GILA AKIBAT BELAJAR TASAWUF SUFI DAN ILMU HIKMAH

Pertemuan saya dengan si fulan ini secara tidak sengaja, pada hari jum’at tanggal 21-01-2011 pagi hari saya melihat si fulan ini berjoget-joget diluar kantor PEMDA Mesuji mengikuti irama musik Senam Kesegaran Jasmani yang sedang diputar. Saya melihat si fulan ini walau gila namun tubuhnya sangat bersih dan pakaiannya rapi dan juga memakai kopiah.

Saya lalu langsung menekati si fulan yang sedang berjoget-joget. alhamdulillah si fulan yang sedang dalam keadaan junun (gila) ini tidak ngamuk ketika saya dekati.  Saya lalu mengajaknya ngobrol untuk mengorek keterangan darinya. Dia sembari terus-menerus menggerakkan tangannya menceritakan bahwa dia punya ilmu Nabi Sulaiman, dia bisa bahasa binatang,bisa menaklukkan jin. Seluruh malaikat bisa dia panggil dan bisa dimintai pertolongan.

Saya sembari tersenyum lalu memintanya untuk memperlihatkan khodam jin yang sudah dia taklukkan, Si fulan ini lalu memegang dadanya dan melemparkan tangannya dihadapan saya sembari mengatakan “ ini jin saya coba kamu lihat dia sekarang berada dihadapanmu” . Beberapa Petugas SATPOL PP yang sedari tadi berada di samping saya lalu tertawa terbahak-bahak lalu mencemo’oh tingkah polah si junun ini :D .Saya lalu menyuruhnya diam dan langsung merefleksi kepala dan lehernya dan selama beberapa menit meruqyahnya.

Dari pengalaman saya meruqyah orang gila, saya mencurigai bahwa orang ini mengalami kegilaan goncangan bathin alam bawah sadarnya, sebab ketika saya refleksi beberapa titik di kepala dan lehernya tidak menunjukkan gejala gangguan atau kerusakan syaraf otak.

Saya lalu bertanya dari mana asalnya dan ternyata dia tinggal tidak beberapa jauh dari Kantor PEMDA Kabupaten Mesuji Lampung. Seorang anggota SATPOL PP yang kebetulan tetangganya mengatakan si fulan ini baru 2 bulan mengalami penyakit gila. Gangguan kejiwaan yang dialami si fulan ini dikarenakan dia belajar ilmu hikmah dari kitab mujarobat, dan si fulan ini juga sudah lama mendalami ilmu tasawuf sufi. Sifulan ini bertingkah aneh seolah-olah tahu hal-hal ghoib dan selalu berbicara masalah ilmu metafisika dalam 2 bulan ini.

Saya tidak mau langsung menunjuk organisasi Nahdlatul Ulama yang mengajarkan ilmu tasawuf sufi dan ilmu hikmah yang mengakibatkan kegilaan si fulan ini , namun silahkan rekan-rekan sekalian mendengarkan ocehannya saja…Si fulan ini menurut tetangganya sangat fasih mengaji namun menurut tetangganya si fulan ini keberatan ilmu ghoib hingga akhirnya dia jadi gila.

Setelah meruqyah dan merefleksinya saya lalu meninggalkannya sendiri karena saya ada kesibukan lain dan dia akhirnya pulang diantar oleh seorang PNS.

Tidak disangka……….ketika saya sekira jam 09.00 ketika saya pulang kerumah untuk mengambil LAPTOP, lalu tiba-tiba si junun ini muncul di halaman rumah saya meminta uang 5000 rupiah dia mengatakan untuk dana da’wah. Saya heran……..kok bisa-bisanya secara kebetulan orang ini muncul di depan rumah saya seolah-olah mau langsung menemui saya lagi.

Si fulan ini mulai lagi dengan kegilaannya ngoceh berorasi masalah tasawuf yang semua perkataannya ga nyambung :)  , lalu terbersit dihati saya untuk merekam orasi si fulan ini. Saya lalu meminta izin padanya untuk merekam orasinya dan dia setuju untuk direkam. Ketika saya mengarahkan Handphone Nokia 5230 (sangat handal dalam merekam video sebab hasil rekamannya sangat jernih dan bagus) si fulan ini dengan mata berbinar-binar sangat senang saya rekam lalu mulai berceramah mengenai sedikit ilmu tasawuf  juga beberapa masalah ghoib.

Saya yakin ada banyak hikmah yang didapat dari ceramahnya yang bisa dijadikan ibroh bagi mereka yang getol belajar tasawuf sufi dan ilmu hikmah kitab mujarobat, untuk jangan pernah mempelajarinya agar tidak menjadi junun. Berhati-hatilah sebab ada banyak penganut sufi yang akan hilang akal sehat karena susahnya proses mempelajari tasawuf sufi, diantaranya berupa sikap gila, tidak rasional, seperti tolol, tidak kritis, dan tidak demokratis, dengan “sendiko dhawuh” pada apapun kata guru, sampai-sampai seorang sufi mengungkapkan dalam syarinya, “Di atas jalan menuju rumah Laila (sang kekasih) teradapat begitu banyak bahaya mematikan yang menghadang. Satu-satunya cara untuk melaluinya adalah dengan menghilangkan akal (gila, majnûn).

Ceramahnya tidak lama saya rekam sebab saya tidak bisa memaksanya berceramah lebih banyak karena sifat orang gila tidak bisa dipaksa atau dia bisa ngamuk. Saya sempat juga menanyakan beberapa hal yang saya rasa perlu untuk direkam. Mari langsung saja kita simak saja videonya :

118 gagasan untuk “GILA AKIBAT BELAJAR TASAWUF SUFI DAN ILMU HIKMAH

  1. Bang PA, kalo maen di mesuji lain kali mampir ke unit 2 sekalian dong..!! mampir ke mesjid agung Miftahul Jannah Pasar unit 2. rumah ane gak jauh dari situ jadi sekalian silaturahmi.. he he he

      • Bang…Ebook yang membongkar kesesatan reiki, tenaga dalam & ilmu kesaktian ada yang gratis ga di net? kalau boleh ane pengen downloand hehehe. kalau ga gratis, itu buku ada di TB.Gramedia ga?

  2. saya penganut sufi dan saya juga bertasawuf
    yang perlu sedikit di jelaskan disini adalah bahwa tasawuf bukan domain NU dan tak ada hubungan antara nu dan tasawuf atau sufi. saya tidak tahu apa yang terjadi dengan orang “gila” tersebut krn saya tidak berhadapan langsung. tapi saya yakin kalo dengan kejadian yang anda alami lalu anda menganggab tasawuf sesat dan salah berarti anda telah berada pada jalan sesat,
    dalam ilmu tasawuf ada ilmu yang hanya boleh di pelajari pada mereka yang telah mencapai tingkatanya, dan tentunya dengan bimbingan seorang mursyid. bila tidak dengan mursyid berarti syetanlah yang membimbingnya (ingat fenomena mengaku mendapat wahyu sebagai nabi?)
    mungkin terlalu dini dan bodoh bila saya menyimpulkan sebab si fulan menjadi gila, tapi yang biasa terjadi adalah si murid mempelajari sesuatu yang belum menjadi haknya, bahkan makrifat bila di berikan pada yg belum siap orang itu bisa meninggal seketika, tapi itu hanya kasus yg pernah saya temui.masalah sebab kegilaan si funan yang anda maksud jelas saya tak menguasainya
    semoga dengan kejadian yang kita alami bisa membuat kita menjadi orang yang arif dalam bersikap, minimal bersyukur atas nikmat bukan menghakimi, karena kesalahan oknum jelas tidak bisa menafikan sebuah hukum

    • tapi yang biasa terjadi adalah si murid mempelajari sesuatu yang belum menjadi haknya, bahkan makrifat bila di berikan pada yg belum siap orang itu bisa meninggal seketika,

      Tunjukkan pada saya dalil jika seseorang mempelajari ilmu makrifat bisa mati jika belum siap, apa ada rasulullah membeda-bedakan ilmu yang diturunkan pada umatnya hingga memberikan peringatan bahwa “amalan ini ” hanya untuk tingkat wali/nabi dan jika ada yang kekeh mempelajarinya maka akan mati????

      Inilah bentuk guluw dan kesesatan sufi……………..

      • Jangan terburu-buru menuduh sesat. saya bukan sufi tapi juga tidak beranggapan sufi itu sesat, bagaimana saya mau bilang sesat orang saya belum tahu dalamnya ajaran sufi itu bagaimana..?? semisal kita hidup di jaman awal diangkatnya ke-rosulan Muhammad SAW, apa kita langsung mau menuduh ajaran rosul itu sesat sedang kita belum tahu ajarannya..?? masalah “amalan yang bertahap” mungkin saja terjadi di jaman rosul sebabnya kan Al-Quran di turunkan bertahap, jadi rosulpun mengajarkannya bertahap sesuai turunnya wahyu. Jadi maaf sekali lagi saya minta maaf, saya memohon untuk tidak saling menuduh sesat. wassalam

      • Dan untuk semuanya para saudara ilmu sufi atau tasawuf bukan untuk didebatkan karena ilmu sufi adalah ilmu hati dan hanya Allah yang tahu, apalagi dikatakan sesat ,atau NU. karena ilmu tasawuf bagian dari habbluminallah dan sareatnya habbluminanas. jadi belajar ilmu tasawuf jangan memplantar plintir pengertian. kalaupun para murid atau orang belajar tasawuf pada mudeng atau sampai gila saya katakan bahwa orang tersebut tidak belajar Agama Islam dengan baik/ fahami syareat Agama Islam dengan benar, amalan dengan sempurna dan tampa bimbingan seorang mursid/wasila.

  3. heheee…MUI aja lbh alim kyainya dari sampeyan bung PA…

    Apa ada mereka mengatakan tassawwuf itu sesat…???? tasawwuf kan ilmu akhlaknya…?? agar amalan kita jgn hilang, menguap kayak es gak ada artinya krn sifat ujub, ria..??? sampeyan gak dikenal dimanapun…jgn terlalu dini mengatakan org itu sesat, coba dekat dgn ulama dulu, coba debat dgn beliau, ingat…cari kebenaran.., jgn cari kesalahan…itu yg utama..

