FATWA ULAMA MENGENAI TERAPI TENAGA DALAM (TETADA) KALIMASADA DAN SEJENISNYA

Latihan Pukulan jarak jauh Tetada kalimasada

Pertanyaan.

Saya baru saja menjadi anggota Terapi Tenaga Dalam (Tetada) Kalimasada, yakni mulai Agustus 1997. Tujuan saya ungin memiliki kemampuan mengobati diri sendiri, dan jika mungkin dapat membantu orang lain. Latihan setiap malam Rabu dan Jum’at, pk 19.00 – 21.00 dengan proses sebagai berikut.

1. Berdo’a mohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (teks tidak ditentukan) :

- mohon keselamatan dan manfaat latihan

- mohon ditingkatkan iman dan taqwa
2. Duduk nafas (tarik, tekan, lepas) disertai dengan dzikir, dilanjutkan dengan tafakkur sambil mencoba mengalirkan tenaga dalam ke kaki, seluruh badan dan tangan.
3. Latihan jurus disertai dzikir dalam hati (9 jurus)
4. Duduk nafas lagi
5. Do’a penutup (sama dengan no. 1)

Kesimpulan saya sementara, Tetada Kalimasada tidak bertentangan dengan akidah Islamiyah ! Namun demikian setelah saya membaca As-Sunnah 20/II/1417H saya sedikit ragu. Oleh karena itu, tolong anda menelitinya. Bila bertentagan, dimana letak kesalahannya. Dan tolong saya diberi informasi agar saya tidak terus menerus dalam kesesatan.

Terma kasih

Jawaban.


Dari pertanyaan antum dapat kami simpulkan adanya dua permasalahan.

[1] Tentang tenaga Dalam yang antara lain diperoleh dengan cara-cara seperti yang antum sebutkan.

[2] Tentang pengobatan.

Akan kami jawab satu persatu permasalahan di atas melalui pernyataan para ulama.

Pertama, Tentang Tenaga Dalam

—————————–

Tenaga dalam merupakan salah satu bentuk ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa, adakalanya berasal dari Allah, sebagaimana yang dianugrahkan kepada wali-wali-Nya. Dan ada kalanya berasal dari setan yang kemudian sering dianggap sebagai anugrah ilahi.

Menurut para ulama, diantaranya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah (lihat Al-Furqan Baina Auliya’ir Rahman wa Auliya’isy Syaithan, hal 168-169, 321-322, 329-356), antara kedua ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa) dapat dibedakan dengan dua tinjauan.

[1] Melalui keadaan orang yang mendapatkannya.

Apabila orang yang mendapatkannya adalah orang yang bertakwa, dari kalangan ahli tauhid, ikhlas dalam beribadah, tidak mengamalkan amalan-amalan bid’ah yaitu amalan ibadah yang tidak mencontoh tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bukan termasuk pelaku maksiat, maka apabila ia mendapatkan ‘khawariqul ‘adah’ berarti itu merupakan anugrah Allah. Sebaliknya apabila yang mendapatkannya bukan dari kalangan ahli tauhid, seperti halnya orang-orang yang suka melakukan perbuatan syirik, misalnya memohon berkah melalui kuburan orang-orang yang dikeramatkan, mengadakan acara ‘haul’ (merayakan hari ulang tahun kematian) dll, maka yang diperolehnya adalah ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa) yang berasal dari setan. Begitu pula bila yang memperoleh adalah yang suka melakukan perbuatan bid’ah, misalnya membaca dzikir-dzikir yang tidak disyari’atkan.

Seperti dengan membatasi jumlah-jumlah, bentuk-bentuk, suara-suara, atau cara-cara tertentu yang tidak ada contohnya dalam syari’at. Atau orang yang suka berbuat maksiat. Misalnya tidak menjaga batas-batas pergaulan antara pria dan wanita, tidak memelihara jenggot, memakai pakaian menutupi mata kaki (bagi lelaki), senang nonton (film), merokok, tidak menutup aurat dll.

Apabila demikian keadaan orangnya, maka ‘khawariqul ‘adah yang diperoleh adalah berasal dari setan.

[2]Melalui sebab diperolehnya ‘khawariqul ‘adah’.

Khawariqul ‘adah yang berasal dari Allah hanya bisa diperoleh dengan ketaatan, keimanan dan ketakwaan. Selain itu Islam tidak mengajarkan seorang muslim untuk beribadah untuk tujuan mendapatkan ‘khawariqul ‘adah'(kemampuan luar biasa). Justru itulah yang membedakan antara yang berasal dari Allah dan yang berasal dari setan. Yaitu bahwa ‘khawariqul ‘adah’ yang berasal dari Allah tidak bisa dipelajari apalagi dibakukan menjadi semacam ‘ilmu kedigdayaan’, sedangkan yang berasal dari setan bisa dipelajari dan bisa dibakukan menjadi suatu ilmu. Sekalipun secara zhahir dilakukan dengan membaca ayat atau dzikir. Sebagaimana difirmankan Allah.

“Artinya : Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir iru mereka dapat menceraikan antara suami dan istrinya” [Al-Baqarah :102]

Ayat tersebut menunjukkan, bahwa ‘khawariqul ‘adah’ yang dapat dipelajari adalah sihir (berasal dari setan, sebagaimana yang diterangkan Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari X/223, cetakan Jami’ah Al-Imam Muhammad bin Saud – Riyadh.)

Kedua, Masalah Pengobatan

————————-

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menegaskan dalam Majmu’ Fatawa-nya hal.67-68, bahwa sebab yang Allah ciptakan untuk penyembuhan suatu penyakit ada dua bentuk.

[1] Sebab-sebab yang syar’i, yaitu dengan membacakan ruqyah (pengobatan dengan bacaan Al-Qur’an) seperti yang dicontohkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dengan berdo’a kepada Allah dll.

[2] Sebab-sebab ‘hissiah’ (kongkrit), seperti obat-obatan yang dikenal dalam syari’at (madu dll). Atau obat-obatan yang diolah berdasarkan pengalaman dan penyelidikan ilmiah yang dapat memberikan pengaruh nyata, bukan sekedar sugesti atau khayalan. Seandainya hanya berupa sugesti atau sesuatu yang dikhayalkan menjadi obat lewat meditasi dan lain-lain, maka itu diharamkan bahkan termasuk syirik. Karena merupakan upaya menandingi Allah dalam menciptakan sebab terjadinya kesembuhan. Maka dari itu Allah pun mengharamkan pemakaian jimat-jimat, isim (rajah) dan yang sejenisnya, karena semuanya tidak memiliki sebab-sebab syari’ah maupun sebab-sebab ‘hissiah’ yang bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

Kesimpulan.

Tenaga dalam yang antum pelajari berarti termasuk bentuk kemampuan luar biasa yang bukan berasal dari Allah, sebab kemampuan luar biasa tersebut diperoleh dengan cara-cara khusus, sekalipun dibungkus dengan do’a-do’a, dzikir-dzikir yang seolah-olah Islami. Padahal bisa jadi do’a-do’a serta dzikir-dzikir tersebut, adalah do’a-do’a serta dzikir-dzikir bid’ah. Apalagi dengan tujuan untuk memperoleh tenaga dalam yang itu tidak pernah dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat dan Salafu ash-Shalih.

Karena itulah sebaiknya antum tinggalkan saja kegiatan tersebut mumpung belum terjerumus terlalu jauh.

Wallahu Al-Musta’an

REFERENSI : soal-jawab majalah as-sunnah, edisi 3/TH III/1418, hal 4-5

110 thoughts on “FATWA ULAMA MENGENAI TERAPI TENAGA DALAM (TETADA) KALIMASADA DAN SEJENISNYA

  1. APAKAH TENAGA DALAM ILMU KONTAK SUATU BENTUK KHAWARIQUL ‘ADAH

    Pembicaraan tentang Tenaga Dalam memang suatu yg menarik sebagai pembanding mungkin ada baiknya kita simak pernyataan President IRIs tentang Ilmu Pernafasan dan Tenaga Dalam :

    ( Pernyataan dalam diskusi di bawah ini dikutip dari http://www.mail-archive.com/hypnosis_indonesia@yahoogroups.com/msg00430.html )

    ” Huuuiiih capek deeeh… ini mainan lama juga. penjelasannya sangat sederhana kalau anda sudah paham hypnotis secara benar. Bukan hypnotis kampung yang cuman bisa buat mainan kayak di tipi2. Mentalin orang dengan tenaga dalam kalau di barat emang udah diketawain ”

    Bahkan President IRIs berani mengajarkan Ilmu Kesaktian ” khawariqul ‘adah ” Tenaga Dalam kepada siapapun dan dalam waktu setengah jam dijamin bisa menjadi Master Tenaga Dalam :D

    ” Saya udah ngerjain dan ngajarin banyak orang tenaga dalam dan segala demonstrasi kesaktiannya dengan metode yg praktis (hypnosis). Jika anda berbakat “khususnya membual”, anda dapat saya ajari menjadi master tertinggi tenaga dalam hanya dalam 1/2 jam. Kalau anda di Jakarta bisa seh kita adain gathering/belajar bersama dengan master lain yg ada disini ”

    Hebat bukan ilmu kesaktian yg dimiliki President IRIs ini :D

    Bagi IRIs Kemampuan Tenaga Dalam bukanlah Kemampuan Luar Biasa. Dalam penelitian IRIs sebenarnya kemampuan yg sering diperagakan oleh aliran beladiri Tenaga Dalam bukanlah fenomena ghaib yg menggunakan kekuatan supranatural seperti Jin dkk nya. Bisa kita lihat pernyataan IRIs dalam artikel “Tentang IRIs” di blog ini.

    ” Ada banyak fenomena psikology (menurut kami) yang kemudian diklaim sebagai fenomena gaib. Misalnya mentalin orang dg tenaga dalam, rogo sukmo, membaca pikiran, meramal, bandul, kesurupan, gendam, dlll. Kami memang tidak selalu menemukan kecurangan (cheating), maka cara kami adalah dengan membuktikan terbalik dengan menirunya. Kami mempelajari hypnosis dan NLP menjadi bekal yang lumayan untuk melakukan praktik itu. Contoh, misalnya (ada videonya) saya melakukan praktik yg sama dengan perguruan-perguruan itu dengan teknik-tekhnik hypnosis. ”

    Tidak ada Jin dalam fenomena Tenaga Dalam itu kesimpulan dari Penelitian IRIs – semua hanyalah Psychological Effect yg belum disadari oleh praktisi Tenaga Dalam. Jika semua itu hanya “Psychological Effect yg belum disadari ” lantas apakah fenomena Tenaga Dalam ( Kalimasada, SN dkk ) masih pantas untuk disebut ” khawariqul ‘adah ” ?

    Tentang Santet/Voodo dll President IRIs memiliki pendapatnya sendiri :

    ” Iiih… apalagi yg ini! SANTET ITU HANYA MITOS DAN BOHONG, KARENA SANTET ITU KEBOHONGAN YANG DIYAKINI PUBLIK. Okee … Mungkin anda akan punya banyak cerita untuk membuktikan itu ada. Jika anda yakin silahkan dishare atau tes case langsung ama saya. ”

    Salah satu peserta diskusi membuat pernyataan sebagai berikut :

    ” Tentang santet, kekuatan gaib, tenaga dalam dsb. mungkin karena kebanyakan orang nggak menyangka tentang seberapa powerful-nya kekuatan pikiran dan sugesti. Orang gak nyangka bahwa kalo dirinya percaya bakal sakit bisa jadi sakit beneran. Bahkan mungkin yang percaya kalo dirinya bakal mati akan mati beneran. Nah, mungkin karena nggak punya pengetahuan tentang ini, makanya kebanyakan orang cari penjelasan2 gaib untuk menjelaskan fenomena yang sebenernya hanya berasal dari pikiran. ”

    Seorang peserta diskusi yg lain memberikan komentar yg menarik untuk kita dengarkan :

    ” Setelah lumayan pengetahuan tentang hypnosis, paradigma saya mengenai klenik/gaib/ sakti berubah. Dulu sedikit2 kejadian yg gx masuk akal langsung saya mengkambinghitamkan JIN ( terkadang saya kasian juga sama JIN, wong gx ngapa2in di tuduh he he ) tapi yg terjadi sekarang saya lebih menganalisis penjelasan ilmiah di balik “sesuatu” yg gx masuk akal itu. ”

    Dari sini pernyataan yg penting digarisbawahi dari diskusi di atas adalah penjelasan-penjelasan gaib yg dikaitan dgn kekuatan supranatural jin dkk – seperti yg sering kita dengar – hanyalah karna yg mengatakan itu tidak memiliki pengetahuan yg cukup tentang bagaimana mekanisme cara kerja pikiran manusia dan juga tidak menyadari seberapa powerful-nya kekuatan pikiran itu. Sekali lagi menurut komunitas IRIS tidak ada kekuatan supranatural – jin dkk – dalam fenomena-fenomena Tenaga Dalam, Gendam, Santet dkk.

    Bagaimana apakah anda juga termasuk yg merasa kasihan karna JIN selalu menjadi kambing hitam dalam masalah ilmu kesaktian ini :D

    Jadi berdasarkan diskusi President IRIS dkk ini – apakah kita akan tetap menganggap Ilmu Tenaga Dalam dgn segala Kesaktiannya itu suatu yg bentuk ” khawariqul ‘adah ” dan karna bisa dipelajari maka bisa kita katagorikan sebagai Sihir ? Apakah kita akan tetap berpendirian seperti ini ?

    Mungkin kalo IRIs dengar ini – President IRIs akan berkomentar : ” Kemampuan Luar Biasa ( khawariqul ‘adah ) – Huuuiiih capek deeeh… ini sih udah diketawain … cemen ga ada apa-apanya – kalo cuma kaya gini gue juga bisa ” mungkin begitu komentarnya :D

    Bagaimana menarik bukan diskusi yg berlangsung di komunitas IRIs ini. Jika anda tertarik dgn IRIs bisa bergabung di forum http://www.alambawahsadar.com

    • “Dari sini pernyataan yg penting digarisbawahi dari diskusi di atas adalah penjelasan-penjelasan gaib yg dikaitan dgn kekuatan supranatural jin dkk – seperti yg sering kita dengar – hanyalah karna yg mengatakan itu tidak memiliki pengetahuan yg cukup tentang bagaimana mekanisme cara kerja pikiran manusia dan juga tidak menyadari seberapa powerful-nya kekuatan pikiran itu”.

      Sepertinya sudah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya di artikel yang lain bahwa fenomena supranatural tidak semuanya ada turut campur makhluk ghaib (jin), misal dengan Psychological Effect, trick sulap, dsb.

      Nah, untuk kalimat ini “Sekali lagi menurut komunitas IRIS tidak ada kekuatan supranatural – jin dkk – dalam fenomena-fenomena Tenaga Dalam, Gendam, Santet dkk.” itu kesimpulan anda pribadi atau memang pernyataan dr presiden IRIS?

      Kalau itu pernyataan dari presiden IRIS dan semua anggotanya tolong ditanyakan bagi yang muslim “apakah mereka mengimani Surah Al-Falaq” termasuk anda sendiri?

      * sepertinya akan menjadi pembahasan yang sudah pernah kita bahas sebelumnya :)

      • Wa’alaikumsalam.. Silahkan dilanjut saja. Mohon maaf saat ini saya sedang tidak bs aktif mengikuti diskusinya. Insya Allah jika sudah senggang akan lebih sering bertegur-sapa lagi. Salam kenal mas tdbenturan.

    • Dari sini pernyataan yg penting digarisbawahi dari diskusi di atas adalah penjelasan-penjelasan gaib yg dikaitan dgn kekuatan supranatural jin dkk – seperti yg sering kita dengar – hanyalah karna yg mengatakan itu tidak memiliki pengetahuan yg cukup tentang bagaimana mekanisme cara kerja pikiran manusia dan juga tidak menyadari seberapa powerful-nya kekuatan pikiran itu. Sekali lagi menurut komunitas IRIS tidak ada kekuatan supranatural – jin dkk – dalam fenomena-fenomena Tenaga Dalam, Gendam, Santet dkk.

      Bagaimana apakah anda juga termasuk yg merasa kasihan karna JIN selalu menjadi kambing hitam dalam masalah ilmu kesaktian ini :D

      BungJiwa, saya sudah berulangkali mengatakan dan anda sama sekali tidak mau mengambil pelajaran dari apa yang saya sampaikan pada pembahasan terdahulu.

      Saya pribadi TIDAK PERNAH 100% MENYALAHKAN JIN/SETAN dalam membahas masalah fenomena tenaga dalam/ilmu metafisika. Saya membaginya dalam beberapa kategori :

      1. Sugesti
      2. Trik/tipuan
      3. bantuan jin/setan.

      Pada pembahasan diatas sekali lagi dan sekali lagi menilai tenaga dalam dari sudut pandang mana??? Jika dikaji dari sudut pandang rasionalitas maka 100% tidak akan membahas hal-hal yang bersifat ghoib, jika seorang pesulap membahas fenomena adanya kekuatan tenaga dalam yang membuat orang kebal maka seorang pesulap tentu akan mengatakan itu adalah trik belaka dan akan dia tinjau dari sisi keilmuannya. Dalam sisi syari’at tentu akan memcurigai adanya bantuan setan/jin dalam tenaga dalam.

      Saya tidak mau terjebak dalam dikotomi menilai fenomena dari salah satu sisi sudut pandang baik dari sisi rasionalitas, keilmuan ilmiah dan keilmuan syari’ah saja. Semua harus balance ditinjau dari seluruh sudut pandang dalam memahami fenomena tenaga dalam.

      Saya mau bertanya pada anda sebab saya ingin anda bisa menilai dari sudut pandang anda sendiri dengan tidak selalu cuci tangan dengan mengambil tanggapan orang lain :

      Pertanyaan :

      Apakah anda percaya adanya bantuan jin / setan yang dapat terjadi dalam mensikapi fenomena tenaga dalam/Ilmu metafisika? sesuai dengan pembahasan artikel diatas?

      Tolong beri saya “YA” ATAU “TIDAK “beserta alasannya :)

      saya mau melihat apakah anda bisa bersikap ilmiah dan bersikap syar’iyyah juga……………….

      • @ Perdana

        Maaf saya sedang sibuk belakangan ini … saya kebetulan membuka blog ini dan ada pertanyaan dari anda

        Saya rasa pertanyaan anda sudah saya jawab dari tulisan saya tentang penelitian ilmiah – khususnya hypnosis yg saya tujukan kepada bung tdbenturan.

        Coba anda simak tulisan saya yg terakhir kepada bung tdbenturan di artikel ini. Saya rasa tidak ada konflik antara syariah dan ilmiah :D

        Tidak ada dikotomi antara syariah dan ilmiah. Mungkin anda yg kurang mengambil pelajaran dari tulisan-tulisan saya.

        Hypnosis dan TD tidak ada bedanya.

    • askum, untuk jiwa01,, anda hanya berpendapat dengan fikiran anda dan kayaknya anda mengagungkan fikiran.. mohon maaf mengenai santet dan teluh, dulu aja nabi muhammad saw,, sempat kena santet, jd itu bukan sekedar sugesti tapi memang terjadi dan itu bukan sekedar sugesti tetapi ilmu sihir yg diprakarsai oleh syaithon2 yg terkutuk…

  2. Bagian 1.

    

Halo bung jiwa01, ulasan anda menarik.

    

Mengenai ilmu kontak, dulu sblm belajar tdasar, sy pernah diisi ilmu kontak dan 7 bayangan. Yg saya lakukan itu mutlak ilmu setan. Dimana ritual awalnya, baca bismillah, syahadat. But… Bakar menyan, sambil jabat tangan dgn pengisi, mulai baca mantera.. …Dimintakan keramatnya yg duduk disebelah anu, anu dll…. Saat itu sy merasa ada cahaya seperti masuk melalui mata sy. Ritual selanjutnya makan sepotong ayam goreng paha sampai ceker, dimakan semuanya plus tulang, sebutir telur rebus dgn kulitnya. Minum air kembang, dsb. Trus dikasih bacaan mantra syirik. Yg pernah diisi ilmu ini, pasti tau deh, ilmu ini ada dimana. Soalnya diliat dari buku tamu sang guru, udah buånyaakk bgt yg pernah berguru kesana.

    
Efek samping, selain dosa syirik (smoga Allah menerima tobat sy), sy sanggup menahan tusukan jarum dititik tbh tertentu, bisa mentalin orang emosi, mentalnya parah bos dan jauh bgt. Kalo Fight, lawan melihat sy seperti ada 2 sd 7. Ini udah sy coba dipake dibeberapa perkelahaian.

