SEJARAH PERDUKUNAN DARI MASA KE MASA

Sejak dahulu, dukun sudah mendapatkan tempat di tengah kehidupan masyarakat. Tidak hanya pada zaman sekarang atau di zaman Rasulullah. Jauh sebelumnya pun, dukun sudah mempunyai peran di hati masyarakat yang menggandrunginya. Bagi mereka dukun adalah tempat untuk menyele saikan masalah. Tempat untuk meminta saran dan pendapat. Tempat untuk menunjang keberhasilan dan kesuksesan yang mereka inginkan.

Dukun di Masa Nabi Musa

Pada zaman Fir’aun misalnya. la melibatkan para dukun untuk menopang kelanggengan kekuasaannya. Fir’aun telah menjadikan para dukun ternama dan terhebat sebagai penasihat spiritualnya. Fir’aun dibuat kalang-kabut saat para dukun menafsirkan isi mimpinya.

Ibnu Abbas berkata, “Setelah Fir’aun bermimpi, pada pagi harinya Fir’aun mengumpulkan dukun-dukunnya. (Setelah mendengar isi mimpi Fir’aun), para dukun itu mengatakan, ‘Pada tahun ini akan lahir seorang anak laki-laki, ia kelak akan menggulingkan kekuasaanmu”. Serta merta Fir’aun memutuskan bahwa setiap seribu wanita, harus dijaga seratus tentara. Setiap ada seratus wanita, dijaga sepuluh tentara. Setiap ada sepuluh wanita, harus dijaga seorang tentara. Lalu ia memerintahkan, ‘Perhatikan dengan seksama setiap wanita hamil di wilayah ini. Apabila telah melahirkan, lihatlah. Kalau bayinya laki-laki, maka sembelihlah. Dan kalau bayinya perempuan, maka biarkanlah.(Tafsir Jami’ul Bayan: 1/272).

Saat menghadapi Nabi Musa, Fir’aun mengerahkan semua dukun dan tukang sihirnya. Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan, jumlah dukun dan tukang sihir waktu itu mencapai 80.000 personil.

Jumlah yang sangat banyak itu dibagi menjadi empat kelompok. Masing-masing kelompok dipimpin dukun dan tukang sihir terhebat. Yaitu, Sabur, Adzur, Hath dan Mushaffa. Sungguh merupakan jumlah yang sangat banyak. Tapi dukun yang dimiliki Raja Persia lebih banyak lagi. Jumlahnya mencapai 360 orang. Itulah sebagian cara mereka untuk melanggengkan kekuasannya.

Dukun di Masa Nabi Yusuf

Begitu juga raja yang memerintah pada zaman Nabi Yusuf. la menjadikan para dukun sebagai rujukan utama dalam menghadapi berbagai problema. Hanya saja para dukun raja waktu itu tidak mampu menafsirkan mimpi sang raja, saat ia bermimpi dengan mimpi yang cukup aneh (Lihat QS. Yusuf: 43-49). Mereka menganggap isi mimpi raja sangat ruwet untuk ditafsirkan, dan ada juga yang mengatakan bahwa mimpi sang raja hanyalah bunga tidur atau mimpi kosong tak punya arti. Akhirnya Nabi Yusuf-lah yang bisa menafsirkan mimpi sang raja itu.

Raja yang memerintah pada zaman Nabi Yusuf pada suatu malam bermimpi. Lalu ia mengumpulkan para dukun dan peramal, dan para pejabat teras kerajaan serta para pembesar. Lalu sang raja menceritakan mimpinya, setelah itu ia bertanya tentang arti mimpinya. Tapi tak satu pun yang hadir mengetahui secara persis arti mimpi itu. Bahkan kebanyakan mereka mengatakan bahwa itu hanyalah mimpi yang kacau dan sulit ditafsirkan. Pada saat itulah, seorang pemuda yang pernah satu sel dengan Nabi Yusuf ingat akan Nabi Yusuf. Padahal sebelumnya syetan telah membuatnya lupa. Lalu ia memberitahukan kepada sang raja bahwa ada orang yang bisa menafsiri mimpinya itu, dialah Nabi Yusuf. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir. 2/481)

Dukun di Masa Rasulullah, Muhammad.

Fenomena praktik perdukunan yang marak juga didapati pada masa Jahiliyyah, sebelum Muhammad diutus sebagai Nabi dan Rasul. Imam as-Suddi berkata, “Pada zaman Jahiliyyah banyak dukun-dukun. Apabila ada seseorang ingin melakukan perjalanan jauh, atau menikah, atau mewujudkan keinginan lainnya, ia mendatangi dukun. Lalu dukun itu memberinya mangkok. Kemudian mangkok itu dipukul, apabila keluar sesuatu yang menarik, maka ia pun meneruskan keinginannya. Tapi bila keluar sesuatu yang tidak disukai, maka ia pun membatalkan keinginannya. (Tafsir Jami’ulBayan : 6/ 77).

