IMAM GHAZALI BUKAN AHLI JIMAT! Bantahan Buat Dukun Ahmaq (wongalusaceh)

Tulisan ini saya kaji dan saya cari rujukannya dari penjelasan dan penjabaran para ulama yang akan membersihkan nama Imam Ghazali dari tangan-tangan kotor seperti Dukun Ahmaq yang secara membabi buta meyakini bahwa Imam Ghazali mengajarkan rahasia buat jimat, ilmu sihir dan berbagai macam ilmu ghoib lainnya.

Imam Ghazali adalah salah satu aulia Allah yang ilmunya diakui oleh para ulama, walaupun beliau seorang ulama namun beliau tidaklah lepas dari kesalahan dan cela sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu taimiyah. Ibnu Taimiyah berkata “ al-Ghazali sekalipun cerdas ketika mendalami ilmu kalam dan falsafah, lalu dia terjun ke jalan zuhud, riyadhah, dan tasawwuf, justru tambah bingung dan tidak bisa memutuskan sesuatu, kemudian beliau menggunakan jalan kas yaf sebagai alasan terakhir dan itu hanya kilah belaka. Setelah itu beliau kembali ke jalan ahli hadits dan mengarang kitab Iljamul Awwam’an ‘ilmi kalam. ( Majmu Fatawa ibnil Taimiyah 63/4)

Muhammad al-Amin bin Muhammad bin al-Mukhtar al-jikuni al-Syinqithi berkata, “Bukan satu orang menyebutkan bahwa Imam Ghazali di akhir hayatnya bertaubat dan kembali membaca kitabullah dan menghafal beberapa hadits yang shahih dan mengakui bahwa kebenaran adalah apa yang terdapat dalam kitabullah dan sunnah rasul-Nya.

Sebagian ulama juga menyebutkan bahwa ketika Imam al-Ghazali meninggal dunia, diatas dadanya terdapat kitab shahih al-bukhari.

Fakhrur Razi yang dikenal sebagai tokoh falsafah itu pun menyatakan tobat diakhir hayatnya dan megakui bahwa jalan yang paling tepat adalah mengikuti al-Qur’an dalam memahami sifat-sifat Allah, beliau berkata : “ Sungguh aku telah mencoba beberapa teori ilmu kalam aturan falsafah. Aku tidak menjumpai hal yang bisa  menyegarkan orang yang haus atau menyembuhkan orang sakit. Sungguh aku tahu jalan terdekat adalah jalan al-Qur’an” ( adhwa-ul bayan juz 7 hal 296)

Ustadz Abdul Qadir Attamimi membuktikan bukti kitab al-Munqidz Minad Dholal yang didalam kitab tersebut menjelaskan bahwa Imam Ghazali anti perukunan, juga anti jimat. Keterangannya sebagai berikut : “ Aneh sekali orang  yang percaya dengan hal tersebut ( wifiq dan angka), lalu tidak  percaya bahwa ketentuan shalat subuh dengan dua rakaat. Dzuhur dengan 4 rakaat, maghrib dengan 3 rakaat dan isya dengan 4 rakat yang seluruhnya punya khasiat yang tidak dietahui menurut pandangan ilmu hikmah kecuali Allah.

Lalu Ustadz Abdul Qadir Attamimi menegaskan telah beredar buku al-aufaq (yang terjemahannya berjudul Kumpulan Ilmu Ghaib ) yang dinyatakan dan disandarkan, dinisbatkan atau dituduhkan sebagai karangan / tulisan Imam Ghazali.

Memang tidak bisa  dipungkiri Abu hamid ini pernah terjerumus dalam paham tasawwuf dalam tingkat yang mendalam. Meski begitu tidak boleh percaya begitu saja bahwa buku-buku tersebut betul-betul tulisan beliau. Sebab banyak pihak yang menyandarkan atau menisbatkan sesuatu pada orang lain.

Seperti Kitab ar-Rahmah fi ath-Thibb wa al-Hikmah . Buku ini dinisbahkan kepada Imam Jalaluddin as-Suyuthi dan telah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dengan judul “Pengobatan dan Hikmah” diterbitkan oleh Penerbit Cendekia, Jakarta. Syaikh Ibrahim Muhammad Jamal – seorang ulama Mesir dalam bukunya yang berjudul As-Sihr: Dirasah fi Zhilal al-Qashash al-Qur’ani wa as-Sirah an-Nabawiyah menyatakan bahwa kitab ini tidak benar merupakan tulisan atau karya Imam as-Suyuthi. Selanjutnya tulis beliau, kitab ini karangan As-Subairi al-Muqri, akan tetapi khattat (penulis khat) dari Penerbit Al-Bab al-Halabi, Mesir menuliskan pengarang buku ini secara keliru. Sama halnya dengan buku Al-Aufaaq yang dikenal sebagai karya Imam al-Ghazali, rasanya perlu dicek ulang apakah ini benar sebagai karya ulama atau jangan-jangan salah tulis seperti kitab ar-Rahmah itu.

Dalam kasus Imam Ghazali, lebih berhati-hati dalah sikap yang terbaik, karena menyangkut nama orang, sebuah dosa kalau ikut menyebarkan sesuatu yang tidak semestinya bisa disandarkan atau dinisbatkan pada orang  lain. Kecuali ada bukti dan catatan akurat bahwa karya tersebut secara meyakinkan memang tulisan beliau. Semoga Allah Ta’ala mengampuni kita dan Imam Ghazali.

Abdurrahman badawi mengumpulkan karya-karya Imam Ghazali dan mengumpulkan/mengelompokkan menjadi beberapa bagian tentang kitab-kitab karya Imam Ghazali sebagai berikut :

  1. 72 kitab yang pasti karya imam Ghazali
  2. 22 buah kitab yang masih diragukan sebagai karya Imam Ghazali
  3. 31 kitab yang lebih layak bukan karya Imam Ghazali kebanyakan kitab jimat, sihir dan ilmu hitam dan kitab Al-Aufaq ini dimasukkan dalam kitab-kitab bukan karya Imam Ghazali.
  4. 96 buah kitab kecil yang diambil dari kitab-kitab karya Imam Ghazali, lalu dijadikan itab-kitab tersendiri
  5. 48 buah kitab plagiat/jiplakan dari kitab-kitab  karya Imam Ghazali
  6. 106 buah kitab yang masih tidak diketahui identitasnya  atau karakternya
  7. 76 buah manuskrip yang disandarkan/dinisbatkan kepada Imam Ghazali

Dalam Kitab Al-Aufaq yang dinisbahkan pada Imam Ghazali menjelaskan tekhnik ilmu hitam dengan mencampuradukkan ayat suci Al_Qur’an untuk menyantet/menyakiti seseorang secara ghoib. Kitab al-Aufaq telah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dengan judul kitab “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya yang dialih bahasakan oleh Ustadz Masrab dan Suhaemi. Ustadz Masrab dan Suhaemi mengatakan dalam kata pengantarnya bahwa mereka menterjemahkan kitab Al Aufaq buah karya Imam Ghazali. Namun jika kita lihat isi dari buku  tersebut sangat jauh dari kesan buah karya Imam Ghazali. Sebab isi dalam buku tersebut adalah kumpulan tekhnik dan tata cara untuk menyihir dan menyakiti orang lain. Pada kesempatan ini saya akan membahas dan membongkar beberapa contoh “kebusukan” isi buku tersebut (jika akan dibahas semua niscaya akan membutuhkan berjilid-jilid buku).

Pada buku “Kumpulan Ilmu Ghaib” tersebut dijelaskan cara untuk menyihir agar seorang wanita tidak bisa menikah yang celakanya menyebut Allahuma..… . Dibawah ini Azimat yang ditulis dan ditaman dirumah wanita tersebut yang akan berakibat wanita tersebut tidak akan kawin selama-lamanya[1].

Inilah azimat yang ditulis (tidak saya tuliskan semuanya):

Ada juga cara menyihir atau menyantet seseorang yang jadi musuhnya hingga berakibat terganggu atau rusak alat fitalnya (dzakar atau farjinya). Dengan cara menulis azimat dibawah ini pada kulit burung hud-hud atau pakaian orang penakut lantas ditanam di bawah rumah (pintu rumah) musuh seraya membaca surat Humazah[2]. Bayangkan seorang Imam Ghazali tidak mungkin menggunakan ayat-ayat Allah untuk menyihir alat fital seseorang.

Inilah Azimat yang ditulis :

Selain itu dalam buku tersebut juga dijelaskan cara meminta bantuan setan untuk mengganggu seseorang hingga dikuasai setan. Yaitu dengan cara menuliskan wifik dibawah ini pada gambar manusia (boneka) yang terbuat dari lilin lantas pada hari jum’at ditaman dihalaman rumah seseorang yang dibenci[3].

Inilah azimat yang ditulis :

Dijelaskan juga cara untuk menyihir atau menyantet seseorang yang dimusuhi hingga akan mati tanpa sebab sebelumnya. Dengan cara azimat dibawah ini ditulis pada tulang burung unta berikut namanya dan nama ibunya lantas dibakar[4].

Inilah azimat yang ditulis :

Ada juga sihir yang cukup menjijikkan untuk dilakukan yaitu sihir untuk mengeluarkan darah (kemaluan) seorang wanita dan membuat wanita tersebut memukuli dirinya sendiri. Dengan cara azimat dibawah ini ditulis pada telapak tangan lantas ditunjukkan kepada wanita, maka tidak lama kemudian setelah melihat tulisan tersebut maka darahnya akan keluar dan segera memukul dirinya sendiri[5].

Inilah azimat yang ditulis :

Termasuk Syirik Akbar jika kita meminta bantuan pada setan ketika tertimpa musibah. Pada buku “Kumpulan Ilmu Ghaib” (yang dikatakan penterjemahnya telah diterjemahkan dari kitab Al-Aufaq buah karya Imam Ghazali) telah mengajarkan memanggil nama makhluk halus, ketika dalam keadaan bahaya atau dalam keadaan sangat memerlukan petolongan sedang disekitar tempat tersebut tidak ada orang yang menolongnya, dengan memanggil nama[6]:

Yaaa Syufaikhutaan…..

Perhatikanlah, bagaimana Imam Ghazali gadungan berani mengajarkan wirid syirik itu kepada. Kita disuruh minta bantuan kepada selain Allah. Yaitu memohon pertolongan kepada sosok khadam (pembantu) yang diyakini sebagai penunggu Asma tersebut atau langsung menyebut nama sesosok makhluk halus. Siapakah khadam yang dimaksud kalau bukan jin atau syetan?. Karena malaikat tidak mungkin dijadikan khadam oleh manusia. Karena malaikat hanya tunduk kepada Allah, bukan kepada-manusia. Semua malaikat adalah prajurit Allah, bukan prajurit manusia. (Lihat QS. Maryam: 64 dan at-Tahrim: 6).

Ada sebuah kisah menarik tentang Imam ash-Shan’ani (w 1182H), yaitu beliau tertimpa sakit perut (mencret) yang menguras isi perut beliau .Keluarga beliau mencarikan obat tetapi tidak berguna sedikitpun.

Kemudian dibawakan 2 buah buku kepada beliau ,yaitu Al-Insan Al Kamil karya Al Jili , dan al-Madhnun Bihi ‘Ala Ahlihi karya Al-Ghazali, yang beliau pernah berkomentar :”Aku tidak menganggapnya sebagai karya beliau. Buku ini hanyalah dinisbatkan secara dusta (pada Al Jaili dan Al-Ghazali).”

Kemudian imam Ash-Shan’ani berkata : “Kemudian aku menelaah buku tersebut, maka aku temukan buku tersebut berisi KEKUFURAN yang nyata, maka aku perintahkan supaya kedua buku itu DIBAKAR dengan api dan apinya digunakan untuk membuat roti untukku.”Kemudian beliau makan roti dengan niat sebagai obat, setelah itu beliau tidaklah merasa sakit.

 

Jika Dukun Ahmaq (wongalusaceh) masih ngeyel bertahan menganggap Al-Aufaq (yang berisi rahasia / rumus buat jimat dan sihir) adalah karya Imam Ghazali dikarenakan saya mengambil rujukan dari para ulama wahabi yang berakidah ahlussunah waljama’ah,  maka mari kita lihat Fatwa Habib Mundzir yang menjelaskan kitab al-aufaq tidak dikenal beliau dan bukan karya Imam Ghazali. Semoga Dukun Ahmaq bisa bertaubat dan melemparkan semua kitab-kitab sihirnya ke dalam api. Jika tetap tidak mau bertaubat maka saya khawatir Dukun Ahmaq ini akan dilemparkan kedalam Api Neraka (kalimat “saya khawatir” bukan saya menganggap Dukun ini akan pasti akan masuk neraka , harap bijaksana dalam menilai)

Kitab Al-Aufaq karangan siapa ( lihat di http://www.majelisrasulullah.org/index.php/images/images/stories/multimedia/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=3891#3891 )

Assalammualaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh

Habib yang saya mulyakan,

Saya ingin menanyakan perihal mushonif dari kitab Al-Aufaq, dikitab tersebut tertulis mushonifnya adalah Muhammad Ghozali, apakah yang dimaksud itu adalah Imam Ghozali (Hujjatul Islam). Saya sedikit syak tentang pengarang kitab tersebut adalah benar² Imam Ghozali yang saya sebutkan diatas, sebab didalam kitab tersebut ada yang mengajarkan tentang tata cara dan syarat² untuk berbuat jahat kepada seseorang, misalnya cara untuk meneluh/menyantet orang. disana tertulis syarat untuk melakukan tersebut adalah dengan menggunakan darah dari pada anjing.

