KESAKSIAN KYAI MAHRUS ALI (VOLUME 2) : HIZB “SYIRIK” NASHR VS DOA RASULULLAH

Saya dulu punya ilmu (Hizb nasher) kanuragan ketika masih dilembah kesyirikan. Saya diberi ijazah oleh orang yang terkenal punya ilmu kanuragan, namanaya Dardiri dari kediri. Saya disuruh mengamalkan Hizib Nasher dengan puasa  7 hari dan puasa mutih. Tiap malam saya mandi keramas  dan membaca hizib Nasher 40 kali ketika masih menjalankannya. Setelahnya cukup dibaca sekali alam sehari. Saya baca dimuka kuburan Kyai saya tiap malam. Setelah selesai menjalankannya ada kejadian dikompleks atau asrama kami di pondok pesantren. Ada anak jagoan datang lalu menghantamkan kepada anak yang baru belajar. Entah ada apa yang terjadi sebelumnya antara dia dan anaka yang ditendangnya itu. Banyak orang yang bermaksud mendamaikannya tapi malah ditantang, dia melawan tidak mau menghindar.

Saya waktu tidur dibangunkan oleh teman-teman, saya baca hammim-hammim 7 kali tanpa nafas, saya bentakkan kepada  anak tersebut. Dia lari terbirit-birit. Orang disekitar saya bilang, anak jagoan tadi terkena teriakan jibril (suatu ilmu bentakan yang terkenal di pesantren).

Biasanya ilmu terikan Jibril seperti itu bias dipraktekkan  dan tampak manjur bila lawannya dari kalangan anak nakal atau ahli bid’ah. TAPI  TIDAK BILA BERHADAPAN DENGAN ORANG YANG TAKUT KEPADA ALLAH., BERTAKWA, AKIDAH DAN SYARI’AT HANIF ILMU BENTAKAN HIZIB NASHR TIDAK AKAN PUNYA PENGARUH SEDIKITPUN.

KINI ilmu itu telah saya tinggalkan dan saya ucapkan selamat tinggal untuk selamanya. Semoga tidak ketemu lagi. Saya berganti dengan ilmu hadits untuk melawan perampok. Pada suatu saat, saya bersama istri pulang dari kota Malang. Tepatnya dari Wajak di Pondok Ustadz Rahmd Arifin, saat itu putri saya belajar di sana. Disanalah putri saya  mulai mau mengenakan cadar seperti santri wanita saya sekarang. Setahu saya, di malang hanya pondok beliau yang SALAFY. Antara kota Pandaan dan Sidoarjo termasuk jalan yang sunyi. Sekitar jam 5 sore saya berhenti disalah satu masjid, karena istri saya ada keperluan ke kamar kecil. Tidak ada orang di masjid itu. Tiba-tiba datang 3 orang yang mengedarai sepeda motor. Salah satu dari mereka melemparkan clurit kepada temannya sambil berkata “kali ini bagianmu!”

Saya merasakan gelagat yang tidak enak . Saya pikir ini gelanggang pertempuran yang harus dipilih nyawa atau sepeda motor yang hilang. Saya saat itu mengendarai sepeda motor yang baru. Tidak ada orang yang bisa dimintai pertolongan, karena pada saat itu masjid sepi sekalipun jalan raya ramai. Banyak kendaraan yang lalu lalang. Orang yang membawa celurit itu memandang saya dengan mata melotot. Gantian saya yang pandang, tiba-tiba dia menundukkan kepalanya. Dia merebahkan tubuhnya di rumput dengan pandangan masih diarahkan kepada saya. Matanya menakutkan, tapi ketika saya balik menatapnya dia menundukkan kepalanya lagi.. dia pegang celurit itu  lalu dia taruh lagi ketanah yang berumput. Istri saya saat itu masih belum keluar dari toilet  masjid. Dua preman yang lain diam saja tidak bergerak dan bicara, tapi berdiri tegap dimuka saya berjarak dua meter. Saya saat itu duduk di muka masjid. Saya tidak takut sekalipun mereka mau berbuat jahad pada saya. Saya justru berfikir mana istri saya kok belum mau datang, lama sekali belum nongol. Setelah datang langsung saya naiki kendaraan dengan tenang memboncengkan isti. Saya pikir, mengapa 3 orang preman tadi diam tidak berkutik sama sekali. Apa gunanya celurit yang dilemparkan ke temannya kok tidak digunakan?

