Qarin Malaikat Bukan Khadam !

“Tidaklah setiap orang dari kalian kecuali telah diberitakan kepadanya qarin dari jin dan qarin dari malaikat.’ Para sahabat bertanya,’dan untukmu wahai Rasulullah? ’Rasulullah menjawab, ` Untukku juga, hanya saja Allah telah menolongku, sehingga qarinku masuk islam, dan tidak menyuruhku kecuali pada kebaikan’.“ (HR.Muslim)

Seorang ulama tersohor yang bernama DR.Umar Sulaiman al-Asyqar berkata, “Yang dimaksud dengan qarin malaikat pada hadist ini bukanlah malaikat yang bertugas menjaga dan mencatat amal manusia. Allah menugasi qarin malaikat ini untuk mengarahkannya kepada petunjuk kebaikan. Qarin manusia yang dari malaikat  memotifasi dan mengarahkannya kepada kebaikan, sedangkan qarin jin memprovokasi dan menggiringnya kepada keburukan.“[1]

Qarin atau partner yang selalu menyertai manusia mengemban tugas khusus dari Allah , sebagaimana ditegaskan Rasulullah dalam riwayat lain, “Sesungguhnya syetan itu punya bisikan untuk anak Adam sebagaimana malaikat juga punya bisikan. Adapun bisikan syetan adalah mengajak kepada keburukan dan mendustakan yang haq (benar). Sedangkan bisikan malaikat adalah mengajak kepada kebaikan dan membenarkan yang haq. Barang siapa yang mendapati dalam dirinya ajakan kebaikan, maka ketahuilah bahwa itu datangnya dari Allah, hendaklah ia memuji Allah (baca Alhamdulillah). Tapi kalau dia mendapati yang lain (ajakan keburukan), maka hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah SWT dari godaan syetan yang terkutuk (baca Isti’adzah). Lalu beliau membaca ayat 268 dari surat al-Baqarah,“Syetan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan(kikir), sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan dari pada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (Karunia-Nya) dan Maha Mengetahui.“ (HR.Tirmidzi dan Nasa’i dan Ibnu Hibban dalam kitab Shahihnya).

Qarin malaikat dan qarin jin senantiasa berkompetisi untuk mempengaruhi anak manusia. Keduanya, satu dengan lainnya tidak mau ketinggalan atau kedahuluan. Keduanya akan hadir saat manusia hendak tidur di pembaringannya. Qarin malaikat menginginkan manusia menutup aktifitas kesehariannya dengan kebaikan, sedangkan qarin syetan menginginkan penutup yang buruk. Begitu juga ketika manusia bangun dari tidurnya. Qarin dari malaikat mengajak manusia membuka dengan kebaikan, sedangkan qarin jin mengajaknya untuk membuka dengan keburukan.

Rasulullah bersabda menjelaskan kompetisi itu dalam hadist yang berasal dari Jabir bin Abdullah, “Apabila manusia berbaring di pembaringannya (akan tidur), malaikat dan syetan segera menghampirinya. Malaikat membisikkan, “Akhiri dengan kebaikan”, sedangkan syetan membisikan, “Akhiri dengan keburukan”. Apabila ia menyebut nama Allah sampai tertidur, maka malaikat mengusir syetan. Dan syetan akan bermalam seraya menyesali kekalahannya.“ (HR. Ibnu Hibban, Hakim dan dishahihkan oleh adz-Dzahabi). Fenomena kompetisi itu akan terulang lagi saat manusia terbangun dari tidurnya. Maka dari itu jangan lupa untuk selalu berdo’a di saat hendak tidur dan juga saat terbangun dari tidur.

Dengan demikian, apabila ada orang yang melakukan ritual yang aneh-aneh atau menyimpang (amalan thariqah untuk membuat malaikat jadi khadam manusia) yang tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah, lalu datang sosok ghaib menghampirinya atau merasuk ke dalam dirinya, bisa dipatikan bahwa sosok itu bukanlah malaikat. Kalau bukan malaikat, berarti jin atau syetan. Walaupun ia melihat sosok datang itu berpakaian serba putih-putih, berjubah panjang atau bersorban rapi. Karena jin bisa menyerupai sosok siapa saja, bahkan para Nabi dan wali kecuali sosok Rasulullah yang setan tidak dapat menyerupainya.