  4. misi tasawuf adalah memperbaiki akhlak. Dan akhlak jelas sekali bagian dari Islam. Karena Nabi Muhammad Saw diutus untuk menyempurnakan akhlak. smoga alloh pertemukan kita pada orang yang diberiNYA ilmu agar kita juga bisa belajar darinya bagaimana islam yg sebenarnya, amin

  5. @ DWI PRAYOGA

    COCOK.., SETUJU…, INJIH…,
    UNTUK MEMPELAJARI ISLAM ADA 3 YG HRS DIPELAJARI :

    1. TAUHID
    2. FIQIH
    3. TASAWWUF

    TASAWWUF ADALAH ILMU AKHLAKNYA IBADAH, UDAH DIBAHAS SAMA SUDARA KITA YG LAIN KOK, JGN NUDUH SESAT DULU.., ILMU THARIQAT TU BYK, TAPI YG BENER YG MANA..??? COBA DATANG LANGSUNG KE AHLINYA, MISAL ABAH ANOM SURYALAYA.., COBA TANYA..

  6. @ PA
    tapi yang biasa terjadi adalah si murid mempelajari sesuatu yang belum menjadi haknya, bahkan makrifat bila di berikan pada yg belum siap orang itu bisa meninggal seketika,

    Tunjukkan pada saya dalil jika seseorang mempelajari ilmu makrifat bisa mati jika belum siap, apa ada rasulullah membeda-bedakan ilmu yang diturunkan pada umatnya hingga memberikan peringatan bahwa “amalan ini ” hanya untuk tingkat wali/nabi dan jika ada yang kekeh mempelajarinya maka akan mati????

    Inilah bentuk guluw dan kesesatan sufi……………..

    BUKAN MATI DALAM ARTI SEBENARNYA, TP DLM ARTI MAKNAWI…FANA BUNG…

    MAKANYA JGN DISMA RATAKAN SEMUA TASAWWUF SESAT.
    COBA DATANGI AHLINYA..BUAT PERBANDINGA, KALAU TUJUAN NADA BAIK MENCARI KEBENARAN, ANDA AKAN TAU JAWABANNYA, NIKMAT SEKALI DEKAT DGN ALLAH..

    TAPI KALAU EGO ANDA YG KAN DAHULUKAN YA KESIMPULANNYA MENURUT ANDA ITU…

  7. PAHAM WAHABI Jun 19, ’08 2:13 AM
    oleh Nugroho untuk semuanya

    Sumber: http://www.pahamwahabi.blogspot.com/

    Sejarah singkat

    Didirikan Muhammad bin Abdul Wahab dari keluarga klan Tamim yang menganut mazhab Hanbali. Ia lahir di desa Huraimilah, Najd, yang kini bagian dari Saudi Arabia, tahun 1111 H [1700 M] masehi, dan meninggal di Dar’iyyah pada tahun 1206 H [1792 M.]

    Ia sangat terpengaruh oleh tulisan-tulisan seorang ulama besar bermazhab Hanbali bernama Ibnu Taimiyah yang hidup di abad ke 4 M.

    Mengajar di Bashrah selama 4 tahun. Ketika pulang ke kampung halamannya ia menulis buku yang kemudian menjadi rujukan kaum pengikutnya, “Kitabut’Tauhid”.

    Para pengikutnya menamakan diri mereka dengan sebutan kaum Al-Muwahhidun (para pengesa Tuhan). Seakan hanya kelompok itulah yang pengesa Allah secara murni tanpa terpolusi dengan kesyirikan. Sedang kelompok-kelompok lain yang tak sepaham mereka anggap sebagai kelompok pelaku syirik, bid’ah dan khurafat yang sesat

    Uyaynah – pengkafiran umat Muslim

    Setelah Muhammad bin Abdul Wahab pindah ke Uyaynah – Dalam khotbah khotbah Jumat di Uyaynah tsb, ia mulai melakukan :

    * terang-terangan mengkafirkan semua kaum Muslimin yang dianggapnya :melakukan bid’ah [inovasi], dan mengajak kaum Muslimin agar kembali menjalankan agama seperti di zaman Nabi.

    * meletakkan teologi ultrapuritannya. Ia mengutuk berbagai tradisi dan akidah kaum Muslimin

    * menolak berbagai tafsir Al-Qur’ân yang dianggapnya mengandung bid’ah atau inovasi.

    Penyerangan

    Mula-mula ia menyerang mazhab Syiah (di luar Ahlusunah), lalu kaum Sufi, kemudian ia mulai melanjutkan penyerangan terhadap kaum Ahlusunah secara keseluruhan dengan cara yang brutal.
    Dengan mengecap mereka dengan berbagai julukan buruk seperti Quburiyuun (pemuja kubur) dikarenakan kaum ahlusunnah sepakat bahwa kuburan para nabi, rasul dan para kekasih Ilahi (Waliyullah) harus dihormati sesuai ajaran pendahulu (Salaf) yang sesuai dengan ajaran Rasul, para Sahabat setia beliau, juga para Tabi’in dan Tabi’ Tabi’in.

    Diusir

    Tatkala masyarakat mulai merasa seperti duduk di atas bara, Muhammad bin Abdul Wahab diusir oleh penguasa [amir] setempat pada tahun 1774.
    Ia lalu pindah ke Al-Dar’iyyah, sebuah oase ibu kota keamiran Muhammad bin Sa’ud, masih di Najd.

    Al-Dar’iyyah

    Disini – Muhammad bin Abdul Wahab mendapat angin segar dalam menyebarkan ajaran sesatnya. Ia dihidupi, diayomi dan dilindungi langsung oleh sang Amir Dar’iyah, Muhammad bin Saud.

    Ibnu Saud

    Akhirnya Amir Muhammad bin Saud dan Muhammad bin `Abdul Wahab saling membaiat dan saling memberi dukungan untuk mendirikan negara teokratik. Mazhab Muhammad bin Abdul Wahab pun dinyatakan sebagai mazhab resmi wilayah kekuasaan Ibnu Saud. Dan Muhammad bin `Abdul Wahab akhirnya diangkat menjadi qadhi (hakim agama) wilayah kekuasaan Ibnu Saud. Hubungan keduanya semakin dekat setelah Ibnu Saud berhasil mengawini salah seorang putri Muhammad bin `Abdul Wahab.

    Penaklukan dan pembantaian

    Dilakukan, terutama terhadap kabilah-kabilah dan kelompok Ahlusunah yang menolak mazhab mereka (Wahaby), hingga terbentuklah sebuah emirat yg lalu diubah menjadi monarki dengan nama keluarga, Saudi Arabia, (mulai sejak tahun 1932 hingga kini).

    Pada bulan April tahun 1801, mereka membantai kaum Syi’ah di kota Karbala’ (salah satu kota suci kaum Syiah di Irak).

    Kesaksian

    Seorang penulis Wahabi menuliskan: “Pengikut Ibnu Saud mengepung dan kemudian menyerbu kota itu. Mereka membunuh hampir semua orang yang ada di pasar dan di rumah-rumah.

    Harta rampasan [ghanimah] tak terhitung Mereka hanya datang pagi dan pergi tengah hari, mengambil semua milik mereka.

    Hampir dua ribu orang dibunuh di kota Karbala”. Muhammad Finati, seorang muallaf Italia yang ikut dalam pasukan Khalifah daulah Usmaniyyah yang mengalahkan kaum
    Wahabi menulis : “Sebagian dari kami yang jatuh hidup-hidup ke tangan musuh yang kejam dan fanatik itu, dipotong-potong kaki dan tangan mereka secara semena-mena dan dibiarkan dalam keadaan demikian.

    Sebagian dari mereka, aku saksikan sendiri dengan mata kepala tatkala kami sedang mundur. Mereka yang teraniaya ini hanya memohon agar kami berbelas kasih untuk segera mengakhiri hidup mereka.

    Pembenaran untuk membunuh

    Kabilah-kabilah yang tidak mau mengikuti mazhab mereka dianggap kafir, `yang halal darahnya’. Dengan demikian mereka (Wahaby) tidak dinamakan perampok dan kriminal lagi, tapi kaum `mujahid’ yang secara teologis dibenarkan membunuh kaum `kafir’ termasuk wanita dan anakanak, merampok harta dan memperkosa istri dan putri putri mereka yang dianggap sah sebagai ghanimah (rampasan perang).

    Kekejaman berlanjut

    Hanya sedikit yang dapat melarikan diri. Setelah lebih dari 100 tahun kemudian, kekejaman itu masih juga dilakukan. Tatkala memasuki kota Tha’if tahun 1924, mereka
    menjarahnya selama tiga hari. Para qadhi dan ulama diseret dari rumahrumah mereka, kemudian dibantai dan ratusan yang lain dibunuh

    Tangan-tangan Inggris

    Kerajaan Inggris membantu Wahabisme dengan uang, senjata dan keterampilan, sehingga kekuasaan Ibnu Saud menyebar ke seluruh jazirah Arab yang pada masa itu berada dalam kekhalifahan Usmaniyah dengan tujuan melemahkan khilafah itu. Jadi yang menggembosi kekuasaan daulah dan kekhalifahan Usmani adalah kelompok yang
    terkenal dengan sebutan Wahaby yang sekarang ini mengaku sebagai kelompok Salafy. Orang bisa membacanya dalam buku Hempher,

    `Confession of a British Spy’.

    Hampher adalah seorang orientalis yang menjalin persahabatan dengan Ibnu Abdul Wahab. Tahun 1800 seluruh Jazirah Arab telah dikuasai dan keamiran berubah menjadi kerajaan Saudi Arabia.

    Tuduhan pada Kelompok lain berlanjut

    Wahaby menganggap mazhab lain sebagai sesat dan menyesatkan dengan berpatokan pada hadis:
    “Kullu bid’ah dhalaalah wa kullu dhalaalah fî n-naar”.