“Para dukun banyak bertebaran di wilayah Arab, karena banyak manusia yang berhukum ke mereka ketika ada masalah. Saat mereka punya bayi, mereka mendatangi dukun untuk bertanya seputar masa depan sang anak. Pasar Ukazh yang terkenal saat itu banyak dipenuhi praktik perdukunan.” (Lihat Kitab al-Mufashshal fi Tarikhil ‘Arab  Qablal  Islam: 61/773).

Sebagaimana yang dinukil oleh Ibnu Hajar dalam kitabnya, Imam al-Khatthabi berpendapat, “Praktik perdukunan merajalela dan menjamur di masa Jahiliyyah – khususnya di bangsa Arab – karena terputusnya risalah kenabian di kalangan mereka.” (Fathul Bari: 10/ 217). Kalau kita membuka sejarah perdukunan di wilayah Rasulullah dilahirkan, maka akan kita temukan banyak nama-nama dukun yang hebat dan terkenal di kalangan mereka. Seperti Syaq dan Suthaih, Aus bin Rabi’ah, Nufail Ibnul ‘Uzza, Sawad bin Qarib ad-Dausi, Ibnu Shayyad, Urwah bin Zaid al-Azdi, Haritsah, Juhainah dan masih banyak nama-nama lainnya. (Lihot Kitab al-Mufashshal fi Tarikhil ‘Arab Qablal Islam: 6/ 360).

Dukun di Masa Sekarang

Pada zaman kita sekarang, praktik perdukunan juga banyak. Bukan karena terputusnya wahyu. Tetapi karena jauhnya masyarakat dari ajaran wahyu (Al-Qur’an), serta keengganan mereka untuk mempelajari dan mengamalkannya. Jumlah mereka jutaan, tersebar di seantero bumi nusantara ini. Ada seorang dukun ternama yang pernah menyampaikan ke Majalah Ghoib, bahwa Jumlah personil dukun yang bernaung dalam kelompoknya berjumlah lebih dari 13 juta personil. Itu hanya satu paguyuban, belum lagi paguyuban dan kelolmpok lainnya yang tidak dibawah naungannya.

Tidak semua dukun yang membuka praktik perdukunan benar-benar seorang dukun. Tidak semua dukun dibantu oleh jin dalam praktiknya. Tidak semua dukun menguasai ilmu-ilmu mistik atau supranatural. Di antara mereka banyak juga yang hanya modal nekat. Karena susah cari pekerjaan atau sulit mencari penghasilan, akhirnya dengan intrik dan rekayasa serta trik tersembunyi mereka membuka praktik perdukunan.

Imam al-Khatthabi mengklasifikasikan praktik perdu kunan yang ada pada zaman Rasulullah menjadi empat bagian. Pertama, dukun yang berkolaborasi dengan jin. Dalam praktiknya, dukun tersebut selalu mendapatkan pasokan berita dari jin yang telah mencuri kabar dari langit, ada kerjasama dan keterikatan antara keduanya.Kedua, dukun yang terkadang saja dibantu oleh jin. Jin datang untuk mendikte dan menyetirnya. Ketiga, dukun yang bersandar kepada tebakan, perkiraan dan sangkaan. Keempat, dukun yang praktiknya bersandar pada pengalaman dan kebiasaan semata. la mengaitkan masalah yang ada dengan masalah serupa yang telah terjadi atau telah dialaminya. (Fathul Bari: 10/218).

KH. Abdul Wachid yang pernah terjun dalam praktik perdukunan, dan sekarang terus aktif memberantas praktik perdukunan, mendakwahi para pelaku pedukunan yang masih aktif membuka praktik, ternyata ia menemukan tipe-tipe dukun yang diklasifikasikan oleh Imam al-Khatthabi. Tidak semua dukun mempunyai kekuatan mistik. Dan yang paling banyak adalah mereka yang menggunakan intrik.

Menurut pengalaman dan hasil survei Gus Wachid seputar praktik perdukunan yang ada di Indonesia, dukun-dukun yang ada itu ada tiga macam.

1. Dukun yang bisa menguasai jin.

Gus Wachid berkata, “Saya pernah seperti itu. Jin itu bisa saya perintah. Dengan ilmu ‘karamah’ yang saya punya. Dengan konsentrasi penuh, kita mendatangkannya, kemudian kita bisa memerintahnya. Tapi luar biasa lelahnya setelah ritual itu selesai. Terkadang saya gunakan cara ini untuk mengobati orang yang terkena jin. Jadi saya gunakan jin untuk mengusir jin atau untuk mengetahui sebenarnya apa yang diinginkan oleh jin yang masuk dalam jasad orang itu.