Ada suatu kasus di mana peruqyah syar’iyyah yang menerapi seorang pasien[2]. Sebelum dilakukan terapi, pasien itu bercerita kalau dirinya pernah riyadhoh mengamalkan amalan yang berasal dari kyai yang mempunyai pesantren. Apabila amalan itu diamalkan, maka akan ada malaikat yang datang dan bersedia untuk menjadi khadamnya. Amalan itu adalah membaca surat Al-Jin setiap habis shalat lima waktu selama 3 bulan berturut-turut. Sewaktu terapi dimulai dengan membaca surat al-Fatihah, pasien tersebut langsung menjerit kesakitan dan mengaku sebagai malaikat Jibril. Sang Ustadz menyanggahnya bahwa dia bukan malaikat Jibril, tapi jin dzalim. Ketika dibacakan surat Ash-Shaffaat, jeritannya lebih kencang. Sampai akhirnya ia minta ampun atas kebohongannya. Lalu ia mengaku sebagai seorang kyai yang sudah lama meninggal. Ustadz pun menyanggahnya, ”Kamu pembohong besar”, lalu Ustadz tersebut melantunkan empat ayat terakhir surat Al-Hasyr. Jin itu teriak-teriak kesakitan, lalu dia mengaku jin yang datang saat pasien mengamalkan amalan, dan ia juga berjanji untuk segera keluar. Dan si pasien pun siuman kembali, Alhamdulillah.

Kasus lainnya, Al Hafidz Ustadz Hafi Suyanto. Lc ( Pengajar Ma’had Darul Fatah Lampung) pada masa mudanya masih nyantri menimba ilmu di salah satu pesantren di Jawa Timur dan belum banyak belajar, diajari oleh salah seorang Kyai untuk membaca dua kalimat syahadat satu nafas. Setelah itu menunggu sejenak dengan konsentrasi, maka beberapa saat akan datang khodam yang akan membantu masalah hidup. Di lain kesempatan, Al Hafidz Ustadz Hafi Suyanto. Lc juga diajari bertemu dengan makhluk ghaib dengan cara melafadzkan beberapa mantra. Ada yang berbahasa Arab dan ada yang berbahasa Jawa. Amalan itu harus dibaca di atas jam 12 malam dan di tempat yang sepi serta tidak beratap (tempat terbuka). Al Hafidz Ustadz Hafi Suyanto. Lc waktu itu (semasa masih nyantri) memilih tanah kuburan. Na’udzubillah. Semoga Allah mengampuni.

Ada juga yang beranggapan bahwa dengan amalam tertentu murni menggunakan bacaan dari Al-Qur’an, malaikat yang dijadikan Allah sebagai qarin manusia atau malaikat penjaga Al-Qur’an bisa dijadikan khadam atau pelayan pribadi. Itulah anggapan salah yang banyak diyakini oleh masyarakat. (Dan sudah menjadi keyakinan di kalangan masyarakat tertentu, bahwa setiap huruf dalam Al-Qur’an ada khodamnya.Semua ayat Al-Qur’an jika diringkas, maka isinya terangkum dalam lafadz basmallah. Dan inti basmallah terletak pada huruf ba’ di awal !!!) Dan itulah argumentasi naif yang sering dipakai oleh orang yang mengaku sakti, dan ia mengklaim kesaktiannya itu berasal dari khadam malaikat bukan jin. Lalu ia membagikannya ke orang lain dengan memasang tarif atau maskawin. Atau ia berusaha mewariskan kesaktiannya kepada siapa saja yang ingin berguru kepadanya atau menjadi muridnya. Karena ia mengklaim bahwa khadamnya malaikat, maka banyak orang yang tidak ragu lagi untuk memiliki, mempelajari dan mewarisi ilmu tersebut.

Bahkan khasiat yang ditawarkan pun beragam, ada yang dikatakan sebagai khadam penarik dana ghaib, pelindung dan perisai diri dari kejahatan, penolak bencana, membentengi diri dari kejahatan, penolak bencana, membentengi diri dari gangguan sihir dan jin. Mengobati berbagai macam penyakit, memudahkan jodoh, menjadikan kulit kebal senjata tajam, dan lain sebagainya.

Tahun 2004, Al Hafidz Ustadz Hafi Suyanto. Lc meruqyah seorang pasien yang galau dan pikirannya selalu kacau. Ketika beberapa saat dibacakan Al-Qur’an ia berontak, lalu terjadilah dialog dengan orang itu yang mengaku sebagai Tuhan. Sambil bercanda, penulis mendakwahinya. Setelah pasien sadar, ia bercerita tentang masa lalunya yang banyak bergaul dengan klenik dan amalan-amalan bid’ah.