    (semua inovasi itu sesat dan semua yang sesat itu masuk neraka).
    Kata “bid’ah” yang mereka tuduhkan hanyalah kata pelembut, untuk `kafir’,

    Contoh2 yg diklasifikasikan sbg Bid’ah menurut paham Wahabi :

    -berziarah ke kubur termasuk kubur Nabi,
    -tawassul,
    -baca qunut,
    -talqin,
    -tahlil,
    -istighatsah,
    -berzikir berjamaah,
    -membaca maulid diba’ ataupun burdah yang berupa puji-pujian pada Nabi yang biasa dilakukan kaum Muslimin

    Menurut mereka (kaum Wahabi) pelaku-pelaku spt diatas, akan masuk neraka, alias kafir. Dari sinilah akhirnya kaum Wahaby yang mengaku sebagai pengikut Salafy ini layak diberi gelar

    “Kelompok Takfir” (jama’ah takfiriyah),

    kelompok yang suka mengkafirkan golongan lain yang tidak sepakat dengan ajarannya.

    Oleh karena itu, tempat-tempat bersejarah Islam seperti rumah tempat lahir Nabi, rumah Ummul Mu’minin Khadijah tempat tinggal Nabi dan banyak tempat-tempat bersejarah lain yang masuk wilayah kerajaan Arab Saudi kini telah dihancurkan. Kalau tidak mendapat protes dari segenap kaum Muslimin sedunia niscaya kuburan Nabi pun sudah diratakan dengan tanah, sebagaimana yang terjadi di makam para sahabat dan syuhada’ Uhud di Baqi’ Madinah) dan para keluarga Rasul di Ma’la (Makkah).

    Wahabi di luar negeri.

    Belakangan ini kita sering mendengar berita tentang eskalasi kekerasan di Saudi Arabia, termasuk penghancuran pipa minyak yang dilakukan oleh kaum fundamentalis Wahhabi, yang disebut-sebut sebagai tempat kelahiran Al-Qaeda. Bin Laden sang ketua al-Qaedah adalah seorang Wahabi tulen kelahiran Arab Saudi. Ia dibesarkan dan dijadikan
    anak angkat oleh CIA – USA. Konon anak angkat itu kini telah menjadi anak durhaka terhadap ibu angkatnya, USA.

    Bidan yang melahirkan wahabisme adalah kekuatan Imperialis Inggris, dan kini menjadi `kartu as’ pemerintahan biadab USA untuk menciptakan perpecahan dalam tubuh umat Islam. Nampaknya, skenario keji ini mulai menunjukkan hasil yang menggembirkan bagi USA dan kekuatan anti Islam lainnya ketika isu-isu tentang ancaman perang saudara di Irak menjadi headline seluruh media Barat yang diikuti secara `latah’ oleh mediamedia Indonesia.
    Jadi antara Inggris (pembonceng Zionis di Tim-Teng), keluarga Saud, Wahabisme dan USA (sekutu Inggris dan Israel) adalah mata rantai yang tidak dapat dipisahkan. Oleh karenanya tidak terlalu mengherankan jika Wahaby selalu menghamba terhadap kerajaan Saudi.

    Dan sementara keluarga Saudi selalu bertekuk lutut di hadapan USA saudara kembar Inggris (penyokong kekuasaan keluarga Saud) dalam banyak masalah,termasuk memberi dukungan secara sembunyi-sembunyi terhadap Zionisme Internasional dan turut membenci negara-negara yang anti Israel. Hal itu karena Israel mendapat dukungan penuh dari USA dan Inggris. Wallahu A’lam!
    Sebelumnya: Tuhan Sudah Mati
    Selanjutnya : Atasi Narkoba dengan Tertawa

  8. A’uudzubillaahi Samii’il A’liimi Minasyaithaani Rajiimi.
    Bismillaahi Rahmaani Rahiimi

    salahkan Tasawuf, salahkan Sufi, salahkan Hikmah….
    umpama….
    salahkan para Ambiak, salahkan para Ulamak, salahkan para Wali….
    umpama…..
    salahkan para Malaikat…
    umpama…..
    salahkan para Nabi….
    umpama….
    salahkan Islam…
    umpama….
    salahkan Penciptanya………Allaah.

    Nau’uudzubillaahi min zaaliq..

    ……..sekadar kerana kesilapan manusia itu sendiri. Termasuk aku, engkau dan semuanya yg lupa diri dan angkuh dengan nikmat dan kesenangan dlm kehidupan sekarang.

    Seperti yg pernah terlintas dgn kekata ini..
    “…aku berperang demi agamaku dizaman ku. Engkau berperang demi agamamu dizaman mu…” Wallaahu a’laam bisawaab.

    Hari ini, apa yg diperangi adalah kebodohan kita sendiri. Kita lupa hukum Allaah atas keterlanjuran kita sendiri. Contoh yg diberi dijadikan tomahan. Kita rangkuli keseluruhannya dengan hukuman yg kita fikirkan hanya kita yg benar, padahal kita sendiri kurang atau tidak jejaki usul pembawaan ilmunya yang penyebab terjadinya musibah sedemikian. Umpama sebab “nila setitik, rosak susu sebelanga”.
    Subhaanallaahi

    Mengapa salahkan Tasawuf, Sufi dan Hikmah sedangkan serbamula lagi terdapat pada Rasullullaah.
    Sebaiknya kuatkan iman dalam Tauhid, Fiqh dan Tasawuf.
    Tambahkan kenyakinan dalam Syariat, Tarikat, Akikat dan Makrifat.
    Manusia jadi bodoh kerana kebodohan sendiri. (macam AKU). Bukan kerana penciptanya.
    Manusia jadi pandai kerana memandai-mandai sendiri (juga macam AKU). Dan juga bukan kerana penciptanya.

    Aku mengaku aku juga manusia yg tak pernah lepas dari kesilapan.
    Makanya, maafkan aku kalau celupar sebagai tetamu ditempat orang.

    Wasalaam

    • @ AYAH JO..

      Tsawwuf tu pelajaran tingkat tinggi.., jadi susah kalau hanya dikaji secara yg tertulis saja, nalar gak akan bekerja, krn semuanya ilmu :

      1. syariat
      2. thariqat
      3. hakikat
      5. makrifat

      adalah sejalan, bila thariqat tanpa syariat akan gugur, alias tdk sah, pedomannya ya di syariat semua, yg selalu jd perdebatan adalah di syariat.

  9. Tasawwuf adalah akhlaknya ibadah, sesuai syariat, gak ada yg salah kok, semua sesuai dgn syariat.., cuma masalahnya ada yg belum mengerti tentang masalah itu, itu saja, padahal pedomannya semua di syariat….

  10. A’uudzubillaahi Samii’il A’liimi Minasyaithaani Rajiimi.
    Bismillaahi Rahmaani Rahiimi

    mmg benar sdrDAUS.

    aku bisa bilang mengapa jadi gila…..
    1) tidak mendalami yg asas, atau tak tau lansung (tauhid, fiqh dan tasawuf/sejarah)
    2) tidak kenal Alif Ba Ta. Maka tidak tahu mengaji Muqadam apalagi AlQuran.
    3) tidak solat atau belang-belang solatnya(kadang-kadang).

    yg lebeh gila lagi apabila…yg sudah pelajari tetapi…..
    Guru ajar lain tapi lain yg dibuatnya. Dengan lain kata,
    1) Memandai-mandai dlm ilmu
    2) Mencuba-cuba dgn ilmu
    3) Menguji-uji pd ilmu

    semakin gila dibuatnya ‘Shiok tahu’ dan RIAK.

    makanya, Bukan salah Tasawuf, Sufi atau ilmu Hikmahnya tetapi sendiri yg cari nahas.

    Wallaahua’laam

  11. Astagafirullah….
    Merinding baca rangkaian kata2 fitnah ttg Wahaby,Allahu Akbar,…smoga ALLAH selalu memberikan hidayah dn jalan yg lurus,bukan akal2 akalan dn penafsiran hati semau gue,apalagi syariat yg berlebihan tanpa ada landasan ato contoh dr Rasulullah.

  12. A’uudzubillaahi Samii’il A’liimi Minasyaithaani Rajiimi
    Bismillaahi Rahmaani Rahiimi

    sebaiknya, dlm mana-mana bicara, ada baiknya kita cadangkan dan memberi sinar harapan dlm permasaalahan yg diketengahkan. Jauhkanlah celaan yg mendatangkan tuduhan atau fitnahan.

    Hormati mereka sesama Islam. Semoga ini dapat mendamaikan jiwa dan hati setiap pembaca dlm blog ini.

    Ramadan akan kita dekati. Insha’allaah, semoga kita dapat beramal dgn sebaiknya.

    Wasalaam.

  13. Ass.wrwb…..
    Mas Dwi, saya setuju itu…..
    bener memang segala sesuatu itu menggunakan aturan & takaran….
    umpamanya saja: anak SD di jejali pelajaran Mahasiswa maka bisa jebol memorinya……..
    kalau mau belajar sufi atau tasawuf pake kaidah2 donk……
    1. belajar dari dasar
    2. Harus ada pembimbing (mursyid)
    3. Tidak lepas dari Qurán & Hadits

    buat bang perdana…….
    dalam belajar hikmah itu ada :
    1.Syariat (lahir & bathin)
    2.Tariqat (lahir & bathin)
    3.Haqikat (lahir & bathin)
    4.Ma’rifat (lahir & bathin)
    kenapa saya tulis (lahir & bathin) karena kita terdiri dari 2 itu……
    itu urutan2nya ….. jangan motong jalan……
    jika kita menjastifikasi sesuatu hanya dari pemahaman kita sendiri saja, tapi berusahalah belajar dari ilmunya ALLAH yang seluas alam yang tak terbayangkan oleh anda…..
    kenapa nama Lukman diabadikan menjadi salah satu surah dalam Qurán? padahal beliau bukan nabi atau rasul…? itu tak lain itu karena beliau adalah ahli hikmah, beliau belajar dari Rasulullah, terus mengapa kita meragukan pelajaran ilmu hikmah…?
    mari kita berdakwah sesuai porsinya… jgn saling menyalahkan…. saya mengutip sebuah ungkapan dari Sunan Kalijaga :
    “SEMAKIN TINGGI TINGKATAN ILMU PENGETAHUAN/PEMAHAMAN SESEORANG MAKA IA TIDAK AKAN MENYALAHKAN ORANG LAIN, KARENA BISA JADI YG KITA SALAHKAN ITU BELUM KITA FAHAMI DAN KITA BELUM SAMPAI PADA TINGKATAN ITU”
    semoga bisa menjadi wacana kita…..
    wslm…..