    

Sy melepas keilmuan itu ketika ada demo tdasar th86, sy coba pukul dg ilmu kontak tapi malah sy yg terlempar dan terasa bgt seperti ada pukulan keras ketbh sy hingga sy terlempar. Dulu cara ngelepasnya sy cuma bilang ‘dasar ilmu setan, pergi luh’ dan betul ilang ilmu itu

    

Bersambung ke bag2
.

  3. Bag2

    .

Sy sendiri sudah beberapa kali menguji sperti cara IRIS menguji(yg sy sgt sederhana sih), kpd teman2 atau lawan2 sy yg mempunyai keilmuan kanuragan tertentu. Sehingga kekurangan atau kelemahan mereka dpt dikalahkan dgn benda tertentu. Cthnya praktisi kanuragan tertentu yang tahan hantaman, dia tdk sanggup menahan sabetan sapu lidi atau pukulan 4 koin yg diikat tali. Ini sy pelajari dari efek kerokan kalo lg masuk angin. hehehe serius lho.

    

Perihal ada oknum dibalik kemampuan lebih manusia, jika ada yg mengingatkan sy, siapapun dia orangnya, dari latarbelakang apapun, Sy lbh cendurung untuk interopeksi diri, drpd repot ditanya di akhirat kelak, atau keburu ajal menjemput, lebih baik sy periksa skrng apa2 yg udah sy latih. Lebih aman menurut sy. Ga ada salahnya lho, malah mungkin saja kita dpt pahala dari Allah. Makanya sy gabung disini. Sisi agama ada penjelasan, sisi ilmiah lumayan menarik.

    Mengenai sihir, santet dll, coba bung jiwa01 baca kembali buku ‘Magic of Kyai’, ada 2 lg buku sejenisnya. Sy lupa judulnya. Maklum minjem. Mungkin dpt ditarik manfaatnya utk ulasannya.

    Masalah hipnosys, td, tm. Sy juga sedang ngubek2 di sabdaspace.com. Disana mereka nyebutnya ada oknum ruh.

    

Itu aja dulu bung jiwa01.
    Monggo bung ulasannya. Tulisan bung jiwo01 enak dibacanya, suka menuliskah?(buku? Artikel?)

  4. Berceramah lewat internet atau mendapat pemahaman lewat internet bid’ah atau bukan ya? Kan tidak ada contoh dari rasulullah..tolong jelaskan dong?

  5. @ tdbenturan dan nyimak aja

    Betul sekali bung nyimak aja jika saya harus menjawab pertanyaan anda sekali lagi – mungkin kita harus mengulangi diskusi yg pernah kita lakukan dulu. Sekali lagi saya tidak bisa menjawab pertanyaan anda yg ditujukan ke IRIs :D

    Sekali lagi perlu saya tegaskan saya selalu membuka kemungkinan untuk hal-hal yg belum ataupun tidak saya ketahui dgn pasti – saya masih membuka kemungkinan faktor unknown tsb masih mungkin disebabkan oleh faktor supranatural. Saya mungkin bisa digolongkan sebagai seorang yg Rasionalis tetapi saya bukanlah termasuk Barisan Rasionalist Sakit hati ( BaRIs ) :D

    Saya tidak memiliki trauma khusus seperti yg dialami golongan BaRIs tentang praktek Tenaga Dalam ataupun hal klenik lainnya. Yang setelah mendapat sedikit ilmu tentang hipnosis dan psychology lantas saya lalu berbalik arah dgn mengatakan bahwa ada penjelasan rasional dibalik semua fenomena Tenaga Dalam ataupun klenik lainnya. Saya tidak memiliki trauma seperti itu :D

    Saya mungkin Rasionalist tetapi saya sangat tidak setuju dgn Metode Tantangan yg selama ini dikedepankan oleh sekelompok Rasionalist lainnya. Saya lebih setuju diadakan suatu Penelitian Ilmiah Multi Displin Ilmu tentang masalah Tenaga Dalam dan hal Klenik lainnya. Itu sebabnya saya sangat mendorong kerjasama antara IRIs dan Majalah Ghaib ataupun praktisi ruqyah lainnya.

    Metode Tantangan tidak akan membawa kita ke pemahaman yg lebih dalam tentang Fenomena Tenaga Dalam dan Hal Klenik lainnya. Saya sudah menguraikan kelemahan dari prosedur pengujian yg dilakukan Randi – dan saya yakin kelemahan yg sama akan terlihat juga pada Metode Tantangan lainnya. Hanya dgn Penelitian Ilmiah Multi Disiplin Ilmu lah kita akan mendapat gambaran yg lebih jelas tentang Fenomena Tenaga Dalam dan Klenik ini.

    Jadi tujuan saya menulis beberapa artikel di blog ini hanyalah untuk membuka diadakannya Penelitian Ilmiah Multi Disiplin Ilmu untuk fenomena Tenaga Dalam ini.

    Bung tdbenturan tampaknya kita memiliki latar belakang pengalaman yg sama dalam hal beladiri – dulu pada tahun 80an saya juga aktif mencoba / menjajal beberapa aliran Tenaga Dalam yg sedang booming pada saat itu. Saya pun pernah mengalami seperti yg anda tulis dalam comment anda.

    • Insya Allah saya faham penjelasan anda dan mohon maaf kalau beberapa bulan ini aktifitas posting saya agak berkurang, mungkin lain waktu kita dapat diskusi lebih mendalam lagi. Sejujurnya saya kangen pd teman2 yang masih aktif dan harap maklum :)

  6. @ tdbenturan

    Mengenai sabdaspace.com setahu saya mereka adalah kumpulan nasrani yg sangat menentang praktek klenik dan ghaib.

    Dalam beberapa sekte nasrani ada yg menggunakan teknik pukulan jarak jauh dalam ceramahnya dan mengatakan bahwa ruh kudus yg melakukannya. Ini sangat ditentang oleh suhu Hai-Hai dan mengatakan itu adalah pembodohan – suhu Hai-Hai menjelaskan praktek ini juga dgn metode hipnosis alam bawah sadar.

    http://www.sabdaspace.org/bengcu_menggugat_tenaga_dalam_di_mata_seorang_tionghoa_kristen

    Sedang praktek ilmu ghaib. Seperti yg di demokan suhu Hai-Hai dan M2C di link :

    http://www.sabdaspace.org/dunia_sulap_dan_alam_gaib

    Sama seperti yg dilakukan IRIs – mereka menduplikasikan praktek yg biasa dilakukan dunia klenik seperti Operasi Gaib ala Damianus Wera, Spirit Calling, Santet dan Mind Reading. Tetapi kemudian di akhir acara mereka menjelaskan bahwa yg mereka lakukan hanyalah trik sulap belaka – sama sekali tidak ada hal yg ghaib bahkan semuanya trick sulap ini mampu dilakukan oleh anak SMA M2C.

    Jadi menurut saya sabdaspace.com adalah kelompok nasrani yg berusaha membersihkan internal agamanya dari praktek “pembodohan” ghaib yg dilakukan oknum di dalam kalangan agama nasrani – dgn metode yg sama dilakukan seperti IRIs.

  7. Mungkin cerita ini agak beda bila anda tanya wartawan TV yang pernah mengikuti acara salah satu pemangku di Bali, dimana wartawan di tunjukkan gimana tentang tenaga dalam, dan kehidupan malam,

  8. bagian ke1

    @bung jiwa01,

    Th 89 adalah thn saat sy diminta untuk membantu melatih. mungkin bung jiwa01 juga tahu pada saat itu sudah mulai terjadi perpecahan di tdasar. Salah satu dari sekian faktornya adlh ketika mulai ditemukannya teknik2 (improvisasi) pengembangan pengolahan tdasar. Beberapa pengembangannya menurut sy bertolak belakang dgn konsep olah defensivenya.

    Tn 90an cukup byk praktisinya yg menunjukkan kemampuan lebih di atas rata2 dan cenderung menurut sy di luar akal. Salah satunya ketika seorang praktisinya yg mampu menembus tembok dan melelehkan besi, ini terekam cctv dan majalah tempo (kalo ga salah) sempat memuat beritanya.

    Seperti hal bung jiwa01, sy pun berharap ada peluang ilmu pengetahuan (ilmiah) yg dapat menerangkan kemampuan lbh tsb dan yg lainnya. Seperti pukulan seorang karate sanchin atau praktisi/pelatih tarung drajat, coba deh rasakan, ditahan pake devensivepun pukulan mereka seperti ada yg masuk kedalam tubuh. Sensasinya berbeda dengan praktisi lainnya walaupun pukulan itu penuh tenaga. Sugestikah ini? Dari situ sy menganalisa, ada kekuatan dari dalam (tenaga tertentu) yg jika dilatih dgn tekun, akan mendapat ada kekuatan tambahan/tenaga dalam. Allahualam

    Skrg ini pengetahuan ilmiah tsb mnrt sy baru sebatas cocoklogi (diteknologikan gitu). Ini juga dpt dimaklumi hanya sebatas agar
    praktisi atau pemula dpt mencerna atau melatih/mempraktekkan teori perguruannya. Ilmiah atau tidaknya banyak juga praktisi yg mengabaikan hal tsb.

    Karena faktor cocoklogi itupulalah Th96 sy dan beberapa teman membentuk komunitas x, Untuk memenuhi hasrat mengolah defensive dan membahas kemampuan2 lebih hasil improvisasi teman2 di luar sana. Termasuk mengamati dari sisi pengetahuan Hipnosis dan Psychology.

    Hipnosis dan psychology memang dpt menerangkan tentang alam bawah sadarnya, seperti APA dan BAGAIMANA cara kerja hipnosis tsb, tapi dari SISI AGAMA ISLAM dia juga tak luput dari kritikan. Bung Permana Akhmad juga telah mengulasnya di kolom ‘Hakikat Hipnottis’. Maka kalo boleh sy sampaikan, dahulu sy dan teman2 menguji/menganalisanya yaitu ‘APA dan SIAPA yang membuat kemampuan lebih itu bekerja, termasuk APA dan SIAPA yg membuat hipnosis itu dpt bekerja.

    Ini tidak sengaja kami analisa/uji karena ketika ada beberapa teman yg mempunyai kemampuan ‘melihat’, mengatakan ada yg tidak ‘beres’ tentang apa2 yg kami latih termasuk yg ada di komunitas x. Sehingga dilakukanlah pengujian2 yang beberapa pengujiannya tlh sy terangkan/tulis di awal tulisan sy. Pukulan jarak jauh sengaja sy tulis di awal, agar dpt ulasan dari teman2 disini. Karena memang sampai saat ini sy belum menemukan pengetahuan cocokloginya yg memuaskan hati hehe..

    bersambung ke bagian2

  9. bagian ke2 (habis)

    @bung Jiwa01,

    Sy dan teman2 pernah melatih td, tm, dan kemampuan lebih lainnya dari berbagai jalur, mulai dari klenik, hitam, putih, pernapasan…. S/d meditasi. Dari berbagai jalur apapun, pada dasarnya rasa dan sensasinya akhirnya sama saja. Hanya awalnya aja terasa berbeda. Hingga muncul berbagai klaim dan saling bantah membantah hehe..

    Berikut ini hanya gambaran kecil dari pengalaman pribadi (masa lalu), pengalaman beberapa teman dan dari berbagai literatur tentang APA dan SIAPA, dari apa yang dirasa dan dilihat: :

    1. Kasaran:
    Dari mulai penampakan yang dianggap menakutkan, binatang2 tertentu, benda2 yg dianggap bertuah, simbol2, dll, s/d cahaya dgn warna dan bentuk tertentu, dan dgn berbagai tingkatan kemampuan.

    2. Halusan:
    Penampakan biasanya wujud orang yg dianggap suci, wali, dewa dewi, binatang2 tertentu (biasanya binatang khayalan/legenda),. benda2 yang dianggap bertuah tapi yg dianggap berkelas, simbol2, dll, s/d cahaya dgn warna dan bentuk tertentu. Dan dgn berbagai tingkatan kemampuan.

    3. Sehelai Cahaya yg sangat halus dg warna2 tertentu:
    Yah.. Hanya terlihat sehelai cahaya saja, dan halus sekali, itupun harus teliti dan berulang2 cek ‘lihat dan rasa’. No 3 ini sulit melihatnya, sebab yg mempunyai kemampuan melihat/deteksi ini jarang/sulit kami temui. Menurut yg bisa melihat/periksa, sehelai cahaya ini kalo di tentara sih cuma seorang mayor saja, dan levelnya masih di atas no1 dan no 2. Walaupun di no 1, 2, dan 3, sang oknum sering ngakunya raja/pimpinannya para oknum.

    Jadi kalo di no 1 dan 2, praktisinya (tingkatan tingginya) udah bisa terbang, jln di atas air, rogo sukmo ke 4 jalur lain (4 ruang dan waktu yg berbeda, bukan 4 dimensi lho), ngobatin orang dgn sekali sentuhan, di no 3 kita bisa lihat kemampuan praktisinya yg bisa mukul batu jadi air. Sekali gibasan tangannya, air hujan yg turun hehe.;
    Sy sendiri cuma ngebayangin, mayornya satu aja begitu sakti, apalagi kalo banyak, terus bagaimana kakaknya mayor. Sedangkan bawahannya mayor aja buanyak.

    Apa yg ditulis di atas (1,2,3) sebenarnya bisa disimpulkan sedikit di dan dari : beberapa kesaksian praktisi yg bung PA tulis (terutama saat dialog dgn jin saat meruqyah) dan artikel terkaitnya, kesaksian daud tony cs, kesaksian mukendi, sai baba cs Dsb. (coba aja browsing di internet). alm Guru sy bilang, kaum oknum itu sedang menunggu manusia mendapatkan pengetahuan yg lebih canggih lagi. mereka sangat sabar merencanakan tipu dayanya, sebab pengetahuan mereka lebih canggih dari manusia, maklum kan dia dulu yg ada ketimbang manusia.

    Tapi bung jiwa01, tidak semua yg kami uji itu ada sesuatu yang aneh/oknum pada beberapa orang yg mempunyai kemampuan lebih (Mhn maaf sy tdk bisa sebutkan). Faktor ini juga yg membuat sy menanti penjelasan pengetahuannya, baik dari sisi agama dan pengetahuan lainnya.

    Mengenai pukulan jarak jauh, bung jiwa01 bisa lihat di forum diskusi sahabat silat, thread pstd atau kateda (sy lupa). Disitu byk sesepuh yg mempunyai kemampuan seperti itu, dan ada yg juga yg menolak pukulan itu hasil olahan tdasar, mereka juga bilang ga tau ilmiahnya. Disana lumayan byk yg bisa sekali tepukan tangan ke tbh lawan langsung gosong, disana pun ada yang mampu dengan satu tepukan ringan beton bisa patah.. Dan ilmiahnya juga ke arah cocoklogi hehehe.

    Yah.. berbicara tentang kesaktian memang asyik. Kesaktian bukan sekedar katanya lagi jika kita sudah melihatnya langsung dari berbagai praktisi. Pro kontra tentang ilmiahnya masih berbenturan dengan pendapatnya masing2. Tapi itulah hidup, gak asyik juga kalo ga saling lempar argumen.

    Tulisan ini sekedar share aja, kalo dibahas dan didebatin juga gak bakal ketemu kayaknya. Mhn maaf jika ada yg tdk berkenan di hati. Tapi setidaknya kita berharap dapat menemukan ilmu pengetahuannya di kemudian hari.

    Oh ya, sy juga sedang menunggu tulisan seorang teman di kolom ini, dia/mereka akan memaparkan hasil pengujiannya (termasuk pukulan jarak jauh), tapi kok belum muncul2 yah?

    Sambil menunggu, monggo bung jiwa01 jika ada komen/ulasan, atau masukan dari anda buat sy, terima kasih.

    

@Sdr Nyimak.. Anda ganti nick name rupanya. Apakah anda juga pernah melatih td, tm atau sejenisnya? Jika ada pengalaman unik cara nguji kemampuan lebih, share dong. Karena Yg bermanhaj salaf dan yg hati2 dgn rambu syar’i tdk akan mendapat kendala/mempermasalahkan ulasan2 dari bung pa. Tapi Sdr Nyimak, teman2 sy dari berbagai latar belakang dan keyakinan, guru tdasar sy aja baru 4thn msk Islam, mungkin sdr Nyimak bisa ksh masukan buat sy dan temen2 sy? Terima kasih.

    HABIS!!

    • > Iya saya ringkas nicknamenya :)

      > Saya tidak pernah melatih td, tm atau sejenisnya dan tidak ada pengalaman unik cara nguji kemampuan lebih (td/tm),

      “Yg bermanhaj salaf dan yg hati2 dgn rambu syar’i tdk akan mendapat kendala/mempermasalahkan ulasan2 dari bung pa”.

      > Saya rasa karena ulasannya logis dan referensinya jelas secara ilmiah dan syar’i.

      “Tapi Sdr Nyimak, teman2 sy dari berbagai latar belakang dan keyakinan, guru tdasar sy aja baru 4thn msk Islam, mungkin sdr Nyimak bisa ksh masukan buat sy dan temen2 sy?”

      > Sejujurnya saya tidak kompeten untuk memberikan ulasan mengenai td/tm karena saya tidak pernah berlatih td/tm. Untuk melindungi diri dari serangan fisik dulu saya hanya berlatih tae kwon do, tapak suci dan silat ttkdh, itu juga hanya dasar2nya saja. Lalu untuk melindungi diri dari hal2 ghaib (syetan dari golongan manusia dan jin) sejak kecil sudah membiasakan membaca doa2 yang diajarkan Rasulullah.

      Itu saja sedikit informasi yang bisa saya berikan sebagai awal perkenalan kita :)

    • > Iya saya ringkas nicknamenya :)

      > Saya tidak pernah melatih td, tm atau sejenisnya dan tidak ada pengalaman unik cara nguji kemampuan lebih (td/tm),

      “Yg bermanhaj salaf dan yg hati2 dgn rambu syar’i tdk akan mendapat kendala/mempermasalahkan ulasan2 dari bung pa”.

      > Saya rasa karena ulasannya logis dan referensinya jelas secara ilmiah dan syar’i.

      “Tapi Sdr Nyimak, teman2 sy dari berbagai latar belakang dan keyakinan, guru tdasar sy aja baru 4thn msk Islam, mungkin sdr Nyimak bisa ksh masukan buat sy dan temen2 sy?”

      > Sejujurnya saya tidak kompeten untuk memberikan ulasan mengenai td/tm karena saya tidak pernah berlatih td/tm. Untuk melindungi diri dari serangan fisik dulu saya hanya berlatih tae kwon do, tapak suci dan silat ttkdh, itu juga hanya dasar2nya saja. Lalu untuk melindungi diri dari hal2 ghaib (syetan dari golongan manusia dan jin) sejak kecil sudah membiasakan membaca doa2 yang diajarkan Rasulullah.

      Itu saja sedikit informasi yang bisa saya berikan sebagai awal perkenalan kita :)

      • Alhamdulillah, anda beruntung hanya berlatih jurus saja. Memang itulah yg paling efektif jika terpaksa beradu fisik.

        4 thn yg lalu sy baru mengenal doa2 rosululloh. Maklumlah sy berasal dari lingkungan yg sedikit sekali mengenal salafy, dan lebih menggunakan otot ketimbang otak.

        Senang berkenalan dgn anda.

      • Alhamdulillah, sejak kecil saya memang membiasakan baca doa2 yang dicotohkan Rasulullah namun tanpa pemahaman yang detil. Saya juga baru2 ini saja memperdalam pengetahuan tentang hal2 ghaib khususnya mengenai jin dan sihir (hukum mempelajarin, dsb) dari beberapa ustadz, buku, artikel, dsb.

        Ketertarikan saya mengikuti diskusi di blog ini karena didiskusikan secara ilmiah dan syar’i selain itu sebagai bekal saya berdakwah pada keluarga dan kerabat.

        “Alhamdulillah, anda beruntung hanya berlatih jurus saja. Memang itulah yg paling efektif jika terpaksa beradu fisik.”
        > Atas kehendak Allah, sayapun (tanpa sengaja) pernah mengalami fenomena2 ghaib (baik dan buruk) dan saya berusaha menyikapi dengan apa2 yang sudah Rasulullah contohkan.

        Mohon maaf, saya bicara seperti ini bukan berarti segala aktifitas saya sudah 100% mencontoh Rasulullah, Sejujurnya baru sedikit sekalai yang baru saya terapkan namun saya usahakan sedikit demi sedikit.

      • @sdr Nyimak,

        sy intip di kolom sblh, anda sedang mengingatkan kepada saudara muslim lainnya tentang Ruqyah Syar’i. Dari cara anda menyampaikan tanggapan, rupanya anda termasuk orang bersabar dlm mengingatkan sesama. Tetaplah begitu sdr Nyimak.