2. Dukun yang dikendalikan jin.

Kata Gus Wachid, “Ciri kategori ini, biasanya yang bersangkutan harus kesurupan dulu dan itu bisa dikenali dengan suaranya yang berubah. Saya sempat akrab dengan orang-orang seperti itu. Saya pernah kemalingan, saya berusaha mencarinya tetapi tidak ketemu. Akhirnya saya pernah minta bantuan orang yang mempunyai kemampuan kategori kedua ini, di saat saya kehilangan mesin ketik.

3. Dukun yang tidak bisa apa-apa.

Mereka bisanya hanya goroh, gedabrus thok (hanya penipu,memakai trik, pembual). Gus Wachid berkata, “Wallahi, dukun kategori inilah yang paling banyak. Saya bisa mengetahuinya, karena kalau ada orang yang mengaku sakti, langsung saya cek dengan kekuatan ‘karamah’ yang pernah saya pelajari. (Sambil membuka telapak tangan di hadapkan ke orang yang dituju seraya baca wiridnya. Dan saya akan
merasakan seperti kesetrum jika ada isinya)”.

Dukun kategori manapun, kita dilarang oleh Rasulullah untuk mendatanginya, bertanya kepadanya, apalagi membenarkan apa yang dikatakannya. Baik itu dukun mistik maupun dukun intrik. “Barangsiapa yang mendatangi dukun atau peramal, ialu membenarkan apa yang dikatakannya. Maka ia telah kufur terhadap apa yang telah diturunkankepada Muhammad (al-Qur’an dan al-Hadits).” (HR. Ahmad dan dishahihkan al-Albani).

Majalah GHOIB Edisi Khusus “Dukun-Dukun Bertaubat”

27 thoughts on “SEJARAH PERDUKUNAN DARI MASA KE MASA

  1. sekali lagi 1001 tulisan anda faktanya cuma satu anda mengunakan kata ghoib yang dimana ghoib itu hanya milik Allah SWT….anda jangan menjual ayat…dan jangan mencari keuntungan dari ayat ayat Allah SWT…

  2. Pak Perdana itu fiktif dan rekayasa. Aslinya orang ini nggak ada. Apa dia nggak tahu kalau KH Abdul Wachid atau Gus Wachid bukan dari tim ruqyah syariyah? Karamah itu ada pada waliyullah dan tidak ada waliyullah belajar karamah. Saya meragukan orang yang ngaku Perdana Akhmad S.Psi di blog ini.

  3. Mungkin yg selama ini sihir dipraktekkan orang di Indonesia, kalau asli, salah satunya adalah sihir dari Arab. Biasanya tukang sihir Arab menggunakan minyak wangi tanpa alkohol dan buhur. Manteranya bahasa Arab dan ada huruf2 hijaiyah misalnya :

    أ أ أ أ أ ب ب ب ب

    (ada yg huruf nya di balik ke bawah atau samping. TENANG AJA PAK INI CUMA CONTOH, NGGAK ADA ‘ISI’ NYA)

    Semacam itu lah bahkan ada yg pakai gambar bintang, mata, atau pedang. Memang itu BUKAN dari Alquran jadi memang sihir. MAAF TAPI JANGAN KIRA TULISAN ARAB AMAN DARI SIHIR!

    Kalau yg biasa saya liat ini agak beda, menggunakan surat perjanjian dengan meneteskan sedikit darah kita. Di surat tersebut terdapat segel alias sigil.

    Sigil itu simbol yg mewakili berbagai jenis…ehm….khadam alias Guardian Angel yg anda kontak misalnya Sigil Leviathan. Adapun Angel yg dimaksud tak lain adalah Fallen Angel dan legiunnya.

    Ya itulah sihir. Sihir adalah seni. Seni adalah ilmu. Semakin tinggi ilmu anda semakin tinggi derajat anda.

    PEACE!

  4. Ini nih muncul juga pakar sihir beneran yang merekayasa melalui blog ini. Heh! @Rere, sebentar lagi anda bakalan kena UU. Jangan dikira anda bisa lolos ya. UU anti metafisik bisa mengenai anda. Makanya jangan sok punya ilmu sihir tinggi. Nanti you bakalan kena tuh UU. Semua paranormal ama dukun macam lu bakal kena. Dan semua laman model metafisika bakal bisa digaruk. You tuh anak buah pemuja harut marut. Apapun bahasanya ketahuan. Arab, Ibrani, Aramia atau Aramic itu semua diturunkan dari bahasanya nabi Ibrahim AS.