    • “SEMAKIN TINGGI TINGKATAN ILMU PENGETAHUAN/PEMAHAMAN SESEORANG MAKA IA TIDAK AKAN MENYALAHKAN ORANG LAIN, KARENA BISA JADI YG KITA SALAHKAN ITU BELUM KITA FAHAMI DAN KITA BELUM SAMPAI PADA TINGKATAN ITU”

      ini baru betul..jangan baru bertanya ama orang gila aja sudah langsung ambil kesimpulan (apa gak sama gilanya tuh ?!!), kenapa gak nanyanya kepada orang yang sudah berhasil menempuh ilmu tersebut ? supaya bisa lebih dalam, benar, objektif dan bisa dipertanggungjawabkan. yang jelas gak jADI IKUTAN GILA…..

  14. justru orang gila akan sembuh dengan belajar tawawuf dengan orang yang benar. bukan yang ngaku-ngkau tasawuf.

    Menurut saya yang gila itu sebenarnya wahabi…. masak ulama salaf dan ahli hadist dianggap kafir dan musyrik…..

    Buktinya tawasul dengan orang yang wafat itu katanya musyrik…padahal para imam dan ulama islam serta ahli hadist yang meriwayatkannya tidak ada tuh yang berkata seperti itu…mereka setuju-setuju aja…

    jadi udah jelaskan yang gila siapa?

  15. Setiap amalan yang di ambil dari buku tanpa ijayahan dari ulama,,sanadnya nyambung kemana.
    Bukan buku atau ajaran sufinya yang berbahaya..tapi manusianya yang tolol tidak bertanya kepada yang lebih ngerti atau ahlinya.

  16. Assalamuallaikum
    Subhannallah

    mungkinkah semua yang belajar ilmu hikmah n tasawuf sufi , akan seperti si fulan di atas … ?
    Mungkinkah aku yang ingin bljr ilmu hikmah , yang baru aku niatkan … Aku hentikan atau , jalan terus tk mempelajari . Mohon bimbingannya.

    Wasalam

  17. saya jadi tertarik pingin belajar tasawuf……apa dan bagaimana..kok banyak disesatkan orang…ma’af …adminnya pemarahan..oh iya…saya berusaha mengistikomahkan istighfar….lahir dan batin sesuai keadaan.(kadang2 saya dhohirkan,kadang2 saya ucapkan dlm hati saja.(jika ada yg membid’ahkan…bodoh amat…emang gue pikirin)).saya cuma berusaha..supaya ingatan saya tidak diganti allah dengan setan.ada yg nyarankan supaya cari pembimbing.karena banyak firasat2/mimpi/ kata2 yg sering kebukti.ada jg yg bilang itu dari setan…tp dlm hati aku bertanya .. yg melihat itu mataku.yg mengucap itu lisan dan hatiku…dan yg ku tau semua yg ada pada diri ini,bahkan dunia ini dari Allah dan dalam kekuasaannya.atau sesatkah aku..?bingung jadinya.orang yg menentang tasawuf bilang saya sesat…karena mengira saya bertasawuf.yg tasawuf menyuruh saya cari pembimbing biar ndak sesat,tapi saya takut sesat karena banyak yg bilang tasawuf sesat.
    menurut admin apa yg hrs saya lakukan.haruskah saya ikut salafi seperti adik saya..?tapi saya takut dosa karena salafi wahabi sering menghujat selain aliran mereka seperti adik saya sendiri.tau ah gelap…..Mohon solusi yg membuat adem…bukan malah membakar

    • @ joko sutikno, anda tidak akan menemukan jawaban jika bertanya pada media ini… bahkan semakin bingung dengan banyak saran serta debat yang tidak ada ujung pangkalnya… cobalah tanya kepada hati anda. hati seorang muslim yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT, sang maha pencipta. Di dunia ini tidak ada yang benar dan salah…. hanya kebenaran yang belum ditemukan. Kebenaran yang haq adalah pada Allah SWT. Bertanyalah kepada-NYA….

      Saling menyalahkan dan ingin dianggap paling benar adalah sifat manusia… padahal Tujuan manusia diciptakan adalah untuk menyembah kepada Allah SWT, bukan untuk dianggap paling benar dengan menyalahkan yang lainnya….

      Buat pak Admin…
      Anda belum tahu kebenaran tetapi sudah menyalahkan aliran yang tidak sefaham… sadarlah bahwa apa yang anda sampaikan terlalu kasar untuk seseorang insan yang didasari iman islam…. apakah anda tidak mengetahui bahwa jutaan bahkan lebih insan-insan soleh, kyai, ulama yang lebh dekat dengan Allah SWT di banding anda ?
      yang sholat lebih khusu’ jauh melebihi anda ?
      yang bersodaqoh jauh…melebihi anda?
      yang ber tahajud setiap malam jauh lebih banyak melebihi anda?

      Tentu dengan semakin mengenal Dzat Allah, akan menambah kekhusu’an kita dalam beribadah…. kita tidak akan berharap memperoleh surga hanya karena kita merasa bahwa ibadah kita paling benar… Surga – Neraka bukan urusan kita… surga – neraka urusan Allah SWT… Lebih baik kita berusaha mensucikan hati kita yang masih sangat kotor dan tetap – selalu bersandar HANYA pada Allah SWT,

      Wallaahua’laam

  18. Semua ilmu harus dikembalikan pada Qur’an
    Hidup, Mati dan Hidup kembali
    Melihat Allah SWT jgn disamakan melihat dgn MahlukNya
    Belajar Tassauf harus belajar Meniadakan.
    Hidup kita belajar dari dasar dan harus dikembalikan dasar dasar ajaran agama kita. itu indahnya tassauf, melihat sesuatu akan tampak jelas adaNya. Amin
    Subhanallah..Maha Suci Allah.

    • dasar jaran kita dalah al-qur’an dan hadits, ijma para sahabat, kemudian dilanjutkan oleh ulama yang lurus akidahnya, adapun kitab tasauf dikarang oleh para sufi, nabinya para penganut tasawuf.

  19. as.wr,wb.sebetulnya ilmu hikmah dan tasawuf ya lurus2 aja kalau berpedoman pada Qur’an dan sunah.yang ga lurus mah orangnya.he..he…tapi ini hanya sekedar masukan ada bisikan raja jin yang gentayangan di alam ini kpda saya.jangan pernah mempercayai ilmu ghoib yang bertentangan dengan Qur’an dan sunah karena bisa jadi ilmu itu datangnya dari syetan.waslm.

  20. tasawuf dan yg bukan tasawuf,sunni maupun salafi,wahabi atau NU,Muhammadiyah atau MTA semuanya muslim.
    Sesama muslim adalah saudara,meskipun pahamnya berbeda.Yg jelas kita mau beramal kuncinya ikhlas dan ada landasan dalilnya.Ingat QS.Al Isro’ ayat 36,bhw segala kata dan perbuatan berikut keyakinan dalam hati,semua akan kita pertanggungjawabkan.
    Setelah kita merenung,istikharah,berijtihad,lalu kita mendapatkan ketenangan karena Nash yg Sohih,maka istiqomahlah.Fatwa orang lain kita hormati.Kalau ada yg menyalahkan kita,anggap itu kritik membangun untuk kita lebih giat lagi mengkaji agama.Yakinlah suatu saat Jalan yg benar akan kita temukan asal kita sungguh2 mencarinya…
    jANJI ALLAH SWT : …MAN JAHADU FINA,LANAHDIYANAHUM SUBULANA…..
    Saya yakin sdr PA bertujuan mulia untuk berdakwah dan Wattawashaubil haqq…… jg utk menjalankan perintah Nabi SAW,…
    BALIGHU ‘ANNIY walaw Ayyah…….
    jg mengamalkan sabda Nabi : MAN ROA MINKUM MUNKARON FALYUGHOYYIR……..
    Kita doakan saja semoga sdr PA sel;alu di jalan ALLOH SWT,juga semua yg terlibat dlm diskusi ini……
    Lanjutkan DISKUSI dgn ikhlas untuk mencari kebenaran haqiqi……………..
    jika beda pendapat maka : WAJADILHUM BLILATIY HIYA AHSAN………..
    Mohon maaf atas segala kesalanku…
    Wassalamu Alaikum w.w……..

    • saya setuju dengan masterzen, kalo semua seperti master zen aman deh. tapi di sini saya tambahkan bhwa tidak cukup dengan ikhlas, tetapi i’ttiba’ dengan apa yang telah diwariskan oleh rosulullah salallahu alaihi wassalam kepada kita semua. tanpa itu gak akan bisa pas dalam mengamalkan agama ini.

  21. SAYA SEORANG PNS,GURU,TUKANGSULAP,PRAKTISI HYPNOSIS,JUGA JURU DAKWAH KECAMATAN.PERNAH NGAJI DI NU DAN THORIQOH SEJAK MTsN sampai MAN bahkan sampai IAIN SUNAN KALIJOGO DIY,saya masih pengamal Thoriqoh.Belajar banyak aliran Tenagadalam.Tapi setelah ngaji di Radio MTA dan Muhammadiyah juga di berbagai tempat,maka saya jadi tahu kalau beragama itu tidak boleh sekedar taqlid,dan amalan-amalan saya yg dulu-dulu tidak dilakukan Nabi SAW,maka saya tinggalkan…..
    Insya Alloh janji yg diberikan ALLOH SWT pd kita akan terbukti,yaitu :
    WA MAN JAHADUU FIINAA,LANAHDIYANAHUM SUBUULANAA………….
    BUT Tentang sulap dan Hipnotis saya yakin itu adalah ilmu keduniawian,bukan Bid’ah,bukan Sihir.Murni teknologi pikiran.
    Hukumnya Mubah. Dosa atau tidak bergantung penggunaannya utk apa,hindari metode AGE REGRESION dlm hipnosis agar tdk terjebak masalah REinkarnasi yg sesat.
    Selama Hipnosis dipahami dgn benar justru akan menjadi ILMU yg BERMANFAAT..
    Saya bahkan juga mengadakan DIKLAT HIPNOSIS terpadu (artinya tetap ada pemahaman aqidah agar tdk menyimpang)….
    Kalo saya salah semoga ALLOH SWT mengampuni dan membimbing saya menuju SHIROTOL MUSTAQIM dan RidloNYA….. AMIN.
    Bagi anda yg beda faham dg saya,asal anda Muslim,maka antum tetap saudaraku…
    ………………………………………………..
    IQRO’ BISMI ROBBIKAL LADZI KHOLAQ………. ‘ALAMAL INSANA MAALAM YA’LAM…..