Mohon penjelasannya dari Habib. Mohon maaf bila ada perkataan yang tidak berkenan

Wassalam
Hartono – Mangga Besar XIII

JAWABAN HABIB MUNDZIR :

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Limpahan kebahagiaan semoga selalu tercurah pada anda dan keluarga,
saudaraku yg kumuliakan, Kitab Muhamad Ghazali banyak, dan saya belum pernah lihat atau membaca kitab Al Awfaq, namun kalau sekilas saya dengar dari anda maka mustahil kalau Muhamad Ghazali itu adalah Imam Ghazali, karena Al Muhaddits Hujjatul Islam Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al Ghazaliy Atthuushiy rahimahullah adalah seorang hujjatul Islam, yaitu telah hafal lebih dari 300 ribu hadits dengan sanad dan matan,  sebagaimana berkata Imam Alhafidh Ibn Hajar Al Atsqalaniy bahwa seorang ahli hadits barulah disebut Al Hafidh bila sudah hafal 100 ribu hadits dengan sanad dan hukum matannya, sedangkan satu hadits pendek yg panjangnya misalnya sebaris saja, maka kalau dengan sanad dan hukum matannya bisa jadi dua halaman, bagaimana dengan 100 ribu hadits dengan sanad dan matannya.,dan diatas Al hafidh ada derajat Alhujjah, yaitu Hujjatul islam yg sudah hafal 300 ribu hadits dengan sanad dan matannya, inilah Imam Ghazali rahimahullah yg mengarang kitab Ihya ulmuddin, yg menjadi rujukan bagi ratusan para hafidh dan Imam. maka mustahil kalau beliau mengarang kitab seperti yg anda sebutkan, demikian saudaraku yg kumuliakan.,wallahu a’lam


[1] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal. 78

[2] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal. 79-80

[3] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal.80-81

[4] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal.91

[5] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal.137

[6] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal. 98

74 thoughts on “IMAM GHAZALI BUKAN AHLI JIMAT! Bantahan Buat Dukun Ahmaq (wongalusaceh)

  1. Tulisan ini saya kaji dan saya cari rujukannya dari penjelasan dan penjabaran para ulama yang akan membersihkan nama Imam Ghazali dari tangan-tangan kotor seperti Dukun Ahmaq yang secara membabi buta meyakini bahwa Imam Ghazali mengajarkan rahasia buat jimat, ilmu sihir dan berbagai macam ilmu ghoib lainnya.

    Ahmad muda menjawab :
    Saya mengkaji kitab alghazaly, bahkan karangan beliau masuk dalam kurikulum kami, dalam tasawuf, karangan beliaulah yang menjadi pegangan kami, mulai dari bidayatul bidayah, minhajul abiding, samapi ihya ulumuddin, dengan syarah ketiga kitab ini, adalah kurikulum wajib diwaktu saya menuntut dulu, dan saya sampai sekarang masih sangat mengagumi algazaly karena 3 jasanya kepada islam :
    1. ihya ulumuddin yang menjelaskan tentang kelebihan ilmu, kelebihan menuntut, kelebihan mengajar, dan perbedaan ulama dunia dan akhirat, setelah itu dijawabarkan tauhid zat, tauhid sifat, tauhid af’al, lalu dijelaskan taat dhair dan larangan dhair, masksiat batin (muhlikat), taat batin (munjiyat)
    pertanyaan saya kepada anda wahabi ngantuk??pernahkah anda mengkaji ihya langsung? Dimana disana dijelaskan perbedaan ulama dan hukama(ahli hikmah)?????, saya rasa anda belum membacanya, kalau baca lewat terjemah itu mah bias salah lagi pahamnya nanti, he he he.
    2, ilmu mantiq, beliaulah orang yang memasukkan mantiq kedalam islam, setelah dibersihkan dari mantiq para filosof yang mengandung kalimat kufur, sehingga ghazaly berpendapat tentang hokum mempelajari mantiq filosof, boleh apabila aqidah sudah benar, dan paham qaidah hukum alquran dan hadist. (lihat quwaisuni, bajuri, sulam malwi syarah ilmu mantiq)
    Ada satu ungkapan yang sangat terkenal dari beliau.
    Mallaa ma’rifata lahu bil mantiqi yaa yusaqu biilmihi.
    Barang siapa tidak bisa ilmu mantiq (wahabi ngantuk) maka ilmunya tidak dapat dipercaya, yakni karena kurang memahami cara penalaran yang benar dengan yang salah.
    2. Penemuan musallat ghazaly.

    Sudah mutawatir riwayat bahwa ini adalah musalat ini adalah penemuan beliau, hampir semua ulama hikmah menyebutkan ini sebagai musalat ghazaly. Mutawatir adalah suatu berita yang diriwayatkan berturun turun oleh jumlah tertentu, dimana jumlah itu tidak memungkinkan bahwa kabar ini adalah dusta, seperti kabar adanya mekah, walau kita belum pernah pergi kesana wajib kita percaya adanya karena sudah banyak yang meriwayatkan bahwa mekah itu ada. Kabar mutawatir adalah salah satu cabang ilmu pasti (lihat kitab darustsamin karangan al-fatani). Ingat ini bukan mutawatir dalam hadist. Karena banyaknya para ulama yang meriwayatkatkan bahwa musalat adalah penemuan ghazaly maka tidak diragukan bahwa ini memang penemuan beliau. Melihat sistematika penemuan beliau maka tidak diragukan lagi bahwa ini tak bisa dilakukan kecuali oleh orang sekaliber ghzaly, kalau wahabi mah pintarnya Cuma bid’ah sana bid’ah sini, ha ha ha.

    Imam Ghazali adalah salah satu aulia Allah yang ilmunya diakui oleh para ulama,
    Ahmad muda :
    Wahabi ini sudah menunjukkan grafik peningkatan kearah lebih baik ha ha ha
    walaupun beliau seorang ulama namun beliau tidaklah lepas dari kesalahan dan cela.

    Ahmad muda :
    Lha ini kok bingung lagi???.
    Ketika saya berbicara dengan abuya prof.dr. muhibuddin waly mursyid aliah naqsyabandy beliau mengatakan, kalau imam ghazaly tidak ada ulama yang memperselisihkan kebenarannya, dan tidak ada yang menyalahkannya, untuk lebih jelas lihat kitab ittihaf saa’datul muttaqiin, syarah ihya ulumuddin. Kalau wahabi mengakui bahwa imam ghazaly adalah seorang aulia, maka mengatakan bahwa imam ghazaly berdosa adalah bukti bahwa wahabi selalu men gantuk, aulia Allah dan nabi dua duanya tidak berdosa kepada Allah. Bedanya kalau nabi mustahil berdosa siapa yang mengatakan semua nabi berdosa bahkan sampai nabi adam maka orang tersebut murtad dari islam, namun kalau aulia mereka boleh jatuh kedalam dosa, namun tidak pernah berdosa lagi, nabi dikatakan maksum, kalau aulia dikatakan mahfuzh(lihat syarah matan jauharah bernama tuhfatul murid karangan syekh ibarahim bajuri, jebolan kairo yang sangat akim sekali.maka dusta mengatakan bahwa gahzaly tidak terlepas dari dosa dan cela. Kalau cela kalelawar yang biasalah seperti kalelawar perdana ha ha ha ha.
    sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu taimiyah. Ibnu Taimiyah berkata “ al-Ghazali sekalipun cerdas ketika mendalami ilmu kalam dan falsafah, lalu dia terjun ke jalan zuhud, riyadhah, dan tasawwuf, justru tambah bingung dan tidak bisa memutuskan sesuatu, kemudian beliau menggunakan jalan kas yaf sebagai alasan terakhir dan itu hanya kilah belaka. Setelah itu beliau kembali ke jalan ahli hadits dan mengarang kitab Iljamul Awwam’an ‘ilmi kalam. ( Majmu Fatawa ibnil Taimiyah 63/4)
    ahmad muda menjawab :
    ini pasti copi paste, ane minta redaksi dari kitabnya majmu’fatawa langsung, karena kemunkinan salah paham sangat besar. Terjemaham diatas amat meragukan maksud dari sebenarnya. Jadi saya tunggu versi aslinya ya wahabi ngantuk????.
    Kalaupun saya terima perkataan ibnu taimiyah sangat kita ragukan, pertama ia adalah seorang mujaisimah yang para ulama mengangap sesat pahamnya lihat buku sirajuddin abbas tentang aqidah ahlus sunnah waljmaah. Dan para ulama nu melarang mempelajari kitab majmu’ itu bila kecerdasannya rendah. Kedua ibnu ini peranah menyalah paham ibnu arabi, namun ketika berdebat dikairo dengan ibnu a’taillah pengarang hikam, akhirnya mengakui paham ibnu arabi, karena bahasa ibnu arabi itu banyak mengunakan bahasa balghah yang mkasudnya tersembunyi yang hanya diketahui oleh para wali, ibnu itu ulama dhair, maka akhirnya ibnu hanya menyalahkan orang yang salah paham akan karangan ibnu arabi. Tapi perdana prabu kolor ngebor ini pernah mencaci maki ibnu arabi didukun dan intrik, ha ha ha ibnu taimiyah aja mengaku tapi sipentaklid malah bingung salah referensi bacaan ha ha ha.
    Jadi perkataan ibnu taimiyah diatas diragukan dari dua segi.
    1. kemungkinan parbu kolor ngebor hanya photo copi diinternet bukan langsung dari matan kitabnya, kalaupun diterjemah oleh perdana maka sangat diragukan karena kemampuan arabnya sangat rendah.
    2. ibnu taimiyah penadapatnya tidak digunakan oleh ulama ulama pengikut syafi’iyah, hanya dipakai oleh wahabi wahbi ngantuk seperti perdana,ha ha ha, dan banyak perkataan ibnu taimiyah yang sesat menyesatkan seperti masalah masalah tuhan beristiwa diarsy. Ini pendapat ulama dikitab sirajuddin abbas, namun status saya disini hanya penaqal, namun hakikatnya ibnu taimiyah Allah lebih tahu.

