : Alamatnya dimana mas ?
Jawab : “Matesih, karanganyar, Solo”
Tanya : Mas pernah ikut apa ?”
Jawab : “Wirid aja”
Tanya : Wiridnya seperti apa, tata caranya ?
Jawab : Ya Cuma habis sholat wajib itu kita luangkan waktu biasanya sekuatnya, untuk kita wirid, wiridnya ya wirid-wirid biasa,mungkin Allah berapakali, astaghfirullah itu berapa kali biasanya ada yang memandu dari kita terus kalau bisa kita malam.”
Tanya : Selama wirid ada reaksi-reaksi tertentu?
Jawab : ” Waktu wirid ada, seperti ada gatal-gatal didalam tubuh seperti ada nyamuk kecil-kecil itu terus biasanya ada aliran yang masuk bergerak seperti aliran darah bergerak kedalam tubuh.
Tanya : Niat mas wirid itu untuk apa ?
Jawab : ” Kalau untuk yang pertama kan saya juga baru mengenal Islam niat saya untuk mendekatkan pada Allah lama-kelamaan udah berubah niat kan untuk seperti-seperti ini ya 100 kali, bisa menjadikan seperti ini.”
Tanya : Contohnya ?
Jawab : ” Mungkin untuk menjaga kalau kita jalan misalnya ke suatu tempat kita baca ayat kursi berapa kali 3 x atau 4 x, berapa kali kita akan selamat seperti itu “.
Tanya : Saya dengar tadi badannya bisa bergerak-gerak sendiri ?
Jawab : ” Ya itu seperti kungfu seperti gerak silat itu tapi yang menggerakkan bukan kita, kita seperti nggak sadar, gerak sendiri.”
Tanya : Mas kemarin udah bergerak-gerak sendiri ?
Jawab :”Ya latihannya terus jadi bergeraknya seperti itu dan yang pertama kali kan yang mengajarkan itu kan untuk kesehatan saya tertarik itu untuk kesehatan.”
Tanya : Kata yang menyuruh wirid itu yang menggerakkan siapa ?
Jawab : ” Kata dia malaikat”
Tanya : Mas tahu ruqyah darimana ?
Jawab :” Saya tahu ruqyah dari PKS”
Tanya : Mas sadarnya bahwa wirid-wirid yang untuk suatu tertentu yang tidak disyariatkan itu ada unsurnya jin darimana, dari PKS juga ?”
Jawab : Dari PKS dari ustad saya di PKS”
Tanya : Pertama kali diruqyah dimana mas ?
Jawab : “Ditempat saya di matesih meronta-ronta dan juga gerakan-gerakan tubuh juga kalau dibacakan ayat biasanya menangis tapi nggak sampai muntah-muntah seperti ini.”
Tanya : Mas berangkat kesini sama siapa saja?
Jawab : “Disini juga sama teman-teman saya wirid yang kemarin sudah mau ruqyah”
Tanya : Ada reaksi semua?
Jawab : “Iya ada reaksi semua, 3 orang , 3 orang bereaksi semua”
Tanya : Sekarang mas menyakini kalau wirid-wirid yang tidak disyariatkan itu bisa mengundang jin untuk masuk ke dalam tubuh kita ?
Jawab : “Ya sadar insyaallah.”
Tanya : Pesan mas untuk orang yang masih sering wirid-wirid itu apa?
Jawab : “Ya mungkin cepat-cepatlah meninggalkan itu kalau perlu langsung ruqyah aja karena itu merugikan mendingan sekarang cepat-cepat. “

4. Kesaksian Pasien yang Mempelajari Kundalini Reiki Hingga Tingkat Master Pengajar.


Pasien yang kami terapi ini adalah seorang master pengajar dari aliran kundalini reiki. Sewaktu pasien kami ini mengikuti terapi ruqyah, ia menunjukkan reaksi yang sangat keras dimana khodam reiki dengan menggunakan tubuhnya melakukan gerakan-gerakan yang sangat membahayakan tubuh manusia yang jin itu tumpangi juga berteriak-teriak kepanasan karena jin tersebut terbakar dengan mu’jizat Al-Qur’an. Berikut ini adalah kesaksiannya:
Tanya : Siapa namanya mbak?
Jawab : “Rini”
Tanya : Asal dari mana?
Jawab : “Riau”.
Tanya : Alamatnya dimana?
Jawab : “Di Serangan Yogyakarta”
Tanya : Ikut aliran reiki apa?
Jawab : “Kundalini reiki”
Tanya : Selain itu adalagi aliran reiki lain yang diikuti?
Jawab : “Dari aliran Waskita.”
Tanya : Dimana tempatnya?
Jawab : “Iya, di Novotel.”
Tanya : Udah tingkat berapa itu? “
Jawab : “Disitu tingkat I, kalau yang kundalini reiki udah sampai master”.
Tanya : Oh, Iya sampai master? Metodenya seperti apa pada saat attunement?
Jawab : “Cuma dibacakan dengan seijin Tuhan Yang Maha Esa saya memberikan energi ini kepada Rini dan energi ini akan bekerja mulai dari saat ini sampai dengan selesai hanya begitu saja.”
Tanya : Ada memakai simbol-simbol nggak?
Jawab : “Simbolnya hanya ada kalau ada penyakit-penyakit berat seperti DNA reiki.”
Tanya : Udah bisa ngasih attunement keorang lain master?
Jawab : “Insyaalloh bisa.“
Tanya : Yakin nggak kalau reiki dari jin waktu pertamanya?
Jawab : “Nggak yakin”.
Tanya : Kenapa?
Jawab : “Karena kekuatannya the best banget ha ha ha saking the bestnya lupa gitu”. (Ia sering memberikan energi pengobatan pada teman-teman kosnya bahkan ia juga memberikan attunement kepada siapa saya yang menginginkan bisa mengalirkan energi kundalini reiki dengan sensasi yang luarbiasa pada saat pemberian attunement)
Tanya : Waktu diterapi ruqyah pertama kali dimana?(sebelum wawancara berlangsung ia mengatakan ikut terapi ruqyah pertama kali dikampus Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.)
Jawab : “Terapi ruqyah di UAD (Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta) Kampus III”
Tanya : Reaksinya dulu pertama?
Jawab : “Reaksinya kayak gitu juga ngamuk tapi yang kedua kayaknya lebih parah lagi beraksinya”. (saya melihat pasien ini berteriak-teriak kepanasan seolah-olah terpanggang diatas api sewaktu diperdengarkan ayat-ayat ruqyah)
Tanya : Buku-buku reiki ada banyak di rumah?
Jawab : “Udah dibakar semua tinggal kasetnya dua”,
Tanya : Kaset meditasi ya?
Jawab : “ya”.
Tanya : Apa tanggapan mbak tentang terapi ruqyah?
Jawab : “Tanggapannya wah luar biasa beda waktu mendalami ilmu reiki, Alhamdulillah dapat petunjuk-Nya”.
Tanya : Master mbak sampai sekarang masih berhubungan nggak?”
Jawab: “Ya sering SMS-san, apalagi waktu pertama kali dia tahu saya udah ikut ruqyah……wah tak tahu mungkin punya indra ke-6 kali langsung datang ke kost”.
Tanya : Reaksinya seperti apa dia?
Jawab : “Ya pasti marah-marahlah menghianati kepercayaan ha ha ha”.
Tanya : Sekarang mbak yakin kalau reiki itu dari jin soalnya selain mbak banyak lagi yang pasien-pasien reiki di ruqyah di tempat Ustadz Fadlan?
Jawab : “Yakin sekali yang bikin bimbang dalam kundalini reiki itu nggak pakai ayat-ayat Al Qur’an masak sih hanya bilang DNA reiki, kundalini reiki bisa langsung menyembuhkan pas hari itu juga lagi. Aduh…”
Tanya : ”Asal muasal reiki tahu nggak mbak? Juga asal muasal kundalini reiki?”
Jawab : “Kundalini reiki dari tumo katanya”
Tanya : Dari tumo…….? nggak maksud saya pernciptanya siapa?
Jawab : Mikao Usui? ( Pasien ini walau sudah mencapai tingkat master tetapi tidak mengetahui kenyataan sesungguhnya bahwa Kundalini Reiki dikembangkan oleh Olle Gabrielson. Didasarkan pada hasil meditasi chanelling dari Master Kundalini, yaitu Ascended Master Kuthumi. Dipercaya Kuthumi adalah salah seorang yang sudah mencapai pencerahan sempurnya terlepas dari jalur reinkarnasi dan setelah meninggalnya ia hidup abadi menjadi tubuh cahaya yang sering membantu orang untuk menjadi seperti dirinya. Dalam tinjawan syari’at Islam tidak ada manusia setelah mati ruhnya terlepas dari nikmat atau azab kubur bahkan ruhnya bisa berkeliaran seenak dirinya. Maka tidak lain yang memberikan inisiasi kundalini reiki pada Olle Gabrielson adalah khodam kundalini reiki itu sendiri yang tidak lain dari sebangsa jin yang mengaku-aku roh manusia yang telah meninggal. Aliran ini terdiri atas 9 level. Aliran ini mengklaim bisa membangkitkan kundalini dengan aman, pembangkitan kundalini diberikan pada level 2.)
Tanya : Bagaimana mbak mempertanggang jawabkan kepada teman-teman yang mba obati dan mengikuti kundalini reiki?
Jawab : “Nah itulah sampai saat ini masih dipikirkan ha ha ha”. “Doakan aja , insyaallah”.( Pasien kami ini turut juga membawa teman-teman kosnya untuk diterapi ruqyah juga. Dan mereka menunjukkan reaksi yang keras seperti reaksi yang dialami Rini yang menunjukkan adanya jin dalam tubuh mereka)

184 thoughts on “Kesaksian Praktisi Prana Sakti, Kundalini Reiki dan berbagai Ilmu ghoib lainnya

  1. Tidak ada rekaman pembicaraan, tidak ada bukti video. Kesimpulannya dialog diatas kemungkinan palsu dan dikarang atau ditambah2kan oleh Perdana Akhmad.

  2. 1. Seperti ketika anda menyanggah GU HI, anda mengatakan percakapannya tidak ada bukti. hal ini juga berlaku bagi artikel anda diatas; TIDAK ADA BUKTI PERCAKAPAN! Tidak ada bukti bahwa pasien mantan anggota perguruan2 yang anda fitnah.

    2. Judul artikel ini ttg “Kesaksian Praktisi Prana Sakti”, tapi dalam percakapan anda menyebut “Prana Shakthi”. tidak jelas. Ada 2 perguruan yang mirip namanya, Prana Sakti dan Prana Shakti, tapi keduanya jauh berbeda. Perguruan yang anda fitnah ini yang mana?

    3. Kalau anda yakin bahwa yg benar itu adalah terapi Ruqyah, kenapa sampai saat ini jin syetan dalam pikiran anda belum keluar juga? jelas2 dalam pikiran anda bersemayam JIN AHLI FITNAH. Jin seperti ini jelas sangat berbahaya karena akibat dari fitnah ini ummat akan terbelah, saling membenci dan juga mundurnya ummat akibat pembodohan yang anda lakukan.

    4. Ada jutaan orang yang mengikuti perguruan2 sejenis dengan Prana Sakti (turunan Margaluyu), spt SN, Mahatma, Sinar Putih, dll, tapi tidak ada masalah seperti yang dipaparkan diartikel. Kalau semua orang anggota perguruan2 tsb mengalami masalah tsb, pasti perguruan2 tsb sudah sepi ditinggalkan orang. Jadi kalaupun ada kasus yang mirip, spt malas beribadah, jelas masalahnya tidak ada hubungannya dengan latihan tenaga dalamnya.

    5. Anda menuduh perguruan2 dengan basis wirid adalah bid’ah dan wirid mereka tsb malah mengundang jin masuk dalam tubuh.
    Fakta dilapangan, orang sebelum di Ruqyah dalam keadaan baik2 saja, tetapi ketika diruqyah dan setelah diruqyah malah membawa sederet masalah kejiwaan. Dengan kata lain, malah mengundang jin masuk dalam tubuh (pikiran), artinya ruqyah sama saja dengan ahli wirid yang anda jelek2kan.
    Buktinya, ya seperti Perdana Akhmad yang punya blog ini sendiri, setelah di Ruqyah oleh ustadz (?) Fadlan, malah menjadi seorang ahli fitnah yang dahsyat. Terbukti jelas dari artikel2nya ini.

    • Ah terserah gimana si empunya blog mau nulis apa. yang jelas menurut saya, kesaksian yang pertama itu sangat berbeda jauh dengan yang saya alami. Setahu saya, di PS intinya taqorub illallah, dan untuk belajar siap-siap mati.

      Alhamdulillah setiap nafas yang saya hirup, saya rasakan ada dzikir Tauhid yang terucap secara otomatis dalam setiap saat saya beraktifitas, dan itu tidak bisa saya hentikan karena sudah saya coba.Setiap nafas yang saya hirup, saya mendengar batin saya mengucap kalimah Tauhid. Dan menurut saya yang cethek pengetahuan agama, yang namanya Dzikir terus-terusan dalam tiap nafas nafas kita adalah baik. Misal satu menit kita bernafas 20x maka dalam 1 menit kita berdzikir sebanyak 20x. satu jam 1200x dzikir,sehari 28800x dzikir Tauhid. belum ditambah dengan dzikir yang disengaja setelah sholat. Itu aja gak usah neko-neko.

      • Ada banya efek placebo dari banyaknya ajaran yang menyimpang dari Al-Qur’an dan sunnah yang membuat orang merasa lebih baik ibadah, lebih tenang, lebih nyaman, lebih sabar dll setelah mempelajari ilmu yang jika dikaji dari sisi syari’at sesat seperti ajaran Anand krishna dengan segela testimoni “positif” dari oknum umat Islam, juga belajar reiki,yoga dll yang menurut testimoninya lebih khusyuk ibadah, lebih tenang dll………sungguh begitu halus tipu daya setan…..anda berdzikir sangat dianjurkan, namun ibadah dzikir harus punya syarat agar amal diterima Allah yaitu :
        1. ilmu yang benar
        apakah keilmuan seseorang yang berdzikir dengan belajar tenaga dalam ada tuntunannya (dalam hal klaim kesaktian yang akan diperoleh) ?
        2. cara yang benar
        apakah seseorang yang berdzikir dengan dicampur belajar tenaga dalam (dalam hal klaim kesaktian yang akan diperoleh) merupakan cara yang dibenarkan (dzikir murni ibadah jangan dilakukan dengan cara yang aneh seperti ajaran tarekat yang mengharuskan dzikir konsentrasi didada, puting susu kiri kanan, menggoyangkan kepala dll yang tidak dicontohkan rasul) ?
        3. niat yang benar
        apakah seseorang yang berdzikir dengan dicampur belajar tenaga dalam sudah mengikhlaskan niatnya murni karena Allah, lalu kenapa terkadang latihan TD wajib dzikir lalu ketika tidak latihan turun jadi sunnah (tidak dzikir). Dikhawatirkan niat dzikir jadi salah sebab ada banyak orang berdikir untuk mendapatkan kesaktian dengan tidak memurnikan karena Allah

      • Maaf tolong kalo nulis jangan asal pake pena,saya alumni pagar nusa dan tapak suci,saya ngak terima dengan isi percakappan di atas,itu seolah -olah anda menyudutkan sekelompok atau perguruan,ingat ahli agama adalah ahli yang ngak boleh ngomong asal ngejeplak,saya hanya mengingatkan tidak ada yang berniat jelek semua yang ada di dunia itu untuk semua manusia,apakah anda sudah tahu itu,dan mengapa anda membuat blog ini,kenapa anda ngak bikin blog untuk kesaksian mantan koruptor dan ustdz,yang meniduri santrinya,huh sekarang MUI aja Fatwanya asal ngejeplak aja,berpendidikan tapi ngak punya pikiran,klo anda mau marah dan ngajak saya ribut,silakan saya tunggu anda ,dan saya tantang anda untuk pukul saya satu pukulan anda bayar ke saya 100.juta Berani,ok saya amat tersinggung BOS

      • maaf tolong anda jangan membual di blog ini, dari mana saya bisa membayar anda 100% juta untuk satu pukulan ??? saya tidak memaksa anda untuk percaya artikel saya, jika anda tersinggung berarti anda tidak berjiwa besar untuk menerima kritikan, saya sama sekali tidak bisa memaksakan pendapat, semua biar pembaca yang menilai. ucapan anda sama sekali tidak menyiratkan “ketokohan” dan tingkat spiritualitas anda dan berbanding terbalik dengan blog anda http://www.inti-cakra.blogspot.com yang sangat menyiratkan anda sungguh orang sakti mandraguna dan mempunyai tingkat spiritualitas yang tinggi. mari kita belajar untuk menghargai pendapat orang lain sebagai mana saya belajar untuk menerima kritikan dari anda.

        salam damai dari saya :)

      • assalamualaikum… saya sependapat dengan pernyataan saudara.. semoga sesama muslim jangan lah kita saling fitnah memfitnah.. alangkah baiknya bila saling nasehat menasehati.. secara sederhana latihan di prana sakti itu mengajarkan kita ingat kepada Allah tanpa terputus , sama seperti manusia bernafas.. yang disebut proses tenaga dalam sebenarnya sama seperti ketika kita makan, terjadi proses pembakaran makanan sehingga menjadi tenaga luar.. tenaga dalam pun seperti itu .. perlu pembakaran makanan yang sifatnya fisik.. bukan melalui zikir.. karena setahu saya dzikir itu adalah salah satu cara mendekatkan diri dengan ALLAH SWT, bukan malah mengingkari Nya , gerakan2 yang ada dalam prana sakti juga merupakan gerakan pertahanan diri yang di bagi menjadi 10 jurus dasar.. Prana sakti berusaha mengajarkan untuk berzikir tidak hanya pada saat selesai shalat atau tertimpa musibah saja.. tapi kapanpun dan dimanapun..
        Lucu ketika saya mau membalas pernyataan saudara perdana.. kok gak bisa ya? Atau pernyataan saudara perdana sudah harga mati? ilmu pengetahuannya pasti sudah sangat tinggi dan derajatnya juga demikian mungkin ya yang dengan gamblang menyimpulkan beberapa perguruan beladiri tenaga dalam adalah perbuatan musyrik dan kafir..
        mungkin untuk mejadi bahan pemikiran dalam prana sakti itu kita selalu Hauqalah.. kita tidak mengakui adanya kekuatan lain selain dari kekuatan Allah SWT, bahkan hanya untuk mengangkat gelas/cawan untuk minum sekalipun!
        saran saya kepada saudara perdana ahmad.. agar anda lebih memperdalam ilmu agama anda..mungkin ada baiknya anda juga mencoba masuk perguruan yang anda fitnah!
        nb: untuk kesaksian praktisi prana sakti yang “tobat”: agar pada waktu latihan anda dibimbing oleh pelatih dan belajar islam secara kaffah sehingga terhindar dari syirik yang keji.. btw, kegunaan jurus yang anda sebutkan saja sudah salah.. yang mau anda fitnah yang mana?
        wassalam

    • Saya pernah belajar ilmu ghoib dengan wirid2 atau zikir2 tertentu yg harus dibaca . Pada awalnya saya merasa keimanan sy meningkat. tetapi lama kelamaan malah sebaliknya. sy tidak tahu dari mana aslanya akhirnya banyak jin yg mengikuti saya.setiap saat badan sy bergerak2 seperti ada yg jalan.padahal sebelum belajar ilmu ghoib ngga ada masalah. sy ngga bisa cerita panjang disini. Akirnya sy menemukan pengobatan Ruqyah.disini sy jadi tahu bahwa gangguan2 itu datangnya dari jin.sy sangat menyesal telah belajar ilmu ghoib walaupun dgn zikir2.sampai sekarang pengaruh ilmu itu blm bisa hilang.karna ada jin pentolanya yg bersemayam ditubuh saya yg ngga bisa diusir,jin inilah yg selalu mengunndang jin2 lain mengikuti saya.
      Kesimpulanya adalah..janganlah belajar ilmu2 atau amalan 2 yg tidak ada tuntunanya dr Rasul saw. Klu ada yg mau shering bs Hubungi saya 08127732xxx..dgn Jarwoto.sy siap membantu mengatasi gangguan 2jin akibat belajar ilmu sesat.berkolaborasi dgn jin.atau keemail sy jarwotobimo@yahoo.com
      Demi meluruskan ajaran rasul.dan menghindari tersesatnya umat islam dari sunnah yg menyimpaNG.THANKS

      • NGAPAIN SIH RIBUT2….APKAH KALIAN SUDAH BENAR SHOLATNYA ? BENERIN DULU LAH SHOLAT KITA MASING-MASING BARU BICARA YANG LAIN JANGAN SOK2AN LEBIH PAHAM SYARI’AT ATAU AGAMA.. BIARIN AJA..YG MAU RUQYAH ..YA RUQYAH LAH…YANG MAU TENAGA DALAM…YA TENAGA DALAMLAH…YANG PENTING TIDAK MENGAJAK KEPADA SUATU KEMUSYRIKAN…TIDAK MENGAJAK MENYEKUTUKAN ALLOH SWT…TIDAK MENGAJAK KEPADA YANG HARAM YG SUDAH DITENTUKAN OLEH ALQUR’AN….TIDAK MELAKUKAN HAL-HAL YANG BENAR2 DILARANG YANG DISEBUT DALAM ALQUR’AN DAN HADITS…KHAN SELESAI…KOK MIKIRIN YG MACAM2..DEBAT KUSIR….MEMBUAT SALING BERMUSUHAN SESAMA MUSLIM…

      • Saya berpendapat, energi yg dihasilkan dari olah napas itu sbenernya memang jin. Ada jin jahat dan jin baik, jin yang masuk ke tubuh manusia itu bisa jin jahat maupun jin baik, tergantung pikiran dari manusia itu sendiri. Jika pikiran bersih sewaktu membangkitkan energi, maka yang masuk adalah jin baik, tetapi jika terlintas pikiran kotor sewaktu membangkitkan energi, maka jin jahat yang akan masuk. jin baik mengajak selalu mendekatkan diri kepada Allah, sedang ji jahat sebaliknya.

    • Assalamu’alaikum……
      Maaf nimbrung niiiih , karena saya prihatin wong sesama muslim kok bertikai saling menghujat to..?????mbok kita kembali ke AL-Qur’an saja .Kita bahas masing masing methode keilmuannya masing masing, bila ada landasan dalam Al-Qur’an dan Assunnah ya mari kita laksanakan ilmu itu sebagai upaya mendekatkan diri pada ALLAH, sebagaimana firman ALLAH dalam Al-Qur’an surat Al-Maaidah ayat 35 :
      Mohon maaf bukan menggurui lhoooo
      Assalaaamu’alaikum……

    • Perdana Akhmad P.psi. AHLI SURGA, AHLI IHKLAS, AHLI IBADAH, AHLI SYARIAT, AHLI DZIKIR(TAREKAT), AHLI HAKEKAT, AHLI MARIFAT, LEBIH MULAI DARI PADA WALI-WALI PENYEBAR AGAMA ISLAM DI JAWA, JIWANYA LEBIH BERSIH DARI MUSLIM YANG LAIN, Sungguh hebat !!!!!!!!!!! Nilainya 100 Siapa Gurunya ?

    • hari ini tanggal 21 september 2011 saya telah membaca semua perdebatan di blog ini, saya jadi nggak ngerti yang dimaksud PS disini ini prana sakti atau prana shaktinya Pak Yan nurindra,setahu saya di PSnya pak Yan nggak ada tuh zikir-zikiran sewaktu olah pernapasan,justru saya malah saya takut salah kalau belajar hal-hal yang bersifat metafisik dengan melibatkan kalimah kalimah tauhuid atau ayat Al-Quran, saya lebih suka berolah nafas dengan berkonsentrasi pada nafas itu sendiri tanfa ritual apapun, mohon jadi perbandingan

  3. Menanggapi kesaksian yang dipostingkan di atas, terus terang saya merasa perlu memberikan sebuah kesaksian pula.

    Saya adalah salah seorang praktisi ilmu tenaga dalam dari Perguruan Prana Sakti, murid almarhum Bang Asfanuddin Panjaitan. Saya belajar di Perguruan Prana Sakti cabang Lampung tahun 1991, angkatan 25.

    Sepanjang perjalanan usia saya sejak menguasai ilmu tenaga dalam tersebut, tidak ada efek negatif dalam kehidupan saya baik itu dari segi ibadah, emosi, dan kedewasaan dalam bersikap. saya justru merasa makin dekat dengan Allah SWT,karena kami dituntun untuk hanya berserah diri kepada Allah SWt, menyembah Allah, dan meminta sesuatu kepada Allah.

    Berkaitan dengan rugyah yang sejak tahun 2000-an populer dimana-mana, saya punya pengalaman 7 kali dirugyah.

    Rugyah dan kedua di sebuah pesantren di kota Bandar Lampung, rugyah ketiga s/d kelima di sebuah masjid, juga di Kota Bandar Lampung. yang keenam dan ketujuh di sebuah masjid di sebuah perusahaan perkebunan tebu di Kabupaten Lampung Tengah.

    Ustad yang bertugas merugyah adalah orang-orang pilihan. lantas apa yang terjadi dengan diri saya sepanjang mengikuti rugyah?

    Alhamdulillah, tidak terjadi apa-apa. Tubuh saya tidak bereaksi meronta-ronta atau menjerit dan menangis seperti yang disebutkan dalam pengakuan di atas.

    Yang saya rasakan justru sebuah sensasi kenikmatan yang luar biasa mendengarkan suara lantunan ayat suci. Saya merasakan ada sensasi damai mengalir di seluruh pembuluh darah saya, sejuk dan nyaman.

    Kesimpulannya: apa yang dikatakan dalam pengakuan di atas bahwa orang yang belajar ilmu tenaga dalam Prana Sakti itu sesat atau bersekutu dengan jin, saya tegaskan di sini bahwa itu TIDAK BENAR. Itu fitnah belaka, suatu fitnah yang sangat nyata. Fitnah adalah lebih kejam dari pembunuhan.

    Apa yang saya postingkan di sini adalah suatu kebenaran dan kenyataan yang saya alami sendiri, tanpa rekayasa atau mengada-ada. Allah yang menjadi saksi dari pernyataan saya ini.

    wassalam

    Abdul Madjid

    • Assalamu’alaikum
      Mohon maaf mas, coba methode ilmu tenaga dalam dari PS itu dirujuk pada Al-Qur’an : (1) menahan nafas sambil menyebut HAAAAA……….(panjang) itu kan menyebut SALAH sebab seharusnya Ha (=pendek) disitu kan kharokhat =pendek to kok dibaca panjang maka itu menyimpang , dan merujuk firman ALLAH surat Al-A’raaf ayat 180, harus ditinggalkan. (2) membayangkan jurus saat menyebut LAILAHA…….itu termasuk menyekutukan ALLAH dengan jurus to ….maka merujuk Al-Qur’an surat An-Nisaa’ ayat 116 s/d 119 termasuk dosa syirik tidak terampuni. (3) tenaga yang masuk tubuh dan terlempar , merujuk Al-Qur’an Surat Al-Jin ayat 19 , itu dolanan jin kafir yakni sewaktu penjenengan menyebut LAILAHAAAAA yang mendesak masuk tubuh adalah jin kafir dan saat penjenengan menyebut ILLALLAAAAH jin dalam tubuh trlrmpar keluar tubuhmu , itulah tenaga dalam itu( ini analisa Al-Qur’an lho, jangan marah ). Semoga ALLAH membimbing kita……dan mengampuni kita ASTAGHFIRULLAAAAAHHALADHIM……….Assalaaamu’alaikum.

      • Assalamu’alaikum
        Mohon maaf…saya mau tanya apakah anda pernah masuk kedalam PS…..bagaimana anda tahu Haaaa…nya jadi panjang….., bagaimana anda tahu membayangkan jurus dan maksudnya…,bagaimana anda tahu teori jin kafir masuk dan keluar (apakah anda melihatnya)…….apakah anda tidak merasa berdosa ketika anda menyatakan sesuatu tetapi tidak dengan ilmu yang cukup….terimakasih
        Assalaaamu’alaikum.

