Parah! Kyai Kok Bergelimang Kemuysrikan

nahimunkar.com. Bila anda dipanggil kyai, jangan senang dulu. Sebab, makna kyai tidak selalu berarti ulama yang benar-benar telah mengerti Agama Islam dengan segala cabangnya. Boleh jadi, anda sedang disamakan dengan seekor kerbau, sepasang gamelan atau justru dukun pelaku musyrik. Kenyataannya, di kalangan masyarakat Jawa, gelar kyai tidak saja dilekatkan kepada sosok ulama tetapi juga kepada seekor kerbau yang diangap keramat, dalang, gamelan, bendera keramat dan sebagainya.


Bahkan, meski gelar kyai dilekatkan kepada sosok yang dikenali sebagai ulama, namun belum tentu sosok itu ulama beneran. Bukan mustahil sosok “ulama” yang digelari kyai itu justru pendukung takhayul, bid’ah dan khurafat serta aneka kemunkaran lainnya seperti percaya kepada ilmu kebal dan sebagainya.
Contohnya, sebagaimana pernah diberitakan majalah GATRA edisi 16 Desember 2000, ada seorang kyai khos bernama Abdullah Faqih dari Pesantren Langitan, Tuban. Konon, sang kyai ini menerima wangsit dari Walisongo melalui mimpi. Isi wangsit Walisongo itu memastikan bahwa Gus Dur tak akan jatuh dari kursi kepresidenan sebelum masa jabatannya berakhir pada 2004. Saat itu masyarakat sedang ramai-ramainya menggoyang Gus Dur dari kursi kepresidenannya.
Bukan hanya Kyai Abdullah Faqih yang sesumbar seolah-olah diberitahu atau dibisiki tentang kejadian masa depan, bahkan juga Gus Dur sendiri. Oleh kalangan NU Gus Dur tidak saja disebut kyai, tetapi lebih jauh dari itu, ia diposisikan sebagai wali. Sebagaimana diberitakan GATRA, Gus Dur pernah menyatakan bahwa ia pernah ditemui seorang kyai bernama Makhdum yang menyerahkan sebuah keris kecil kepadanya, sambil memberikan isyarat bahwa goyangan terhadap Gus Dur itu harus diselesaikan lewat pemilu (pemilihan umum) baru (sekitar awal 2002).

Melalui pemilu itu, menurut Kyai Makhdum, Gus Dur akan berhasil memenangkan pemilu itu dan akan bertahan lagi sebagai Presiden sampai 2004. Gus Dur menduga, tamu itu tak lain adalah Maulana Makhdum Ibrahim alias Sunan Bonang salah seorang Wali Songo. Itu artinya, Gus Dur punya keyakinan, ditamoni (didatangi tamu) dan berjagongan (duduk dan berdialog) dengan orang yang sudah wafat zaman awal kerajaan Islam di Jawa masa dulu.
Kenyataannya, pada Juli 2001 Gus Dur lengser dari kursi kepresidenan akibat desakan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) pimpinan Akbar Tanjung dan MPR (Majlis Permusyawaratan Rakyat) pimpinan HM Amien Rais. Ini salah satu bukti bahwa yang namanya kyai itu, tidak lebih “sakti” dari anggota DPR-MPR RI yang oleh Gus Dur dinilai seperti anak TK (Taman Kanak-kanak) itu.
Pernyataan Kyai Abdullah Faqih maupun Gus Dur itu, sesungguhnya merupakan kebohongan yang nyata, dan merupakan sebuah pembodohan kepada ummat Islam, bahkan penipuan yang terang-terangan. Mereka selain telah berbuat kemusyrikan, juga telah melecehkan agama Islam, serta menjadikan agama Islam sebagai alat politik untuk melegitimasi kepemimpinan Gus Dur yang kala itu sudah tidak dipercaya rakyat.
Dalam surat Az-Zumar (39) ayat 42, Allah berfirman,

 

اللَّهُ يَتَوَفَّى الأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الأُخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Allah yang memegang jiwa ketika matinya dan yang belum mati di waktu tidurnya, maka Dia tahan jiwa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan (jiwa) yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS 39:42).
Jadi, merupakan suatu hal yang mustahil seseorang yang sudah mati puluhan atau ratusan tahun lalu, bisa jalan-jalan ke istana untuk menasehati Gus Dur. Sebuah lelucon yang tidak lucu karena terlalu banyak muatan membodohi umat. Demikian halnya dengan mimpi yang dialami Abdullah Faqih, yang melalui mimpi itu ia menerima wangsit Walisongo, juga merupakan sebuah upaya pembodohan yang telanjang.
Berdasarkan QS Az-Zumar (39) ayat 42 tadi, maka dengan jelas kita simpulkan bahwa baik Gus Dur maupun Abdullah Faqih (beserta seluruh jajaran NU –Nahdlatul Ulama—dan lainnya yang mempercayai hal itu), adalah telah melenceng dari Al-Qur’an, bahkan telah mempermainkan Al-Qur’an dan ummat Islam.