    Muhammad al-Amin bin Muhammad bin al-Mukhtar al-jikuni al-Syinqithi berkata, “Bukan satu orang menyebutkan bahwa Imam Ghazali di akhir hayatnya bertaubat dan kembali membaca kitabullah dan menghafal beberapa hadits yang shahih dan mengakui bahwa kebenaran adalah apa yang terdapat dalam kitabullah dan sunnah rasul-Nya.
    Ahmad menjawab :
    Saya meragukan kandungan ini, boleh minta versi aslinya dari karangannya langsung, dan sederajat siapakah pengarang diatas???, dan perkataan diatas belum bisa meruntuhan kalau ghazaly adalah penemu musalat ghazaly.
    Sebagian ulama juga menyebutkan bahwa ketika Imam al-Ghazali meninggal dunia, diatas dadanya terdapat kitab shahih al-bukhari.
    Ahmad muda menjawab ;
    Lha apa hubungannya kitab bukhari muslim dengan musalat ghzaly??? Ha ha ha aneh banget, jelaslah semua ulama menghafal dan mengakui kitab shahi bukhari muslim dibawah alquran, namun kandungan kitab itu lebih kepada hokum aqidah, amaliah dan akhlak bukan kitab yang membahas status hokum ilmu hikmah, ha ha ha bingung bingung prabu ini he he he
    Fakhrur Razi yang dikenal sebagai tokoh falsafah itu pun menyatakan tobat diakhir hayatnya dan megakui bahwa jalan yang paling tepat adalah mengikuti al-Qur’an dalam memahami sifat-sifat Allah, beliau berkata : “ Sungguh aku telah mencoba beberapa teori ilmu kalam aturan falsafah. Aku tidak menjumpai hal yang bisa menyegarkan orang yang haus atau menyembuhkan orang sakit. Sungguh aku tahu jalan terdekat adalah jalan al-Qur’an” ( adhwa-ul bayan juz 7 hal 296)
    Ahmad muda menjawab ;
    Apa hubungannya ini sama musalat ghazaly.
    Ustadz Abdul Qadir Attamimi membuktikan bukti kitab al-Munqidz Minad Dholal yang didalam kitab tersebut menjelaskan bahwa Imam Ghazali anti perukunan, juga anti jimat. Keterangannya sebagai berikut : “ Aneh sekali orang yang percaya dengan hal tersebut ( wifiq dan angka), lalu tidak percaya bahwa ketentuan shalat subuh dengan dua rakaat. Dzuhur dengan 4 rakaat, maghrib dengan 3 rakaat dan isya dengan 4 rakat yang seluruhnya punya khasiat yang tidak dietahui menurut pandangan ilmu hikmah kecuali Allah.
    Ahmad menjawab :
    Sebelum anda menulis versi asli dikitab tersebut maka sangat besar kemungkinan ini hanya fitnah, kalaupun benar maka ustaz ini sama kemampuannya sama sikolor ngebor ha ha ha ha. Siapa bilang 17 rakaat itu tidak punya kasiat, bisa menenangkan hati dan tercegah dari perbuatan kej dan mungkar seperti pemikiran wahabi ha ha ha ha
    Lalu Ustadz Abdul Qadir Attamimi menegaskan telah beredar buku al-aufaq (yang terjemahannya berjudul Kumpulan Ilmu Ghaib ) yang dinyatakan dan disandarkan, dinisbatkan atau dituduhkan sebagai karangan / tulisan Imam Ghazali.
    Ahmad muda menjawab :
    Saya tidak mengakui bahwa aufaq dan terjemahannya adalah karangan ghazaly, saya punya kitab aufaq, dan karena saya suka mempelajari kitab ghazali lainnya seperti maqsudil asna syarah asmaul husna, ajuharil quran, ma’arajil qudsiah, disamping karangan yang saya sebutkan diatas, penjabaran imam ghazaly sangat sistematis dan kental unsur ilmu mantiqnya, maka saya yakin bahwa aufaq bukan karangan ghazaly namun ulah penerbit yang ingin buku dan kitab itu cepat laku, maka dibuatlah nama ghazaly,walau didalam kitab itu memang ada tersebut masulat ghazaly, maka kalau kita mau membenarkan itu karangan ghazaly dari sisi ada musalat, adapun dari segi bahwa karang itu ghazaly yang menulis saya tidak mengakuinya. Ha ha ha perdana ente sering banget salah tuduh, bodoh banget sih ente.
    Memang tidak bisa dipungkiri Abu hamid ini pernah terjerumus dalam paham tasawwuf dalam tingkat yang mendalam. Meski begitu tidak boleh percaya begitu saja bahwa buku-buku tersebut betul-betul tulisan beliau. Sebab banyak pihak yang menyandarkan atau menisbatkan sesuatu pada orang lain.
    Ahmad muda :
    Bukan terjerumus tapi memang ia mengajarkan tasawuf fardhu ain diihya ulumuddin dan tasawuf mukasyafah dikitab ma’arijil qudsiayah.
    Seperti Kitab ar-Rahmah fi ath-Thibb wa al-Hikmah . Buku ini dinisbahkan kepada Imam Jalaluddin as-Suyuthi dan telah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dengan judul “Pengobatan dan Hikmah” diterbitkan oleh Penerbit Cendekia, Jakarta. Syaikh Ibrahim Muhammad Jamal – seorang ulama Mesir dalam bukunya yang berjudul As-Sihr: Dirasah fi Zhilal al-Qashash al-Qur’ani wa as-Sirah an-Nabawiyah menyatakan bahwa kitab ini tidak benar merupakan tulisan atau karya Imam as-Suyuthi. Selanjutnya tulis beliau, kitab ini karangan As-Subairi al-Muqri, akan tetapi khattat (penulis khat) dari Penerbit Al-Bab al-Halabi, Mesir menuliskan pengarang buku ini secara keliru. Sama halnya dengan buku Al-Aufaaq yang dikenal sebagai karya Imam al-Ghazali, rasanya perlu dicek ulang apakah ini benar sebagai karya ulama atau jangan-jangan salah tulis seperti kitab ar-Rahmah itu.
    Ahmad muda menjawab :
    Saya setuju kalau itu bukan karangan jalaluddin sayuti.
    Dalam kasus Imam Ghazali, lebih berhati-hati dalah sikap yang terbaik, karena menyangkut nama orang, sebuah dosa kalau ikut menyebarkan sesuatu yang tidak semestinya bisa disandarkan atau dinisbatkan pada orang lain. Kecuali ada bukti dan catatan akurat bahwa karya tersebut secara meyakinkan memang tulisan beliau. Semoga Allah Ta’ala mengampuni kita dan Imam Ghazali.
    Ahmad muda menjawab :
    Belum ada titik terang bahwa imam ghazali bukan penemu azimat musalat ghzaly.
    Abdurrahman badawi mengumpulkan karya-karya Imam Ghazali dan mengumpulkan/mengelompokkan menjadi beberapa bagian tentang kitab-kitab karya Imam Ghazali sebagai berikut :
    1. 72 kitab yang pasti karya imam Ghazali
    2. 22 buah kitab yang masih diragukan sebagai karya Imam Ghazali
    3. 31 kitab yang lebih layak bukan karya Imam Ghazali kebanyakan kitab jimat, sihir dan ilmu hitam dan kitab Al-Aufaq ini dimasukkan dalam kitab-kitab bukan karya Imam Ghazali.
    4. 96 buah kitab kecil yang diambil dari kitab-kitab karya Imam Ghazali, lalu dijadikan itab-kitab tersendiri
    5. 48 buah kitab plagiat/jiplakan dari kitab-kitab karya Imam Ghazali
    6. 106 buah kitab yang masih tidak diketahui identitasnya atau karakternya
    7. 76 buah manuskrip yang disandarkan/dinisbatkan kepada Imam Ghazali
    Dalam Kitab Al-Aufaq yang dinisbahkan pada Imam Ghazali menjelaskan tekhnik ilmu hitam dengan mencampuradukkan ayat suci Al_Qur’an untuk menyantet/menyakiti seseorang secara ghoib. Kitab al-Aufaq telah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dengan judul kitab “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya yang dialih bahasakan oleh Ustadz Masrab dan Suhaemi. Ustadz Masrab dan Suhaemi mengatakan dalam kata pengantarnya bahwa mereka menterjemahkan kitab Al Aufaq buah karya Imam Ghazali. Namun jika kita lihat isi dari buku tersebut sangat jauh dari kesan buah karya Imam Ghazali. Sebab isi dalam buku tersebut adalah kumpulan tekhnik dan tata cara untuk menyihir dan menyakiti orang lain. Pada kesempatan ini saya akan membahas dan membongkar beberapa contoh “kebusukan” isi buku tersebut (jika akan dibahas semua niscaya akan membutuhkan berjilid-jilid buku).

    Pada buku “Kumpulan Ilmu Ghaib” tersebut dijelaskan cara untuk menyihir agar seorang wanita tidak bisa menikah yang celakanya menyebut Allahuma..… . Dibawah ini Azimat yang ditulis dan ditaman dirumah wanita tersebut yang akan berakibat wanita tersebut tidak akan kawin selama-lamanya[1].
    Inilah azimat yang ditulis (tidak saya tuliskan semuanya):

    Ada juga cara menyihir atau menyantet seseorang yang jadi musuhnya hingga berakibat terganggu atau rusak alat fitalnya (dzakar atau farjinya). Dengan cara menulis azimat dibawah ini pada kulit burung hud-hud atau pakaian orang penakut lantas ditanam di bawah rumah (pintu rumah) musuh seraya membaca surat Humazah[2]. Bayangkan seorang Imam Ghazali tidak mungkin menggunakan ayat-ayat Allah untuk menyihir alat fital seseorang.
    Inilah Azimat yang ditulis :

    Selain itu dalam buku tersebut juga dijelaskan cara meminta bantuan setan untuk mengganggu seseorang hingga dikuasai setan. Yaitu dengan cara menuliskan wifik dibawah ini pada gambar manusia (boneka) yang terbuat dari lilin lantas pada hari jum’at ditaman dihalaman rumah seseorang yang dibenci[3].
    Inilah azimat yang ditulis :

    Dijelaskan juga cara untuk menyihir atau menyantet seseorang yang dimusuhi hingga akan mati tanpa sebab sebelumnya. Dengan cara azimat dibawah ini ditulis pada tulang burung unta berikut namanya dan nama ibunya lantas dibakar[4].
    Inilah azimat yang ditulis :

    Ada juga sihir yang cukup menjijikkan untuk dilakukan yaitu sihir untuk mengeluarkan darah (kemaluan) seorang wanita dan membuat wanita tersebut memukuli dirinya sendiri. Dengan cara azimat dibawah ini ditulis pada telapak tangan lantas ditunjukkan kepada wanita, maka tidak lama kemudian setelah melihat tulisan tersebut maka darahnya akan keluar dan segera memukul dirinya sendiri[5].
    Inilah azimat yang ditulis :

    Termasuk Syirik Akbar jika kita meminta bantuan pada setan ketika tertimpa musibah. Pada buku “Kumpulan Ilmu Ghaib” (yang dikatakan penterjemahnya telah diterjemahkan dari kitab Al-Aufaq buah karya Imam Ghazali) telah mengajarkan memanggil nama makhluk halus, ketika dalam keadaan bahaya atau dalam keadaan sangat memerlukan petolongan sedang disekitar tempat tersebut tidak ada orang yang menolongnya, dengan memanggil nama[6]:
    Yaaa Syufaikhutaan…..

    Perhatikanlah, bagaimana Imam Ghazali gadungan berani mengajarkan wirid syirik itu kepada. Kita disuruh minta bantuan kepada selain Allah. Yaitu memohon pertolongan kepada sosok khadam (pembantu) yang diyakini sebagai penunggu Asma tersebut atau langsung menyebut nama sesosok makhluk halus. Siapakah khadam yang dimaksud kalau bukan jin atau syetan?. Karena malaikat tidak mungkin dijadikan khadam oleh manusia. Karena malaikat hanya tunduk kepada Allah, bukan kepada-manusia. Semua malaikat adalah prajurit Allah, bukan prajurit manusia. (Lihat QS. Maryam: 64 dan at-Tahrim: 6).
    Jika Dukun Ahmaq (wongalusaceh) masih ngeyel bertahan menganggap Al-Aufaq (yang berisi rahasia / rumus buat jimat dan sihir) adalah karya Imam Ghazali dikarenakan saya mengambil rujukan dari para ulama wahabi yang berakidah ahlussunah waljama’ah, maka mari kita lihat Fatwa Habib Mundzir yang menjelaskan kitab al-aufaq tidak dikenal beliau dan bukan karya Imam Ghazali. Semoga Dukun Ahmaq bisa bertaubat dan melemparkan semua kitab-kitab sihirnya ke dalam api. Jika tetap tidak mau bertaubat maka saya khawatir Dukun Ahmaq ini akan dilemparkan kedalam Api Neraka (kalimat “saya khawatir” bukan saya menganggap Dukun ini akan pasti akan masuk neraka , harap bijaksana dalam menilai)
    Kitab Al-Aufaq karangan siapa ( lihat di http://www.majelisrasulullah.org/index.php/images/images/stories/multimedia/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=3891#3891 )
    Assalammualaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh
    Habib yang saya mulyakan,
    Saya ingin menanyakan perihal mushonif dari kitab Al-Aufaq, dikitab tersebut tertulis mushonifnya adalah Muhammad Ghozali, apakah yang dimaksud itu adalah Imam Ghozali (Hujjatul Islam). Saya sedikit syak tentang pengarang kitab tersebut adalah benar² Imam Ghozali yang saya sebutkan diatas, sebab didalam kitab tersebut ada yang mengajarkan tentang tata cara dan syarat² untuk berbuat jahat kepada seseorang, misalnya cara untuk meneluh/menyantet orang. disana tertulis syarat untuk melakukan tersebut adalah dengan menggunakan darah dari pada anjing.
    Mohon penjelasannya dari Habib. Mohon maaf bila ada perkataan yang tidak berkenan
    Wassalam
    Hartono – Mangga Besar XIII
    JAWABAN HABIB MUNDZIR :
    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
    Limpahan kebahagiaan semoga selalu tercurah pada anda dan keluarga,
    saudaraku yg kumuliakan, Kitab Muhamad Ghazali banyak, dan saya belum pernah lihat atau membaca kitab Al Awfaq, namun kalau sekilas saya dengar dari anda maka mustahil kalau Muhamad Ghazali itu adalah Imam Ghazali, karena Al Muhaddits Hujjatul Islam Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al Ghazaliy Atthuushiy rahimahullah adalah seorang hujjatul Islam, yaitu telah hafal lebih dari 300 ribu hadits dengan sanad dan matan, sebagaimana berkata Imam Alhafidh Ibn Hajar Al Atsqalaniy bahwa seorang ahli hadits barulah disebut Al Hafidh bila sudah hafal 100 ribu hadits dengan sanad dan hukum matannya, sedangkan satu hadits pendek yg panjangnya misalnya sebaris saja, maka kalau dengan sanad dan hukum matannya bisa jadi dua halaman, bagaimana dengan 100 ribu hadits dengan sanad dan matannya.,dan diatas Al hafidh ada derajat Alhujjah, yaitu Hujjatul islam yg sudah hafal 300 ribu hadits dengan sanad dan matannya, inilah Imam Ghazali rahimahullah yg mengarang kitab Ihya ulmuddin, yg menjadi rujukan bagi ratusan para hafidh dan Imam. maka mustahil kalau beliau mengarang kitab seperti yg anda sebutkan, demikian saudaraku yg kumuliakan.,wallahu a’lam
    ________________________________________
    [1] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal. 78
    [2] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal. 79-80
    [3] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal.80-81
    [4] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal.91
    [5] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal.137
    [6] “Kumpulan Ilmu Ghaib” Penerbit Mahkota Surabaya. Hal. 98

    Ahmad muda menjawab :

    Dari semua uraian diatas yang ternafi adalah ghazaly bukan penulis kitab aufaq, tidak ternafi dengan argument bahwa musalat ghazaly bukan karangan al-ghazaly, dengan demikian semakin jelaskan kerancuan nalar perdana wahabi sesat menyesatkan ini, tiadalah yang ia katakana selain menduga duga saja kepada para ahli hikmah.

