AYAT KURSI YANG MENGHANCURKAN JIN IFRIT

Dari Abu Hurairah r.a. katanya, “Rasulullah saw. berkata, ‘Dalam surah Al-Baqarah terdapat satu ayat yang merupakan penghulu ayat-ayat Alquran. Setiap engkau membacanya di dalam rumahmu, dan saat itu setan ada di dalamnya, pasti dia akan keluar. la adalah Ayat Kursi.”
Ibn Qutaibah meriwayatkan, katanya, “Seseorang dari Bani Ka’b menuturkan .kepadaku, katanya, ‘Aku datang ke kota Bashrah untuk menjual kurma. Tetapi aku tidak menemukan satu rumah untuk ber-malam, kecuali satu rumah yang sudah penuh dengan sarang laba-laba.

Aku bertanya kepada beberapa orang di sekitar rumah itu, “Mengapa rumah ini?” Mereka menjawab, “Rumah ini ada yang menempati.” Aku lalu bertanya kepada pemiliknya, “Maukah Anda menyewakannya kepada saya?”
Orang itu menjawab, “Selamatkan diri Anda. Sebab, dalam rumah ini ada `Ifrit yang telah menjadikan rumah ini sebagai tempat tinggal-nya. Dia membunuh setiap orang yang memasukinya.”
“Sewakan kepadaku, dan biarkan malam ini aku bersama dia. Mudah-mudahan Allah SWT menolongku menghadapinya.”
“Terserah Anda sajalah,” kata pemilik rumah itu.
Aku pun bermalam di rumah itu. Ketika malam tiba, datanglah kepadaku sesosok makhluk yang sangat hitam matanya, dengan sinar merah laksana bara api. Dia memiliki bayangan gelap, dan men-dekatiku. Aku membaca Ayat Kursi seluruhnya. Maka ketika bacaan-ku tiba pada firman Allah yang berbunyi, Dan Dia (Allah) tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi lagi Mahabesar, maka makhluk itu tidak mengatakan apa pun kepadaku. Kuulangi mem-bacanya beberapa kali, sampai bayangan gelap itu menghilang. Aku kemudian menuju salah satu sudut rumah itu, dan tidur. Esoknya, aku menemukan di tempataku melihat makhluk itu, sisa-sisa sesuatu yang terbakar dan menjadi bara. Kemudian aku mendengar suara, “Engkau telah membakar `Ifrit yang sangat besar.” Aku bertanya, “Dengan apa aku membakarnya?” Dia menjawab, “Dengan firman Allah yang ber-bunyi, Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi lagi Mahabesar.(Sayyid Muhammad Haqqiy An-Naziliy, Khazanah Al-Asrar Jalilat Al-Adzkar, Maktabah ‘Abbas Syaqrun, Kairo, hlm. 137.)

Penjelasan Admin :

Maka mari kita cukupkan dengan membaca doa-doa yang disyari’ahkan untuk membunuh/mengusir jin, ketika sudah jelas tuntunannya maka jangan mencari cara lain lagi seperti memakai jimat, atau memohon bantuan jin/khodam “anu” yang sudah jelas keyirikannya atau menggunakan tenaga dalam, aji-aji kesaktian yang pada hakikatnya tetap meminta bantuan jin……..Mari kita langsung sandarkan diri kita hanya meminta pertolongan pada Allah semata…………….

43 thoughts on “AYAT KURSI YANG MENGHANCURKAN JIN IFRIT

  1. subhanalloh ……… suatu pencerahan yang sangat bermanfaat, mudah2an dgn penjelasan yg telah disampaikan, sedikit demi sedikit akan membuat sadar kepada saudara2 kita yg masih terjebak dalam lumpur kesyirikan !

  2. assalammualaikum.wr.wb @admin, Saya sangat penasaran dengan orang yang mati di jadikan tumbal pesugihan,atau yang lain lain, Apakah mereka yang dijadikan tumbal itu meninggal beneran seperti orang yang meninggal karena sakit dll,karena ada sebagian orang yang menyatakan bhwa sebenarnya mereka tidak mati.. Jika mereka tidak mati lalu dimanakah arwah mereka?? Dan jika mereka mati beneran,apakah mereka bisa di sebut korban pembunuhan..?..atas penjelasannya di ucapkan bnyk terima kasih. Wassalammualaikum.wr.wb

    • Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

      @rhene

      sy bukan kapasitasnya untuk menjawab pertanyaan saudara, sy cuma ikutan diskusi dgn anda, (itupun jika diijinkan)

      sy berpendapat secara kira2 saja(tdk tahu dalilnya)
      menurut pemahaman sy, orang yg mati menurut anda sbg akibat tumbal, itu adalah mati yang sebenarnya, yaitu mengikuti pentakdiran apa yang telah digariskan olehNya, jadi itu adalah kehendak yang maha kuasa. ( ingat pada waktu allah meniupkan ruh pada usia janin dlm kandungan usia 40 hari, segalanya sdh ada ketentuannya )

      **apakah mereka bisa di sebut korban pembunuhan..?**

      jika mmg ada fakta dan bukti yg mengarah pd mslh ini, tentu saja hukum yg akan memprosesnya !

      terima kasih. wasallam.