        Berkaitan dgn itu, kepada @ sdr Permana Akhmad, bisakah/mungkinkah dibuatkan/merangkum artikel tentang ruqyah syar’i dan artikel tentang bid’ah, yang isi pembahasannya terfokus pada dalil2 shohih, pendapat ulama, dan literatur lain yg terkait dgnnya. Sy perhatikan ada beberapa komentar, baik disadarinya atau tidak (bisa jadi karena ketidaktahuan tentang pengetahuannya/dalil), komentar tsb terlihat seperti melecehkan sunnah rosul. Setidaknya untuk menanggapi komentar tsb, disarankan saja ke link yg diusulkan di atas. Semoga juga dpt dijadikan ladang amal bagi pembaca lainnya.

        Sy hanya khawatir saja jika sunnah nabi dijadikan alat debat tidak pada tempatnya. thks.

      • @ tdbenturan

        Alhamdulillah atas apresiasinya.
        Yang saya ketahui, pada dasarnya setiap orang tidak mau dicela/ditegur dengan kata-kata kasar (sebagian orang terkadang tidak bisa membedakan kata2 yang tegas/tanpa basa-basi dengan kata2 kasar). Itu yang selalu saya perhatikan dan terkadang terjadi dinamika juga dalam diskusi :)

  10. @ tdbenturan

    Maaf belakangan ini saya cukup disibukan dgn pekerjaan saya, jadi baru sempat buka blog ini sekarang

    Dasar beladiri saya sendiri adalah Karate yg saya pelajari sejak saya SD. Saya sempat mempelajari beberapa aliran Karate tetapi basis keilmuan saya sendiri adalah aliran yg dikenal dgn Full Body Contact Karate – aliran Karate ini yg paling saya tekuni. Saya juga praktisi satu aliran Pencak Silat sebagai tanggungjawab moral saya melestarikan budaya bangsa :D

    Jika hanya sekedar bergabung sebentar – icip-icip untuk membuka wawasan – mungkin cukup banyak aliran beladiri yg saya pelajari tetapi karna tidak saya tekuni dgn dalam – saya tidak bisa menganggap diri saya sebagai praktisi aliran-aliran tsb. Dgn dasar ini saya tidak bisa menganggap diri saya sebagai praktisi Kateda.

    Saya berlatih Kateda diawali dgn perkenalan saya dgn seorang praktisi Kateda pada awal tahun 80an. Pada saat itu praktisi Kateda ini – bersama beberapa rekannya – sedang mencoba mencari bentuk ilmu beladiri yg pas untuk Kateda. Dari perkenalan ini bisa dibilang kami tukar ilmu, saya mengajarkan Karate dan dia sendiri mengajarkan Kateda kepada saya. Kami sering melakukan sparring untuk menguji hasil latihan kami.

    Dari pengalaman ini saya sedikit banyak mengenal kelebihan dan kekurangan Kateda. Dan memang seperti yg anda katakan pukulan Karate yg saya pelajari masih bisa menembus defensive power Kateda. Tetapi saya sendiri menganggap hal ini bukanlah suatu yg luar biasa – tembus menembus suatu hal biasa dalam dunia beladiri. Teman saya pernah bertanding dgn seorang Sifu Neijia CMA di Taiwan. Dan pukulan Fajin Sifu ini pun mampu menembus defensive power dari Sanchin ataupun Kateda teman saya ini – saya sempat mengajarkan Kateda ke teman saya ini. Teman saya langsung jatuh terduduk dalam keadaan pingsan dan mengalami luka dalam ringan.

    Saya pribadi menganggap tembus menembus ini masih bisa dijelaskan dgn mekanika otot biasa – bukan menyangkut supranatural ataupun Tenaga Dalam dsb. Karate tidak mengenal konsep Tenaga Dalam – memang benar Karate masih mengenal konsep Ki tetapi Ki dalam Karate lebih mengandung pengertian Semangat bukan Tenaga Dalam yg mengalir dalam tubuh manusia.

    Memang masih banyak yg belum bisa dijelaskan dalam fenomena seperti ini. Tetapi prinsip dasar dari ilmu pengetahuan adalah jika suatu fenomena bisa berulang secara ajeg ( tetap ) maka hanya tinggal menunggu waktu saja hingga ilmu pengetahuan menemukan hukum alam dibalik fenomena tsb. Dan serahkan semua penelitian ini pada para scientist yg berkompeten untuk menelitinya – praktisi bukanlah scientist yg berkompetent untuk itu.

    Mengenai hypnosis mungkin menarik untuk dibahas lebih lanjut.

    Bagi saya cukup menarik melihat kontradiksi tentang hipnosis dalam blog ini. Di satu sisi Perdana menulis tentang kritikannya tentang hypnosis tetapi di sisi lain Perdana bergabung dgn IRIs yg bisa dibilang adalah kumpulan ahli hypnosis. Dari sisi ini kemudian saya melihat kontradiksi hasil penelitian IRIs dgn hasil penelitian MG ataupun peruqyah lainnya. Saya sering berpikir apa hanya saya saja yg melihat kontradiksi ini ? Apakah Perdana sendiri tidak melihat kontradiksi ini ?

    Itu sebabnya saya mengajukan pertanyaan yg bagi saya sangat mendasar kepada bung Perdana. Tetapi tampaknya bung Perdana butuh waktu cukup lama untuk merenung dan sampai sekarang tetap belum memberikan jawabannya kepada saya. Sebenarnya saya tidak mengerti mengapa Perdana membutuhkan waktu begitu lama untuk menjawab pertanyaan saya tsb.

    Apakah Perdana tidak pernah mendiskusikan masalah tsb dgn bung Gustomy dari IRIs ?

    Bahkan kelihatannya anda jauh lebih tangkas menjawab tentang hypnosis ini dibanding bung Perdana … dgn cepat anda bisa mengatakan ada oknum lain ( Jin ? ) yg bekerja dalam hypnosis. Jika demikian bukankah ini artinya dgn bergabungnya Perdana dgn IRIs lantas ini juga berarti Perdana sudah bergabung dgn komunitas Ahli Sihir yg menggunakan oknum lain ( Jin ? ).

    Bagaimana nih bung Perdana – anda sudah bergabung dgn komunitas ahli sihir :D

    Saya bisa memberikan analisis saya tentang ini tetapi saya rasa IRIs lebih berkompeten untuk menjawab pertanyaan seputar hypnosis dibanding saya. Bung tdbenturan apakah anda sudah bergabung dgn forum IRIs dan menanyakan tentang hal ini ? Sebaiknya anda diskusikan saja langsung pada IRIs mengenai masalah ini dan anda share hasil diskusi anda di blog ini.

    Pasti akan menarik sekali mendengarkan tanggapan IRIs tentang ini. Ini sama saja mengatakan IRIs sesuai dgn peribahasa ” Kutu diseberang lautan tampak sedang Gajah dipelupuk mata tak tampak ” :D

    Artikel tentang Hypnosis dalam blog ini setahu saya semua ditulis sebelum Perdana bergabung dgn IRIs. Tentunya setelah Perdana bergabung dgn IRIs maka Perdana bisa banyak berdiskusi tentang hypnosis dgn para Master Hypnosis yg bergabung di IRIs. Itu sebabnya salah satu pertanyaan saya kepada bung Perdana adalah ” Pertanyaannya bagaimana posisi anda sekarang – mengingat anda sudah bergabung dgn IRIs – apakah anda pun sekarang juga setuju dgn IRIs ? ” bagi saya pertanyaan ini cukup mendasar untuk dipertanyakan.

    Sampai sekarang Perdana belum menjawab itu :D

    Tentang Penelitian yg anda lakukan – saya justru berpikir biarlah pihak independen yg berkompeten yg melakukannya. Saya tidak menganjurkan praktisi melakukan penelitian itu sendiri. Praktisi adalah subject dalam penelitian ini tentunya akan bias hasilnya jika subject penelitian juga menjadi si peneliti itu sendiri.

    Anda tampaknya sangat tertarik untuk meneliti tentang Tenaga Dalam dan Fenomena Mistik lainnya. Tetapi tampaknya penelitian yg anda lakukan masih dilakukan sendiri dalam komunitas anda yg terdiri dari praktisi Tenaga Dalam dan Mistis lain. Dari uraian anda selama ini saya masih melihat uraian anda bisa dikatakan bias. Ini yg biasa terjadi jika subject penelitian juga menjadi peneliti itu sendiri.

    Saya melihat ada baiknya jika penelitian anda tidak hanya melibatkan komunitas anda saja. Bagaimana jika anda melakukan penelitian gabungan dgn IRIs. IRIs adalah lembaga yg cukup serius melakukan penelitian tentang Fenomena Supranatural. Dan selama ini IRIs belum menemukan satupun fenomena yg benar-benar supranatural. Bukankah lebih baik jika anda bergabung saja dgn IRIs untuk melakukan penelitian bersama ?

    Akan lebih baik lagi jika komunitas anda, IRIs dan MG/Peruqyah bergabung dalam satu penelitian bersama. Komunitas anda mewakili para praktisi Tenaga Dalam dan Mistis ( Subject Penelitian ), IRIs mewakili bidang Psikologi Alam Bawah Sadar ( Peneliti Rasional ) sedang MG/Peruqyah mewakili kalangan agama ( Peneliti Agama ). Dengan demikian ada pembagian yg tegas antara subject penelitian dgn penelitinya ?

    Saya lihat anda banyak memiliki kasus yg menarik untuk diteliti IRIs misalnya anggapan anda hypnosis menggunakan oknum lain ( jin ? ) tentunya menarik untuk mendapat tanggapan dari kalangan IRIs. Kemudian manusia mampu menembus tembok, memukul batu menjadi air, terbang, berjalan di atas air. Kasus seperti inilah yg ingin di test case oleh President IRIs dan juga Randi yg menawarkan 1 juta dollar – bahkan bung Nyimak sudah siap menawarkan biaya transportasi ke US loh.

    Dari pembahasan ini saya jadi mengerti mengapa Bung Nyimak menyamakan orang Sakti dgn orang Sakit … perbedaannya memang sangat tipis :D

    Saran saya sebaiknya anda bergabung dulu dalam http://www.alambawahsadar.com dan ajukan kasus yg pernah anda teliti dalam komunitas anda ke forum IRIs tsb – saya yakin komunitas IRIs akan tertarik bergabung dgn penelitian yg dilakukan komunitas anda. Tentang hypnosis silakan anda diskusikan juga dgn IRIs – bagaimana tanggapan IRIs tentang anggapan anda adanya oknum lain ( jin ? ) dalam hypnosis ini. Dan silakan anda share hasil diskusi anda di blog ini.

    Maaf karena kesibukan saya mungkin saya akan jarang buka blog ini nantinya. Tapi saya sangat menunggu hasil penelitian bersama anda dgn IRIs – jika anda bisa ajak MG dan Peruqyah seperti bung Perdana bergabung dalam penelitian ini tentu akan lebih baik lagi.

      • Kata “sakit” itu saya tujukan untuk orang yang sudah jelas pelanggaran akidahny dan ditunjukkan dengan dalil2 yg sah.

      • Kata “sakit” itu saya tujukan untuk orang2 yang sudah jelas pelanggaran akidahny dan ditunjukkan dengan dalil2 yg sah.

    • @Jiwa01,

      Dulu sypun diajarin mukul sama praktisi karate, boxer (tarung derajat) dan pencak silat. Sy lihat di Sindo dan silat tdasar, mereka udah bisa mengaplikasikan tdasar dengan jurusnya. Lentur tapi mengunci.

      Dahulu awal pengujian (disebut ”penelitian” rasanya jauh dari pas) di komunitas kami, semata2 nyari jam terbang dalam berjurus. sehingga beberapa kelemahan dapat dipelajari. Dan keburu tua utk berjurus lagi , selain faktor sibuk mencari nafkah.

      Sy sudah mengintip di beberapa tempat tentang hal2 ”kemampuan lebih”, termasuk di http://www.alambawahsadar.com. Apa2 yg sudah dan belum sy paparkan, sy intip dibeberapa tempat, sudah menjadi pembahasannya/sedang dalam pembahasannya. Artikel2 sdr PA tentang kemampuan lebih (maunah, karomah dll), sebenarnya sudah membantah lebih dulu dari apa yg sy paparkan di atas. Jadi untuk sementara ini sy lebih suka berkonsentrasi di lingkungan kami saja. Terus terang kami masih menghindari benturan/kesalahpahaman nantinya. Terima kasih saran dari bung jiwa01 untuk sy mengenai IRIs, tapi biarlah orang2 yang lebih berkompenten yg berdiskusi di sana. Sy percaya Sdr PA sudah mengantongi lebih awal apa2 yg sudah sy (dan pembaca lain) paparkan. Kita tunggu saja.

      Dan mohon maaf, sy tetap pada pendapat sy mengenai hypnosis. Hypnosis dengan teori afirmasi verbalnya bisa diaplikasikan kemana saja, seperti medical, motivasi, bathin, tenaga dalam, metafisika dll. Jika berbicara kemampuan lebih manusia lagi, ia sama halnya dengan hasil afirmasi Meditasi/semedi, bedanya kesaktian pada meditasi adalah praktisinya, sedangkan pada hypnosis adalah suyetnya. Belum begitu banyak praktisi hypnosis yang dgn self hypnosisnya mendapat kesaktian instan. Tidak sedikit orang yg gemar bermeditasi akhirnya minta dihypnosis/belajar hypnosis agar mencapai titik yang ia inginkan. Pendapat sy (bukan saran), di jalur inilah paling mudah mendapatkan kemampuan metafisika (sakti, tapi sgt mudah mencari kelemahannya). Sekarang tinggal menunggu waktu saja, hypnosis meditasi akan menjamur untuk mendapatkan kesaktian. Sy memaklumi ketika anda mengatakan berbalik arah ketika mulai mendapat pengetahuan hypnosis dan psykologis. #Karena anda lebih mendalami masalah hypnosis, sesama muslim sy mengingatkan agar (extra) berhati2 saja. (alasan lainnya sy paparkan di artikel bln november 2010 tentang hipnotis di blog ini)#.

      Fenomena sihir/oknum jin, jika IRIs berencana mengkajinya, sebaiknya berdikusi dahulu dengan pemuka agama dan praktisi2nya. Sy enggan menyebutkan nama orang maupun organisasi di blog ini. Sy malah khawatir jika kemampuan sihir/jin memang dapat bekerja saat IRIs atau sejenis organisasinya James Randy mengujinya, itu malah membuka pintu untuk menyudut beberapa pihak nantinya. Sy lebih khawatir ini menjadi celah menghalalkan sihir/jin dengan membungkusnya memakai teori hypnosis. Allahualam.

      Kemampuan defensive yg kami miliki, dgn izin Allah akhirnya berguna untuk mengajak/mengingatkan teman2/saudara2 dilingkungan kecil kami untuk menjauhi perbuatan syirik. (maksudnya mengajak berlatih fisik bisa lebih nyata dan aman dari syirik, ketimbang ngandelin jimat cs).

      Terus terang bung jiwa01, sy pribadi berharap dari sdr PA, teman2 disini, dan teman2 di beberapa tempat, dapat mengungkapkan Fenomena Kemampuan Lebih/TD/TM. Setidaknya dapat mengurangi/menghilangkan pro konta kontroversinya.

      Pernyataan sdr Nyimak, tentang orang sakit, tidak sy pungkiri. Insya Allah obatnya Syariat Islam yang benar. Sampai sekarang kami tdk pernah berputus asa melakukan ruqyah mandiri dan belajar syariat islam lainnya. Hakikatnya…. itulah kemampuan lebih/kesaktian seorang hamba Allah untuk menyelamatkan dirinya di akhirat kelak. Allahualam.

      

@sdr Nyimak, jika sy lihat tulisan2 anda dlm berdiskusi, pengetahuan dalil anda cukup luas. Jika anda tak keberatan, dengan senang hati sy menerima masukan dari anda, setidaknya mhn dikoreksi/diingatkan kepada sy yg bodoh ini.

      

Senang berdiskusi dengan sdr Jiwa01 dan Sdr Nyimak. Pekan depan mungkin sy mulai berada lagi di lapangan karena pekerjaan. Mungkin sesekali saja saya mampir kesini. Insya Allah jika ada tenggat/luang waktu, ikutan komen/nulis juga.

      Terima Kasih.

      Sy (kami) masih menunggu teman kami (dari komunitas lain) yg akan menuliskan hasil pengujian fenomena td/tm di kolom ini. Sedang sibukkah kawan?!

      • @ tdbenturan

        “dengan senang hati sy menerima masukan dari anda, setidaknya mhn dikoreksi/diingatkan kepada sy yg bodoh ini.”

        Alhamdulillah saya masih ada kesempatan untuk ikut posting di blog ini walau agak jarang2 dikarenakan 2-3 bln ke depan aktifitas saya masih agak padat.

        Sampai saat ini saya belum ada komentar apa2 pada anda mengenai td/tm. Saat ini saya sedang fokus pada tema ruqyah, Next saya mau juga ikut mengomentari pendapatnya KD mengenai ruqyah yang terdapat pd artikel lain tp tdk sekarang karena saat ini wkt sy utk ol msh terbatas. Insya Allah komentar2 saya nantinya diniatkan ibadah karena Allah.

  11. maaf saya tidak setuju dengan artikel di atas karena yang melatih tenaga dalam kan kita sendiri dan didasari dengan imtaq. kalau orang yang tak punya imtaq ya pasti sudah berbuat yang jelek setelah kut tetada kalimasada. buktinya semua orang yang memiliki tenaga dalam kalimasada imtaqnya jauh lebih baik daripada seorang yang ikut pesantren (maaf). dan juga orang yangikut tetada sebagian besar adalah guru, Kiai, dokter dan orang baik-baik jadi janga langsung ngolok-ngolok suatu perguruan/ perkumpulan apabila tidak tau dalamnya. selai itu kalimasada itu tiakuntuk bertarung tetapi untuk melatih pernafasan dan imtaq. kata guru Agama Islam Lulusan pondok pesantrn di kediri saya yang seorang kiai beliau berkata lebih baik melatih pernafasan daripada ikut karate. karena pernafaan akan lebih sehat dan tubuh tidak mudah sakit, sedangkan ikut karate akan membahayakan tubuh…..!!!!!!!!! terimakasih

    • “kata guru Agama Islam Lulusan pondok pesantrn di kediri saya yang seorang kiai beliau berkata lebih baik melatih pernafasan daripada ikut karate. karena pernafaan akan lebih sehat dan tubuh tidak mudah sakit, sedangkan ikut karate akan membahayakan tubuh…..!!!!!!!!!”

      Maaf, saya katakan itu salah mas. Atau dijabarkan lagi secara detil penjelasan mas tersebut.

    • Ikut karate kok berbahaya? di karate tuh melatih pernapasan juga mas Zhiqipeang. Karate ikut di PON, Sea Games, Olympiade. Ustadznya enggak ngolok2 perguruan, kan murid perguruan TETADA sendiri yang nanya. Ustadnya cuma ngasih tau, syukur didenger, gak diikutin juga dia enggak rugi. Lagian kalau ngerasa IMTAQnya bagus, seharusnya bisa intropeksi dari sudut Islam, enggak ada ruginya kan kalo situ ngecek apa-apa yang sudah dilatih. Bilangin ama kiainya situ, kalau enggak tau karate, jangan sok tau juga. Berbuahayaaa..!!!!


      Assalamualaikum Pak Ustadz Permana, saya mau ikutan nimbrung nih, mau ketemu kawan-kawan di sini. trm kasih yah!


      Assalamulaikum Bos tdbenturan… are you alive?? besok atau lusa yah.. saya ketik disini, saya masih di jalan! Kawan2 yang lain sudah bergabung di sini belum? kayaknya ramai yah di blog ini, masih saja musim yang sakti-sakti.

      Bos..; Send me the key word please!


      fm sanno skbm.

      • wa’alaikumsalam saudaraku Sanno.

        Silakan dipaparkan salah satu pengujian yang sy minta/maksud. Pengujian lainnya nanti saja. Di sini ada sdr jiwa01, mungkin dia akan kasih komen juga. (baca2 aja komen-nya di kolom lain)

        Kawan2 kita sudah ada yg bergabung di sini. Key Word akan di sms 15 menit sebelum anda mulai menuliskannya disini, untuk memastikan andalah yg menulis hehe..

        Sy lagi di Priuk, nanti jika sudah di rumah ikutan nimbrung di sini.

  12. @ tdbenturan

    Maaf baru buka lagi nih blog :D

    Seperti yg saya katakan jika suatu fenomena bisa berulang dgn ajeg dan juga bersifat massive maka hanya tinggal menunggu waktu saja hingga ilmu pengetahuan mengetahui hukum alam dibalik fenomena tsb.