      • ANDA SALAH…DAN SAYA YAKIN ANDA BUKAN ANGGOTA..HANYA MENDENGAR SAJA…HA DIMAKSUD YG DIAJARKAN TIDAK PERNAH PANJANG..YANG MEMBUAT PANJANG..HANYA OKNUM PRIBADI YG TIDAK /BELUM MENGERTI…JADI BUKAN SALAH PS NYA TAPI OKNUM PRIBADI YG MERUSAKNYA…

      • Assalammualaikum Wr Wb. Subhanallah Semuanya disini orang hebat tapi orang yang benar adalah orang yang bisa menahan emosinya dan juga membenarkan oranglain.Ilmu Allah itu maha luas dan tak terbatas ,silahkan cari tau asal tujuannya dan niatnya karena Allah Insya Allah, Allah Meridhoi. dan akan berguna bagi diri sendiri keluarga, oranglain. bahkan bangsa dan negara , luar biasa. ketahuilah siapa yang diakhir hayatnya sanggup mengucapkan kalimat LAA ILAHA ILLALLAH, dijamin sama ALLAH SWT, masuk surga. Kalau mau belajar membaca kalimat tauhid ini dengan benar segerakan taubat bila perlu masuk PS sesegera mungkin.
        Wassalammaualaikum Wr Wb.

  4. setelah google kesana-kesini tampaknya anda mengalami penyakit kejiwaan akut, selain megalomania, takabur (merasa diri paling benar, menolak yang haq dan merendahkan orang lain), menggemari debat ingat hadist rasul keutamaan orang yang menjauhi debat sekalipun benar.

    kalau anda merasa benar tentu tidak akan mebuat blog dan menyebar fitnah tapi mendatangi orang-orang yang anda sebut sesat meperingatkan mereka secara langsung dengan lisan dan tindakan tanpa mencari backup pendapat anda ke sana-sini (dan setelah didatangi ternyata ulama yang besangkutan tidak merespon dengan baik, karena mereka tidak terpengaruh oleh hasutan anda )

    kalau merasa benar anda akan datang langsung tanpa membuat blog ini kecuali
    1.anda merasa tidak yakin dengan pendapat anda jd anda merasa ragu dengan kalau berhadapan langsung.

    2. anda merasa takut kalau berhadapan langsung.
    kalau ini yang terjadi anda sudah melakukan syiriq karena takut selain kepada Allah SWT

    kalau alasannya waktu dan biaya, sejak kapan mujahid berpikir soal berkorban uang dan biaya ? nyawa pun tidak sayang kalau memang merasa benar di jalan Allah

    saran saya sebaiknya anda ditarbiyah

    wassalam

    • maaf ikutan nih,ane juga pernah ikut TD asma ul husna,prana sakti , honggo dremo,alhikmah tapi ketika ikut ruqyah masal sampe dua kali gak ada kontra apa2 tuh pusing juga nggak muntah juga nggak gimana tuh mana yg bener nih weleh2 begitu aja kok diributkan seharusnya anda2 ini gak usah saling menyalahkan lebih baik tuh perangi orang2 kafir dan kawanan geng motor yg meresahkan, waspadalah diatara orang yg berdebat itulah syetan akan hadir …trus yg merasa syariatnya paling bener apakah menjamin bisa masuk syurga dgn semua keangkuhan dan ilmu yg dimiliki ? hemm kuman disebrang lautan tampak tapi gajah dipelupuk mata tak tampak introspeksi bung” gak usah menonjolkan amalmu di depan manusia sesungguhnya itulah syirik yg nyata tapi yg menggunakan ilmunya untuk memerangi kejahatan menegakkan yg munkar itulah yg bener.. ok coyy hehhe

  5. tiap tahun ujian di parmo enggak ada tuh yg ngelarang apalagi yg bubarin, kasian banget nih yg punya blog, cuman bisa ngedumel di blog doank

  6. indonesia ini gudangnya aliran sesat. coba kalo kita lihat, jenis aliran sesat apa aja akan subur di Indonesia. Ahmadiyah saja yang di vonis kafir di negara asalnya, tapi di Indonesia diterima. pemerintah kita nggak pernah mau back up MUI. kalo ada yang mengklaim ust perdana ini memfitnah, maka satu-satunya cara adalah membuktikan bahwa jika anda punya ilmu kesaktian, cobalah anda ikut terapi ruqyah syar’iyyah. menurut pengalaman yang sering saya lihat, itu memang benar terjadi. beberapa diantara keluarga saya yang pernah berhubungan dengan aliran tenaga dalam, reiki, dan pengobatan metafisik, ketika diruqyah bereaksi sangat keras. saya juga mengenal beberapa peruqyah, kami sering berdiskusi tentang masalah ini.

    • MAAF ..ANDA TERLALU MEMBUAL..KALAU CUMA PERNAH LIHAT..JGN KOMENTAR..KASIHAN AKAN JADI FITNAH…MAUKAH ANDA MEMAKAN DAGING SAUDARA ANDA SENDIRI..? PELAJARI DAN DALAMI LAH..LAGI…

  7. “Wahai orang-orang yang beriman apabila datang kepadamu seorang fasik dengan sebuah berita, maka bertabayyunlah (klarifikasi) sehingga kalian tidak menimpakan musibah pada suatu kaum dengan ketidaktahuan kemudian kalian menyesali dengan apa yang telah kalian lakukan.” (HR. Abu Kuraib dari Ja’far bin Aun dari Musa bin Ubaidah dari Tsabit Maula Ummu Salamah dari Ummu Salamah. Lih. tafsir QS. Al-Hujurat: 6 dalam kitab Tafsir At-Tabari)

    Pernahkah pemilik blog ini mendatangi orang-orang yang dia sebut sesat secara langsung bertatap muka dan membawa bukti mengenai apa yang dia tuduhkan ?

    ini potongan hadist mengenai hukum menuduh berzina

    Dari Anas bin Malik RA, ia berkata, Li’an pertama yang terjadi dalam Islam (disebabkan), Syarik bin Sahma’ dituduh berzina oleh Hilal bin Umayyah dengan isterinya (Hilal), maka Rasulullah SAW bersabda kepadanya, “(Tunjukkan) bukti, bila tidak, maka hadd (hukuman cambuk) di punggungmu.” (Hadits ini dikeluarkan Abu Ya’la, para periwayatnya adalah para periwayat Tsiqat. Di dalam shahih al-Bukhari juga terdapat lafazh sepertinya dari hadits Ibn Abbas RA)

    (Tunjukkan) bukti, bila tidak, maka hadd (hukuman cambuk) di punggungmu

    • Tidak perlu ada permusuhan, yang harus kita tnmkan dihati kita masing2 hnyalah rahmad dan hidayah Nya. Ayolah untuk menuntun sesama saudara dengan harapan agar semuanya terlepas dari hasutan setan yang terkutuk… Amin.
      nb: dulu saya juga pernah mengikuti suatu perguruan tenaga dalam. disini saya mempelajari 10 jurus dan sebuah Hizib. ( Saya tidak memihak kepada siapapun cobalah untuk memperbanyak shalawat, ini pesan dari seorang ustad kepada saya. )

  8. Setuju, saya curiga klo ini punya WAHABI , apa lg tadi ada yg koment di ruqyah oleh ustad PKS!! Saya pernah menghadapi ustad PKS yg juga pengarang buku dijogja. Luar biasa, demi birahi politiknya saya di fitnah habis2an, saya dituduh sesat! Walau akhir pembuktian, dia mengaku khilaf. Jadi jgn asal nulis Mz wahabi. Wajah islami tapi otakmu israel. Hancurkn Wahabi.

  9. Ayo.. Ayo..
    Pak admin jawab..
    Kalo memang tenaga dalam itu bakhil..
    Atau anggota PS, REIKI, DLL
    Silahkan konfirmasi ke orang-2 yg di sebutkan itu bener g memang anggota anda sudah di ruqyah..?
    Kalo’ bener anda-2 yg punya tenaga dalam berhati-hatilah..
    Jadi ngeri gua bacanya..
    Padahal rencana mau ikut-ikutan belajar tenaga dalam..

  10. Ah,
    G usah pada ribut ne,,
    Mending kita tanya aje pada si mardiono entu,
    Bener g die udeh di ruqyah..
    He,,
    Ikut nambahin ne..
    Bener juga tuh..
    PS gaya nye sama kayak tarikat naqsyahbandi..
    Cara penggunaan zikir tauhidnye..
    Bener g tuh,,
    Jangan-2 anggota PS bisa juga berkomunikasi langsung dengan Tuhan kayak orang-2 naqsyahbandi..
    Wkwkwkwk,
    Peace..

  11. Yuph setuju dengan mas Budiman..
    Masa’ kita bezikir pake di bayang-2 in dan kalimat tauhid nya di potong-2 g masuk akal lagi..
    Kalimat tauhid ya kalimat tauhid g pake bayang-2 an juga g pake potong-2 an..
    Kalo di potong2 dan di bayang-2 in yg bukan selain Allaah,,
    Bisa-2 syaitö dan jin yg masuk..
    Bener g neh,,??

    • bukannya dipotong bu… tapi itu ada batas2 kalimatnya dan juga nggak ngerubah artinya…gini2 saya lulusan bahasa arab lu..makanya belajar bahasa arab dulu ya…oke…

    • BUDIMAN,ANTON..MUDAH2AN ANDA DI BERIKAN HIDAYAH OLEH ALLOH SWT,
      ANDA BUKAN PRAKTISI, ILMU AGAMA JUGA BARU TAU ALIF BA TA..TAPI NGOMONGNYA SUDAH SPT WALI2..SUNGGUH BERANI ..
      PENGGUNAAN KALIMAT TAUHID YG DIAJARKAN…SAAT MELANTUNKAN KALIMAT TERSEBUT TIDAK PERNAH DISURUH MEMBAYANGKAN JURUS..JADI TETAP KONSEN PADA KALIMAT TAUHID..SETELAH SEMPURNA KALIMAT TADI DIBACA…DILAFAZKAN ..BARULAH JURUS DIGUNAKAN …

  12. Perkenalkan, nama saya Armansyah, situs saya bisa diakses di http://arsiparmansyah.wordpress.com

    Saya adalah murid almarhum Asfanuddin Panjaitan, angkatan 39 tahun 1992 dan sekarang saya sudah ada pada tataran tikahan 5. Domisili saya di Palembang dan pernah menjadi pelatih disalah satu rayon.

    Bahwa apa yang ada dalam kesaksian diatas lebih tepatnya untuk dicurigai sebagai rekayasa sebagai bentuk penjatuhan nama baik Prana Sakti secara khusus.

    Tidak ada didalam Prana Sakti hal-hal klenik, wirid dan sebagainya. Tidak ada juga pendefenisian khusus jurus-jurus 1 sampai 10 seperti yang anda tulis dengan klaim sebagai “kesaksian” diatas.

    Prana Sakti adalah perguruan yang terbuka dan tidak ada hal yang ditutup-tutupi.

    Apa yang dilakukan oleh Prana Sakti hanyalah olah jurus dan berdzikir Tauhid. Kita tidak usah bicara soal bid’ah dan sebagainya karena hal ini akan memakan waktu yang panjang untuk membicarakannya. Lebih baik kita ketemu langsung untuk berdiskusi masalah bid’ah ini.

    Saya bergabung di Prana Sakti sudah hampir lebih dari 18 tahun dan sejauh ini semangat saya untuk belajar ilmu agama dan al-Qur’an justru meningkat. Malah saya mendapatkan pencerahan spiritual disini.

    Jadi tidak benar fitnah diatas yang mengatakan ini dan itu. Kita perlu klarifikasi secara langsung dengan ybs agar lebih obyektif.

    Anak-anak PS bukan anak-anak STM yang suka berkelahi, kami adalah muslim yang siap berdialog.

    Silahkan kontak saya via email atau telepon anytime untuk dialog tentang Prana Sakti, InsyaAllah saya akan dengan senang hati memberikan jawaban dari semua sudut keilmuan yang anda butuhkan.

    • Salam kenal buat anda, saya merasa cukup tersanjung anda menyempatkan diri menulis tanggapan di blog saya. Saya cukup kagum dengan anda karena anda cukup berilmu hingga banyak menelurkan tulisan dan buku. Perlu anda ketahui saya adalah saksi hidup yang benar-benar menyaksikan seorang bapak yang memang tidak berniat ruqyah dan hanya mengantarkan anaknya untuk diterapi namun ternyata beraksi ketika turut mendengarkan ayat ruqyah. Saya Bersumpah Demi Allah yang memegang jiwa saya bahwa saya tidaklah merekayasa kesaksian diatas.

      Saya sangat ingin berdiskusi dengan anda khusus masalah tenaga dalam ditinjau dari sisi syari’at. Saya mohon anda untuk mengomentari artikel saya di

      http://metafisis.wordpress.com/2009/11/22/penyimpangan-dan-kesesatan-keilmuan-tenaga-dalam/

      http://metafisis.wordpress.com/2009/07/27/kesesatan-tenaga-dalam/

      http://metafisis.wordpress.com/2009/07/27/batasan-tenaga-dalam-yang-syari/

      Saya hanyalah seorang MANTAN praktisi Tenaga Dalam yang ingin mendapatkan secercah pencerahan dari anda, semoga saya bisa menimba ilmu dari anda lebih banyak.

    • Tidak ada didalam Prana Sakti hal-hal klenik, wirid dan sebagainya. Tidak ada juga pendefenisian khusus jurus-jurus 1 sampai 10 seperti yang anda tulis dengan klaim sebagai “kesaksian” diatas.

      Beranikah saudaraku Armansyah bersaksi dihadapan Allah bahwa keilmuan Prana Sakti tidak ada kesaktian mementalkan orang dari jarak jauh/ mempengaruhi seseorang yang emosi dengan gerak jurus jarak jauh. dengan berlatih PS tidak ada klaim kemampuan memiliki aura/medan energi untuk melindungi dari serangan setan, sihir, makhluk jahat dll. Dengan berlatih PS apakah tidak ada kemampuan untuk melihat jin/alam ghoib dan berbagai kemampuan ghoib lainnya dan HANYA MURNI KESEHATAN DAN KEBUGARAN SAJA ????

      • ah…kalo saya cuma mo numpang tanya aja …mas perdana tau darimana sih ….kalo yang masuk TD, PS….dlll….itu ada jinnya ..apa mas melihatnya…atau sudah kenal….yang saya tau nggak murid PS, SN, kudalini dlll…termasuk mas perdana juga tidak lepas dari gangguan jin n syaithon selagi masih hidup…dan kita diperintahkan Allah agar selalu berlindung kepada Nya…terus apa bisa jadi pembenaran kalo mantan murid yang sudah bersaksi dengan Ruqiyah menjadi argumen mas untuk mencap sesat seluruh perguruan TD yang ada..itu aja pertanyaan dari saya THX

      • Perdana akhmad dazzal S.Psi

        you merasa dirinya paling bersih ya..
        jgn2 you ini dibayar oleh pihak YAHUDI untuk memecah belah Islam di Republik Indonesia..

      • PERDANA AHMAD,
        PRANA SAKTI ITU HANYA SUATU WADAH UNTUK SEHAT JASMANI DAN ROHANI… DENGAN ZIKIR TAUHID DAN GERAK

        KESEHATAN JASMANI DIPEROLEH DENGAN GERAK, SEHINGGA GERAK ITU BUKANLAH GERAK YANG TERJADI TANPA KENDALI DAN TETAP DI BAWAH SADAR…BUKAN GERAKAN SEPERTI BINATANG YG DI ALAM BAWAH SADAR…SEHINGGA MAMPU MELANCARKAN PEREDARAN DARAH DAN HANYA SEBAGAI OLAH RAGA JASMANI BIASA..
        KESEHATAN ROHANI DIPEROLEH DENGAN ZIKIR TAUHID TADI YANG LAFAZNYA SEMPURNA TIDAK DIPOTONG2 KARENA MASIH DALAM 1 NAFAS SEHINGGA KALIMAT TAUHID TADI DIHARAPKAN MAMPU MEMBENTENGI DIRI DARI SEGALA PENGARUH JIN DAN SYETAN YANG JAHAT DAN SESAT SHINGGA HATI NURANI KITA TETAP BERPEGANG KEPADA JALAN ALLOH SWT

        GERAK YANG DILAKUKAN TIDAKLAH MESTI SEPERTI YANG DIAJARKAN DALAM PRANA SAKTI..BISA SAJA UNTUK SEHAT DENGAN GERAK TUBUH LAINNYA,

        KEMAMPUAN BATHIN YG DIPEROLEH BUKANLAH DARI MEMPELAJARI PRANA SAKTI TERSEBUT KARENA TIDAK PERNAH DIAJARKAN UNTUK MEMILIKI KEMAMPUAN SPIRITUAL HARUSLAH BEGINI ATAU BEGITU…KALAUPUN TERJADI ITU KARENA HIDAYAH DARI ALLOH SWT…MUNGKIN DARI ZIKIR YG RUTIN MAUPN DARI AMAL IBADAH LAINNYA…KARENA BANYAK JUGA MEREKA YG AHLI IBADAH YG BUKAN ANGGOTA PRANA SAKTI MEMILIKI KEMAMPUAN SPIRITUAL…

        PRANA SAKTI HANYALAH SUATU METODE UNTUK KESEHATAN..BUKAN SUATU TUJUAN…BANYAK METODE2 LAIN UNTUK SEHAT JASMANI DAN ROHANI..SILAHKAN ANDA MEMILIH SENDIRI….
        WALLOHU’ALAM BISSHAWAAB

      • Saya hanya ingin bertanya Perdana Akhmad S.Psi…1. Apakah gelar anda S.Spi ada syariat agamanya?
        2. Apakah anda sekolah dari sd smpai dengan s-1-2-3 ada dalil syariat agamanya?
        3. Apakah tujuan atau niat anda sekolah menjadi orang pinter atau berilmu atau duniawi atau menjalankan syariat agama sesuai dalil Al-Qur’an dan As-sunah ?apa dalilnya ?
        4. bandingkan orang yg belajar sd (s-d) s1-2-3 dengan orang yg belajar tenaga dalam , lebih Tauhid yg mana?
        5. Apakah benar setan/jin bisa masuk ke tulang sumsum, darah dan persendian lain anak adam untuk menggodanya?
        6. saya yaqin anda punya tulang sumsum,darah,dan persendian jugakan?
        Itu saja yg menjadi pertanyaan saya mohon dijawab

  13. Salam kenal kembali, senang mendapat respon yang baik dan cepat.

    Sekaitan tenaga dalam sendiri saya sudah menulis beberapa artikel disini, silahkan disurfing :

    http://arsiparmansyah.wordpress.com/2008/03/14/tenaga-dalam/

    http://arsiparmansyah.wordpress.com/2008/03/14/tenaga-dalam-2/

    http://arsiparmansyah.wordpress.com/2008/03/14/bolehkah-mempelajari-ilmu-ghaib

    Beberapa artikel yg anda rujuk linknya diatas sudah lama pernah dikirim ke milis saya [milis_iqra@googlegroups.com] dan sudah lama pula saya bantah. Silahkan disurf diarsip milis saya tersebut.

    Secara umum saja secara langsung saya katakan, bahwa Tenaga Dalam yang diperoleh dengan cara un-naturally seperti melalui proses rajah, pengisian dan seterusnya biasanya memiliki sejumlah kelemahan fatal yang dapat membahayakan sipenggunanya. Selain itu, tenaga dalam orang-orang inipun punya batas waktu tertentu. Hal ini sifatnya variatif, tidak mutlak harus sama semua waktunya. Bisa dalam kurun waktu sekian hari, sekian minggu, sekian jam atau bahkan sampai sang guru atau pengisi tenaga dalam itu mangkat.

    Ini jelas bukan hal yang mestinya dijadikan obyek bagi orang yang ingin memiliki sesuatu secara permanen. Permanen dalam artian hakiki, tidak akan musnah berdasar ini dan itu kecuali atas kehendak Allah Azza Wajalla.

    Dari tinjauan ilmu metafisika, orang yang melakukan pengisian dan mereka yang meminta untuk di-isikan tenaga dalam secara unnaturally ini telah berspekulasi tinggi sekali atas sebuah esensi yang bernilai mahal. Esensi itu adalah Iman dan Jiwa (An-Nafs).

    Kita tanpa sadar telah mencampakkan kemuliaan dan kehormatan manusia kelembah yang terdalam.

    Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. (QS. Al-Israa [17] :70)

    Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. (QS. At-Tiin [95] : 4)

    Tapi sayang kita lebih sering meluncur jauh dari posisi atas tadi :

    Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh. (QS. At-Tiin [95] : 5-6)

    Didalam ajaran Islam, setiap aktivitas yang bermanfaat, positip dan berguna akan dinilai sebagai ibadah dihadapan Allah. Jadi ibadah tidak hanya berkutat masalah sholat, puasa dan dzakat. Aktivitas tadi, tentu akan terlebih dahulu dinilai dari niat awalnya seperti apa.

    Lah kalau ada orang yang belajar ilmu matematika hanya buat membodoh-bodohi orang lain, jelas ini sama sekali tidak bermanfaat dan tidak bernilai ibadah. Sama halnya dengan belajar atau meminta isikan tenaga dalam tertentu kepada seseorang demi melakukan satu perbuatan yang tidak benar. Niat awalnya saja sudah tidak beres, maka bagaimana lagi hasil serta nilainya ?

    Itu kenapa didalam Islam, niat memiliki fungsi kontrol yang absolut dalam bertindak. Bahkan pada tataran tertentu, mereka yang dekat kepada Allah mampu mengendalikan lingkungannya (baca : orang lain) dengan hanya sekedar berniat saja. Bagaimana bisa ? Hal ini tidak lain karena kekuatan murni aura dari sipelaku mampu mendominasi dan mengendalikan kekuatan yang ada pada musuhnya. Inilah yang pernah terjadi pada masa Nabi Muhammad Saw dahulu saat seorang musuhnya menempelkan pedang keleher beliau.

    Saya juga kurang begitu suka terhadap adanya pamer kekuatan yang tidak ada maksud positipnya. Mereka sama provokasinya dengan kelompok-kelompok yang lain. Hanya mendatangkan ketakutan dan histeria massa saja. Mereka hanya menampilkan dan mengesankan Islam sebagai sesuatu yang menyeramkan, suatu peradaban yang primitif dan mesti dibasmi.

    Masalah tidak akan selesai dengan hanya menonjolkan adegan otot, apalagi sesama Muslim. Marilah kita introspeksi kembali diri kita masing-masing … apa niat kita sudah benar-benar lurus terhadap Allah ataukah kita hanya dikendalikan oleh amarah dan kesombongan pribadi semata.

    Daya tahan nafas pada setiap orang akan bergantung dari frekwensi latihan serta kesempurnaannya dalam melakukan olah nafas itu sendiri. Pengaturan pernafasan didalam belajar Tenaga Dalam sama halnya dengan pengaturan pernafasan dalam berenang atau menyelam. Semakin sering dan rutin kita latihan, maka praktis akan semakin lama kita mampu menahan nafas kita. Cara pengaturan nafaspun ikut menentukan, sebab bila kita asal saja dalam mengaturnya maka bukan tidak mungkin hal itu malah membahayakan diri kita sendiri. Dalam kasus berenang maka kesalahan ini bisa membuat kita tertelan air dan megap-megap sekarat, dalam kasus belajar tenaga dalam maka kesalahan ini juga akan mengakibatkan -beberapa diantaranya- terjadinya peradangan tenggorokan, sesak nafas, kepala sakit sebelah (migrain), rasa mau buang air kecil terus, lemas atau juga pingsan. Resiko ini akan semakin meningkat pada orang yang perokok atau memiliki badan yang relatif berlebih (misalnya kegemukan).

    Saya melihat bahwa yang disampaikan oleh orang-orang yang tidak percaya itu sebagai nasehat yang baik dan punya tujuan yang baik pula. Saya menghormati orang-orang yang berpendirian seperti itu.

    Meski demikian, ada banyak hal didunia ini yang mesti kita pelajari dengan komprehensif dan tidak selalu mengarahkan telunjuk kita pada hal-hal yang bersifat sesat atau penyesatan hanya karena hal yang demikian tidak dijumpai pada nash-nash muhkamat yang ada. Sesuatu yang tidak terlihat namun ada, tidak selamanya mesti kita nisbatkan pada makhluk-makhluk tertentu yang kita anggap berlawanan dengan kita. Pepatah bijak mengatakan, curiga boleh tapi menuduh jangan. Jadi, waspada saja.

    Anda bisa saja ada benarnya, suatu ilmu, entah itu tenaga dalam, entah itu pelajaran biasa, entah itu ilmu-ilmu agama atau juga ilmu lainnya, bila tanpa terus dilatih, diasah, dipraktekkan maka semakin lama akan semakin menjadi tumpul. Kita harusnya belajar dari gaya penceritaan al-Qur’an yang senantiasa melakukan pengulangan-pengulangan dibanyak surah dan ayat terhadap sesuatu hal yang sama.

    Demikian.

    Saya hanya orang Islam yang sedang belajar, tetapi saya tegaskan posisi saya disini bahwa saya tidak ada dalam sekatan madzhab manapun termasuk sunni (ahlussunnah), muktazilah, syiah dan lain sebagainya. Saya seorang muslim.

    • Salam kenal kembali, senang mendapat respon yang baik dan cepat.

      Sekaitan tenaga dalam sendiri saya sudah menulis beberapa artikel disini, silahkan disurfing :

      http://arsiparmansyah.wordpress.com/2008/03/14/tenaga-dalam/

      http://arsiparmansyah.wordpress.com/2008/03/14/tenaga-dalam-2/

      http://arsiparmansyah.wordpress.com/2008/03/14/bolehkah-mempelajari-ilmu-ghaib

      Beberapa artikel yg anda rujuk linknya diatas sudah lama pernah dikirim ke milis saya [milis_iqra@googlegroups.com] dan sudah lama pula saya bantah. Silahkan disurf diarsip milis saya tersebut.

      Alhamdulillah saya sudah mengcopy semua artikel anda, saya juga sudah mendaftar masuk ke milli iqra untuk melihat bantahan dari anda. subhanallah saya mendapatkan bahan kajian untuk buku saya sangat lengkap dari anda, Insya Allah saya sedang membuat buku yang membahas tuntas tentang “TENAGA DALAM” , referensi yang saya dapatkan sudah lebih dari cukup untuk jadi bahan kajian saya. Saya perlu waktu yang “cukup banyak” untuk menanggapi semua opini tulisan anda.

      Secara umum saja secara langsung saya katakan, bahwa Tenaga Dalam yang diperoleh dengan cara un-naturally seperti melalui proses rajah, pengisian dan seterusnya biasanya memiliki sejumlah kelemahan fatal yang dapat membahayakan sipenggunanya. Selain itu, tenaga dalam orang-orang inipun punya batas waktu tertentu. Hal ini sifatnya variatif, tidak mutlak harus sama semua waktunya. Bisa dalam kurun waktu sekian hari, sekian minggu, sekian jam atau bahkan sampai sang guru atau pengisi tenaga dalam itu mangkat.

      Ini jelas bukan hal yang mestinya dijadikan obyek bagi orang yang ingin memiliki sesuatu secara permanen. Permanen dalam artian hakiki, tidak akan musnah berdasar ini dan itu kecuali atas kehendak Allah Azza Wajalla.

      Dari tinjauan ilmu metafisika, orang yang melakukan pengisian dan mereka yang meminta untuk di-isikan tenaga dalam secara unnaturally ini telah berspekulasi tinggi sekali atas sebuah esensi yang bernilai mahal. Esensi itu adalah Iman dan Jiwa (An-Nafs).

      Kita tanpa sadar telah mencampakkan kemuliaan dan kehormatan manusia kelembah yang terdalam.