Ada juga pasien yang diruqyah dan ternyata pesien itu menyukai gambar-gambar macan, mantra-mantra dari orang yang dianggap beragama di desanya. Dalam keseharian, ia merasakan keanehan. Setiap hari ia bisa menghabiskan waktu dari siang hingga tengah malam selalu melihat TV tanpa lelah. Dan masih banyak lagi pasien-pasien yang menjadi korban khodam yang diyakini sebagai khodam malaikat. Maka cukuplah mereka itu semua sebagai pelajaran berharga bagi kita.

Sekali lagi kami tegaskan di sini, bahwa malaikat itu adalah tentara Allah yang hanya tunduk kepada Allah. Ia sangat disiplin untuk menunaikan tugas yang dibebankan kepadanya. Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.“ (QS.at-Tahrim : 6).

Perhatikan ayat yang artinya, “Mereka tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

Kalau begitu siapa lagi yang datang ke orang yang melakukan ritual menyimpang, kalau bukan jin jahat atau syetan laknat. Karena qarin manusia yang berasal dari malaikat punya tugas khusus, tidak bisa seenaknya disuruh-suruh dan ia bukanlah khadam manusia


[1] Kitab Alamu Malaikatil Abrar: 48

[2] Untuk mengetahui seluk beluk terapi ruqyah syar’iyyah bisa membaca buku yang berjudul “Memahami Ruqyah Syar’iyyah danRuqyah Gadungan

31 thoughts on “Qarin Malaikat Bukan Khadam !

  1. sudah jelas qarin itu jin pendamping..
    nah jin inilah yang terkadang suka mengaku-ngaku sebagai arwah penasaran..qarin ini akan selalu mengikuti kita..kemanapun kita pergi..jadi seorang manusia itu pada dasarnya tidak sendiri sebab akan selalu ada malaikat dan jin yang mendampingi..

    • Ketika berlatih TM mengklaim tubuh kita dikelilingi aura yang membuat jin tidak dapat mendekat adalah suatu bentuk klaim palsu yang menyesatkan. orang berlatih TD/TM menjadi sombong seolah-olah syetan tidak bisa mendekat hingga mereka tidak mau lagi membaca doa-doa yang disyari’ahkan (ruqyah) untuk melindungi diri dari gangguan jin. mereka menganggap ruqyah dengan bacaan ayat-suci AlQur’an tidak bisa melindungi diri mereka dari gangguan jin dan yang dapat melindungi mereka dari gangguan jin adalah dengan berlatih memperkuat dan mempertebal aura. Atau cukup menggunakan TM Virus pemakan energi (ilmu hikmatul iman)

      SUNGGUH MERUPAKAN BENTUK KESESATAN YANG NYATA MENCEMO’OH RUQYAH DAN MENGANGGUNGKAN TD/TM

  2. artikel ini bagus skl mas pa. banyak skl praktisi ilmu td maupun hikmah yg lup[a bhw dlm diri dia ada qorin dr bgs jin yg tugas sebenarnjya menjauhkan kita dr perintah ALLAH SWT. . utk brother kurosaki mari kita berdiskusi ttg jin qorin ini jika anda minat..dan saran utk mas pa agar artikel ini lbh diperdalam lagi sehingga banyak org yg tercerahkan terutama bagi kita yg muslim..salam damai utk semua

    • Betul mas fakir dlm ayt Quran dsbtkn Qarin itu dr bngsa syaitan jin dan Malaikat dsbtkn malaikat sj. jd orang-orang yg belajar ilmu TD( sihir ) trkch oleh syaitan.

