BEDA MU’JIZAT, KARAMAH DENGAN SIHIR

Karena lemahnya Aqidah Islamiyah yang menghujam hati kita,karena sedikitnya ilmu agama kita dan juga kerena pandainya agen-agen syaitan mengemas produk yang mereka tawarkan dan penampilan Islami yang mereka tampakkan serta maraknya media-media masa yang mengiklankan mereka,maka banyak sekali masyarakat Islam yang tertipu dan terpedaya.

Sihir yang mereka tawarkan dianggap karamah,kesesatan mereka dianggap ketaatan, penyimpangan mereka dianggap wajar dan suatu keharusan,keanehan mereka dianggap suatu keistimewaan. Dan yang lebih naif lagi, figur yang dinilai wali atau ulama oleh masyarakat malah digeneralisir keberadaan mereka dan mengatakan kepada orang-orang awam bahwa,”Kita tidak layak untuk menilai mereka atau mengoreksinya,karena maqomnya (levelnya)berbeda,mereka sudah ma’rifat sementara kita masih syari’at.”


Memang kalau kita pribadi tidak layak untuk menilai mereka.Tetapi parameter penilaian disini adalah syari’at islam. Dapat dianalogikan syariat adalah mikroskop yang akan menguak virus-virus dan bakteri-bakteri kesesatan mereka (yang mengaku ulama ,kiai atau orang yang mengaku punya karamah).

Syariat adalah barometer akan seberapa jauh penyimpangan mereka dengan keanehan-keanehan yang mereka miliki.Dan teladan terbaik serta figur hidup yang kita jadikan cermin dalam pengamalan syariat Islam adalah Rasulullah. Sufyan Ats-Tsauri berkata,”Tidak dianggap suatu perkataan kecuali bila dibuktikan dengan perbuatan”. Perkataan dan perbuatan tidak dianggap benar bila tidak dibarengi dengan niat yang benar .Perkataan, perbuatan dan niat tidak bisa dianggap lurus dan benar bila tidak sesuai dengan sunnah Rasulullah.”(Talbis Iblis:16).

Untuk lebih jelasnya,marilah kita simak perbedaan antara karamah dan sihir.Agar kita tidak tertipu oleh syetan dari jin atau syetan dari manusia. Tidak mudah tergoda oleh penampilan dan kemasan.Tidak mudah tergiur oleh gencarnya iklan dan bujuk rayuan. Covernya islami tapi isinya syirik.Slogannya rahmani tapi cara dan aktifitasnya syaitani.Diantara perbedaannya adalah sebagai berikut :

a. Karamah dari Allah Sedangkan Sihir dari Syetan. Ketika Nabi Zakaria as.Bertanya kepada Maryam tentang makanan yang selalu tersedia dimihrabnya.Maryam menjawab,”Makanan itu dari sisi Allah.”Sedangkan kita mengetahui bahwa Maryam bukanlah seorang Rasul atau Nabi,sehingga hal yang luar biasa itu kita ketegorikan sebagai mukjizat.Tapi itulah karamah yang diberikan Allah kepada sosok perempuan yang suci,Ibu dari Nabi Isa as. Kisah serupa namun berbeda pernah dialami oleh al-Hallaj atau al Husein bin Mansur seorang sufi bersama sekelompok pengikutnya,ketika mereka meminta makanan manisan,maka Al-Hallaj bangkit dan pergi kesuatu tempat yang tidak jauh,dan tidak beberapa lama kemudian ia kembali dengan membawa nampan yang penuh manisan.

Tetapi akhirnya terkuak bahwa nampan yang penuh manisan itu adalah hasil curian Jin (syetan) dari sebuah warung permen di Yaman.Begitulah cerita sihir yang diklaim pengikut Al-Hallaj sebagai karamah seperti yang diceritakan Ibnu Taimiah dalam Majmu Fatawa dipermulaan jilid 35. Ibnu Taimiyah menjelaskan,”Orang-orang sesat lagi bid’ah yakni syeikh-syeikh yang diyakini mencapai tahap makrifat yang memiliki kezuhudan dan ketaatan semu yang menyimpang dari ajaran agama,yang memiliki beberapa kelebihan dan keajaiban,seperti dapat mengabarkan tentang berita-berita ghaib dan lain-lain-mereka itu sering berkunjung ketempat-tempat syaitan.Disana mereka akan ditemui oleh syaitan untuk menyampaikan beberapa hal,sebagaimana ia melakukannya terhadap para tukang sihir.Terkadang juga setan itu menampakkan dirinya kepada para walinya itu dengan menjelmakan dirinya menjadi seseorang,baik orang yang dijelmakannya itu masih hidup atau telah meninggal dunia.Lalu para walinya itu menyangka diri orang itu sesungguhnya.”

b. Karamah Tidak Dapat Dipelajari Sedangkan Sihir Bisa Dipelajari. Dalam lembaran sirah kehidupan suri tauladan kita Rasulullah,tidaklah kita baca bahwa Rasulullah mempelajari karamah atau mengajarkan pada para sahabatnya ilmu-ilmu kebatinan dan ilmu kesaktian hingga para sahabat menjadi sakti mandraguna hingga mempunyai ilmu kebal,dapat menghilang,dapat terbang dan lain sebagainya hingga ketika berperang melawan orang-orang kafir selalu menang.Karena memang karamah adalah hadiah langsung dari Allah yang diberikan kepada hamba-Nya yang sholih. Menurut imam Al-Marazi yang dimaksud dengan sihir adalah semua perkara yang terjadi dengan pertolongan jampian-jampian atau dengan perbuatan-perbuatan tertentu sehingga dia mampu melakukan apa saja yang dikehendaki.

Dengan demikian kalau ada lembaga atau instansi yang mengajarkan ilmu-ilmu karamah dengan bacaan-bacaan dan melalui metode-metode tertentu kepada murid-muridnya itu merupakan kesalahan yang menyimpang dari pengertian karamah itu sendiri.Ada di antara masyarakat kita yang belajar ilmu karamah dengan cara-cara yang seakan-akan Islami.Seperti puasa dengan jumlah bilangan hari atau dengan wirid dan doa tertentu dalam hitungan ratusan bahkan ribuan.Bahkan ada yang memburu karamah dengan bermeditasi dan bertapa ditempat-tempat yang dikeramatkan dalam istilah ilmu meditasi memiliki medan energi prana atau spiritual yang besar.Yang lebih naif lagi,dalam menjalankan ritualitas tersebut mereka melakukan bid’ah dan bahkan mengabaikan perintah-perintah Allah yang wajib atau yang sunah.