      Maaf jika saya banyak bertanya dahulu…sebelum saya menganggapi opini anda..
      Kesimpulan yang hendak anda katakan :“Tenaga Dalam yang diperoleh dengan cara un-naturally seperti melalui proses rajah, pengisian dan seterusnya biasanya memiliki sejumlah kelemahan fatal yang dapat membahayakan sipenggunanya. Selain itu, tenaga dalam orang-orang inipun punya batas waktu tertentu adalah telah mencampakkan kemuliaan dan kehormatan manusia kelembah yang terdalam dan berakibat buruk pada Iman dan Jiwa (An-Nafs)” Namun, Pada setiap perguruan tenaga dalam olah gerak jurus (baik Prana Sakti, Sirna laya, Budi Suci) ada tekhnik isian/pembentengan , baik mengisi benda mati atau benda hidup bahkan bisa melindungi suatu tempat dari jin atau hal-hal yang negatif dengan energi tenaga dalam……nah bukankah ini merupakan bentuk dari bentuk un-naturally sebab kekuatan tersebut merupakan bentuk pemberian/disisikan pada benda tertentu yang akan mencampakkan kemuliaan dan kehormatan manusia kelembah yang terdalam dan berakibat buruk pada Iman dan Jiwa (An-Nafs)

      Jika anda mengatakan bentuk Isian Un-Naturally terlarang, lalu apa bedanya dengan isian Natural yang tentu kebalikannya (dianjurkan), tolong saya diberi penjelasan bentuk konkrit isian naturalnya yang positif?

      niat memiliki fungsi kontrol yang absolut dalam bertindak. Bahkan pada tataran tertentu, mereka yang dekat kepada Allah mampu mengendalikan lingkungannya (baca : orang lain) dengan hanya sekedar berniat saja. Bagaimana bisa ? Hal ini tidak lain karena kekuatan murni aura dari sipelaku mampu mendominasi dan mengendalikan kekuatan yang ada pada musuhnya. Inilah yang pernah terjadi pada masa Nabi Muhammad Saw dahulu saat seorang musuhnya menempelkan pedang keleher beliau.

      Hadits diriwayatkan dari Imam Bukhari dan Muslim dari Jabir ra menceritakan Ketika Nabi saw kembali dari perang Dzatir Riqa’, beliau berhenti disebuah hutan yang banyak pohon durinya, lalu berteduh dibawah pohon, tiba-tiba datang seorang badui Da’tsur namanya, akan membunuh nabi saw. Dengan mengacungkan pedang di muka Nabi ia berkata: Hai Muhammad, siapakah yang akan menolong mu dari pedang ini?
      Beliau menjawab : Allah!Da’sur gemetar dan pedangnya jatuh, lalu diambil oleh Nabi saw pedang itu dan mengacungkan kearah Da’tsur seraya berkata: sekarang siapa yang akan menolong mu dari pedang ini?
      Ia menjawab : Jadilah engkau, sebaik-baik orang yang membalas budi. Lalu nabi saw bertanya : sukakah kau jika bersyahadat bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan saya adalah utusan Allah? Da’tsur menjawab: tidak. Tetapi saya berjanji tidak akan memerangi dan tidak pula membantu pada orang yang memerangi, lalu Nabi saw melepaskannya. Kemudian Da’sur kembali kepada kaumnya, lalu berkata kepada mereka : Saya baru saja datang dari seorang manusia yang paling baik (Nabi saw).

      Pertanyaan saya
      : Dari mana dalilnya/alasan anda bisa mengatakan riwayat da’tsur gemetar dan pedangnya jatuh karena Rasulullah mampu mengendalikan lingkungannya (baca : orang lain) dengan hanya sekedar berniat saja menjatuhkan da’tsur (sebab anda mencontohkan rasulullah) karena kekuatan murni aura dari Rasulullah mampu mendominasi dan mengendalikan kekuatan yang ada pada musuhnya.
      Konsekuensi logis jika memang rasulullah hanya dengan niat bisa mengendalikan orang lain karena kekuatan aura murni, maka tentunya dalam peperangan lainnya rasulullah tentu dengan niat saja bisa menjatuhkan musuh ?

      Ada banyak orang yang sangat dekat dengan Allah tetapi mati terbunuh dan tidak bisa dengan niat saja lalu mengendalikan kekuatannya pada musuhnya, Umar Bin Khatab ra., Usman Bin Affan ra mati terbunuh, Thalhah Bin Abdullah dan Zubair Bin Awaam gugur dalam Perang Jamal dan ada banyak sahabat yang dekat pada Rasul yang mati terbunuh. Jika rasulullah berniat mengarahkan aura murninya artinya ada sistem /tekhnik khusus yang dimiliki rasulullah maka mengapa beliau tidak mengajarkan pada para sahabat.

      Jika setiap orang yang dekat dengan Allah, mampu mempunyai kemampuan sama seperti Rasulullah maka peristiwa riwayat da’tsur gemetar dan pedangnya jatuh bukan termasuk kategori mu’jizat yang tentunya tidak mungkin akan dimiliki selain nabi ?



      Nasihat nabi :

      Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. berkata: “Rasulullah saw. bersabda, ‘Barangsiapa sengaja berdusta atas namaku, maka silahkan menempati tempat duduknya di Neraka’.”
      Dustur Ilahi :
      “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggunganjawabnya,” (Al-Israa': 36).

    • Daya tahan nafas pada setiap orang akan bergantung dari frekwensi latihan serta kesempurnaannya dalam melakukan olah nafas itu sendiri. Pengaturan pernafasan didalam belajar Tenaga Dalam sama halnya dengan pengaturan pernafasan dalam berenang atau menyelam. Semakin sering dan rutin kita latihan, maka praktis akan semakin lama kita mampu menahan nafas kita. Cara pengaturan nafaspun ikut menentukan, sebab bila kita asal saja dalam mengaturnya maka bukan tidak mungkin hal itu malah membahayakan diri kita sendiri. Dalam kasus berenang maka kesalahan ini bisa membuat kita tertelan air dan megap-megap sekarat, dalam kasus belajar tenaga dalam maka kesalahan ini juga akan mengakibatkan -beberapa diantaranya- terjadinya peradangan tenggorokan, sesak nafas, kepala sakit sebelah (migrain), rasa mau buang air kecil terus, lemas atau juga pingsan. Resiko ini akan semakin meningkat pada orang yang perokok atau memiliki badan yang relatif berlebih (misalnya kegemukan).

      Ada yang saya ingin tanyakan kepada anda, dari mana dalilnya/rujukannya berbagai “perguruan tenaga dalam olah napas dan gerak jurus” (10 jurus dan bentuk gerakannya tidak beda jauh) hanya dengan gerak jurus, olah nafas lalu bisa melindungi orang/benda dengan energi tenaga dalam, bisa mengalahkan orang lain dari jarak jauh, bahkan bisa menyerang/perlindungan dari jin, melindungi dan menyembuhkan santet dan sihir dan berbagai klaim kekuatan ghoib lainnya hanya dengan “senam” lalu ” tarik dan tahan napas”. seperti yang saya baca dari blog Prana Sakti yang mengatakan :pelindung tubuh berdasarkan Sunnatullah yang secara spontanitas dapat memberikan balasan/pantulan bila ada gangguan dan serangan dari luar, baik secara lahir maupun batin, nyata maupun gaib. di http://pranasakti.tripod.com/TUJUAN.HTML

      Maaf saya kira kita harus menuju esensi keilmuan tenaga dalam dan bukannya yang ditonjolkan selalu dari segi kesehatan bagi masyarakat awam atau para Ustadz (agar tidak dikatakan sesat). Saya perlu kejelasan dari anda. terimakasih…….atas informasinya…..

  14. Assalamu’alaikum wr. wb

    Perkenalkan Saya adalah anggota Prana Sakti (tanpa “h) lampung kalau nggak salah angkatan 24, murid Abang Aspanuddin Pandjaitan.

    Saya sangat tergelitik dengan pengakuan ada anggota P.S yang diruqiyah dan ternyata kemasukan jin. walaupun judulnya kata s adalah shakti (pake h). ada kejadian: sekitar tahun 1992, ada seorang tukang becak yang masuk P.S (Prana Sakti) dan dia biasanya suka ikut kuda lumping. Setelah masuk P.S ternyata si bapak tadi tidak bisa lagi kesurupan untuk main kuda lumping padahal sebelumnya dia biasa kesurupan. sampai-sampai dukun kuda lumpingnya heran.

    Saat ini saya masih tingkat Tikahan 5. tidak ada yang aneh di PS, sesuai sumpah waktu mau masuk saja : Apapun yang terjadi sampai saya mati saya tetap berpegang kepada lailaha illalah (tiada tuhan selain allah). sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk allah rab semesta alam.

    Saya sangat senag kalau bisa diskusi tentang Prana Sakti, walaupun tingkat saya masih rendah tapi mudaj-mudahan setelah belasan tahun ikut perguruan ini ada juga sedikit pengetahuan saya.

    mudah-mudahan diskusi yang dibangun adalah untuk mencari kebenaran bukan pembenaran.

    wassalam

    • Saya hanya ingin bertanya Perdana Akhmad S.Psi…1. Apakah gelar anda S.Spi ada syariat agamanya?
      2. Apakah anda sekolah dari sd smpai dengan s-1-2-3 ada dalil syariat agamanya?
      3. Apakah tujuan atau niat anda sekolah menjadi orang pinter atau berilmu atau duniawi atau menjalankan syariat agama sesuai dalil Al-Qur’an dan As-sunah ?apa dalilnya ?
      4. bandingkan orang yg belajar sd (s-d) s1-2-3 dengan orang yg belajar tenaga dalam , lebih Tauhid yg mana?
      5. Apakah benar setan/jin bisa masuk ke tulang sumsum, darah dan persendian lain anak adam untuk menggodanya?
      6. saya yaqin anda punya tulang sumsum,darah,dan persendian jugakan?
      Itu saja yg menjadi pertanyaan saya mohon dijawab

  15. Malaikat maut itu juga mencabut nyawapun….didasarkan atas perintah yang Maha Hidup, manusia juga dapat mencabut nyawa dngan sesuka hatinya. maka dari itu kebenaran suatu ilmu tidak dapat di taksir sesuai otak manusia, jampi2 atau rukyah pun menggunakan unsur ketuhanan yang dimana manusia tidak mengerti dari asal mula. Kita sebagai manusia awam jangan mengklaim suatu hal yang luar biasa itu sudah pasti itu tindakan setan atau sebangsanya. kita mencurigai setan sebagai biang keladi semua persoalan,begitu pula setan berkata dengan adanya manusia semua kegiatan setan kurang lancar. Dan semua itu adalah Kehendak Yang Maha Kuasa, dimana kita tidak tahu Rencana kerjaNYa atau cetak biru itu. Terima kasih untuk sesama manusia di Bumi ini….Salam sejahtera…Hormat saya

  16. Oh, ya saya sudah beberapa kali posting di sini, tapi saya baru tahu, ini Perdana Akhmad yang sempat bersidang melawan Syaiful Magsri itu ya yg punya Klinik Bioenegy.

    saya liat di internet ternyata mas pernah masuk media massa. wah wah jadi ini toh yg katanya punya backing laskar sampe ratusan orang.

    Maaf, kalau tersinggung. saya bukan nantang lho. Sekedar tanya, setelah kasus dengan Syaiful Maghsri anda masih tetap menulis artikel semacam ini ? Benarkah massa itu teman2x anda ?

    *Coba lihat komentar saya dimuat apa tidak, ya ? mas tdk khawatir kan dng kemungkinan “itu” terulang lagi ?

  17. As Salaamu’alaikum. Bahasan yang menarik..Tapi sayang,kok masih saling tuduh tanpa tabayyun ya? Kenalkan,sy anggota baru PS.Setahu sy blm pernah sekalipun kami berlatih TD dengan memanfaatkan jin.Na’udzubillahi min dzalik.Tapi memang ada sebagian kecil anggota PS yang suka datang dengan jin yg mengikutinya. Namun kami tetap berpegang teguh pada akidah,dan menyarankan oknum anggota PS tersebut agar membuang jinnya jauh2. Bahkan pembimbing sy pernah memarahi dan menasihati agar jin tsb tidak mengikuti si pemilik tubuh. Alhamdulillah sejak kejadian itu si jin tidak pernah lagi datang mengikuti oknum tsb.Jadi.menurut sy mungkin sj bapak yg diruqyah tsb ditulisan terdapat jin ditubuhnya,diakibatkan dipertahankan(tdk dibuang)shg si jin merasa nyaman jika ada yg mempercayai kata2nya. Tapi kami anggota PS secara kelembagaan telah menafikkan ilah ilah selain Allah SWT.Jadi sangat naif sekali jika masih mempercayai dan menanggapi perkataan jin,walaupun jin tsb mengaku muslim.Itu salah satu nasihat pembimbing sy di PS kepada anggota2nya. Tiada daya dan upaya melainkan dengan izin Allah SWT.Maaf jika ada kesalahan.

  18. Assalaaaammu”alaikum WR WB .
    Nyuwun sewu, mohon maaf sebelumnya, kami ikut nimbrung pada pembahasan tentang tenaga dalam yang antara lain ada yang mengatakan islami, Qur’an-i dsb, yang silang pendapat diatas. MARI KITA KEMBALIKAN KE AL-QUR’AN.
    1. Metode menghisap nafas sambil menyebut LAA…ILA….., lalu menahan nafas sambil menyebut HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA.., terakhir menghembuskan nafas sambil menyebut ILLALAH…… maka bila kita lihat firman ALLAH di Al-Qur’an surat Al-A’raaf ayat 180, diperintahkan untuk segera meninggalkannya, sebab sebutan HAAAAAAA ( yang panjang, dan semakin panjang maka semakin tinggi tingkatannya ) itu adalah SALAH sebab harusnya HA seharusnya disebut pendek.
    2. Metode: sewaktu menahan nafas sambil menyebut HAAAAAAAAAAA…..dan membayangkan jurus, kalau kita lihat di Al-Qur’an surat An-Nisa’ ayat 116 s/d 119 maka metode tersebut dimuka termasuk MENYEKUTUKAN ALLA ( dengan jurus ) …..dan itu perbuatan syirik. yang tak terampuni.
    3.Tenaga yang didapat , bila kita lihat Al-Qur’an surat Al-Jin ayat 19 , adalah apabila kita menyebut LAAILAHAILLALLAH (=berbadah) maka jin-jin desak mendesak mengerumuninya dimana pada saat menyebut LAAILAHAAAA (=tidak ada tuhan) maka jin kafir(syaitan) yang mengerumuni masuk ke dalam tubuh, dan saat menyebut ILLALLAAAAAH syaiton yang masuk tubuh tadi terlempar keluar tubuh.
    4. dan masih banyak analisa berdasar Al-Qur’an terhadap methode yang dipraktekkan para ilmuwan ,karena terbatasnya ruang dan waktu dicukupkan sekian dulu.
    SEMOGA ALLAH MENGANPUNI KITA SEMUA….ASTAGFIRULLAHALADHIM………

    • Wa’alaikumsalam wr wb.

      Kalau bisa tolong di perjelas pembahasannya lebih detil lagi Mas. Biar dapat dapat lebih difahami oleh kita-kita (termasuk saya) yg belum faham banget mengenai kajian tersebut.

      Tatacara baca (tajwid) panjang-pendek bacaan Al-Qur’an memang dapat mempengaruhi/mengubah artinya apalagi salah membacanya.

      Semoga ilmu dan waktu yang diluangkan bermanfaat dan menjadi amal ibadah, amin.

    • ALLAH iku adalah nama. saya ikut pengajian salah satu bentuk prakteknya adalah TD.
      Jurus napas 1 ambil-tahan-keluar napas memakai menyebut LAA ,
      Jurus napas 2 ambil-tahan-keluar napas memakai menyebut ILAAHA,
      Jurus napas 3 ambil-tahan-keluar napas memakai menyebut ILLA
      Jurus napas 4 ambil-tahan-keluar napas memakai menyebut ALLAH
      yang menyalahkan saya kafir adalah manusia dan syariatnya.
      semua tergantung niat, kalau ibadahnya entah sholat, sodaqoh atau wirid bukan karena ALLAH ya yg didapat sakti, sugih, barang dunia.

  19. Assalaaaamu’alaikum..,
    Mohon maaf , saya memberikan tanggapan disini bukan untuk mengundang debat, tetapi dalam rangka saling ingat-mengingatkan dengan cara yang lemah-lembut/santun( tulisanku ini mungkin nggak lemah lembut yaaaa……ini gawan bayi yang asli lamongan jawa timur….mohon maaf apa lagi ini bulan romadhon….hanya mencari RIDHLO ALLAH semata lho) dan sepengetahuanku :
    (1) Al-Qur’an surat Ali-Imran ayat 7 memang dalam Al-Qur’an ada ayat ayat yang jelas(muhkamaat ) dan ayat-ayat yang remang-remang (mutasyabihaat) dan menurutku yang kami kemukakan itu menurutku masuk ayat yang jelas. Pengalamanku untuk ayat yang sudah jelas itu pada sebagian besar buku buku tentang asbaabunnuziulnya kurang dicantumkan ,CONTOH seperti : Buku ASBABUN NUZUL ditulis K.H.Qomaruddin Shaleh, H.A.A. Dahlan, Drs. M.D. Dahlan , cetakan ke-2, Penerbit CV. Diponegoro Bandung, 1975.( halaman 209 s/d 212), dll
    (2)Dalam Al-Qur’an (Al-Qur’an dan Terjemahannya ,terbitan DEPAG 1989)surat Al-A’raaf ayat 180 : “Allah mempunyai Asmaul-Husna Maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaa ul husna itu (menyebut asma ul Husna= dzikir) dan tinggalkanlah orang orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan””. Lha menyebut LAILAHAILALLAAH adalah dzikir yang paling afdol. Sayangnya dalam menyebut HAAAAAA itu panjang, semakin panjang menyebut HAAAAAA….tingkatan ilmunya semakin tinggi/sesuai dengan jurus misalkan jurus halusan…..payung rasul….dst, padahal HA dalam LAILAHAILLALLAAAH itu kan kharokhat =pendek. Maka penyebutan dalam praktek ilmu tenaga dalam tersebut termasuk menyimpang, dan ancaman ALLAH pada akhir firmannya jelas/pasti terlaksana khan ????coba ingat ingat guru tenaga dalam itu pada akhir hayatnya kan mengalami sesuatu /sakit seperti strooke, sakit jantung, sakit paru-paru dsb. Iya tho….????????janji ALLAH itu benar KOK ……..
    iNI DULU BAHASAN KITA ……..SEBAB SUDAH SUNNATULLAH turunnya ayat Al-Qur’an itu bertahap sedikit sedikit dan dalam mempelajari Al-Qur’an itu jangan tergesa-gesa seperti firman ALLAH surat Al-Qiyaamah ayat 16, 17, 19 . yaaaaa…..besok disambung lagi untuk yang memerlukan tambahan keterangan.
    Assalaaamu’alaikum…

    • Wa’alaikumsalam wr wb.

      Syukron katsiron informasinya, tapi saya mau tanya lagi :)

      Kalau dari ‘arti kata’ Ha dibaca dengan kharokhat panjang dan pendek itu mengubah artinya atau tidak?

      • Assalaamu’alaikum
        Halah moooooas, coba to lihat lafad LAILAHAILLALLAAH , itu HA-nya panjang apa pendek ????? seharusnya pendek kok dirubah panjang itu termasuk menyimpang to ??!!!! lepas dari artinya , wong yang dimasalahkan ayat 180 surat Al-A’raaf itu adalah penyimpangan “MENYEBUT” kok bukan penyimpangan arti menjadi salah atau benar atau berubah arti ..itu bukan………….iya tho……..????? seperti sampeyan itu kan…”hyimak aja” kalao disebut ” jimak aja ” gimana salah arti atau salah nyebut ????? marah kan kalao disebut “jimak= artinya kalao tidak salah peper bila habis eek atau kencing atau malah salah salah artikan bersetubuh he…he……….jangan marah lho…bercanda , MOHON MAAF BILA TULISANKU INI KURANG ajar /kurang TATA KRAMA/kurang sopan…..SAYA MENGHARAP RIDHO ALLAH…..DIBULAN SUCI INI SEKALI LAGI MOOHON MAAF……
        Assalamu’alaikum.

      • Info dari bertuhan 1 sangat berharga dan ulasannya sangat bagus, saya sangat mengapresiasinya.
        Ada beberapa aliran tenaga dalam mengaplikasikan dzikir tauhid pada pengobatan mereka, mereka memotong kalimat tauhid seenak hati mereka dicampur dengan jurus tenaga dalam ini merupakan perbuatan syirik dan bid’ah, bacaan kalimat tauhid Laa Ilaha illallah tidak boleh dipisah-pisahkan, sebab kalimat tauhid punya dua rukun utama, yaitu rukun peniadaan (laa ilaha) dan rukun penetapan (illallah) , jadi tidak boleh memisahkan kalimat laa ilaha dengan illallah walaupun sementara sifatnya, syaikh hamud At-Tuwaijiry menjelskan kalimat tauhid tidak boleh dibaca terpisah sebab rukunnya akan terpisah juga. jika rukun terpisah maka bisa terjrumus kepada kekafiran,
        Beliau menjalaskan : Jika salah satu diantara rukun ini hilang (rukun peniadaan dan penetapan) karena tidak diakui dan diyakini oleh seseorang, maka ia adalah kafir, walaupun mengucapkannya 100 kali dalam sehari. Jika salah satunya hilang, maka kalimat tauhid tidak akan bermanfaat bagi pengucapnya.Oleh karena itu, seorang tidak boleh hanya berdzikir dengan mengucapkan ( لا إله ) sebanyak enam ratus kali secara terpisah dari kalimat ( إلا الله ) yang diulangi sebanyak empat ratus kali sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian kaum sufi. [Lihat Al-Qoul Al-Baligh fir Rodd ala Jama'ah At-Tabligh (hal. 159) karya Hamud At-Tuwaijiriy]
        laailaha artinya tiada tuhan dan maknanya: “Sama sekali tak ada sembahan yang haq (benar)”. ha wajib dibaca dengan harokat pendek sebab ada harakah fathah (-), jika kalimat laailaha tidak disambung dengan kalimat lain maka menjadi laailah (tiada tuhan) diberi sukuun (hurup mati) jika dibaca dengan harokat panjang ketika digabung dengan kalimah illallah maka akan menyalahi tata bahasa arab. jika dibaca ha nya panjang menjadi “laailahaaaaaaaaaaaaa”akan menjadi kalimat penekanan bahwa “tidak ada tuhan sesembahan yang benar” hingga terpisah dari rukum penetapan maka hukumnya syirik dan haram!

      • @ Perdana

        Alhamdulillah.. Saya faham dengan penjelasannya yg detil mengenai kalimat tauhid tersebut.

        Sebenarnya penjelasan seperti itu yang saya maksud (kajian) pada bung Bertuhan1, karena sangat bermanfaat (dapat difahami dengan mudah bagi orang yg masih dasar ilmu agamamya seperti saya ini).

      • @ bertuhan1

        Terimakasih atas penjelasannya.

        Pertanyaan di atas hanya merupakan pertanyaan yang sifatnya ingin mengetahui dari saya yang belum faham penjelasan detilnya. Dengan harapan menjadi sebuah pelajaran/pengetahuan karena di dalam diskusi terdapat pembelajaran/proses belajar-mengajar.

        Ya. Kita sama-sama berharap ridha Allah dari diskusi ini.

        Sekali lagi terimakasih atas penjelasannya :)

      • kurang lengkap bang perdana akhmad hukum rukun kalimat tauhid bukan 2(rukun peniadaan dan penetapan) tapi lebih detil ada 4, dan klau kalimat tauhid ditinjau dari nahwu sorof & abajadun gak ada masalah mau dibagi 2 or 4 digunakan TD or pengobatan or apa saja, bahkan orang nazak or dzikir mengucapkan LAA saja gak ada masalah sudah sah mengucapkan kalimat tauhid bagi yang mengetahui nahwu sorof&abajadun nya kalimat tauhid.

  20. Assalamu’alaikum…..
    Yth. (Mas/Mbak) Hyimak Aja, seharusnya bahasan kita kearah jalan keluarnya to…??????????menurutku nyebutnya LAILAHAILLALLAAAAH itu di luruskan, yaitu nyebut HAAAAAAAA yang penjang itu dipendekkan nyebutnya, sehingga tidak salah / melanggar ayat 180 surat Al-A’raaf dalam AL-Qur’an itu. Di dalam Al-Qur’an itu menyebut Asmaa ul husna ( juga termasuk LAILAHAILLALLAH =Asmaa ul husna yang paling afdol dalam berdzikir ) itu ditunjukkan dalam Surat Al-A’raaf ayat 205.
    Demikian agar menjadikan ridho ALLAH
    Assalaamu’alaikum

    • saya adalah anggota prana sakti yg baru 1 thn (tingkat halusan 5),

      ada beberapa pernyataan yg anda katakan tidak sesuai dg kenyataannya, dikhawatirkan ini akan terjadi fitnah,

      anda mengatakan:
      HAAAAAAAA yang penjang (LAILAHAAAA…)

      sebenarnya sewaktu saya diajarkan oleh pelatih, saya tdk mendapati pelajaran Ha yg panjang spt haaaaa,
      tp teknisnya spt ini:
      – tarik napas sambil membaca LailaHa (pada saat Ha napas ditahan keras),
      – lalu pada saat buang: ilallah

      anda mengatakan haaaaa, sementara pelatih saya tdk mengajarkan membunyikan “haaaaa”, tp cukup “ha” saja dg sedikit penekanan pd napas,

      andaikata kalau pelatih saya mengajarkan Lailahaaaaailallah maka saya pd saat itu juga keluar dari perguruan krn bacaannya beda

      pd kenyataannya tdk spt itu, tetapi: Lailahailallah (pd ‘ha’ lebih ditekankan pd tahan napasnya)

      nah, ini yg perlu diluruskan, sebaiknya hati2 sebelum menuduh ini itu, maka jatuhnya fitnah.

      • maaf jk ada perkataan sy yg menyinggung.Prana sakti cukup sy kenal,dulu paman2 sy jadi anggota PS di baturaja (oku sumatera selatan) namun berganti nama menjadi SIRNA LAYA,dan sekarang kembali lagi berganti nama jadi PS. Pada saat penahanan nafas tentu semakin lama menahan dan semakin lambat gerakan jurus diyakini akan semakin kuat dan sempurna energinya. Jika digabungkan dgn dzikir maka pengucapan ha akan otomatis diperpanjang dlm hati mengikuti gerak jurus dan batas maksimal penahanan nafas. Maaf mas,bukan sy hendak membela diri sebab sy dulu juga sudah sampe halusan 5(kalo ga salah) walau bukan jd anggota ps namun jurus dan dzikir yg kita gunakan ga jauh beda

        On Tue Aug 31st, 2010 1:55 PM EDT

    • Yang saya tau di daerah pasar senen jakpus dekat samping gedung bharata.