    Permasalahan klasik dalam kemampuan supranatural adalah fenomena tsb biasanya tidak terbukti bisa berulang secara ajeg dan masive. Bahkan untuk bisa terbukti secara nyata ada saja sangat sulit dilakukan. Sampai sekarang belum ada bukti penelitian ilmiah yg menyatakan sebaliknya.

    Pernahkah ada kemampuan menembus tembok ataupun kemampuan supranatural lain yg terbukti nyata dalam kondisi pengujian ilmiah yg valid ? Jika memang kemampuan supranatural tsb sudah terbukti nyata ada maka tahap selanjutnya adalah bisakah fenomena tsb diulang secara ajeg oleh praktisinya ? Jika memang bisa berulang secara ajeg maka tahap berikutnya adalah bisakah kemampuan itu diduplikasikan secara masive – diajarkan kepada orang lain secara massal ?

    Jadi saya rasa kekuatiran bung tdbenturan bahwa kemampuan supranatural nantinya hanya akan dilegitimasi dgn ilmu pengetahuan masih sangat jauh dari kenyataan. Banyak tahap untuk bisa mencapai ke arah sana. Tahap pertama adalah buktikan dulu fenomena tsb benar ada – dan sampai tahap inipun masih sangat sulit untuk dibuktikan kebenarannya :D

    Dan jika memang kemampuan supranatural tertentu pada akhirnya bisa terbukti nyata ada. Kemudian kemampuan supranatural ini bisa diulang secara ajeg dan massive – ya ilmu pengetahuan tentunya mempunyai dasar untuk meneliti fenomena tsb secara ilmiah – banyak subject yg bisa dijadikan bahan penelitian. Kesulitan yg paling mendasar dalam suatu penelitian ilmiah adalah jika tidak cukup tersedia subject untuk penelitian tsb – jika tersedia cukup banyak subject maka penelitian ilmiah bisa dilakukan dgn baik.

    Dgn penelitian ilmiah yg intensif maka hanya tinggal menunggu waktu saja untuk mengetahui hukum alam dibalik suatu fenomena. Dan jika sesuatu fenomena sudah diketahui hukum alam yg mengaturnya – maka fenomena tsb bukan lagi diklasifikasikan sebagai fenomena supranatural, fenomena ini bisa disebut fenomena natural yaitu fenomena yg memang ada hukum alam ( natural ) yg mengaturnya.

    Saya pribadi percaya dalam segala hal di dunia ini bekerja menurut aturan tertentu, dalam dunia Science biasa disebut Hukum Alam – dalam dunia agama ada yg menyebutnya Sunatullah. Pada diri manusia pun bekerja ketentuan tertentu. Dunia Science sudah mulai mengenali Hukum Alam yg bekerja pada tubuh manusia misalnya Ilmu Physiology beserta cabang-cabang ilmunya mulai mengenali bagaimana Hukum Alam bekerja pada tubuh fisik manusia.

    Bagaimana dgn Pikiran Manusia apakah bung tdbenturan juga percaya bahwa Pikiran Manusia pun sebenarnya bekerja sesuai dgn Hukum Alam ( Sunatullah ) tertentu ?

    Ilmu yg berusaha mempelajari bagaimana Hukum Alam bekerja pada Pikiran Manusia dalam dunia Science Modern dikenal dgn Ilmu Psychology yg menjadi disiplin ilmu yg dipelajari Bung Perdana sewaktu kuliah dulu. Ilmu Psychology inilah yg berusaha memahami bagaimana Hukum Alam yg mengatur Pikiran Manusia bekerja.

    Sama seperti ilmu pengetahuan lain Psychology juga melakukan penelitian eksperimental untuk mengenali Hukum Alam yg mengatur Pikiran Manusia bekerja. Hipnosis adalah salah satu fenomena yg dulu dianggap supranatural tetapi fenomena ini ternyata bisa berulang secara ajeg dan juga massive. Para ahli psikologi kemudian berusaha mencari hukum alam yg mengatur fenomena hipnosis ini. Dgn tersedianya cukup banyak subject untuk penelitian ekperimental maka banyak sekali penelitian ilmiah yg sudah dilakukan tentang hipnosis ini.

    Dengan penelitian ilmiah yg cukup massive tentang Hypnosis ini dunia Psychology mulai bisa mengenali Hukum Alam yg mengatur tentang bagaimana Pikiran Manusia bekerja. Memang belum seluruhnya diketahui tetapi sama seperti ilmu pengetahuan lain – penelitian demi penelitian terus dilakukan untuk menyempurnakan pengetahuan tentang Hukum Alam yg mengatur Pikiran Manusia ini.

    Dalam dunia Psychology Hypnosis bukan lagi dianggap sebagai fenomena supranatural tetapi sudah dianggap fenomena natural biasa yg memang bekerja menuruti ketentuan tertentu yg bersifat ajeg – sama seperti fenomena alam lainnya.

    Jika kita tetap bersikukuh fenomena tsb sebagai fenomena supranatural – kekuatan jin dsb – ya silakan ajukan pada kalangan scientist tetang hal ini. Mungkin nantinya para scientist bisa melakukan penelitian tentang hal ini – Jika fenomena jin memang cukup ajeg dan massive mungkin saja para scientist bisa memasukan kekuatan jin sebagai kekuatan alam layaknya kekuatan gravitasi bumi, kekuatan gravitasi bulan, kekuatan radiasi matahari dsb yg bisa digunakan oleh manusia … becanda :D

    Saya akan memberikan contoh bagaimana suatu penelitian eksperimental dilakukan. Misalnya Fenomena peningkatan kekuatan otot dan Isometric Exercise. Penelitian eksperimental bisa dilakukan misalnya dgn cara mengambil 40 orang sebagai subject penelitian. Kemudian membaginya menjadi 2 group. Group 1 terdiri dari 20 orang diberikan latihan Isometric sedang Group 2 terdiri dari 20 orang tidak diberikan latihan Isometric sama sekali ( Control Group ). Percobaan dilakukan selama 2 bulan.

    Setelah 2 bulan dilakukan pengukuran kekuatan otot pada masing-masing Group. Jika ternyata pada Group 1 terjadi peningkatan otot yg cukup signifikan sedang pada Group 2 tidak terjadi peningkatan otot sama sekali. Maka bisa dikatakan ada korelasi positif antara Latihan Isometric dgn peningkatan otot seseorang. Dan jika penelitian dilakukan berulang-ulang dgn subject yg berbeda ternyata tetap mendapatkan hasil yg sama – bisa disimpulkan Latihan Isometric memang terbukti bisa meningkatkan kekuatan otot seseorang secara signifikan.

    Latihan Isometric secara ilmiah terbukti bisa memberikan hasil yg ajeg dan massive. Penelitian Isometric di atas hanyalah ilustrasi saya saja. Penelitian Ilmiah sesungguhnya tentunya harus dirancang dgn parameter yg lebih ketat daripada ilustrasi saya di atas.

    Penelitian Hypnosis pada Psychology juga sudah melalui penelitian eksperimental seperti yg dilakukan pada penelitian Isometric di atas. Misalnya Penelitian tingkat respon seseorang terhadap hypnosis sudah dilakukan. Penelitian dilakukan dgn melakukan 12 jenis test sugesti terhadap sejumlah subject. Tingkat respon subject diukur dan diberikan nilai dari 0 hingga 12 ( nilai 0 = berarti subject sama sekali tidak memberikan respon positif terhadap 12 test sugesti yg diberikan sedang nilai 12 = berarti subject berespon positif terhadap ke 12 test sugesti yg diberikan )

    Hasilnya dari sekitar 500 subject ternyata memberikan tingkat respon yg berbeda-beda yg tersebar merata sesuai kurva distribusi normal. Bisa dikatakan ada sekitar 5 persen ( 20an subject ) dari populasi yg sama sekali tidak bisa dihypnosis ( tingkat respon = 0 ) sedang di sisi lain lain ada sekitar 5 persen ( 20an subject ) dari populasi yg sangat responsif terhadap hypnosis ( tingkat respon = 12 – yaitu 12 test sugesti yg diberikan direspon positif ). Sedang median populasi hanya memberikan tingkat respon = 4 ( hanya merespon positif 4 dari 12 test sugesti yg diberikan )

    Hasil penelitian eksperimental ini bersifat ajeg dan massive. Dari penelitian ini dapat disimpulkan pikiran manusia memberikan respon positif terhadap sugesti hypnosis walaupun dgn tingkat respon yg berbeda-beda pada masing-masing individu. Kalau tidak salah penelitian di atas dilakukan oleh Hilgard – saya tidak sempat melakukan study pustaka mengenai hal ini so CMIIW :D. Dan ini bukan penelitian hypnosis satu-satunya masih banyak penelitian lain misalnya apakah respon hypnosis ini bersifat turunan ( genetis ) atau bersifat pelatihan ( bisa dikondisikan ), apakah tingkat respon ini bersifat tetap atau bisa berubah seiring dgn waktu dsb dll dkk – banyak penelitian psychology tentang hypnosis ini dgn berbagai aspeknya.

    Satu hasil penelitian akan memberikan pertanyaan lain yg akhirnya membutuhkan penelitian lain untuk menjawab pertanyaan tsb – inilah sifat dasar ilmu pengetahuan – hipotesa dan pengujian hipotesa yg dilakukan terus menerus. Mungkin bung Perdana sebagai seorang Sarjana Psikologi bisa menjelaskan lebih dalam lagi.

    Jadi jika bung tdbenturan memiliki pengetahuan tentang kemampuan supranatural yg bisa berulang secara ajeg dan massive silakan bung tdbenturan share dgn kalangan scientist untuk membuktikan kebenarannya. Tidak perlu kuatir nantinya ilmu pengetahuan akan melegitimasi fenomena supranatural jin dsb – penelitian ilmiah yg bersifat eksperimental adalah proses yg sangat panjang dan lama serta prosedur pengujiannya sangat ketat dan terukur jika suatu fenomena tidak memiliki dasar yg kuat maka akan sulit melewati prosedur penelitian ilmiah yg ketat.

    Seperti yg saya katakan permasalahan klasik yg dihadapi fenomena supranatural adalah fenomena ini “tidak bisa” berulang secara ajeg dan massive. Jika suatu fenomena bisa berulang secara ajeg dan massive maka besar kemungkinan fenomena tsb adalah fenomena natural biasa bukan fenomena supranatural.

    Sometimes we create our own demons :D

    • sdr Jiwa01,

      Balasnya nanti yah. Sy lagi ada di lapangan.

      Itu di atas ada pertanyaan dari sdr PA..

      dan ada sdr Sanno yang akan menulis salah satu hasil uji kami beberapa tahun lalu.

  13. @bung jiwa01
    luar biasa…sy sgt salut dgn tulisan2 anda yg berbobot….mmpunyai pola fikir yg luwes dan sprtinya anda org nya openminded…. ada bbrp hal yg brsft pribadi yg ingin sy konsultasikan lgsg dgn anda dn sy ingin mnanyakannya via email. klo boleh tw alamat emailnya apa?? atau anda bisa menghubungi saya di kian.santang07@yahoo.com trims.

  14. Setelah membaca semua statemen diatas terkait tenaga dalam yang dicurigai menggunaan jin…

    Saya saya sendiri adalah seorang pengguna tenaga dalam. Menurut saya penggunaan Jin dalam TD adalah mungkin, tetapi tidak semua orang yang memiliki TD menggunakan JIN. istilahnya adalah “OKNUM”. Kebetulan yang bersaksi tentang pengalaman dia bahwa TD adalah dengan bantuan JIN, Maka saya bisa berkata bahwa ada OKNUM yang bermain. Saya tidak mengatakan bahwa yang bersaksi adalah OKNUM. Mungkin saja OKNUM tersebut adalah guru atau pelatih pada saat mempelajari TD, atau bisa juga memang perguruan yang didalaminya menggunakan bantuan JIN…

    Saya punya adik ponakan yang Indigo, dia bisa melihat hal2 gaib…
    Suatu saat ketika dia melihat saya, dia tidak melihat adanya JIN dalam diri saya, tetapi ketika dia melihat adik kandung saya (yang kebetulan satu perguruan TD dengan saya) dia melihat ada JIN yang mengikuti adik kandung saya dan dia tahu ada JIN yang mengikutinya. Setelah saya beri saran, sekarang adik kandung saya sudah mengusir JIN itu… Maka dari itu saya punya pendapat tidak semua TD t menggunakan JIN.. itu hanya “OKNUM” ataupun perguruan “NAKAL” yang kebetulan ditemui oleh saksi…

    • @Sejati
      ada baiknya anda baca dahulu penjelasan saya tentang hakikat anak indigo di http://metafisis.wordpress.com/category/anak-indigo/

      Mas……….. yang jadi masalah sekarang adanya keyakinan sesat bahwa dengan latihan tenaga dalam maka akan terbentuk aura/medan energi perlindungan dalam dirinya yang akan melindungi dari segala gangguan jin/setan. Keyakinan ini sudah begitu mendalamnya ditanamkan pada berbagai aliran perguruan tenaga dalam , padahal tidak ada dalam penjelasan dalam syari’at tenaga dalam/ilmu metafisika dapat melindungi diri kita dari gangguan jin/setan yang dapat melindungi kita adalah sesuai dengan petunjuk rasulullah yaitu dengan membaca doa ruqyah yang telah disyari’ahkan.

    • sdr Sejati,

      Penglihatan anak indigo sangat sempit, begitu juga kemampuan orang2 suka nongol di tv di tayangan penampakan, pengusiran penampakan dan sejenisnya.

      anda tidak akan/sangat sulit menemukan orang yang mempunyai kemahiran melihat. Saran sy, periksa kembali kemampuan anda secara syar’i, itu yang paling aman menurut pengalaman sy. Perguruan yang anda sangka nakal, sebenarnya merekapun orang2 yg tidak sadar sudah diperdaya oleh setan. Jadi jangan terburu2 untuk tidak percaya/membenci sunnah nabi.

  15. kok mas jiwa 01 sama sekali tidak ditanggapi sama sekali?

    saya usul: karena yg lain dikasih ruang khusus sama mas pa-nya,bagus deh kalo, mas jiwa01 itu dikasih ruangan khusus pula…

    khusus diskusi antara mas pa-nya sama jiwa01 itu…
    itu menarik sekali nantinya…

  16. mas jiwa01 bilang:
    “Tidak ada Jin dalam fenomena Tenaga Dalam itu kesimpulan dari Penelitian IRIs – semua hanyalah Psychological Effect yg belum disadari oleh praktisi Tenaga Dalam. Jika semua itu hanya “Psychological Effect yg belum disadari ” lantas apakah fenomena Tenaga Dalam ( Kalimasada, SN dkk ) masih pantas untuk disebut ” khawariqul ‘adah ” ?”

    bagaimana mas pas menanggapi?
    menarik sekali ditanggapi.dibanding yg lain, mas jiwa01 termasuk santun, ilmiah, bersih dan sehat dari caci-maki,jadi baiknya mas pa….gimana kalo dibikin dialog khusus antara mas pa sama mas jiwa01????

    pastinya seru!

  17. ###Bagian 1###

    ..
    @sdr Jiwa01,
    Argumen anda… baik dan menarik, terima kasih. Mohon maaf jika uraian sy nanti rada ngejlimet (sy ga pandai menulis gitu) dan mungkin bung Jiwa juga pernah membacanya/mendengarnya.


    Fenomena supranatural (sihir dan jin) menurut sy memang dapat dibuktikan bekerja dalam forum pengujian. Dahulu Ki Gendeng Pamungkas memamerkan ilmunya untuk sekedar menyantet secara ringan kepada salah satu peserta seminar.

    Di kampung saya yang terkenal dengan debusnya, banyak praktisinya bisa memasukan belut, kalajengking atau kelalawar kecil ke dalam sebuah kelapa secara ghaib. Atau dengan satu tarikan jurusnya, mulut praktisinya bisa mengeluarkan 5 ekor kelalawar kecil. keilmuan yg dibungkus jalur putih. Karena beberapa sepupu sy pun punya kemampuan seperti itu. Selain Banten, di Garut dan Sumedang saja puluhan orang menguasai ini dan sering disewa untuk pertunjukan.

    Atau ustadz tetangga sy dekat rumah, ia bisa menjatuhkan beberapa buah durian dari pohonnya hanya dengan tunjukan jari telunjuknya.


    Ilmu gendam/sirep, baik dari jalur putih atau hitam, (menurut sy sama aja itu2 juga) adalah ilmu yang paling mudah bisa dipraktekkan. Seringnya dipakai untuk kejahatan, cap sihir dan jinnya, membuatnya terkenal di semua orang dgn imej buruk tentunya. Tapi apakah bisa dipakai untuk kebaikan? Sy katakan bisa, tentunya pakai tanda kutip.

    Gendam tidak melulu untuk kejahatan. Misal begini, Praktisi gendam memasuki sebuah kelas yg didalam banyak murid (murid2 tidak kenal praktisi), sebelum praktisinya masuk, ia jentikkan jari tangannya tanda jin gendam diperintahkan beraksi. Lalu di dpn kls ia berkata ke semua murid dalam ruangan itu, ”Anak2, mulai hari ini kalian harus rajin belajar, jangan bikin ribut dikelas, terima kasih”. Lalu sang praktisi keluar ruangan dan menjentikkan jari tangannya kembali untuk menghentikan kerja gendam. Dan lihat hasil gendamnya. Sebenarnya sirep juga gendam, cuma efeknya tidur tuh, tapi coba deh beri sugesti positif.. Makyusss!

    Dengan modal ilmu gendam saja, kebal bacok instan sih dapet, dan pemilik gendam bisa ”ngaku” punya ilmu halimun/panghalimun (ilmu menghilang) dan meraga sukma. (cuma ngaku yah)

    Gendam yang sy maksud adalah yg benar2 dipelajari/dilatih oleh praktisinya. Kalau yang suka dipakai kejahatan sih itu yg ecek2, biasanya isian, baik sihir yang ditelan atau pakai jimat sebagai sandarannya atau biar melanggengkannya (biar bisa dipake terus) ada bacaan2 tertentu yg mesti didawamkan.

    Sdr Jiwa01, apa yang sy sudah dan akan ungkapkan nanti, tidaklah mengada2. Sy sedikit heran, kok sepertinya anda tidak tahu atau pura-pura tidak tahu tentang fenomena sihir hehe.. Padahal anda bilang dulu rada2 mirip petualangannya dengan sy, kalo sy ga salah artiin sih gitu yah? Tapi itu tadi, anda masih pada hipotesa dan pada posisi meneliti sisi ilmiahnya yah?

    Berbicara masalah kekuatan alam, gravitasi bumi, gravitasi bulan, walaupun anda bercanda, dahulu sy sendiri pernah melatihnya untuk mendapatkan apa yang di sini disebut tenaga dalam, begitu yah biar gampang nyebutnya. Di cuaca/di bawah hujan lebat, angin dan petir, sypun pernah/sering melatih tdalam. Semuanya tinggal diafirmasikan saja untuk diserap kedalam tubuh. Hasil yg memuaskan akan didapat jika kita melatihnya di negara yang memiliki 4 musim. Contoh dan hasilnya begini, jika kita melatih di daerah salju terbuka, lalu kita olah td panas, indikasi kita punya tdalam panas full power itu, ketika salju yang kita injak mencair. Itu yang saya dapat setelah melatih menyerap gravitasi bumi dan bulan. Dan kemampuan ini ada klaim juga dari beberapa perguruan yang ada. Beberapa teman menginformasikan kepada saya, ada beberapa praktisi yang akan melatih menyerap badai matahari 2012 nanti. Sy sendiri tidak heran/aneh mendengarnya. Cukup banyak dari fenomena alam yg diubek2 praktisi energi/td.

    Kekuatan supranatural tidak melulu diisikan ke benda2 yg dianggap bertuah, Kan sekarang aja udah bisa diisikan/ditransfer kpd air untuk pengobatan, ke pakaian, dasi, perhiasaan emas, emblem perguruan, foto, kamera, kaca mata infra red dll. Lalu apakah bisa diisikan ke battery atau perangkat elektronika?? Sy katakan bisa. Yg ini gampang2 susah, biasanya gagal atau tidak bekerja lagi ketika mencoba ke dua atau tiga kalinya. Sy mencurigai/menduga keras oknumnya terluka/cidera atau bisa jadi terbunuh atau sangat tidak mau karena menyakitkan bagi dia, jika dia bekerja sebagai sumber listriknya, Allahualam. Jadi, apa yang bung Jiwa paparkan tentang kekuatan alam di atas, kecil2an/sedikit demi sedikit sudah menuju ke arah sana.