Jika dengan metode pembelajaran tersebut mereka mendapatkan sesuatu yang luar biasa maka bisa dipastikan itu adalah sihir dan syetanlah yang menjadi maha guru mereka.Allah memberitahukan hal tersebut dengan firman-Nya: وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syetan-syetan pada masa kerajaan Nabi Sulaiman (mereka mengatakan bahwa Nabi Sulaiman melakukan sihir).Sedangkan Sulaiman bersih dari kekafiran,tetapi Syetan-syetan itulah yang kafir (melakukan sihir)dan mengingkari,yang mengajarkan sihir kepada orang banyak.”(QS.Al-Baqarah:102) Kelebihan yang diambil dengan cara mempelajarinya atau mencarinya dengan metode atau cara-cara yang aneh maka bisa dipastikan itu bukanlah karamah,tetapi sihir.

c. Karamah Tidak Dapat Ditransfer Sedangkan Sihir Dapat Ditransfer. Karamah termasuk sesuatu yang tidak bisa dipindahkan ke orang lain,baik secara kontak langsung atau tidak langsung,jarak dekat atau jarak jauh,karena karamah itu milik Allah yang hanya diberikan pada hamba-hamba-Nya yang shalih.Tetapi sebaliknya ilmu sihir bisa ditransfer ke orang lain,baik dengan jarak dekat ataupun jauh. Bahkan mereka sekarang memanfaatkan teknologi internet untuk mentransfer sihir itu keberbagai daerah,negara bahkan benua.

Dapat saya contohkan pada proses attunement Reiki,dulu saya melalui email,chating ataupun mailinglish dapat memberikan attunement Reiki pada orang-orang yang menginginkan mendapatkan kemampuan Reiki hanya dengan kontak melalui email,chating ataupun mailinglis. Setelah mengetahui nama dan daerah (baik diluar kota bahkan luar negeri) tempat tinggal orang tersebut saya dengan niat memberikan attunement lalu menggambarkan simbol-simbol Reiki maka orang itu dapat langsung menerima attunement dari saya dengan mendapatkan sensasi-sensasi yang cukup menakjubkan (tubuh bergoyang-goyang sendiri,merasakan getaran listrik,melihat cahaya-cahaya dan lain sebagainya) dan langsung dapat mengalirkan energi Reiki dengan dirasakan aliran energinya (pada hakekatnya jin itu sendiri yang berjalan melalui aliran darah kita yang kita rasakan gerakannya).

Perhatikan juga iklan provokatif yang ada disalah satu majalah seperti,”Transfer ilmu hikmah.Inginkah anda mempunyai kemampuan supanatural yang mengagumkan?Anda bisa menembus dimensi astral khodam jin,malaikat.

Dalam tingkat lanjut anda dapat menguasai karamah para wali dan kyai-kyai sakti.” Kita tidak tahu persis,sudah berapa puluh ribu orang yang tertipu dengan iklan tersebut atau yang senada dengannya.Padahal kita tidak pernah mendengar Rasulullah dan para sahabatnya mentransfer karamah satu sama lainnya.jadi jelas bagi kita kalau ada karamah yang bisa ditransfer kesana kemari adalah sihir.Dan sihir bukanlah karamah dalam terminologi syariat islam.

d. Karamah Tidak Dapat Diwariskan Sedangkan Sihir Bisa Diwariskan.

Karena karamah itu bukan harta ataupun benda yang bisa dimiliki,ia merupakan pemberian Allah seketika itu juga.maka ia tidak dapat diwariskan kepada siapapun,dan karena tidak ada ritual khusus atau cara khusus untuk mendapatkannya.Maka karamah tidak dapat ditelusuri untuk menemukannya kembali.Juga tidak dapat ditapaktilasi untuk mewarisinya jika seseorang itu meninggal.

Hal ini berbeda dengan sihir atau ilmu-ilmu kanuragan yang pada hakekatnya merupakan tipu daya syetan.Bisa saya berikan contoh nyata pada suatu daerah di Jawa ada seorang tokoh paranormal yang sangat terkenal sakti,ketika sakratul maut ia menjulurkan lidahnya,keluar buih atau muntahan pada mulutnya.

Maka jika ingin mendapatkan kesaktiannya,keluarganya atau orang lain dapat langsung mewarisi kesaktiannya hanya dengan menjilat lidah,buih ataupun muntahan pada saat paranormal itu sedang sekarat atau pada saat ia telah meninggal. Contoh lain lagi ada suatu perguruan aliran kebatinan Senggoropati yang sengaja pergi bermeditasi atau bertapa kemakam-makam wali-wali,tokoh-tokoh sakti yang telah meninggal lalu melakukan ritual-ritual tertentu untuk bertemu roh para wali atau tokoh sakti tersebut dan dengan melakukan penarikan dengan kekuatan jurus ilmu tenaga dalam yang katanya untuk mendapatkan sima ghaib (pancaran aura energi kesaktian orang yang telah meninggal) dan mendapatkan karamah seperti karamah-karamah wali ataupun tokoh-tokoh sakti yang telah meninggal. Jangankan ada prosesi pewarisan (pengalihan hak milik) tanpa itupun Jin berusaha untuk dimiliki oleh keturunan sang dukun agar bisa mendapatkan korban yang lebih banyak dan melanggengkan pengaruhnya kepada anak manusia.

Tim Ruqyah Majalah Ghaib sering mendapatkan pengaduan kasus semacam ini.Karena keturunan dukun itu tidak mau menerima warisan itu maka kehidupannya diganggu ketenangannya diteror bahkan sampai tahap gangguan fisik yang menyakitkan.

e. Karamah Tidak Dapat Didemonstrasikan Sedangkan Sihir Dapat Didemonstrasikan.

Kita tidak pernah mendengar riwayat atau membaca sirah kehidupan Rasulullah bahwa Rasulullah dangan para sahabatnya mempersiapkan diri,latihan jurus tenaga dalam atau berkemas-kemas untuk pertunjukan kesaktian atau kehebatan ilmu kedigdayaan.Entah itu untuk penggalangan dana atau hiburan ataupun menjadikannya sebagai sarana da’wah.

Sebagaimana dalih yang dikemukakan para pendekar “karamah” dan akrobatik-akrobatik sihir bahkan bisa saya beri contoh nyata; ada suatu organisasi kepemudaan yang menunjukkan ilmu kesaktian yang dipersiapkan dan didemonstrasikan untuk persiapan membela tokoh tertentu dengan menyebut dirinya pasukan berani mati yang disiarkan diberbagai media masa dengan mendemonstrasikan kesaktian mereka setelah diisi seorang kyai melalui atraksi kekebalan ataupun atraksi demonstrasi pukulan jarak jauh.Walaupun pada akhirnya mereka tunggang langgang lari tidak bisa menggunakan ilmu mereka ketika dikejar dan menghadapi takbir Allahuakbar dari para anggota Laskar Jihad.

Memang Khalid bin Walid pernah melakukan sesuatu yang spektakuler,itupun terpaksa dan bukan dipersiapkan terlebih dahulu tetapi spontanitas.Selanjutnya Khalid bin Walid tidak pernah mempertunjukkan kembali kejadian tersebut yaitu meminum racun waktu dia dan pasukannya mengepung benteng musuh.

Pimpinan mereka berkata,”Kami tidak akan menyerah sebelum kamu meminum racun.”Khalid pun lalu meminumnya dan dia tetap segar bugar dengan idzin Allah. Maka dari itulah,apabila ada seseorang yang tampak darinya sesuatu yang luar biasa,lalu yang bersangkutan berusaha menampilkan kembali atau memamerkan kepada khalayak ramai,maka bisa dipastikan itu adalah sihir bukan karamah.Apalagi kalau hal tersebut dijadikan sebagai obyek bisnis atau mesin pencetak uang.

f. Karamah Tidak Dapat Diprediksi Kedatangannya Sedangkan Sihir Dapat Diprediksi.