      Kalau masalah ampuh itu relatif mas, tapi insya Allah doa dan prakteknya sesuai sunnah Rasulullah. Kalau obat-obatannya saya belum pernah coba. Waktu ke sana saya hanya “rehabilitasi” (istilah saya) dan ngobrol-ngobrol saja karena waktu itu baru selesai urus proyek di pelabuhan tj priok selama 1 bulan. Maklum, proyek yg dijalani termasuk proyek basah. Istilahnya, di mana ada gula di situ ada (banyak) semut, dan semutnya juga semut merah :)

  21. memang harus saya akui, untuk zikiran pun selalu berbeda2 pada tiap perguruan, bahkan saya pernah mendengar ada sebuah perguruan tenaga dalam dimana saat ia menahan napas justru ia membaca ayat kursi, bukannya Laailahailallah.

    di perguruan lain ada yg bahkan berzikir (pd saat menahan napas) Ya Jabbar.. Ya Jabbar…
    intinya, zikiran tiap perguruan pasti beda-beda.

    ada yg belum saya sampaikan kepada anda,
    pd kisah diatas saya salin kembali:
    – tarik napas sambil membaca LailaHa (pada saat Ha napas ditahan keras),
    – (pd postingan sblmnya tdk saya tulis ini) : kemudian pd saat menahan napas maka melanjutkan bacaan (maaf, saya tdk bisa memberitahukan kpd anda krn etika perguruan, bila anda ingin tahu bacaannya silahkan tanya saja dg baik2 ke prana sakti pusat atau menyamar menjadi anggota PS utk membongkarnya, yg jelas bukan ‘haaaaa’ dan tidak menyekutukan Allah dan tidak pula menyimpang artinya)
    – lalu pada saat buang: ilallah

    anda menjadi saksi PS di baturaja bacaannya beda dg PS pd umumnya, berdasarkan pengakuan anda (…Jika digabungkan dgn dzikir maka pengucapan ha akan otomatis diperpanjang…)

    mungkin krn perbedaan bacaannya maka PS di baturaja berganti nama menjadi SIRNA LAYA???
    hanya Allah saja yg tahu mengapa mereka berganti nama.

    saya akan mengkonfirmasikan hal ini kpd senior mengenai perguruan SIRNA LAYA ini, apakah dia benar2 dari PS di baturaja? dan apakah benar dg menahan napas maka anggota PS di baturaja mengucapkan ha akan otomatis diperpanjang, berbeda dg yg saya pelajari??

    krn sejujurnya, selama saya latihan (kurang lebih 20x) hingga skrng ini, saya tidak pernah menjadikan panjang bacaan ‘ha’-nya, ini pun akan saya konfirmasikan ke senior kami,

    berhubung nama perguruan ‘prana sakti’ sudah dilibatkan di blog anda maka selayaknya dituntaskan saja utk menghindari hal2 yg tidak diinginkan (saya akui, blog anda sudah dibaca puluhan ribu pembaca) dan ini rawan bilamana ternyata ada kekhilafan anda lalu tanpa sadar anda menyakiti orang lain dg fitnah2 yg tdk disengaja, hal inilah yg harus dihindarkan demi kebaikan kita bersama :)

    daripada blog ini penuh dg makian dari orang2 yg anda ‘sakiti’ krn tajamnya lidah anda (saya memaklumi krn karakter tiap manusia berbeda2, ada yg halus, bijaksana, ada juga yg keras dan tajam spt sahabat rasul yg wataknya berbeda2), Insya Allah saya akan berusaha meng-clear-kan masalah ini. krn saya pun masih mencari Jalan Yg Lurus. pencarian saya belum tuntas..

    jadi yg akan saya lakukan kedepannya (langkah2 saya berikut) adalah:
    – mencari informasi PS di baturaja apakah benar pernah berganti nama menjadi SIRNA LAYA?
    – krn anda mengakui bahwa anda pernah berguru disana dan sempat latihan sampai halusan 5 (menurut pengakuan anda). maka Insya Allah saya akan meminta database-nya (data2 anggota) apakah benar nama anda “pernah” terdaftar di PS di baturaja :)
    – sesuai pengakuan anda: (Jika digabungkan dgn dzikir maka pengucapan ha akan otomatis diperpanjang dlm hati mengikuti gerak jurus dan batas maksimal penahanan nafas) artinya bacaan ha menjadi haaaaaa (walaupun sepele, ini adalah masalah yg perlu diluruskan) krn kita ketahui, bahwa hal sepele justru malah bisa menjadi masalah besar. sebaikanya kita clearkan saja tentang bacaan ‘haaaaa’ ,tunggu saja, saya konfirmasikan dulu ke PS di baturaja ya? apakah benar spt pengakuan anda?
    – untuk sementara itu dulu, masalah tenaga dalam berkaitan dg jin/khodam/setan nanti saja dilanjutkan diskusinya

    semoga di 10 hari akhir ramadan ini kita semua mendapatkan malam Lailatul qadar (apapun aliran/pemaham kita) yg jelas kiblat kita tetap satu yaitu kabbah, Kitab suci kita tetap satu yaitu: Al Qur’an. anda, saya dan yg lainnya juga mengimami hadis2 shahih, juga menjalankan yg 5 dan yg 6.

    mari kita berlomba2 memperbanyak ibadah di 10 malam ini :)

    salam,
    banyak_dosanya

    • anda menjadi saksi PS di baturaja bacaannya beda dg PS pd umumnya, berdasarkan pengakuan anda (…Jika digabungkan dgn dzikir maka pengucapan ha akan otomatis diperpanjang…)

      saya tidak mengatakan PS baturaja beda bacaannya dengan PS umumnya, saya hanya mengatakan “Prana sakti cukup sy kenal,dulu paman2 sy jadi anggota PS di baturaja (oku sumatera selatan) namun berganti nama menjadi SIRNA LAYA,dan sekarang kembali lagi berganti nama jadi PS. ”
      Bisa dicek nama mereka adalah Thomas Mediyan, Sapta Apriansyah, hadi (mereka ini dedengkot Sirnalaya) dan alhamdulillah sudah saya ruqyah semua dan ternyata pada tiap jurusnya mengandung khadam ilmu Sirnalaya.mereka menjadi pelatih kurang labih 13 tahun yang lalu. Coba tanyakan pada pengurus PS (yang lama) apakah kurang lebih 13 tahun yang lalu ada pelatih PS yang membuka aliran sendiri dengan membuat nama baru Sirnalaya lalu setelah sirnalaya “redup “kembali lagi ke nama PS

    • krn anda mengakui bahwa anda pernah berguru disana dan sempat latihan sampai halusan 5 (menurut pengakuan anda). maka Insya Allah saya akan meminta database-nya (data2 anggota) apakah benar nama anda “pernah” terdaftar di PS di baturaja
      perlu saya clearkan saya tidak belajar PS, saya dulu belajar tenaga dalam BS, ML (cuma sebentar) dan saya lama belajar SNI (seni nafas Indonesia), saya sampai halusan 5 (ga tahu apa sama dengan PS) yaitu dengan teknik gerak jurus yang sangat lambat dan halus dengan disertai panahanan nafas yang lama dibarengi dengan dzikir tauhid yang pasti terputus (laailaha lalu berhenti tidak langsung melanjutkan sampai jurus terakhir (kira-kira 5-6 detik) ketika jurus lengkap mengeluarkan nafas dengan berucap ilallah atau memanjangkan bacaan Laailaha dalam hati dan ketika mengeluarkan nafas mengucap ilallah.
      Saya hanya mencritakan pengalaman yang pernah saya alami saja bahwa, dalam latihan TD terkadang kita tanpa sadari jika tidak memutus kalimat laailaha secara lama dalam gerak jurus kita memanjangkan laailaha ketika digabung dengan gerak jurus dan nafas kedua-duanya salah total jika dikaji secara syar’i, jika memutus laailaha ketika menekan nafas (seperti pejelasan anda) lalu ada jeda beberapa detik lalu setelah itu baru dilanjutkan dengan ilallah maka bukan merupakan bentuk kalimat tauhid lagi sebab sudah terpisah antara rukun peniadaan dan rukun penetapan, Laailahailallah tidak boleh dipisah pengucapannya dan tidak boleh dipanjangkan haaa nya

      apakah anda dalam dzikir disertai gerak jurus memutus laailaha selama beberapa detik lalu melanjutkan dengan ilallah atau malah anda tanpa sadar malah memanjangkan “haaaa” ketika dzikir laailaha lalu disambung dengan ilallah hanya anda sendiri yang mengetahuinya .

      saya hanya menyarankan untuk saya pribadi dan rekan-rekan semua untuk tidak mempermainkan kalimat tauhid sesuka hati kita,
      jangan sampai kita berdzikir dngan dzikir yang tidak pernah dicontohkan rasulullah.
      saya tidak hendak menyamakan dzikir PS dengan tarekat namun ada yang hendak saya sampaikan kepada anda bahwa ada aliran dalam islam (tarekat naksabandiyah)yang suka mempermainkan dzikir tauhid dengan cara mereka berdzikir dengan konsentrasi pada Latifatul Qulbi : Yang berhubungan dengan jantung jasmani, letaknya 2 jari di bawah susu kiri, pada kalimat lalilaha lalu dimasukkan kedalam Latifatur Ruh : Letaknya 2 jari di bawah susu kanan,sampai pada Latifatus Sirri : Letaknya 2 jari di atas susu kiri,Latifatu Akhfa : letaknya di tengah dada dan sterusnya ini sudah merupakan bentuk dzikir bid’ah yang tidak prnah dicontohkan rasulullah, dan hukum bid’ah dalam masalah ibadah adalah amalan kita tidak akan diterima Allah.
      saya hanya mengingatkan diri sendiri dan kita semua bahwa jangan sampai ibadah kita sia-sia dengan dzikir bid’ah yang tidak pernah dicontohkan rasulullah

      • KETAHUAN KAU PENIPUNYA….CUMA MAU BUAT ONAR SAJA….
        JGN SOK PINTAR DAN JAGOLAJ KAU…TUKANG FITNAH….BARU DIGERTAK KEBENARAN UCAPANMU SUDAH KAU RUBAH …COBA MENGELAK…

        AHH…TERNYATA KAU MEMANG DAJJAL…PENEBAR FITNAH….YA BEDALAH..YG KAU PELAJARI DENGAN PRANA SAKTI…SOMBONG BETUL KAU BARU BISA MERUQYAH…

      • ASSALAMMUALAIKUM ,ANDA SEORANG YANG SUDAH MEMFITNAH PS CEPATLAH BERTAOBAT RUQIYAHLAH DIRI ANDA SENDIRI, KALAU MAU BENAR BENAR BERSIH LAHIR DAN BATHIN MASUK DAN SEGERA DAFTAR MENJADI ANGGOTA PS INSYA ALLAH ANDA MENDAPAT PETUNJUK. KAMI ANGGOTA PS BERSEDIA MENERIMA SIAPAPUN BAHKAN ORANG ORANG YANG TELAH MEMFITNAH KAMI. HATI KAMI SELALU TERBUKA TOLONG HENTIKAN PERNYATAAN PERNYATAAN ANDA TENTANG PS KARENA ANDA BELUM PERNAH MASUK PS, KAMI MENGERTI KENAPA MEMBUKA BLOCK, ANDA SEBENARNYA TIDAK MEMBENARKAN DIRI ANDA SEMOGA PETUNJUK DARI KAMI INI MERUPAKAN RAHMAT DARI ALLAH SWT UNTUK ANDA, TRIMS

        WASS..

    • ada yg belum saya sampaikan kepada anda,
      pd kisah diatas saya salin kembali:
      – tarik napas sambil membaca LailaHa (pada saat Ha napas ditahan keras),
      – (pd postingan sblmnya tdk saya tulis ini) : kemudian pd saat menahan napas maka melanjutkan bacaan (maaf, saya tdk bisa memberitahukan kpd anda krn etika perguruan, bila anda ingin tahu bacaannya silahkan tanya saja dg baik2 ke prana sakti pusat atau menyamar menjadi anggota PS utk membongkarnya, yg jelas bukan ‘haaaaa’ dan tidak menyekutukan Allah dan tidak pula menyimpang artinya)
      – lalu pada saat buang: ilallah

      emmmm apakah sama tekhniknya pada aplikasi pengobatan ketika menyebut “laa” membayangkan jurus (seperti jurus dua untuk menolak penyakit atau jurus tujuh untuk menghancurkan penyakit atau jurus 10 untuk menarik energi alam semesta ) lalu disambung dengan ila merasakan adanya energi yang masuk, disambung dengan “ha” dengan nafas agak ditekan dengan titik konsentrasi energi terpusat berkumpul dalam tubuh lalu saat mengucapkan ilallah merasakan energi TD keluar dari tubuh atau tangan kita sebagai sarana penyaluran tenaga dalam ???
      Butuh kejujuran anda dalam diskusi :) namun intinya jika sama tekhniknya dengan yang saya jabarkan diatas atau mirip tetaplah hukumnya bid’ah sebab tuntunan dzikir “aneh” tsb menyalahi pakem tekhnik dzikir yang dicontohkan rasulullah sebab membuat tatacara baru dalam dzikir. ga jauh beda dengan dzikirnya tarekat sufiyah sesat yang super ekstrim dan super aneh

    • ada yg belum saya sampaikan kepada anda,
      pd kisah diatas saya salin kembali:
      – tarik napas sambil membaca LailaHa (pada saat Ha napas ditahan keras),
      – (pd postingan sblmnya tdk saya tulis ini) : kemudian pd saat menahan napas maka melanjutkan bacaan (maaf, saya tdk bisa memberitahukan kpd anda krn etika perguruan, bila anda ingin tahu bacaannya silahkan tanya saja dg baik2 ke prana sakti pusat atau menyamar menjadi anggota PS utk membongkarnya, yg jelas bukan ‘haaaaa’ dan tidak menyekutukan Allah dan tidak pula menyimpang artinya)
      – lalu pada saat buang: ilallah

      emmmm apakah sama tekhniknya pada aplikasi pengobatan ketika menyebut “laa” membayangkan jurus (seperti jurus dua untuk menolak penyakit atau jurus tujuh untuk menghancurkan penyakit atau jurus 10 untuk menarik energi alam semesta ) lalu disambung dengan ilaha merasakan adanya energi yang masuk/ terpusat berkumpul dalam tubuh lalu saat mengucapkan ilallah merasakan energi TD keluar dari tubuh atau tangan kita sebagai sarana penyaluran tenaga dalam ???
      Butuh kejujuran anda dalam diskusi :) namun intinya jika sama tekhniknya dengan yang saya jabarkan diatas atau mirip tetaplah hukumnya bid’ah sebab tuntunan dzikir “aneh” tsb menyalahi pakem tekhnik dzikir yang dicontohkan rasulullah dengan membuat aturan-aturan baru dalam berdzikir pada Allah

      • Pembayangan jurus PS sewaktu mengobati dan berzikir adalah “baru” alias “modifikasi” dlm pengobatan rukyah, hal inilah yg mungkin dikatakan bid’ah oleh anda,

        perlu anda ketahui, dlm berzikir, PS berbeda dg perguruan lainnya, walaupun ada kemiripan jurus tp sebenarnya berbeda dari misi, visi dan cara2nya.

        Perlu anda ketahui juga,
        dlm zikir harian, kami berzikir Laailahailallah dg biasa spt zikir setelah salat atau dlm perjalan, mulut ini sambil komat kamit mengucap Laailahailallah dg biasa saja dan wiridan lainnya spt tahlil, tahmid, istighfar, dll,
        Hanya pada saat latihan dan mengobati saja kami baru menggunakan “pembayangan jurus”, sedangkan zikiran Laailahailallah sehari-hari adalah biasa2 saja dg sewajarnya (ini adalah yg saya lakukan lho? Saya tdk tahu bgmn dg anggota PS lainnya)

        saya akui saya ini adalah bejat dan jahil dlm agama, tapi saya tetap berusaha merutinkan zikiran sehari2 dg wajar spt zikir Istighfar (min 300X sehari),
        Zikiran Laailahailallah (tanpa napas dan tanpa pembayangan jurus) sepanjang perjalanan naik motor (kurang lebih dpt 200-500X zikir) dlm sekali perjalanan. Dan berusaha berzikir Subhanallah Wabihamdih sebanyak 100X tiap pagi, dan bila sempat menambahkan zikiran lainnya. Juga berusaha tahajud minimal seminggu sekali :)

        Sedangkan pada saat latihan PS barulah saya kembali berzikir Laailahailallah sepanjang latihan dg teknik yg telah anda ketahui. Dan ini lah yg anda tolak, anda menolak cara2 yg kami lakukan dan mengatakannya bid’ah.

        Saya dulu sempat berpikir, sebenarnya bisa saja latihan dilapangan tanpa berzikir Laailahailallah, tapi kok mengapa harus dg zikir? (awalnya saya membatin sempat menolak cara berzikir tsb sewaktu diajarkan pelatih), krn hati saya ragu2 kemudian saya memohon petunjuk pada Allah mengenai cara berzikir tsb,
        dan Alhamdulillah dlm beberapa hari kemudian saya mendapatkan jawaban dari Allah dan akhirnya saya merasa mantap dg cara latihan+zikiran spt itu sewaktu latihan dilapangan.

        Ditambah cerita dari para pelatih, bahwa pada jaman dahulu sebenarnya senam pernapasan hanyalah latihan pernapasan dg gerak jurus tanpa ada zikir Laailahailallah, kemudian dimodifikasi dg tambahan zikiran, setelah di uji coba ternyata ‘hasilnya’ lebih hebat dan power/tenaga yg dihasilkan lebih berlipat ganda.

        Pada awal berdirinya PS, almarhum bang asfan (pendiri PS) memberanikan diri meminta pendapat ke ulama2 pd jaman itu, krn beliau pun ragu apakah yg beliau pelajari adalah halal atau terlarang.
        Beliau bertanya kpd ulama2 besar dijamannya diantaranya adalah Buya Hamka, beliau (Buya Hamka) membersihkan PS dari klenik dan hal2 syirik dan akhirnya bang asfan merombak sana sini dan melakukan uji coba, hingga akhirnya jadilah PS yg sekarang dg zikiran Laailahailallah spt yg skrng ini. Pd sebelumnya, zikiran tsb tdk ada sementara setelah eksperimen dan eksperiman hingga jadilah yg spt skrng rupanya khasiatnya lebih hebat, mungkin inilah kehebatan dari kalimat tauhid!

        Dan hebatnya lagi, ulama besar sekelas Buya Hamka tidak mencap kami ini sesat, beliau malah mendukung PS walaupun beliau tdk gabung menjadi anggota PS, moto kami: APAPUN YG TERJADI SAMPAI SAYA MATI SAYA TETAP BERPEGANG PADA LAAILAHAILALLAH

        Tidak berhenti sampai disitu, PS juga dilaporkan ke MUI utk diteliti apakah mengandung kesyirikan dan sesuai dg syariat atau tdk, diluar dugaan, mereka MUI (pd jaman itu) mengeluarkan fatwa bahwa Prana Sakti adalah halal dan tdk menyimpang dari syariat.

        Alasan itu pula lah yg memantapkan langkah saya sewaktu mendaftar di PS tahun lalu.
        Saya tidak tahu bagaimana sejarah perguruan2 lainnya.

        Saya tegaskan:
        Mengenai zikirannya berbeda dg perguruan lain, tdk ada pemanjangan bacaan haaaa.

        Saya ulang kembali,
        Tarik napas : Laailaha
        Tahan napas: (maaf, bacaan tidak dpt saya beritahu, etika perguruan)
        Buang napas: ilallah

        Teman2 di lapangan menganggap latihan PS adalah majelis zikir,
        Tp saya pribadi menganggap latihan PS hanyalah senam pernapasan biasa (utk menyehatkan badan), sementara zikiran Laailahailallah sehari2 yg saya lakukan adalah tidak menggunakan napas!
        Yaitu sebagai berikut:
        Sambil mengendarai motor daripada pikiran ini menerawang tidak tentu arah maka biasakanlah mulut komat kamit: Laailahailallah.. Laailahailallah.. Laailahailallah..
        (itu adalah ajaran dari guru spiritual saya, ajaran diluar PS tentunya)

        mungkin karena kegemaran saya berzikir Laailahailallah dg cara spt itu maka hati kecil saya menolak cara zikirnya PS sewaktu sang pelatih mengajar saya cara berzikirnya PS, yg jelas2 “asing” bagi saya,
        tp setelah saya memohon petunjuk (istiqarah),
        (doa saya: ..bilamana sesat maka jauhkan, bila tdk sesat maka dekatkan Ya Allah…)

        lalu dg berjalannya wkt, saya malah menjadi semakin dekat saja dg PS dan anehnya hati kecil saya malah menerima cara2 yg diajarkan di PS, mungkin inilah jawaban dari Allah utk saya :)

        Demikianlah,

      • Saya ulang kembali,
        Tarik napas : Laailaha
        Tahan napas: (maaf, bacaan tidak dpt saya beritahu, etika perguruan)
        Buang napas: ilallah

        Wahai saudaraku, dalam berdzikir dan berdoa kepada Allah apakah ada rasulullah memilah ini dzikir rahasia dan ini dzikir umum, ini etika kelompok mujahidin dzikirnya rahasia ga boleh tahu orang lain???? hati-hatilah dalam berdzikir jika ada maen rahasiaan! g ada bedanya PS dengan tarekat sufiyah jika ada kekhususan doa yang orang lain tidak boleh tahu. apalagi anda memutus rangkain satukesatuan kalimat tauhid ketika tarik nafas :laailaha lalu menggunakan bacaan doa lain lalu ketika buang nafas baru ilallah! INI BAHAYA SANGAT BAHAYA! YANG ANDA BACA BUKAN KALIMAT TAUHID! LAAILAHAILALLAH TIDAK BOLEH PUTUS SEKALI LAGI TIDAK BOLEH PUTUS! rukun peniadaan dan penetapan pd kalimat tauhid dalam satu ikatan/rangkaian bacaan! hati hatilah, anda telah berbuat bid’ah dengan menganggap perbuatan anda itu baik padahal anda telah tersesat memutus kalimat tauhid seenak hati demi menyamakan dengan gerakan jurus dan nafas tenaga dalam. Anda maaf telah merendahkan kalimat tauhid, kalimat tauhid diatas segala-galanya tidak bisa derajatnya dibawah jurus dan nafas tenaga dalam, kalimat tauhid tidak bisa diatur oleh jurus dan nafas TD!
        tiada guna anda dzikir ribuan kali jika anda telah merusak tatanan kalimat tauhid, ini tipu daya setan yang sangat besar. kalimat tauhid adalah pondasi Keislaman jika kalimat tauhid dirusak maka hancurlah pondasi keislaman kita. dengan memodifikasi kalimat tauhid hanya demi menuruti kehendak jurus dan nafas TD anda telah berbuat bid’ah. Prana sakti mnganggap baik perbuatan memodifikasi kalimat tauhid padahal jika dkaji ari sisi syari’at perbuatan itu adalah berbuatan sesat dan bid’ah! sangat sulit bagi anggota PS unuk lepas dari prilaku modifikasi kalimat tauhid ini sebab merasa perbuatannya baik dan biasa saja. sungguh tidak berlbihan jika Sufyan Ats Tsauri Rahimahullahu Ta’ala- berkata, “sesungguhnya kebid’ahan itu lebih disukai iblis daripada kemasiatan. karena seseorang (sulit) bertaubat dari berbuat bid’ah. Sedangkan maksiat (lebih mudah) untuk berbuat darinya.”
        dengan tanpa ilmu memodifikasi ucapan kalimat tauhid tidak lebih dari mengikuti hawa nafsunya (untuk mendapatkan kekuatan TD yang lebih besar), maka hal itu akan melahirkan kebodohan dan kesesatan. sehingga hatinya tidak akan melihat kebenaran yang demikian terang, sebagaimana firman Allah Tabaroka wata’ala,
        فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ وَاللَّهُ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
        “… Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka; dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.” (Ash Shaff: 5)
        Dan firman-Nya,
        فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ
        “Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” (Al Baqarah: 10)

      • Beliau bertanya kpd ulama2 besar dijamannya diantaranya adalah Buya Hamka, beliau (Buya Hamka) membersihkan PS dari klenik dan hal2 syirik dan akhirnya bang asfan merombak sana sini dan melakukan uji coba, hingga akhirnya jadilah PS yg sekarang dg zikiran Laailahailallah spt yg skrng ini.

        saya menghormati buya hamka, namun tidak adanya referensi yang falid maka saya anggap setujunya Buya hamka masih dalam tataran klaim saja

      • @Perdana ahmad
        itulah kalo cuma setengah setengah …..kalo penafsiran mas perdana secara syar’i dalam hal melapaskannya (diucapkan) seperti itu, saya mendukung kalo itu salah …tapi saya nggak pernah dengar hal dilaksanakan dengan dilapaskan / ucapan….itu zikir hati…….(ukurannya nawaitu menafikan selain Allah) dan disana tak ada yang terputus ….maaf mas sangat perlu kembali tabayyun….hhhmmmmmmmm

      • Gitu aja kok repot, punya gelar S.Psi kan? Ngerti teknik penelitian sosial dong. Dalam penelitian seorang peneliti berusaha mengungkap suatu fenomena secara objective dengan turun kelapangan. Dilapangan akan ditemukan variabel-variabel yang akan dianalisa. Untuk membuktikan fenomena PS, mending masuk PS pusat dijogja (nyamar gitu :-), pas daftar gak diminta KTP kok). Ntar baru belajar. Pake metode IMRD (Introduction, Method, Result and Discussion) juga boleh (atau metode ilmiah lain yang anda kuasai) setelah tahap discussion secara objective dilalui baru buat kesimpulan yang selanjtnya masih bisa diuji oleh periset selanjutnya. Gak usah takut, (ga ada jin jin – an kok). Kalo anda masih percaya di PS ada unsur jin, demon, etc, masuk aja, setidaknya sebagai seorang periset anda sudah memiliki tameng ruqyah tho. Gunakan rukyah tadi untuk menjawab problem dan fenomena yang jadi fokus penelitian.

  22. Yth. Banyak Dosanya,
    Mohon maaf, karena saya berniat beribadah kepada ALLAH dibulan romadhon ini dengan menyampaikan sedikit pemahaman saya dan bukan bermaksud menyebar fitnah, maka izinkan saya menanyakan pada anda, : Lho kalao anda sudah jurus halusan, maka ciri halusan ( dibedakan dengan kasaran ) pada nyebut HA tho ? semakin meningkat tingkatan maka semakin lama nahan nafas sekaligus semakin panjang menyebut HA tho ? dan coba anda mempraktekkan dengan menyebut HA pendek, maka tenaga yang keluar semakin kecil atau tak ada tho ….hayo……iya ….enggak….???. Saya nggak memfitnah lho tapi coba praktekkan….NYAANYA…….?????? gimana hayoooo……..Dan kalao ngobati maka waktu menyebut LAILAHA ….membayangkan jurus……pertanyaannya, apa nggak namanya mempersekutukan…??????????….coba tho…hati nurani anda diajak bicara yang jujur, jangan nafsu yang bicara……
    Mohon maaf. nyuwun ngapuro yen saya lepat……ini diskusi…..sebab pandanga/faham saya kebenaran itu tidak boleh ditutup tutupi…..dan memang menegakkan agama yang lurus dan benar itu banyak musuhnya he….he…..seperti NABI MUHAMMAD itu banyak musuhnya awalnya tho…?????? Assalaaamu’alaikum…..

    • @bertuhan 1:

      KOMENTAR ANDA:
      “kalao anda sudah jurus halusan, maka ciri halusan ( dibedakan dengan kasaran ) pada nyebut HA tho?”

      PENDAPAT SAYA:
      Salah besar!
      Anda tidak tahu apa2 tentang PS tapi anda seolah2 menganggap anda tahu benar apa itu PS dan tahu benar bgmn cara pernapasannya!

      Ibaratnya anda pergi ke laut lalu dari atas perahu anda berusaha melihat kedalam lautan yg luas dan terlihatlah karang dari atas perahu dan lain sebagainya tp anda hanya melihat dari atas perahu saja tanpa menyelam ke laut, setelah kembali ke daratan kemudian anda menceritakan kepada orang2 bahwa dilaut anda melihat didalamnya ada ini ada itu dan itu….
      (Saya perumpamakan misalnya isi lautan tsb adalah ibaratnya PS)

      Sementara itu saya pergi ke laut dg perahu yg sama lalu dari atas perahu saya menyiapkan peralatan menyelam dan akhirnya saya menyelam ke dalam laut, saya melihat karang2, ikan2, batu2, rumput2 laut dsb…
      Kemudian saya kembali ke daratan dan menceritakan kepada orang2 bahwa di laut itu didalamnya ada ini ada itu dan itu…
      (Saya perumpamakan misalnya isi lautan tsb adalah ibaratnya PS)

      nah, pertanyaan saya: Siapakah yang lebih tahu sebenar2nya isi dari lautan tsb? Saya atau anda?
      (Saya perumpamakan misalnya isi lautan tsb adalah ibaratnya PS)

      kembali ke pokok permasalahan mengenai bacaan ‘ha’,

      saya jelaskan kembali:

      Tarik napas : (a) Laailaha
      Tahan napas: (b) (maaf, bacaan tidak dpt saya beritahu, etika perguruan)
      Buang napas: (c) ilallah
      (d) (maaf, bacaan tdk dpt saya beritahu, etika perguruan)

      *tingkat halusan atau kasaran cara membacanya sama saja spt skema diatas, tdk ada bacaan ‘ha’ yg tiba2 otomatis menjadi panjang (spt yg anda tuduhkan)

      kembali disimak pernyataan anda: “…semakin lama nahan nafas sekaligus semakin panjang menyebut HA tho?”
      (bukankah itu yg namanya tuduhan alias fitnah? Yg menyimpang dari fakta sebenarnya?)