    Imam syafi’I berpendapat qadim dan jadid.
    Ulama pengikutnyalah yang menjabarkan secara luas maksud imam mujtahid itu.
    Imam ghazalylah penemu musalat ghazaly
    Pengikutnyalah yang membuka asrar khotam itu dengan seluasnya agar dipahami umat islam sehingga bermamfaat bagi umat islam ini.

    Saran saya : berhati hatilah terhadap wahabi perdana ini yang sering salah mengistbatkan dan menafikan sesuatu, seperti monyet sering disangka lutung, padahal mereka berbeda. Moga jawaban singkat ini bisa membuka mata kita siapa perdana itu sebenarnya.

    • pertanyaan saya kepada anda wahabi ngantuk??pernahkah anda mengkaji ihya langsung? Dimana disana dijelaskan perbedaan ulama dan hukama(ahli hikmah)?????, saya rasa anda belum membacanya, kalau baca lewat terjemah itu mah bias salah lagi pahamnya nanti, he he he.

      Tidak ada perbedan yang signifikan antara ulama dan hukama’ (orang bijak). Dalam riwayat Thabarani dari Abu Hanifah disebutkan :
      “Duduklah bersama kubara’ (ulama besar) dan bertanyalah kepada para ulama serta bergaullah dengan para hukama’ (orang bijak dan arif bijaksana).”
      Dalam riwayat lain dikatakan :
      “Duduklah bersama ulama dan bergaullah dengan para hukama’ serta akrabilah para kubara’.”
      Pada dasarnya ulama itu terbagi menjadi tiga kelompok :
      1. Ulama yang sangat menguasai dan memahami hukum-hukum Allah. Ulama seperti ini disebut dengan ash-habul fatwa (penjelasan :ulama yang banyak mengeluarkan fatwa)
      2. Ulama yang sangat dalam kemampuannya tentang ma’rifat kepada dzat Allah. Ulama seperti itu disebut hukama’. Golongan ulama ini senantiasa menitikberatkan pada upaya memperbaiki tingkah laku dan akhlak. Baik untuk diri sendiri maupun umatnya. Demikian itu karena hati mereka selalu tersinari dengan ma’rifatullah dan jiwa mereka selalu tersinari dengan cahaya keagungan Allah.
      3. Ulama-ulama besar yang disebut dengan al-kubara’. Ulama seperti ini senantiasa melakukan hal-hal terpuji untuk kepentingan mahluk Allah, terutama ahli ibadah.

      Pertanyaan juga buat dukun ahmaq ngantuk ;) , seorang hukama itu adalah orang arif dan bijaksana yang senantiasa menitikberatkan pada upaya memperbaiki tingkah laku dan akhlak. Baik untuk diri sendiri maupun umatnya. MAKA :
      cari dikitab Ihya Adakah kategori hukama itu orang yang pintar otak-atik rumus buat jimat? banyak punya khadam (pembantu) dikalangan setan ? Adakah hukama itu menggunakan hizib untuk menyihir orang ? adakah seorang hukama itu seperti anda yang mengaku seorang yang ahli ilmu hikmah tapi lisan anda penuh dengan kata-kata jorok dan kotor? Adalah seorang hukama ahli tarekat sepeti anda yang menghinakan saya dengan menyamakan dengan monyet ???? adakah seorang hukama yang menderita penyakit al-wahnu (cinta dunia takut mati) hingga harus punya jimat kebal imam syadzili ? Anda bukan seorang hukama melainkan ahmaq ! :D

      • ahmad muda, dan wong alus aceh….saya dukung anda….
        buat perdana ahmad,,,ilmu km itu msih sekecil semut,,, jagn sok pinter terus menyalahkan kitab syeh al buni… baru bisa bca terjemahan aja uad sok2 tau, seleksi dulu kitab aslinya smpai detail…

    • Sudah mutawatir riwayat bahwa ini adalah musalat ini adalah penemuan beliau, hampir semua ulama hikmah menyebutkan ini sebagai musalat ghazaly. Mutawatir adalah suatu berita yang diriwayatkan berturun turun oleh jumlah tertentu, dimana jumlah itu tidak memungkinkan bahwa kabar ini adalah dusta, seperti kabar adanya mekah, walau kita belum pernah pergi kesana wajib kita percaya adanya karena sudah banyak yang meriwayatkan bahwa mekah itu ada. Kabar mutawatir adalah salah satu cabang ilmu pasti (lihat kitab darustsamin karangan al-fatani). Ingat ini bukan mutawatir dalam hadist. Karena banyaknya para ulama yang meriwayatkatkan bahwa musalat adalah penemuan ghazaly maka tidak diragukan bahwa ini memang penemuan beliau. Melihat sistematika penemuan beliau maka tidak diragukan lagi bahwa ini tak bisa dilakukan kecuali oleh orang sekaliber ghzaly, kalau wahabi mah pintarnya Cuma bid’ah sana bid’ah sini, ha ha ha.

      Pertanyaan buat dukun ahmaq, ulama yang mana ? yang ada mungkin banyak ulama su’ ( ahli jimat, ahli sihir) yang memang meriwayatkan secara mutawatir musalat ghazali, tolong sebutkan ulama mana yang membenarkan adanya musalat ghazali yang 100% dipercaya buatan Imam Ghazali yang keilmuannya diakui oleh seluruh golongan umat islam yang non ulama tarekat sufiyah ?

    • ini pasti copi paste, ane minta redaksi dari kitabnya majmu’fatawa langsung, karena kemunkinan salah paham sangat besar. Terjemaham diatas amat meragukan maksud dari sebenarnya. Jadi saya tunggu versi aslinya ya wahabi ngantuk????.

      Demi Allah yang menggenggam jiwa saya!. saya tidak mengutip fatwa ibnu taimiyah dari internet melainkan dari salah satu referensi kitab yang saya punya. silahkan anda beli buku Kumpulan Fatwa Ibnu Taimiyah penerbit pustaka azzam, saya memang cuma 3 tahunan mondok dan ilmu bahasa Arab saya tidaklah seahli dukun ahmaq yang tiap hari mengkaji kitab sihir arab gundul sedangkan saya sekarang tiap hari kerja jadi staf ahli sekretaris di kantor Pemerintah. maka saya tidak mau terjebak saling-unggul mengungguli bahasa arab sebab ini senjata utama dukun untuk mengalihkan fokus diskusi dan jelas saya bukan lawan si dukun ahmaq ini yg pada akhirnya saya akan terjebak dalam bahasan matan kitabnya. mungkin luqman lebih ahli dari saya. untuk membuktikan saya tidak copas dari internet coba copi bulat-bulat tulisan “Ibnu Taimiyah berkata “ al-Ghazali sekalipun cerdas ketika mendalami ilmu kalam dan falsafah, lalu dia terjun ke jalan zuhud, riyadhah, dan tasawwuf, justru tambah bingung dan tidak bisa memutuskan sesuatu, kemudian beliau menggunakan jalan kas yaf sebagai alasan terakhir dan itu hanya kilah belaka. Setelah itu beliau kembali ke jalan ahli hadits dan mengarang kitab Iljamul Awwam’an ‘ilmi kalam. ( Majmu Fatawa ibnil Taimiyah 63/4) ” adakah yang sama redaksinya di internet ?

      Jika anda menganggap artikel saya mengganggu si dukun ahmaq ya salah anda sendiri tanpa diundang datang ke blog saya lalu ngajak debat, monggo jika anda nganggap diri anda lebih ahli dari saya, toh pada akhirnya para pembacalah yang akan jadi penilai (tulisan yang kita buat) bukan saya atau anda yang menilai diri sendiri yang lebih bersifat subyektif :) . jika anda punya hujjah kuat saya juga mempersilahkan anda untuk membantah artikel saya yang khusus membantah anda dari berbagai rujukan, yang saya dapat dari banyaknya kitab-kitab ulama di rumah saya. Saya mempersikahkan anda selamanya untuk nimbrung diblog saya namun jangan gunakan kata-kata jorok dan cabul ( atau enyahlah dengan hina dari blog saya jika tetap bicara jorok dan cabul) dan alhamdulillah anda kelihatannya sudah tobat dari bicara jorok dan cabul, tinggal kata wahabi ngantuk yang masih jadi senjata utama memojokkan saya……No problemlah jika cuma wahabi ngantuk :D

    • Muhammad al-Amin bin Muhammad bin al-Mukhtar al-jikuni al-Syinqithi berkata, “Bukan satu orang menyebutkan bahwa Imam Ghazali di akhir hayatnya bertaubat dan kembali membaca kitabullah dan menghafal beberapa hadits yang shahih dan mengakui bahwa kebenaran adalah apa yang terdapat dalam kitabullah dan sunnah rasul-Nya.
      Ahmad menjawab :
      Saya meragukan kandungan ini, boleh minta versi aslinya dari karangannya langsung, dan sederajat siapakah pengarang diatas???

      Saya mengambil rujukan perkataan Muhammad al-Amin bin Muhammad bin al-Mukhtar al-jikuni al-Syinqithi dari buku “mantan Kiai NU membongkar praktek Syirik” penerbit Laa Tasyuk Press silahkan beli bukunya, atau datangi langsung penerbitnya untuk tabayun :)

    • Lha apa hubungannya kitab bukhari muslim dengan musalat ghzaly??? Ha ha ha aneh banget, jelaslah semua ulama menghafal dan mengakui kitab shahi bukhari muslim dibawah alquran, namun kandungan kitab itu lebih kepada hokum aqidah, amaliah dan akhlak bukan kitab yang membahas status hokum ilmu hikmah, ha ha ha bingung bingung prabu ini he he he
      Fakhrur Razi yang dikenal sebagai tokoh falsafah itu pun menyatakan tobat diakhir hayatnya dan megakui bahwa jalan yang paling tepat adalah mengikuti al-Qur’an dalam memahami sifat-sifat Allah, beliau berkata : “ Sungguh aku telah mencoba beberapa teori ilmu kalam aturan falsafah. Aku tidak menjumpai hal yang bisa menyegarkan orang yang haus atau menyembuhkan orang sakit. Sungguh aku tahu jalan terdekat adalah jalan al-Qur’an” ( adhwa-ul bayan juz 7 hal 296)
      Ahmad muda menjawab ;
      Apa hubungannya ini sama musalat ghazaly.

      Ilmu logika/nalar anda dibawah standar rupanya, penjelasan diatas bukan berhubungan dengan musalat ghazali melainkan menjelasakan bahwa Imam Gazali juga manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan dan cela walaupun beliau adalah ulama besar! fikiran anda ini fokus melulu pada musalat ghazali hingga tidak ada nalar lain dalam fikiran bawah sadar anda bahwa uraian diatas menunjukkan kesalahan imam ghazali.

    • @wongalusaceh

      Dari semua uraian diatas yang ternafi adalah ghazaly bukan penulis kitab aufaq, tidak ternafi dengan argument bahwa musalat ghazaly bukan karangan al-ghazaly, dengan demikian semakin jelaskan kerancuan nalar perdana wahabi sesat menyesatkan ini, tiadalah yang ia katakana selain menduga duga saja kepada para ahli hikmah.

      Imam syafi’I berpendapat qadim dan jadid.

      Ulama pengikutnyalah yang menjabarkan secara luas maksud imam mujtahid itu.
      Imam ghazalylah penemu musalat ghazaly
      Pengikutnyalah yang membuka asrar khotam itu dengan seluasnya agar dipahami umat islam sehingga bermamfaat bagi umat islam ini.