Ilmu Kebal dari Syathon
Contoh lain, dalam atmosfir yang sama yaitu dalam rangka membela-bela Gus Dur yang kala itu sedang digoyang dari kursinya, ada sesosok kyai yang dalam rangka membela Gus Dur bersama sejumlah anggota gerombolannya, (bermaksud) mendatangi gedung DPR-MPR RI. Jauh-jauh dari Jawa Timur mereka ke Jakarta untuk memberi tekanan kepada anggota legislatif, dan mereka mengaku-ngaku kebal (jadug). Segerombolan kyai lain bersama santrinya yang mengaku-ngaku kebal juga memberikan tekanan dari jauh (Jawa Timur), antara lain menumbangkan pohon sehingga menghambat jalan umum. Mereka juga merusak fasilitas milik Ormas Muhammadiyah, dan Al Irsyad di kawasan Jawa Timur.
Benarkah ada segerombolan manusia yang diberi kekebalan oleh Allah, padahal Allah tidak pernah memberikan kekebalan kepada para Nabi, sejak Nabi Adam ‘Alaihissalam hingga Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam? Dan para Nabi sendiri tidak pernah belajar ilmu kebal, tidak pula mengajarkan ilmu sejenis itu kepada ummatnya.
Sebagai contoh, pada Perang Uhud, gigi Nabi Muhamad shallallahu ‘alaihi wasallam patah, bahkan beliau menderita luka-luka ketika masuk ke dalam sumur perangkap yang disediakan musuh. Nabi Yahya ‘alahissalam kepalanya dipenggal dan dijadikan mahar (maskawin) oleh raja kafir yang dzalim.
Sayyidina Hamzah ditombak oleh Wahsyi seorang hamba sahaya milik Hindun, kemudian oleh Hindun jantung sayyidina Hamzah dicabik-cabik dengan penuh dendam. Sayyidina Umar ketika sedang shalat terbunuh dengan khonjir (semacam pisau belati) oleh Abu Lu’ lu’ seorang majusi yang pura-pura masuk Islam.
Sayyidina Utsman bin Affan terbunuh oleh demonstran yang terhasut provokasi Abdullah bin Saba’ seorang Yahudi yang pura-pura masuk Islam. Padahal ketika itu sayyidina Utsman bin Affan sedang menjalankan ibadah shaum dan sedang membaca Al-Qur’an:

فَإِنْ ءَامَنُوا بِمِثْلِ مَا ءَامَنْتُمْ بِهِ فَقَدِ اهْتَدَوْا وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا هُمْ فِي شِقَاقٍ فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

 

َ

Maka jika mereka beriman kepada apa yang kamu telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (dengan kamu). Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Baqarah: 137).
Pada lafal فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ itulah darah Utsam bin Affan menetes di mush-haf (Al-Qur’an) yang dibacanya di kamar ketika dia dibunuh. (Lihat Al-Kamil fit Tarikh oleh Ibnul Atsir juz 2 halaman 19).
Sayyidina Ali ditusuk oleh Abdul Rahman bin Muljam seorang khawarij.
Contoh-contoh di atas menunjukkan bahwa Allah tidak memberikan ilmu kebal kepada para Nabi sekalipun. Kalau kepada para Nabi saja tidak, apalagi kepada orang biasa. Bukti lain yang menunjukkan bahwa ilmu kebal bukan berasal dari Allah adalah: meski seseorang tergolong kafir, penganut animisme atau atheisme, ia bisa mendapatkan ilmu kebal, tanpa perlu beriman kepada Allah sama sekali.
Kesimpulannya, ilmu kebal seperti yang dipertontonkan oleh segerombolan orang kala itu, bukanlah ilmu yang bersumber dari Allah Swt tetapi dari syaithon. Dengan demikian, mereka (para kyai, santri dan massanya) yang bergelimang dalam kemusyrikan seperti itu adalah pengikut syaithon, dan sesuatu yang berasal dari syaithon biasanya digunakan untuk membela syaithon juga. (haji/mua/tede).