      KOMENTAR ANDA:
      “kalao ngobati maka waktu menyebut LAILAHA ….membayangkan jurus……pertanyaannya, apa nggak namanya mempersekutukan…??????????”

      KOMENTAR SAYA:
      Pertanyaan mengenai pembayangan jurus=mempersekutukan tuhan, pernah juga PS pusat mendapatkan pertanyaan spt itu, berikut saya copas jawaban dari sesepuh PS pusat:

      “Saudaraku…., Allah tidak bisa kita samakan dengan segala sesuatu, lihat surat Al-Ikhlas yang artinya ” Katakanlah:”Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, Dia tidak beranak dan tiada pula di peranakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” begitu juga halnya dengan Allah dan jurus dalam Prana Sakti, dalam praktek penggunaan jurus di Prana Sakti pusat konsentrasi jurus terletak pada pikiran dan pusat dari a,b,c dan d terletak di dalam kalbu/hati, kita tidak bisa mengetahui sampai dimanakah batas dari pikiran dan a,b,c dan d tersebut berada karena Allah Maha segalanya Dia Maha tidak terbatas sehingga Allah tidak sama dengan jurus yang ada dalam Prana Sakti”

      PERNYATAAN ANDA:
      “…dengan menyampaikan sedikit pemahaman saya dan bukan bermaksud menyebar fitnah,”

      KOMENTAR SAYA:
      Justru disitulah letak kesalahannya yg sangat fatal, secara tidak sengaja anda sudah memfitnah PS krn sok tahu :(

      ibarat anda mencari tahu kota mekkah itu spt apa, anda mendapatkan informasi dari sana sini dan mendapatkan juga foto-foto kota mekkah (anggaplah teknologi internet belum ada), lalu anda menceritakan kota mekkah kpd murid2 anda, padahal anda sendiri belum pernah pergi ke kota mekkah.

      Sementara itu saya langsung pergi ke kota mekkah dan melihat langsung dg ‘mata’ dan ‘kepala’ sendiri suasana dikota mekah, lalu saya menceritakan kpd murid2 saya mengenai kota mekkah dan juga menunjukkan fofo-fotonya.
      (silahkan direnungkan, mengenai PS, saya yg lebih tahu atau anda yg lebih tahu)

      contoh lainnya,
      Andaikan ada sebuah fakta, misalkan “XXYYZZ”,
      Anda tdk tahu apa2 (tdk tahu “XXYYZZ”), lalu anda mencari informasi dan dptlah informasi dari seorang informan kepercayaan anda yaitu “XXYYZ” (Z berkurang 1 huruf), tdk puas dg informasi tsb kemudian anda mencari lagi kesana kemari eehhh, dptnya informasi spt ini: “XXYZZZZZZ” (sangat menyimpang dari fakta “XXYYZZ”)

      Dg pemikiran dan pemahan anda lalu anda berusaha menyimpulkan sendiri informasi tsb,

      akhirnya anda menyimpulkan bahwa Sebuah fakta adalah: “XXXYYZZZ”,
      Sementara itu fakta aslinya adalah: “XXYYZZ” sedangkan anda menyebarkan ke publik: “XXXYYZZZ”

      Pertanyaan saya: apakah itu yg namanya Fitnah??
      (silahkan jawab dg hati nurani)

      bila anda masih penasaran tentang bacaan ha, cobalah anda berpura2 mendaftar menjadi anggota PS lalu pelajari (hanya utk mencari tahu saja), kemudian rasakan dan cocokkan apakah sama spt yg anda tuduhkan??
      (pastinya tidak sama)

      Nah, inilah yg saya namakan dg “Fitnah”,

      Kenyataannya di PS bacaan pd huruh ‘ha’ tdk diperpanjang, tp justru anda dengan ngotot mengatakan, “Tidak!! Tapi di perpanjang menjadi Haaaa”

      Lhaaa, emangnya yg belajar PS itu saya atau anda??
      Yg lebih tahu cara2 dan teknik2nya itu saya atau anda??
      (silahkan jawab dg hati nurani)

      Demikianlah wahai saudaraku, :)

  23. @Perdana Akhmad S.Psi:

    PERNYATAAN ANDA:
    “…apalagi anda memutus rangkain satukesatuan kalimat tauhid ketika tarik nafas :laailaha lalu menggunakan bacaan doa lain lalu ketika buang nafas baru ilallah!”

    PENDAPAT SAYA:
    Supaya mudah membayangkannya saya tayangkan kembali skema yg lebih sederhananya:

    Tarik napas : (a) Laailaha
    Tahan napas: (b) (maaf, bacaan tidak dpt saya beritahu, etika perguruan)
    Buang napas: (c) ilallah
    (d) (maaf, bacaan tdk dpt saya beritahu, etika perguruan)

    Anda menganggap (b) adalah bacaan doa lain dan menyimpang dari kalimat tauhid?
    Salah besar!
    (anda telah “menduga-duga” dg prasangkaan anda)
    Perlu anda ketahui, (b) adalah merupakan (masih) bagian dari kalimat tauhid tersebut, krn saya sembunyikan jadinya anda mengira itu adalah kalimat baru yg ditambah2kan,,

    Sekiranya (b) adalah merupakan ‘teknik’,
    Bukan kalimat baru tetapi merupakan satu kesatuan bagian dari kalimat tauhid tsb, pokoknya… intinya ia adalah ‘teknik’, bukan pula bacaan ‘haaaaaa’,
    Bukan pula bacaan lain,

    Bilamana anda meluangkan waktu utk berdiskusi 4 mata atau diskusi kelompok secara ‘tatap muka’, maka mungkin a,b,c dan d akan diberitahukan kpd anda.

    PERNYATAAN ANDA:
    “…hati-hatilah dalam berdzikir jika ada maen rahasiaan! g ada bedanya PS dengan tarekat sufiyah jika ada kekhususan doa yang orang lain tidak boleh tahu…”

    PENDAPAT SAYA:
    Mengenai mengapa dirahasiakan, saya belum menanyakan langsung kpd senior dan guru besar PS mengapa ia dirahasiakan?

    Tapi yg saya tangkap (menurut saya), zikiran ini adalah rahasia masing2 ‘perguruan’ yg tidak ingin ‘perguruan’ lain mengetahui cara2 pernapasan dan teknik zikir PS ini.
    Jadi bukannya zikir istimewa lantas dirahasiakan kpd publik,
    Maksudnya dirahasiakan krn dikhawatirkan di contek oleh praktisi tenaga dalam lainnya dan mereka (praktisi dari perguruan lain) memodifikasi zikiran2 mereka lantas menggunakan metode a,b,c,d –nya PS lalu mengklaim metode a,b,c,d –nya PS adalah hak paten perguruan mereka.
    (ingat, ini hanyalah praduga saya saja, saya belum bertanya langsung mengapa dirahasiakan)

    Tapi bilamana anda ingin tahu sebenar2nya mengapa PS merahasiakan metode zikirannya yg akibatnya orang menjadi salah paham sehingga dikiranya kami main rahasia2an,
    Maka Insya Allah nanti saya akan tanyakan ke senior, mengapa a,b,c,d –nya PS sangat dirahasiakan, seolah2 hanya anggota sajalah yg boleh tau…

    PERNYATAAN ANDA:
    “..Anda maaf telah merendahkan kalimat tauhid..”

    PENDAPAT SAYA:
    Justru kami meninggikan kalimat tauhid, sampai2 moto kami adalah: “Apapun Yang Terjadi Sampai Saya Mati Saya Tetap Berpegang Pada Laailahailallah.”

    PERNYATAAN ANDA:
    “…perbuatan itu adalah berbuatan sesat dan bid’ah!”

    PENDAPAT SAYA:
    Mengenai bid’ah saya masih mempelajarinya, karena saya ini bodoh dan jahil maka pengetahuan saya mengenai bid’ah sangat minim tp saya sedang mempelajarinya pelan2,
    Utk sekarang ini saya sangat menghormati Habib Munzir,
    Krn itulah saya berusaha mempelajari “hakekat” bid’ah dari beliau melalui penjelasan beliau
    disini:

    http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=4611#4611

    kemudian disini juga ada penjelasan mengenai bid’ah tp tema utamanya tentang tahlil dan maulid:

    http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=7&id=1733#1733

    bila anda bertanya mengapa saya menjadikan Habib Munzir sebagai panutan saya?
    Jawabannya krn Saya melihat sifat2 mulia beliau, yaitu:
    – Diantaranya selain beliau fasih bahasa arab juga hapal Al-Qur’an beserta beberapa tafsir dari imam besar.
    – Beliau hafal puluhan ribu hingga ratusan ribu hadist beserta sanadnya.
    – Beliau rutin salat tahajud setiap harinya tanpa putus (berdasarkan kesaksian murid2 setianya)
    – Beliau selalu berzikir: Allah..Allah..Allah.. dan zikiran lainnya (istigfar, kalimat tauhid, dll) sepanjang hari hingga diperkirakan jumlah zikirannya menyampai puluhan ribu.
    – Beliau sangat kharismatik dan berwibawa, sehingga apabila saya bertatap muka dg beliau dlm jarak 1 meter saja maka hati saya… (gimanaaaa gituu..) mungkin krn kharismanya beliau :)

    Itulah alasan mengapa saya sangat menghormati beliau, sehingga apabila beliau mengeluarkan pendapat atau bahkan fatwa maka dengan suka cita saya akan mengikutinya :)

    Andaikata anda selevel atau ‘maqom’ anda setingkat dg beliau maka saya dg suka cita akan mematuhi anda bilamana anda mengatakan, “senam pernapasan adalah sesat!”, “PS adalah musryik!!),
    itu Jikalau anda selevel dg habib munzir dan sifat2 mulia beliau dimiliki oleh anda pula, niscaya saya patuh dan menjadi pendukung dan pengikut setia anda :)

    PERNYATAAN ANDA:
    “saya menghormati buya hamka, namun tidak adanya referensi yang falid maka saya anggap setujunya Buya hamka masih dalam tataran klaim saja”

    PENDAPAT SAYA:
    Pada mulanya sebelum bergabung dg PS saya mencari informasi di internet mengenai perguruan2 yg mengajarkan senam pernapasan:
    Saya dapati diantaranya sin lam ba, satria nusantara, mahatma, prana shakti (dg huruf ‘h’), prana sakti, SNI dan lain2…

    Dan saya tdk begitu saja memilih salah satu perguruan, tp saya terus merenung dan berdoa minta ke Allah mana yg lebih baik dan tdk menyimpang dari syariat. Kemudian saya juga melihat fatwa2 Habib Munzir dalam hal senam pernapasan, ilmu tenaga dalam, ilmu hikmah, dll…

    Setelah kurang lebih 1 bulan dlm pencarian kemudian barulah saya memantapkan langkah utk memasuki PS.

    Nah, mengenai Buya Hamka pernah mengobok2 PS,
    Saya dapat disini sumbernya:

    JUDUL BUKU: Perguruan Bela Diri Tenaga Dalam Prana Sakti –Pengalaman Pribadi Seorang Praktisi-

    PENYUSUN: Drs. Fachruddin

    PENERBIT: GUNUNG PESAGI Bandar Lampung, Anggota IKAPI Pusat No. 008/LPU

    ————————————————
    (saya salin tulisan pd hal.5, silahkan disimak)

    HASIL CUCIAN BUYA HAMKA, KH. ALI MAKSUM DAN PAK. AR.

    Ketika Asfanuddin Panjaitan muda masuk Prana Sakti, Prana Sakti dahulu belum lagi seperti sekarang ini. Setelah ilmu itu dikuasainya, maka datanglah pemuda asal Sumatra Utara itu kepada Buya Hamka, Kiyai Haji Ali Maksum dan Pak AR untuk mengkonsultasikan jurus dan bacaaan di Prana Sakti ini. Ketiga tokoh inilah yang membantu anak muda tersebut untuk memilah-milah ajaran Prana Sakti mana yang baik untuk diteruskan dan dikembangkan dan mana yang musyrik dan bertentangan dengan Islam untuk dihilangkan, lalu dibentuklah formulasi baru, uji coba dan eksperimen yang panjang sekali, setelah hasil uji coba dianggap memuaskan barulah dibakukan. Demikian keterangan Guru Besar.

    Ambil contoh jurus untuk mempengaruhi binatang yang galak agar tidak berniat mencelakakan seseorang, ditunjuklah seseorang untuk melasanakan jurus tertentu, setelah latihan intensif lalu ia diperintahkan untuk mengumpulkan beberapa ekor lebah lalu menggenggamnya….., tiba-tiba orang itu menjerit mengaduh, rupanya ia tersengat. Lalu jurus itu diperbaiki dan ia harus lebih menghayati arti Laailaaha Illallah, dan kali ini harus mengambil lebah dalam jumlah yang lebih banyak lagi, dan ternyata lebah itu tidak ada yang menyengatnya, setelah dilakukan berkali-kali dan hasilnya selalu sama, maka barulah jurus itu dibakukan dan berlaku hingga sekarang. Demikian juga eksperimen dilakukan bagi jurus-jurus yang lainnya.

    Eksperimen-eksperimen itu dilakukan setelah Buya Hamka, KH Ali Maksum dan Pak AR mencuci habis ajaran Prana Sakti dari segala sesuatu yang berbau syirik. Semoga Allah memberkati ketiga tokoh tersebut. Amin
    ————————————————————–

    demikianlah tulisan yg saya salin dari buku fotokopian yg saya miliki (buku aslinya adalah buku tua) yg sudah jelek sekali dan lecek, lalu pemilik buku menawarkan utk difotokopi supaya saya bisa memilikinya karena ditoko buku, buku tsb sudah tdk ada lagi dan tdk dicetak ulang.

    Dan pada saat sebelum saya masuk PS, sejarah mengenai PS pernah di cuci habis oleh Buya Hamka pernah juga saya jumpai disebuah web, tp saya tidak ingat web yg mana…

    Nah, mengenai PS pernah pula di cuci habis oleh MUI pernah pula saya baca postingannya disebuah web, dan bahkan web tersebut ditayangkan fotokopian fatwa dari MUI tsb bahwa Prana Sakti bukan klenik, tdk sesat dan tdk menyimpang dari islam dan syariat, artinya PS adalah legal dan sah. Nanti bila saya ketemukan blog yg menayangkan surat MUI tsb maka Insya Allah akan saya tayangkan disini :)

    Oh iya, ada yg ingin saya sampaikan mengenai ‘hikmah’ atau ‘rahasia’ :
    tarik napas=Laailaha
    buang napas=Ilallah,
    Saya pernah dikasih tahu rahasianya oleh senior,
    Jadi begini, senior tersebut kurang lebih berkata spt ini:

    “Coba ente bayangin atau lihatlah di film2 mengenai orang2 yg sekarat sebelum nafas yg terakhir. Nabi pernah bersabda, Bila kita mati mengucapkan Laailahailallah maka jaminannya adalah Surga”, saya jawab: “iya, betul”
    senior saya melanjutkan: “Nah, di PS sebenernya zikiran Laailahailallah adalah latihan utk sakratul maut, jadi nanti Insya Allah kalau ente sekarat sebelum mati, ente sempet berucap Laailahailallah…”
    saya bertanya, “lho, kok bisa??”
    senior saya pun akhirnya menjelaskan:
    “jadi begini, ente kan latihan PS caranya, tarik napas baca ‘Laailaha’ trus pas buang napasnya dilanjut ‘Ilallah’, nah, pd saat halusan maka ente wajib menarik napas dan membuang napas dg sangat lambat, nah, itu adalah simulasi sekarat alias napas diujung tenggorokan, tul ga??”

    lalu saya teringat film2 jadul (film2 perjuangan yg pernah saya tonton),
    disaat tokoh utama ditembak mati oleh kompeni, sang tokoh utama mengucap lirih kalimat tauhid dg sangat lambat sambil memegang dadanya yg tertembus peluru dg dimulutnya keluar banyak darah,
    sang tokoh dg wajah kesakitan dan dg susah payahnya mengucapkan mati2an:
    “laaaaailaaahaaa…..” kemudian di film tersebut, wajah sang tokoh utama makin kesakitan dan kepayahan utk melanjutkan bacaannya…
    dan akhirnya…
    sang tokoh pun menghembuskan (buang napas dg panjang sekali) sambil berucap:
    “….illaaalllaaaaaaaahhhhhhhhh…” ,lalu di film tersebut akhirnya sang tokoh utama akhirnya mati syahid krn mengucap Laailaahailallah pd hembusan napas terakhir.

    Nah, saya membayangkannya seperti itu, lalu dalam lamunan saya tersebut kemudian senior saya menepok pundak saya dan saya pun kaget, “kok ente bengong aja sih??”

    Saya: “nggak kok, cuman ngebayangin orang sekarat aja, dan ngebayangin gimana caranya disaat2 sekarat kira2 gimana cara mengucapkan kalimat tauhid tsb…”

    Senior saya: “nahh, ntu ente ngarti? Itulah hakekat dari tingkatan halusan, narik napas dg perlahan dan membaca Laailaha, kemudian buang napas dilanjut dg ilallah”,

    ***
    Sejujurnya, disaat latihan halusan saya merasakan seperti mau mati saja karena susahnya menarik dan membuang napas dg perlahan…

    Menurut logika saya, jikalau saya berlatih rutin spt itu, maka saya mengkhayal… mungkin saja nanti (Insya Allah) disaat saya sekarat,
    Pd saat napas terakhir,
    Saya menarik napas dg membaca laailaha, kemudian saya menderita (krn itu adalah) tarikan napas yg terakhir dalam hidup saya, lalu disaat detik2 menghembuskan napas yg terakhir, maka (Insya Allah) saya akan melanjutkan bacaan: ilallah….,
    Lalu roh saya pun lepas dari badan ini, dan saya pun dijamin masuk surga krn pd hembusan napas terakhir saya sempat berucap Laailahailallah walaupun dg tersenggal2 krn sulitnya berucap pd saat detik2 penghembusan napas yg terakhir.
    Itulah logika saya… seperti yg saya bayangkan di film2 perjuangan yg pernah saya tonton…

    Nah, saudaraku yg saya muliakan,
    Saya minta tolong kepada anda krn saya tahu anda adalah orang cerdas dan pintar,

    Permintaan saya sederhana:
    “Tolong simulasikan orang yg sekarat spt apa kira2 dan bagaimana pengucapan Laailahailallah –nya,”

    Tentunya menurut saya (kurang lebih seperti di film2) krn saya belum pernah melihat langsung orang yg sekarat…

    Sementara itu banyak kita saksikan kisah2 orang2 bejat saat meninggalnya bukan mengucapkan kalimat tauhid, tp disaat2 hembusan napas terakhir malah berucap: “minta birnya lagi dong bro..”, “goyang dangdut…goyang dangdu…”, dll
    (Ya Allah, janganlah diriku ini mati spt itu)

    rupanya bila kita pahami melalui ilmu psikologi, maka orang2 bejat tersebut mengapa berucap spt itu tidak lain adalah krn ‘alam bawah sadarnya’ sudah merekam kebiasaan ucapan seperti itu dlm kehidupan sehari2nya!!
    Krn sewaktu sekarat yg bermain adalah alam bawah sadar.

    Nah, latihan halusan di PS melatih ‘alam bawah sadar’ seseorang untuk membiasakan berucap Laailahailallah, krn itu para pelatih sewaktu kami dilapangan selalu menegaskan, “KONSENTRASI!!”, “HAYATI KALIMAT TAUHID!!”
    Tidak lain maksudnya adalah ‘menekankan’ atau ‘menguatkan’ alam bawah sadar kami utk senantiasa berucap Laailahailallah…

    Jadi nanti (Insya Allah) disaat2 sakratul maut, kami menghembuskan napas terakhir dg mengucapkan “..LAAAA..ILAAA…HAA…ILL..LLALL….LLLAAAAAAHHHHHHHHhhhhhh…..”

    (Amin Ya Allah!!)
    APAPUN YG TERJADI SAMPAI SAYA MATI SAYA TETAP BERPEGANG PADA LAAILAHAILALLAH

    ALLAHU AKBAR!!!!

    Praduga saya mengapa Buya Hamka mendukung PS…
    Mungkin…
    Karena….
    Metode zikiran tersebut…
    Yg melatih alam bawah sadar kita utk berucap kalimat tauhid…
    Disaat….
    Hembusan napas terakhir…..

    Duh, andaikata Buya Hamka masih hidup, niscaya akan saya tanyakan langsung ke beliau apa alasan beliau mengapa melegalkan dan bahkan menganjurkan prana sakti…

    (wallahu a’lam bisshowab)

    *beberapa tujuan atau hakekat cara pernapasan di PS sudah saya jabarkan diatas, semoga anda dan saudara2 yg lain yg sempat membaca tulisan saya ini memahaminya dan memakluminya…
    :)

    semoga Allah mengampuni diriku yg berlumuran dosa, jahil, dan bodoh ini.
    diriku ini hanya berharap nanti disaat sakratul maut, maka smoga Allah menggerakkan hatiku utk mengucapkan Laailahailallah,
    (Amin)

    • PENDAPAT SAYA:

      Supaya mudah membayangkannya saya tayangkan kembali skema yg lebih sederhananya:

      Tarik napas : (a) Laailaha
      Tahan napas: (b) (maaf, bacaan tidak dpt saya beritahu, etika perguruan)
      Buang napas: (c) ilallah
      (d) (maaf, bacaan tdk dpt saya beritahu, etika perguruan)

      Anda menganggap (b) adalah bacaan doa lain dan menyimpang dari kalimat tauhid?
      Salah besar!
      (anda telah “menduga-duga” dg prasangkaan anda)
      Perlu anda ketahui, (b) adalah merupakan (masih) bagian dari kalimat tauhid tersebut, krn saya sembunyikan jadinya anda mengira itu adalah kalimat baru yg ditambah2kan,,

      Sekiranya (b) adalah merupakan ‘teknik’,
      Bukan kalimat baru tetapi merupakan satu kesatuan bagian dari kalimat tauhid tsb, pokoknya… intinya ia adalah ‘teknik’, bukan pula bacaan ‘haaaaaa’,
      Bukan pula bacaan lain,

      Bilamana anda meluangkan waktu utk berdiskusi 4 mata atau diskusi kelompok secara ‘tatap muka’, maka mungkin a,b,c dan d akan diberitahukan kpd anda.

      MOHON MAAF JIKA JAWABAN SAYA AGAK TELAT 7 HARI SEBAB RAMADHAN KEMAREN DAN KETIKA PULANG KAMPUNG SAYA BENAR-BENAR INGIN ISTIRAHAT DARI KEGIATAN YANG MENGURAS WAKTU DAN FIKIRAN. TIDAK HANYA BLOG INI , SAYA PUNYA BLOG LAIN YANG JUGA SAYA PENDING UNTUK MENYAMPAIKAN TANGGAPAN DAN MENULIS ARTIKEL .
      kembali ke topik :
      anda ini maaf tidak salah jika saya sebut plin-plan, jika anda belajar bahasa indoensia yang baik dan benar maka, kata-kata anda yang mengatakan :
      Tarik napas : (a) Laailaha
      Tahan napas: (b) (maaf, bacaan tidak dpt saya beritahu, etika perguruan)
      Buang napas: (c) ilallah
      (d) (maaf, bacaan tdk dpt saya beritahu, etika perguruan)

      pada poin b anda mengatakan “maaf, bacaan tidak dpt saya beritahu” dan poin d “maaf, bacaan tidak dpt saya beritahu”
      bangsa indonesia manapun akan berpendapat bahwa disela bacaan laailaha ada bacaan lain, jika anda mengatakan membaca murni laailahailallah maka tentunya tidak akan anda mengatakan ada bacaan lain :P

      Jika anda tidak mau terbuka membuka rahasia maka sudah cukup anda tidak bisa berdiskusi dengan jantan, sebab bagaimana kita mencari tiik temu dalam berdiskusi jika poin penting tidak ada jelaskan. jika anda mengatakan tidak menggunakan haaa panjang namun poin B tidak anda jabarkan maka ini sudah merupakan bentuk ketakutan yang mencurigakan. alasan tidak boleh membuka rahasia perguruan adalah alasan klise. DIPERLUKAN KEJUJURAN WAHAI KAWAN :)

    • PENDAPAT SAYA:
      Justru kami meninggikan kalimat tauhid, sampai2 moto kami adalah: “Apapun Yang Terjadi Sampai Saya Mati Saya Tetap Berpegang Pada Laailahailallah.”

      saya akan mengeluarkan senjata rahasia yang bahkan anda sendii tidak akan bisa mengelak dari kesalahan pengucapan kalimat tauhid, saya dulu adalah praktisi tenaga dalam yang juga menggunakan kalimat tauhid dalam jurus alusan (ga ada beda “mungkin” dengan PS :) ). jika anda bergegang sampai mati pada kalimat tauhid maka tentu anda tidak akan mentolerir kesalahan dalam pengucapan kalimat tsb.

      PRAKTEK LANGSUNG :
      a. praktek membaca laailahailallah
      anda dan saya mari membaca laailahailallah. saya hitung ketika membacanya dengan benar maka waktu yang didapat adalah 3detik (bisa lebih sedikit)
      b. praktek gerak jurus dan nafas tenaga dalam
      contoh kasus : anda dan saya tentu tahu jurus 3 yaitu menorong kedua tangan kekepan sejajar dengan dada.
      dengan awalan kuda-kuda kaki kiri didepan maka waktu menarik tangan kearah dada disertai tarikan nafas disertai kaki kanan menggesek bumi sampai menyentuh kaki kiri , lalu kaki kanan bergerak lagi secara bersilang dengan telapak kaki digeser kebumi seiring dengan gerakan mendorong kedepan dada pada kedua tangan sembari menahan nafas dst hingga selesai gerakan sempurna membutuhkan waktu sekitar 20 detik karena menggunakan gerakan yang sangat pelan dan halus, jika nafas masih panjang gerak jurus bisa terus dilanjutkan hingga tidak kuat lagi menahan nafas.

      c. Penggabungan antara praktek membaca llaailahailallah dengan praktek gerak jurus dan nafas tenaga dalam

      ketika menarik nafas disertai dengan gerakan tangan menuju kedada dan kaki kanan menuju kaki kiri dengan digesekkan ditanah secara pelan, hingga kedua tangan menyentuh dada dan kaki kanan menyentuh kaki kiri (dengan gerakan halus dan pelan)membutuhkan waktu kurang lebih 10 detik. nah ketika menarik nafas dengan membaca laailaha yang cuma berkisar 1,5-2 detik maka ada waktu kosong 7-8 detik maka otomatis kalimat tauhid harus mengalah dengan menuruti gerakan jurus. jika hendak menyamakan gerakan jurus maka ada bagian kalimat laailaha yang akan
      dipanjangkan atau malah kalimat laailaha akan diputuskan. selama menahan nafas ketika masih melakukan gerak jurus apa yang anda baca, jika anda mengatakan masih membaca kalimat tauhid otomatis ada kalimat yang dipanjangkan secara berlebihan tidak mengikuti kaidah membaca yang benar (ini yang anda sembunyikan dengan alasan rahasia perguruan padahal inilah letak kesesatannya) .
      gerakan akhir ketika kaki kanan secara menyilang mulai bergerak dengan menggesekkan tepalak kaki kebumi disertai kedua tangan melakukan gerakan seperti mendorong dan akhirnyaKetika nafas sudah tidak kuat, dan jurus 3 sudah sempurna (dari kaki kiri didepan berganti dengan kaki kanan yang didepan dan kedua tangan sempurna lurus didepan dada) mengeluarkan nafas membutuhkan waktu 10 detik, maka jika akan menyinkronkan kalimat tauhid ilallah yang hanya berkisah 1.5 detik saja maka, ada dua kemungkinan bacaan kalimat tauhid diputus atau malah dipanjangkan. pada poin d yang anda rahasiakan disitulah letak penyimpangannya.