    Apakah sdr Jiwa01 pernah melihat tayangan di lativi/tv1, pengujian Pukulan Palu Ninja yang diarahkan ke jantung boneka (boneka elektronik seharga 2jt USD kalo gak salah). Pukulan tsb terlihat tidak berbobot, tapi boneka elektronik membacanya ‘Menghentikan Kerja Jantung’!. Sy belum tahu apakah hasil pengujiannya mencapai titik ilmiah atau tidak. Atau Perguruan Macan Terbang X (sy tambahkan X utk membedakan perguruan dgn nama yg sama) diTVRI dahulu, mereka bisa memecahkan 2 atau 3 buah botol dengan hentakan matanya dari jarak jauh. Mereka ini komunitas yang dahulu sering keliling Indonesia (mengadakan pertunjukan). Mereka punya kemampuan memasukan atau mengeluarkan manusia ke dalam/ke luar peti yang terkunci. Ini bukan trik sulap, sebab terdengar suara teriakan (bukan manusia) saat terjadi perpindahan.

    Pengujian supranatural (sihir/jin) bisa tdk bekerja pd saat pengujian, biasanya faktor ada gangguan lain selain faktor syariat agama, seperti :
    1. Ketemu sesama jin yg kekuatannya berbeda hehe..
    2. Ada halangan/pantangan, misal ada benda tertentu yg dibenci oknum ditempat penelitian.
    3. Oknum lagi ga mood atau ga enak badan.
    (serius, pengalaman yg menggambarkan hal tsb di atas, lucu juga yah. Tapi kalau sudah tahu triknya, kita paksa jinnya suruh kerja)

    Fenomena menembus tembok? Apakah bisa diajarkan secara massal? Sy justru bertanya apakah yg massal ini sanggup melatihnya? Sy rasa jika tahu rahasia cara menempuhnya, orang akan mundur teratur.

    Alm Gus Dur, pernah mengatakan ia mempunyai teman yg sanggup seperti itu, bahkan ada yang mempunyai kemampuan mendengar percakapan dari jarak ratusan kilo meter. Alm Gus Dur katakan sendiri di berita sebuah telivisi.

    Hmm… kenyataannya sekarang, tidak sedikit oknum politisi kita yang menyewa jasa orang2 yang mempunyai kelebihan seperti itu.

    Apakah bung Jiwa01 pernah membaca buku magic of kyai? anda akan mendapatkan gambaran fenomena sihir/supranatural di dalamnya?

    Apakah bung Jiwa01 mengenal/mengetahui Pak Sarjono, pengarang buku SBDPSdM, lihat klaim beliau tentang kegunaan jurus metafisikanya. (Beliau menegaskan ini bukan hasil mistis/klenik) Kalau tdk salah beliau pernah bergabung juga di suatu komunitas hypnosis.

    Atau Bpk Aris Handoyo dgn bukunya AON, dia berkata dalam bukunya, …dengan meditasi… menolak pelurupun bukan hal yg tdk mungkin. (sy sendiri pernah mengujinya dalam bentuk ketapel dan pernah melihat di priuk ketika terjadi keributan, ada yang mampu menolak lemparan puluhan batu yang diarahkan kepadanya). (Beliaupun menegaskan (menolak peluru) ini bukan hasil mistis/klenik. Ia pun bisa melakukan untuk memaksa orang berkata jujur).

    Dan Bpk. N Marzuki, seorang paranormal, dahulu dia berencana mengundang Guiness Book Of World Record untuk menguji kemampuan dia berjalan di atas laut. Sy tidak mengikuti realisasinya jadi atau tidak. (Beliau juga mengatakan bukan hasil dari mistis/klenik).

    Apakah anda pernah memperhatikan Penghusada SN saat menghusada pasien? Kadang2 terlihat loncatan titik2 api/listrik dari ujung/sela jari penghusadanya. (mereka sudah mengadakan penelitian atas air yang telah ditransfer energi). Dan Pukulan jarak jauh SN, salah satunya yg bisa bikin tubuh gatal2. (pernahkan diteliti IRIs?)

    Jika fenomena supranatural tidak ajeg dan massive (dlm artian lain) tentu iklan supranatural(tradisional dan modern) di koran/tabloid tidak akan muncul tiap hari. (di sini harus disaring dulu, mana praktek penipuan, mana yang ga nipu/asli klenik, kayaknya IRIs harus conform ke persatuan/paguyuban paranormal).

    Bagi sy fenomena natural yah natural. Fenomena supranatural yah supranatural hehe… Dan pengertian ajeg dan massive yg sy katakan tsb di atas mungkin berbeda dgn yg bung jiwa maksud (sains). Disini sy menekankan bahwa sihir memang bisa berulang dan mudah bermain sihir. (lihat artikel PA tentang sihir dan lihat juga tentang gendam).

    .;
    bersambung….


  18. ###bagian2###


    Di atas Sdr PA membagi 3 mengenai td/tm :
    1. sugesti
    2. Trik/tipuan
    3. Bantuan jin/setan.

    No2, jelas bukan td/tm (sering ngakunya td/tm). Utk no1 sy agak bingung nih, sugesti dari apa/sebab apa?

    Sy coba bagi 2:
    1. Sugesti1
    Hypnosis/ist bisa memberikan sugesti kepada suyet SEOLAH-OLAH suyet punya/kena pengaruh td/tm. Contoh td/tm yg mental-mentalin. Di sini jelas bahwa itu cuma seolah2 punya td/tm, padahalkan engga yah? Berarti suyet diboongin. Sy katakan, ini dengan cara gendampun bisa!

    2. Sugesti2
    Hypnosis Metafisika (td/tm), baik dengan sugesti atau self hypnosisnya tidak dipungkiri dapat membuat suyet atau praktisi memperoleh td/tm (bukan seolah-olah). Sy katakan, inipun dengan Gendam bisa! Afirmasinya sama kok dengan jalur meditasi. Td/tmnya anda tebak sendiri dari mana tuh? Hehe.. Ini jalur termudah memperoleh kemampuan metafisika, sebab tidak dalam kesadaran murni/tinggi. Apakah hypnosis bisa membuat suyet bisa mengapung (levitasi) secara instan?

    Jadi ketika anda mengatakan kepada sdr PA, ”Hynosis dan TD tidak ada bedanya”. Sy katakan CMIW juga ah hehe..

    .–##Maksud sy begini, jika kita meniadakan faktor jin dlm td, sy perhatikan ada beberapa kesamaan proses td/tm dengan hypnosis, ini hanya analisa bodoh sy yah :
    Pada proses hypnosis, proses suyet menuju dan sampai ke alam bawar sadarnya, sy perhatikan proses itu hampir sama cara kerjanya yang dialami praktisi td saat relaksasi tubuh dan pikiran, menghimpun td, menyalurkan td. Ada kesamaan titik alam fokus, titik alam konsentrasi dan titik alam meditasi praktisi td dengan titik tertentu alam bawah sadar suyet.
    Mhn penjelasan bung Jiwa01 jika analisa di atas bisa diterima, yaitu:1. Apakah suyet dan praktisi td, hanya sugesti saja mempunyai/kena pengaruh td/tm?
    2. Jika itu dianalisa seolah-olah, ini bertolak belakang dengan hasil praktisi td. Sy tidak memungkiri bahwa td mentalin (dan yg lainnya/ td tertentu) itu bisa bekerja pada lawan (siapapun) ketika perkelahian sebenarnya atau saat mau menyerang dari belakang/diam-diam (kecuali yg td mentalin).
    3. Apakah td/tm hasil hypnosis metafisika/td/meditasi, betul adanya? Sama dengan yg diperoleh praktisi td? Apakah praktisi td juga bisa dikatakan tersugesti juga? Dan bisa/tdk bisa ajeg dan massive?

    Td dan hypnosis tak ada bedanya, Jika itu betul, sebagian besar perguruan yang ada, klaim2 mereka bisa dikatakan belum didukung ilmu pengetahuan alias berlatih sugesti semata. Bisa diartikan begitukah?


    Tapi jika balik lagi ke Oknum, proses menuju hingga sampai pada alam bawah sadar itulah sang oknum bermula bekerja hingga akhirnya mengendap/tinggal disitu, analisa bodoh saya, itupun sama dengan fokus, konsentrasi, dan meditasinya (afirmasi energi/supranatural).

    ilmu kontak tdk sy pungkiri itu khowariqul ‘adah. Sy katakan begitu, karena Jika melatih keilmuan ini dgn tekun, ia bisa berkembang ke arah gendam. (ilmu gendamnya selevel lebih tinggi dari yg hanya mempelajari gendam) dan bisa di aplikasikan ke beberapa cara! Selain mentalin lawan, ilmu/energinya itu bisa disalurkan kebenda lain. Awal2 melatihnya diaplikasikan misal ke dompet. Dompet disaku kita kunci pake elmu, copet atau orang yg lalai dgn basmalah, biasanya tidak bisa menarik dompet. Atau pada kunci gembok, pintu rumah dll. Pada level mahir dan total menguasai ilmu kontak saja sudah bisa jadi guru. Nah untuk bisa bikin perguruan (yg rada gede) dia harus bisa pada level kontak gendam dan bisa level transfer energi/jin.

    Ketika dia mengajarkan pada komunitasnya, sebenarnya sang guru ini cuma ngakalin anak didiknya bahwa jika kalian berlatih seperti yang aku berikan, niscaya kalian bisa seperti aku, krg lebih begitu yah?

    Lalu dibuatlah segala macam teori dan tahap-tahap latihan. Sebenarnya bukan karena latihan. murid2nya punya td mentalin. Diam2 gurunya ngisi/transfer ke muridnya. Makanya sampai tuapun ga bakal nyamain ama gurunya alias lari ditempat. kalaupun nambah cuma ecek2 aja. (Jinnya murid, bawahannya Jin gurunya). Inilah yg membedakan olah fisik dan oknum perguruan td jika perhatikan. Lebih banyak di Jurus Fisik Murni, murid2 yg bisa melampaui pelatihnya. CMIW ah.

    Ilmu kontak hasil kolaborasi dgn jin, berbeda akibat lontaran/pukulannya dengan gaya hypnosis. Daya lemparnya jauh, kita bisa terbang 4-6 meter, efek pukulan terasa seperti ditabrak dinding, bisa terlihat dari memarnya akibat pukulan dan bukan karena jatuh terlontar. dari sini sy pastikan itu bukan sugesti.

    Jika sihir dan setan gendam/ilmu kontak hanya sugesti versi hypnosis, berarti orang2 hypnosis baru meneliti gendam/ilmu kontak ecek2 saja, Gendam yg rada tinggi, tidak ada aplikasi verbal untuk awal sihirnya##–.

    ..;
    Bersambung… (hang mulu nih)

  19. ;
    ###Bagian3###Habis!
    ;

    Tapi mari kita pisahkan dahulu (versi sy) antara ilmu kejiwaan dengan ilmu hypnosis, walaupun dua2nya berkaitan. Bahwa ilmu kejiwaan itu memang betul adanya, tapi jika ada bumbu hypnosis, bagi sy itu syubhat! jika ada pendapat bisa Mubah, maksudnya adalah ia harus dengan syarat hukum terpaksa/darurat yang betul2 mengancam nyawa si pasien jika tidak ditolong, tentunya setelah mendengarkan fatwa atau pendapat ulama yang dipercayainya. Allahualam.;
    Sebenarnya kalau kita perhatikan cara Rosul berdakwah, banyak ilmu kejiwaan yg tersirat jika kita mau menelaahnya.

    Yah saya pertegas kembali, bahwa pengalaman kemampuan lebih (supranatural??) yang kami miliki, yang sudah dan yang belum kami tulis disini, artikel sdr PA tentang Sihir dan Karomah sudah terlebih dahulu membantahnya (mengkritisinya). Dahulu sy, orang yg langsung membantah jika kemampuan kami dikatakan hasil kolaborasi dengan oknum jin (sebelum kami melakukan pengujian). Karena kami merasa jalur klenik, hitam, putih (mantra, puasa dll) sudah kami tinggalkan, kami bantah karena kami hanya mengolah napas, fisik dan meditasi saja. Tapi akhirnya kami menyadari ketika datang kepada kami pengujian, teori hypnosis cs dan pendapat/fatwa ulama tentang sihir dan karomah. (ini salah satu alasan yang menghalangi kami mengajukan untuk diteliti secara ilmiah).

    ;
    Apakah sesempit itu cara sy memandang kpd. hypnosis?! alhamdulillah sampai saat ini sy pun mengikuti perkembangan ilmu hypnosis, mungkin tidak seluas sdr Jiwa01 tentunya. Misal, Tulisan Prof. Karen Gale, (ahli syaraf dari Universitas Georgetown, AS) mengisyaratkan bahwa, ‘tetap dibutuhkan penelitian memori (otak/alam bawah?) manusia secara berkesinambungan”.

    Sy analogikan begini : Kalau kita membongkar harddisk data/chip memori data apapun, kita cuma melihat perangkat rumit elektronik yang kecil2. Jika ditampilkan dilayar monitor, nongolnya yah data. Sekarang kita bongkar oknum jin datanya hehe.. Disitu dapat ditemui bahasa mesin/data, lengkap dengan informasi software dan versinya. Tapi coba kita belah/bedah otak manusia (alam sadar), jika ditampilkan kita cuma dapat perkataan suyet, gelombang yang terekam, td/tm, dsb. Jika ilmuan membongkar, yah teori gelombang otak/alam bawah sadar yang muncul, yang menurut saya masih ghoib. Tentu saja kata ghoib disini bukan berarti membuat saya, dan para ilmuan harus berhenti mempelajarinya/menelitinya. Toh kita masih membutuhkan kemajuan hidup dgn ilmu pengetahuan alam.

    Mengenai hypnosis, untuk/bagi/pendapat pribadi sy/kami, tetap sy/kami katakan ada oknum yang bermain. Alasannya :
    1. Dalil hadist yg sy majukan (yg sudah sy tulis di awal)
    2. Hasil hypnosis pd suyet sama dengan efek gendam. (gendam sihir jalur apapun).
    3. Pengalaman (gaul ama jin, hehe)
    4. Mengenai pengobatan faktor kejiwaan, sy masih nebeng pendapat Syaikh Ibrahim Abdul Alim, lihat bab akhir dan himbauan
    beliau dlm bukunya yang berjudul Rujukan Lengkap Masalah Jin dan Sihir. (di situ ada bantahan terhadap orang2 yang mengingkari sihir dan jin. @sdr Nyimak, pernahkah baca buku ini?oh ya bisakah sy diberikan link hadist2 yg menurut anda bagus/baik?! Sy kurang tahu, Thks)

    Hehe.. Sy bukan promosi buku yah, sekedar menyampaikan literatur saja.

    Apakah sy pun berpikir dangkal tentang ilmu supranatural atau natural?. Sy mengajak kepada semuanya untuk merenungkan kembali dalil2 dan pendapat/penjelasan ulama tentang sihir/jin dan tentang Fitnah Dajjal. Khusus fitnah dajjal, renungkanlah mengapa Rosululloh mengajarkan doanya untuk kita baca di akhir sholat.

    Fitnah Dajjal ini pun tidak membuat sy berhenti menunggu seperti hasil test lebih lanjut (sisi ilmiah) Pukulan Palu Praktisi Ninja, sabetan Katana seorang samurai yang mampu melukai lawan dijarak 2 meter (di kalimantan tdk
    sedikit yg punya kemampuan seperti ini), pukulan panas 3 jarinya tdasar, pukulan panas beracunnya Thifan.. De el el. CMIW lagi ah! (khusus pukulan tangan, sy menduga ada tenaga tambahan dari dalam tbh (bukan oknum), yg bukan akibat mekanisme kerja otot tubuh seperti sdr Jiwa ulas di muka, Tapi jika itu nantinya oknum juga yg bekerja, yah ga masalah. Kami berencana mengujinya tentang pukulan yg dimaksud, Masih nyari waktu kosong saja.)
    
…

    Sdr Jiwa01, argumen anda tentang ilmu pengetahuan menarik sekali. Cara berpikir/ulasan rasional bung Jiwa01, mengingatkan saya pada buku ”Inquiries About Islam, di situ ada dialog Prof. Dr. Wilson H. Guertin (Scientist.) dengan Mohammad Jawad Chirri (Ulama dan Direktur/Ketua Kerohanian Islamic Center Detroit, Michigan USA. Hehe.. Buku lagi nih! Isinya menarik, karena sang ilmuan mengedepankan pengetahuan alam untuk bertanya tentang islam.

    Jika sdr Permana belum/tidak/tidak akan menjawab pertanyaan anda tentang hypnosis, sy pribadi memakluminya, karena yg sy tahu… itulah karakterisktik dan kehati-hatian seorang Pejuang Sunnah. Hehe.. Bukan begitu bung Permana? Sy yakin, dia sudah mengantongi beberapa hal. Kita tunggu saja sdr Jiwa01.

    Jika sy lihat sebetulnya tdk ada kontradiksi antara PA dan IRIs. Tujuannya sama, anti klenik juga. Jika ia mengatakan td/tm adalah kolaborasi dgn jin, yah anti klenik juga. Hanya saja untuk perkara jin, ia pasti akan mengedepankan dalil agama.

    ;
    Bung Jiwa… jika Sihir dan Jin bisa dideteksi secara akurat keberadaannya pada setiap pengujian/penelitian ilmiah ilmu pengetahuan alam, sy pikir selesai sudah kehidupan dunia. Iblis dan pasukannya tidaklah bodoh, mereka juga sama mempunyai ilmu pengetahuan. janganlah kita menduga jin cuma ada di sihir dan klenik lainnya. Jika sihir dan jin dikatakan hanya sugesti, yah itulah sugesti yg diberikan setan kepada manusia untuk meninggalkan ayat2 Al Qur’an tentang sihir dan jin. Jika sihir dan jin dikaji secara ilmiah, lihatlah dulu arti secara bahasa (arab/Al Qur’an) kata Sihr dan Jin.

    Dan jika suatu supranatural lolos uji untuk dikatakan ajeg dan massive, ia hanya dapatkan satu dari satu juta hal yang tidak dapat dideteksi secara ilmiah.

    Pertanyaan anda kpd saya cara berpikir manusia sesuai dengan Sunatullah, sy jawab… ”disitu ada kebebasan dan taqdir”. (lihat beberapa ayat Al Qur’an membahasnya juga, ini alasan ke 5 sy mengenai hypnosis dan ilmu yg ilmiah lainnya).

    Oh ya, nanti ada saudara Sanno yang akan menuliskan hasil pengujian, kita sekedar share saja yah, dibahas/didebatin kayaknya gak akan ketemu. Beruntung ada bung Jiwa, Mungkin lebih tepat dikatakan, kami minta dikomentarin
    gitu, dan bisa/bolehlah dikatakan bias. Dan ada beberapa alat yg nanti kami sebut untuk deteksi jin versi kami. Mungkin sdr Sanno masih sibuk. Kami harapkan ulasan bung Jiwa01, setidaknya dapat menambah/melengkapi literatur
    kami, di sini ada kawan2 kami dan anak2 kami yg ikut baca. Mungkin saja mereka (generasi muda kami) yang akan mengajukannya ke kalangan ilmuan kelak untuk memerangi klenik tentunya. Jika bung jiwa berkenan, sebaiknya tunggu tulisan kawan sy Sanno. sebab agak berkaitan dgn tulisan sy ini.

    Akhir tahun biasanya pekerjaan sy lebih padat, diusahakn sesekali sy ngintip ke sini jika ada waktu jeda. Untuk hal2 yg perlu sy tanggapi agak panjang, sy akan bls jika sy sedang ada di rumah.

    Mohon maaf jika ada tulisan yang tidak berkenan dan terima kasih.

    …;
    H a b i s!

    • Ulasannya menarik Bung Tdbenturan dan masih saya ikuti :)

      Saya belum baca buku Rujukan Lengkap Masalah Jin dan Sihir, karya Abdul Alim. Insya Allah selesai kerjakan tugas tambahan dr kantor nanti saya baca untuk menambah wawasan. Thx info bukunya.
      Salah satu link hadits yang sering saya baca http://lidwa.com/app/

      Salam juga Bung Jiwa01.

      • @sdr Nyimak, terima kasih linknya.

        Bisa bantu sy lagi ga? ada link hadist yg mudah/sederhana (ahlus sunnah)?, yg bisa dibuka pakai hp 500ribuan merk nxn. Kebetulan sy sedang disuruh kantor untuk nyari Hp buat bonus akhir tahun orang2 lapangan non karyawan. Sy gaptek masalah ini.

        Tlg infonya yah? Insya Allah kawan-kawan sy ini orang2 yg mau belajar dan mau berubah. Walaupun ada beberapa dari mereka itu sama sekali ga bisa ngaji, sekedar hapalan saja. Dulunya tukang wirid bacaan ilmu tuh. Aneh juga yah?

        Terima kasih.