  22. sebelum kita mengkafirkan,mensesatkan suatu ajaran. lebih bijaknya kita mendalami/mempelajari ajaran tersebut sehingga kita bisa menilai benar salahnya tentunya berdasar syariat agama. jgn langsung memvonis individu/kelompok & jgn pernah menganggap diri kitalah paling benar. syariat-tarekat-maqrifat-hakikat ini adalah tingkatan dalam agama islam. jika org yg berbicara itu tingkatannya di atas syariat pasti org tsb dianggap menyimpang dari syariat. karna apa???: karna syariat itu adalah dasar/kulitnya. mangkanya percuma klo kita berdebat sm org yg hanya berpegang hanya dgn syariat saja. karena tarekat-maqrifat-hakikat itu merupakan metode/jalan jiwa untuk lebih dekat sm Allah….

    • artinya jangan mengatakan zinah itu haram sebelum merasakan betapa enaknya zinah, jangan mengatakan miras itu harapm sbelum merasakan enaknya teler, jangan mengatakan sesat tasawuf sebelum gila karena belajar tasawuf. saya dua kali merqyah dengan pasien yang berbeda karena korban habib yang mengajarkan tasawuf, jadi saya turut mersakan apa yang PA rasakan,

      • Abu Zulfa: sesuatu yg kita anggap kecil, sebenarnya sangatlah besar disisi Tuhan. tidak perlu merasakan zina itu haram dg harus merasakan zina terlebih dahulu,, tapi cukup dg tidak “menghakimi” karna itu wilayah ulil amri (bukan wilayah kita), dengan kesadaran andaian perzinahan yg mungkin pernah/mungkin akan kita lakukan..

      • Abu Zulfa: sesuatu yg kita anggap kecil, sebenarnya sangatlah besar disisi Tuhan. tidak perlu mengatakan zina itu haram dg harus merasakan zina terlebih dahulu,, tapi cukup dg tidak “menghakimi” karna itu wilayah ulil amri (bukan wilayah kita), dengan kesadaran andaian perzinahan yg mungkin pernah/mungkin akan kita lakukan..

  23. assalamu’alaikum

    saya sdh menjalani tasawuf bertahun-tahun manfaat besar saya rasakan dalam mendekatkan diri kepada Allah.

    seluruh jama’ah maupun guru kami sejarahnya satupun tidak ada yang gila.

    istighfarlah wahai saudaraku perdana akhmad, dosa memfitnah jauh lebih besar dari pahala ibadah yang kamu lakukan.

    Imam sayafi’i seorang salaf sholeh dalam diwannya mengatakan bahwa : belajarlah engkau akan fiqh dan tasawuf, karena dengan tasawuf kamu akan merasakan kelezatan agama ini.

    gila belajar biasa? bahkan ada orang yang gila karena sekolah SMU atau SMP, bukan karena sekolahnya tetapi lemahnya aqal mereka sebagai takdir dari Allah. tetapi saya tidak yakim dia gila karena belajar tawawuf muktabara, kecuali belajar dari seseorang paranormal yang mengaku punya ilmu tasawuf.

    hakikat tasawuf ada pada ikhsan. ihksan tertinggi beribadah seolah-olah melihat Allah adalah bukan sesuatu yang aneh bagi pengamal tasawuf karena inilah puncak tawaswug yang terdapat pada hadits jibril as. yaitu ma’rifatullah

    semoga anda sadar atas izin Allah yang menjauhi fitnah karena fitnah lah yang bakal memasukkan anda ke dalam neraka, bukan karena amal shaleh anda yang kurang.

    maaf ini adalah bahasa dakwah dalam menjalan surah al’ashr

    wassamu’laikum
    buya ridho

  24. buat perbandingan di kampung saya ada bapak bapak tadinya sih normal-normal saja entah kenapa selang beberapa tahun suka teriak-teriak atau berlaga seperti orang sedang menyiapkan pasukan, atau memberi hormat pada pohon jambu air.

  25. saya hanya berdoa semoga amal ibadah kita diterima,….kasian pa orang ko diposting hanya karena ingin menjelekan sufi….

    kasian keluarganya klo liat, anda ko mlah senang sekali mempertontonkan kekurangan orang lain..
    supaya orang menilainya, memperoloknya….

    mudah2n anda ga seperti yang dijelaskan dalam surat albaqarah,
    mengaku beriman padahal ga beriman…

    saya ga menuduh mudah2n aja kita ga termasuk golongan orang seperti itu.

    nabi muhammad saw tidak pernah mempermalukan umatnya, kenapa anda seperti itu ? hanya karena nafsu ?

    saya yakin pernytaan saya dibantah dan anda tetep bener dalam segalanya… katanya anda pengikut sunah rosululloh tapi ko ga mencerminkan sikap dan sifat rosululloh…

    kayanya anda bisa meruqyah itu menjadi kebanggan ya pa ?

    • PA hanya menampilkan fakta, dan ini merupakan kebiasaan orang-orang salaf. jadi ap ayang ditampilkan bukan standar perasaan, melainkan fakta. bukan karena bangga bisa meruqyah, sebab meruqyah hal yang biasa bukan istimewa. di abukan pokok pekerjaan, jadi membicaraknnya biasa aja. saya juga serin gmeruqyah, karna ini bagian dari dakwah, emang berat tugas dakwah memurnikan islam sesuai dengan apa yang dilakukan oleh nabi dan para rosul.

  26. belajar tasawuf itu belajar hati..mencari k.dlm bukan d.luar.
    Jika seseorng belajar tasawuf karna menginginkan kesaktian berarti sudah salah jalan.
    Karna aliran energinya berbeda..
    Belajar tasawuf insyallah aman kok karna pola energinya adalah energi dr alam bukan dr makluk.

  27. pak… saya nih lagi mempelajari hadits tentang jin dan firman allah dalam al-quran… mohon bimbingannya ya pak… agar saya tidak salah tafsir dalam pemikiran saya… saya ucapkan terimakasih

  28. asalalamualaikum wahai sodara ku,,saya ingin memperdalam keagamaan dalam diri saya guna lebih mendekatkan diri pada Allah,,bagi saya orang awam,,salahkah bila saya lsg mempelajari ilmu hikmah?dan dimana sajakah alamat u/ saya dpt mmperdalamnya?(area jawa timur),,

    dan yg mengganjal dan menjadi tanda tanya dalam hati saya,,sejauh artikel yg saya baca dr internet,,ilmu hikmah berkaitan dg kesaktian (semacam khodam,pukulan jarak jauh dsb) ditinjau dari al-Qur’an itu bagaimana hukumnya? boleh apa tidak?
    dan saya mmbaca adanya produk2 yg ditawarkan dr yayasan metafisika scra kilat dg jenis mahar yg beda,,itu bagaimana pendapat sodara?apakah itu yg bisa mnyebabkan gila/ sesat/ dosa,,

    saya tidak mengatakan ini adalah ilmu sesat,,bahwasanya ini suatu upaya yg kita lakukan untuk mencari jalan agar dekat pada-NYA

    mohon balasannya pada saudara2 ku yang mengetahui..saya tunggu balasanya,,akir kata terimakasih dan mohon beribu maaf kalau salah,,

  29. Sesama muslim jgn berdebat…karena akan menmbulkan penyakit hati…
    AL-qur’an dan A Sunnah . Itu sdh jelas…jalan menuju akhirat…sperti yg di tunjukkan oleh Nabi.saw..
    Tinggal bagaimana kita mengamalkanx sesuai dengan tingkat keimanan kita..

    InsyaALLAH niat amal dan Sampaikan

  30. sesungguh nya.. klw di tarik kediri agan sendiri.. sbnar yang gila… kenapa agan merukiah orang gila.. smntara.. kenpa banyak orang di sana.. tk mmperdulikan nya.. tetapi agan sendir yang peduli.. sudah terbukti… orang gila it seprti agan… kwl tasauf it gak akan buat gila.. yang buat gila it orang yang belajr nya menggunakn..akal seitan.. lw mmg agan gk percaya.. coba aj.. pasti gk bakaln gila… bktikan.. dulu baru.. bicara…. hehehe..

  31. Ini blog bahasannya sesat bidah syirik muluu.. Wahai mas yg maha benar..mreka hnya mngikuti yg mnurut hati mrka bnar kok mas.. Islam di dunia ini khususnya di indonesia dsbarkn oleh ahlli sufi..klo gkkn krna rhmatNya ggkkn brkmbang ajarn islam dinegara kt ini.. Dn anda silahkn fkir sndiri..klo anda ktakan sufi itu sesat, kok bs2nya tuhan mrhmati pnyebaran islam oleh ahli sufi :)

  32. inti dari semua ini karena ada iblis/syetan/jin dan sejenisnya yg membisikan was-was (bisikan dihati) karena itu perlu mengasah mempertajam hati, memanage hati (manajemen qalbu), tauhid tasawwuf (ilmu hati) Ex: kisah nabi ibrahim AS. salah satu cara mengendalikan hati agar dapat bermakrifat dengan ALLAH SWT (jalan menuju Sufi). semoga bermanfaat untuk kita semua Assalamualaikum..