      Saran saya : berhati hatilah terhadap wahabi perdana ini yang sering salah mengistbatkan dan menafikan sesuatu, seperti monyet sering disangka lutung, padahal mereka berbeda. Moga jawaban singkat ini bisa membuka mata kita siapa perdana itu sebenarnya.

      hai Dukun Ahmaq banyak dari pengunjung tidak mengerti apa yang anda katakan (sudah ada pengunjung yang protes karena terlalu banyak istilah arab yang tidak dijelaskan maksudnya hingga mereka ga mudeng dengan yang dijabarkan) dan pada akhirnya anda akan rugi sendiri karena pengunjung tidak akan bisa mencerna ulasan anda dan menganggap remeh anda,karena banyaknya istilah arab yang tidak anda jelaskan yang akan membuat tanggapan anda akan kalah ilmiah dari tanggapan saya yang “membumi”. anda harus menjelaskan pada umat islam yang awan penjelasan seperti qadim yang berarti masa lampau, jadid ( baru), asrar ( rahasia), istbat (menentukan) nafi (penolakan, penampikan, pengingkaran) dll janganah anda sok-sokan merasa pintar sendiri bahasa arab hingga sombong pada umat islam yang awam ga mau menjelaskan artinya.

      KEMBALI PADA MASALAH KITAB AL-AUFAQ :
      1.YANG TIDAK BISA ANDA TAMPIK ADALAH AL-AUFAQ TIDAK DIKENAL OLEH HABIB MUNDZIR, MUSTAHIL HABIB MUNDZIR TIDAK MENGENAL IMAM GHAZALI DAN KITAB AL-AUFAQ JIKA MEMANG 100% KARYA IMAM GHAZALI
      2. SILAHKAN ANDA LIHAT SCEREEN SHOT GAMBAR JIMAT DIATAS YANG MENURUT PENTERJEMAHNYA DIKUTIP LANGSUNG DARI KITAB AL-AUFAQ KARYA IMAM GHAZALI
      PERTANYAANYA :
      a. Coba anda buka kitab Al-aufaq asli yang menurut anda karya imam ghazali dan lihat 6 gambar jimat diatas apakah ada dalam kitab al-aufaq, Jika anda katakan tidak ada maukah anda bersumpah dihadapan Allah dan kami saksinya dengan mengatakan “DEMI ALLAH, 6 gambar jimat diatas 100% tidak ada dalam kitab al-aufaq yang fungsinya menyihir agar seorang wanita tidak bisa menikah, menyantet seseorang yang jadi musuhnya hingga berakibat terganggu atau rusak alat fitalnya, meminta bantuan setan untuk mengganggu seseorang hingga dikuasai setan, menyihir atau menyantet seseorang yang dimusuhi hingga akan mati tanpa sebab sebelumnya, sihir untuk mengeluarkan darah (kemaluan) seorang wanita dan membuat wanita tersebut memukuli dirinya sendiri.memanggil nama makhluk halus, ketika dalam keadaan bahaya atau dalam keadaan sangat memerlukan pertolongan dan jika saya berbohong maka saya akan mendapat balasan dari Allah Ta’ala di alam kubur dan akhirat kelak”
      b. Jika memang ada gambar 6 jimat diatas namun anda mengatakan penterjemahnya salah mengartikan maka dibagian mana yang salah tunjukkan buktinya pada kami dan yang mana pengertian yang benar !

      JANGAN BERTELE-TELE DALAM MENJAWAB WAHAI DUKUN AHMAQ! to the point saja!

    • Kedua ibnu ini peranah menyalah paham ibnu arabi, namun ketika berdebat dikairo dengan ibnu a’taillah pengarang hikam, akhirnya mengakui paham ibnu arabi, karena bahasa ibnu arabi itu banyak mengunakan bahasa balghah yang mkasudnya tersembunyi yang hanya diketahui oleh para wali, ibnu itu ulama dhair, maka akhirnya ibnu hanya menyalahkan orang yang salah paham akan karangan ibnu arabi.

      PERDEBATAN tersebut adalah sebuah kebohongan lihat di http://syaikhulislam.wordpress.com/2010/04/08/dialog-rekaan-antara-syaikhul-islam-dengan-pengarang-al-hikam/

      • wahai perdana ahmad…. syetan itu berusaha berbagai macem carah untuk menyesatkan manusia. termasuk gengan cara2 mengharamkan,, wifik2 yang didalamnya memohon doa kpd alllah! segera bertobatlah kamu minta hidayah kpada alllah,,, jangan2 zirah kubur, yasinan, tahlilan kau haramkan juga…… sudah jelas kalo bgtu kekasih syaitan

    • Tapi perdana prabu kolor ngebor ini pernah mencaci maki ibnu arabi didukun dan intrik,

      wmmmm ternyata anda masih juga bicara cabul dan jorok, maklum anda seorang hukama gadungan :D ngakunya punya ilmu hikmah tapi akhlak dibawah standar ;) saya ingatkan lagi SUDAH CUKUP BICARA JOROK DI BLOG SAYA INI ATAU “KELUARLAH DENGAN HINA DARI BLOG SAYA!” ukhruj ya aduallah! (arti : keluarlah ya musuh Allah)

  2. saran saya, mempelajari hikmah jangan dari buku mujarobat yang dijual kayak buku karangan perdana yang mungkin dijualdiemperan kaki lima , namun carilah yang bisa anda percaya, karena terjemahan itu terkadang bukan oleh seorang yang ahli ilmu hikmah jadi tidak tepat, dan tidak dicantumkan halaman jadi kita tidak bisa cros cek ulang demikian

    • bertobatlah perdana ahmad,,,,,,,,,jangan haramkan tahlilan, jgn haramkan yasinan, jangan haramkan slametan……..sebab hnya iblis dan syetan yang mengharamkan itu dan apabila km mengharamkan juga berarti kamu kekasih iblissssss

  3. Tidak ada perbedan yang signifikan antara ulama dan hukama’ (orang bijak). Dalam riwayat Thabarani dari Abu Hanifah disebutkan :
    “Duduklah bersama kubara’ (ulama besar) dan bertanyalah kepada para ulama serta bergaullah dengan para hukama’ (orang bijak dan arif bijaksana).”
    Dalam riwayat lain dikatakan :
    “Duduklah bersama ulama dan bergaullah dengan para hukama’ serta akrabilah para kubara’.”
    Pada dasarnya ulama itu terbagi menjadi tiga kelompok :
    1. Ulama yang sangat menguasai dan memahami hukum-hukum Allah. Ulama seperti ini disebut dengan ash-habul fatwa (penjelasan :ulama yang banyak mengeluarkan fatwa)
    2. Ulama yang sangat dalam kemampuannya tentang ma’rifat kepada dzat Allah. Ulama seperti itu disebut hukama’. Golongan ulama ini senantiasa menitikberatkan pada upaya memperbaiki tingkah laku dan akhlak. Baik untuk diri sendiri maupun umatnya. Demikian itu karena hati mereka selalu tersinari dengan ma’rifatullah dan jiwa mereka selalu tersinari dengan cahaya keagungan Allah.
    3. Ulama-ulama besar yang disebut dengan al-kubara’. Ulama seperti ini senantiasa melakukan hal-hal terpuji untuk kepentingan mahluk Allah, terutama ahli ibadah.

    Pertanyaan juga buat dukun ahmaq ngantuk ;) , seorang hukama itu adalah orang arif dan bijaksana yang senantiasa menitikberatkan pada upaya memperbaiki tingkah laku dan akhlak. Baik untuk diri sendiri maupun umatnya. MAKA :
    cari dikitab Ihya Adakah kategori hukama itu orang yang pintar otak-atik rumus buat jimat? banyak punya khadam (pembantu) dikalangan setan ? Adakah hukama itu menggunakan hizib untuk menyihir orang ? adakah seorang hukama itu seperti anda yang mengaku seorang yang ahli ilmu hikmah tapi lisan anda penuh dengan kata-kata jorok dan kotor? Adalah seorang hukama ahli tarekat sepeti anda yang menghinakan saya dengan menyamakan dengan monyet ???? adakah seorang hukama yang menderita penyakit al-wahnu (cinta dunia takut mati) hingga harus punya jimat kebal imam syadzili ? Anda bukan seorang hukama melainkan ahmaq ! :D

    ahmad muda menjawab :

    prabu kolor, yang ane tanya beda hukama dan ulama pada kitab ihya karena kit sekarng sedang membicarakan ghzaly, dasar kerbau selalu saja bodoh, lain kita bilang lain ditanggapi, negrti tidak sih metode sabik lawahiq kalam, dalam memahami kata kata itu punya peraturan kerbau, makanya ente sebagai kerbau sering salah paham memahmi kata kata saya, apalagi ulama ulama sekaliber ali buni

    kerbau!!!!!!!!
    bantahan sudah kuberikan, balas bantah, jangan yang kau lihat kelemahan itu yang kau bantah, etapi semua argument bantahanku kerbau balas bentar biar pengunjung tidak mengambang masuk kandang kerbau wahabi.
    paham kerbau?????????
    kalau tak paham memang kerbau itu tak pernah bisa paham, makanya ane mnegrti bicara sama kerbau bikin bete he he he he he hecihuyyykerbau niye

    • Kalau kalah argumen kayak gini nih. Maen jeplak bilang orang kagak nyambung, coba ente baca lagi argumennya PA di atas.

      Makin kesini, makin ketauan orang ini kagak bisa mencerna suatu ulasan. Apalagi mencerna kitab2nya sendiri. Wong wong pengunjung juga kagak bego2 amat.

  4. ertanyaan buat dukun ahmaq, ulama yang mana ? yang ada mungkin banyak ulama su’ ( ahli jimat, ahli sihir) yang memang meriwayatkan secara mutawatir musalat ghazali, tolong sebutkan ulama mana yang membenarkan adanya musalat ghazali yang 100% dipercaya buatan Imam Ghazali yang keilmuannya diakui oleh seluruh golongan umat islam yang non ulama tarekat sufiyah ?

    kerbau, ini ilmu hikmah yang pasti diriwatakan ulama hikmah, kalau ulama aqidah itu bukan tugasnya, ulama fiqih itu bukan tugasnya, ulama tasawuf itu bukan tugasnya.

    kalau ente wahai kerbau kenala karangan ulama hikmah dan bukan taklid dari blog dan buku, majalah orang maka kata kata penyebutna bahwa itu musalat ghazaly, hampir semua menyebutkan kata musalat ghazaly

    kerbau!!!!!!

    logika ente payah banget sih, apakah barisan wahabi rata rata sebodoh ente, selera diskusi ane jadi hilang kalau lawan kayak ente, malas aner cari bahan, bayangkan lain ditanya lain dijawab, kita bilang musalat karangan ghzali, datang ente sibuk bilang aufaq bukan karangan ghzaly, kepala kerbau, bikin habis waktu saja,

    udah ya kerbau ane ada kesibukan lain

    oya kerbau itu tasbih baligh, jangan ente sibuk bilang ente bukan kerbau lagi, karena fakta nete manusia, bisa bisa ketawa pengunjung tak bisa berhenti, terberak diwarnet bikin susah.

    bung kalau ente tak dibilang kerbau pengunjung bisa mengantuk baca debat kita, makanya dengan ada kata kata kerbau, penunjung bisa emosi, tertawa, menurut kepentingan, jadi ada variasi, jadi maklumlah aja wahai kerbau, disekitar kampungku jarang terlihat kerbau, makanya ketika aku mengenangmu maka kerbaulah yang terlinats dipikiranku.

    semakin kutahan semakin tak kuat, karena engkau adalah kerbau gelapku, yang aku selalu ada untukmu he he he he

  5. SUDAH CUKUP BICARA JOROK DI BLOG SAYA INI ATAU “KELUARLAH DENGAN HINA DARI BLOG SAYA!” ukhruj ya aduallah! (arti : keluarlah ya musuh Allah)

    ha ha ha kerbau, semua yang ada didunia punya Allah, lagian blog ini kan gratis, kagak pake bayar, lagian blog ini dikatakan blog ente itu anggapan ente dan orang yang mau menganngap, kalau ane anggap ini blog kerbau, siapa saja boleh mencambuk kerbau disini,

    Allah tidak pernah mentakan saya musuhnya, dan anda belum pernah dapat wahyu, taiadalah engkaukecuali seorang pendusta yang sesat menyesatkan.

    belum dapat jatah surga aja, udah memahami orang isi neraka, padahal dalam hati ente sifat hubbud dunya (cinta popularitas sangat kentara)(pendusta), pelaknat. dosa ini aja bila tak bertaubat dan tak diampuni sudah jelas ada jatah tiket keneraka, tapi belagu seolah penghuni surga

    dsar kerbau!!!!!!!!!!

    ha ha ha ha ha ha

  6. seorang hukama gadungan :D ngakunya punya ilmu hikmah tapi akhlak dibawah standar ;)

    hikmah itu ada dua makna : hikmah berkata kata mutiara
    hikmah dalam kaitan ilmu asrar

    dua dua diatas gak ada hubungan dengan kata kata ane keente

    ente kerbau prabu kolor ngebor dari segi ente wahabi sesat menyesatkan, dan ane dalam kapasitas membendung pemikiran sesat ente, kalau bukan ente sesat, kata kata ente tak perlu sepedas itu paham, toh kata kata kasar ane kekerbau ini setelah ente menghina ibnu arabi, dan yszaly, ingat itu, tampa ente mulai wahai pecinta kolor ngebor ane kagak gunakan kata kata tidak pantas, ane tak takut jatuh image pada pengunjung, karena ane tak berharap pujian manusia, dan tak takut dicela, namun kalau sama ente ane siap perang caci mai, masih banyak simpanan belum dikeluarkan, wahabi kerbau ngantuk, ha ha ha ha

    • Katanya Paham Hikmah, argumen hikmah ente bertolak belakang ama kata2 kotor ente. Pengunjung yg cerdas pasti ketawa nih baca argumen konyol kayak gini.