      • @ sdr Nyimak,

        ada hadist ”ruhnya orang tidur, ada ditangan Allah” kurang lebih begitu yah?

        anda tahu tafsir makna tidur di situ? Hadist ini sy anggap qiyas (menurut sy yah) dengan hynosis (alam bawar sadar, sy mencurigai oknum qorin). Mhn yg ada pengetahuannya menjelaskan makna tidur di situ?.

        sy akan tanyakan jg ke sdr wongalusaceh (kayaknya bahasa arabnya oke tuh), cuma bingung mau nanyanya di kolom mana?
        terima kasih.

      • Kebetulan sy blm coba pake hp nexian. Kl dr hp sy pake browser Opera Mini. Coba link ini http://opi.110mb.com/haditsweb/index.htm

        “ada hadist ”ruhnya orang tidur, ada ditangan Allah” kurang lebih begitu yah?”

        Saya belum baca haditsnya. Untuk nanya wongalusaceh coba di ARENA BERDISKUSI. Sebelum nanya tentu cari haditsnya dulu secara lengkap (arab-ind), sumber.

  20. Assalamualaikum @semuanya,

    Aduh.. Minta maaf Bos Tdbenturan, baru bisa sekarang saya masuk sini, musti nyortir bebek dan puyuh dulu hahaha.. Apa kabar kawan-kawan priuk? Kayaknya kalau situ enggak ngebel, saya bakalan lupa masuk sini. Lagian kata si Panjul, hasil testnya yg dulu itu, biar si Hs yg edit lagi. Baru kemarin dapatnya. Btw, setelah ikutan baca-baca blog ini, ustadznya galak juga yah seperti situ bos, hahaha..

    Pengujian 1
    Kata Sandi : TIDAK UNTUK DITIRU!!

    Berikut ini cara mencari tahu yang kami lakukan (kami adalah komunitas W, X, Y dan Z, terdiri dari berbagai jalur penempuhan dan berbagai latar belakang praktisi) untuk menguji “Bekerjakah kemampuan lebih praktisi-praktisi tertentu dan hal-hal yang berkaitan dengan itu?”:

    -Latar belakang Pengujian :
    Dahulu, Ide gila ini didapat dari seorang teman ketika dia menenangkan/menyadarkan saudaranya yang kesurupan dengan memberikan sengatan listrik dari raket nyamuk elektrik ke ujung jari-jari kaki orang yang kesurupan itu sebanyak 4 kali sengatan dengan sela waktu tertentu..

    Maka dari itu, berkaitan dengan sangkaan adanya jin/setan yang bekerja pada kemampuan lebih seorang praktisi, kami telah mengujinya beberapa kali dengan menggunakan alat kejut listrik yang arusnya sudah dimodifikasi.

    -Alat dan perlengkapan yang dibutuhkan :
    1. Jarum akupuntur
    2. Multi Adaptor yg dimodifikasi
    3. Rangkaian elektronika raket nyamuk elektrik yang sudah dimodifikasi
    4. Pemantik api dari kompor gas otomatis yang sudah dimodifikasi
    5. Empat macam alat kejut listrik yang telah dimodifikasi (diperkecil) arusnya
    6. Inverter dc to ac yang sudah di modifikasi arusnya
    7. Avometer
    8. Tespen ac dan dc
    9. Kompas
    10. Termometer
    11. Infra red milik tetangga
    12. Alat tensi darah dan stetoskop
    13. P3K, dan lain-lain.

    -CREW :
    1. Pengawas medis (dokter umum)
    2. Dokter hewan peternakan.
    3. 4 orang Operator alat kejut.

    -Tahapan itu adalah :
    1. Uji tanding praktisi td/tm ilmu kontak/ pukulan jarak jauh dan sejenisnya.
    Td/Tm vs Td/Tm
    Td/2m vs Non Td/Tm
    Hasil :
    – Pukulan jarak jauh/ilmu kontak tidak bekerja jika lawan tidak emosi.
    – Dalam keadaan emosipun jika pakaian praktisi td/tm kita pegang, td/tmnya tidak bekerja.
    – Td/tm tidak bekerja ketika praktisi diberi sengatan listrik saat akan atau sedang menggunakan td/tmnya. Dan Td/tm ada yang tidak bekerja lagi (ada yang hilang) walaupun tidak diberi sengatan listrik lagi.

    2. Uji pukulan jarak jauh :
    Dicoba pada buah-buahan, cikcak, ular, anjing , tikus, ikan yg berenang, balon gas, bata, kikir, gagang pompa dll. Khusus pada Binatang (ular, tikus, anjing) kita ganggu dahulu agar emosi hahaha..
    -Hasil :
    A. Pukulan jarak jauh tidak bekerja pada hewan yang emosi.
    B. Pada benda lain, pukulan jarak jauh tidak bekerja ketika praktisi diberi sengatan listrik saat akan atau sedang menggunakan td/tmnya. Dan Td/tm ada yang tidak bekerja lagi (ada yang hilang) walaupun tidak diberi sengatan listrik lagi.

    3. Uji kebal bacokan/anti cukur.
    -Tanpa sengatan listrik :
    a. Praktisi terluka saat tangannya membacokkan sebanyak 3X kepada golok yang dimiringkan.
    b. Praktisi menyentilkan punggung jari telunjuk ke silet. Hasilnya, punggung jari itu terluka.
    c. Praktisi tidak dapat menahan tetesan lelehan timah yang dicairkan solder yang diteteskan ke paha dalam atau lengan.

    -Dengan sengatan listrik :
    Pada uji anti cukur lainnya hampir semua praktisinya terluka/cidera ketika ketika praktisi diberi sengatan listrik saat akan atau sedang diuji atau menerima hantaman benda tumpul dan tajam. Dan Td/tm/ilmunya ada yang tidak bekerja lagi (ada yang hilang) walaupun tidak diberi sengatan listrik lagi.

    4. Uji telepati, levitasi, terawang, menebak kartu, meraga sukma, transfer energi (mengisi/menyuntik/instalisasi), pengobatan transfer energi, hipnosis, gendam, sirep dan sejenisnya:
    -Hasil :
    Kemampuan praktisi tidak bekerja, dan ada yang hilang kemampuannya saat itu juga ketika kita berikan kejutan listrik dari alat kejut. Kejutan listrik diperbesar jika praktisi masih bisa menjalankan kemampuan lebihnya, hasilnya : kemampuan lebih itu tidak bekerja dan ada yg hilang total saat itu juga. Hati-hati saat mengujinya, karena pada saat uji ini, biasanya praktisi dalam keadaan konsentrasi dan kepekaan yang tinggi/dalam, ia akan merasakan efek luar biasa dari sengatan yang arus listriknya kecil sekalipun (seperti kesurupan, tubuh terhempas, sesak napas, kelumpuhan sementara). Di sini dibutuhkan orang mempunyai kemampuan melihat daya tinggi.
    ;
    ;
    Hasil Uji/Efek sengatan listrik dengan arus tertentu :
    1. Kemampuan praktisi ada yang hilang.
    2. Kemampuan praktisi ada yang tidak bekerja. (beberapa belum dicek lagi kemampuannya. Selain faktor waktu dan biaya, Kayaknya enggak bakal mau lagi disetrum hahaha…).

    Catatan : BUKAN UNTUK DITIRU!
    Tapi kalau berminat sih, tanggung sendiri akibatnya. Dan kami tidak bertanggung jawab, jika ada akibat buruk di kemudian hari.
    ;

    -Keterangan lainnya :

    1. Kejutan listrik biasanya diberikan dipunggung praktisi, atau di ujung jari-jari kaki yang sudah dipasangi kabel kecil dan halus. Mulai dengan arus kecil s/d besar. (sedikit lebih besar dari standar arus listrik akupunturis).

    2. Penggunaan jarum akupuntur ditusukkan pada titik-titik tertentu di punggung praktisi(biasanya jalur bullshit meridian) Jarum dipasangi kabel kecil untuk arus kejutan listriknya mulai dengan arus kecil s/d besar.

    Voltage sengatan bukan voltage sengatan alat kejut standar, tetapi telah diperkecil (dimodifikasi) voltagenya.

    Untuk poin 1 dan 2 di atas harus sangat hati-hati. Efek dosis arus yang semakin besar akan mengakibatkan sesak napas, pingsan, kelumpuhan sementara, kesurupan sekitar 5-60 detik dll.

    3. Pengujian kemampuan praktisi- yang bisa melihat walau mata tertutup/ditutup, dicoba dengan arus kejutan yang terkecil dahulu, hati-hati pada sengatan dengan arus cukup besar, karena akan melemparkan tubuh sang praktisi (kesurupan dulu, lalu pingsan)

    4. Tukang setrumnya (operator) sebisa mungkin bukan praktisi. Kalau bisa yang enggak percaya ama yang kayak gitu-gitu deh. Rada keluar duit dikit sih. Ketika ada yang pingsan, 1 tukang setrumnya enggak mau lagi ngebantuin, karena takut jadi urusan katanya hahaha… Jadi terpaksa kami mencari orang lagi.

    5. Karena rekaman video hasilnya buram, kurang cahaya dan banyak wajah/seragam perguruan yang terekam, (yang protes keras dokter umumnya sih, kayaknya dia kapok bantuin lagi, malpraktek dan malpengujian katanya haha..) untuk menghindari masalah di kemudian hari, terpaksa kami hapus.

    6. Pengujian dimaksudkan untuk membuat kemampuan lebih itu tidak bekerja (mencari kelemahan). Jadi kalau praktisi masih bisa menjalankan kemampuannya, maka…. dosis arus, ritme sengatan, titik sengatannya dipindah atau diganti sampai kemampuan itu tidak bekerja. Arus sengatan listrik tidak harus besar, dengan sengatan kecil saja, jika sudah tahu caranya, lebih efektif daripada arus besar. Berbeda dengan praktisi olah fisik, disengat listrik pun dia masih mampu memecahkan sesuatu dengan kepalan, kepala, siku dan pisau tangan/kaki.

    7. Segala sesuatu tentang teori seperti olah nafas, olah jurus, biolistrik, medan magnet, radiasi, tenaga inti, sel energi aktif, jejak syaraf, serabut syaraf, stimulus sel aktif, meditasi, fokus, konsentrasi, alam bawah sadar, afirmasi, imaginasi, visualisasi dan lain sebagainya terganggu akibat sengatan listrik, dengan berat hati (minta maaf) kami menolaknya. Karena ada beberapa cara efektif lainnya selain sengatan listrik, salah satunya seperti (maaf) menyiram dengan air kencing kepada benda/praktisi yang akan dan sedang diuji. Dari penempuhan td/tm jalur apapun, ternyata td/tm-nya mempunyai kelemahan/pantangan ilmu yang sama. Tinggal diimprovisasi saja.

    8. Fenomena kesurupan selain praktisi jalur hitam, ada juga praktisi dari jalur olah napas dan jurus, meditasi dll.
    ;

    –Kesimpulan : dikembalikan kepada pembaca.–

    Demikianlah salah satu hasil cari tahu kami di masa lampau, … ketika saat itu belum datang kepada kami pengetahuan akidah dan syariat islam yang haq.

    Jika ada pihak-pihak yang keberatan atau tersinggung, kami mohon maaf. Jika ada penolakan tulisan ini, yah sah-sah saja, karena pengujian hanya pada 4 komunitas kecil/tidak mewakili nama perguruan tertentu, dan dilakukan
    sederhana saja. Menurut kami cukup efektif untuk memeriksa kemampuan lebih yang mencurigakan.
    ——-
    ;

    @Bos… Kayaknya seru juga yah di sini, lagi musim lagi nih yang sakti-sakti. Masih ada saja yah yang demen sama ilmu kontak. Bos… Pengujian yang lain kapan dimasukin kesini?

    Bos Tdbenturan, send us info yah?!. Kapan mampir lagi??! Musholanya sudah dipindahin tuh, jauh dari najis sekarang!

    @Pak Jiwa01, mohon komentarnya, matur suwun. Insya Allah ada beberapa lagi yang hendak saya ketik di sini.

    @Pak ustadz Perdana, mohon maaf kami tidak bermaksud buruk terhadap materi dakwah anda. Semoga Allah selalu memberikan rahmat kepada anda, dan kepada para saudara muslim yang ada disini semuanya. Amin.

    Terima kasih.
    Assalaimualaikum @semuanya.

    • Tambahan sedikit Bung Jiwa,

      Seseorang yang mahir mengendalikan oknum, Ia bisa mengaplikasikan kemampuannya ke teknologi, Pernah Alm Kawan kami, yg berasal dari salah satu perguruan tenaga dalam dan metafisika. Dia membungkus sihir dan jin dgn teori tenaga dalam dan metafisika.

      Pengujiannya sebagai berikut :

      Petasan dan peluru yang diberi energi td, telah dibuktikan di depan kami, mempunyai daya 2 kali daya ledak dari biasanya. Terbukti ada perbedaan daya tembus peluru pada dinding. Dia katakan, ini harus mempunyai pasukan oknum yg cukup banyak, yang mau berkorban ditempatkan di dalam petasan dan peluru. Allahualam.

      Dan..
      Saat ini saya dan beberapa teman sedang mengintip kemampuan seseorang yang bisa mendatangkan uang secara instan (sebatasan puluhan ribu), mengisi saldo kartu atm secara ghoib dan bisa mematikan 10 unit komputer menyala dengan hanya dgn satu sentilan jari ke atas meja kasir.

      Kabar ini kami peroleh, ketika ada adik dari kawan kami (yg merupakan salah satu jamaah orang tersebut) meminta kami untuk menyelidikinya (ia mencurigai ini sihir), termasuk kemampuan bisa berada di dua tempat berbeda pd waktu yang sama.

      Pengisian saldo kartu atm secara ghoib, telah dicek melalui print out buku tabungan. teryata tidak ada catatan uang masuk/keluar. Sedangkan uang dari mesin atm ada di tangan adik kawan kami itu.

      mungkin bagi anda tdk masuk akal, tapi Ini sekedar info saja, berkaitan dengan ”Apakah sihir bisa diaplikasikan ke Teknologi manusia?”. thks.

      @Sanno, pengujian yg sy tulis di atas, itu yang kedua. Insya Allah thn dpn sy ke bandung, sekalian mampir ke tempat anda. Thks.

      • Makhluk yang bernama jin dari semenjak zaman Nabi Sulaiman sudah memiliki teknologi yang amat canggih. puncak dari keilmuan jin adalah penyanggupan jin ifrit untuk singgasana Ratu Balqis dari negeri Saba’ ke negeri Palestina yang berjarak 2.000 km dalam hitungan detik memancing pemikiran kita untuk mengetahui bagaimana teknik pemindahan singgasana tersebut. yang diceritakan dalam Al Qur’an Surat An Naml 38-40. Walau pada akhirnya dikalahkan oleh manusia bernama Asif bin Barkhiya merupakan ilmuwan yang menguasai teknologi teleportasi. maka bukan suatu hal yang mustahil jika jin dapat memanipulasi teknologi manusia sperti menghack kartu ATM hingga berisi saldo dengan uang yang diinginkan.
        Contoh lainnya kemampuan ilmu kebal yang dimiliki seseorang yang memakai azimat, esensinya bukan kekuatan ghoib pada azimat tersebut yang membuat kebal melainkan teknologi jin yang mampu memadatkan molekul kulit manusia hingga sekeras batu. adapun azimat hanyalah sekedar bukti penghambaan manusia pada jin tersebut yang biasanya berisi kode permintaan bantuan/surat perjanjian minta bantuan jin dengan kode bacaan ““ajiibuu yaa khodam hadziihi …(ada kode2 arab di sana)”,artinya: “jawablah/kabulkanlah/ijabahilah (kode) ini wahai khodam”

  21. nah ini lo,menurut saya contoh orang yang berdialog; macam mas tdbenturan…..mas sanno mas jiwa01…

    mereka bisa mengukur diri sendiri,memberikan oranglain mengajukan pendapatnya masing2….bisa mengelola emosi dg baik,dan hargai lawan yang tak sependapat…..

    mereka bisa dapat award blog-lah disini untuk kerendahan hatinya untuk berbagi hati dan pengalaman dg lainnya,hehehe

  22. beliau-beliau itu…bisa saling mengoreksi,saling memahami,saling memaklumi…saling memaafkan, saling minta maaf dan memberi maaf…

    mereka mengakui kelemahannya sebagai manusia bisa salah,krn kebenaran sejatinya milik allah semata….

    AWARD BLOG untuk beliau-beliau….mas pa seharusnya harus banyak berterima kasih pada beliau-beliau yg menghangatkan dan memberi inspirasi dari lubuk hatinya yang tulus….

  23. @ tdbenturan dan sanno

    Saya tidak pernah mengatakan fenomena supranatural seperti itu tidak ada. Saya hanya mengatakan sampai saat ini belum ada satu pun fenomena supranatural yg terbukti ada dalam suatu penelitian ilmiah yg valid.

    Saya sendiri pernah berkenalan dgn praktisi ilmu ajian, saya sempat melihat bagaimana ilmu ajian tsb keluar dalam suatu pertarungan jalanan. Tetapi permasalahannya ketika kami melakukan uji tanding ternyata selama 4-5 kali uji coba – yg dilakukan dalam waktu berbeda – tidak ada satu pun ilmu ajiannya yg bisa keluar. Pengalaman seperti inilah yg sering saya alami pada praktisi keilmuan sejenisnya.

    Fenomena ilmu seperti inilah yg saya sebut tidak bersifat ajeg dan massive. Kemungkinan besar ilmu-ilmu seperti ini tidak akan bisa bertahan dalam kondisi penelitian ilmiah yg valid. Jadi yg saya maksudkan di sini adalah bisa berulang secara ajeg dan massive dalam kondisi penelitian ilmiah yg valid.

    Itu sebabnya saya sangat anjurkan para praktisi supranatural untuk menunjukan kemampuan supranatural dalam suatu penelitian ilmiah yg valid. Jika ada orang yg memiliki kemampuan menembus tembok, berjalan di atas air dsb ya silakan tunjukan itu dalam suatu penelitian ilmiah yg valid. Bekerja sama lah dgn lembaga penelitian dan Universitas terkemuka yg ada di Indonesia ataupun di luar sana.

    Itu saja dulu yg perlu dilakukan – dgn demikian akan ada satu bukti adanya fenomena supranatural dalam Journal Ilmiah Resmi yg beredar dikalangan Scientist. Sehingga kita bisa melihat data-data yg valid dari hasil penelitian Fenomena Supranatural tsb. Selama ini kemampuan supranatural baru hanya sebatas “katanya” si anu, dalam demo ataupun kejadian insidental yg kebetulan kita lihat saja – yg semua sangat bias tergantung bagaimana persepsi kita memandangnya.

    Jangan berpikir terlalu jauh lebih dahulu – buktikan saja dulu … saya rasa ini tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Sudah saatnya kita putuskan mata rantai fenomena “katanya” si anu ini :D

    Oya … Sebenarnya saya tidak bisa berkomentar banyak tentang penelitian yg komunitas anda lakukan. Saya tidak mendapatkan data-data, parameter dan metode pengujian secara detail. Jauh lebih banyak pertanyaan di kepala saya dibanding pernyataan.

    Tetapi memang menarik sekali penelitian yg dilakukan komunitas anda. Dari penelitian yg komunitas anda lakukan saya memang melihat ada satu fenomena yg bersifat ajeg dan massive. Kesimpulan sementara saya adalah pengaruh sengatan aliran listrik pada kondisi fisiologis dan psikologis seseorang ternyata memang cukup besar pengaruhnya hingga dapat mempengaruhi pola prilaku orang tsb :D

    Penelitian pada komunitas anda dilakukan berdasarkan Hipotesa ada korelasi antara sengatan listrik dgn kekuatan jin yg ada di dalam tubuh manusia. Apakah hipotesa ini benar ? Saya rasa Hipotesa ini sangatlah bias. Saya rasa yg jauh lebih bisa diterima pemikiran ” normal ” adalah memang ada pengaruh antara sengatan listrik dgn kondisi fisiologis dan psikologis seseorang.

    Seperti yg dikatakan bung tdbenturan kita harus membedakan mana Fenomena Natural dan mana Fenomena Supranatural. Dan saya rasa mengalirkan listrik ke tubuh seseorang adalah suatu Fenomena yg ” Sangat Natural ” yg akan bekerja sesuai Hukum Alam tertentu – bukan suatu Fenomena Supranatural :D

    Ketika listrik mengalir ke tubuh seseorang, aliran listrik tsb akan dibawa sistem syaraf tubuh ke otak manusia. Efek kejut yg diakibatkan aliran listrik ini akan mempengaruhi sistem syaraf tubuh yg akan mengakibat tubuh kejang-kejang dan juga meninggalkan “trauma” psikologis pada orang tsb – tergantung seberapa besar aliran listrik yg dialirkan ke tubuh orang tsb. Kadang sebuah alat permainan “iseng” seperti ballpoint beraliran listrik sudah cukup menimbulkan “trauma” psikologis yg membuat seseorang enggan menyentuhnya untuk kedua kalinya.