    • @rhene,

      Jika mereka mati dan jasadnya ada, kemungkinan besar prosesnya sesuai ketentuan Allah, (walaupun setan/jin yg membunuhnya) sebab ruh adalah urusan Allah. Allahualam. Tapi jika jasad tdk ada, bisa jadi dia ada di alam lain (alam jin) Allahualam.

      Sebenarnya ana punya banyak cerita tentang tumbal/kemampuan jin membunuh manusia (about dalil.. ingat hadist tentang ular yg ada dlm rumah ???^_^). Tapi ana lebih suka merujuk anda ke sini :

      http://metafisis.wordpress.com/2011/01/01/kisah-ajaib-peruqyah-melawan-kehebatan-keris-sakti/

      dan ke sini :
      http://metafisis.wordpress.com/2011/01/01/peruqyah-berhasil-mengeluarkan-orang-dari-alam-jin/

      mengapa tumbalnya manusia?? ini adalah bentuk kontrak dgn setan .jinnya, agar pelaku pesugihan turut digiring kasus pembunuhan di pengadilan akhirat kelak? cmiw!Membunuh tanpa alasan syar’i termasuk dosa besar!! Allahualam.

  3. @rhene punya pertanyaan menarik wissssss aq jg peng tau gmana ya nsb orang2 yg d jdkn tumbl. nunggu jwbnx yg ini ana yg d satux lg ah.permisi dulu monggo d lanjut mas

  4. Assalammualaikum.wr.wb.

    @musafir ilmu
    saya tidak ingin berdiskusi..karena saya juga tidak tau..dan hanya untuk menjawab rasa penasaran yang sudah bertaun tahun tentang cerita tumbal menumbal menggunakan tumbal nyawa manusia, yang katanya pula,
    **jika mereka meninggal dikarenakan untuk tumbal maka mereka akan dijadikan anak buah dari syaitoooonnnn iblis jin prewangan yang di mintai pesugihan oleh orang yang menumbal ato pelaku pesugihan tersebut… Benarkah itu??**

    Lalu yang ingin saya tanyakan lagi
    **mengapa kebanyakan pelaku pesugihan itu harus menumbalkan manusia? Dan apa pula kegunaan tumbal itu untuk para jin iblis syaiton yang di mintai pesugihan itu??*l

    bingung yaaaaaaa ….pertanyaan saya membingungkan…begitu pula dengan saya yang berusaha mengungkapkan keingintahuaan saya dengan pertanyaan tertulis….terimakasih sebelumnya atas kesediaan menjawabnya….

    Wassalammualikum.wr.wb

    • **jika mereka meninggal dikarenakan untuk tumbal maka mereka akan dijadikan anak buah dari syaitoooonnnn iblis jin prewangan yang di mintai pesugihan oleh orang yang menumbal ato pelaku pesugihan tersebut… Benarkah itu??**

      perlu pemahaman bahwa yang dijadikan teman syaiton itu bukan “korbannya” melainkan yang menumbalkannya, yg jelas2 tlh mengikuti cara2 syaiton !

      **mengapa kebanyakan pelaku pesugihan itu harus menumbalkan manusia? Dan apa pula kegunaan tumbal itu untuk para jin iblis syaiton yang di mintai pesugihan itu??**

      ceritera di tempat sy jaman baheula, pengorbanan/ tumbal tdk hanya terbatas pada manusia, ada juga berupa hewan, seperti kerbau, sapi dll.tergantung seberapa besar permintaan si ahli pesugihan itu.
      yg pasti tujuan syaiton adalah mengajak kpd kesesatan, seperti diketahui katanya dosa yg ditumbalkannya akan ditanggung oleh sipenumbal !

      • Penjelasan yg menarik.

        Sy agak khawatir dgn tulisan ini :
        ”….seperti diketahui KATANYA dosa yg ditumbalkannya akan ditanggung oleh sipenumbal!