Karamah hanya diberikan kepada hamba-hamba Allah yang beriman dan bertaqwa.Namun realitasnya tidak semua orang mukmin yang bertaqwa mendapatkan karamah dari Allah.Oleh karena itu kita tidak bisa mengatakan jika seseorang beriman dan memperbanyak ibadahnya kepada Allah,itu sebagai tanda bahwa orang tersebut akan mendapatkan karamah.Apalagi cuma dengan puasa dengan puasa beberapa hari atau shalat seribu rakaat atau wirid doa sekian puluh ribu kali pasti akan mendapatkan karamah.Itu semua merupakan doktrin yang tidak berdasar pada dalil syariat. Berbeda halnya dengan sihir,bila seseorang melakukan ritualitas tertentu seperti yang bisa saya contohkan setelah mendapatkan inisiasi Reiki maka bisa dipastikan dia bisa mengalirkan Reiki seketika itu juga,setelah berpuasa mutih patigeni lalu ia kebal,pemujaan dengan mengabdikan diri pada jin.

Contohnya adalah dengan memberikan sesajen pada jin penguasa daerah setempat sebelum acara kuda lumping berlangsung maka bisa dipastikan para pemain kuda lumping akan mendapat bantuan jin ketika memakan beling,atau melecehkan ayat-ayat Al-Qur’an atau menjadikannya sebagai pijakan sandal menuju toilet dan sejenisnya.Maka hampir bisa dipastikan jin akan bersenang hati dan bergegas menuruti permintaan orang tersebut.Hal itu dilakukannya untuk melangengkan kesyirikan dan kesesatan pelaku. Sekaligus sebagai bentuk tipu daya bagi pelaku-pelaku bid’ah yang akhirnya berdalih bahwa apa yang dilakukannya juga diterima dan dikabulkan Allah.Memang kalaupun pelaku-pelaku sihir sukses dalam menjalankan misinya,semua itu berkat idzin Allah.

Tapi karena cara dan kinerjanya tidak sesuai dengan syariat,maka Allah tidak akan meridoinya.Bahkan perbuatan mereka akan mendapatkan laknat dari Allah. Jadi jangan heran jika ada seseorang bermeditasi atau bertapa digunung,goa,hutan,tempat-tempat ibadah selama beberapa minggu seperti bisa saya contohkan Dr.Mikao Usui yang bermeditasi di gunung Kurama selama 21 hari mendapatkan kemampuan Reiki atau pun para ahli Yoga yang melakukan ritual-ritual shirsasana (meditasi dengan pose-pose tubuh tertentu) bisa mendapatkan kemampuan-kemampuan ajaib.Atau juga pergi berguru pada perguruan-perguruan kedigdayaan dengan menjalani ritualitas yang tidak pernah bahkan bertentangan dengan apa yang telah diajarkan Rasulullah,lalu mendapatkan keajaiban dan keanehan,karena itu adalah hasil karya syetan dan teman-temannya.

g. Karamah Terjadi Tidak Berulang-ulang Sedangkan Sihir Dapat Diulang-ulang.

Kita pernah mendengar karamah-karamah yang dimiliki oleh beberapa sahabat,Seperti Salman al-Farisi makan dipiring,lalu piring itu bertasbih.Usaid bin Hudhair saat keluar dari majlis Rasulullah ada cahaya yang meneranginya.Amir bin Fuhairah mati syahid jasadnya terangkat kelangit dan masih banyak lagi yang lainnya.Kalau kita perhatikan,peristiwa tersebut hanya sekali yang terjadi pada diri mereka dan tidak bisa dipelajari bahkan diturunkan pada sahabat lainnya.Kalaupun berulang seperti yang dialami Maryam,Ibunya Nabi Isa itu terjadi beberapa hari saja sebelum mempunyai anak,setelah itu tidak kita dengar dia selalu mendapatkan jatah makanan itu lagi.

Lainnya dengan sihir,si tukang sihir terus bisa mengulangi atraksi-atraksi sihirnya,selama “upeti”yang disetorkan kepada jin pelayanannya jalan terus baik disadari contohnya adalah dengan memberikan sesaji,perbuatan yang selalu menjurus pada kesyirikan dan dosa besar lainnya ataupun tidak disadari oleh dia seperti dengan tetap membaca amalan-amalan bid’ah,dengan latihan-latihan khusus (meditasi,menyalurkan Reiki,latihan tenaga dalam dan lain sebagainya) yang sama sekali tidak disyariahkan yang kesemuanya itu pasti menjurus pada kesyirikan. Tetapi jika sang dukun,paranormal membelot dan mengingkari kesepakatan yang sudah disepakati dengan jin maka jin itu akan berbalik meneror si tukang sihir dan menyakitinya,bahkan obyek sasaranya bukan merupakan cuma dia,biasanya merembet ke istri dan anak keturunannya serta keluarga yang lain.Itulah jahadnya jin (syetan).Sehingga orang yang terlanjur berprofesi sebagai dukun atau tukang sihir akan sulit dan berat dari belenggu syaitan dan jaring-jaringnya.

Disamping dia harus menanggung resiko yang begitu mengerikan dan fatal. Sedangkan dalam hal yang biasanya tidak disadari orang yang mempelajari sihir seperti membaca amalan-amalan tertentu yang menggunakan ayat-ayat Al-Quran atau bacaan-bacaan lain untuk tujuan yang tidak disyariahkan akan mendapatkan ketidak tenangan dalam hidupnya.

h. Karamah Hanya Dimiliki Orang Shalih Sedangkan Sihir Dimiliki Orang Munafik,Fasik dan Kafir.

Imam Nawawi mendefinisikan orang yang shalih adalah orang yang selalu melaksanakan kewajibannya pada Allah dan menunaikan kewajibannya pada sesama manusia dengan baik.Imam al-Haramain mengutip adanya ijma (kesepakatan ulama) bahwa sihir tidak akan muncul dari orang yang shalih fasik sedangkan karamah tidak akan muncul dari orang yang fasik (pendosa).Akan tetapi karamah itu kadang muncul sesuai kondisi seseorang.Jika karamah itu diberikan pada saat kondisi iman seseorang itu melamah maka ia akan memperkokoh imannya.Orang yang lebih sempurna iman dan ketaqwaannya tidak akan mencari karamah apalagi “karamah” yang diperjual belikan karena ia sudah merasa cukup atas apa yang sudah dimilikinya,yaitu kedekatan Allah Yang Maha Perkasa dengannya dan senantiasa melindunginya.