    Ini suatu fenomena yg bekerja secara alami – sangat natural – ada pola ketentuan tertentu yg berlaku dalam fenomena tsb.

    Dalam Penelitian Ilmiah Psikologi tentang Pola Prilaku dikenal istilah “hadiah” dan “hukuman” untuk mengkondisikan suatu prilaku subject penelitian. Misalnya seekor hewan dilatih ketika menekan tombol berwarna merah maka akan keluar makanan dari suatu tempat – sedang ketika menekan tombol berwarna biru maka hewan tsb akan tersengat aliran listrik. Tidak dibutuhkan waktu lama agar hewan tsb menyadari proses “hadiah” dan “hukuman” ini untuk membentuk prilaku hewan tsb.

    Apakah hewan tsb akan menekan tombol berwarna biru ? … monggo silakan dijawab dulu …

    Bagaimana ? Apakah sudah bisa dibayangkan bagaimana efek psikologis yg ditimbulkan jika seseorang ketika akan melakukan sesuatu “tindakan” langsung disengat aliran listrik … saya rasa pola prilaku subject yg mendapat pengkondisian “hukuman” seperti ini bisa kita duga bukan.

    Apakah fenomena kejut listrik ini merupakan Fenomena Supranatural atau Fenomena Natural ? Silakan para pembaca simpulkan sendiri :D

    Untuk menghindari hal-hal seperti inilah saya sangat menganjurkan agar penelitian ilmiah yg valid benar-benar dilakukan oleh pihak yg berkompeten tentang hal ini. Penelitian yg dilakukan dgn dasar Hipotesa yg absurd dan metode pengujian yg tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah – tentunya akan menghasilkan kesimpulan yg juga cenderung absurd dan sangat diragukan validitasnya.

    Para praktisi biasanya tidak memiliki kompetensi yg cukup untuk melakukan suatu penelitian yg bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah kebenarannya.

    Sekali lagi saya sangat setuju dgn pendapat bung tdbenturan yg menyatakan Fenomena Supranatural berbeda dgn Fenomena Natural. Justru inilah titik tolak di mana Ilmu Pengetahuan mulai bergerak. Ilmu Pengetahuan adalah cara manusia untuk berusaha memahami fenomena alam yg terjadi di sekitarnya – Fenomena yg disebut Fenomena Natural.

    Dengan pengamatan, penelitian dan percobaan dari fenomena alam yg bisa berulang secara ajeg dan massive inilah manusia berhasil mengumpulkan pengetahuan tentang bagaimana alam semesta ini bekerja. Seorang Newton berhasil mengetahui Hukum Alam yg mengatur pergerakan benda – ya dari pengamatannya terhadap fenomena alam yg berulang secara ajeg dan massive. Seluruh ilmu pengetahuan manusia dibangun dgn cara seperti ini.

    Dengan Ilmu Pengetahuan inilah kita bisa membedakan mana Fenomena Supranatural dan mana Fenomena Natural. Jika kita bisa mengenali suatu Fenomena yg bekerja dgn prinsip-prinsip yg Natural tentunya kita akan bisa membedakannya dgn Fenomena yg bekerja secara Unnatural. Fenomena yg bekerja secara Unnatural ini yg mungkin bisa kita curigai sebagai Fenomena Supranatural

    Pertanyaannya adalah apakah fenomena Sugesti Hypnosis adalah suatu Fenomena Supranatural ataukah Fenomena Natural biasa ? Apakah Fenomena ini bekerja dgn prinsip dasar yg bersifat Natural ataukah Unnatural ?

    Ada satu tulisan Perdana yg saya anggap tulisan terbaik yg pernah saya baca dalam blog ini. Membaca tulisan Perdana ini rasanya tidak sia-sia seorang Perdana Akhmad belajar Psikologi selama bertahun-tahun dan selalu mencantumkan gelar S.Psi dibelakang namanya :

    http://metafisis.wordpress.com/2010/01/12/atraksi-menusukkan-benda-tajam-ke-dalam-kulit/

    Hanya dalam tulisan ini Perdana bisa menyelaraskan antara Ilmiah dan Syariah. Sebenarnya tidak ada Dikotomi antara Ilmiah dan Syariah – keduanya saling melengkapi.

    Tulisan ini menjelaskan suatu fenomena yg sering dianggap fenomena supranatural oleh sebagian besar masyarakat kita. Tetapi Perdana dgn sangat baik menjelaskan bahwa fenomena seperti ini bukanlah fenomena supranatural, fenomena ini adalah fenomena natural biasa saja. Perdana dgn sangat baik menjelaskan Hukum Alam dibalik fenomena tsb. Apa yg terjadi secara fisiologis dan apa yg terjadi secara psikologis pada pelaku fenomena tsb semua dijelaskan dgn baik.

    Saya acungkan dua jempol untuk tulisan Perdana ini. Sayangnya sedikit sekali tulisan Perdana yg ada di blog ini yg bisa menyamai kualitis artikel tsb :D

    Bahkan Perdana berani mengatakan ” Sesungguhnya semua orang mempunyai kemampuan untuk melakukan atraksi seperti terlihat pada gambar di atas ” – Inilah dasar suatu fenomena saya sebut sebagai fenomena natural yaitu fenomena yg bisa diulang secara ajeg dan massive. Atau yg Perdana sebut dgn ” Semua orang pun bisa melakukannya ”

    Saya tidak tahu apakah anda pernah membaca tulisan Perdana ini. Tetapi mungkin dgn membaca ini anda bisa memahami mengapa sampai sejauh ini Perdana belum bisa menjawab pertanyaan yg saya ajukan tentang IRIs, Hypnosis dan Kontradiksi yg saya pertanyakan selama ini. Kemungkinan besar Perdana belum tuntas menyelesaikan permasalahan Dikotomi Ilmiah dan Syariah yg ada dalam Pikirannya :D

    Saya tidak akan berpanjang lebar membahas tentang Hypnosis, cara kerja tubuh dan pikiran manusia semuanya sudah tercover dgn baik dalam tulisan Perdana di atas. Anda akan sulit memahami permasalahan ini jika anda tidak menguasai Ilmu Psikologi dan Fisiologi dgn baik.

    Kenali mana prinsip dasar yg bersifat Natural dan mana prinsip dasar yg bersifat Unnatural. Dengan demikian kita bisa mengetahui apakah satu fenomena itu merupakan Fenomena Natural ataukah Fenomena Supranatural.

    Mungkin jika saya sempat saya masih akan coba menulis beberapa tulisan lain untuk anda.

    Membaca penelitian yg dilakukan komunitas anda, saya sangat menyesal tidak membeli Stun Gun yg dulu pernah ditawarkan oleh teman saya. Dalam peragaannya Stun Gun ini sangat efektif untuk self defense – seorang bertubuh tinggi besar dgn mudah “dilumpuhkan” dgn efek kejut aliran listrik alat ini. Kalau saya tahu alat ini bisa menjadi alat Ghost Buster yg efektif tentunya saya tidak ragu untuk membelinya :D

    Mungkin menarik ya jika diadakan penelitian membandingkan efek kejut listrik dan efek ruqyah terhadap praktisi supranatural. Satu kelompok praktisi supranatural ketika sedang melakukan ilmunya kita berikan kejut listrik dgn Stun Gun – sedang kelompok lain kita berikan terapi ruqyah. Kira-kira mana yg akan memberikan hasil yg lebih ajeg dan massive – Kelompok yg diberikan kejut listrik atau kelompok yg diterapi ruqyah ?

    Mana yg lebih efektif untuk “melumpuhkan” praktisi supranatural tsb ? … Pikiran manusia memang ada-ada saja :D

    Pikiran kita sendirilah yg akan membentuk persepsi kita akan dunia. Semakin bersih pikiran kita akan semakin jernih persepsi kita dalam memandang dunia. Semakin kotor pikiran kita maka semakin absurd persepsi kita akan dunia.

    • @Bung Jiwa,

      Mhn maaf, pekerjaan sy padat sekali. Baru sekarang bisa buka2 ke sini.

      Kami memang beruntung mendapat ulasan2 dari anda, terutama ulasan fsikologis efek sengatan listrik. Di perternakannya Sdr Sanno di pasangi juga alat Pengaman berupa kejutan listrik untuk unggas, di sekeliling kandang dipasangi kawat tipis yang sudah dialiri arus agar unggas tidak mendekati dinding kandang. Dan memang betul, unggas (ayam, bebek, angsa) tidak akan menghampiri kabel lagi jika sudah pernah tersengat. Ini mungkin jawaban dari pertanyaan anda tentang tombol biru kpd sy.

      Sebenarnya sengatan kami tidaklah semua harus begitu terasa setrumya (seperti alat kejut standar). Gambarannya seperti begini, coba bung Jiwa ambil charger hp atau multi adaptor dc 500 mA s/sd 1000 mA. Pada arus 3-6 volt jika kabelnya kita tempel2 kan ke permukaan kulit akan terasa seperti digigit semut. Jika dialirkan ke jarum akupuntur yang sdh ditusukkan ke kulit, efek sengatannya seperti dibor (lebih menusuk), hanya titik2 yg dialiri listrik saja sengatan itu terasa (sama seperti akupunturis). Jika kita pakai inverter, efek sengatannya lebih terasa, tapi tetap di daerah titik yg diberi sengatan saja, masih bisa ditahan oleh praktisi untuk mengolah jurus metafisikanya. Sy pernah mendengar dari seorang ustadz, jika oknum jin keluar dari habitatnya, ia sama saja dengan ikan keluar dari air, jadi (mungkin) sekecil apapun arus tersebut merupakan masalah besar bagi oknum.

      Dalam hal meruqyahpun ada cara memukul kepada pasien jika keberadaan oknum diyakini sedang ada/muncul. Seperti pukulan ringan pada ujung jari2 pasien (biasanya mengunakan alat pukul yang terbuat dari karet). Mungkin @sdr Nyimak atau @sdr PA dapat menjelaskan lebih Jauh?? Thks.

      Kompas dapat dipakai untuk mendeteksi keberadaan oknum(td/tm tertentu). Coba dekatkan kompas pada praktisi td/tm yang sedang mengolah tdnya. Jika jarum kompas bergerak (berputar), bisa diindikasikan oknum mulai bekerja/muncul. Jarum kompas bisa juga tdk bergerak jika ditaruh dekat praktisi. Kompas disini hanya alat bantu tambahan saja.

      @sdr Nyimak dan @sdr Perdana, apakah kita boleh menggunakan kompas/alat lain pd saat meruqyah? Maaf sy tdk bermaksud aneh2. Mhn masukannya.

      (….

      Sebenarnya kami berharap sdr Jiwa01 mengulas hypnosis metafisika, mungkin di lain waktu/tempat yah?! Insya Allah kami akan mengikuti diskusi2/tulisan2 anda, sebab beberapa ulasan anda di kolom lain, cukup mengobati rasa penasaran kami yang dahulu kami pertanyakan. Pengetahuan kami memang sedikit, dan alhamdulillah melalui blog ini kami mendapat pengetahuan yang cukup berarti.

      Di kolom ini :

      http://metafisis.wordpress.com/2010/02/05/hipnotis-menurut-islam/

      …..rupanya mulai/sudah ada diskusi yg lebih luas mengenai hypnosis. Dan Sdr PA sedikit mengulas hypnosis yang dicurigai adanya oknum. Rasanya akan semakin menarik bung Jiwa berdiskusi juga. Mungkin sy juga akan bergabung di sana.
      (..

      Sekali lagi terima kasih kepada @Bung Jiwa atas ulasan, komen dan masukan kepada kami. Dan jangan bosan menulis yah! Selain kami ternyata banyak juga yg suka dengan tulisan anda.

      Juga kepada @Sdr Perdana Akhmad, semoga blog anda dapat menjadi ladang amal bagi kita semua.

      @sdr Nyimak, jgn bosan jawab yah.. kalau sy bertanya, terima kasih.

      Kepada semuanya, mhn maaf jika ada tulisan yg tidak berkenan di hati.

      Assalamualaikum.

      • Dalam hal meruqyahpun ada cara memukul kepada pasien jika keberadaan oknum diyakini sedang ada/muncul. Seperti pukulan ringan pada ujung jari2 pasien (biasanya mengunakan alat pukul yang terbuat dari karet). Mungkin @sdr Nyimak atau @sdr PA dapat menjelaskan lebih Jauh?? Thks.

        Syaikh Wahid Abdus Salam bali mengatakan keberadaan jin dalam salah satu bagian tubuh biasanya bisa dirasakan oleh pasien berupa getaran halus disalah satu bagian tubuh atau merasa seperti ada aliran listrik yang mengalir.
        Seorang penerapi (mu’alij) yang berpengalaman bisa mendeteksi tempat bersembunyi jin dari getaran salah satu bagian tubuh pasien. ketika sudah diyakini keberadaan getaran tersebut maka seorang penerapi akan mengetok/memukul/menekan bagian tubuh tertentu dari pasien dan tingkat keberhasilan menaklukkan / mengalahkan jin amat besar jika kita berhasil memukulnya dengan telak…..
        Ketahuilah bahwa jin berjalan dalam tubuh melalui aliran darah dan wujud bentuk jin dalam aliran darah berwujud energi, saya katakan energi karena jin diciptakan dari api (api adalah wujud energi panas).
        Saya ketika dahulu selama beberapa bulan diterapi untuk mengeluarkan semua jin dalam tubuh saya yang amat banyak, dapat merasakan gerakan jin dalam darah saya seperti arus listrik yang mengalir. Bagi mereka yang pernah diruqyah tentu akan merasakan adanya kesemutan seperti disetrum listrik pada bagian tubuh tertentu (biasanya tangan/kaki) yang mngindikasikan adanya gerakan dan berkumpulnya jin pada bagian tubuh tertentu…… orang yang diruqyah biasanya akan mendapatkan kepekaan alamiah untuk bisa merasakan gerakan jin tersebut. Maka biasanya seorang mu’alij akan menanyakan pada pasien “apakah merasakan getaran tertentu disalah satu bagian tubuh, merasakan arus listrik, kesemutan, panas, kedutan dll (yang selanjutnya akan ditekan/dipukul) dan biasanya pasien dapat merasakannya.

        Kompas dapat dipakai untuk mendeteksi keberadaan oknum(td/tm tertentu). Coba dekatkan kompas pada praktisi td/tm yang sedang mengolah tdnya. Jika jarum kompas bergerak (berputar), bisa diindikasikan oknum mulai bekerja/muncul. Jarum kompas bisa juga tdk bergerak jika ditaruh dekat praktisi. Kompas disini hanya alat bantu tambahan saja.

        @sdr Nyimak dan @sdr Perdana, apakah kita boleh menggunakan kompas/alat lain pd saat meruqyah? Maaf sy tdk bermaksud aneh2. Mhn masukannya.

        Saya jadi ingat film vampire cina, dimana seorang pendeta mendeteksi vampire menggunakan patkwa ( seperti kompas) :) …….saya belum pernah mencobanya untuk membuktikannya :) apakah anda sudah pernah mencobanya ?
        Saya pribadi ga anti sarana modern dalam membantu pelaksanaan ruqyah seperti menggunakan pengeras suara, salon, VCD, kaset ruqyah, jika para ulama dahulu seperti imam ahmad bin hambal menggunakan terompahnya untuk memukul jin jika ga mau keluar, atau Ibnu taimiyah pake tongkat kayu untuk memukul jin dalam tubuh pasien maka kita pake sarana lebih modern seperti pemukul karet, alat pijat refleksi dll . namun untuk kompas saya belum tahu korelasi bahwa jin memiliki medan maghnet yang cukup untuk menggerakkan jarum kompas.

      • Asskum Mas Perdana.

        Kmrn sy udah balas posting disini, mungkin ga kekirim… error server??

        Dulu, kalau kompas kita tembak pakai td/tm (telapak tangan didekatkan pd kompas), jarumnya bergerak. Lalu dicoba didekatkan pd praktisi, ternyata bergerak. Ini Teori cocoklogi td electromagnet tubuh, ada juga pada pukulan jarak jauh, perintah tdnya menggerakan jarum kompas (berarti bukan medan magnet). Sy pernah liat Tetada Klmsd ada kemampuan telekinesis juga kok.
        (note : kemampuan td elektromagnet ada dilevel mahir).

        Sy pernah menggunakan kompas saat meruqyah teman sy, tapi tidak bergerak. Ga sy coba lagi karena pernah ditegur itu bid’ah! makanya sy tanyakan kepada anda.

        Insya Allah nanti ada beberapa pertanyaan tentang ruqyah, akan sy tulis dikolom tentang ruqyah. Nanti tolong diulas yah.

        Terima kasih masukannya.
        Semoga Allah memberikan balasan baik/pahala kepada anda, amin.

      • MAS PERDANA BERKATA:
        Seorang penerapi (mu’alij) yang berpengalaman bisa mendeteksi tempat bersembunyi jin dari getaran salah satu bagian tubuh pasien. ketika sudah diyakini keberadaan getaran tersebut maka seorang penerapi akan mengetok/memukul/menekan bagian tubuh tertentu dari pasien dan tingkat keberhasilan menaklukkan / mengalahkan jin amat besar jika kita berhasil memukulnya dengan telak…..

        APAKAH INI BUKANLAH GEJALA ILMU METAFISIKA? TENAGA DALAM? BUKANKAH ILMU “MERASA” ITULAH KEILMUAN TM/TD??

      • Mendeteksi getaran bukan seperti cara praktisi tenaga dalam, mendeteksi getaran menurut syaikh wahid abdus salam bali dengan memegang langsung bagian tubuh tertentu seperti kepala, tangan/kaki jika ada gerakan-gerakan aneh/tidak wajar sepeti kulit kedutan maka dicurigai ini adalah gerakan jin, mendeteksi getaran dengan tidak memegang dengan cara melihat secara fisual seperi ujung jari bergetar secara aneh, pipi bergetar secara continue maka dicrigai jin sedang berada dibagian tersebut. atau gerakan tubuh yang bergetar, gerakan tangan/kaki yang bergetar (bergerak tidak beraturan sperti orang gila) ini bisa jadi alat deteksi adanya jin dalam tubuh seseorang.khusus mendeteksi gerakan aneh pada kulit butuh pengalaman yang banyak untuk mngetahuinya.

      • PERTANYAAN SAYA:
        Apakah ini bukanlah perilaku bid`ah?
        Apakah dalam hadist yang memuat ttg rukyah, Nabi Saw juga pernah bersabda begitu?

        MERASAKAN GETARAN-GETARAN?
        Dan bahwa, jin bisa dideteksi dg cara begitu?

      • SAYA SETUJU DG JIWA01

        Pikiran manusia memang ada-ada saja

        Pikiran kita sendirilah yg akan membentuk persepsi kita akan dunia. Semakin bersih pikiran kita akan semakin jernih persepsi kita dalam memandang dunia. Semakin kotor pikiran kita maka semakin absurd persepsi kita akan dunia.

      • SELANJUTNYA MARI KITA KAJI AYAT BERIKUT:

        Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS, 17: 36)

  24. daripada latian yang nggak jelas.. lebih baik latihan jogging, angkat beban, memanah, berkuda, berenang, dan fisik yang bisa kelihatan hasilnya.

  25. PAK JIWA01 BILANGl:
    Pikiran kita sendirilah yg akan membentuk persepsi kita akan dunia. Semakin bersih pikiran kita akan semakin jernih persepsi kita dalam memandang dunia. Semakin kotor pikiran kita maka semakin absurd persepsi kita akan dunia.

    HOHOHOHOHO
    Selalu Menarik Ulasan Anda!

  26. @jiwa
    “Mungkin menarik ya jika diadakan penelitian membandingkan efek kejut listrik dan efek ruqyah terhadap praktisi supranatural. Satu kelompok praktisi supranatural ketika sedang melakukan ilmunya kita berikan kejut listrik dgn Stun Gun – sedang kelompok lain kita berikan terapi ruqyah. Kira-kira mana yg akan memberikan hasil yg lebih ajeg dan massive – Kelompok yg diberikan kejut listrik atau kelompok yg diterapi ruqyah ?”

    hahaha…luarbiasa…two thumbs up bwt bung jiwa…anda emg orangnya kritis…. like this!!