        Setahu ana, islam tidak mengajarkan tranfers dosa/pahala. btw, ada kalimat ”katanya”, dan itu cerita jaman baheula. Kumaha?

        to @Mas TS, jika ada beberapa pertanyaan yg belum dijawab, mhn sabar yah! Dakwah kami tidak di internet saja (apalagi Ust PA, byk blog yg di asuhnya)… Insyaallah ada Kang MI juga yg menemani pengunjung jika Kang MI tidak sibuk tentunya.

  5. Artikel Said :

    ”Maka mari kita cukupkan dengan membaca doa-doa yang disyari’ahkan untuk membunuh/mengusir jin, ketika sudah jelas tuntunannya maka jangan mencari cara lain lagi seperti memakai jimat, atau memohon bantuan jin/khodam “anu” yang sudah jelas keyirikannya atau menggunakan tenaga dalam, aji-aji kesaktian yang pada hakikatnya tetap meminta bantuan jin……”

    Salah satunya JANGAN PERCAYA dengan penjual jimat kiloan/eceran/curah, dukun gaul itu menamakannya dengan ”the legend of secret ayat kursi”, yg buntutnya pengunjung dibuat pening membacanya, dan jika ingin lengkap infonya harus menghubungi kyai palsu tsb via phone, yg ujung2nya mahar bin mahir bin fulus bin duit!

    di sini :
    http://wongalusaceh.wordpress.com/2011/01/12/the-legend-of-secret-ayat-kursi/

    *_~.

  6. @ ms TD hehehe entr klo dwtx udah di transfr trs ilmu dukunx ngefek dwitx g d kmblikn, trus duknx pura2 gila alias nggobloki, ben dwite g d tgh ckakak ckakak ckakak

  7. Aslmkm,wah seru ne obrolan.x . mas sy mau tnya ibu saya dlu pnah pakai susu d.kaki 2 ma d.telinga dua tp ktax akan hlang kalo makan pantangnx .apakah benar bsa hlng susuk.x itu?soalx ibu sya skg skt tp uda b.obat tidk smbuh”.mhon pnjelsn.x sblumx trmksh dn slm knl..

    • @mas TD,ustad PA,mas MI. tlng si @nduk d ksh pencerahn soalx udh urgent bgt & sya knl bgt sma si @nduk niiiiiiii hahahahaha

    • Pertanyaan sy buat nduk,

      1. Susuknya terbuat dari apa dan khasiat yg diperoleh apa?
      2. Siapa yg memasangkannya (dukun susuk atau dukun berbalut ustadz)
      3. Sakit apakah ibu anda?
      4. Apakah nduk itu = Mas TS ?^_^.

      • @TD Nduk tu cln istri sya mas skrng dia d jw merwt ibux yg skt.dia memang sy srh konsultasi d blog ni ddn mmkai almat email sya mas TD,ibux nduk kn pnykt tumr kandungn&tmr paru2 mas TD

  8. .susuk.x jenis emas.kta ibu bt kekuatn aja br kuat krja keras..yg masng kya ustad ,tp skg bliau sdh meningl..ne clon istrix Ts .mksh sblmx

  9. Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

    Buat @nduk dan sahabat TS.

    Sedikit saya sampaikan gambaran pengalaman.
    Suatu ketika sy dtg pada guruku, secara kebetulan sang guru sedang meruqiyah salah seseorang pasien yg menderita sakit di otakkya, katanya kepalanya pusing2 tak kunjung sembuh, ketika dlm proses ruqiyah (guru membacakan ayat2 suci sambil tangannya memegang kepala sipesakitan), tiba2 sipasen menjerit kesakitan dan meronta menjauh dari guruku, sambil matanya melotot dan mulutnya ngaco menantang guruku, dlm situasi yg demikian, sdh biasanya sy turut membantu sang guru dgn membaca ayat2 yg tlh sy kuasai,

    Proses ruqiyah tdk berjalan lama, apalagi jika sang guru dibantu oleh beberapa muridnya, berontaknya sang pasen yng “kesurupan” dapat dilemahkan karena ghoib yang merasukinya mmg tak seberapa kuat, maka terjadilah dialog antara “kita”( karena sdh biasa, kadang dialog antara ghoib dgn peruqiyah suka dijadikan hiburan ) setelah sighoibnya itu keluar dari jasad sipasen, believe it or not, percaya atau tidak, keluarlah dari dahi sipesakitan sebuah mesiu (amunisi AK caliber 7,62 mm) menyembul dari bawah kulit dahi dan keluar jatuh tanpa pendarahan.