  7. hai Dukun Ahmaq banyak dari pengunjung tidak mengerti apa yang anda katakan (sudah ada pengunjung yang protes karena terlalu banyak istilah arab yang tidak dijelaskan maksudnya hingga mereka ga mudeng dengan yang dijabarkan) dan pada akhirnya anda akan rugi sendiri karena pengunjung tidak akan bisa mencerna ulasan anda dan menganggap remeh anda,karena banyaknya istilah arab yang tidak anda jelaskan yang akan membuat tanggapan anda akan kalah ilmiah dari tanggapan saya yang “membumi”. anda harus menjelaskan pada umat islam yang awan penjelasan seperti qadim yang berarti masa lampau, jadid ( baru), asrar ( rahasia), istbat (menentukan) nafi (penolakan, penampikan, pengingkaran) dll janganah anda sok-sokan merasa pintar sendiri bahasa arab hingga sombong pada umat islam yang awam ga mau menjelaskan artinya.

    KEMBALI PADA MASALAH KITAB AL-AUFAQ :
    1.YANG TIDAK BISA ANDA TAMPIK ADALAH AL-AUFAQ TIDAK DIKENAL OLEH HABIB MUNDZIR, MUSTAHIL HABIB MUNDZIR TIDAK MENGENAL IMAM GHAZALI DAN KITAB AL-AUFAQ JIKA MEMANG 100% KARYA IMAM GHAZALI
    2. SILAHKAN ANDA LIHAT SCEREEN SHOT GAMBAR JIMAT DIATAS YANG MENURUT PENTERJEMAHNYA DIKUTIP LANGSUNG DARI KITAB AL-AUFAQ KARYA IMAM GHAZALI
    PERTANYAANYA :
    a. Coba anda buka kitab Al-aufaq asli yang menurut anda karya imam ghazali dan lihat 6 gambar jimat diatas apakah ada dalam kitab al-aufaq, Jika anda katakan tidak ada maukah anda bersumpah dihadapan Allah dan kami saksinya dengan mengatakan “DEMI ALLAH, 6 gambar jimat diatas 100% tidak ada dalam kitab al-aufaq yang fungsinya menyihir agar seorang wanita tidak bisa menikah, menyantet seseorang yang jadi musuhnya hingga berakibat terganggu atau rusak alat fitalnya, meminta bantuan setan untuk mengganggu seseorang hingga dikuasai setan, menyihir atau menyantet seseorang yang dimusuhi hingga akan mati tanpa sebab sebelumnya, sihir untuk mengeluarkan darah (kemaluan) seorang wanita dan membuat wanita tersebut memukuli dirinya sendiri.memanggil nama makhluk halus, ketika dalam keadaan bahaya atau dalam keadaan sangat memerlukan pertolongan dan jika saya berbohong maka saya akan mendapat balasan dari Allah Ta’ala di alam kubur dan akhirat kelak”
    b. Jika memang ada gambar 6 jimat diatas namun anda mengatakan penterjemahnya salah mengartikan maka dibagian mana yang salah tunjukkan buktinya pada kami dan yang mana pengertian yang benar !

    JANGAN BERTELE-TELE DALAM MENJAWAB WAHAI DUKUN AHMAQ! to the point saja!

    kerbau!!!!!!

    imam ghazaly bukan pengarang kitab aufaq, namun didalam kitab aufaq ada dijelaskan masalah musalat ghazaly yang merupakan penemuan beliau, sama sepeti anda yang mengutip pendapat orang lalu dianggap pendapat anda. kok ribut sih.

    masalah cuma satu.

    imam ghzaly penemu musalat. titik
    aufaq bukan karangan ghzaly. titik.
    aufaq mencantumkan musalat ghazaly.titik.
    yang ternafi sebagai pengarang kitab aufaq. titik.
    tidak ternafi penemu musalat. titik.

    mudah mudahan kerbau tidak bingung lagi.

    ha ha ha ha, bung perdana, andai anda berdakwah tampa menghina aulia, tampa menyebutkan kata kata tak pantas keorang, tampa mengunakan kata sesat, bid’ah, syrik, maka itu lebih baik bagi anda dan pengun jung blog ini.

    saran :

    cukup mengunakan kata kata salah atau kurang tepat kepada orang yang beda paham dengan anda. lalu ajak diskusi baik baik, gunakan dalil yang benar dan data yang valid,

    saya berjanji bila anda mau bertaubat dari kata kata kotor, saya akan bersikap santun pada anda, dan semua artikel anda kepada seluruh kaum muslimin edit kata kata syrik dan bid’ah dan sesat ganti dengan kata kata salah, atau kurang tepat, semoga anda tidak takabur dengan anjuran ini.

    semoga pemikiran pemikiran kerbau yang penuh dengan kekotoran tidak ada lagi diblog ini, saya masuk kemari seperti masuk kandang kerbau, penuh dengan kotoran

    SESAT
    BID’AH
    KURAFAT
    LAKNAT
    SIHIR

    BUKANKAH KATA KATA DIATAS ADALAH LATA KATA YANG TAK PANTAS DITUJUKAN KESEORANG MUSLIM YANG SEDANG MENCARI ILMU ALLLAH. KATA KATA ITU SAMA SEPERTI KOTORAN KERBAU DIKANDANG KERBAU, MAKANYA MANUSIA YANG SUKA MENGUNAKAN KATA KATA ITU PANTAS KITA BILANG KERBAU

    TAK ADA MAKSUD MENGHINA HANYA MENEGUR DENGAN KATA KATA BALGHAH AGAR DIRENUNGKAN KENAPA AKU DIBILANG KERBAU, PADAHAL TITELKU SPDI.

    UDAHLAH TAUBAT MAS
    BUKANKAH KATA KATA

    • wong,

      coba baca ulang argumen ente tsb… Ente ga sadar yah, tulisan ente itu tuh, yah lagi ngomongin diri sendiri. ckckckck!

      EM TE EM = MTM.

  8. Soal apakah itu dusta ??

    Jawab : dusta adalah sebuah perkataan yang tidak sesuai dengan kenyataan.

    Apakah hukum berdusta??

    Jawab hukum berdosa adalah berdosa besar, apalagi bila itu menyangkut harga diri seseorang, maka ia juga mendapat dosa upat (ihya bab ghibah dengan redaksi lain)

    Soal :
    Apakah perdana pemilik blog metafisis seorang pendusta???

    Jawab :

    Ia adalah seorang pendusta, yang selalu menduga duga, yang sesat lagi menyesatkan.

    Soal :
    Apakah hukum mengunjungi blognya???

    Jawab :

    Hukumnya haram bagi yang belum mampu membedakan yang benar dan yang salah dalam kandungan perdebatan, karena mafsadah (kerusakan) lebih didahulukan dari maslahah yang mungkin ditemukan pada blog ini.

    Boleh bila mampu membedakan yang benar dan yang salah, bahkan berpahala bila diniatkan untuk menghancurkan kesesatan pemikirannya.

    Soal : manakah contoh dustanya???

    Jawab :

    Contoh dustanya adalah menganggap saya bahwa saya mengcopy paste buku mujarobat yang dijual dipinggir jalan.

    Soalnya : bisakah lebih didetailkan?

    Jawab :

    Pertama ia tak mengenal saya dan bagaimana saya mendapatkan ilmu hikmah, maka bila saya memang benar mencopi paste maka ia benar, namun kalau bukan copi paste dari buku maka ia adalah sipendusta.

    Contoh
    orang yang mirip dengan sapi bukan sapi
    orang yang mirip dengan kambing bukan kambing
    orang yang mirip bersihir bukan bersihir
    orang yang mirip mencopi paste lewat buku mujarobat bukan mencopi paste.

    Maka bila mencopi paste ternafi maka ia adalah sipendusta. Kesimpulannya perdana adalah seorang pendusta. Seorang pendusta berdosa. Setiap yang berdosa yang tidak diampuni dimasukkan keneraka. Kesimpulannya…./….

    Soal : masih belum jelas sisi berdustanya, bias anda buktikan??

    Jawab :

    Sejujurnya, tak perlu bersumpah, karena kerbau tak percaya sama sumpah. Maka saya bicara jujur bagi yang mau percaya saya jujur. Saya mempelajari ilmu hikmah lewat mursyid, ulama, dan karangan karangan hikmah langsung dari versi arab, dan situs situs yang berbahasa arab bila ada keterangan keterangan yang ada dalam kitab kitab hikmah kurang cukup luas mendetail maksud dari para ulama dalam kitab hikmah semisal ali buni dan lainnya. Insya Allah nikmat akal saya cukup diberi Allah, saya pernah mewakili Aceh untuk mengikuti lomba musabaqah hifzil quran walhadist antar pondok pesantren seluruh Indonesia diwisma cempaka putih Jakarta, ditutup diistana wakil presiden hamzah haz kala itu. Dengan juri imam masjid nabawi kala itu. Even propinsi musabaqah fahmil; quran mulai dari level kecamatan dan propinsi pernah saya ikuti, dan rata rata juara pertama. Piala dan piagam dalam dunia ilmu alquran dan ilmu kitab kuning sudah banyak saya miliki, walau sekarng itu tak berharga bagi saya setelah saya mendalami pemikiran alghzaly. Skill saya dalam ilmu ilmu alat dengan izin dan nikmat Allah saya rasa cukup untuk menelusuri jalan istidlal para ulama ulama as’ariah, syafi’iyyah, dan tasawuf dari berbagai referensi. Selebihnya saya membaca sebagai wawasan dan perbandingan saja.

    Jujur saya anti mempelajari agama lewat buku dan karangan karangan berbentuk buku dan majalah untuk saya ambil sebagai ilmu kecuali karangan sirajuddin abbas, lainnya hanya sebagai wawasan saja. Dan sampai sekraang prinsip saya terhadap buku, majalah, blog hanya sebagai penambah wawasan, namun untuk ilmu saya hanya percaya kepada kitab kitab kuning versi arab langsung. Jadi bagi saya ilmu dan wawasan berbeda. Ilmu untuk saya amal, wawasan sebagai bahan saya memudahkan mentranfer pemahaman saya kepada jamaah yang banyak yang PNS, guru, dan mahasiswa dan mahasiswi yang membutuhkan seorang yang mampu menjabarkan ilmu kitab kuning dalalm konteks kekinian, makanya saya belajar internet dan ilmu computer lainnya, untuk mengimbangi kemajuan pemikiran jamaah dan lawan saya terutama kaum wahabi, dan muhammadiah yang golongan modern. Bahkan ada teman teman yang s2 DIIAIN banda aceh terkadang berkonsultasi masalah masalah yang dirasakan dosennya tak mampu menjawab pertanyaan itu, seperti masalah ismu. Apakah ismu itu ismu. Dua kata yang berulang ulang yang masih diperdebatkan mahasiswa s2 ini dengan dosennya. Saya mudah saja menjawab : itu adalah syabbah istikhdam yang berkata sama, namun diulang berbeda makna, yang pasti orang yang mengerti ilmu usul fiqih dan mantiq susah menjelaskannya.

    Soal: teruskan!!!!!!!!!

    Jawab :

    Saya penentang buku mujarobat yang dijual ditoko took karena beberap alas an.

    1. penterjemah terkadang hanya bias nahu saraf namun bukan ahli hikmah, hingga yang dia terjemahkan belum tentu ia paham.
    2. tidak bisa kita cek dan ricek karena sumber kitabnya tidak jelas.
    3. banyak salah terjemah, dan salah penjabaran dari kitab aslinya
    4. menyesatkan bagi yang tak paham bahwa kandungan itu salah.