Maka dari itu orang-orang yang pernah mendapatkan karamah tidak akan gentar bila bertemu orang-orang shalih sepertinya berbeda sekali dengan para paranormal atau orang yang mengaku punya kemampuan ghaib jika mendekati orang benar-benar shalih dan lurus akidahnya maka mereka akan menyingkir tidak mau bertemu dan bertukar pikiran dengan berbagai macam alasan. Apalagi jika orang-orang yang shalih itu berhadapan dengan tukang-tukang sihir,mereka tidak akan bergeming atau ciut nyalinya.Sebaliknya tukang-tukang sihir itu kalau bertemu dan berhadapan dengan orang-orang shalih yang lurus akidahnya,mereka akan takut,gemetar dan gentar.Takut dan khawatir kalau ilmunya atau jin yang setia membantunya kabur,sehingga sihirnya luntur dan sirna. i. Karamah Tidak Dapat Diperjual-belikan Sedangkan Sihir Dapat Diperjual-belikan Kalau kita memperhatikan media-media cetak,terutama yang berkaitan dengan mistik,maka anda akan menjumpai beraneka macam iklan yang menawarkan sihir berkedok karamah atau ilmu kesaktian.

Ada yang memakai kata karamah, keramat, pembukaan, inisiasi, pengisian, tenaga dalam, ilmu kontak, aji kesaktian, kedigdayaan, pembersihan atau pembukaan aura, benda-benda supranatural. Ada yang terus terang mencantumkan label harganya yang diperhalus bahasanya dengan kata mahar,infaq,ongkos kirim atau pengganti puasa tirakat.Kalau kita mendapatkan karamah yang diobral maka pastilah itu adalah sihir. Karamah itu bukanlah benda atau barang yang bisa dijadikan hak milik atau hak paten,dan juga bukan objek dagangan yang menjadikan income yang menggiurkan.Jual beli dalam hal ini syarat dengan penipuan dan penyesatan.

Karena konsumen digiring kepada kemusyrikan dan pendangkalan akidah dan tawakal kepada Allah.Bahkan bisa jadi si konsumen akan dibawa kepada “penduaan”Allah seperti pemasukan ajaran-ajaran yang bertentangan dengan prinsip ketauhidan dan penujaan kepada syaitan beserta balatentaranya.

Maka dari itulah,hindari transaksi-transaksi-transaksi yang berkaitan dengan ilmu atau benda “keramat”,sebelum anda merugi dunia akherat. Kesimpulan akhir dari pembahasan diatas jika mereka katakan bahwa Reiki,latihan tenaga dalam,bermeditasi, sebagai sarana untuk mendapatkan karomah dari Allah adalah salah besar.Sebab karomah tidaklah bisa didapatkan dari suatu hal yang jelas-jelas bathil dan karomah itu sendiri tidak bisa direncanakan untuk mendapatkannya.

Walaupun dengan ibadah yang sesuai tuntunan Islam sekalipun kita janganlah mencari karamah tetapi harus istiqomah untuk mendapatkan ridho dari Allah. Berkata Abu Ali Al-Jauzaja’i :“Jadilah engkau orang yang mencari keistiqomahan, jangan menjadi pencari karomah. Sesungguhnya jiwamu bergerak (berusaha) dalam mencari karomah padahal Rob engkau mencari keistiqomahanmu”.

Berkata Syaikh As-Sahrwardi :”Ucapan ini adalah prinsip yang agung dalam perkara ini, karena sesungguhnya banyak mujtahid dan ahli ibadah mendengar salaf yang sholih, telah diberi karomah-karomah dan hal-hal yang luar biasa sehingga jiwa-jiwa mereka (para ahli ibadah itu) senantiasa mencari sesuatu dari hal itu (karomah tersebut), dan mereka ingin diberikan sedikit dari hal itu, dan mungkin diantara mereka ada yang hatinya frustasi dalam keadaan menuduh dirinya bahwa amal ibadahnya tidak sah karena tidak mendapatkan karomah.

Kalau mereka mengetahui rahasia hal itu (yaitu Allah tidak menuntut para hambanya untuk memperoleh karomah, tetapi yang Allah inginkan para hambanya beristiqomah) tentu perkara ini (mencari karomah) adalah perkara yang rendah bagi mereka.” Akhirnya,janganlah anda mudah terpesona dan terpedaya dengan tawaran untuk menjadi orang sakti yang instan,orang ahli pengobatan dadakan.

Karena sihir bukanlah karamah, dan sihirlah yang banyak gentayangan pada saat dewasa ini.Waspadalah,jangan kita gadaikan iman dengan kesaktian yang menjurus pada kekufuran.

Dalam ajaran Islam telah jelas perbedaan antara mukjizat, Karamah dan Sihir. Perbedaan antara wali Allah dan wali syetan. Perbedaan antara yang ta’at pada Allah, dan mereka yang patuh pada syetan.

Mukjizat

Karomah/Irhas/maunah

Istidraj/Sihir

- Dari Allah

- Untuk Nabi & Rasul

- Muncul atas Kehendak Allah

- Karena Ta’at pada Allah

- Membela Al Haq

- Tidak bisa ditiru

- Tidak bisa dipelajari

- Tidak bisa diwariskan

- Memperkokoh Iman

- Dari Allah

- Untuk Wali Allah

- Muncul atas Kehendak Allah

- Karena Ta’at pada Allah

- Membela Al Haq

- Tidak bisa diiru

- Tidak bisa dipelajari

- Tidak bisa diwariskan

- Memperkokoh Iman

- Dari Syetan

- Untuk Wali Syetan

- Muncul atas kehendak pemiliknya

- Membela yang bathil

- Harus bermaksiat

- Bisa ditiru

- Bisa dipelajari

- Bisa dititiskan/diwariskan

- Menambah Sombong

20 thoughts on “BEDA MU’JIZAT, KARAMAH DENGAN SIHIR

  1. hanya 3? padahal ada 5, ketinggalan Irkhas dan Maunah. makanya mas ngaji dulu. terlalu emosional dan dengki terhadap muslim dari golongan NU, orang2 Ibnu Taimiyah memang begitu, hanya ingin menang sendiri. Lebih baik anda dakwah langsung ke masyarakat yg senang ilmu sihir, atai datangi paranormal, tantang ilmu mereka, jangan hanya koar2 di internet

    • hanya 3? padahal ada 5, ketinggalan Irkhas dan Maunah. makanya mas ngaji dulu.

      cukup ditambah (irkhas dan maunha masuk dalam karomah) gampangkan ;)

      terlalu emosional dan dengki terhadap muslim dari golongan NU, orang2 Ibnu Taimiyah memang begitu, hanya ingin menang sendiri. Lebih baik anda dakwah langsung ke masyarakat yg senang ilmu sihir, atai datangi paranormal, tantang ilmu mereka, jangan hanya koar2 di internet

      Justru saya sedang berda’wah kangsung ke jantung masyarakat yang sudah melek internet yang ada orang-orangnya suka ilmu sihir (TD/TM) koar-koar di internet asal tulisannya bermutu ga masalah toh ???? :)

      saya tidak emosional dan dengki dengan muslim golongan NU justru dari tulisan anda terihat anda sangat beritu marahnya :) saya cuma kasihan dan coba untuk menarihati saudara saya (oknum NU) yang tersesat