    Anda tahu itu ? ternyata dari hasil dialog tadi bahwa sipesakitan pernah memasang susuk berupa peluru dgn maksud buat kanoragan (kekebalan).
    Siapa yg memasangnya ? ….. ternyata katanya “kiyai”
    Apa yg terjadi ? …. Ternyata yg membuat kebal sipesakitan itu adalah jin (dlm kasus seperti ini kebanyakan khodamnya adalah jin kafir)

    Didunia, sipesakitan akan dijamin kebal oleh senjata apapun.
    Namun apa yg didapat ? ….. ternyata si ghoib itu minta imbalan.
    Apa pamrihnya ! ….. ternyata … minta otak (polo), minta darah dan sumsum.

    Makanya umumnya mereka yg menggeluti ilmu2 atau yg dipasang susuk kebanyakan dari mereka adalah malas(cara berfikirnya akan lemah) pucat dan lesu karna darah dan sumsumnya disedot secara perlahan lahan.

    Itu adalah permintaan khodam sewaktu sipesakitan masih hidup didunia, belum lagi nanti jika dia telah mati.
    Apa anda tahu apa permintaan khodam setelah kematian ? ….. ternyata dia minta imbalan beberapa persen dari amalan sipesakitan sewaktu hidup.

    Naudzubillah…….. sudah sewaktu hidup bergelut dgn kesyirikan melulu, sudah matipun amalan kita masih dimintainya juga, …… bukankah itu suatu yg sia2 dan rugi ?

    Sayang kini guruku telah tiada sebelum sempat menurunkan sebahagian ilmunya pada saya.

    Untuk sdri Ndu dan TS, saya menyarankan cobalah belajar baca ayat kursi dan surah yasin, bacakan setiap malam dgn hati yang ikhlas.

    Jika anda mau, saya sarankan anda untuk memintakan kepada allah swt untuk mengeluarkan susuk yang ada pada ibu anda dan kesembuhan dari penyakit yang sedang dirasakannya. Ikuti langkah ini :

    1. Berwudlulah, Mintalah idzin terlebih dahulu pada ibu anda bahwa anda akan jadi sebagai syariat atas kesembuhannya, jika ibu anda ridlo, maka bersucilah seluruhnya (ibu dan anda harus dlm keadaan taharoh / suci)
    2. sediakan beberapa batang sirih wangi (bentuknya hampir sama dengan sirih yg biasa dipakai masak/ bumbu) iris irislah beserta daunnya lalu direbus dlm panci.
    3. sediakan juga air putih dlm mangkok

    cara praktik :

    1. duduklah bersila ucapkan salam, baca tawasul pada allah (minta pada allah agar ibu anda diberikan kesehatan jasmani dan rohani)
    2. ucapkan “dgn syariat air ini, dgn segala kuasamu ya allah, aku mohon padamu kesembuhan ibuku dari penyakit lahir dan penyakit batin, aku mohon kepadamu ya allah yang maha pemberi kesehatan, dng sebagala idzinmu, sembuhkanlah ibuku …..(sebut nama ibu beserta bintinya)
    3. pegang air dlm mangkok sambil masukan jari tengah tangan kanan anda dlm air selama anda membaca surat2.
    4. bacakan surah al ikhlas, al falaq, an nas, ayat kursi, jika mampu lanjutkan dgn surah yasin, tiupkan setiap hembusan nafas anda pada air.
    5. mandikan ibu anda dgn air rebusan sirih tadi yang telah dicampur dgn air yg dimangkok (sebaiknya ibu anda dikurungi sarung), air dlm keadaan hangat.
    6. selesai dimandikan, bacakan surah alfatihah.
    7. selesai

    demikian untuk sdri @ndu dan TS, ini semua adalah hanya sebuah saran, sy tdk bermaksud menggurui atau menanamkan faham pada orang lain, sya hanya berniat berbagi pengalaman dgn harapan dpt bermanfaat bagi orang lain, yg tdk sependapat saya mohon maaf.

    Mudah2an harapan saya dgn jalan ini allah memberikan kesembuhan untuk ibu anda, kurangnya sy mohon maaf pada anda berdua. Wasallam.

    • ”1. duduklah bersila ucapkan SALAM”

      @Kang MI,

      Itu ucapan salam seperti apa? dan kepada siapa? Bisakah akang berikan rujukan dalilnya! Maaf, sy jadi inget pengalaman dulu waktu ‘ngelmu”. duduk sila terus ngucapin salam ga jelas ke siapa. Apakah ucapan salam tsb syarat pengobatan?