    Kepada kaum muslimin yang pada ngenet, hati-hati direkayasa para penganut setan

    • Hey, radikal! Siapa yang bilang saya punya ilmu tinggi? Saya cuma berbagi pengetahuan dan pengalaman! Justru dengan begitu Muslim lebih waspada pada sihir! SAYA NGGAK PERNAH NGAJARIN APALAGI MAKSA ORANG!

      MASIH MENDING SAJA JUJUR! SAYA NGGAK NGAKU SEBAGAI PAKAR ILMU HIKMAH!

      Saya nggak buka praktek paranormal! UU anti metafisik nggak bisa menjerat saya! NGAWUR KAMU! Saya sudah hidup mapan tanpa buka praktek paranormal!

      UU anti metafisik juga akan menggaruk blog ini kalo emang diberlakukan! Lagian juga pemerintah kita nerima dana dari orang2 yg jadi paranormal kayak Ki Joko Bodo, Ki Cilik Guntur Bumi, dll mereka dekat dengan Polri, TNI, DPR, DPRD, dan Selebriti.

      Kalo mau ganyang ya sono gih! Saya mah nggak buka praktek paranormal!! SO PEDULI AMAT DENGAN UU ANTI METAFISIK!

      Saya hidup bahagia dikelilingi orang2 yg beda keyakinan dan kami ngak pernah maksa satu sama lain untuk berpindah keyakinan. Saya ritual keyakinan dengan cara saya sendiri DAN ITU TIDAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN PENGANUT LAIN. Makanya kami rukun dan damai!

      Tentu ini berbeda dengan orang macam anda yang hidupnya tidak bahagia karena sibuk mikirin :

      “Gimana sih caranya mengubah keyakinan orang lain supaya sama seperti saya ?”

      Orang macam anda nggak pernah bahagia karena selalu sebel melihat orang lain yg beda keyakinan! Makanya anda jadi RADIKAL!

      MASIH MENDING SAYA! SAYA MENGORBANKAN DARAH SAYA SENDIRI KALO ORANG KAYAK ANDA BISA MENGORBANKAN DARAH ORANG LAIN DEMI MISI2 ANDA DAN TERPROVOKASI KATA2 ANDA!

      Kamu tau nggak sejarah orang Sabiin dan bagaimana perilaku2 mereka dan ritual2 mereka ? Nanti kamu kaget kalo kamu tau!

      Perilaku kamu yang suka memvonis buruk orang lain seolah-olah kamu yg paling mulia sama kayak Lucifer! ARROGANT! Dan kamu mudah marah cuma karena ada orang yg beda keyakinan padahal kamu nggak disakiti. Persis kayak Satan! Dan kamu orang yang suka maksa keyakinan anda kepada orang lain seperti komen kamu di Praktik Perdukunan, dari Mistik sampai Intrik Juga Trik, sifat kamu kayak Mammon! SERAKAH! Maunya orang lain ngikutin kata2 kamu terus!

      Aneh deh kamu! Nggak main2 sama segel Demon kok perilaku kamu kayak mereka ? Saya aja nggak kena efek samping!

      Saya nggak pernah ngaku muslim jadi yang muslim aman! Justru komen2 saya bisa membuat muslim lebih waspada!

      AZIMAT TIDAK ISLAMI! TUKANG SIHIRNYA SENDIRI AJA UDAH NGAKU! TUH! MALAH SAYA BELA2IN AGAMA ANDA!

  5. KESIMPULAN BERHUBUNGAN DENGAN JIN HASIL DEBAT DENGAN PERDANA.

    MAS SAYA MALAS BERDEBAT DENGAN ANDA BILA KATA KATA SAYA TIDAK DITANGGAPI SEPERTI APA YANG SAYA SAMPAIKAN , ADAN MEMBUNG WAKTU ANDA.

    SAYA JAWAB PERTANYAAN ANDA

    MASALAH BAGAIMANAKAH HUKUM BERHUBUNGAN DENGAN JIN?

    JAWAB :

    HUNGUNGAN DENGAN JIN ITU ADA YANG YANG JADI KAFIR ADA YANG HARAM DAN ADA YANG BOLEH.

    JADI KAFIR BILA SESEORANG MENGITIQADKAN DALAM HATINYA BAHWA JIN TERSEBUT MEMILIKI SIFAT SIFAT YANG DAPAT MEMBANTU PADA HAKIKATNYA (KARENA PADA HAKKATNYA HANYA ALLAH YANG MEMBERI MAMFAAT DAN MUDARAT (ALAM HANYA SEBAB SAJA)
    DAN IA MEMINTA PERLINDUNGAN DENGAN JIN TERSEBUT.

    DALILNYA :

    SURAT JIN
    Dan bahwasannya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.