      MUNGKIN AGAK SUSAH SAYA MENJELASKANNYA,NAMUN ANDA PASTI PAHAM SEBAB ANDA PRAKTISI TD, NAMUN MUNGKIN JIKA ADA WAKTU AKAN SAYA REKAM VIDEO CONTOH NYATA PENYIMPANGAN GERAK JURUS DAN NAFAS DISERTAI DZIKIR TAUHID (CONTOH JURUS DAN DZIKIR YANG SALAH) DAN AKAN SAYA UPLOAD UNTUK ANDA

    • PENDAPAT SAYA:

      Mengenai bid’ah saya masih mempelajarinya, karena saya ini bodoh dan jahil maka pengetahuan saya mengenai bid’ah sangat minim tp saya sedang mempelajarinya pelan2,
      Utk sekarang ini saya sangat menghormati Habib Munzir,
      Krn itulah saya berusaha mempelajari “hakekat” bid’ah dari beliau melalui penjelasan beliau
      disini:

      http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=4611#4611

      kemudian disini juga ada penjelasan mengenai bid’ah tp tema utamanya tentang tahlil dan maulid:

      http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=7&id=1733#1733

      saya tidak mau berpolemik masalah bid’ah yang tidak berhubungan dengan tenaga dalam dan ilmu metafisika contohnya seperti tahlil dan maulid sebab bukan termasuk pokok bahasan dalam blog ini, namun perlu anda tahu dikalangan habaib sendiri terpecah dalam menyikapi bid’ah atau tidaknya maulid, lihat di

      http://www.alsofwah.or.id/?pilih=lihatakhbar&id=863

      ada jajaran habaib yang menentang dengan keras perayaan maulid, saya harap anda tidak taklid buta dengan 1 ulama saja, berikut ini jajaran jumhur ulama habaib yang menentang perayaan maulid (terserah anda mau mengikuti pendapat habib munzir seorang saja atau jumhur ulama, saya pribadi lebih mengikuti pendapat jumhur ulama):
      Yang menanda tangan risalah di atas:
      1. Habib Syaikh Abu Bakar bin Haddar al-Haddar (Ketua Yayasan Sosial “Adhdhamir al-Khairiyah” di Traim)
      2. Habib Syaikh Aiman bin Salim al-Aththos (Guru Ilmu Syari’ah di SMP dan Khatib di Abu ‘Uraisy)
      3. Habib Syaikh Hasan bin Ali al-Bar (Dosen Kebudayaan Islam Fakultas Teknologi di Damam dan Imam serta khatib di Zhahran.
      4. Habib Syaikh Husain bin Alawi al-Habsyi (Bendahara Umum “Muntada al-Ghail ats-Tsaqafi al-Ijtima’I di Ghail Bawazir)
      5. Habib Syaikh Shalih bin Bukhait Maula ad-Duwailah (Pembimbing al-Maktab at-Ta’awuni Li ad-Da’wah wal Irsyad wa Taujih al-Jaliyat, dan Imam serta Khatib di Kharj).
      6. Habib Syaikh Abdullah bin Faishal al-Ahdal (Ketua Yayasan ar-Rahmah al-Khairiyah, dan Imam serta Khatib Jami’ ar-Rahmah di Syahr).
      7. Habib Syaikh DR. ‘Ishom bin Hasyim al-Jufri (Act. Profesor Fakultas Syari’ah Jurusan Ekonomi Islam di Universitas Ummu al-Qurra’, Imam dan Khotib di Mekkah).
      8. Habib Syaikh ‘Alawi bin Abdul Qadir as-Segaf (Pembina Umum Mauqi’ ad-Durar as-Saniyah)
      9. Habib Syaikh Muhammad bin Abdullah al-Maqdi (Pembina Umum Mauqi’ ash-Shufiyah, Imam dan Khotib di Damam).
      10. Habib Syaikh Muhammad bin Muhsi al-Baiti (Ketua Yayasan al-Fajri al-Khoiriyah, Imam dan Khotib Jami’ ar-Rahman di al-Mukala
      11. Habib Syaikh Muhammad Sami bin Abdullah Syihab (Dosen di LIPIA Jakarta)
      12. Habib Syaikh DR. Hasyim bin ‘Ali al-Ahdal (Prof di Universitas Ummul Qurra’ di Mekkah al-Mukarramah Pondok Ta’limu al-Lughah al-‘Arabiyah Li Ghairi an-Nathiqin Biha).

    • bila anda bertanya mengapa saya menjadikan Habib Munzir sebagai panutan saya?

      Jawabannya krn Saya melihat sifat2 mulia beliau, yaitu:
      – Diantaranya selain beliau fasih bahasa arab juga hapal Al-Qur’an beserta beberapa tafsir dari imam besar.
      – Beliau hafal puluhan ribu hingga ratusan ribu hadist beserta sanadnya.
      – Beliau rutin salat tahajud setiap harinya tanpa putus (berdasarkan kesaksian murid2 setianya)
      – Beliau selalu berzikir: Allah..Allah..Allah.. dan zikiran lainnya (istigfar, kalimat tauhid, dll) sepanjang hari hingga diperkirakan jumlah zikirannya menyampai puluhan ribu.
      – Beliau sangat kharismatik dan berwibawa, sehingga apabila saya bertatap muka dg beliau dlm jarak 1 meter saja maka hati saya… (gimanaaaa gituu..) mungkin krn kharismanya beliau
      Itulah alasan mengapa saya sangat menghormati beliau, sehingga apabila beliau mengeluarkan pendapat atau bahkan fatwa maka dengan suka cita saya akan mengikutinya

      Wahai saudaraku, secara dzahir terlihat alim belumlah tentu habib mundzir tidak terlepas dari salah dan dosa, maka sangat tidak wajar jika anda hanya taklid buta dengan beliau. Setiap dari ulama memiliki pemahaman yang berbeda tentang syariat Islam bergantung pada tingkat kemampuan dan kadar keilmuan masing-masing, yang sangat ditentukan oleh besarnya keimanan dan kemampuan menanggalkan kepentingan hawa nafsu. Realitas menyodorkan kenyataan, antara ulama satu dengan yang lainnya tidak satu dalam pemahaman mengenai apa yang disampaikan oleh Rasulullah atau mengenai ayat yang terdapat dalam Al-Qur’an.
      Imam Asy-Syafi’i rahimahullah mengatakan, “Apabila kalian menemukan pendapat di dalam kitabku yang berseberangan dengan sunnah rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ambillah sunnah tersebut dan tinggalkan pendapatku.” (Al-Majmu’ 1/63).
      imam Ahmad bin Hambal rahimahullah mengatakan,
      “Janganlah kalian taklid kepadaku, jangan pula bertaklid kepada Malik, ats-Tsauri, al-Auza’i, tapi ikutilah dalil.” (I’lam al-Muwaqqi’in 2/201;Asy-Syamilah,).
      para ulama sekaliber imam Syafi’i dan Imam ahmad saja sangat tidak menganjurkan taklid buta,jika habib mundzir atau Buya hamka mengeluarkan fawa yang menyimpang dari alqur’an dan sunnah maka sangat salah jika kita tetap mengikuti fatwa mereka . Allahumusta’an!

    • Andaikata anda selevel atau ‘maqom’ anda setingkat dg beliau maka saya dg suka cita akan mematuhi anda bilamana anda mengatakan, “senam pernapasan adalah sesat!”, “PS adalah musryik!!),
      itu Jikalau anda selevel dg habib munzir dan sifat2 mulia beliau dimiliki oleh anda pula, niscaya saya patuh dan menjadi pendukung dan pengikut setia anda

      dari mana anda bisa membedakan tingkat keimanan seseorang, jika hanya sekedar hapal alqur’an, hapal ribuan hadits beserta sanadnya, selalu berdzikir tiap saat tidaklah menentukan seorang itu amal ibadahnya diterima Allah, dibadingkan dengan umat islam yang punya ilmu agama standar (seperti halnya saya, juga anda). Anda harus tahu bahwa kaum khawarij bahkan lebih hebat dari manusia pada umumnya dalam hal ibadah kepada Allah juga dalam ilmu keislaman, namun ilmu mereka sia-sia akibat kefanatikan mereka yang berlebihan .
      Rasulullah saw bersabda: ”Nanti akan muncul diantara umatku kaum yang membaca Al-Quran, bacaan kamu tidak ada nilainya dibandingkan bacaan mereka, dan shalat kamu tidak ada nilainya dibandingkan shalat mereka, dan puasa kamu tidak ada artinya dibandingkan puasa mereka, mereka membaca Al-Quran sehingga kamu akan menyangka bahwasanya Quran itu milik mereka sahaja, padahal sebenarnya Quran itu akan melaknat mereka, Tidaklah shalat mereka melalui kerongkongan mereka, mereka itu akan memecah agama Islam sebagaimana keluarnya anak panah daripada busurnya ” (Sahih Muslim/ 2467, Sunan Abu Daud/4748 ).

      Jikalau anda selevel dg habib munzir dan sifat2 mulia beliau dimiliki oleh anda pula, niscaya saya patuh dan menjadi pendukung dan pengikut setia anda

      wahai saudaraku janganlah anda membeda-bedakan amal ibadah seseorang, anda telah membedakan amal ibadah saya dengan habib mundzir, anda “merendahkan saya” dan menganggap habib anda ilmu dan ibadahnya lebih hebat dari saya. Padahal rasulullah sangat mencela seseorang yang merendahkan ilmu dan ibadah orang lain. sebagaimana Said al Khudri menyatakan bahwa Rasulullah saw bersabda: Nanti akan muncul diantara kamu kaum yang menghina shalat kamu dibandingkan dengan shalat mereka, dan puasa kamu dibandingkan dengan puasa mereka, amal perbuatan kamu dibandingkan dengan amap perbuatan mereka, mereka itu membaca Al-Quran tetapi bacaan mereka tidakakan melewati kerongkongan mereka, dan mereka akan memecah agama sebagaimana anak panah keluar dari busurnya ” (Sahih Bukhari/5058 ).

    • “jadi begini, ente kan latihan PS caranya, tarik napas baca ‘Laailaha’ trus pas buang napasnya dilanjut ‘Ilallah’, nah, pd saat halusan maka ente wajib menarik napas dan membuang napas dg sangat lambat, nah, itu adalah simulasi sekarat alias napas diujung tenggorokan, tul ga??”

      Sya mau bertanya kepada anda, berapa lama anda menarik nafas, menahan nafas dan membuang nafas pada saat alusan??? dan akan kita sinkronkan dengan membaca kalimat laailahailallah yang shahih yang berkisar 3 detik :) saya jamin anda ga sanggung untuk menjawabnya dengan tegas :)

    • Dan pada saat sebelum saya masuk PS, sejarah mengenai PS pernah di cuci habis oleh Buya Hamka pernah juga saya jumpai disebuah web, tp saya tidak ingat web yg mana…

      Nah, mengenai PS pernah pula di cuci habis oleh MUI pernah pula saya baca postingannya disebuah web, dan bahkan web tersebut ditayangkan fotokopian fatwa dari MUI tsb bahwa Prana Sakti bukan klenik, tdk sesat dan tdk menyimpang dari islam dan syariat, artinya PS adalah legal dan sah. Nanti bila saya ketemukan blog yg menayangkan surat MUI tsb maka Insya Allah akan saya tayangkan disini

      Sudah menjai tabi’at “buruk” para praktisi tenaga dalam dan ilmu metafisika yang menyembunyikan pelajaran sihir pada tenaga dalam, selalu dan selalu yang ditonjolkan adalah sisi kesehatan dan persaudaraan :), saya pernah di Telpon anggota MUI Riau yang menanyakan pada saya hakikat reiki sebenarnya, beliau sangat terkejut ketika saya sertakan fakta dan data kesesatan reiki. Sebab sebelumnya ada praktisi reiki mengatakan pada MUI riau bahwa reiki murni kesehatan saja dan sama metodenya dengan pengobatan rasul (pengobtan dengan metode peletakan tangan).
      Tidak jauh beda dengan tabi’at buruk praktisi TD yang jika berhadapan dengan alim ulama yang dijelaskan hanya seputar kesehatan dan persaudaraan (atau juga embel-embel da’wah islam) dan selalu menyembunyikan sisi “kritis” sihir tenaga dalam.

      BERANIKAH PRAKTISI TD MENJELASKAN PADA ALIM ULAMA BAHWA :
      1. Dengan belajar tenaga dalam/ilmu metafisika seorang bisa menjadi sakti karena dengan menyalurkan energinya kebagian tubuh tertentu seseorang bisa kebal.
      2. Dengan kekuatan fungsi jurus bisa mengalahkan musuh dari jarak jauh.
      3. Latihan aplikasi jurus tenaga dalam, seorang murid diharuskan untuk bisa emosi / marah dalam latihan menyerang.
      4. Pada Keilmuan Td dan TM diajarkan menjadi seorang dukun / Paranormal
      a. Ada Keilmuan TD/TM untuk membuat seseorang jatuh cinta
      b. Ilmu Santet pada TD/TM
      c. Penyembuhan pada TD/TM
      d. Mendeteksi / meramal barang hilang atau makhluk halus
      e. Bisa mengetahui masa lalu dan masa depan
      f. Tahu Isi hati orang lain
      5. Pada Keilmuan TD/TM ada tekhnik mengisi benda hidup atau benda mati untuk berbagai macam keperluan
      6. Pada keilmuan TD/Tm ada tekhnik pembentengan benda hidup/mati dari segala mara bahaya.
      7. Pada keilmuan TD/Tm ada tekhnik untuk mengusir jin pengganggu
      Penjelasan lengkap lihat di http://metafisis.wordpress.com/2009/11/22/penyimpangan-dan-kesesatan-keilmuan-tenaga-dalam/

      SAYA JAMIN JIKA ILMU SIHIR TD SECARA GAMBLANG DIJELASKAN MAKA TIDAK AKAN ADA PARA ALIM ULAMA MEREKOMEDASIKAN TD!
      berlatih tenaga dalam dan ilmu metafisika bagi saya tidak lebih dari latihan menjadi dukun modern :)

      • ikut komentar ni PA……kalo mo tabayun langsung wak ke PS Pusat Yogya….nggak usah ngaku2lah apa yang anda ketahui sekarang seperti itulah PS…..anda akan diterima dengan baik …..tapi itupun kalo anda ingin mendapat penjelasan yang benar mengenai PS.. …supaya anda nggak debat kusir disini kalo perlu nanti disana di rekam biar otentik…tapi saya kira anda nggak brani tu

  24. @ banyak dosanya (semoga Allah memaafkan dosa-dosanya).

    Saya sangat menghargai usaha anda dalam belajar yang terlebih dahulu melalui proses pengkajian apakah ilmu yang akan dipelajari boleh/tidak untuk dipelajari apalagi sampai shalat istikharah untuk memutuskannya.

    Pada sesi ini saya hanya menyimak untuk mengambil manfaat (wawasan) dari yang didiskusikan.

    @ umum

    Yang saya tau dzikir hanya mengucapkan “Allah..Allah..Allah..” itu tidak boleh. Saya pernah dijelaskan sebab-sebabnya tapi lupa (sudah lama), yg saya ingat hukumnya saja yaitu tidak boleh. Untuk hal ini saya minta penjelasan/kajiannya mengenai hukum dzikir yg hanya mengucapkan “Allah”.

    Syukron atas informasi yg akan diberikannya.

    • Alhamdulillah, saya sudah menanyakan pada beberapa ustadz dan dijelaskan secara ringkas bahwa dzikir hanya menyebut ‘Allah’ tidak apa-apa (boleh).

  25. Yth. Banyak dosanya,
    Lho saya dulu seingatku (kalao tidak salah) sekitar tahun 1976 saya menjadi murid langsung Bang Asfanudin Panjaitan di Serangan-Jogja kok sampai jurus halusan , kemudian juga seperti anda memohon petunjuk kepada ALLAH dengan sholat istikharoh dan tahajjud , apakah yang saya lakukan di PS itu benar menurut ALLAH …..Eeeee….saya baca Al-Qur’an kok (1)tentang bacaan /dzikir/ lafad LAILAHAILLALLAH) ketemu Al-A’raaf ayat 180, (2) tentang sambil menahan nafas, juga berdzikir, juga membayangkan jurus eee…ketemu surat Surat An-Nisaa’ ayat 116 s/d 119 ; (3) tentang timbulnya tenaga kok ketemu Surat Al-Jin ayat 19.
    Naaah lalu gimana sebenarnya menyebut ASMA’UL HUSNA /dzikir yang benar menurut Al-Qur’an ketemu Surat Al-A’raaf ayat 205 , dst. gitu je…….jadi saya tidak memfitnah itu yang kami alami/hayati karena saya gandrung kebenaran…gitu lho….tidak fitnah…yo ayo diskusi dengan HATI NURANI bukan dengan NAFSU gitu lho maksud saya……..Yaaaa….kalao ini membuat nafsumu marah-marah gitu ya saya mohon maaf….semua ini ya saya hanya berpasrah diri pada ALLAH…….tawakkal………saya minta maaf ya moooooooassss………..kalao anda bertahan dengan keyakinanmu wong itu bukan urusanku kok , namun itu urusan ALLAH…….gitu saja kok repot………….Assalamu’alaikum …………..

    • Saya hanya menghargai proses belajar yg dimulai dengan niat baik dan bukan berarti pembenaran untuk perbuatan yg salah/sesat.

      Silahkan dilanjut diskusinya.

    • @bertuhan1 :
      “Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadah), hampir saja jin-jin itu desak mendesak mengerumuninya. (Al -Jin ayat 19 )……dari penafsiran dangkal anda yang “semau ente”… saya nggak liat tuh ada korelasi timbulnya tenga dalam dengan makna Surah ini……nggak usah maksain lah mas……nggak ngerti bilang ngerti…..he…he…he…….

    • Alhamdulillah. Terimakasih Bung Bertuhan1 atas informasinya mengenai dzikir, bermanfaat bagi saya.

      @ All

      Untuk menghindari “multi tafsir” dari ekspresi menyampaikan informasi seperti tertawa “haha../hehe..”
      sekiranya kita gunakan senyuman saja, kecuali pd sikon yg “tepat” :)

    • @bertuhan1:

      PERNYATAAN ANDA:
      “Lho saya dulu seingatku (kalao tidak salah) sekitar tahun 1976 saya menjadi murid langsung Bang Asfanudin Panjaitan di Serangan-Jogja kok sampai jurus halusan”

      KOMENTAR SAYA:
      pernyataan anda ini harus dibuktikan dulu, dicek di database-nya PS pusat apakah skitar tahun2 1976-an anda benar pernah mendaftar di PS??
      atau anda hanya mengaku2 saja pernah berguru di PS?
      ini pun harus dibuktikan dulu, bila tidak maka anda kembali “memfitnah”,

      ingat, fitnah anda terhadap PS yaitu pernyataan bacaan “HAAAAA”,
      disini anda jelas2 sudah memfitnah PS!!
      dan sayangnya…. anda tdk mau minta maaf :(

      sehingga menimbulkan kesan seolah2 anda tdk berjiwa besar, tdk sportif (dlm berdiskusi), tdk mau kalah dan yg bahayanya: “sok pintar” :(

      saran saya:
      tunjukan jiwa besar anda!
      anda minta maaf dulu mengenai fitnahan anda mengenai bacaan “Ha” menjadi “haaaa”,
      …saya penasaran dg anda… setelah anda membaca komentar saya ini apakah anda mau meminta maaf atau anda masih saja “berkelit” spt belut :p
      (gunakan hati nurani anda)

      PERNYATAAN ANDA:
      “saya baca Al-Qur’an kok (1)tentang bacaan /dzikir/ lafad LAILAHAILLALLAH) ketemu Al-A’raaf ayat 180, (2) tentang sambil menahan nafas, juga berdzikir, juga membayangkan jurus eee…ketemu surat Surat An-Nisaa’ ayat 116 s/d 119 ; (3) tentang timbulnya tenaga kok ketemu Surat Al-Jin ayat 19..”

      KOMENTAR SAYA:
      Maaf, dosa2 saya amat sangat banyak dan ditambah saya ini sangat bodoh,
      anda menterjemahkan /mentafsirkan ayat2 tsb dg “sesuka hati”,
      Ini bisa menyesatkan!
      Krn bisa jadi di mata Allah ternyata anda yg lebih bodoh dari saya (wallahu a’lam bisshowab)

      Sesuai tanda2 kiamat kecil (yg pernah saya baca), yg intinya:
      – orang2 bodoh yg berfatwa tanpa ilmu.
      – Orang2 bodoh yg mentafsirkan ayat Al Qur’an tanpa ilmu

      Silahkan anda lihat fatwa2 Habib Munzir mengenai hukum belajar tenaga dalam,
      Fatwa beliau:
      Bila belajar tenaga dalam maka hukumnya Mubah. Kalau bertentangan dg syariat maka haram, jikalau tdk bertentangan dg syariat maka mubah dan kalau utk kebaikan (misalnya utk mengobati) maka berpahala.

      Sementara itu ulama besar sekelas Buya Hamka sudah menyatakan dg terang2an bahwa PS tdk sesat dan tdk menyesatkan.
      (Sedangkan fatwa dari ulama2 besar lainnya mengenai tenaga dalam belum saya kaji, patokan saya hanya dari kedua ulama besar itu saja)

      saya tidak menerima mentah2 fatwa dari orang2 yg bisanya cuman “copy-paste” lalu menyimpulkannya dg pikiran sendiri!
      kalau spt itu saya pun dan orang lain juga bisa :(
      jadi nantinya diskusi ini akan menjadi diskusinya orang2 bodoh karena didalamnya orang2 bodoh berdebat dg orang2 bodoh lainnya.
      Karena itulah kita harus punya panutan/guru, dan guru besar saya (saat ini) adalah Habib Munzir dan Buya Hamka :)

      Nah, anda ini siapa?? berani meng-kafirkan/mencap orang lain musyrik, sementara itu Habib Munzir saja menasehati murid2nya utk hati2 dlm menuduh orang lain musyrik!!

      Apakah level (maqom) anda lebih tinggi dari Habib Munzir?
      Apakah anda lebih pintar dan lebih mulia dari Buya Hamka?

      Bilamana level (maqom) anda lebih tinggi dari Habib Munzir dan Buya Hamka lalu anda mengatakan PS musyrik maka tanpa pikir panjang saya akan tinggalkan PS skrng juga dan akan menjadi pengikut setia anda :)

      PERNYATAAN ANDA:
      “..gitu je…….jadi saya tidak memfitnah itu yang kami alami/hayati karena saya gandrung kebenaran…gitu lho….tidak fitnah…yo ayo diskusi dengan HATI NURANI bukan dengan NAFSU gitu lho maksud saya……..Yaaaa….”

      KOMENTAR SAYA:
      Maaf, saya tdk mengerti tulisan anda :(
      Bahasa anda amburadul, saya tdk mengerti ucapan anda, tulisan anda tersebut seolah2 menunjukkan anda adalah orang yg tdk berpendidikan dan gaya bicara spt itu spt gaya bicaranya anak kecil (bocah2 ABG) :p

      Saran saya: berucaplah dg ucapan yg jelas, berpendidikan, dan mudah dipahami (terutama) oleh mereka yg awam agar diskusi kita ini bisa dipahami oleh siapa saja yg membacanya.
      Nah, bahasa anda saja amburadul begitu sementara itu anda berbicara mengenai ayat Al Quran (seolah2 anda adalah pakar Al Quran), bagaimana orang lain bs mempercayai anda??

      cara penulisan anda saja sudah amburadul begitu sudah berani mentafsirkan ayat dg sesuka hati…

      Bukankah ini yg dinamakan dg ‘bodoh’??
      (renungilah wahai saudaraku)

      KESIMPULAN:
      – anda mengaku pernah belajar PS, ini hrs dibuktikan dulu
      – anda belum minta maaf mengenai prasangka anda dlm bacaan ‘haaaa’, silahkan berjiwa besar utk minta maaf dulu, setelah itu mari kita lanjutkan diskusinya.
      – Bila anda tdk mau dikatakan bodoh, maka dlm berkomentar tulislah dg bahasa yg baik dan mudah dimengerti yg menunjukkan anda adalah orang terpelajar, bukan anak kecil dan bodoh pula.
      – Hati2lah dlm mengutip ayat Al Qur’an, kecuali anda hapal Qur’an dan hapal beberapa tafsir dari ulama2 besar maka silahkan saja kalau anda mau mengutip dari ayat Al-Qur’an. Bila anda tdk hapal (paham) Al Qur’an lalu mentafsirkannya berdasarkan hati nurani anda, maka anda saya katakan: BODOH :p

      PERNYATAAN ANDA:
      “…saya hanya berpasrah diri pada ALLAH…….tawakkal……”

      KOMENTAR SAYA:
      Saya sependapat dg anda,
      Saya , anda (bertuhan1), Perdana Akhmad S.Psi (pemilik blog ini) dan yg lainnya juga berusaha berpasrah diri pada Allah….tawakal…

      PERNYATAAN ANDA:
      “..kalao anda bertahan dengan keyakinanmu wong itu bukan urusanku kok , namun itu urusan ALLAH…….gitu saja kok repot……”

      KOMENTAR SAYA:
      Nah, kalau anda sudah memaklumi keyakinan saya ini lantas mengapa anda masih ikut berdiskusi?
      Saya pernah melihat tulisan (entah dimana): “perbedaan itu indah”,
      Setelah saya pahami, Ungkapan tsb ternyata ada benar dan ada salahnya juga :)

      Mengenai PS (senam pernapasan) yg saya pelajari ini sudah di halalkan oleh kedua ulama besar, yaitu Habib Munzir dan Buya Hamka, mengenai tenaga dalam, bila anda tetap ngotot mengatakannya haram ‘mempelajarinya’ silahkan saja anda lawan kedua ulama besar tersebut.

      Demikianlah saudaraku,

      • SUDAH PARA SEPUH PRANA SAKTI..JGN DIPERPANJANG…ORANG INI LEBIH BODOH DARI KELEDAI…

        NGAPAIN DITANGGAPI ORANG2 BODOH TAPI SOK PINTAR…YANG HANYA BISA MEMFITNAH…DAN MENGADU DOMBA…HANYA BERANI MENULIS TAPI TAK ADA NYALI BERKATA2….

  26. Yth. Hyimak aja,
    Tentang dzikir /menyebut ALLAH itu berdasarkan Al-Qur’an : untuk (1) bila MENYEBUT itu dalam NAFS ….(yang dalam Al-Qur’an ada 7 macam Nafs)..dengan tidak mengeraskan suara,dengan rasa rendah diri dan rasa takut…dst sesuai surat Al-A’raaf ayat 205 dan (2) bila kita menyeru (=bersuara)…..ALLAH …. maka sesuai dengan surat Al-Israa’ ayat 110….Serulah ALLAH atau serulah Ar-Rahman .Dengan nama yang mana saja kamu seru.Dia mempunyai asmaaul husna….dst.
    Waduh dengan pemahamanku yang saya sampikan ini ada yang tersinggung lagi nggak yaaaaaa………yooooo….saya minta maaf bila ada….wong saya ini cuma ibadah kok….semata mata mencari ridho ALLAH kok…yaaaaa. Assalamu’alaikum.