38 thoughts on “Parah! Kyai Kok Bergelimang Kemuysrikan

      • wah…. wah… wah…..
        pngikutnya kan ada dri brbgai orang mas ada dri preman yg mau bertobat, ada yang dri tkang syur ada dri prjabat, ada dri rkyt jlta gtu….
        dah taukan mas……
        hehehehe…………….
        semoga bermanfaat

    • LUKMAN BERKATA:Kyai, ustadz, guru ngaji, dlsb bisa aja punya dosa syirik. Tinggal tobatnya udah blum?

      KALO Kyai, ustadz, guru ngaji, dlsb aja punya dosa syirik, apa orang seperti anda mas Lukman? :)

      • jangan mnghina mas
        mnghina adalah dosa
        apalagi sesama orang muslim
        apalagi kalau yang kita hina itu merasa sakit hati
        wah di akhirat nnti bsa kena balasnya….
        SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA ADIL

  1. Apakah artikelnya bisa di pertangung jawabkan dunia akhirat ?????
    jangan saling menghina orang lain …
    dan jangan saling menuduh orang lain musrik???
    apa kalian tahu maksud hati setiap orang ????

  2. semua org boleh berpendapat,dan setiap pendapat sesuai dengan daya pikir,latar belakang pendidikan,sosial lingkunga kelurga dan derajat pengetahuan agama msg2,jd kalo ada perbedaan lumrah saja,asal jgn menghina,menyakiti karena itu dosa,bila salah..beri nasehat dengan kesalehan…moga bermanfaat utk semua

  3. halah wahabi tolol, tak bisa membedakan mana kyai, mana ulama, mana agama, dan mana budaya…..halah perdana ahmad tollol…penyakit sudah merasa satu2nya pemilih surga….gemedhe, sok suci…hai tolol, bukankan dari golongan para wali kw mengenal agama,emakmu, embahmu, buyutmu…!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!kw ini sama saja memecah belah islam..guoblognya minta ampun, belajar sana sama anak tk!!islamisasi bukan berarti arabisasi….dasar otak dongkol, lebih pandai dari kerbau,,otak di dengkul ya seperti itu….

  4. Ada orang berpendapat Ilmu kebal dari syaithon ada yang berpendapat ilmu kebal dari Allah.

    Pertanyaan :

    1. Agama anda Apa muslim atau non-muslim?, jika bukan muslim, mending jangan comment disini karena yang disini khusus buat orang yang ingin mengetahui tentang ilmu Islam yang di ajarkan dan di contohkan Nabi muhammmad.
    2. Jika anda muslim, sapa yang anda percaya? Anda percaya dengan pengalaman anda, penglihatan ghoib anda (benar fakta atau cuma ilusi syethan?), guru2 anda atau anda percaya dengan Allah?. tanya diri sendiri.
    3. Jika anda berkata percaya dengan Allah, apa anda benar2 mengikuti apa yang di ajarkan rasulullah atau sebaliknya, yaitu anda menentang dan percaya pada point 2?
    4. Jika anda sudah menentang dari semua perintah Allah di dalam Al-qur’an dan menentang apa yang telah Nabi Muhammad contohkan, maka anda termasuk dalam kategori apa? KAFIR apa ISLAM?
    5. Apa mungkin orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya bahkan merasa apa yang di lakukan lebih benar dari contoh seorang Nabi adalah orang-orang yang berkategori akan memasuki syurga?
    6, Apa mungkin nabi muhammad akan memberi syafaat atau mau bertanggung jawab kepada Allah memberikan syafaat kepada orang yang melenceng atau mengarang-ngarang sesuatu hal yang tidak di ajarkan?

    Nah dari sana aj sudah bisa di jawab, anda termasuk dalam Islam yang riddah (terkeluarkan sendiri dari Islam) atau memang anda benar-benar di cap Allah atau di stempel Allah termasuk dalam Islam. Semuanya kembali kepada diri sendiri. Mau masuk Islam secara kaffah dan meninggalkan budaya-budaya hindunya yang melenceng atau tetap mempertahankan. Semua yang nanggung juga diri sendiri di Akhirat nanti. Lagipula Allah juga sudah menekankan di dalam Al-Qur’an, Allah sudah menentukan takdir, ada yang memang di takdirkan masuk neraka dan di hempaskan ke syurga, dan tujuan web metafisis ini memberikan informasi tentang kyai ini bukan untuk orang yang sudah Allah tetapkan di dalam neraka, tetapi untuk petunjuk Allah kepada orang-orang yang memang sudah dipilih untuk memasuki syurga.