    NAH DISINI ADA KATA YA’UZU BERLINDUNG, TIDAK BOLEH KITA BERLINDUNG KEPADA SELAIN ALLAH MAKANYA LAFAZ TAAWUZ SEMUA DENGAN BILLAH.

    JADI MOHON DIPAHAMI INILAH YANG JADI KAFIR KARENA IA SUDAH MNYEKUTUKAN TUHAN

    HARAM ZATI.

    BILA HATINYA MENYAKINI HANYA ALLAH YANG MEMBERI MAMFAAT DAN MUDARAT LALU BERTEMAN DENGAN DAN MEMINTA BANTU SAMA SYETAN TAPI AQIDAHNYA JIN TIDAK BISA MEMBANTU PADA HAKIKATNYA
    DAN DIA TIDAK MENGUNAKAN AYAT DAN ASMA SEBAGAI MEDIANYA.
    HARAM ARIDHI.
    BILA IA MENGUNAKAN ASMA DAN AYAT UNTUK MENUNDUKKAN JIN ISLAM TAPI DIA MENGUNAKAN PADA HAL YANG MEMBUAT IA JAUH DENGAN TUHAN, MISALNYA MEMBUAT ORANG JADI SAKIT DLL. HARAM DISINI KARENA DIGUNAKAN UNTUK PERBUATAN HARAM,

    BOLEH
    BILA IA MENGUNAKAN AYAT DAN ASMA YANG TERANGKUM DENGAN QASAM LALU IA GUNAKAN UNTUK HAL HAL YANG SESUAI SYARIAT MISALNYA ENYATUKAN ORANG. CONTOH QASAM SAYA TERJEMAH SAJA TAKUT ENTE TAK NGERTI BAHASA ARAN NATI BILANG SALAH LAGI.

    AKU QASAM KEPADAMU WAHAI AHMAR (NAMA RAJA JIN) DENGAN HAQ NAMA ALLAH JABBAR, QAHHAR, MUNTAQIM, DENGN HAQ INNAHU MIN SULAIMAANA WAINNAHHU BIBISMILLAHIRRAHMANIRAHIM, DENGAN HAQ MALAIKAT YANG DIPERINTAH MEMANTAU AKTIVITASMU RUQIYAIL BAHWA ENGKAU PERGI KEPADA SI PERDANA KAU USAHAKAN AGAR IA RUKUN DENGAN ISTRINYA DAN TIDAK RIBUT LAGI, JUGA KEPDA SITEJO AGAR IA KEMBALIKAN BARANG ORANG YANG DICURINYA, BUAT DIA SAYANG SAMA YANG DICURINYA SEKARANG SEKARANG, SEGERA SEGERA.

    BACA MAS PERDANA QASAM DIATAS MENGANDUNG

    1. ASMA JABBAR, QAHHAR, MUNTAQIM
    2. AYAT INNAHU MIN SULAIMAANA WAINNAHHU BIBISMILLAHIRRAHMANIRAHIM
    3. MANDOR MALAIKATNYA RUQIYAIL

    BERTOLONG MENOLONGLAH KAMU DALAM TAKWA JANGAN KAMU MEOLONG DALAM DOSA DAN PERMUSUHAN.

    NAH AHMAR ITU AKAN MEMBANTU SIPEMBACA QASAM KARENA TUNDUK SAMA ASMA DAN AYAT TUHAN DAN MANDORNYA RUQIYAIL
    DAN KARENA YANG DISURUH MENYATUKAN HATI SUAMI ISTRI DAN BARANG YANG DIZALIMI DIKEMBALIKAN. MAKANYA IA MAU MENOLONG KARENA ITU MERUPAKAN BIRRI WATAQAWA. TAPI BILA DISURUH UNTUK MAKSIAT DIA AKAN DATANG MENJUMPAI SIQASAM LALU DIMARAHI DAN DIANCAM JAGAN PERNAH MEMANGGILNYA SEUMUR HIDUP (BACA KITAB LUM’ATUL LUQMAH,) KARENA MNYURUH IA BERMAKSIAT BISA MENJATUHKAN MARTBAT DIRINYA KARENA IA PEMIMPIN QAUMNYA

    BUKANAH JIN ITU JUGA BERIBADAH SEPERTI KITA

    WAMA KHALQTUL JINNA WAL INSANA ILLA LIYA’BUDUN

    KALAU JIN KAFIR DAN FASIQ DIA MEMANG TAK IBADAH.

    NAH MAS TEJO DAN PERDANA JANGAN MUTAR LAGI BANTAH ARGUMEN SAYA DENGAN BAIK JANGAN MUTAR MUTAR.