  27. @bertuhan1 :
    makanya anda jadi murid yang pintar jangan jadi murid yang tulalit …teruss menduga2 tanpa cek n ricek sama yang faham…..truss dengan alasan mengutarakan pemahaman anda yang dangkal anda sudah brani mencap syirik orang lain……kalo benar yang anda katakan kita harus jujur dan karena Allah dalam hal ingat mengingatkan sesama muslim…..tanya kedalam hati anda secara jujur…benar apa tidak tindakan anda mencap syirik orang lain tanpa periksa terlebih dahulu….malah anda masih berkelit….ketika sudah panjang lebar dijelaskan masalah Ha yang pendek yang anda sebutkan panjang ( karena kebodohan anda)…malu dong mas,,,nggak salah kok minta maaf kalo keliru…..tapi nggak usah setengah hati lah permohonan maafnya…..dengan alasan “wong saya ini cuma ibadah kok”…..Allah Maha Tahu dengan segala yang anda sembunyikan ….

  28. Hai qinoi
    Apa anda membaca tulisan ini dengan hati nurani atau kejujuran apa dengan hawa nafsumu ? saya sejak tahun 1976 sudah akrab dengan Bang Zen, dll. dan apakah PS punya data base di komputer atau belum pada tahun itu ya ? …..dulu belum banyak yang menjadi murid Bang Asfan seperti sekarang ini saya angkatan 12 kok dan menjadi pelatih baik di gedung Sitihinggil , di pantai Samas, dll. bahkan dulu pernah diajak bergabung dengan Mas Mar di perguruan Satria Nusantara ..tapi karena kesibukan pekerjaan saya tidak bergabung , dan kalau mas qinoi (yang bertangan /berotak panas itu ) bersama mas Banyak Dosanya itu ketemu didarat mari berdiskusi , datanglah ke Jogja ,disini saya tidak membual. tapi mencari kebenaran yang tolok ukurnya Al-Qur’an dan Hadist lho…Lha wong saya menghayati ilmu PS itu bertahun tahun dan saya telah uji ilmu ini dengan berbagai ilmu lain dari perguruan di Garut/Pamempeg , jawa tengah/semarang, jawa timur(berbagai perguruan), dan Bali (ilmu leak) dan praktek mengobati yang pasien saya yang berhasil sembuh juga banyak kok…..eeeee saya sadar setelah menemui teman teman kami/guru PS yang sering ngobati orang pada akhirnya mendapat sakit nggak bisa ngobati dirinya hingga berakhir meninggal dunia……nah ketemu ayatnya yakni akhir dari ayat 180 surat Al-A’raaf. Dan masalah syirik itu yang mengecap adalah Surat An-Nisaa’ ayat 116 s/d 119 disini membayangkan jurus adalah termasuk tindakan mengangan-angan kosong( apa Nabi mengajarkan itu dalam ibadah ? ) . Dan masalah tenaga dalam yang timbul adalah pada saat jin yang mengerumuni saat umat Muhammad beribadah maka yang masuk adalah jin kafir (yang suka LAILAHA=tiada Tuhan) dan jin yang masuk tersebut terlempar keluar tubuh saat disebut ILLALLAH. Coba praktekkan kalau HA itu pendek apakah ada tenaga yang keluar ????? bisa tidak ? jadi malah aku bertanya pada mas Qinoi ini faham ilmu ini ? kalao tidak jangan membakar bakar mas nanti terkena adzap ALLAH seperti abu lahap dalam surat Al-Lahab lho….wong nggak ngerti kok nimbrung……saya minta maaf itu setelah menyadari bahwa mas Banyak Dosanya tetap ngotot…tidak mau jujur kok. Saya sadar wong Nabi saja tidak bisa menyadarkan paman pamannya karena ada dari zaman Nabi hingga saat ini ada orang sejenis abu lahap yang nggak bisa menerima kebenaran malah menyerang menantang dengan pedang kok. Tugas saya itu hanya menyampaikan to……..apa kamu juga hatimu sekeras batu ? tak bisa menerima kebenaran ? sudahlah kalao begitu puasa puasa kok bicaranya(tulisan mas qinoi gitu sepertinya nggak puasa ya……..saya salah alamat bicara dengan yang sejenis kamu he…he…….he

    • Kasian sekali ya anda…sampe segitu sewotnya…..itulah tanda kerendahan akal…..he…he…he…..anda kan cuma nggak tau saya aja , seolah-olah cuma anda yang pernah belajar TD……kwkwkwkwkwkwk……banyak banyak baca buku la…..yaaaauuuuu

      • Jenis Qinoy ini jangan-jangan termasuk Firman ALLAH pada surat Al A’raaf ayat 176 : ….”Dan kalau Kami kehendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajad)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, MAKA PERUMPAMAANNYA SEPERTI ANJING JIKA KAMU MENGHALAUNYA DIULURKANNYA LIDAHNYA DAN JIKA KAMU MEMBIARKANNYA DIA MENGULURKAN LIDAHNYA (JUGA). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceriterakanlah (kepada mereka) kisah kisah itu agar mereka berfikir “………….Maha benar ALLAH dengan segala Firmannya.

  29. Yth. Hyimak Saja :
    Saya berterima kasih atas saranmu tentang penggunaan kata he..he…he…. , itu semata mata maksudku aku berusaha senyum, hanya gara gara saya gagap tehnologi nggak bisa menampilkan gambar orang mesem, ya kugunakan he…he….he…..yang dibalik itu saya tidak berdiskusi dengan emosi namun dengan hati berdasarkan apa yang saya alami/hayati/lakukan bukan berdasarkan otak namun hati nurani.. Tujuanku nimbrung didiskusi ini adalah agar orang lain tidak mengalami seperti saya yang menerima firman ALLAH di akhir surat Al-A’raaf ayat 180 ………Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”……..seperti teman-temanku seperguruan PS dulu (contohnya Mas Marsudi dll. ) yang mempraktekkan bahkan menjadi guru PS(karena mengajarkan ilmu PS ini pada orang lain= guru PS) , di akhir hayatnya menderita penyakit yang pihak rumah sakit angkat tangan je. Dan kalao dikatakan saya tidak berpendidikan karena susunan kata kata amburadul maka mungkin saya yang lulusan UGM ini ya gimana lagi wong selain gagap tehnologi kompiuter (dulu kuliah memang belum bisa kompiuter wong nggak seperti saat ini ngglasah dimana mana ada kompiuter ) apalagi untuk menguasai Al-Qur’an karena saya mung mondok di Langitan /ndeso sabrang Babat Jatim dan waktu di jogja yo mung ngenger di Lempuyangan dan ngalong di Krapyak., ya seperti Kyai Akhmad Dahlan itu selama hidup berdakwah kok hanya menyampaikan 17 kelompok ayat – ayat Al-Qur’an , nggak semua ayat Al-Qur’an.!!!!!! Dan Karena saya merasa kuwajiban saya untuk menyampaikan faham saya yang dikatakan ilmunya cetek OLEH ORANG ORANG CERDIK PANDAI DI BLOG INI saya anggap cukup , maka saya mengakhiri KEIKUT SERTAAN menyampaikan/ berdiskusi tentang ilmu tenaga dalam di blog ini. karena diatas langit masih ada langit itu kusadari betul maka saya akhiri ALKHAMDULILLAH ..dan …ASSALAMU’ALAIKUM …………….

    • Berbagi pengalaman tentu bermanfaat untuk yg lainnya. Mengkaji keilmuan khususnya TD/TM bagi yang mempelajari tentu sangat diharuskan karena hal tersebut sangat rentan dan tipis perbedaannya dengan kesyirikan. Contoh dari hadits berikut

      “Ramalan mujur-sial adalah syirik. (Beliau mengulanginya tiga kali) dan tiap orang pasti terlintas dalam hatinya perasaan demikian, tetapi Allah menghilangkan perasaan itu dengan bertawakal. (HR. Bukhari dan Muslim)
      Penjelasan:
      Thair artinya burung. Ramalan tentang mujur dan sial semula dikaitkan dengan burung yaitu suara atau arah terbangnya.”

      Kajian saya yang awam ini:
      Dari keterangan hadits tersebut dapat diketahui tidak ada “penyembahan/sujud dan permohonan/doa” kepada selain Allah, yaitu hanya mempercayai arah terbang dan suara burung terhadap ramalan mujur-sial seseorang tapi itu sudah masuk kategori syirik.

      @ Bertuhan1

      Amalkan ilmu dan pengetahuan anda, tentunya sesuai kadar pengetahuan masing-masing. Jika ada kekeliruan faham mari kita saling mengingatkan dan berlapang dada.

      Saya yakin, blog ini dibuat tidak hanya untuk perdebatan. Adanya ruang diskusi tentu dapat dijadikan media pembelajaran untuk saling “mengisi”.

      Taqoballahu Minna Wa Minkum (Semoga Allah menerima ibadah kita semua), amin.

      • Yth. Hyimak Saja,
        Terimakasih, sungguh kata-katamu menyejukkan hati dan sekalilagi terimakasih pada hari sore di hari puasa ini hatiku tersiram kata-katamu yang sejuk dan penuh kedamaian serta penuh keikhlasan hati.
        Terimakasih
        Assalamu’alaikum.

  30. 1. Ruqyah syariyah benar adanya. 2. Metode terapi ada yang pakai secara murni dan ada yang terkontaminasi. Apapun perguruan anda boleh jadi ilmu anda bukan syirik kalau udah dicek oleh pakar yang ahli memang boleh. Tapi kalau dicek ada unsur sihir dan syirik haram dunk. Sihir yang boleh kata nabi saw adalah kalimah thoyyibah tanpa aneh-aneh. Baca dulu kitab tauhid muhammad bin abdul wahhab siapa tahu ilmu anda boleh, jangan antipati dulu sama beliau. Malah di buku beliau disebut ada ulama membolehkan jimat pakai tulisan al Quran. Tapi beliau ihtiyat menidak bolehkan. Adapun yang mengamalkan tidak beliau cela. Coba baca juga thibbun nabawiy ibnul qoyim. Kalau bacanya salah ya salah juga, alias haram 3. Secara empiris akademis ruqyah sulit diukur. 4. Memang orang PKS pun wiridan untuk bikin obat HPA, padahal tahu itu juga bisa terjerumus. 5. Memang benar bahwa orang PKS kalau belajar ilmu setengah, yang setengahnya lagi kampanye dan perut. 6. Untuk yang jago goib-goiban saya tantang cari saya dan matikan saya, niscaya kalian sengsara dunia akhirat. 7. Jin itu nggak bisa dilihat dan dideteksi manusia, nabi tahu kesihir aja dikasih tau jibril. 8. Nabi nggak bisa nangkap Iblis tanpa dikasih tau Jibril. 9. Semua yang ghoib pada nabi ya di back up jibril atas izin Allah swt. 10. Manusia biasa yang doyan nonton tv kok ngaku taqorub trus bisa aneh-neh atas izin-Nya, emang lu semua nabi dan rasul apa? Mikir dunk. 11. Saudara perdana s.psi, gampang lu diam aja biar gw ngladeni semua sesat ini, tapi gw ga bisa blog jd ikut nimbrung aja. Trakhir, ikuti aja jalan nabi saw yang ga gabung ama perguruan mbel gedes tapi bahagia dunia akhirat

  31. Debat buat @bertuhan1. Anda sok sekali berjuluk bertuhan1. Shinto Jepang juga bertuhan1, matahari. Mesir kuno juga bertuhan1, Firaun. Konteks nama dalam Islam tidak boleh asal. Awalan ber menunjukkan makna posesif. Yang benar tuhan1 milik anda atau anda milik tuhan1. Katanya pernah nyantri kenapa tidak pakai Abdul Wahid. Begitu kok nyonto Ahmad Dahlan. Anda ini naif, lebih fatal dari koruptor dan tukang sembur.

  32. @ bertuhan1

    Saya menyarankan kita fokus menyimak diskusi antara Perdana Akhmad & Wongalus. Untuk komentar yg tidak penting saya rasa bisa diabaikan/ditunda, tapi itu semua terserah anda. Saya hanya menyarankan.

  33. Yth. Hyimak Aja,
    Terima kasih atas sarannya, dan saya diatas sudah saya putuskan untuk mengundurkan diri pada blok ini, sebab sudah gugur kewajibanku yakni menyampaikan pemahaman yang ada padaku apa-apa yang telah saya laksanakan ilmu PS itu dengan berpedoman Al-Qur’an dan Hadist sejauh yang saya pahami. Adapun tentang nama bertuhan 1 , karena saya hidup di Negara RI yang ber-Pancasila khususnya berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dimana ada 5 Agama yang resmi diakui negara RI, kami termasuk ” bertuhan 1 yakni hanya bertuhan ALLAH ” gitu maksudku.. Dan dari pada saya larut pada diskusi yang tidak berdasarkan hati (mau menerima dengan kejujuran/bersih hati ) tapi berdiskusi berdasarkan nafsu untuk menang berdiskusi atau hanya pakai otak belaka maka saya pasrahkan niat dan hasil apa yang saya lakukan di blog ini kepada ALLAH semata.
    Assalamu’alaikum.

    • Wa’alaikumsalam wr wb.

      Posting di atas dimaksud untuk tidak merespon komentar-komentar yg sekiranya ditulis dengan emosi.

      Sampai berjumpa kembali Bung Bertuhan1. Wassalam.

    • terimakasih atas urun sembuknya bung edy machmudin hidaya, semoga Allah membalas semua kebaikan anda, kita berdua adalah contoh orang yang sudah bertaubat dari belajar ilmu tenaga dalam, jika kita memberikan nasihat tidak ada yang mau menrima, semua urusan kita kembalikan pada Allah. apa yang anda jelaskan sangat tepat, mengucap kalimat tauhid yang cuma 3 detik ketika hendak disimkronkan dengan nafas jurus halusan maka tentu akan merusak kalimat tauhid, jika anggota PS selalu berkilah mungkin hidayah belaum sampai pada mereka :)

    • yah …katanya mau mengundurkan diri kok masuk lagi penasaranya.?…itulah kalo memperturutkan hawa nafsu, merasa paling benar…dengan fitnah, cacian dengan memakai ayat Allah segala, tidak melakukan tabayun sesuai dengan anjuran Rasulullah…..baguslah kalo benar2 mengundurkan diri…mudah mudahan anda mnedapat HidayahNya……

  34. Assalammualaikum WrWb

    @Banyakdosa

    1. Sampai saat ini saya MASIH Sepaham dengan anda
    2. Saya CURIGA, kita “DEKAT” Clue nya “Habib Munzir” dan saya ingin konsentrasi pada Fatwa MUBA MUI tentang tenaga dalam.

    karena blok ini temanya tentang “PRO dan KONTRA penggunaan ABC *mungkin D* dalam Nafas” Maka saya tidak ingin ikutan”.

    Masing2 telah Mengemukan alasan/ refrensinya, buat saya semua yang ada di Blok ini BELUM berbeda dengan saya, Essensi nya masih sama “Tahuid” == “Penyebahanku HANYA pada Allah, dan PENOLAKAN ku menyembah / mempertuhankan ku kepada SELAIN Allah SWT” === ,

    Tapi ijinkan saya menyimak ya Admind, ( artinya comment saya dimuat dong ),
    semoga saya mendapat pencerahan baik dari yang kontra maupun yang pro

    Kepada @banyakdosa bolehkah saya berdiskusi dengan anda via Email, email saya bulakmail@yahoo.com
    , kalau anda berkenan, ya Terimakasih sangat.

  35. ass,saya sebenarnya sangat menyayangkan anggapan sesat anda pada tenaga dalam,,tp terlepas dr smua itu adlh apa anda tau persis apa dan bagaimana asinnya air laut hanya dengan memandanginya sj?apa anda pernah telusuri awal adanya TD utamanya PS?trs bgaimana pandangan anda dengan keilmuan para wali-wali Allah?sy dlu adlah pemabuk dll,tp alhamdulillah dgn sy bljar TD PS sy bina dengan agama,1 hal lg PRANA SAKTIutamanya kawasan timur tak prnah mgajarkan bersandar pada TD tp ps Allah semata,dlm pemamfaatan TD kami tak diajarkan menginggat ilmu tp berzikir dan mengginggat AllahSWT,mlihat tulisan anda sy jd tringat ps salah seorang syeh dr mesir,beliau pernh mganggp TD PS adlh sesat,kami brusaha mnjlaskan smua pd beliau tp belaiu ttp pd anggapannya,ahirnya kami hanya mnta pada beliau jk nanti dy balik ke mesir tlg tnyakan kmbli pd ulama2 besar dsana spy kami tdk akan tersesat,dan ktika beliau kmbli dr mesir beliau mnta maaf tlh mnganggap kami sesat,dan ketika kami tanya pd syp sj beliau bertanya,dy mnjawab dr para ulama besar dsana,cerita ini adalh kebenaran,TD bukan sesat,terahir sy hanya bs berkata”mari kita BERSAMA belajar dngan MENCARI KEBENARAN DAN BUKAN PEMBENARAN,wassalam.prana sakti kawasan timur indonesia.

  36. Aslm.wr.wb
    Salam adem ayem.Saya warga Prana Shakti Jayakarta.Sederhana saja.Hidup itu untuk berdzikir dimana tempat dan kapan saja.Always.PS/PSJ hanya latihan olahraga.Jadi dzikir sambil olah raga.dzikir sambil kirim komentar di email ini.Dzikir sambil naik sepeda.Dzikir sambil nyangkul dll.Jangan Olah raga sambil berdzikir itu baru namanya bid’ah.Sikapi latihan PS untk olah raga.Titik.Tapi kita wajib berdzikir(walaupun hanya dzikir qolbu) dalam keadaan berdiri duduk dan terbaring.Boleh anda sambil merem,melek,atao aktifitas apapun.terserah.PS/PSJ menanamkan warganya untuk takut kepada Alloh,dan bermohon agar bisa mati dengan kata terakhir Laailahaillallah.Ya Allah ampuni aku dan saudaraku yg seiman.amin.Bravo PS dan PSJ

    • Mas Yanto, menurut saya supaya amannya dan selamat dunia akhirat kita sebaiknya zikir sesuai tuntunan Rasulullah saja. Karena kalau kita zikir di luar tuntunan Rasulullah itu rentan disusupi musuh manusia, yaitu syaitan. Syaitan ini paling suka dengan segala hal penyimpangan/bid’ah. Orang berbuat maksiat masih mudah dia bertobat, tapi orang yang melakukan bid’ah sangat susah untuk meninggalkan perbuatan tersebut. Saya setuju dengan Mas Yanto untuk berzikir di mana tempat dan kapan saja (zikir qolbu), tetapi cara melakukannya sebaiknya cukup seperti yang dicontohkan Rasulullah saja supaya aman dan selamat dunia akhirat.

      Pada zaman sekarang ini hampir seluruh manusia memiliki agama sehingga bila syaitan mengajak manusia itu untuk berbuat jahat sangat sedikit sekali yang mengikutinya, sedangkan syaitan ingin mengambil pengikut sebanyak-banyaknya dengan cara yang mudah. Cara yang termudah yaitu dengan menyimpangkan ajaran agama secara halus dengan segala alasan pembenaran.

  37. Assalamu’alaikum,
    Terus terang saya ngga ngerti dari hasil perdebatan ini, kenapa harus diperdebatkan di blog ini yang sama-sama saling fitnah, kapan indonesia bisa maju jika rakyatnya berdebat terus, kita memang udah disusupi politik2 asing, melihat kelemahan rakyat indonesia gampang di adu domba, apakah kita tidak sadar kita berdebat menggunakan produk2 cina/jepang/amrik/dll, bersatulah islam di indonesia, bangunlah negrimu.
    Sudah setahun perdebatan ini yang ga ada ujungnya, setahun jika memikirkan cara membangun bangsa mungkin udah tercipta banyak produk yang bisa kita jual ke rakyat kita sendiri, kurangi pengangguran, kurangi kemiskinan.

    Wassalam

  38. asswrwb…, kata Rasululloh “PERBEDAAN ITU ADLH RAHMAT” jadi ga usah pada ribut dech, mendingan kita yg positifnya aja.. Antum harus ingat, suatu saat Antum Akan menghadap ALLOH sendirian, utk mempertanggung jawabkan kehidupan Antum di dunia… jadi kayanya antum memperdebatkan PEPESAN KOSONG, mendingan Antum mikirin Periuk Nasi dirumah aja…

  39. Yang Hak dari Tuhanmu.

    Barangkali jin-jin sedang mentertawakan kita.
    Syetan berhasil mengadu domba manusia.

    Tolong sudahi saja topik ini.
    nggak ada manfaatnya.

    Allahummarfa’na bimaa ‘allamtana.
    Wassalamualakum.

  40. kamu tdk tau apa..yang tahu hanya allah..
    dan kamu telah dipermainkan olih Pa sedangkan Pa senyum melihat kamu bercakaran. wa ka ka..sedangkan pa sendiri tdk tahu,,cuma hanya membuka tajuk aje..dan kamu semua mudah mengelabah..wa ka ka

  41. kpd sdr Perdana Akhmad P.psi.
    Anda seorang ahli syariat tapi anda bukan ahli tarekat pasti berbenturan tolong perdalam baca surat an bahl ayat 43-44 anda menjelek jelekan aliran TQN sebelum anda berkomentar tolong pelajari dulu tarekat dari mana? dan asal usulnya ? baru berkomentar anda. Saya tegaskan sisilah TQN lebih lengkap jelas yaitu dari syaidhina ali menantu Nabi syaidini ali dari Nabi terus……. sampai ke indonesia. Dari pd omongan anda asbun dengan penuh kebencian Audzubillah.

  42. assalamu’alaikum wr.wb..saya adalah anggota prana sakti, dan tulisan yang dimuat diatas itu mengenai prana sakti tidaklah benar, itu hanyalah fitnah belaka,dengan belajar prana sakti malah jin yang selama ini bercokol dalam diri saya telah keluar dan saya merasakan tubuh saya sekarang sehat dan ringan…janganlah jadi orang yang suka memfitnah..janganlah jadi Ahlufitnah wal jama’ah..

  43. Ilmu Agama tidak usah diperdebatkan, tetapi dipahami, dihayati dan diamalkan. Masalah adanya kesaktian yang muncul, itu semata mata efek dari tingkat kesucian pikiran dan jiwa. Pada dasarnya semua orang sakti, karena ada roh yang bersemayam di badan. Jika badan tempat bersemayamnya roh itu tersucikan dengan jalan makan dari makan yang bersih dalam arti makanan tidak diperoleh dari mencuri, korupsi dll, Selalau berpikir yang baik, tidak memfitnah, berkata yang sopan maka badan itu juga akan bersih. Efeknya seolah-olah sakti atau kebal.

  44. assalamualaikum wr wb saya dulu murid bang aswan dan saya pd waktu itu sekolah di mu’alimin muh karena guru saya ikut maka saya ikut juga…karena katanya ilmu putih dan ilmu menedekatkan diri pada Allah…pada waktu itu yah termasuk ampuh..setiap hari cari pasien untuk disembuhkan kalau nggak salah dulu saya angkatan ke 4 atau ke 5 bayarnya Rp3.ooo, tapi angkatan demi angkatan selalu naik sehingga anak anak masjid nggak bisa masuk karena mahal..lha karena ilmu mendekatkan diri pada Allah dan ilmu putih saya nekad buka latihan sendiri…tanpa nama sampai 7 angkatan kalau nggak salah..sempat heboh..tapi tak ketahuan ( nggak dipanggil) karena datanya nggak ada sebab beda tempat..kemudian waktu itu saya agak bingung ketika tempur dengan dukun dan dari situ saya mulai bimbang masak kalimat tauhid yang ditimbang dengan 7 dunia seisinya seharusnya lebih berat kok sekarang tarung dengan dukun perempuan lagi kok kalah….waduh ini jelas saya salah dalam mengamalkannya..yah ahirnya saya tobat…dengan mencari hadis yang soheh untuk tobat sebab dari dulu saya ragu mana yang benar dukun,pendeta,kiai,dll semua ampuh nah setelah kurang lebih 4 bulan saya agak ringan setelah mimpi dari tubuh saya keluar jin samson….nggak tau jin dari perguruan mana…yang jelas kita tidak boleh kerjasama dengan jin apalagi miara…yang jelas hati hati saja terhadap semua ilmu kecuali yang wajib..jadi yang ma’ruh saja nggak usah bawa bendera golongan itu nggak ditanyakan disana sebab bekalnya itu amal shalih dan tidak sirik…ok…ayo cari ilmu haq saja..ojo repot repot sing gampang we akeh setane 2+2=4 teori praktek susah lha wong ru’yah karo hisab we ora dong 10 :3 =3,333
    .3, 333×3,333=9,999 digenepi = 10.salah/benar? nek hisab salah nek roa(melihat) bener…dah mohon maaf ya semuanya…wassalam wr wb

  45. Saya pernah belajar PS di Palembang, tepatnya di lapangan PUSRI sekitanan tahun 1993an. Yang masih mengganjal dalam hati dan pikiran saya, sewaktu tahan nafas kita mengucapkan dalam hati “laillaha…….” sambil melakukan atraksi pedang, kemudian setelahnya menghembuskan nafas sambil mengucap dalam hati kalimat “illallah…”. pertanyaan saya seandainya pedang tersebut sempat membunuh kita sedangkan kita sedang mengucap “LAILLAHA..” tanpa “ILLALLAH..” apa jadinya…. “TIADA TUHAN…” mohon penjelasan.

    • Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

      saudaraku @andy, sedikit ada kemiripan, thn 85 sy pernah masuk perguruan PS TTKDH di SILIWANGI BANDAR JAYA (DULU PARTISAN SILIWANGI lam-teng)

      namun pertanyaan saudara msh kurang dimengerti, tolong di refly kembali supaya sy dapat menjawab, nanti kita share untuk rekan2 kita !!!

      wasallam

      • Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

        P’Musyafir Ilmu, yang menjadikan keraguan dalam perguruan TDPS dan akhirnya saya pun berhenti iyalah. Pengucapan LAILLAHAILALLAH yang dipenggal sewaktu tahan nafas. Contoh, tarik nafas..tahan sambil mengucap dalam hari kalimat LAILLAHA….. dan melepaskan nafas sambil mengucap ILALLAH. Yang menjadi masalah sewaktu kita mengucap laillaha dan menginggal maka jin / setan akan tertawa mendapatkan satu teman yang tidak mengakui adanya Tuhan.

  46. Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

    saudaraku @andy

    ya,…….. itulah makanya dlm hal ini sy secara pribadi mengatakan bahwa keilmuan yg prakteknya seperti yang pernah saudara alami saya sebut BID’AH !!!

    jika tujuan kita dzikrulloh maka kalimah itu seharusnaya dibacakan secara kotinue, tidak dipenggal penggal (anda pasti tahu maksud saya)

    jadi dzikirkanlah secara lanjut LA ILA HA ILALLOH. (maaf tdk bermaksud menggurui, ini keyakinan saya)

    salam ukuwah islamiah.

  47. Asswrwb.
    Topik tentang tenaga dalam dengan beragam versi da jenisnya ini sangat menarik, sehingga perlu keikhlasan dari para praktisinya, apabila seiring dengan perjalanan waktu ternyata ada yang salah dan disinyalir melanggar syar’i, maka sebaiknya dengan penuh keikhlasan meninggalkan semua praktek yang terkait dengan tenaga dalam ini. memang tidak mudah, intinya perlu kebesaran jiwa dan keikhlasan hati.
    Sudah menjadi sunatullah bahwa pertempuran haq dan batil akan selalu ada sampai dunia berakhir, dengan segala bentuknya baik dzahir maupun bathin, halus maupun kasar. Semoga Allah sesantiasa memberikan kita jalan yang lurus yang tidak pernah disusupi oleh cabang-cabang yang menjerumuskan kita kepada kemusyrikan. Amiin
    Waslm wr wb

  48. Assalamu’alaikum,
    @hadi,
    yg anda maksud tarekat dari turunan sayyidina ali tarekat yang mana????????
    setahu saya pada zaman setelah Rasul wafat muncul seorang yahudi yang pura-pura taat kpd islam dan mengajak kaum muslimin meng agung-agungkan sayidina ali, dan hanya mengakui sayyidina ali sbg khalifah dan tidak mengakui khalifah sebelum ali dengan tujuan memecah belah islam,,,,,, dan dengan banyak mengeluarkan ajara-ajaran baru…. sehingga sayyidina ali pun murka kpd nya,,
    kalau yang anda maksud tarikat naqsyahbandi setahu saya tarikat itu terbentuk oleh seorang yg bernama jamaludin naqhsyban,,,,,,,,,,
    masa’ orang sholat bisa langsung berbicara dengan Allah….???????
    mana logika anda?????
    nabi pun mendapat wahyu melalui jibril……..
    xi xi xi :D

  49. SAYA PERINTAHKAN UNTUK TINGGALKAN FORUM INI…!!!!

    KALIAN BICARA MASALAH SYARI’AT TAPI SALING FITNAH DAN HUJAT….
    MERASA BENAR SENDIRI….
    ULAMA-ULAMA SAJA TIDAK PERNAH BERKATA SALING MENGHUJAT..TAPI MENYEJUKKAN HATI…

    MEMANG DASAR BODOH SEMUA…MAU DIPERMAINKAN SYETAN UNTUK SALING MEMFITNAH….