  33. Saudara-saudara ku seluruh umat islam. Semenjak baginda Rasul wafat, kita trus menrus saling menumpahkan darah. Lihat kejadian2x yg dulu2x, baru saja baginda rasul meninggal dunia, sudah terjadi perang saudara sesama islam. Akibatnya, kita sendiri yg melemah, dikarenakan saudara2x kita sendiri kita bunuh. Sekarang begini aja sobat2xku, kita kuatkan dulu islam didunia ini, masalah yg terbenar dan terlurus, biarlah Alloh SWT saja nanti diakherat yg tentukan. Yang terpenting muliakanlah dulu agama Alloh ini dimuka bumi ini semulia-mulianya, diatas agama2x lainnya yg ada. Dengan bendera kilafah islamiyah, Insya Alloh, Alloh memberikan jalan yg lebih bijak lagi utk saudara2x kita yg kita rasa sesat, utk menemukan jalan yg lebih lurus. Begitu sobat!

  34. antum pintar sekali membuat wacana agar kaum sufi dan nahdiyyin “marah” janganlah gampangan menuduh sesat sufi dengan hanya 1 kasus murahan itu, dan atau mencatut remang-remang NU dalam blog antum….wah…antum ini keterlaluan banget…smoga antum mendapat hidayah dan husnul khotimah…amiin…

  35. eaaaaaaa oyyyyyyy pro kontra oyyyyyyyyyyyy setan jd pengasutnya ngapain jg di ributkan klo bener yg mengaku Tasawuf kenapa harus tersinggung ilmu tasawufkan tinggi tinggkat pemikiranya jngn jadi Setan Bersorban lah sesama Muslim ko bedabat

  36. ngopi aja dulu, sambil dinikmati dgn tidak dinikmati.
    pastilah beda rasanya. implementasi sufi…
    aq tak menyalanhkan yg buat argumen diatas,. namun aq hanya ingin bilang.
    bodoh kali kau itu bung…!hahaha
    jika jidadmu luas, usaplah… (ini filsafatku). kaupun bhkan tak tahu mknanya…
    pake aja akalmu sampe kopong, takkan bisa sampailah bos2…
    tp terserah antum jg wes… aq tak berhak mendewasakan hatimu.

  37. ass aku heran sekali sama antum yang selalu bener sendiri emangnya udah pernah mendengar cerita yang terjadi antara nabi khidir dan Musa as (penjelasan ttg egonya Musa as ketika ditanya oleh Allah ttg siapa diantaramu yang ‘alim). kalau antum tak pernah membaca tafsirnya tak pernah mendengar cerita dari guru ya begitulah manusia. begitulah yang pernah dialami nabi Musa as untuk dijadikan tauladan. tetapi bila tidak mau berubah hatinya sudah tertutup dan merasa paling hebat maka setanlah julukannya. bukankah untuk orang-orang yang lebih hebat dari yg punya blogger juga ada apalagi baru hanya belajar dan mendpt spesialis SPSi. mhn maaf

  38. Assalamualaiqum sedikit sya katakan..tidak ada orang yg gila menuntut ilmu allah…jangan sesekali memaksa fikiran untuk mengetahuì sifat allah’kebnyakan dari kta sesama muslim bnyak yang menyalah kan ilmu allah’karna tidak terjangkau dgan fikiran kita..kebnyakan manusia jarang meng’amal kan suatu perintah allah’contoh sohlat ‘ itu kan perintah”perintah nya saja sering kali kita berjanji dalam hati untk mengerjakan nya’ada yg rajin mengerjakan tapi hati nya ngak iklas mengerjakan perintah itu…jadi belajarlah dari yg bwah dulu’contoh cara dalam keada’an bersuci atau mengambil whuduk’bnyak umat muslim yg
    Tidak dgan iklas karena allah membersih kan nya..yg dari bawah aj kta krjakan dengan iklas karena allah insya allah kta akan diberi petunjuk oleh allah sesuai dengan kemampuan fikiran kita..tasawuf itu’ jikalau manusia sudah tidak mencampur aduk kan mana yg perintah dan mana yg larangan
    Allah insya allah dia akan lebih memahami ilmu allah sesuah dengan kitab dan dalil nya

  39. Kaum Sufi awal mendedikasikan sepenuhnya kehidupan untuk menghamba kepada Allah, melalui berbagai latihan berat sebagaimana dicontohkan oleh Nabi SAW. Mereka menghiasi diri dengan Sholat qiyaam lail (tentu setelah sempurna solat wajibnya), puasa sunnah (menahun, seperti juga dilakukan oleh Imam Nawawi), zuhud dari kesenangan dunia (lapar, miskin, namun tidak miskin jiwa/akal maupun ilmu). Tokoh-tokohnya menjadi cahaya bagi umat. Mereka dinamakan sufi karena kekhasan cara hidup, perilaku dan ilmu. Mereka bukan orang bodoh yang taqlid.

    Ilmu tasawwuf berkembang sebagaimana ilmu lain, seperti fiqh, hadits, bahasa, logika dll yang memunculkan banyak tokoh di setiap cabang ilmu. Dan semua mengaku bersandar pada Al-Quran, Sunnah, dan ilmu lain sesuai pemahaman masing-masing tokoh dan golongan. Antar golongan, meskipun berbeda istinbat, tak jarang mereka saling menerima perbedaan. Akan tetapi ada pula yang terlalu jauh dari tuntunan.

    Menilai satu cabang ilmu sebagai suatu kesesatan umum, adalah kesesatan itu sendiri, tanpa melihat, membahas, mengkoreksi, meluruskan, dan objek yang dibicarakan. Adalah bodoh, jika karena ulah beberapa orang yang MEMALSUKAN HADITS, kemudian menggeneralisir bahwa ILMU HADITS ITU SESAT. Begitu juga Fiqh, Logika dll.

    Menganggap Ilmu hikmah (yang diperjual-belikan) di zaman ini sebagai ilmu turunan dari tasawwuf agaknya kurang benar. Pertama, ilmu tasawwuf bukanlah ilmu keduniaan, ilmu untuk mengejar kesaktian-kedigdayaan, ilmu mengejar pangkat-jabatan, ilmu agar kebal tak terkalahkan…

    Akan tetapi, Tasawwuf murni adalah ilmu tentang KEPASRAHAN TOTAL kepada sang pencipta atas apa yang telah dipilihkan Dia untuk dirinya. Tasawwuf mengabaikan segala bentuk KEDIRIAN, baik berupa harta, pangkat, kehormatan di mata masyarakat.

    Ciri utama dan hakiki dari tasawwuf, adalah TAQWA. Perjalanan mereka dimulai dari Ilmu Syari’at yang benar, kemudian menginisiasi diri melalui TAUBAT NASUHA, menapaki maqom SABAR, kemudian RELA ATAS PUTUSAN ALLAH, dilanjutkan dengan WARA’, menghiasi diri dengan ZUHUD, sehingga mendapatkan pengetahuan spiritual mengenai hakikat hidup dan kehidupan, seraya MENGENAL ALLAH DENGAN SEBENARNYA MA’RIFAH. KHOUF (Perasaan takut yang mendalam kepada Allah) dan RAJA’ (Pengharapan yang mendalam kepada Allah) menjadi teman hidupnya.

    Adapun bentuk dzikir yang dawaam, puasa dan ibadah lain, merupakan metode umum kaum ini. Dzikir menghasilkan PENYADARAN nafsu tentang keberadaan Allah, dan kaifiyatnya telah mengalami banyak versi (Sebagian besar tidak bertentangan dengan ushul syar’i) -seperti halnya kaifiyat ibadah yang berbeda2 antar madzhab, yang mereka saling menghormati istinbat masing-maisng-

    Adapun ilmu hikmah yang di dapat dari buku2 murah pinggir jalan, yang TIDAK DIKETAHUI SANAD PENGARANGNYA, TIDAK DIKETAHUI ASAL USULNYA, DIJUAL TANPA TANGGUNG JAWAB bukanlah bentuk transfer ilmu tasawwuf yang benar.

    Adapun ilmu hikmah yang DIJUAL dengan harga ISTIMEWA, menjanjikan KEKUATAN LUAR BIASA, MENDAPATKAN PANGKAT JABATAN DENGAN MUDAH, MELARISKAN DAGANGAN, MELULUHKAN HATI PUJAAN, dll BUKANLAH TASAWWUF.

    Tasawwuf bukanlah ilmu melancarkan usaha keduniaan, bahkan sebaliknya, ilmu ini MENUNTUT PENGAMALNYA untuk susah payah, berat menderita, dalam usahanya menggapai cinta Allah dan makrifat kepadanya, bukan selain-Nya. Alhasil, hendaknya seseorang dengan hati terbuka memahami ISI, BUKAN SAMPUL TASAWWUF.

    Nb. ILMU LADUNNI BANYAK DISELEWENGKAN ARTI DAN KEDUDUKANNYA DALAM ILMU METAFISIK. HENDAKNYA SESEORANG RELA DENGAN PEMBERIAN ALLAH SEMATA, DAN TIDAK MENGHARAP KESAKTIAN / KERAMAT / KEDIGDAYAAN YANG JUSTRU DAPAT MELEMPARKAN DIA KE JURANG KENISTAAN DI HADAPAN ALLAH. Cukuplah kiranya, ilmu syari’at, tasawwuf menjadi bekal para pencari Tuhan.

    Wallahu a’lamu bis-showaab

  40. Assalamu ‘alaikum wr. wb. Serrreeeeeeeeem… harusnya makin banyak ilmu yg kita dapat , harusnya membuat kita semakin sadar kl ternyata semakin banyak yang belum kita ketahui. jadi tidak ada alasan untuk sesama Pengikut Nabi Muhammad SAW untuk saling gontok2an.

    Bukankah telah diwariskan Al Quran dan Hadist ? Tidak cukupkah?
    Bukankah telah di katakan Rosullulloh bahwa selama kita berpegangan pada keduanya maka kita tidak akan tersesat?

    Tolong Saudaraku, silahkan berbagi ilmu, namun jangan saling menghakimi, berpecah. Karena kebenaran hanya datang dari Allah SWT semata.