    PERDANA MOGA RUKUN MA ISTRI
    TEJO BALIKIN PUNYA ORANG
    CONTOH QASAM DIATAS SAYA GUNAKAN DUA KELINCI INI AGAR DIA MUDAH INGAT QASAMNYA, BUKAN UNTUK MERENDAHKANNYA, KARENA ORANG TINGGI GAK MUNGKIN DIRENDAHKAN, ORANG RENDAH TAK PERLU DIRENDAHKAN.
    WASALAM

    • Wong”TBC”alus tolong anda bisa sabar dikit, saya sedang sibuk kerjaan kantor banyak, insya Allah tanggapan anda akan saya jawab. ada banyak juga tanggapan dan pertanyaan pengunjung blog yang tidak bisa terjawab oleh saya karena kesibukan saya (bayangkan oleh anda! saya punya lebih dari 5 blog baik yang resmi dan tidak resmi ;) yg antri untuk saya isi artikel juga saya tanggapi pertanyaan yang masuk, belum lagi berbagai forum diskusi yang saya ikuti yg mesti ditanggapi), maka saya punya pertimbangan sendiri, kapan tanggapan dan jawaban pengunjung akan saya jawab dan saya dahulukan atau akhirkan!atau bahkan tidak saya tanggapi! pertanyaan/tanggapan sayapun banyak juga yang tidak anda jawab!
      saya mau bertanya sebelum saya menanggapi :
      1. apa bentuk riyadhoh untuk memanggil jin ahmar (merah) ini ? (apakah berbentuk khalwat di gua, puasa mutih sekian hari, baca wirid ribuan kali, apakah dengan membakar menyan/gaharu)
      2. Tolong sebutkan apa ciri-ciri ketika berhasil memanggil jin ahmar ini? (apakah berupa cahaya, berwujud makhluk dll)
      3. dari mana anda bisa yakin malaikat ruqiyail bisa menuruti perintah anda untuk mandorin jin ahmar ini? dan dari mana anda bisa tahu ada malaikat bernama ruqiyail?
      4. ada banyak asma’ul husna dan ayat Al_Qur’an digunakan untuk memanggil jin bahkan lebih dari itu digunakan untuk berbagai bentuk kesaktian dan ilmu kanuragan. Contohnya “ya lathifu” bisa digunakan untuk trawangan melihat alam ghoib. Mantra penakluk (qasam) tersebut adakah dicontohkan oleh rasulullah, para sahabat, tabi’in, tabiut tabiin, ulama 4 mahzab?

      Ngomong-ngomong mengenai jin ahmar ini, setahu saya ada juga dalam Kitab Sihir Syumusyul Anwar yg sangat terkenal dan sering dipelajari juga diamalkan di kalangan sebagian besar pesantren NU di Indonesia. Dijelaskan dalam kitab tersebut, jin kafir yang menjadi perwujudan kekuatan iblis ini disebut jin merah (jin ahmar). Golongan jin jin kafir ini disebut jin merah karena memang keseluruhan wujudnya merah, mulai dari rambut hingga ujung kaki. Bahkan dalam kitab ini disebutkan, pemimpin atau tepatnya raja jin merah ini secara tegas menyatakan bahwa dirinya adalah Iblis. Setelah menemui Raja jin merah ini, si tukang sihir (oknum-oknum kyai) menyatakan keinginannya untuk bersahabat dengannya. Singkatnya persahabatan pun terjalin dan mereka siap bekerja sama. Terjadilah kolaberasi antara iblis dengan manusia. Inilah yang lazim terjadi dengan seseorang yang siap menjadi kafir alias menjadi penyihir.

  6. Dari jaman dulu sampe sekarang, dukun paranormal ya kolaborasi ma jin. Maka ada hikmah tsunami mengingatkan, bahwa sihir atau definisi lainnya taskhirul jin nundukin jin dan istikhdamul jin memakai jin, adalah termasuk 7 muubiqoot. Tolong pak perdana tampilkan hadits sab’ah muubiqoot, saya ngga ada referensinya untuk melengkapi ini.
    Saya kuatir ada bencana menimpa orang ngga bersalah

  7. rasul disamping bersahabat dan mengajar manusia juga bersahabat dan mengajari jin, baca tafsir semua karangan ulama tentang surat jin? haruskan rasul bertaubat.

    janganlah karena wawasan yang sempit dan tak mengerti qaidah pengmbilan hukum, lalu timbul dengki kita menghakimi tampa ilmu, amat sangat disayangkan, bukan wong alus aceh. salam.

    ditubuh manusia ada jin, termasuk rasul, termasuk anda, bahkan kadang anda berteman dengan jin syetan, karena setiap syetan itu pasti jin. nah apakah andfa bersih dari dosa, bila tidak anda pernah mengikuti bisikan jin bernama syetan, bukankah anda teman jin juga, dalam surat yasin itu yang diingatkan kan untuk orang yang kafir dan berbuat maksiat, laa ta’budus syaitan.

    saya rasa anda juga teman dengan jin bernama syaitan cuma anda tidak sadar aja.