    Jadi saya tak pernah memahami lewat buku mujarobat sebagai ilmu kecuali kitab senjata mukmin, dan satu lagi kitab yang namanya senjata mukmin namun isinya banyak sekali salah. Senjata mukmin versi jawi itu sudah diacc ulama besar aceh, dan yang satu lagi waktu saya cari senjata mukmin yang asli, habis, saya ambil untuk tahu isinya, pas tahu banyak salah maka saya sarankan pada jamaah agar jangan membeli atau kalau dibeli jangan amalkan kecuali yang saya bilang boleh.

    Inilah faktanya, saya tak pernah mempelajari dar buku mujarobat pinggir jalan.

    Soal : terus isi blog anda sebagiannya kok serupa dengan yang dibuku mujarobat yang ditampilkan diblog sang kerbau????????

    Jawab :

    Serupa belum tentu sama. Boleh jadi penterjemah mujarobat itu adalah seorang praktisi ilmu hikmah yang menterjemahkan dari kitab hikmah arab, yang rata rata kitab hikmah memang menyebutkan tentang, bintang, buruj, dan manzilah, jadi ada kemungkinan apa yang saya baca dikitab kuning yang saya tampilkan diblog saya adalah kitab yang diterjemahkan oleh penulis buku mujarobat itu. Jadi serupa isinya belum sama caranya.
    Kalau penterjemah membaca kitab arab lalu menterjemah lalu saya baca terjemah itu dan paham dari sana maka kerbau berada dipihak yang benar, namun bila yang say abaca hanya kitab arab tampa pernah mengcopi paste berarti kerbau adalah pendusta.

    Soal : oooooooooooooooo, gitu toh berarti perdana pembohong dong yang suka memfitnah???????????

    Jawab :

    Tidak hanya berbohong dan memfitnah saya, bahkan aulia Allahpun dia dustakan, bahkan ia menyesatkan masyrakat dengan blognya yang berisi kupasan agama dengan derajat dugaan tinggkat tinggi, ia hanya tiga tahun nyantri, kerja dipemerintah, suka baca buku, majalah, blog. Dari sanalah sumber ilmunya, adapun dari versi arab langsung, ia bisa tapi kurang bisa. Semoga dengan ini jelaslah yang sebenenarnya. Dan kembali pengunjung mau percaya siapa. Wassalam.

  9. @Wongalus,

    Coba deh ente maen ke toko buku gede, kalo perlu datang ke jakarta sini. biasanya di sono disediain komputer (data base) buat bantu pengunjung nyari judul buku. Ente ketik kata ”Alghazali”.

    Ente pikir kitab2 alghazali cuma ente doang yg baca/punya? Udah banyak kitab2 pesantren yg go publik alias dipasarkan di toko buku. Kitab itu bahasa ente, yah sama aja ama buku. Isinya podo bae mas, cuma…. ente aja yg mempersusah diri sendiri. Coba ente googling ilmu perpustakaan, coba cari tau apa yg sebut penelitian sumber, revisi dan penyebaran buku. Anak kecil sekarang udah pada pinter nyari buku/bacaan yang bener.

    Ente waktu nyantri molor melulu sih!

  10. hehe.. abis subuh langsung chatting nih ma si wong.

    Engga ada bedanya bos penjelasan/bahasa pengantar suatu tulisan suatu kitab. Mau pake arab kek, mau pake bahasa daerah kek, Siapapun penulisnya, karya manusia tidak absolute benar!! Cuma Al Qur’an yang pasti haq dan absolute benar.

    Maka sampai kapanpun muncul sebab akibat suatu tulisan/karya manusia. ada yang pro, ada yg kontra. Ente pikir kitab2 agama ente buat sepanjang masa. Generasi sekarang bukan nyalahin ulama2 terdahulu yg udah memberi pengetahuan. Kita Hanya memeriksa/meneliti suatu karya manusia. Kan bisa jadi ada salah tulis, kurang tepat mengurai suatu definisi, de el el.

    Suatu karya tulis manusia biasa, sampe kapanpun ada tandingannya, Cuma Alqur’an yang gak ada tandingannya. Lebih baik bersandar pada hadist dhoif daripada ngikutin suatu fatwa tanpa dalil.

    Jangan2 ente kalo baca koran arab mesti ngambil wudhu dulu yeh? terus mulai merenung, apa maksud berita dikoran ini? atau coba ente baca taurat dan injil, sekalian tafsirannya, terbitan Libanon. liat pake bahasa apa!

    wong, mendingan ga usah pake bahasa kasar/kotor/jorok. Biar diskusinya asyik. Gimana? setuju kagak?

  11. @wong, ente kalo argumen ga obyektif, terlalu subyektif dan jauh dari esensi diskusi. Ente serang pribadi orang, bukan pemahamannya. Kalau seperti itu, bukan tidak mungkin anda terkena junun akibat ilmu hikmah palsu. Ane saranin ente baca alhikam ibnu athoillah yang disyarah oleh Said Hawa dedengkot ikhwanul muslimin induknya PKS. Gimana coy? Alhikam dan karya Ghazali juga dikaji Aa gym. Aa gym juga pernah junun, tapi ilmu beliaulah yang menyelamatkan beliau dari junun hingga Allah swt menyembuhkan beliau.

  12. @wong, ente kalo argumen ga obyektif, terlalu subyektif dan jauh dari esensi diskusi. Ente serang pribadi orang, bukan pemahamannya. Kalau seperti itu, bukan tidak mungkin anda terkena junun akibat ilmu hikmah palsu. Ane saranin ente baca alhikam ibnu athoillah yang disyarah oleh Said Hawa dedengkot ikhwanul muslimin induknya PKS. Gimana coy? Alhikam dan karya Ghazali juga dikaji Aa gym. Aa gym juga pernah junun, tapi ilmu beliaulah yang menyelamatkan beliau dari junun hingga Allah swt menyembuhkan beliau.

    ha ha ha saya pikir anda pintar, namun kata kata anda diatas meragukan saya apakah anda seorang yang junun pula?????????
    mohon konfirmasi

  13. Al Gazzali aja pernah junun apalagi @wong. Sulit bagi @wong untuk mengentaskan diri dari dunia TBC. Lha wong Rasulullah saw dan sahabat nggak main urek urek bikin jimat kok @wong bikin, aneh to? Dinisbatkan lagi secara paksa pada para ulama hanif. Memang dukun emang tukang catut. Baca aja tiap komennya, pasti semua terpingkal oleh cara berpikir dukun lawak.

    • Ada apa gerangan? begitu gembiranya menyangka ada kekacauan. Diblog ini pengacaupun boleh masuk dgn leluasa. Insya Allah masih bisa ditanggapi.

  14. .@wongalus mo cari majmu’ fatawa ibnu Taimiya? Ane juge mau. Noh yang Terjemahan di Gramedia ada. Yang asli malah ada di Amazon.com, kitab lain yang asli juga bisa dipesan online. Lewat kutubuku.com jg bisa. Wong, kirimin gw atu aje ye…

    • Hehe.. Mas her bisa aja. Ok deh. sy udah googling. Dan memang byk pendapat/tafsiran. Bisa baca tulis atau tidak, Hal tsb tidak akan mengguncangkan keimanan sy.

  15. ASS. WR. WB. SEMUA PENGUNJUNG WEB
    DUKUN AHMAD (WONG HALUS) SULIT UNTUK SADAR DAN BERTOBAT KARENA TEROBSESI CARI UANG DENGAN CARA HARAM, SYIRIK. DUKUN AHMAD INI MENYEBARKAN ILMU SECARA DIAM-DIAM DAN TIDAK DIKETAHUI OLEH MASYARAKAT LUAS DI ACEH, ALAMATNYA TIDAK PERNAH DIBERIKAN KEPADA MURIDNYA TAKUT DILAPORKAN KE POLISI DAN ULAMA TENTANG AJARAN SESAT. KALAU MASYARAKAT DAN ULAMA ACEH TAHU, PASTI DUKUN AHMAD AKAN DIHUKUM. BICARANYA SAKTI TAPI UNTUK MENYELAMATKAN DIRI, MENYELESAIKAN MASALAH DIRI SENDIRI SAJA TIDAK
    MAMPU.
    MAS AKHMAD PERDANA, LEBIH BAIK DILAPORKAN SAJA KE MAJELIS ULAMA DI ACEH ATAU KE KEPOLISIAN DI ACEH TENTANG DUKUN AHMAD PALSU, PENIPU PENYEBAR ILMU SESAT.
    WASSALAM

  16. wahai wahai wahai para para sufi eh lah dalah salah ding SAFI aja lah jangan kau katakan dirimu sufi kalau tandukmu masih hitam

    wahai wahai wahai para supi eh lah dalah salah ding SUFIAH waelah jangan kau anggap dirimu sufi jikalau dirimu diliputi dibuai nafsu2 duniawi

    wahai wahai para sufi elah dalah salah maning SUFITENG aja lah jan jangan kau katakan dirimu dari golongan sufi jikalau dirimu tempatnya maksiat

    HA HA HA HA HA NUNUT NGIUP MAS!

  17. Buat agan-2 semuanya,jadikanlah diri kalian semua sebagai manusia yang tahanuji dan sabarlah dalam menghadapi jaman ini,kawan,kita semua bertemu karena kita semua bersaudara dan janganlah antara satu dengan yang lain timbul kecurigaan yang tidak akan baik ujungnya,baiknya kita bersabar dalam segala hal,,

    1. Bermurah hati seperti Nabi Ibrahim
    2. Menyerah dengan suka rela seperti Nabi Ishak
    3. Bersabar seperti Nabi Ya’qub
    4. Shalat seperti Nabi Zakaria
    5. Miskin seperti Nabi Yahya
    6. Memakai pakaian bulu seperti Nabi Musa
    7. Mengembara seperti Nabi Isa
    8. Beragama seperti Nabi Muhammad SAW
    Sekurang-kurangnya ada sepuluh sifat yang harus dimiliki oleh orang-orang yang berada dalam perjuangan kerohanian, yang sedang memeriksa diri sendiri dan yang berusaha mencapai tujuan kerohanian serta yang menginginkan kekal berada dalam keadaan itu. Apabila Allah telah mengizinkan mereka untuk tetap berada dalam keadaan itu dan berdiri teguh di dalamnya, maka mereka akan mendapatkan kedudukan yang tinggi.
    􀂾Sifat pertama, hendaklah seorang hamba tidak bersumpah dengan menggunakan nama Allah, baik di dalam perkara yang benar maupun di dalam perkara yang salah, dan baik secara disengaja maupun tidak. Jika ia telah menyadari hal itu, yakni ia tidak bersumpah dengan menggunakan nama Allah, baik secara disengaja maupun tidak, maka Allah akan membukakan pintu cahaya-Nya baginya, ia akan menyadari faidahnya di dalam hatinya, pangkatnya di sisi Allah akan ditinggikan, kekuatan dan kesabarannya akan bertambah, sanak saudaranya akan memujinya dan tetangga-tetangganya akan memuliakan. Kemudian, orang yang kenal kepadanya akan menghormatinya dan orang yang melihatnya akan merasa gentar memandangnya.
    􀂾Sifat kedua, hendaknya tidak berbuat bohong, baik berbohong yang sesungguhnya maupun hanya sekedar lelucon saja. Jika ia telah dapat membuang perbuatan yang tidak diinginkan itu dan telah menjadi satu dengan dirinya, maka Allah akan membukakan hatinya dan membersihkan ilmunya, sehingga seakan-akan ia tidak pernah berbohong dan apabila ia mendengar orang lain berbohong, maka hatinya akan merasa benci dan malu. Jika ia berdoa kepada Allah supaya Dia menghilangkan perbuatan bohong itu dari dirinya, maka Allah pun akan memperkenankan doanya itu.
    􀂾Sifat ketiga, apabila berjanji, hendaklah tidak mengingkari janji itu, atau jangan berjanji sama sekali. Dengan tidak mengingkari janji atau tidak berjanji sama sekali itu, ia akan mendapatkan sumber kekuatan dirinya, dan inilah tindakan yang seimbang untuk diikuti. Sebab, pengingkaran janji itu termasuk ke dalam perbuatan bohong. Jika ia berbuat demikian, maka pintu kemuliaan akan dibukakan baginya, derajat ahlak yang tinggi akan diberikan kepadanya, orang-orang yang benar akan cinta kepadanya dan pangkatnya di sisi Allah akan ditinggikan.
    􀂾Sifat keempat, hendaklah tidak mengutuk mahluk atau menyakiti mereka, walau ia sendiri disakiti. Karena sifat ini termasuk salah satu sifat yang baik dan termasuk kebajikan. Ini adalah suatu sifat yang benar. Jika seorang hamba bertindak berlandaskan pada sifat ini, maka ia akan berakhir dengan kehidupan yang baik di bawah lindungan Illahi, Allah akan menyediakan pangkat kerohanian yang tinggi untuknya, ia akan dipelihara dari jatuh ke lembah kebinasaan dan dari kejahatan manusia, dan Allah akan mengkaruniakan rahmat dan kedekatan kepada-Nya.
    􀂾Sifat kelima, hendaknya tidak berdoa agar orang lain mendapatkan bahaya, walaupun orang itu memperlakukan dirinya dengan cara yang tidak baik. Janganlah membalas baik dengan lisan maupun dengan perbuatan. Bersabarlah dan serahkanlah kepada Allah. Janganlah menuntut bela, baik dengan perbuatan maupun dengan lisan. Orang yang dapat melakukan semua ini akan diberi kedudukan yang tinggi di sisi Allah. Orang yang terlatih dengan cara seperti ini dan tetap menjalankan sifat ini akan mendapatkan kemuliaan di dunia ini dan di akhirat kelak, dan ia akan dicintai oleh orang-orang yang benar, baik yang dekat maupun yang jauh. Permohonannya akan diterima dan ia akan mendapatkan kemuliaan di hati orang-orang yang beriman.
    􀂾Sifat keenam, janganlah seorang hamba itu mengatakan bahwa orang yang mengikuti kiblat yang sama, yaitu orang yang beragama Islam itu adalah musyrik, munafik atau kafir. Jika kamu tidak mengkafirkan, memunafikkan atau memusyrikkan seseorang, maka itu menunjukkan bahwa kamu mengikuti sunnah Nabi besar Muhammad SAW, menjauhkan diri kamu dari berbuat kekacauan dalam perkara yang hanya diketahui oleh Allah saja dan menjauhkan diri dari siksaan-Nya, serta Allah akan mendekatkan kamu kepada rahmat dan keridhaan-Nya. Oleh karena itu, ini adalah pintu yang mulia untuk menuju Allah SWT. Yang mengkaruniakan sifat ini kepada hamba-hamba-Nya yang beriman sebagai balasan atas kasih sayangnya kepada semua orang.
    􀂾Sifat ketujuh, hendaklah seorang hamba itu menghindarkan dirinya dari perkara dosa, baik secara lahir maupun secara batin, dan juga menjauhkan anggota badannya dari melakukan perbuatan