    Ingatlah wahai saudaraku, seringkali kita memperdebatkan “rumus” padahal kita sudah tau “hasil” nya : Allah dan Rosululloh (Al Qur’an dan Hadist)

    Sekali lagi, berbagi ilmulah, dan jangan bertengkar, biar “pembaca yg menilai, karena belum tentu juga di ikuti”

    Anda akan bangga seperti saya jika melihat penyebar islam sekarang ini (cari di Youtube), bagaimana mereka bersatu menyebarkan Islam dinegara yg mayoritas non muslim dan sebagian dari mereka justru Mu’alaf. Itu yg membuat Islam besar, berjaya, itu yg membuat generasi Islam bangga, itu yg membuat “hidayah” bertebaran.

    Wa’alaikum salam wr.wb.

  41. Bab 1: Pengenalan
    1. Pengertian Ilmu Tasawwuf :

    Ilmu tasauf ialah ilmu yang menyuluh perjalanan seseorang mukmin di dalam membersihkan hati dengan sifat-sifat mahmudah atau sifat-sifat yang mulia dan menghindari atau menjauhkan diri daripada sifat-sifat mazmumah iaitu yang keji dan tercela .
    2. Ilmu tasawwuf bertujuan mendidik nafsu dan akal supaya sentiasa berada di dalam landasan dan peraturan hukum syariat Islam yang sebenar sehingga mencapai taraf nafsu mutmainnah .
    3. Syarat-syarat untuk mencapai taraf nafsu mutmainah:
    a) Banyak bersabar .
    b) Banyak menderita yang di alami oleh jiwa .
    4. Imam Al-Ghazali r.a. telah menggariskan sepuluh sifat Mahmudah / terpuji di dalam kitab Arbain Fi Usuluddin iaitu :
    1) Taubat .
    2) Khauf ( Takut )
    3) Zuhud
    4) Sabar.
    5) Syukur.
    6) Ikhlas.
    7) Tawakkal.
    8) Mahabbah ( Kasih Sayang )
    9) Redha.
    10) Zikrul Maut ( Mengingati Mati )
    5. Dan Imam Al-Ghazali juga telah menggariskan sepuluh sifat Mazmumah / tercela / sifat keji di dalam kitab tersebut iaitu :
    1) Banyak Makan
    2) Banyak bercakap.
    3) Marah.
    4) Hasad.
    5) Bakhil.
    6) Cintakan kemegahan.
    7) Cintakan dunia .
    8) Bangga Diri.
    9) Ujub ( Hairan Diri ).
    10) Riya’ ( Menunjuk-nunjuk ).

    Bab 2: Khauf
    1. Khauf bererti takut akan Allah s.w.t., iaitu rasa gementar dan rasa gerun akan kekuatan dan kebesaran Allah s.w.t. serta takutkan kemurkaanNya dengan mengerjakan segala perintahNya dan meninggalkan segala laranganNya.
    2. Firman Allah s.w.t. yang bermaksud : “Dan kepada Akulah ( Allah ) sahaja hendaklah kamu merasa gerun dan takut bukan kepada sesuatu yang lain”.
    ( Surah Al-Baqarah – Ayat 40 )
    3. Seseorang itu tidak akan merasai takut kepada Allah s.w.t. jika tidak mengenalNya. Mengenal Allah s.w.t. ialah dengan mengetahui akan sifat-sifat ketuhanan dan sifat -sifat kesempurnaan bagi zatNya.
    4. Seseorang itu juga hendaklah mengetahui segala perkara yang disuruh dan segala perkara yang ditegah oleh agama.
    5. Dengan mengenal Allah s.w.t. dan mengetahui segala perintah dan laranganNya, maka seseorang itu akan dapat merasai takut kepada Allah s.w.t.
    6. Rasa takut dan gerun kepada Allah s.w.t. akan menghindarkan seseorang itu daripada melakukan perkara yang ditegah oleh Allah s.w.t. dan seterusnya patuh dan tekun mengerjakan perkara yang disuruhnya dengan hati yang khusyuk dan ikhlas.

  42. ASS.
    indahnya susunan ilmu tasawuf dalam islam :
    agama = aturan, susunan, cara
    islam = tunduk kepada perintah ALLAH dan mengikuti suri tauladan muhammad SAW yang termaktub dalam al-quran dan sunah.

    islam mempunyai 5 rukun :

    1. Syahadat = Sadar diri (siapa allah, siapa muhammad, siapa manusia, sedang dimana manusia itu berada, dan mau kemana). kalau sudah sadar diri ini baru sah syahadatnya.

    SADAR DIRI

    2.. Sholat = JUJUR DIRI yang tujuannya adalah Allah (menghadap allah dengan menghadirkan gerak lahir maupun memahami dengan batin dengan membawa kalimat syahadat).

    SADAR DIRI + JUJUR DIRI

    3. Puasa = ADIL DIRI (adil kepada semua kehendak diri, telinga, mata, hidung, lidah, hati serta apa dapat menjauh/melalaikan terhadap ALLAH.

    SADAR DIRI + JUJUR DIRI + ADIL DIRI

    4. Zakat = IKLAS DIRI (tingkatan ini yang paling sulit zakat adalah belajar untuk mengiklaskan diri hanya karena allah apapun yang terjadi dengan menerima qada dan qadar allah)

    SADAR DIRI + JUJUR DIRI + ADIL DIRI + IKLAS DIRI

    5. Haji = SUCI (suci mencakup lahir batin, banyak dikalangan manusia yang hanya berhaji tapi pulang dari haji tambah jadi, ini dikarenakan haji hanya lahirnya saja, tetapi batinnya tidak pernah berhaji)

    SADAR DIRI + JUJUR DIRI + ADIL DIRI + IKLAS DIRI = SUCI DIRI

    semoga bermanfaat, ini hanya sedikit penjelasan mengenai masalah tasawuf yang saya pelajari untuk lebih saya tidak BISA menjelaskan di dalam blog ini, karena terlalu panjang lebar.

    SUNGGUH SALAH JIKA ADA YANG MENILAI BAHWA AJARAN TASAWUF YANG HAKIKI ITU SESAT, KARENA AJARAN TASAWUF INI BUKAN HANYA SATU TAPI BANYAK, ADA TASAWUF YANG BATIL DAN ADA TASAWUF YANG HAQ, TERIMA KASIH WASSALAM

  43. Kwkwkwk.. payah sampean mas.. walopun toh si majnun ini g marah krn tau videonya di upload baik dlm sadar/tidak sadarnya.. sampean tetep keterlaluan mass..mas.. payahh sampean..:)
    Orang gila itu tidak bisa dihakimi dengan kaedah ilmu/pengetahuan apapun baik yg ada pada dirinya (ilmu yg dimiliki) apalagi dari orang lain/dari luar dirinya,,
    saya ngomong seperti ini karna saya pernah Gila walaupun cmn beberapa detik, dan Alhamdulillah, Allah masih memberikan kesadaran untuk menyadari keadaan beberapa detik itu bahwa saya telah gila..^_^

  44. Makannya pada belajar ilmu murni aja yaitu Al-Qur’an. jng yg macem-macem, klo baca Qur’an baca terjemahan nya juga jadi pada ngerti apa yg lo baca jng cuman arab nya doang!, percuma kan lo baca nya bagus suara ama tajwid nya tapi ngga tau arti sama sejarah di balik Quran itu.. inget dong kisah nya Malaikat Harut dan Marut mreka turun kedunia tujuan nya pada ngapain? (tuh udah gw kasih kunci) , trus jaman nya nabi Sulaiman tuh banyak apaan hayoo?? ngga tau yah? mknya lo baca Qur’an ama ngebrows tuh sana. biar ngga pada jadi gila gara gara mlajarin penafsiran yg salah.

    • :) anda merasa waras ya?

      Kembali kepada Allah, gila, sesat, benar, salah, smua kehendak Allah. Namun jagalah hukum2 yang ada agar tidak terperosok neraka dunia.

      Gunakan “bener ku, bener mu, bener nya semua” dalam belajar dan bersosialisasi. Saling sibuk mengurusi yang diluar tiada membawa barokah jika lupa dengan diri sendiri.

      Tiada sufi mengaku sufi, ibarat orang sedang tidur, dia tak kan sadar jika tertidur, dan hanya menyadari ktika terbangun “oh ternyata saya tertidur tadi”.

      Maaf jika kurang berkenan. :)

  45. buat para guru tasawuf (mursid) harus lebih berhati-hati megajarkan pada muridnya, tapi mengapa para mursid tidak mencobah meluruskan murid yang melenceng (stres) tersebut, jangan dibiarkan begitu saja, sehingga tidak menjadi fitnah!!! thx

  46. apakah ada dalil yg kuat, kalo ucapan orang gila jadi referensi tulisan atau sumber yang valid.
    orang gila kok jadi rujukan penulisan. logika berpikirnya ditaro dimana? apa lagi ujung2nya menyesatkan aliran/organisasi tertentu, .. mendingan beli cermin yang besar, terus ngaca deh sampe ketahuan dirimu yg sebenarnya,… jika seorang muslim menuduh sesat/kafir terhadap saudaranya yg lain, berhati2 lah, karna tuduhan itu akan kembali pada si penuduh..