    • jin ya jin dan syetan ya syetan… syetan itu tdk ada yang muslim danjin terbagi mnjdi 2 golongan jin muslim dan kafir …. perlu diingat …jin dengan syetan itu berbeda krna syetan itu anak anak dari pda iblis…. ngakunya tau tafsir agama kok gak bisa bedain jin dngn syetan

  8. Tidak ada riwayat Rasulullah mengajari jin. Yang ada jin datang tak sengaja masuk alam manusia. Lalu mendapati Rasulullah mengajar para sahabat. Jin mendengar. Istama’a dalam surat jin tidak sama dengan sami’a. Kemudian, semua ayat didengar dan para jin kembali ke kaumnya dan berdakwah. Kalau Rasul bersahabat apakah fiil jin istama’a atau sami’a? Hampir semua ulama sepakat dalam perkara ini. Coba, siapa yang tidak sepakat? Dan tahukah anda apa bunyi hadits yang menyatakan boleh berteman jin?

  9. Tidak ada riwayat Rasulullah mengajari jin. Yang ada jin datang tak sengaja masuk alam manusia. Lalu mendapati Rasulullah mengajar para sahabat. Jin mendengar. Istama’a dalam surat jin tidak sama dengan sami’a. Kemudian, semua ayat didengar dan para jin kembali ke kaumnya dan berdakwah. Kalau Rasul bersahabat apakah fiil jin istama’a atau sami’a? Hampir semua ulama sepakat dalam perkara ini. Coba, siapa yang tidak sepakat? Dan tahukah anda apa bunyi hadits yang menyatakan boleh berteman jin? Bacalah esensi artikel. Jangan debat kusir

    • tuan mauzatain itu sababun nuzulnya tentang nabi disihir, baca tafsir sawi, kecuali wahabi bodoh gak mengunakan tafsir sawi.

      11 ikatan disihir, lalu ayat 11 itulah ketika dibaca putus stu persatu.

      terus dalam surat alfalaq minsyarrin naffasatil fiuqad adalah penyihir wanita, yang dalam kitab syumusl anwar tak bisa ditawar kecuali harus didatangkan penyihirnya, dan diperintahkan mencabutnya, berbeda kalau itu jin ifrid, maka obatnya sangt jelas dalam kitab syumusul anwar, kombinasi ayat dan asma serta hizib adalah solusinya.

      kalau yang kalian rukyah itu jin jin kelas teri, kalau sama saya, cukup 7 kali ayat kursi saya sapu kemukanya langusng sembuh, kalau versi acukup saya ulang akhir ayatnya 70, 70 kali samapi terbakar jin itu.

      ustaz fadlan sudah saya lihat demonya, jin jin kelas rendah yang mampu ia rukya,kalau kelas tinggi bisa lama bgt,
      tapi kalau saya rukyah pake ayat kursi jin pada minta ampun, kenapa??????????karena ayat kursi tak ada tandinganya, cuma khatamkan dulu tarikatnya, cuma baca ayat doang, sehri seribu kali, selama 40 hari. ente sanggup duduk sehari 1000 kali?????????????. bisa sesak beol ente

  10. Wah, tidak kelawan hebatnya tipudaya Iblis yang alus banget. Tapi kebenaran bahwa perdukunan tbc adalah musuh ilmu dan musuh ulama. Juga musuh science and scientist. Musuh semua nabi dan Rasul. Dan tiap Rasul pasti ada penentangnya. Para penentang itu banyak dari penyihir, paranormal, penakluk jin makhluk alus, orang yang bersahabat dengan jin qorin di tubuhnya

  11. Semuanya kembali kepada niat dan apa yang di baca, masalah wirid yang di baca ribuan kali, apakah ada hadist yang melarang kita membaca ayat kursi misalnya 1000x, tolong bawakan hadist yang spesifik -khas- jangan yang umum -mujmal- yang masih perlu penjelasan. hadist yg di bwkan sih biasanya yg umum aza.? Liat tuh imam ibn taymiyah sehabis sholat subuh membaca surat al-fatihah berulang-ulang sampai matahari terbit dan menatap ke arah langit (kitab i tiqhad shiratal mustaqim karya ibn taymiyah klo gak salah) apakah nabi dan sahabat pernah mencontohkan hal itu, beranikah kita mengatakan bi’dah kpd ibn taymiyah!