      • perasaan ruqiyah yang tidak bermutu..ayat Al-our’an kok dijadikan mantra ..emang yang nyembuhin ayat al-qur’annya
        walaupun Al-our’an kita tidak boleh menTuhankannya…
        tetap semua kesembuhan adalah kuasa Allah swt..
        semua yang kita lakukan baik tenaga dalam,metafisik dan sebagainya hanya ikhtiar saja..
        makanya Kang dikcy sering berkata pada para pasiennya..beliau tidak bisa menyembuhkan tp hanya mengobati..sebab masalah kesembuhan adalah hak Allah swt..
        bagaimana pendapat anda soal ini ??bolehkah kita bertuhan selain Allah swt ???
        menurut pendapat anda pribadi yang memberikan kesembuhan ayat al-qur’annya atau Allah swt
        klo ayat al-qur’an berarti sudah jadi jimad dong sekalian aja ditempel didinding rumah buat ngejaga dari gangguan jin..
        ayat -ayat Allah swt terlalu rendah kalo cuma dijadikan mantra buat pengusir jin..Al Qur an itu kitab suci jadi harus dikaji bukan dijadikan mantra..
        coba anda buat survey..jumlah praktisi ruqiyah diindonesia banyak mana jika dibanding paktisi tenaga dalam dan metafisik??
        sy akui banyak perguruan tenaga dalam dan metafisik yang menyimpang..tp kan tidak semuanya
        jangan merasa anda paling benar,
        kalo memang ruqiyah itu bisa menjamin hidup anda kenapa anda perlu berbisnis MLM juga ???
        trus mengapa anda cari tempat diskusi yang gratisan??
        kenapa tidak pakai domain berbayar sendiri ???
        artinya senang tidak senang, suka tidak suka anda pasti masih kurang..dengan mendompleng kang dicky minimal anda kan bisa ikut naik nantinya dan mungkin saja buku anda yang berjudul “kesesatan Hikmatul Iman” bisa laku sampai 1.000.0000 copy melebihi buku harry porter ..kan bisa kaya mendadak kan ??
        ingat yah waktu terus berjalan, anda harus bisa meruqiyah kang dicky sebelum 28 febuari 2010..semoga saja anda bisa merealisasikannya..

      • perasaan ruqiyah yang tidak bermutu..ayat Al-our’an kok dijadikan mantra ..emang yang nyembuhin ayat al-qur’annya
        walaupun Al-our’an kita tidak boleh menTuhankannya…
        tetap semua kesembuhan adalah kuasa Allah swt..

        na’udzubillah,apakah anda menganggap bacaan Alqur’an dlm ruqyah tidak bermutu? Jangan hanya kebencian anda pada saya membuat anda tanpa malu menghinakan Alqur’an! YA Allah,hambaMU yg hina ini berlepas diri dari kekasaran&hinaan “pengamatperdana”.,mantra itu bahasa awamnya, ruqyah adalah terapi doa, yang menyembuhkan Allah melalui perantara hukum alamnya (gelombang suara, frekuensi suara dll) lihat di http://metafisis.wordpress.com/2010/01/19/energi-penyembuh-dalam-alquran-antara-sain-dan-keyakinan-1/

        ayat -ayat Allah swt terlalu rendah kalo cuma dijadikan mantra buat pengusir jin..Al Qur an itu kitab suci jadi harus dikaji bukan dijadikan mantra..

        jangan menilai dari nafsu anda hati-hati anda sudah menghinakan sunnah rasulullah, apakah anda menganggap rendah rasulullah yang banyak menuntunkan bahwa ayat tertentu berfungsi/berkhasiat menyembuhkan.
        Apa anda memandang jibril merendahkan ayat-ayat Allah karena jibril meruqyah rasulullah. Dari ‘Asiyah ra berkata : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila sakit, jibril meruqyahnya. Ia berkata : “Dengan nama Allah, dia membebaskanmu, dan dari setiap penyakit dia menyembuhkanmu, dan dari setiap orang yang dengki ketika dengki, dari setiap orang yang punya mata berbahaya.” (HR. Bukhari, Muslim).

        Apakah rasulullah dan sahabat merendahkan ayat2 Allah karena menjadikan Al-Qur’an alat pengusir penyakit ?? dalil Abu Sa’id Al Khudry ra meruqyah pimpinan kaum yang terkena gigitan ular berbisa dengan membacakan Al Fatihah dan mengumpulkan ludahnya kemudian meludahkannya, hadiah sekelompok kambing dan disampaikan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau menyambut :“Kenapa kamu tahu bahwa ia (al Fatihah) itu ruqyah ?” Kemudian beliau bersabda : “Sungguh kalian benar, buatkan untukku satu bagian bersama kalian !” kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tertawa.” (HR.Bukhari dan Muslim). Secara jelas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :“Fatihatul kitab obat untuk segala penyakit.” (HR.Ad Darimy)

        Apakah rasulullah merendahkan ayat-ayat Allah ketika manjadikan Al-Qur’an sebagai pengusir setan sebagaimana Diriwayatkan dari Nu’man bin basyar bahwa Nabi Bersabda “…jika kalian membaca 2 ayat penutup al-baqarah dalam rumah niscaya setan menjauh dari rumah tersebut selama tiga malam.(Al-hakim dalam al-Mustadrak (1/562) beliau berkata “hadits ini shahih”)

        Berbicara atas dasar ilmu wahai teman bukan atas dasar nafsu, bertaubatlah sebab anda sudah menghinakan rasulullah, jibril dan Al-Qur’an!

    • hanya 3? padahal ada 5, ketinggalan Irkhas dan Maunah. makanya mas ngaji dulu.

      cukup ditambah (irkhas dan maunha masuk dalam karomah) gampangkan ;)

      terlalu emosional dan dengki terhadap muslim dari golongan NU, orang2 Ibnu Taimiyah memang begitu, hanya ingin menang sendiri. Lebih baik anda dakwah langsung ke masyarakat yg senang ilmu sihir, atai datangi paranormal, tantang ilmu mereka, jangan hanya koar2 di internet

      Justru saya sedang berda’wah kangsung ke jantung masyarakat yang sudah melek internet yang ada orang-orangnya suka ilmu sihir (TD/TM) koar-koar di internet asal tulisannya bermutu ga masalah toh ???? :)

      saya tidak emosional dan dengki dengan muslim golongan NU justru dari tulisan anda terihat anda sangat beritu marahnya :) saya cuma kasihan dan coba untuk menasihati saudara saya (oknum NU) yang tersesat

  2. Na’udzubillah.betapa besar dosa Kang Dicky sebab sudah banyak mengkader pengingkar sunnah ruqyah. “pengamatperdana” anda ini ittiba’ dgn rasul atau dgn Kang Dicy? Ada puluhan hadits rasulullah menjadikan bacaan ayat suci Alqur’an sebagai “mantar” penyembuh/pelindung,apakah rasul sudah merendahkan ayat2 Allah atau justru anda merendahkan rasul karena menjadikan Alqur’an sebagai ruqyah?Atau anda malah mengingkari hadits rasul (seorang ingkarul hadits)???dengan tetap tidak mengakui bahwa jibril,rasul juga sahabat “memantrakan” alqur’an untuk penyembuhan dan perlindungan! Bertaubatlah sebab anda bicara tidak atas dasar ilmu melainkan hanya berdasarkan nafsu saja.hati2 anda bisa jadi golongan ingkarul hadits jika tidak mengakui hadit diatas