    BUKANLAH KEBAIKAN YANG DIPEROLEH..MALAH KEBENCIAN YANG DIDAPAT…

    JUSTRU YG KALIAN LAKUKAN DI DUNIA MAYA INI MELANGGAR SYARI’AT..YAITU MENIMBULKAN PERMUSUHAN DAN KEBENCIAN..

    DASAR BODOH..LEBIH BODOH DARI KELEDAI…

  50. Jadilah manusia sprti manusia jgn jd manusia sprti malaikat atau manusia sprt allah…ketahuilah Al qur’an itu jg buatan manusia….dan ketahuilah malaikat atau bahkan Allah pun tak pernah membuat Al qur’an..

  51. Anda tahu……… ibarat kacang kulit anda cuma kulit luar-nya aja belum sampai pada isi kacangnya. jadi pengetahuan anda cuma pada kulitnya aja. sorry brow…….

  52. ass …sya rsa ada sedikit kesalah pahaman di sini …
    karena setiap cabang memiliki dan metode sendiri-2 …
    seperti zikir wirid dll
    sebagian lebih mengandalkan wirid sedang yang lain…
    cenderung kepada gerakan olah pernafasan …
    olah zikir juga banyak ragam nya.
    begitu pula tareqoh yng di gunakan, olek masing-2 pembimbing wilayah..
    namun ttap pada stu naungan fisi dan misi yaitu dawah illalah …

    (baca : mazruri).
    metode zikir yang baik menurt ustad kami yaitu lailahaillah—muhamad darasullah….

  53. dalam Al’quran ….. ada tipe ,manusia
    1. mengerti dan melakukan
    2. mengerti dan tidak melakukan
    3. mengerti tapi lain dimulut lain dihati
    jadi anda mungkin mengerti tapi tak paham…….
    dokter tahu ciri-ciri orang mau mati…. bahkan orang yang mau mati juga tahu kalau dia mau mati….. goib masalah final (kapan waktu )..urusan Allah.
    jadi saya katakan anda mungkin beragam islam tapi saya tak yakin anda orang beriman…kajian anda bak anak baru belajar di sd klas 1 tak pernah masuk tk….. moga anda sadar

  54. alhamdulilah…..
    maha suci zat yang maha tinggi,yang maha pandai,,,
    kita semua memang bodoh dialah yang maha pandai,yang memberikan pengajaran kepada hamba-hambanya ….
    saya memang sedang dlm proses pembelajaran jadi mhon maaf bila ada kesalahan ….
    manusia t4nya salah…
    sesuatu itu milik allah,allah menguji kita dgn sesuatu untuk melihat apakah kta akan terhanyut akan sesuatu yang di berikan allah kpada kita… …
    allah di luar dary segalal sesuatu itu…
    maka keluarlah dari sesuatu itu…
    tetapkan keyakinan itu hanya pada allah
    yakini semua itu hanya milik allah…
    kemudian kembalikan kepadanya segala urusan,,,,
    ilmu itu milik allah,,,
    bukan allah…
    …..
    yah ,,mungkin baru itu,sepintas yang baru ary dapat dari pembelajaran di sd menjelang hary pertama skolah…
    buat para senior yang udah SMP sama SMA mohon maaf klo ada salah-2 kata …
    wasallam ……

  55. Assalamualaikum Wr. Wb.

    sebaiknya tak usah memperdebatkan hal-hal seperti itu yang jelas punya dasar masing-masing dan berdasarkan pemahaman ilmu masing-masing.
    yang jelas jangan menghujat orang lain dan merasa paling benar sendiri, kalau seperti itu artinya kita semua mesti belajar lagi.
    Biarlah Allah SWT, nanti yang menentukan siapa yang benar diantara kita, karena yang paling berhak menentukan yang paling benar adalah Allah SWT nanti di akhirat,
    berdebat boleh dan berdiskusi juga bagus, akan tetapi jangan menghakimi dan mengambil Hak Tuhan sebagai penentu yang paling benar,
    sebaiknya masing-masing kita belajar lagi dan introspeksi diri lagi jangan saling mengganggu,
    nanti kita lihat siapa yang masuk surga berarti dia yang benar, kalau semuanya benar maka kita semua ya masuk surga, he he he he.

    Aaamieen.

  56. Assalamu’laikum wr. wb.
    Astarfirullah robbal barooya astarfirullah minal khotoya. yu pada mohon ampun sama Allah atas salah dan dosa. Waktunya tahajud. serahkan segalanya pada Allah. tidak ada kebaikan dan kejahatan yang terjadi kecuali atas izin Nya.

  57. Dunia begitu luas, ilmu Tuhan tidak hanya apa yang tertulis diatas lembaran mushaf bernama Qur’an saja, tetapi semua apa yang kita lihat dan tidak bisa terlihat oleh kita adalah bagian dari ilmu-Nya Allah.

    Untuk mengkaji tenaga dalam, memang tidak mudah. Karena ini lebih banyak bersifat metafisika atau abstrak. Orang akhirnya hanya lebih banyak meraba dan kemudian dengan rabaannya itu ada yang mempercayai eksistensinya dan ada pula yang berbalik menghujat.

    Saya murid Bang Asfan,sejak 1992, angkatan 39 Palembang. Dan terakhir saya baru mencapai T-5. Sampai hari ini Alhamdulillah semuanya baik-baik saja. Apakah hafalan al-Qur’an saya menurun ? InsyaAllah tidak, apakah niat dan semangat saya belajar agama juga hilang ? mohon maaf mengecewakan ternyata tidak malah rasanya semenjak saya belajar di PS, saya semakin terdorong untuk menggali al-Qur’an.

    Ruqyah … juga tidak ada muntah atau yang aneh-aneh, ruqyah berjalan baik ibarat sedang therapy pengobatan biasa.

    Jadi tulisan dalam blog ini termasuk kesaksian palsu yang dimuat diatas, menurut saya, maaf, terlalu berlebihan dan tidak perlu untuk ditanggapi secara ekstrim oleh rekan-rekan dari PS. Lah penulisan nama Prana Sakti saja sudah salah kok …. :-)

    Mari kita berlapang dada memaafkan mereka yang sudah kelewat batas mencerca perguruan ini. Semoga Allah memberi hidayah kepada mereka sehingga obyektifitas menjadi terbuka dan belenggu taklid atau jumud hilang. InsyaAllah.

  58. Bagaimana dengan perguruan Pencak Silat PPS Pandawa..? apa menggunakan jin atau tidak. karena selama ini sudah 17 thn saya ikut bergabung..tidak ada amalas puasa dan wirid khusus, hanya melakukan latihan jurus pencak silat dan tahan nafas di beberapa jurus, tapi bisa melempar lawan jarah jauh. Mohon bantuan informasinya

  59. Sesungguhnya setan, baik dari golongan jin maupun manusia, selama kita masih hidup, akan terus menggoda kita. Dimanapun, kapanpun, sedang apapun, bahkan ketika kita sedang sholatpun yang notabene sedang berinteraksi dengan Allah SWT, setan akan terus menggoda kita. Kan sudah dicontohkan oleh Rasululloh kalau menghadapi gangguan setan, ucapkanlah taudz. Termasuk pada saat kita sedang berlatih beladiri pernafasan.
    Saya tiga tahun belajar cimande & cikalong, empat tahun berlatih tae kwon do, dua tahun belajar MP, satu tahun belajar di SN, satu tahun belajar di Nampon Ragajati, kemudian belajar di SP. Motivasinya bukan karena ingin sakti, bukan ingin menguji, bukan pula kutu loncat, tapi ingin mahir beladiri dan sehat. Kenapa pindah2 ? ya karena kondisi pekerjaan dan domisili yang sering pindah2.
    Di perguruan2 yang pernah saya ikuti, tidak pernah ada amalan2 ada wiridan2 tertentu. Kecuali di SN dianjurkan untuk yang muslim mengucapkan kalimat laa ilahaailalloh pada setiap gerakan nafas dan jurus. Yang saya tahu dalil larangan untuk mengucapkan kalimat2 thoyyibah hanya di tempat2 tertentu (seperti WC misalnya) dan tujuan mengucapkan kalimat2 thoyyibah tersebut hanya mengharapkan pahala dari Allah SWT.
    Untuk memukul orang dari jarak jauh dengan menggunakan tenaga ekstra (pengganti istilah tenaga dalam) pada perkelahian sebenarnya, saya sendiri belum pernah mengalami. Kecuali pada saat latihan saja. Cuma untuk nendang dan mukul orang pake tenaga ekstra, memang terbukti ada pengaruhnya. Saya pernah mukul dada orang yang badannya tiga kali lebih besar dari saya, kayaknya tukang fitness… sekali pukul langsung jatuh nggak bangun lagi, megap2 kayak mau pingsan. Itu kejadiannya karena saya dipalak, karena aslinya saya nggak suka berkelahi. Yang saya yakin, ini akibat kecepatan tangan, kekejangan otot yang maksimal dan ditambah tenaga ekstra yang mengalir ke tangan saya.
    Saya sendiri sempat mempelajari ilmu sihir (Alhamdulillah keburu tobat) karena ketidaktahuan. Hanya dengan niat saja, saya bisa menjatuhkan orang dari jarak jauh. Dari sinilah saya bisa membedakan mana tenaga ekstra (tenaga dalam) dan mana sihir (tenaga bantuan jin). Hanya saja untuk bisa ilmu sihir, kita harus menguasai dulu tenaga dalam/ekstra, karena itu sebagai medianya.
    Analogikan dengan Beras Ketan, Singkong, Anggur dan Ragi. Apakah zat2 tersebut haram ?… tapi bandingkan setelah zat2 tersebut difermentasi… jadi Alkohol… Haram… haramnya buat apa ? haramnya buat diminum… tapi kalau diolesin sama luka ya nggak haram. Ambil saja yang baik2nya, toh gerakan kuda2, jurus, olah pernafasan bagus buat kesehatan.
    Kalau saya lihat sejarah Thifan Pokhan pun… asal muasalnya bukan beladiri Islami. Kemudian diIslamisasikan, dibuang hal2 yang berbau syirik dan tidak Islaminya.

  60. Bagi saya semua adalah benar baik menurut saudara2 yg mempelajari tenaga dalam maupun menurut saudara Perdana, yang salah adalah yang merasa paling benar. Kita hanya bisa meyakini kebenaran sebatas pengetahuan yg telah kita pelajari dan hanya bersumber dari kitab yang kita baca ataupun dari guru yang membimbing kita. Karena keterbatasan kita dalam belajar itulah kita tidak perlu merasa yang paling benar. Kebenaran yang sebenarnya hanya dapat kita ketahui kalau kita sudah mati, sekarang kita hanya bisa meyakini kebenaran berdasarkan keterbatasan kita dalam belajar dan berfikir.
    Jadi tidak perlu kita berdebat mencari siapa yang paling benar atau merasa yang paling benar. Kebenaran hanya milik Allah SWT. SEMOGA SAUDARA SEMUA DILIMPAHI RAHMAT OLEH ALLAH SWT, AMIN.

  61. ass wr wb. saya setuju dengan pendapatnya saudara saparsmansa mengenai bentuk dan kegunaan beras ketan/singkong dsb. semua itu harus kita bedakan………, . dan ingatlah pepatah : tuntutlah ilmu hingga kenegeri cina….., kenapa harus kecina ? mungkin karena disana banyak terdapat berbagai macam ilmu, salah satunya teknik ilmu pengobatan….,
    saya juga pernah ikut tpk sc, PS, Reiki, taek kwon do. untuk apa saya ikut berbagai macam olah raga tsb ? yang pertama gerakan-gerakan nya bisa membuat hidup ini sehat. yang utama nya : sambil melakukan gerakan-gerakan aktifitas itu, saya selalu mengucapkan zikir, shalawat, istifar, amdalah, dsb. perlu diketahui bahwa ini tidak ada di anjurkan dalam latihan masing-masing item tsb. dan akhirnya, tidak melakukan kegiatan gerakan-gerakan tsb diatas pun, terkadang terucap sendiri. akhirnya ya terbiasa terucap. dan semua itu semata-mata untuk mendekatkan diri sama Allah, swt. Sekuat apapun godaan syaitan kalau benteng iman kita kuat dan semata-mata semuanya hanya untuk/pada allah swt, insya allah kita akan selalu dilindungi oleh allah swt. saya yakin dan percaya itu. Allahu Akbar

  62. “Tiada yang Sempurna dalam hal ilmu d dunia, semua tergantung Hati, Jin tdk akan mampu masuk dga Kekuatan manusia, biar kan hati Nurani kita yang menyikapi, slut unk anda yang bisa membuat ini menjadi wacana, berarti anda mempunyai kekuatan pikiran yang tinggi. Teori kekuatan pikiran ada pada otak kecil dan hati.

  63. DUHAI SAUDARA2 KU : UMAT ISLAM BNYAK SPT BUIH DILAUTAN, KNAPA KITA TDK BERSATU AJA SUPAYA KITA MNJADI UMMAT RASULULLOH YG KUAT, NGGA USAH MEMPERDEBATKAN TENTANG CARA2 DZIKIR, YANG TIDAK BAIK ITU ORG YG TIDAK BERDZIKIR, BIARLAH ALLOH SWT YANG MENILAI..

  64. ya bang…
    saya juga mau ikut curhat pengakuan saya ikut prana sakti…

    saya baru di prana sakti,… sebelumnya saya sudah mengenal tenaga dalam dari bapak saya…

    kebetulan saya kuliah di jogja tahun 2010, saya ikut perguruan prana sakti,
    di sana diajarkan gerak pernafasan dengan baik, pengajar dan orang orang di sana juga baik semua.

    waktu saya pulang kampung. saya malah di marahin sama bapak saya.. bapak saya tau benar saya ikut tenaga dalam.

    terus saya jelaskan saya ikut perguruan tenaga dalam prana sakti.
    bapak saya juga tau prana sakti itu tenaga dalam di jogja yang mengatas namakan islam dan ajaran nya bagus.

    tapi yang salah bukan prana saktinya…

    katanya… orang yang bisa belajar tenaga dalam pasti jadi sombong dan ingin meningkatkan kekuatannya… bahkan sampe berguru ke mahluk halus.
    makanya itu, bukan prana saktinya yang salah, tapi orang itu sendiri yang salah gunakan tenaga dalam nya…
    ya akhirnya begitu..

    saya dari pertama ikut prana sakti sampe sekarang g pernah dapet gangguan apa”… gara gara saya ikut prana sakti, tiap hari saya selalu ingat kepada Allah…
    sesuai ajaran prana sakti..

  65. Kalau cuma untuk kesehatan dan mengatur napas buat jaga stamina saat bertanding sih kayaknya gak apa-apa. Tapi kalau ngatur napas kemudian merasa punya “tenaga dalam” atau “kesaktian” pasti ada apa-apanya … gak perlu jadi orang sakti. kalau kesaktian itu diajarkan dalam islam, tentu Rasulullah dan para sahabat akan mempunyai kesaktian dan tenaga dalam yg luar biasa hebatnya… lebih baik mencari Ridlo Allah daripada susah payah menghabiskan waktu buat jadi orang sakti …

  66. Dari sekian perdebatan yang telah terpampang di atas, semakin banyak referensi untuk memahami hubungan dzikir dgn ilmu Tenaga Dalam (khususnya TD Prana Sakti). Dgn tidak berprasangka negatif dari setiap komentar yang ada termasuk artikel ini, namun ada sisi lain yang sy utarakan terkait dzkiran dalam PS.
    Sy yg baru bergabung (baru beberapa minggu) di Prana Sakti Kawasan Timur Indonesia (PS-KTI) dalam binaan Ust. H. Sarmada Inaku, S.Ag. (murid dari KH. Hamzah Tiku selaku Pendiri PS-KTI) selaku Guru Utama saat ini.
    Bahwa sejak sy masuk, pertama-tama yang diperintahkan adalah mengamalkan Surah Al-Fatihah sebanyak 1000 kali sebelum mempelajari jurus-jurusnya.
    Selanjutnya, ketika mulai belajar jurus, di awali dgn latihan konsentrasi via pernafasan (lebih baik membaca doa sebelum mulai seperti yang dibaca oleh shahabat Rasulullah S.a.w. Zaid bin Haritsah r.a. ketika beliau akan dibunuh oleh seorang penjahat Kurdi sebagaimana disebutkan dalam kitab “Fathul Malikil Majîd ” halaman 87) dengan cara bernafas sambil mengucapkan kalimat Laailaaha Ilallah (tarik nafas) – Muhammadarrasulullah (buang nafas). Hal ini dilakukan berulang-ulang sebanyak mungkin secara teratur dan halus.

    JADI, Sy bertanya kepada Bung Perdana Akhmad, S.Psi. di mana kira-kira letak bid’ah_nya dari kalimat itu? tlg dimuat komentar saya ini. Mhon tnggapan.
    Sebelumnya Trims. Wassalam…

    • Bahwa sejak sy masuk, pertama-tama yang diperintahkan adalah mengamalkan Surah Al-Fatihah sebanyak 1000 kali sebelum mempelajari jurus-jurusnya.

      pertanyaan :
      1. apakah amalan tersebut merupakan kewajiban bagi murid yang baru masuk?
      2. apakah amalannya tidak boleh kurang atau lebih dari 1000 kali?
      3. Apa khasiat membaca surat Al-fatihah 1000 kali?
      4. apakah pada waktu tertentu membaca alfatihah 1000 kali dibaca kembali?

      • 1. tidak, tapi sunnah.
        2. boleh lebih dan boleh juga kurang
        3. khasiatnya:
        a. biar supaya di bukakan pintu hatimu karna surat al-fatihah adalah surah pembuka dari semua surah.
        b. biar supaya pikiranmu di bukakan untuk lebih berpikir karna surat al-Fatihah bukan cuma pembuka hatimu dan pikiranmu dan pembuka semua surah, tapi agar supaya Allah membukakan semua pintu-pintunya untuk kamu.
        4. sebenarnya tidak, tapi bisa juga di baca kembali.

      • pertanyaan :
        1. apakah amalan tersebut merupakan kewajiban bagi murid yang baru masuk?
        2. apakah amalannya tidak boleh kurang atau lebih dari 1000 kali?
        3. Apa khasiat membaca surat Al-fatihah 1000 kali?
        4. apakah pada waktu tertentu membaca alfatihah 1000 kali dibaca kembali?

        Jawab:
        1. Tidak (tergantung kondisi). Namun hanya sebagai ujian awal bagi murid baru dengan memberikan persyaratan demikian, sebab salah satu tujuan PS-KTI adalah dakwah islamiyah, artinya dengan memberikan persyaratan tersebut jika calon murid baru benar-benar berkemauan besar untuk bergabung di PS-KTI maka tentu ia akan melakukannya, sebaliknya jika merasa persyaratan tersebut berat dan tak dapat sanggup tentu ia akan mundur. Jika ia sanggupi maka menandakan ia mau untuk meningkatkan ibadahnya, sebaliknya, jika ia mundur maka menandakan bahwa ybs tidak mau untuk melakukan kegiatan ibadah.
        2. Instruksinya adalah 1000 kali. Walaupun demikian, kurang atau lebihnya pengulangan tergantung si calon murid. Yg jelas pelaksanaan instruksi itu tidak dalam pengawasan sang Guru. artinya, calon murid di mana pun ia berada dapat ia amalkan (tidak harus di hadapan sang Guru). Hal ini bertujuan di samping memberikan pembelajaran, juga untuk menguji kejujuran calon murid, dan yang merngetahuinya hanyalah Allah SWT.
        3. Saya kira Saudaraku Perdana Akhmad sudah tahu bahkan lebih tahu dari saya.
        4. Ulangan 1000 kali tersebut merupakan akumulasi yang dibacanya dalam beberapa waktu. Contoh: hari pertama ia membaca 100 kali, hari kedua 100 kali, dst… maka untuk mencapai 1000 kali berarti memerlukan 10 hari. Kalaupun ada yang sanggup 1000 kali dalam satu waktu tentu tidak jadi masalah. artinya, semakin cepat ia menyelesaikan tugas maka semakin cepat pula untuk diterima dalam kegiatan (latihan) di perguruan. sebaliknya, semakin lambat/lama ia menyelesaikannya maka semakin lama pula ia akan dapat bergabung di perguruan.

        Nah… tolong dijawab pertanyaan saya sebelumnya.
        Di mana letak bid’ahnya?

  67. Pak Perdana Benar,,,,beliau hanya menghimbau. Yang laen juga jgn terlalu memaksakan kehendak, apalagi dengan kata2 yang tidak sopan, yang menandakan klo klian kurang dewasa n bijaksana. Koment y koment tp slow,,,

  68. kalau kita benar2 mengkaji alquran dan ditambah pengetahuan sejarah islam sejarah…. tentu kita bisa memurnikan aqidah, kita akan tau apa yang dicontoh rasul dan apa yang tidak dicontoh,, untuk berjihad,,, kekuatan atau kesaktian bukanlah suatu bekal yang harus dibawa, justru sebaliknya tujuan jihad itu adalah syahid!!!!!
    mungkin kita bisa mengkaji dan merenungi asal muasal segala ilmu ghaib dengan merujuk pada ayat di bawah ini
    Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir.” Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya.
    QS. Al Baqarah:102

  69. Assalamu’alaikum wr wb.
    Bismillah, meluruskan testimoni tentang Prana Sakti dan Ruqiyah, bahwa Prana Sakti bukan dari Jin. Saya adalah praktisi Prana Sakti sejak tahun 1989 dan juga praktisi Ruqiyah. Jika pasien yg saya hadapi adalah kerasukan Jin, setelah diruqiah lari jinnya, maka saya pagar dia dg prana sakti. Tapi jika diruqiah jinnya tak mau lari, bandel, mbangkang, maka saya bethot dia dg prana sakti. Ruqiyah adalah kalam2 ilahi yg menggetarkan dan membakar Jin. Dan Prana Sakti adalah energi fisik hasil pengolahan pernafasan (bukan tenaga dalam).
    Gerak reaksi fisik pasien pada testimoni halaman ini bukan reaksi ruqiyah semata tapi memang reaksi prana sebagaimana ketika latihan. Adapun mual dan muntah2 memang reaksi ruqiyah lantaran pasien tersebut memang ada jinnya bukan krna ada prananya. Prana tak bs hilang dg ruqiyah ibarat anggota tubuh tak akan mreteli gara2 diruqiah. Kesimpulan Pranasakti dan Ruqiah saling menguatkan. Demikian harap maklum. Afwan . . !

  70. sebenarnya kalau masalah gerak sendiri itu kemungkinan niat alam bawah sadar kita ..sebenarnya ketenagan kita jiwa kita .. kalau masalah ruqyah mengusir jin sama ahli ruqyah sebenarnya ga perlu baca aja ta’awudz (aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yng terkutuk) udah beres … yang penting jiwa nya tenang ,masalah gerak sendiri itu hanya alam bawah sadar kita …. ngapain di ruqyah segala cari duit tuh tukang ruqyahnya … jaman sekarang orang mencari uang dengan mengatasnamakan agama …contohnya tukang minta sumbangan musola ga taunya uang sumbangannya di makan sendiri ….

  71. Nie Ustadz bisanyan tukang adu domba … bukannya ceramah untuk kebaikan dasar lu aliran sesat sukurin gua sesatin ngatain orang aliran sesat .belajar pernapasan di bilang manggail jin ..mungkin lu yng jinnya ustadz keblinger ga ada kerjaan bisanya bilang sesatin orang …jangaan ente aliran wahabi yng bisanya cuma bilang kafir ,fasik ,munafik padahal diri ente lebih parah … dasar jin lu berwujud ustadz ,.,,,

  72. Mungkin Allah Memberikan Sedikit ilmu di kepala anda…tapi belum di hati
    Saran Saya, Sekarang Saatnya Belajar dari Kehidupan….Agar bukan otak anda saja yg berilmu….tapi hatipun Berilmu & Insya Allah jadi Bersih….

    Jangan Seperti Seorang Buta sejak lahir tapi sok tau menceritakan keindahan alam yg belum pernah di kunjungi……

    Jangan Seperti Penjual obat jalanan yang mengobati Dokter sepesialis……

    Jangan seperti Tukang Ojek yang Mengajari Pilot untuk Menerbangkan Pesawat…..

    Apa ndak sadar anda sudah menyebar fitnah…???
    apa anda lupa firman2 Allah bagi penebar fitnah…???
    sekarang saatnya anda yang istighfar & bertaubat……
    Instropeksi diri…..Buka Hati anda dan Mohon pada Allah SWT agar dibukakan hijab dan Hakikat Kehidupan……

    Wallahu a’lam bishawab
    Mohon Maal Lahir Dan bathin……
    Penggali Hikmah…..

    • Kepada Perdana Akhmad S.Psi
      bila tidak Berkenan, Abaikan kementar saya …

      Kepada admin, tolong Komentar saya dihapus saja…..
      anggap saja komentar saya diatas sebagai Khilaf saya….

      Kepada Semua yang tidak berkenan dengan Komentar Saya,
      Saya Memohon Maaf lahir dan Bathin…

      Terima Kasih
      Wassalamualaikum
      Penggali Hikmah

  73. Ya Allah Ya Tuhan kami …
    Ampunilah diri kami …
    Janganlah sesatkan kami …
    Karena ketidak tahuan kami …
    Karena kebodohan kami ….
    Karena ke alpa an kami …

    Kami selalu mencari ..
    Jalan mendekatkan diri …
    Dengan berjalan dan berlari …
    Dalam suka duka di hidup ini …
    Sampai akhirnya kami akan mati …
    Memenuhi janji yang pasti …

    Duhai Sang Pemilik Kekuatan ..
    Kuatkan kami untuk menjalankan …
    Segala tuntunan Sang Panutan …
    Yang datang membawa Kebenaran …
    Serta membawa Peringatan ..
    Untuk setiap Insan …

    Duhai Sang Pemberi Kebaikan …
    Tuntunlah kami dalam kebaikan ..
    Hidupkan lah kami dalam kebaikan …
    Matikanlah kami dalam Kebaikan ..
    Berilah tempat kembali kami dalam kebaikan ..
    Terimalah kami dalam kebaikan ….

    Duhai Sang Pemberi Ampunan …
    Ampunkanlah kami atas kesalahan …
    Maafkanlah kami atas kebodohan …
    Jangan jauhi kami karena kelalaian ..
    Jangan singkirkan kami karena ketidak tahuan …
    Jangan pisahkan kami karena perdebatan ….

    Satukanlah kami dalam Pengertian …
    Satukanlah kami dalam Pemahaman …
    Hilangkanlah rasa Pembenaran …
    Tipiskanlah segala Perbedaan …
    Perkuatlah rasa Persaudaraan ..
    Sehingga membawa Perdamaian …

    Aamiin ….

  74. saya suka dzikir wirid etc, i dont care penilaian orang yang penting saya menikmati nya
    kalau pun salah ya sudah, kita masuk surga masing2 masuk neraka juga masing2 repot2 amat :p

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s