Saya baca doa ini :

أعُوْذُ بِكَلِمَا تِ اللهِ التَّا مَّا تِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

ِAku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang  sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan (HR. Muslim)

Saya menghampiri tukang becak dari Madura dan saya ceritakan kasus tadi. Mereka berkata “Preman-preman itu mau melanjutkan rencananya merasa tidak enak alias kalah wibawa. Seandainya mereka punya nyali, jangankan kamu, orang madura yang biasa membunuh saja tetap saja mereka habisi kalau sepeda motor tidak boleh diminta. Bila melawan tetap saja akan ditusuk sungguhan.

Waktu berdakwah di warkop sya juga pernah mengalami masalah. Teman-teman di warkop sering bertanya kepada saya tentang agama. Saya menjawabnya . Ada orang yang perasaanya terganggu dengan perkataan saya seolah merasa tersindir. Esok hari rupanya dia menunggu saya kemudian mengeluarkan perkataan yang tidak enak didengar. Dia bermaksud membalas dengan melukai fisik saya. lalu oran tadi berdiri menghadap kepada saya,maunya ingin melukai saya atau melabrak saya. Tai rupanya dia takut dan duduk lagi. Teman-teman yang lain menyalahkan dia karena tidak bisa diajak ngobrol dengan baik. Saat kondisi genting tersebut doa diatas saya baca. Dai tidak berani melanjutkan rencanyanya.

Saya membiasakan untuk membaca doa diatas doa perlindungan yang diajarkan oleh rasulullah.Ketika berkendaraan dijalan raya saya berpapasan dengan pengendara lain. Ada orang yang berboncengan dengan anak istrinya tiba-tiba menabrak saya. Saya terpental hingga kira-kira dua meter. Dia tidak terpental tapi pikirannya kacau, rupanya depresi dan dadanya sakit. Dia tidak bisa ditanyai dan tidak bisa berbicara, lalu orang-orang membawanya puskesmas. Sepeda motor saya bagian muka rusak, kaca dan lampu hancur, stang tidak seimbang lagi. Saya masih tetap tegar, pikiran jernih, dan saya sama sekali tidk terluka sama sekali. Orang kampong bilang mestinya kepala saya pecah karena terpental.

Anak saya faisol bercerita kepada saya pernah akan dihabisi oleh preman yang membawa celurit. Setelah dibacakan doa tsb, preman yang hendak memukul tubuh anak saya terpental dan tidak berani maju lagi. Hal itu karena anak saya membacakan doa diatas.

(Mantan Kyai Nu membongkar praktek syirik Kyai, habih, dan Gus Ahli Bid’ah, penerbit Laa tasyuki press,Hal 171)

24 thoughts on “KESAKSIAN KYAI MAHRUS ALI (VOLUME 2) : HIZB “SYIRIK” NASHR VS DOA RASULULLAH

  1. Asslm’alkm
    Tidak benar kisah ini membuktikan hizb nashar itu syirik, saya lihat tidak ada korelasinya sama sekali, Ky. Mahrus Ali terlalu mengada-ada kayaknya kurang kerjaan dia.
    Do’a Rasulullah itu bagus untuk diamalkan dan hizib nashar dari Abul Hasan Ali asy_Syizili juga boleh diamalkan, jangan kasar gitu untuk sesama muslim, kalau kita tidak punya ilmu seperti Abul Hasan Ali jangan katakan orang lain salah.
    Memang faham Wahabi sejak kemunculannya dari Muhammad Abdul Wahab terlalu menuduh orang islam yang lain bid’ah, khurafat bahkan sesat. Saya melihat faham ini mirip seperti golongan khawarij dari pengikut Sayyidina Ali Krwjh yang kecewa dengan Sayyidina Ali, akhirnya mereka berfaham yang selain kelompok mereka sesat. Na’uzubillah.
    Salam

    • “Memang faham Wahabi sejak kemunculannya dari Muhammad Abdul Wahab terlalu menuduh orang islam yang lain bid’ah, khurafat bahkan sesat. Saya melihat faham ini mirip seperti golongan khawarij dari pengikut Sayyidina Ali Krwjh yang kecewa dengan Sayyidina Ali, akhirnya mereka berfaham yang selain kelompok mereka sesat. Na’uzubillah.”

      Ah masaaaa….??? emang paham wahabi itu apa sih???