  3. pertanyaan satu yang menyembuhkan Allah swt atau ayat al-qur’annya ??
    sy tidak menentang hadist..atau qur’an cuma jngan sampai ada pembelokan akidah bahwa yang menyembuhkan itu ayat al-qur’annya..semua itu karena Allah swt..yang membuat kita tertinggal kita tidak mau berfikir selalu saja mengganggap apa yang diajarkan guru itu benar dan anda bisa lihat sendriri bagaimana citra Indonesia dimata dunia..padahal kita adalah umat islam terbesar..kenapa karena selalu saja berdebat tp diajak pembuktian tidak berani..karena kita selalu diajarkan untuk membeanrkan pendapat orang lain dari zaman SD ..apa anda tidak menyadarinya ??akhirnya terciptalah bangsa yang seperti sekarang kita lihat
    maaf sy ada pertanyan menyimpang apa nama kerajaan pertama diindonesia ??klo anda jawab kutai kertanegara itu adalah kesalahan besar..itu hanya satu contoh sejarah yang disesatkan ..banyak lagi hal-hal yang harus dikaji ulang ‘sy bingung sama anda yang sesat itu saya atau anda..sy sih selalu berpedoman yang menjadi penyebab segala kejadian baik adalah Allah swt kalo buruk itu baru dari manusianya..begitu juga kesembuhan datanganya dari Allah swt jangan sampai kita berbelok akidah kita dengan menuhankan selain Allah..nabi saja tidak ingin dikultuskan..jangan salah mengerti ucapan sy
    tp soal ohm meter apa anda sudah mencobanya ???jarumnya bergerak diangka berapa ??kalo anda cerdas anda bisa menjawab hubungan manusia yang bisa menyalakan bola lampu..berfikirlah walau hanya sedikit, atau anda harus sekolah SD lagi ???
    anda sudah tes belum disengat ular kobra terus dibaca ayat al-qur’an..???tes dulu coba..
    INGAT sy bukan menghina Al-Qur’an..tp cobalah jangan membuat nya menjadi mantra.. kan kita selalu ikrar sesungguhanya hidup,mati dan ibadahku hanya untuk Allah swt saja,seseorang klo mempunyai keimanan dan ketakwaan yang luar biasa dengan mengucap bismilah saja bisa jalan diatas air,contohnya para wali
    dan sudah jelas keimanan Nabi dan para sahabat jauh diatas kita..tanpa membaca ayat al-qur’an pun sudah pada kabur setannya..
    ingat jangan lupa dites ular kobra dan ohm meternya dan tolong report disini

    • pertanyaan satu yang menyembuhkan Allah swt atau ayat al-qur’annya ??
      sy tidak menentang hadist..atau qur’an cuma jngan sampai ada pembelokan akidah bahwa yang menyembuhkan itu ayat al-qur’annya..semua itu karena Allah swt..yang membuat kita tertinggal kita tidak mau berfikir selalu saja mengganggap apa yang diajarkan guru itu benar dan anda bisa lihat sendriri bagaimana citra Indonesia dimata dunia..

      inilah yang saya katakan ketidaktahuan menyebabkan kesalahpahaman dan kebodohan menyebabkan kesesatan. apakah anda tahu bahwa bacaan ayat suci Al-Qur’an , doa rasulullah dalam ruqyah harus memenuhi 3 kategori.
      Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullahu berkata: “Para ulama telah bersepakat tentang bolehnya ruqyah ketika terpenuhi tiga syarat:
      1. Menggunakan Kalamullah atau nama-nama dan sifat-Nya.
      2. Menggunakan lisan (bahasa) Arab atau yang selainnya, selama maknanya diketahui.
      3. Meyakini bahwa ruqyah tidak berpengaruh dengan sendirinya, namun dengan sebab Dzat Allah Subhanahu wa Ta’ala.
      nah dalam poin 3 para peruqyah harus meyakini bahwa tidak berpengaruh dengan sendirinya, namun dengan sebab Dzat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jadi peruqyah seperti kami tidaklah meyakini bahwa ruqyah mempunyai kekuatan kecuali dengan sebab Allah Ta’ala

      sy bingung sama anda yang sesat itu saya atau anda..sy sih selalu berpedoman yang menjadi penyebab segala kejadian baik adalah Allah swt kalo buruk itu baru dari manusianya..begitu juga kesembuhan datanganya dari Allah swt jangan sampai kita berbelok akidah kita dengan menuhankan selain Allah..nabi saja tidak ingin dikultuskan..jangan salah mengerti ucapan sy

      saya katakan anda sesat dan seorang ingkar sunnah ruqyah dan ingkarul hadits dari jawaban anda sendiri yang tidak mengakui mu’jizat Al-qur’an yang dapat menyembuhkan, padahal bukti penelitian sangat banyak, anda juga tidak mengakui bahwa bacaan ruqyah bisa melindungi dari gangguan jin padahal bukti dalil dari hadits sangat banyak, anda juga dengan seenaknya tidak mengakui hadits yang jelas keshahihannya. hati-hati saudaraku keyakinan yang keluar dari nafsu anda dapat menyebabkan anda senjadi kufur.

      tp soal ohm meter apa anda sudah mencobanya ???jarumnya bergerak diangka berapa ??kalo anda cerdas anda bisa menjawab hubungan manusia yang bisa menyalakan bola lampu..berfikirlah walau hanya sedikit, atau anda harus sekolah SD lagi ???

      tanggapan anda ini saya pindah ke artikel http://metafisis.wordpress.com/2009/12/30/kehebatan-manusia-listrik-benarkah-itu-nyata/#comment-879 tolong mas jangan mencar-mencar jika menulis fokus pada artikel yang berhubungan

      anda sudah tes belum disengat ular kobra terus dibaca ayat al-qur’an..???tes dulu coba..

      Jangan kita menguji pertolongan Allah, Dalam suatu hadits Rasulullah berpesan, “Wahai manusia, janganlah kalian berharap ketemu musuh, dan mohonlah kepada Allah perlindungan darinya.. tapi jika kalian bertemu mereka, maka bersabarlah (berteguh hati). Ketahuilah bahwa surga itu di bawah kilauan pedang.” (HR. Bukhari dari Salim)

      Kita jangan berharap bertemu ular kobra danberbuat bodoh minta di gigit ular, sesuai pesan Rasul jangan berharap bertemu musuh (ex:ular kobra) dan mohon kepada Allah perlindungan darinya (selalu membaca doa perlindungan). Tapi jika kalian bertemu mereka (ex:ular kobra), maka bersabarlah (berteguh hati untuk membunuh ular tsb). Ketahuilah bahwa surga itu di bawah kilauan pedang.

      Rasulullah saw pernah meruqyah Hasan dan Husein dengan doa: “Saya memohon perlindungan buat kalian berdua dengan kalimat-kalimat Alloh yang sempurna dari kejahatan setan dan binatang berbisa, serta dari pandangan yang menimpanya (yang maengakibatkan sakit)”. ( HR Bukhori muslim )

      Dari dalil diatas Rasul melindungi Hasan dan Husein dengan doa ruqyah, lalu apalah Rasul mengetes doanya dengan sengaja mendekatkan cucunya untuk dipatok ular ?????