    dosa. Dengan demikian, hatinya dan juga seluruh anggota tubuhnya akan mendapatkan karunia Allah di dalam dunia ini dan karunia yang disediakan untuknya di akhirat kelak. Kita berharap semoga Allah memberikan sifat ini kepada kita dan membuang segala hawa nafsu keduniaan dari hati kita.
    􀂾Sifat kedelapan, hendaklah seorang hamba itu tidak membebani seseorang, baik beban itu berat maupun ringan. Sebaliknya , hendaklah ia membuang beban yang ditanggung oleh seorang, baik itu meminta maupun tidak. Sebenarnya, sifat ini adalah sutau kemuliaan yang diberikan Allah kepada hamba itu dan sifat ini juga memberikan kekuatan kepadanya untuk menasehati orang lain supaya melakukan perbuatan baik dan meninggalkan perbuatan jahat. Ini adalah suatu kemuliaan bagi seorang hamba Allah. Hamba yang berada dalam peringkat ini akan memandang seluruh mahluk itu sama. Hati hamba yang berada dalam peringkat ini akan dijadikan oleh Allah tidak memerlukan apa-apa lagi. Hamba ini akan berpegang teguh dan menyerahkan kepada Allah saja. Allah tidak akan menaikkan derajat seseorang di sisi-Nya, jika ia masih terikat erat kepada kehendak hawa nafsunya. Menurut pandangan orang yang berada dalam peringkat ini, semua mahluk itu adalah sama dan mempunyai hak yang sama. Inilah pintu kemuliaan bagi orang mu’min dan orang-orang yang saleh, dan inilah pintu yang sangat dekat kepada keikhlasan.
    􀂾Sifat kesembilan, hendaknya seorang hamba itu tidak mengharapkan pertolongan manusia dan juga hatinya tidak menginginkan mulia. Hamba ini tidak memerlukan apa-apa lagi. Inilah kebaikan yang besar keyakinan dan kebergantungan yang erat kepada Allah. Inilah salah satu di antara pintu-pintu tawakal kepada Allah yang menghantarkan seseorang untuk takut kepada-Nya. Ini menunjukkan kesempurnaan amal agamanya. Dan ini adalah tanda yang menunjukkan hubungannya yang langsung dengan Allah SWT.
    􀂾Sifat kesepuluh, ialah merendahkan diri, yaitu tidak merasa bangga dan membesarkan diri. Dengan sifat ini, kedudukan seseorang akan ditinggikan dan dimuliakan oleh Allah, ia akan disempurnakan di sisi Allah dan juga di sisi manusia. Ia diberi kekuasaan untuk mendapatkan kehendaknya dalam urusan keduniaan dan keakhiratan. Sifat ini merupakan akar dan ranting bagi batang kesempurnaan ketaatan kepada Allah dan ini juga merupakan penolong yang menaikkan seorang hamba ke posisi orang-orang saleh yang ridha dengan Allah di dalam kesusahan dan kesenangan. Dan inilah kesempurnaan wara’. Di dalam merendahkan diri itu, seorang hamba hanya melihat kelebihan orang lain dan ia berkata, “Barangkali, menurut pandangan Allah, orang itu lebih baik dan lebih kedudukannya daripada aku”. Jika orang itu adalah orang kecil, maka hamba itu berkata, “Orang ini tidak bersalah kepada Allah, sedangkan aku bersalah kepada-Nya. Oleh karena itu, sudah barang tentu ia lebih baik daripada aku”. Jika orang itu orang besar, maka ia berkata, “Orang ini telah menghambakan dirinya kepada Allah, sebelum aku berbuat demikian”. Jika hamba itu melihat seorang yang ‘alim, maka ia berkata, “Orang ini telah diberi apa yang tidak diberikan kepadaku, ia telah mendapatkan apa yang tidak aku dapatkan, ia mengetahui apa yang tidak aku ketahui dan ia bertindak menurut ilmu pengetahuan”. Jika orang itu orang jahil, maka hamba itu berkata, “Orang ini ingkar kepada Allah, karena ia jahil, sedangkan aku ingkar kepada-Nya, padahal aku berilmu. Aku tidak mengetahui bagaimana akhirnya aku dan bagaimana akhirnya orang itu”. Jika ia melihat orang kafir, maka ia berkata, “Aku tidak tahu, mungkin ia akan menjadi seorang muslim dan pada akhir hayatnya ia berada dalam kebaikan, sedangkan aku mungkin menjadi orang kafir dan berakhir di dalam kejahatan”.

    Inilah pintu kasih sayang, pintu takut kepada Allah dan yang perlu kekal pada hamba-hamba Allah.
    Oleh karena itu, apabila hamba Allah telah menjadi orang seperti digambarkan di atas, maka Allah akan memeliharanya dari marabahaya, derajatnya akan dinaikkan sebagai orang yang berdampingan dengan Allah SWT dan ia akan menjadi orang pilihan-Nya. Ia akan menjadi teman Allah dan musuh iblis. Di sinilah terdapat pintu rahmat. Di sinilah kebanggaan dan kesombongan diri akan hancur lebur. Rasa ketinggian diri di dalam hal keagamaan, keduniaan dan kerohanian akan hilang musnah. Inilah intisari penghambaan dan penyembahan kepada Allah. Tidak ada yang lebih baik daripada ini. Dengan tercapainya peringkat ini, maka lidahnya akan berhenti membicarakan hal-hal ahli dunia dan hal-hal yang sia-sia. Tidak ada kerjanya yang sempurna tanpa tangga ini. Rasa sombong, dengki dan melampaui batas akan hilang dari hatinya dalam semua keadaan. Perkataan dan tujuannya sesuai dengan apa yang terdapat dalam hatinya. Pendeknya, lahirnya sesuai dengan batinnya.

    • Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh !!!

      @M.Soege-Ardhianto ! smga anda dirahmatiNYA !

      terima kasih, setelah sy menyimak coment anda, sy memehami ttg yg anda sampaikan, itu baik dan sempurna.

      sy perlu tahu, apakah itu merupakan opini anda, atau ada rujukannya ? bila berniyat tolong balas !

      Jazakamullah Khoiron Katsiro. Wassalamu’alaikum wr.wb.

  18. sing jenenge manungso manunggale karso kang kaciptake saking 4 perkoro kang adeduweni nafsu 4 perkoro kang dititipi 20 perkoro naliko gesang, iku wis lumrah yen duweni sifat drengki iri jail metakil panasten. Iku wis kodrate manungso kang kaciptaake suma amanu suma kafaru. Yen durung diresiki atine dikumbah karo malaikat jibril yo ngunu iku werno2 manungso ing alam dunyo puniko! Ha ha ha ha ana nunut ngiup mas?

  19. wadi madi mani manikem
    wadi iku dadi awake netro ,dadi lebur utowo lemah arane
    madi iku dadi putihe netro,dadi daging banyu arane
    mani iku dadi irenge netro dadi getih angin arane
    manikem iku dadi pangucap dadi cahyane netro dadi balung geni arane
    coro arabe
    amaroh utowo geni abang warnane iku kang marake duweni watak panasten angkoro.dene sifate geni panase saking ngisor manduwur kang dadi simbole ngadek
    supiah utowo angin kuning wernane iku kang marake duweni watak pepinginan .sifate angin kesegala arah kang dadi simbole ruku
    aluamah utowo banyu ireng wernane iku adeduweni nepsu mangan dahogo.dene sipate banyu mili sko duwur mangisor kang dadi simbole sujud
    mutma*inah utowo lemah putih warnane iku kang adeduweni watak taohid .dene sifate anteng kang dadi simbole tahiyat
    mulo wong sholat iku wujud roso syukur saking 4 perkoro

    carane wong jowo sdulur 4 limo pancer , getih abang,getih kuning getih ireng getih putih utowo kakang kawah adi ari marwati puser
    mulane akeh menungso sing panasten angkoro jail metakil mergo mau iku 3 lawan 1 taohide sumingkir
    titipan 20 perkoro
    saking Allah 4 perkoro sir budi cipto roso
    saking pengeran 4 perkoro
    saking rosul 4 perkoro
    saking bopo 4
    saking biyung 4

    yen kepengen diresik yo carane njaluk yen rak njaluk yo rak diwei yen kejobo kodrate
    enek unen berdoalah kepadaku aku kan mengabulkanya ud uni astajid lakum
    mbuh bener purak wi coro arbe ha ha ha ha ha ha

    • Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh !!!

      kang mas @ndok blorok ………matur suwun, ananging isih kurang to kang mas !

      ***saking Allah 4 perkoro sir budi cipto roso
      saking pengeran 4 perkoro ***

      maksude pengeran niku sopo ? terus ko sing 4 perkorone ko ra dijabarke ??!!

      mugo ridlo galih ditunggu kang mas !!!

      wasallam !!

  20. yen pengen reti dwe golek ono kitab mahdus!
    Ingkang dipun wastani pangeran punika inggih jumenenging gesang kito pribadi , sebab sajatosipun sakhatahing pasebutan punika mboten wonten,mulo binasaken mboten wonten pangeran, punika tetepipun inggih amung gesang kito pribadi ingkang sinebut inggih ingkang anebut, lahiring pangeran wonten ing manungso lan batining manungso wonten pangeran
    awan awan mangan jangan so
    sampun kedawan kulo nyuwun ngaso
    ha ha ha
    nulise keju lah aku gae hp ha ha ha ha pis men aji wallyo jati

  21. sering kali terpancar perdebatan seperti ini di kalangan masyarakat,adalah kerana sebelah pihak yang merasa cukup dengan keilmuannya,dan ia lupa bahwa ilmu itu apa yang dikatakan Allah dan rasul-Nya,adapun penyataan yang dilemparkan oleh (ahmad muda & lainnya) terhadap (P.A) tidak kuat,bahkan tampak kecendrungannya tarhadap akal. dan untuk membela dirinya,

  22. Bg sya,bljar agama it semampunya,yg trpnting bs tau ilmunya sholat yg bnr,tngglkan yg haram, ga neko2…berpegang yg al quran & sunnah,Gusti Allah iku maha pengampun.

  23. pokoknya kalau itu idola saya, segala kesalahan dan kekurangan. saya bantah.pekerjaan saya kalau gak membongkar ya membantah.idola saya pasti yang baik, pasti yang, benar, kalu debat pasti menang..keterangan yang lain ,yang bukan dari idola saya salah,palsu,batil. itu yang berkata nafsu saya.walaupun saya cerdas,tapi masih bodoh.

  24. assamualaikum .w.w,apa yang anda amalkan dari mana mana kitab ,resikonya kembali kepada anda ,sebagaimana,di tangan anda ada ,ladiang/parang/pedang/keris/pisau belati/panah ,sudah tentu anda akan dituntut ,sekiranya anda menggunakan kesemua peralatan yang ada seperti di atas itu…..faham…..ya………

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s