    Terima kasih dan semoga sesama Islam yang telah di beri hidayah oleh Allah tetap bersiteguh dalam menyampaikan kebenaran selalu kepada orang-orang, karena di antara mereka yang belum tau, ada yang sudah Allah tetapkan juga untuk memasuki syurga, Dan jangan pernah mundur karena halangan orang-orang yang Allah sudah tetapkan di neraka.

  5. Mas jangan salah dulu dalam menafsirkan dan langsung menyalahkan bahwa mereka para kyai itu syirik. Karena banyak para nabi yang diberi kekuatan oleh allah yang ada dalam al quran dan hadist yg soheh, diantaranya kekuatan tangan syaidina ali yang menggunakan pedang dengan bobot 80 kg dengan enteg, fan rasullulah yg selamat dari kepungan orang orang kafir di rumahnya, dengan doa yg diberikan malaikat jibril. Dan juga dapat melumpuhkan jin dengan doa yg diberikan malaikat jibril

  6. Hidup ini tidaklah sempit, tidak harus berkutat dengan sanggah-menyanggah …
    Kesempatan amal juga banyak , tidak harus dg ngurusi hal yg kita duga malah mengundang banyak madlarat ….
    Ilmu Allah di tempat lain juga luas, jadi bukan di sini saja…..

  7. betul itu mas….., anak saya juga seperti itu ngomong nya…..
    berarti pemahaman mas sama kaya anak saya yang masih sekolah kelas 2 sd di MI

  8. Loalah, wes kesel aku nanggepi wong wahabi…

    Wes2, sampean ae wes seng paleng bener dewe… Salahno kabeh, walisongo, kiyai2, ustadz2 dll .. Salahno kabeh mas, sampean sampaikan ke dunia seng bener cuma wahabi tok. Paham seng punya rencana menghancurkan makam rosulullah, paham yang hendak memecah NKRI melalui dalil agama,… Mau kudeta tah sampean, ĜĜà᪪k pà᪪pà᪪ mas kudeta oooo ae sisan, sebab sampean mau menjadikan indonesia sebagai negara agama toh… Weeesss2,, wahabi pancen top…….. Sayang e siji tok, wong e ora ngerti sopo awak e dewe, sopo nabi ne lan sopo pengeran e. Lek wong seng ngerti musti metu tekan wahabi…. #maaf, aku lagi alergi faham wahabisme…

  9. maaf saya mau menanyakan ,bukankah islam itu bersumber dari alquran dan hadits lalu kenapa diolok-olok sebagai wahabi bila ingin melaksanakannya ,,,bukannya para sahabat menjadikan alquran&hadits untuk petunjuk hidup ??pantaskah sahabat dikatakan wahabi ??
    saya pernah mendatangi kiai yang terkenal sakti&banyak dimintai berkah saat mengantar teman yang mau konsultasi masalah tapi tidak ditemui dengan alasan sedang menyendiri (kata istrinya) sangat berbeda sekali dengan ajaran islam yang menyuruh kita memuliakan tamu, saya kesana karena dulu saya masih tidak paham tentang alquran&hadits kalau sekarang lagi belajar sedikit2
    kalau disuruh nganter lagi saya tidak akan mau karena bertentangan dengan alquran masak manusia bisa memberi berkah bukankah dalam alquran kita disuruh hanya meminta tolong kepada Allah SWT,,,bila alasan anda merasa kotor dan harus pakai perantara bukankah Allah maha pengampun dari dosa2,,,apakah anda ragu kalau Allah maha pengampun segala dosa ???saya tidak ragu sedikitpun kalau Allah Maha Pengampun bila kita bertobat

  10. setelah itu saya menasehati teman saya itu supaya mempelajari alquran&hadits supaya mengetahui ajaran islam yg benar tapi dia menolak, lalu saya katakan bahwa di Alquran ada perintah bahwa menuntut ilmu itu wajib bagi muslim tapi saya malah dikatakan dusta dan dia meminta mengakhiri hubungan pertemanan,,,perlu diketahui bahwa teman saya itu terkenal sebagai ahli ibadah sholat malam,ahli tirakat,puasa tahunan dan mengenal beberapa jenis ilmu juga sering mendapatkan bisikan, dia lebih memilih menyelesaikan masalah dengan bisikan dari pada menyelesaikan sesuai dengan alquran&hadits ,,,mungkin dari anda yang menolak mempelajari alquran&hadits dan lebih mengikuti apa kata kiai anda memiliki sifat seperti teman saya ini tidak mau belajar padahal itu wajib dan berdosa bila ditinggalkan tujuannya agar umat islam tidak bodoh sehingga mudah dibodoh-bodohi

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s