  2. Jk sseorang, entah it kyai, ustadz, habib dll blm mngenal Allah seutuhnya kenal alias hnya mngenal namanya saja pastilah gampang mnilai ssuat it syirik, bid’ah dll, pdhal diatas kbenarn msih ad kbenarn yg laen, jd tolong para ustadz, kyai, habib dll, jgn trlalu bnyak kicau mngatakn ini syirik, itu bid’ah dll, belajarlah lbh bijaksana mnyikapi sgl ssuatu, lgpula bkn hnya kalian yg pnya pemahaman..
    Ap hnya sia2 Allah mnurunkn ilmu hizib, ilmu gaib dll, jk tak ad mksud dan tujuan buat ap Allah mnurunknnya pd hambanya..

  3. ya allah brani pula menghina aulia allah,, hizib syekh hasan asyadzili,, berarti kalo menghina hizib sama jg dgn menghina beliau ini yg harus diluruskan,, skrg orang bnyk salah dlm mengamalkan hizib niat bkn beribadah tp malah pengen kesaktian itu lah yg dpt menghancurkan aqidah qta,, marilah qta memperbanyak istighfar agar allah memberi petunjuk kpd qta ke jalan yg lurus dan benar

  4. Bila memahami sesuatu ada baiknya memahami dahulu apa yang sesungguhnya yang tersurat dan tersirat. Pahami dengan pintu hatimu yang terdekat dengan ALLAH SWT, bahwasanya segala sesuatunya kepunyaan ALLAH SWT, yang menentukan segala hal yang menjadi milik NYA. Saling mengingatkan diantara sesama muslimin muslimat adalah wajib tanpa harus saling melukai meski hanya dengan satu kata. Saling membuka pintu maaf diantara muslimin dan muslimat adalah Jihad Jati sebagaimana kamu telah diberikan hati yang suci. Semoga semua termasuk saya, diberikan jalan yang lurus dan diampuni. Mohon maaf bila ada kalimat yang tidak menyenangkan. Sulaiman al Ayyubi

  5. ayat yang saudara baca”yang artinya aku berlindung dengan kalimat allah yang sempurna dari apa2 yang berbahaya””kalau saya tidak salah itu ada dalam hizbu bahr””yang masih satu kitab dengan hizbu nasr””

  6. Assalam mualaikum wr. Wb… Saya tertarik akan ulasan anda, pak Kyai.. Tetapi bukankah Islam itu mengajarkan agar tidak mudah mengatakan Syirik dan bid’ah kepada sesamanya? Saya hanya ingin menyampaikan, hati2 akan tuduhan dan perkataan anda, jangan sampai kata2 anda berbalik dan menghinakan anda di mata Allah… Saya hargai paham anda, tetapi saya tidak menghina atau mengatakan paham anda salah. Tetapi kenapa anda mudah mengatakan paham orang lain salah?
    Apa itu yang diajarkan Rasulullah kepada umat Islam? Setau saya paham mudah mengatakan paham orang lain salah tanpa mempelajarinya lbh dalam, itu hanya milik orang2 Christiani dan vatikan serta Yahudi.
    Ingat, kyai… Anda hanya manusia biasa yang bisa salah dr kata dan perilaku… Anda bukan Nabi yang perkataannya sudah jaminan Allah.
    wassalam…

  7. Saya udah pernah mengalami “sesat “versi K.Mahrus Ali(yg mantan Nu)itu ,kemudian tobat dan menjadi seorang salafy,saya selalu merasa suci,bersih,berakidah paling lurus,merasa paling benar,paling “persis ” dg Rosululloh dan memandang yg lain syirik dan sesat. . . . tp kemudian suatu saat, ketika saya menyusun kurikulum pesantren saya, saya sangat terpesona dg karya ringkasan dr Al Itqon fii Ulumil Quran,sehingga saya cari Sang Muallif kitab ini,SUBHANALLOH. . . setiap orang yg saya jumpai. dan saya tanyai dimana kediaman beliau. selalu mengomentari “suufiyyun dhoollun. mudhillun” atau “musyrik yad’uu ilas syirki “sampai pada achirnya ketemu jua orang yg saya cari2 dan beliau telah “memukul” kepala saya serta “menghancurkan “isi otak saya yg telah dipenuhi racun racun wahhabiyyah. . . achirnya saya tersadarkan, ternyata saya selama ini telah keracunan dan lebih sesat dr “kesesatan” yg pertama.ALHAMDULILLAH. . . sekarang saya bisa mencintai wali walinya Alloh SWT para pewaris nya Rosululloh SAW spt Sidi Abuya al Maliki dan terlebih lagi Sidi Al Imam Abul Hasan As Syadziliy shohibu Hizb Nashor. . .wahai Kyai yg mantan Nu yahdiikumulloh wa yushlihu baalakum! !!