  47. Penulisnya saya rasa juga agak gila. karena tidak ada referensi yang masuk akal dari dalil aqli yang dijelaskan di atas. Termasuk saat mengatakan NU mengajari bertasawuf kemudian bisa dipukul rata bahwa NU itu salah? itu namanya logika ngawur. tidak jauh beda dengan ciri2 seorang teroris itu berjenggot, kemudian ana menyimpulkan kalo antum teroris apakah benar? saya rasa ini propaganda wahabi kafir saja kok, termasuk HTI. yang antum berikan tidaklah mencerminkan sama sekali kegiatan tasawuf, melainkan antum mewawancarai orang gila, dan kemudian mengatakan masalah tasawuf. Namun antum dengan segera mempercayai apa yang disampaikannya. Saat dia memberikan ceramah agama apakah antum juga percaya? kalo mau bersikap obyektive seharusnya antum juga percaya dong denganc eramah agamanya, jangan sepotong sepotong percayanya. giliran menyudutkan organisasi lain disetujui, giliran ceramah mengenai wahabi dan hti tukang kawin misalnya, malah ditolak.
    Banyak faktor kegilaan bisa terjadi, bahkan hanya karena kehilangan uang 1 jt saja bisa gila. dan itu bukan karena uangnya, namun lebih pada Allah sedang menakdirkan si fulan untuk jadi gila. jadi saran ana, antum banyak banyak belajar, sehingga tidak hanya referensi google saja. turun ke lapangan an melihat langsung kegiatan tasawuf itu bagaimana, sehingga tidak kelihatan seperti orang gila. Cara anda berpikir sangat linear, dan seperti anak kecil berpikir. tanpa referensi, dan hanya percaya sama google saja. kapan2 saya akan meng upload bahwa semua yang berjenggot dan bercelana congklang adalah teroris, sehingga antum juga akan mengunduh dan menyampaikan ke publik. salam gila wan….

  48. waduh bahwasannya saya pribadi menganggap anda bagian dari teroris yang berkedok wahabi. apa hubuangannya orang gila sama ajaran tassawuf. anda bilang dalam berceramah orang gila tersebut membeberkan masalah akidah islam tasawuf jelas jawabku lha wong diagila. kalian yang nanggap dan meladeni jangan-jangan lebih gila. tidak ada ajaran NU masuk dalam kurikulum tasawuf. anda ngalantur. Tasawuf adalah imlementasi dari sebuah pencapaian maqom yang sengaja diciptakan dari yang maha menciptakan.

  49. saya berikan ilustrasi tentang tauhid dan tassawuf…saya berharap sebaiknya saring ucapan anda pada tulisan anda tersebut. anda sebagai orang mengaku muslim tapi sifat dan perbuatan anda tidak mencerminkan orang muslim. semoga allah swt melimpakan maaf dan hidayah pada hidup anda yang sekarang terhijjab.

  50. Sesungguhnya kebenaran itu datang dari ALLAH SWT. janganlah kita sebagai manusia yang tidak terlepas dari keslahan dan dosa merasa paling benar…. dan sesungguhnya ILMU yang ada di muka bumi ini adalah milik ALLAH… maka janganlah kita menyalahkan ilmu tersebut… marilah kita introspeksi diri

  51. Bener pisan.,,gak akan tau rasa asinnya air kalau belum kelaut dan juga gak bakal tau soal tasawuf kalau belum terjun langsung mempelajari tasawuf,,jangan cuma hanya denger doang

  52. perdana akhmad Psi, semoga Allah menunjukkan ketidak tahuan anda ttg tasawuf. Tulisan nda di blog ini menunjukkan kebodohan anda.

    Gelar anda S.Psi, kok ngomong ttg hal2 di luar keilmuan anda, jadinya ya begitu, keliatan bodonya.

  53. yang mempunyai kewenangan ilmiah dalam ilmu kalam adalah mujtahid dalam ilmu kalam, dan yang mempunyai kewenangan ilmiah dalam ilmu fiqh/syariat adalah mujtahid dalam ilmu fiqh
    sehingga tidak benar jika orang yang berkompetensi dalam ilmu kalam berbicara fiqh, begitu juga sebaliknya
    Abdul Wahab Al Sya’rani

    atas ana BETULLLL
    mengajak orang lain untuk mengikuti asumsi ente sindiri, BENAR-BENAR TINDAKAN PALING BAHLOL YANG PERNAH ANA LIHAT

  54. Salah satu jenis ilmu yang mudah dan dapat dimiliki dengan cepat tanpa harus dipelajari adalah ilmu mengenai ketinggian hati.

    Ilmu jenis ini akan dengan sendirinya menghinggapi setiap orang, baik itu orang bodoh maupun orang pintar.

    SOMBONG. Ya, Kesombongan atau Tinggi Hati. Apabila kita menganggap diri kita lebih dari yang lain. Lebih baik, lebih rohani, mungkin lebih kaya, lebih berpengetahuan, lebih pandai, lebih berpengalaman, lebih tinggi derajat dan martabat, lebih banyak melayani, dan sebagainya.

    Smoga kita dapat melepaskan ilmu ini dan membentengi diri dari mudahnya kerasukan ilmu ini.

  55. tasawuf adalah pembenaran bagi orang2 pemalas. contoh : tingkatan paling tinggi dalam tasawuf adalah makrifat. jika sudah mencapai tingkatan makrifat dikatakan tidak perlu shalat tidak perlu melaksanakan syariat krn Allah ada di dalam diri manusia dan semua tergantung niat. Padahal jangankan Rasullullah SAW seorang yg maksum sempurna tanpa cacat bahkan sudah dijanjikan surga tingkat paling tinggi oleh Allah swt tapi mengapa beliau tetap melaksanakan kewajiban shalat?? apalagi kita/syekh/kyai/ustad hanya manusia biasa. itu salah satu bukti kesesatan tasawuf. lagian jangan pada aneh2 deh.jalankan syariat ente2 sampe wafat belum tentu khatam. islam itu simple islam itu mudah jangan dipersulit. islam sudah pas jangan ditambah jangan dikurangi. Kita umat muslim hanya boleh berpegang teguh kepada Al-Quran dan As-sunnah. dalam hal ibadah klo Rasul tidak pernah ajarkan ya jangan dikerjakan walopun dg niat baik krn akan membawa pada kesesatan. Maju terus untuk penulis semoga menjadi amalan baik untuk anda. Allahuma amin

  56. yang haq katakan haq yang bathil katakan bathil
    tasawuf adalah pembenaran bagi orang2 pemalas. contoh : tingkatan paling tinggi dalam tasawuf adalah makrifat. jika sudah mencapai tingkatan makrifat dikatakan tidak perlu shalat tidak perlu melaksanakan syariat krn Allah ada di dalam diri manusia dan semua tergantung niat. Padahal jangankan Rasullullah SAW seorang yg maksum sempurna tanpa cacat bahkan sudah dijanjikan surga tingkat paling tinggi oleh Allah swt tapi mengapa beliau tetap melaksanakan kewajiban shalat?? apalagi kita/syekh/kyai/ustad hanya manusia biasa. itu salah satu bukti kesesatan tasawuf. lagian jangan pada aneh2 deh.jalankan syariat ente2 sampe wafat belum tentu khatam. islam itu simple islam itu mudah jangan dipersulit. islam sudah pas jangan ditambah jangan dikurangi. Kita umat muslim hanya boleh berpegang teguh kepada Al-Quran dan As-sunnah. dalam hal ibadah klo Rasul tidak pernah ajarkan ya jangan dikerjakan walopun dg niat baik krn akan membawa pada kesesatan. Maju terus untuk penulis semoga menjadi amalan baik untuk anda. Allahuma amin
    http://www.akhirzaman.info/islam/miscellaneous/1811-paham-sesat-tasawuf.html

    • belajar tasawuf aja ngga dah berburuk sangka bahwa semua tasawuf mengajarkan untuk tidak solat dan tidak melaksanakan syariat
      tolong tampilkan kitab atau buku tasawuf apa yg mengajarkan untuk berbuat seperti itu,satu lagi tolong tampilkan dari golongan mana kah tasawuf yg anda mksd,aswaja/sunni atau syiah???
      tasawuf terbagi lagi asal anda tau dan yg saya tau tasawuf mengajarkan ilmu hati sehingga tidak berburuk sangka seperti anda
      penyakit hati bila ditampilkan di web,bnr2 keliatan kotornya… lebih baik buta para penderitanya daripada mendengarkan penjelasan/pencerahan

  57. Apakah seperti itu tasawuf?
    Atau kita hanya mereka-reka?
    bagaimana orang menceritakan buah durian kalau dia sendiri tidak pernah merasakannya.
    Psikologi tertinggi adalah psikologi kaum sufi.sufi yg benar benar sufi.
    ”lebih baik gila mencari Tuhan daripada gila mencari harta dunia”

  58. @mas dwi, percuma saja beradu dengan admin, karena dia hanya berpaku dengan ilmu syari’at sampai kiamat tidak akan ketemu kali, ilmu yang sedikit-sedikit mana dalilnya….
    @admin : tolong saya disebutin dalil yang menyatakan boleh menggunakan internet

    he.e.e.e.ee.e.

    • rasullullah mengatakan di dlm hadist bukhory muslim: “orang alim yang tidak mengenal allah,lebih dulu di siksa dari pada penyembah berhala”…jd kata rasullullah lagi: “barang siapa beramal ibadah berdasarkan ke pada fiqih sama dengan melakukan maksiat”…arti nya apa?karna rasullullah tdk menghendaki hal seperti itu..karna apa?karna rasullullah mementingkan tauhid bukan mengutamakan syariat..adapun syariat itu ibarat jalan serta rambu2…syariat itu untuk syi’ar…coba masjid itu kan kata nya rumah allah..saat masuk masjid berarti masuk ke rmh allah kan??kl rmh allah kan pasti nya ada yg pnya rmh?..nah maksud nya nabi muhammad umat nya itu mesti nya bertanya..ya rasullullah mana yg pnya rmh atau mana allah..nah pertanyaan itu yg di harap kan oleh rasullullah…kl sudah bertanya begitu baru lah di turun kan ilmu hakekat…jd jng hanya berpeganggan hanya syariat saja..syariat tidak mengandung hakekat tapi hakekat mengandung keseluruhan syariat…

  59. Maaf bang klo boleh sy berpendapt,dn tnpa mengurangi rsa hormat mnurut sy bukan ilmu tasawufx yg bisa membuat org gila,,tpi lbih kpd menuntut jaln taqdir hidupx seseorng yg hrs mlalui proses khidpan mnjdi org gila..
    Krn ilmu tasawuf dplajari mlalui maqam2/tahapan dlm mempelajarix sehingga faham dlm mnerima ilmuxpun tertur mengalir dri arti mnjdi makna mnju kpda kesimpulan dan ambil kesudahan,,”ilmu”krn hanya ini yg tersisa dripda sifat2 yg disandarkn Allah kpd hambanya saat akhir mnghadap yg raab..

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s