  3. Mas dalam Surat saba’ ayat 12 nabi sulaiman dbantu jin.dalam surat jin ayat 1,2 dan 12 dan seterusnya jin ada yg kafir ada juga yg berimban.nanti kalau yg beriman kalau dbaca kan ayat al Quran emang bs kepanasan juga,mhn penjelasanya terimakasih sebelumnya

  4. sbenarnya kita jgn terlalu berlebihan menanggapi bgs jin krn bgmpun mereka makluk ALLAH juga sama dgn kita. pada kasus nabi sulaiman bgs jin tunduk krn Allah izinkan jadi bukan kehebatan n.sulaiman. sdg pd zaman skrg banyak org mencoba tundukkan bgs jin dgn hawanafsu mereka bukan izin Allah,indikasinya bs dilihat karakternya yg jumawa,egois,mandang rendah org lain,angkuh termasuk narsis samasaja hanya istilah baru utk maksud diatas. sdg jin yg ALLAH tundukkan utk kita tdk ada efek negatif tp memang mencapai itu tdk mudah krn itu hadiah dr DIA atas pengamalan agama yg benar,istiqamah dan ikhlas. semoga Allah yg menguasai semua ilmu memberikan kita hidayah dan pencerahan agar selalu mendpt ilmu yg bermafaat dan diridoiNYa..amin

  5. Tidaklah setiap orang dari kalian kecuali telah diberitakan kepadanya qarin dari jin dan qarin dari malaikat.’ Para sahabat bertanya,’dan untukmu wahai Rasulullah? ’Rasulullah menjawab, ` Untukku juga, hanya saja Allah telah menolongku, sehingga qarinku masuk islam, dan tidak menyuruhku kecuali pada kebaikan’.“ (HR.Muslim).

    Mohon penjelasan, apakah qorin dari jenis jin yang mendampingi kita semuanya merupakan jin kafir berdasarkan hadis di atas.
    Kalau iya, bagaimana cara mengislamkan mereka ?
    Mohon penjelasan lainnya, bagaimana mendeteksi bahwa seseorang mempunyai karamah dan bukan tipu daya iblis?

    • Mohon penjelasan, apakah qorin dari jenis jin yang mendampingi kita semuanya merupakan jin kafir berdasarkan hadis di atas.
      Kalau iya, bagaimana cara mengislamkan mereka ?
      Mohon penjelasan lainnya, bagaimana mendeteksi bahwa seseorang mempunyai karamah dan bukan tipu daya iblis?

      dijawab:
      mbak mirani,:
      semua qarin jin adalah syetan, keturunan iblis.. makanya kita diajarkan untuk membaca audzubillahi minasyaithani rrojim (aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithan yang terkutuk). jadi gak usah berharap syaitan masuk islam… justru mereka mencari teman manusia agar bisa menemani mereka masuk neraka…

      karomah hanya dimiliki aulia (para wali), mukjizat dimiliki para nabi dan rosul, maunah hanya dimiliki orang-orang sholeh. semua keajaiban dari 3 kategori ini semua bersumber dari doa dan Allah memberi pertolongan. jadi hanya bersifat kasuistik – tidak bisa berulang sesuai kehendak orang tersebut. misalnya nabi Musa ketika merubah tongkat menjadi ular, bukan berarti tongkatnya terus-an bisa berubah menjadi ular, namun hanya saat itu saja ketika berhadapan dengan para penyihir firaun.

      nah kalau kekuatan atau keajaiban tersebut bisa berulang-ulang dilakukan, dan sesuai dengan kehendak pelakunya, itulah yang disebut istidraj (biasanya berupa sihir dan merupakan bantuan jin).

      mungkin tulisan diatas bisa menjawab pertanyaan mbak. thanks

  6. aku ada pengalaman dengan qorin. aku dah 5 taon menikah dan blum dikaruniai keturunan.ketika ruqiyah badanku gerak semua terutama bagian pinggang kebwh.kata yang ngeruqyah yg membuat gerakan adalah qarin yg ada didlm tubuhku yang menggaggu rahimku sehingga aku blum hami.aku disarankan untuk rajin shlat dan berbuat baik sertasering membaca alquran.

  7. aku mulai tertarik juga. tp apa sih manfaat mengetahui ilmu jin/malaikat? mereka bisa kasih apa? kalo mau kaya hrs kerja klo mau sembuh hrs ke dokter klo mau beriman hrs sembahyan dan mendalami kitab suci

    • saya pusing menjawabnya sebab satu pertanyaan dengan tanggapan ga konek satu dengan yang lainnya,
      setelah mas yayan mengetahui manfaat tahu ilmu jin/malaikat, anda mau ngasih apa rencananya? lalu apa hubungannya jika anda mau kaya maka arus kerja jika dihubungkan dengan manfaat tahu ilmu jin malaikat, jika anda bekerja kerja kalo mau kaya apa hubungannya untuk sembuh harus kedokter dan apa hubungannya kerja, sembuh harus kedokter dengan beriman harus sembahyang dan mendalami kitab suci ??????
      Mungkin Bung Nyimak Aja bisa membantu saya memahami tulisan mas yayan ????