  8. kyai mahrus …apa pun do’anya smua baik tnggal trgantung yg membaca amalan do’a trsbt.. kyakinan nya sm allah apa sm amalan do’a trsebut..rtima kasih .maaf klo saya sdah buat bpak kyai mahrus trsinggung

  9. mana nih kiai yang nulis artikel ini, banyak yang koment tapi kagak nongol dari peraduan. Yah ilmu cetek jangan gampang bilang sesuatu syirik. Banyakin guru, banyakin gali kitab, banyakin belajar. Baru belajar sama 1 guru udah bisa memvonis sesuatu syirik. BELAJAR YANG KENYANG. OKE pak kiai

  10. mengamalkan doa apa saja bagus selama tahu arti dan makna, dan sebaiknya membaca doa-doa tersebut dalam rangka mendekatkan diri dengan Allah SWT serta tidak berharap dapat ilmu kanuragan dll. cukuplah Allah sebagai penolong pada setiap kondisi kita,karenanya mendekatkan diri pada Yang Kuasa jauh lebih penting daripada sekedar nafsu/keinginan memiliki ilmu-ilmu yang kadang membuat kita jauh dari kesalehan. mari kita teladani Rasul,shahabat,tabiin,tabiit tabiin, ulama2 yang saya yakin tidak pernah berniat untuk memiliki “kesaktian”, namun karena dekat dengan Allah maka Allah selalu “memberi jalan” dan menolongnya. sesama muslim,marilah kita tidak saling menyalahkan, mari berlomba berbuat baik, pr kita sebagai muslim masih banyak, sumbangsih kita bagi umat masih diperlukan. ndak usahlah kita mengungkit2 sirik dll karena yang tahu hanyalah Allah SWT. ayo berbuat baik dan saling menasehati serta berpesan kebaikan.

  11. emang dia (mahrus ali) kiai? bukan ahh…..kiai mah gak ngomong kayak getho. jangankan sampe bilang ini itu syirik, ngejelekin orang aja gak boleh. khan yang kayak gene ini yang ngerusak Islam….

  12. memang jd orang yg paling hebat itu klo sdh merasa plg lebih dr yg lain, akhirnya setan adl temanya, termasuk yg up date stt ini. naudzubillah…. minasyaithonirrojim wa waswasi abbdillwahhabi attamimi annajdi

  13. maaf ane pernah ngikutin tim ruqyah kok minta imbalan dan bertarif jelas sekian Rp:…… , apakah

    mmg ruqyah/meruqyah itu buat ajang cari uang,padahal dalam suatu kasus seorang yg setelah diruqyah kasusnya malah runyam dan gk sembuh, yg jd pertanyaan? yg gak manjur yg ngucap doa atau gurunya dia? padahal mereka bilang ini adalah ajaran nabi murni? setelah itusi yg sakit ygterkena sihir baru d bw ke orang tua yg tidak fasih dalam mengucapkan bismilah: dan kami dengar sendiri dia mengucapkan lafadz: semelahirokhmanirokhim….. tdk lama pasiaen sembuh dari sakitnya?…. aneh…. aku berfikir ini anugrah allah kp orang tua tsb/ mmg org yg katanya mengikuti assunnah yg blm bs memahami ajaran nabi seutuhnya mski mrk bnyak yg hapal qur’an dan hadist.wallahu ‘alamu

  14. Makhrus itu ustad gendeng suka mencari musuh ,pertanda dirinya kurang paham tentang ilmu agamanya.org kayak mahcrus tdk pantas hidup di indonsia pantasnya hidup dineraka will krn suka mencela orgng .smg anda dan keluarga anda selalu di laknat Allah kerana selalu menghina amalan org lain yg tdk sepaham dg anda.

  15. ya maklumlah sobat beliau kn mantan kyai NU…….. setahu saya dijagad manapun gak ada orang NU mw dipanggil Kyai klo bkn orang baru tahu dan ketahuan baru….apalagi ngaku2

  16. mahrus ali ilmunya dangkal aja dipercaya………….lucunya dia pernah bilang disebuah ceramah dan disiarkan radio bilang qodiriyah, syadziliyah itu sesat. Apa ga mikir dulu ini orang…….anehnya banyak yg peraya sama ngegombalnya

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s