      INGAT sy bukan menghina Al-Qur’an..tp cobalah jangan membuat nya menjadi mantra.. kan kita selalu ikrar sesungguhanya hidup,mati dan ibadahku hanya untuk Allah swt saja,seseorang klo mempunyai keimanan dan ketakwaan yang luar biasa dengan mengucap bismilah saja bisa jalan diatas air,contohnya para wali

      Mas mantra itu adalah bahasa awamnya, Ruqyah menurut bahasa adalah bacaan atau mantra. Sedangkan menurut syariat islam, ruqyah adalah bacaan yang terdiri dari ayat al-Qur’an, asma’ul husna (nama-nama Allah Swt) dan do’a-doa yang dicontohkan nabi saw berdasarkan hadits yang shahih untuk memohon kepada Allah akan kesembuhan orang sakit.

      Anda harus tahu SELURUH ULAMA AHLUSSUNAH MEYAKINI DAN MEMFATWAKAN BAHWA RUQYAH YANG TERDIRI DARI BACAAN AYAT SUCI AL-QUR’AN DAN DOA RASULULLAH BIS MELINDUNGI DARI SEGALA MARA BAHAYA DAN BISA MENYEMBUHKAN PENYAKIT. Yang ulama berbeda pendapat hanyalah masalah tekhnis ruqyah. Ulama NU mengakui ruqyah lihat di http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=16346 muhmmadiyah mengakui ruqyah, semua umat islam mengakui ruqyah kecuali HIkmatul Iman (guru dan anak muridnya). Anda ini termasuk golongan mana ?????? Umat ISlam mengakui ruqyah jadi HIkmatul iman umat siapa ?????

      Ikita selalu ikrar sesungguhanya hidup,mati dan ibadahku hanya untuk Allah swt saja,seseorang klo mempunyai keimanan dan ketakwaan yang luar biasa dengan mengucap bismilah saja bisa jalan diatas air,contohnya para wali

      Nah…..Bismillah adalah ruqyah perlindungan da meminta perlindungan, wali membaca ruqyah hingga mendpatkan karomah Allah… apalagi yang mau anda ingkari ?

      dan sudah jelas keimanan Nabi dan para sahabat jauh diatas kita..tanpa membaca ayat al-qur’an pun sudah pada kabur setannya..

      Salah besar! Dimana dalilnya Nabi dan sahabat tidak perlu membaca doa ruqyah ketika diganggu setan bahkan setannya kabur tanpa berdoa!!!!justru Nabi dan sahabat membaca doa ruqyah ketika diganggu setan

      Sahabt nabi tidak lepas dari gangguan setan, bahkan perlu diruqyah nabi agar setanya keluar :
      Utsman bin Abil ’Ash ra berkata: “Ketika Rasulullah SAW menugaskanku di wilayah Tha’if. Sesuatu mengganggu kehkusyukanku setiap melaksanakan shalat. Sampai-sampai aku tidak tahu (lupa) shalat apa yang sedang aku kerjakan. Kemudian aku bergegas menemui Rasululah, untuk menanyakan hal tersebut.” Rasulullah bertanya: “Ada apa denganmu?” Setelah mendengar penjelasanku Rasul berkata: “Itu adalah syaitan, mendekatlah.” Akupun mendekat dan duduk di hadapannya. Kemudian Rasul memukul dadaku dengan tangannya, dan meludahi mulutku, sambil mengatakan : “Keluarlah wahai musuh Allah!” Beliau melakukannya tiga kali. Kemudian berkata : “kebenaran bersama amalmu.” Setelah itu aku tidak pernah lagi merasa terganggu dalam shalat.” ( HSR. Ibnu Majah ).

      Rasulullah menganjurkan sahabat (juga umat islam) membaca doa ruqyah ayat kursi untuk melindungi dari setan.
      Hal ini terungkap dalam hadits Rasulullah Saw yang menyatakan, Apalagi kamu hendak tidur di pembaringan, bacalah ayat kursi sampai tuntas. Niscaya Allah senantiasa menjagamu dan setan tak akan mendekatimu sampai pagi. (HR Bukhari, dari Abu Hurairah r.a.)

      Apalah anda juga masih buta mata hti anda tidak mau menerima mebenaran hadits diatas, jika anda masih tidak mau mengakui bahwa ayat kursi bisa melindungi dari setan anda adalah kelompok ingkar sunnah ruqyah dan ingkar hadits. Saya harap guru anda juga bertaubat dengan mengatakan ayat suci Al-Qur’an tidak bisa melindungi dan mengusir jin! guru anda telah disesatkan setan dan mengajak sesat anak muridnya. Na;udzubillah.

      Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya semalam syetan hendak menggangguku saat aku menyusuri bukit. Di antara mereka ada yang membawa obor-obor untuk membakar wajahku. Lalu malaikat Jibril mendatangiku dan menyeru, ‘Hai Muhammad, bacalah!: A‘udzu bi kalimatillahit tammati lati la yujawizuhunna barrun wa la fajir min syarri ma kholaqo wa dzaro-a wa barok…“. Ketika aku selesai membacanya, obor-obor mereka padam, dan Allah-pun mengalahkan mereka.” (HR. Ahmad).
      dari hadits diatas jelas jibril menyuruh Rasul membaca doa ruqyah……….tidak ada dalilnya setan lari tanpa doa ruqyah yang dibac Rasul. Keimanan yang benar adalah kita harus berikhtiar doa ruqyah untuk melindungi dari setan, keimaan tanpa doa itu bohong besar!

      ANDA MSIH SAJA INGKAR SUNNAH RUQYAH ? ATAU ANDA TIDAK MAU MENGAKUI HADITS DIATAS ????

  4. Sebenar nya setelah saya amati, tujan anda sangat baek demi menjaga akidah tauhid thdp Allah.
    Tapi masih banyak yg harus anda pelajari karna banyak sekali yg belum anda ketahui.Pengetahuan anda sangat dangkal bidang tauhid.
    Pesan saya sebagai sesama muslim, dengan kiasan , ( ” Seseorang tidak akan pernah tau dalam nya sebuah lubuk, Sebelum terjun langsung dan menyelam kedasar lubuk tsb ” )

  5. Anda harus ingat, bahwa benar ato tidak nya sebuah perbuatan maupun hukum dan kebiasaan yg di pakai seseorang, hanya nanti tau nya di pengadilan tuhan….termasuk dengan apa yg anda kira, dan belum tentu jg benar apa yg anda simpulkan…..
    camkan itu.
    Ingat di atas langit masih terdapat lapisan2 yg lain.