  12. wadoooh…..
    Bukan Kah Setiap Muslim bersaudara… tanpa melihatkan etnis, dan jenis entah itu Jin atau pun Manusia, apabila sama2 diperintahkan untuk saling beribadah….
    Apakah berteman dengan Jin dilarang yah?
    Quote kacang Kelinci..: Para penentang itu banyak dari penyihir, paranormal, penakluk jin makhluk alus, orang yang bersahabat dengan jin qorin di tubuhnya”
    apakah yg bersahabat dengan jin qorin adalah musuh Rasulullah… secara a qontrario apakah kita harus membasmi Jin-jin… begitu angkuhnya kah umat manusia kalau begitu….?
    Quote @bukan wongalus aceh /nysantara:
    “Tidak ada riwayat Rasulullah mengajari jin…..dst”
    Mohon baca Kitab Sunan Tirmizi:3181, Kitab 47 (tafsir Quran), Bab 1812:
    حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ دَاوُدَ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَلْقَمَةَ قَالَ قُلْتُ لِابْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
    هَلْ صَحِبَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ الْجِنِّ مِنْكُمْ أَحَدٌ قَالَ مَا صَحِبَهُ مِنَّا أَحَدٌ وَلَكِنْ قَدْ افْتَقَدْنَاهُ ذَاتَ لَيْلَةٍ وَهُوَ بِمَكَّةَ فَقُلْنَا اغْتِيلَ أَوْ اسْتُطِيرَ مَا فُعِلَ بِهِ فَبِتْنَا بِشَرِّ لَيْلَةٍ بَاتَ بِهَا قَوْمٌ حَتَّى إِذَا أَصْبَحْنَا أَوْ كَانَ فِي وَجْهِ الصُّبْحِ إِذَا نَحْنُ بِهِ يَجِيءُ مِنْ قِبَلِ حِرَاءَ قَالَ فَذَكَرُوا لَهُ الَّذِي كَانُوا فِيهِ فَقَالَ أَتَانِي دَاعِي الْجِنِّ فَأَتَيْتُهُمْ فَقَرَأْتُ عَلَيْهِمْ فَانْطَلَقَ فَأَرَانَا آثَارَهُمْ وَآثَارَ نِيرَانِهِمْ قَالَ الشَّعْبِيُّ وَسَأَلُوهُ الزَّادَ وَكَانُوا مِنْ جِنِّ الْجَزِيرَةِ فَقَالَ كُلُّ عَظْمٍ يُذْكَرُ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ يَقَعُ فِي أَيْدِيكُمْ أَوْفَرَ مَا كَانَ لَحْمًا وَكُلُّ بَعْرَةٍ أَوْ رَوْثَةٍ عَلَفٌ لِدَوَابِّكُمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَا تَسْتَنْجُوا بِهِمَا فَإِنَّهُمَا زَادُ إِخْوَانِكُمْ الْجِنِّ
    قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
    terjemahan:
    Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hujr] telah mengkhabarkan kepada kami [Ismail bin Ibrahim] dari [Dawud] dari [Asy Sya’bi] dari [Alqamah] berkata: Aku bertanya kepada [Ibnu Mas’ud radliallahu ‘anhu] apakah ada seorang diantara kalian menemani nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam dimalam beliau didatangi jin? Ia menjawab: Tidak ada seorang pun dari kami yang menemani beliau tapi pada suatu malam kami kehilangan beliau saat beliau di Makkah, kami mengatakan beliau diculik atau diterbangkan oleh jin dan sekehendaknya diperlakukannya. Kami pun menginap dengan malam terburuk yang dilalui suatu kaum hingga pagi hari atau dipermulaan pagi, beliau datang dari arah Hira. Alqamah berkata: Mereka menceritakan kondisi mereka pada beliau lalu beliau bersabda: “Penyeru jin mendatangiku lalu aku mendatangi mereka, aku membacakan (al-Qur`an) pada mereka, ” beliau pergi lalu memperlihatkan jejak-jejak mereka dan sisa-sisa perapian mereka. Asy Sya’ bi berkata: Jin-jin tersebut meminta perbekalan kepada beliau dan mereka berasal dari jin jazirah arab, beliau bersabda: “Semua tulang yang disebut nama Allah atasnya yang ada ditangan-tangan kalian lebih banyak mendatangkan daging (sekalipunnampak tulang) dan setiap kotoran hewan atau makanan hewan kalian.” Setelah itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Karena itu jangan beristinja` dengan keduanya (tulang dan kotoran hewan) karena keduanya itu adalah perbekalan saudara-saudara kalian, jin.” Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih.

    Saya disini bukan bermaksud menjudge si A salah, Si B benar, tapi janganlah sesama muslim (yang telah berikrar syahadat sebagai janji sakral nan suci) saling menyatakan anda kafir anda salah…. Masya Allah…..
    ya Allah, Ampunilah dosa kami…. yg dhoif ini

    Wassalam

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s