    • Mungkin maksudnya…. Mas yayan tertarik dengan penjelasan tentang jin dan malaikat.

      hingga manfaat ilmu2 (dalam tanda kutip) memanggil malaikat dan jin, tidak masuk di akal untuk membantu kebutuhan hidup manusia.

      Ingin kaya, atau sehat harus ada ikhtiar nyata, dilakukan perbuatannya.

      Ingin beriman harus menjalankan kewajiban sholat dan mengamalkan Al Qur’an.

      Mungkin begitu yah?!

  8. kalau boleh koment buat mas Yayan,…
    mengetahui masalah qarin malaikat dan jin, adalah untuk pelajaran bagi kita bahwa semua rukun (niat, ucapan, dan perbuatan) adalah pilihan. pilihan yang berakibat kebaikan akan kembali kepada kita sebagai kebaikan, dan pilihan yang buruk juga akan kembali kepada kita sebagai keburukan.

    maksudnya setiap sesuatu ada konsekuensi, nah dengan mengetahui perihal ini, kita bisa menjadi lebih hati-hati dalam memlilih, jika seringkali kita berbuat keburukan, maka [bisikan] qarin malaikat juga akan sulit didengar atau dirasakan, karena pilihan keburukan tersebut yang menutup hati kita.

    nah jika telah memahami, tentu ikhtiar kita akan semakin nyaman bukan… kira-kira begitu pak ya.

    mungkin ada yang koment.?

  9. assalamu alaikum wr wb..
    pak Perdana Akhmad, sudah lama kita tidak bersua meski via maya.. Semoga Allah memberkahi setiap langkahnya. Amin. Punya akun fb tidak pak ?

  10. ustd PA menilik dari judul artikel, Qarin Malaikat bukan Khadam, yang saya tahu…..baik itu jin maupun malaikat adalah mahluk allah yang ghoib, lalu apa yg dimaksud dengan KHADAM ? mohon dibabar !!!

  11. khodam , berasal dari bahasa arab yang arti katanya: pembantu, pelayan, jongos dll
    kalo arti istilah, terutama dalam ghaib , khodam sering diartikan sebagai pengawal,pembantu,perewangan….
    biasanya berasal dari bangsa jin yang kedatangannya bisa karena diundang dan kemudian terjadi kontrak dengan pemakai (manusia), atau bisa karena datang sendiri….

    Kalo ga salah baca, Ustadz PA juga punya Khodam, khodamnya digaji tiap bulannya.

  12. hmm.. Karena pak Perdana Akhmad orang sibuk, maklum bila lupa.. Dulu setelah saya menjadi master reiki dan berkelana di milis2 reiki.. Allah mempertemukan kita disana.. Setelah ruqyah mandiri dengan kaset ruqyah dari ghaibshout saya melepas semua atribut reiki, kemudian Allah mempertemukan saya kepada habib Muh di pekalongan.. Saat gempa Jogja saya sempat sms-an dengan pak Perdana juga, mudah2an bisa membantu mengingat..

  13. Assalamu alaikum Wr.Wb

    maaf mas.. sy mw nanya…
    mengapa setiap abis salat sy berDZIKKIR (berulang_ulang)… dgn khusyuk, sy merasakan ada getaran dr dlm tubuh yg scr tak lsng menggerakkan semua anggota tubuh saya mas… serasa badan ini enteng ( ringan ) bnget mas n pandanganku gak fokus.. srasa mlihat sosok putih berzurban..dan trkdg muncul prasaan takut dr dlm hati… sy coba lawan dgn m’baca ayat kursi.. tpi prasaan gak mw menghilang mas..

    mohon penjelasanx mas… ( sy gak prnah mengikuti ajaran atw tarekat lain )

    • Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

      @ hamba allah
      *** ( sy gak prnah mengikuti ajaran atw tarekat lain ) ***
      — untuk menjawab pertanyaan anda, kami harus tahu dulu antum dpt wirid / dzikir belajar darimana ? adakah tutunannya menyelisihi yg sdh disyariatkan ?
      — jika wirid / dzikir tdk usah berlebih lebihan ( harus dgn wajar )

      wassalam !