    @PA…jgn anggap stun gun ada jin ya…. :D
    “Makhluk yang bernama jin dari semenjak zaman Nabi Sulaiman sudah memiliki teknologi yang amat canggih….. maka bukan suatu hal yang mustahil jika jin dapat memanipulasi teknologi manusia sperti menghack kartu ATM hingga berisi saldo dengan uang yang diinginkan.”
    “Contoh lainnya kemampuan ilmu kebal yang dimiliki seseorang yang memakai azimat, esensinya bukan kekuatan ghoib pada azimat tersebut yang membuat kebal melainkan teknologi jin yang mampu memadatkan molekul kulit manusia hingga sekeras batu.”…….

    waduuuchh……baru tau jin punya teknologi canggih….skalian minta bikinin nuklir aja gan, bkn bwt perang loh….min bwt PLTN lah :D ….ckckckck

    btw…. paan ya namanya, teknologi jin yg bsa bkin molekular kulit jd sekeras batu…:D :D :D

  27. anda harus terlibat dulu dalam suatu organisasi tenaga dalam baru berkomentar
    syahadat dan menyebut nama tuhan dalam latihan itu hanya bertujuan u/ selalu mengingat tuhan dimana pun berada
    mengenai tenaga dalamnya, tenaga dalam bukan ilmu jin atau setan, jelas, ilmu tenaga dalam dapat dibuktikan dengan ilmu ilmiah
    perubahan meta fisika, zat besi yang terdapat dalam tubuh, itu semua bersifat alamiah dan ilmiah
    dan ilmu tenaga dalam tidak pernah memberikan sugesti terhadap se2org, tenaga dalam bekerja jikalau kita melakukan gerakan tertentu, jikalau tidak, tenaga dalam pun tdk bekerja, sama halnya kita makan, ketika kita makan, kita akan kenyang, jikalau kita tdk makan, kita akan merasa lapar
    mohon ditinjau dulu, dari segi mananya tenaga dalam berbau syirik????

  28. kalau boleh nanya juga
    1. emang rukyah bisa dijelaskan secara ilmiah?
    2. bisa jelaskan ilmu ilmiahnya?
    3.seberapa efektif pengobatan rukyah, tenaga dalam atau metafisik dan kedokteran modern apabila di gunakan?
    4.kalau dari biaya mana yg lbh murah?
    masih banyak lg yg mau di tanya, sbb kalau baca blog ini bingung pake istilah bahasa susah lah, pake bahasa aneh dan anta berantah lah (cacian) jadi mana yg benar dan salah malah tidak jelas arahnya.

  29. tidak akan terjadi hari kiamat sebelum pohon dan batu berbicara hai orang muslim dibelakangku ada yahudi bunuhlah dia ( hadist buchori muslim )
    pertanyaan saya apakah bisa diteliti secara ilmiah bahwa pohon dan batu bisa berbicara,karena pohon dan batu makhluk allah..
    Monggo pencerahanya,

  30. bwt para ulama sebaiknya jangan sok tahu,,,,,
    karena manusia tidak bisa tahu segalanya dan hanya ALLAH – lah yang tahu segalanya baik yang benar dan salah…..
    jadi jangan terlalu sok tahu,,,karena anda sama saja dengan ingin melebihi pandangan ALLAH SWT…..

  31. kita tidak percaya tenagadalam:
    1.kenapa harus orang atau lembaga lain yg meneliti benar tidaknya tenaga dalam?
    2.Kenapa bukan kita sajah yg meneliti sendiri ,jgan nyuruh IRIS yg notabene orang2 atheis?
    Gk punya nyali untk membuktikannya ya?

    • dengan menyebut Nama Allah yg Maha Pengasih lagi Maha penyyayang,

      sungguh saya merasa “geli” ketika memabaca pernyataan @kang anton diatas.
      perbandingannya begini;
      coba anda pikir, apakah bisa anda membuat KTP sendiri, diberi cap sendiri, diberi nomor identitas sendiri, dan jadilah KTP asli??
      tentu KTP tsb tidak bisa diakui keabsahannya.
      untuk mendapat ktp asli tentu anda harus mendapatkan surat dari kelurahan, kecamatan, kabupaten, kemudian diproses oleh badan sensus, badan kewarganegaraan,dst, baru ktp yang asli itu ada.

      kalau tenaga dalam itu benar menurut penelitian anda sendiri, tentu itu sama sekali tidak obyektif.
      silahkan anda pikirkan dan lepaskan “kacamata kuda” yang anda pakai itu.

      untuk menjawab pertanyaan anda yg saya kutip dibawah ini :

      Gk punya nyali untk membuktikannya ya?

      saya jawab; pembuktian seperti apa yang anda inginkan??dan untuk membuktikan apa??
      apakah untuk membuktikan tenaga dalam itu ada??
      atau untuk membuktikan tenaga dalam itu sesat??

      saya tunggu jawaban anda

      • @ susuhunan

        Udah banyak kritik soal kerjasama IRiS ama PA ini terutama oleh Jiwa01 tapi PA sama sekali ga brani jawab kritikan Jiwa01.

        Di atas juga udah ditulis oleh Jiwa01 apa TD itu termasuk ” khawariqul ‘adah ” – Presiden IRiS aja bisa kok ngajarin TD dalam satu hari langsung jadi Master TD.

        Noh saktian mana praktisi TD ama Presiden IRiS.

        Trus napa PA cuman nyerang praktisi TD sama sekali ga ada nyali nyerang IRiS yg sebenernya juga kumpulan Tukang Sihir ( Ahli Hipnotis ). Malah Presiden IRiS brani klaim dia lebih sakti dari praktisi TD.

        Kalo TD mau dianggep Hoax ya lepasin dong tuduhin pake Jin-nya. Masa hoax pake jin. Dan lagi artinya klaim kesaktian Presiden IRiS yg katanya bisa ngajarin orang jadi Master TD dalam satu hari juga hoax.

        Tapi kalo TD dianggap sesat ya konsekuen dong IRiS yg kumpulan tukang sihir ( ahli Hypnotis ) juga harus dianggap sesat. Jangan malah kerjasama ama IRiS. Gimana sih.

        Sekarang terserah PA maunya gimana – jawab tuh kritikan Jiwa01.

        Pointnya gini deh Perdana kan bagi 3 Fenomena TD
        1. Sugesti
        2. Hoax / Trik / Tipuan
        3. Bantuan Jin

        Ya udah jelasin aja aliran TD mana yg masuk sugesti, yg mana yg Hoax ama yg mana bantuan jin – beres kan

        Ngomong2 Jiwa01 kemana ya … dibanned ya …

  32. Gak ada yang salah 100 % … atau yang salah 100 % … yang paling salah yang merasa paling benar … yang merasa paling sakti …. yang salah adalah yang menganggap hidup ini hanya HITAM sama PUTIH ….

  33. Gak ada yang salah 100 % … atau yang BENAR 100 % … yang paling salah yang merasa paling benar … yang merasa paling sakti …. yang salah adalah yang menganggap hidup ini hanya HITAM sama PUTIH ….

  34. Ibnu Taimiyah & Ibnu Taimiyah gak pernah nyebutkan hadits riwayat imam yg lain. kayaknya cuma Ibnu Taimiyah yg paling benar dalam meriwayatkan hadits.. huuuff..

  35. pak qurais sihap pernah berkata bahwa di dalam diri manusia banyak sekali potensi yang luar biasa yang belum di ketahui, krn belum di ketahui,.. ya kita anggap aja itu gaib, mungkin suatu hari nanti klo tehnologi semakin maju semua akan terjawab, seperti melihat aura manusia atau benda lainnya, dulu yang bisa melihat aura manusia hanyalah orang 2x tertentu yg punya kelebihan entah anugerah dari allah atau bantuan mahluk lainnya. tapi sekarang kan udah ada tehknologi foto aura beres kan… tinggal klik aja. dan itu harusnya lebih mendekatkan diri kita pada allah yang maha ghaib. berdakwah sesuai zamannya, jika zamannya nabi perang menggunakan pedang dan kuda maka nabi ahli dlm berkuda & pedang namun jika musuhnya ahli menggunakan pistol ato tenaga dalam? kira 2x gimana, nggak mungkin rosull ngotot tetap menggunakan pedang aja, tul nggak… menurut saya, tenaga dlm bagus, karate jg bagus tinggal niatnya aja apa.. seperti aa gym bilang, semakin byk ilmu seseorang semakin mudah hidupnya, semakin sedikit ilmu seseorang semakin susah hidupnya.

    sedikit cerita, suatu hari temanku yg bertugas sebagai DLLAJR sedang mengatur lalu lintas di sebuah terminal yg sedang ada acara tertentu di luar biasanya, sehingga ada perubahan jalur msk terminal. namun tiba 2x ada seorang supir bus yg nggak terima, dia langsung cabut pisau dan mengejar teman saya, teman saya berusaha lari dan pasrah, namun sblum pisau itu menembus perutnya, tiba 2x supir itu terpental & terguling 2x diaspal, temanku kaget ada apa ini. supir itu bangkit lagi dan berusaha menyerangnya, tp alhamdulillah dia terpental lagi. temanku baru sadar bahwa dulu dia pernah belajar tenaga dlm. alhamdulillah atas ijin allah dia selamat hari itu. untungnya dia belajar tenaga dalam, klo dia belajar internet mungkin dia yg nulis coment ini, itu pun klo dia selamat he he….ingin mudah hidupnya? ikuti tuntunan agama….seperti aa gym bilang, semakin byk ilmu seseorang semakin mudah hidupnya, semakin sedikit ilmu seseorang semakin susah hidupnya.
    salam,..

  36. Assalamu’alaikum
    Tenaga dalam memang membuat orang tertarik untuk mempelajarinya. Back to basic, Innama al-ilmu ‘indallooh.
    Tidak baik seseorang yang mudah bilang bid’ah, ingat padahal disekitar kita juga banyak bid’ah, tidak semuanya bid’ah itu dilarang, seperti hal nya kita belajar pengolahan nafas yang dibarengi dengan membaca beberapa do’a. Justru itu lebih baik, karena disamping kita latihan secara fisik juga diikuti dengan permohonan kepada yang menciptakan kekuatan itu, begitu juga dengan do’a itu berarti kita berusaha selalu zdikir (ingat) kepada yang memberikan kekuatan (tenaga dalam) tersebut.
    Pengalaman pribadi saya, memberi kesimpulan bahwa banyak cara untuk mempelajari dan merasakan kekuatan tenaga dalam.
    Jadi intinya jangan terlalu mudah bilang bid’ah, karena ajaran Islam itu tidak membatasi kita untuk berkembang ke arah yang lebih baik. Bid’ah ada dua kelompok, bid’ah khoiroh dan bid’ah dholalah.
    Wassalamu’alaikum

  37. Anda jangan terburu buru mengatakan jika tenaga dalam tetada atau perguruan manapun berasal dari setan.Janganlah terburu buru serampangan menuduh dan picik dalam berpikir.Anda mesti tau betul, mengerti betul bagaimana metode tetada dalam membangkitkan tenaga dalam.Kenapa kita sebagai manusia dilebihkan dari mahluk mahluk ciptaan Alloh SWT yg lainnya? karena manusia memang mahluk ciptaan Alloh SWT yg paling sempurna dari mahluk yg lain, bahkan malaikat sekalupun. Salah satunya karena manusia diberikan akal.Sangat banyak kelebihan yg ada didalam tubuh manusia itu sendiri yg baru bisa diketahui oleh berkembangnya teknologi modern saat ini.Yang ternyata semua itu riil dan rasional.Kita ambil contoh kecil, kemampun telepati. Semua manusia yg masih bernyawa mempunyai kemampuan telepati. Akan tetapi tidak banyak manusia yg mau memperhatikannya.Hubungan psikis antara ibu dan anak adalah bentuk dari telepati, dimana terkadang seorang ibu merasakan ‘sesuatu’ jika terjadi sesuatu pada anaknya. Ini adalah anugrah Alloh SWT, suatu kelebihan yg diberikan oleh Alloh SWT kepada manusia. Belajar tenaga dalam sama halnya dg berlatih fitness seorang binaragawan. Mari kita perhatikan bersama. Seorang yg ingin mempunyai badan besar berotot, dia tidak bisa mndapatkannya begitu saja tanpa berlatih mengangkat beban. Dia harus berlatih mengangkat beban secara kontinyu dengan berat beban yg secara kontinyu bertambah untuk merangsang berkembangnya otot.Saya yakin mengangkat beban untuk mnjadikan otot berkembang adalah bukan ajaran setan. Bukan juga ajaran Rosul, karena jaman Rosul dulu belum ada gym dan tempat fitness seperti sekarang ini. Lalu apakah dengan jaman sekarang ini yg semakin berkembang kemudian ada gym dan olah raga binaraga adalah haram hukumnya? saya rasa amat sangat picik pandangan dan cara berfikir seperti itu. Lalu apakah salah seorang yg mengangkat beban kemudian didahului membaca basmalah. Yg semata mata bagi dia untuk mengingat Alloh SWT sj. Betul memang tidak pernah ada tuntunan membaca basmalah sebelum mengangkat beban, tapi akankan tindakan tersbut anda katakan adalah suatu ajaran setan??? Karena tidak ada tuntunannya sama sekali dalam Al Quran maupun Al Hadist. Dalam olah raga binaraga pun ada larangan-larangan yg tabu untuk dilakukan, seperti mengkonsumsi steroid semacam obat untuk mempercepat pertumbuhan otot tetapi obat tersebut dilarang dikarenakan sangat mebahayakan pemakainya. Sama halnya dengan tenaga dalam jikalau mendapatkan tenaga dalam dg cara klenik, memuja setan, memberi sesaji, meberikan tubal dan lain2nya, itulah yg tidak diperbolehkan alias haram. Akan tetapi jika di dapat murni dari olah pernafasan diri kita sendiri tanpa sesaji dsb, masihkah anda mengatakan itu haram? Sama pula halnya dengan kita mendapatkan uang. Uang tetap uang. Yang menjadikan haram halalnya uang adalah bagaimana cara kita mendapatkannya. Dari hasil usaha kerja keras kita atau dari hasil mencuri, riba dll. Uangpun bisa digunakan di jalan baik atau buruk, saya rasa anda sepakat tentang hal ini. Seorang binaraga dia bisa mengaplikasikan kekuatan ototnya untuk hal baik ataupun hal buruk. Menjadikannya seorang yg sombong dan congkak karena mempunyai badan besar, gemar memamerkan badannya dan sok jago, itu adalah pengaplikasian yg salah .Sama halnya dengan tenaga dalam, jika sesorang yg sudah mumpuni dalam mengolah tenaga dalam, dia bisa mengaplikasikannya untuk tujuan baik maupun buruk. Jadi haram atau halanya, pahala atau dosanya terletak dari bagaimana tenaga dalam itu diperoleh dan bagaimana dalam mengaplikasikannya.

  38. Sebenarnya diskusi ini tk ada gunanya karna sulit manemukan titik temu karna kita berdiskusi dgn orang yng gk faham apa itu tenaga dalam apa itu ilmu sihir semua di samaratakan pokoknya yg gk sealiranya di anggap bid,ah bahkan di kafirkan jadi sulit untuk mencari titik temu

  39. susah ngomong ama yang ngaku salaf, yang sesuai dengan pemahamannya aja di ambil dalil2nya, yang gak sesuai dalil2nya diumpetin…, bagaimana dengan orang indigo, yang sejak kecil tdk mbelajar, dia mengetahui alam ghaib, apa tu juga termasuk sihir?kolot baget salaf ni kalo coment….hnya berpatok fatwa syaikh2nya….ke laut aje..

      • Askm Ustadz Perdana, ap kbr? Smg sehat walafiat dan selalu dlm Lindungan-Nya Amin.

        Mhn maaf baru dibalas karna kesibukan. Sy Ijin bercerita dulu y pak Ustadz, sy kenal dan ikut Tetada Kalimasada pada tahun 1997 saat sy kelas 3 SMP smpai SMA kelas 1. Sy dikenalkan TTKM oleh Ayah sy yg kebtulan seorang ASPEL yg merintis,membawa kalimasada ini masuk di Maluku Utara (Ternate).

        Sy merupakan angkatan ke 1 di Ternate sy ingat sekali mantan Kabareskrim Pak Susno Duadji (wktu itu msh Kaporles Ternate) serta bbrp pejabat juga seangkatan dgn sy. Tingkatan sy di kalimasada adalah penghayatan. Dmn dlm latihan jurus setlah jurus reguler ad segmen tingkt penghayatan sperti menari smbil berzikir.

        Sy ingat sekali wktu itu pernah diminta oleh Guru Besar Puasa Mutih 1 mnggu alasannya utk membuang racun tubuh dan memudahkan penyerapan energi alam karna pad wktu itu kita akan mengadakan penyerapan energi Bumi dan Laut, utk Bumi kita tidur melihat bulan dua tangan menyamping sejajar punggung dibuka dan diperintah utnk merasakan getaran di telapak tangan smbil disuru berzikir, kalau laut kita berendam kira2 setinggi dada dua tangan di didalam air telapak dibuka dan diminta merasakan hal yg sama. (Spertinya hal2 diatas tdk ad tuntutan dlm Islam).

        Proses adu Pancar Tenaga dalam wktu itu diselenggarakan utk acara besar kenaikan tingkat dan latihan gabungan, peserta dtg dari wilayah ternate dan Halmahera. Yg menjadi peserta adu pancar dan demo adlah peserta senior termasuk sy, pada saat adu pancar pertama kmi semua diperintah utk menyerang Guru Besar secara emosi dan dihimbau merasakan gelombang tenaga dalam ;). Saat melihat peserta blm ad yg terpental sang guru meminta kami menurunkan kuda2 (biar lemas kali). Diminta lebih emosi. Bgitu melihat ada teman disamping terpental sorak2an riuh peserta gabungan (wow) semgat melihat kehebatan Gurunya. Hehe. Sy pun krn capek jg kuda2 udh turun maka sy ikutan mental atas inisiatif sendiri (terbawa suasana). Kl tmn tanya rasa ny apa sy blg aja ad glombang panas. Hehe.

        Selain itu sy jg demo melapisi boklam neon kemudian dijatuhkan tp tak pecah.( Ini boklam alat2 demo dibawa khusus dari Surabaya) tdk diperbolehkan bawa sendiri. (Why ya.. Hehe)

        Oh ya ada jg proses pengisian/pembukaan cakra dilakukan pada saat kenaikan tingkat, guru Besar memegang tulang ekor sy, disuru berzikir kmudian dia seperti melakukan kuncian.

        Sejak kelas 2 SMA itupun sy tdk ikut lgi krn melanjutkan SMA kelas 2 di Muhammadiyah 3 Yogya. di Yogya sy bnyk bergaul serta berbagi pandangan dgn tmn2 yg sering ikut terapi ruqiah dan juga terbentuk oleh bimbingan guru2 sekolah sy sehingga sy berpendapat bahwa ajaran yg tdk ad tuntunannya dlm islam lebih baik ditinggalkan. Dgn demikian sejak saat itu sy tdk lg mempraktekkan dan menerapkan ajaran yg bisa dilakukan secara jarak jauh seperti mengobati org lain dan diri sendiri.

        Mgkin sekian dlu dari sy Ustad.. Wssalm wr wb

  40. Kayanya tenaga dalam murni ga sehebat karomah atau istrijod deh… Yang kedua hal itu tak bisa di pelajari. Tapi tenaga dalam bisa di pelajari baik pake rituil atau kagak, kayak pelatihan karate atau kungfu lah. Yang manfaat tidaknya tergantung orang yang memilikinya

  41. Ulama 2 Islam yang menganggap zaman terbaik pada periode Nabi (Abad 6) adalah ,salah total karena ilmu pengteahuan dan peradaban pada saat itu sangat primitiv dibandingkan sekarang Abad 21.
    Nilai 2Islam sendiri pada saat tersebut tidak satupun yang dapat dianggap bernilai luar biasa baik dari segi akhkak dan moral jika dibnadingkan dengan keaadaan sekarang di abad 21.
    Unttuk men test tesis/argumen saya diatas maka silahkan cari orang yang bisa jadi saksi lan sung di zanan abad 6 tersebut yang dapat dijadikan contoh bagi perilaku adab zaman sekarang abad 21.

  42. kami dlm tetada yg sekarang tidak berlatih kalimasada untuk mencari tenaga dalam. tetapi untuk mengolah nafas dlm setiap gerakan dengan mengingat Tuhan. :) jadi jika ternyata setelah latian kami teryata bisa tenaga dalam ya kemunkinan besar karena sering berlatih olah nafas dan selalu ingat Tuhan.
    Dalam setiap aplikasi pun kami selalu menyebut Nama Tuhan. Sombong sedikit saja kami selau gagal.. jadi kami tetap berpegangan penuh dengan nama Tuhan dalam setiap langkah kami. kami di tuntut selalu berdzikir dimanapun kami berada kecuali tmpt yang bukan tmptnya berdzikir. :)

    mohon maaf jika salah. karena manusia tempatsa salah. :)

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s