  6. sampai juga saya disini,hehehe :)
    begini mas PA….

    apakah antum sudah melakukan penelitian yang akurat terhadap apa yang antum klaim sesat?

    termasuk ritual2 yang berada di NU?
    kata Anda:
    (ANDA MSIH SAJA INGKAR SUNNAH RUQYAH ? ATAU ANDA TIDAK MAU MENGAKUI HADITS DIATAS ????)

    maka saya juga katakan hal sama: (ANDA MSIH SAJA INGKAR SUNNAH RUQYAH ? ATAU ANDA TIDAK MAU MENGAKUI HADITS DIATAS ????)

    terangkan kepada saya, kenapa Anda mengukumi TD/TM yang SESUNGGUHNYA, tidak ada dalam hadist?

    beri saya hadist yang mengatakan ttg TD/TM
    TD/TM tidaklah sama dg sihir menurut saya

    mengapa?
    ia hanya akan menjadi sihir jika memiliki sifat2 yang sama dg sihir.Maka, jika TIDAK,maka TD/TM bukanlah sihir

    POIN UTAMA:anda menjustifikasi semua TD/TM mengajarkan sihir.Padahal TIDAK.

    maka,anda perlu mengadakan penelitian yang mendalam hg ke akarnya.Maka, tabayyun adalah sarana terhindar dari petaka FITNAH BESAR trhdp sesama muslim seiman akh…

    pernahkan anda tabayyun pd mereka2 yang anda sesatkan?
    tabayyun ke Banser misalnya.Yang lebih jelas,pernahkah anda tabayyun ke HI yang sering antum hantam?

    jangan terbatas pd HI,kasian,g profesioan dn g adil
    teliti yg juga: SH TERATE/PAGAR NUSA/TAPAK SUCI,SN DLL….

    bukankah yg di atas menurut definisi anda itu, nmereka beratio sesat SEMUA?

    DENGAN KATA LAIN: ULAMA-ULAMA MUMPUNI DI NU/MUHAMMADIYAH ADALAH SESAT SELURUHNYA:)

    KENAPA?
    karena membiarkan aliran sesat semacam PN/TS tetap berlangsung hingga kini…:)

    artinya PULA: YANG TIDAK SESAT TINGGAL SATU ADANYA
    YAKNI ANTUM MAS PA…:)

    DI Indonesia,semuanya SESAT KECUALI anda…
    terutama dikalangan NU/MUHAMMADIYAH…

    Sebelumnya,mohon maaf sebesar2nya jika hal ini tidak berkenan.Sama seperti antum,saya cyuma ign sampaikan kebenaran.Agar, kita semua tidak TERJEBAK pada pertikaian tidak penting dan tidak mperlu kayak begini…

    subhanallah…
    referensi saya: u berdakwah agar banyak belajar dari wali sembilan,terutama Sunan Kalijogo

    tanpa mereka-mereka,Islam tidak sebesar sekarang
    yang berdakwah dg cara DEBAT yang hanya soal kalah menang…

    berdakwahlah dg akhlakul karimah,perbanyak tabayyun dg welas asih-Nya.Seperti halnya Rasulullah Saw melakukannya…

  7. maaf nyela………………………………………………………sebenarnya perbedaan karomah dan sihir sudah jelas……………………….tingal iman yg bicara .jangan saling merendahkan ilmu seseorang. iman tidak ada sekolahannya. jaman nabi dan sahabat dulu banyak yg paham ttg agama tidak sprti jaman sekarang yg sok tahu ttg ilmu agama.yg harus dicontoh nabi ,sahabat, tabiin, tabiin-tabiin. dan salafushsholeh[ulama yg mengikutidiatas] yg jelas sekali ada jaminan sorga.mereka tidak pernah belajar Ilmu Tenaga dalam bahkan merka mencari sahid.

  8. Masalah aqidah memang gak bisa di ganggu gugat,dan tdk bisa ditawar2,karena akidah adalah kebenaran mutlak,trus masalah ruqiyah pengobatan,sebenarnya ya gak apa2 juga kalo dicontohkan ama Rasulullah,yang jadi masalah,orang2 sekarang tuch gampang kena pengaruh dan percaya pada hal2 negatif contohnya ke ponari,yg batu petir tea,orang berduyun datang padanya,takutnya jadi musrik aja ,tapi semua dikembalikanlagi sama yang di Atas,apapun bisa terjadi dgn izinNya.dan tolong dech sesama umat Islam boleh debat tapi jangan sampai pa kusir di ikut sertakan ikutin ahlaq Rasullullah,yang lembut dan penyayang ,juga sifat Allah SWT,penutup aib dan pemaaf.Assalamualaim wr.wb.peace

  9. jika aku sakit allohlah yang akan menyembuhkan. sesunggunya sakit itu sendiri adalah ujian bagi yang mengalaminya maka jika ia sadar atas ayat diatas maka ia tidak akan meminta penyembuhan lewat media apapun dan siapapun. dan bagi yg biasa menyembuhkan adakah kewajiban kita untuk menyembuhkannya? jika kita sadar bahwa sakit itu adalah hasil dari perbuatan yg mengalaminya.

  10. ya betul aqidah ta bisa di tawar2 emang saya baca dalam buku siroh nabawiyah rosululloh tak pernah mengajarkan tentang ilmu tenaga dalam ta prnah juga mengajarkan wirid sampai beribu2 kali tak pernah juga rosul melakukan ritual pemanggilan khodam

  11. mukjizat karamah maunah istidraj sesungguhnya sama. hanya diturunkannya kpd siapa(nabi,wali,org sholeh,kafir)

    sedangkan sihir adalah ilmu tipu2 dia tampak tpi tidak ada pada hakikatnya…

    SAYA yakin..apabila kaum sejenis wahabi campuran ini hidup dijaman para nabi pastilah mereka tidak akan dapat membedakan mana sihir mana mukjizat..bahkan pabila kaum mereka ini melihat mukjizat seorag nabi tpi mereka tidak tahu yg bermukjizat itu nabi atau bukan. sudah pastilah mereka akan mencapny juga sbgai sihir

  12. assalamualaikum wr wb,,,

    kemarin saya baru hatam al-qur’an gan perdana, terus saya baca daerah belakangnya, disana ada do’a hatam al-qur’an, dll.
    disana juga ada cara menentukan arah kiblat memakai kompas,
    terus ada juga wirid-wirid rosulullah muhammad SAW.
    sekedar informasi aja untuk agan dan bunda sekalian…..
    silahkan dicek dan ricek wirid-wirid tersebut….

    pendapat saya mah begini aja:
    solat zuhur tepat waktu dapet pahala, ==> biar disayang sama Allah SWT. :)
    telat 30 menit dapet pahala, ==> biar disayang Allah SWT. :)
    telat 45 menit dapet pahala, ==> biar disayang Allah SWT. :)
    yang penting kita disayang sama Allah SWT. :)
    dapet dosa kalo ngga solat. ==> mungkin saya lagi berhalangan untuk solat. :(
    di jama’ aja deh……

    terima kasih buat agan perdana (atau saya panggil ustadz kali ya….). :)
    wassalamualaikum…..

  13. mukjizat karamah maunah istidraj sesungguhnya sama. hanya diturunkannya kpd siapa(nabi,wali,org sholeh,kafir)

    sedangkan sihir adalah ilmu tipu2 dia tampak tpi tidak ada pada hakikatnya…

    SAYA yakin..apabila kaum sejenis wahabi campuran ini hidup dijaman para nabi pastilah mereka tidak akan dapat membedakan mana sihir mana mukjizat..bahkan pabila kaum mereka ini melihat mukjizat seorag nabi tpi mereka tidak tahu yg bermukjizat itu nabi atau bukan. sudah pastilah mereka akan mencapny juga sbgai sihir

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s