    • pertama narus anda pahami :bacaan dzikir anda syar’i atau tidak? apakah memakai tatacara tertentu yang tidak pernah dicontohkan rasulullah? (seperti ditambah puasa,pake bilangan khusus, pake nahan nafas dll), kemudian niat anda dzikir itu bagaimana? (apa biat dapat kesaktian dll)

      Andaikan dzikir kita murni sesuai tuntunan Rasul pun terkadang syetan akan berusaha memalingkan keikhlasan dzikir kita untuk mendapat ridha Allah menjadi untuk mendapat ilmu ghoib. dengan cara mendatangi lewat mimpi mengaku wali anu lalu memberikan ilmu ghoib dengan syarat dzikir yang diamalkan tidak boleh putus hingga pada akhirnya dzikir kita untuk menjaga ilmu ghoib bukan untuk mengharap ridho Allah lagi……….hati-hati talbis iblis sangatlah halus kita bisa terpedaya yang akan berujung kesyirikan

  14. mengapa para alim ulamak yg dipanggil juga wali zaman dulu selalu berzikir menyebut nama2 Allah hingga bisa bersolat sunnah serta berzikir hingga ke subuh tidak pulak org mengatakan salah….tapi zaman moden sekarang pula berzikir berulang2 pak perdana katakan salah…..adakah pak perdana seorg wali di zaman ini…kerana saranan beda2 membingungkan …..mohon pjelasan…wsalam

    • @ramlansakti,

      Pernyataan anda :
      ”mengapa para alim ulamak yg dipanggil juga wali zaman dulu selalu berzikir menyebut nama2 Allah hingga bisa bersolat sunnah serta berzikir hingga ke subuh tidak pulak org mengatakan salah…”.

      – Insyaalah amal sholat/dzikir tsb diridhoin Allah mas, Asal tidak menambah2kan syariat.

      Pernyataan anda :
      ”tapi zaman moden sekarang pula berzikir berulang2 pak perdana katakan salah…”.

      Yg dimaksud adalah dzikir/wirid/bacaan tertentu yg dibaca dgn bilangan2 tertentu, mis harus dibaca 1000x, 4444x dst, yg tidak ada contohnya dari Rosul, terlebih jika mengamalkannya untuk tujuan kesaktian atau memanggil khodam/jin/setan.

      Jika kita berdzikir/wirid sebanyak2nya tanpa harus menentukan bilangan bacaan, insyaallah tdk masalah, tentu saja niatnya betul, caranya betul dan karena Allah semata. Allahualam.

      Pernyataan anda :
      ”…..adakah pak perdana seorg wali di zaman ini…kerana saranan beda2”

      Pak Perdana memang wali, Dia wali murid/wali anaknya tentunya. ^_^.

      Bung Perdana hanya mengajak kembali kepada ”Apa yg seperti Allah turunkan dan mengikuti Sunnah Rosul”.

      Mari kita sama2 menegakkan Sunnah Rosul.

    • wali itu tak ada izajahnya seperti kita dijaman ini, kita semua dapat menjadi wali asal tingkah kita sesuai dgn syariat agama.

      dlm surah Yunus disebutkan Allah berfirman :
      “Ketahuilah, sesungguhnya para wali Allah itu tidak perlu merasa takut dan tidak pula sedih.Yaitu orang-orang yang BERIMAN dan senantiasa menjaga KETAQWAAN.” (QS. Yunus: 62-63) !!!

    • yang salah dalam berdzikir jika niat dalam berdzikir itu ingin dapat ilmu ghoib, dengan tatacara yang aneh yang tidak pernah dicontohkan Rasulullah seperti derzikir dengan konsentrasi pada tiik lathifa (khas cara sufi), dengan menahan nafas, dengan berteriak-teriak, dengan disertai puasa mutih, pake bilangan khusus yang bilangannya tidak boleh kelebihan atau kekuarangan (ex:99999 kali membaca ya lathif kalo kurang 99999 kali ga sah dzikirnya dan ilmunya ga akan masuk) dll

  15. @merkujo
    @musafir ilmu
    salam…..
    terimakasih penerangan bapak2 yg ringkas namun mudah di mengertikan…mudah2an rahmat Nya menyinari kalian….

  16. maaf pak ustad mau tanya, saya berkenalan dengan teman bapak yang mengklaim mampu memanggil qarin untuk ditanyakan urusan sehari2 si manusia yang diikuti si qarin. Apa mungkin seorang manusia berbicara dengan qarin?. Sepengetahuan saya cuma nabi saja yang memiliki kemampuan seperti itu?

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s