      ”–(…sebut nama ibu beserta bintinya)”

      Apakah penyebutan nama beserta bin-nya juga syarat pengobatan?”

      Apakah harus menggunakan daun sirih tsb? jika tdk… apa penggantinya? jika ”harus”, bisakah anda berikan rujukan pendapat ulamanya?

      maaf byk bertanya dan tidak bermaksud apa2, setau ana daun sirih yg dimaksud di atas itu memang salah satu kelemahan/pantangannya susuk.

      ‘-
      @nduk/TS,
      ini ada ulasan about tawassul :
      http://muslimah.or.id/aqidah/memahami-tawassul.html

      @Admin,
      monggo diulas dulu! pls!

      • melengkapi komen ana :

        Setau ana ruqyah (mandi) ada juga menggunakan 7 lembar daun sirih biasa (tidak harus).

      • Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

        kang TD

        *** duduklah bersila ucapkan SALAM”, Itu ucapan salam seperti apa ? dan kepada siapa ? = = kita ucapkan salam dengan keyakinan kita menghadap yang maha kuasa. Ucapan salam, biasa – asalamualaikum – atau salamun qaolam mirrobirrohim.
        ***Bisakah di berikan rujukan dalilnya! = tentu saja suatu hal yang lumrah kita ucapkan salam jika mau bertamu.
        ***Apakah ucapan salam tsb syarat pengobatan ? = hanya tradisi adat, tdk termsk sarat
        ***(…sebut nama ibu beserta bintinya)” == sebagai alamat yg dituju !
        ***Apakah penyebutan nama beserta bin-nya juga syarat pengobatan?” == tentu, ( kita mintakan kesembuhan untuk kesehatan siapa, sipulan binti pulan)
        ***Apakah harus menggunakan daun sirih tsb? jika tdk… apa penggantinya? jika ”harus”, bisakah anda berikan rujukan pendapat ulamanya? = daun sirih mengandung minyak yng dapat menyegarkan tubuh ( air rebusannya dipakai mandi menghangatkan badan). Cara ini hanya dinilai secara rasional ilmiah, tdk merujuk pd pendapat ulama !
        === ===
        Pengalaman ini diperoleh dari leluhur saya, syar’i dan tidaknya saya sendiri menilai tdk bertentangan dgn syara, jika menurut anda merupakan hal2 yang diada adakan, tolong koreksi saya dan tuan boleh delet !

        Wasallam.

      • Walaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Kang MI,

        1. Salam berarti damai, sejahtera, aman sentosa dan selamat. Sy agak mengernyitkan dahi, jika mendoakan selamat kepada As salam. Belum datang kepada ana pengetahuan syariat mengucapkan salam kepada Allah. Seperti yg kita ketahui ”bertamu kepada Allah 5 kali sehari”, ana belum menemukan anjuran mengucapkan salam sebelum bertamu (:. Karena antum mengatakan itu adat, pendapat sy… ucapan salam tsb bisa ditinggalkan. Allahualam

        2. Karena doa/doa ruqyah bisa menggunakan bhs apa saja asal dimengerti, penyebutan nama dan bin-nya sy rasa tdk masalah. (pendapat sy…. nama tsb bisa diganti dgn mis; ”ibu sy, atau ibunya si fulan, atau sembuhkanlah orang yg akan sy obati/jampi/ruqyah”. Allahuaam.

        @admin,
        dlm doa ruqyah ada kalimat ”arqiika..” dan ”ayyasyfiyaka…” apakah ”KA” distu dpt diganti dgn nama yg kita ruqyah??

        3. Yg ana ketahui dalil merujuk kepada daun bidara dan jinten hitam. Setahu ana memang ada juga yg menggantikannya dgn daun sirih (daun sirih apa saja). Untuk daun sirih ana belum tau rujukannya. Sama halnya dgn alasan Kang MI, yg sy dapatkan hanya alasan ”rasional ilmiah”. Tapi pendapat ana… ini rawan membuka pintu bid’ah, karena jika alasan ilmiah, mungkin saja orang akan menggantikannya/menambahkannya dgn bunga2an, rempah2an, vitamin, susu, dsb :).. Allahualam.

        Dan semua kembali kepada keyakinannya/pemahamannya baik itu kepada sy, Kang MI, dan para mu’alij, asalkan itu memang sudah diperiksa dengan sebenar2nya, dan terus memeriksanya! :) :). Dan Allahualam.

        Cekap ah! Hatur nuhun tos ditembalan! :)

      • Karena doa/doa ruqyah bisa menggunakan bhs apa saja asal dimengerti, penyebutan nama dan bin-nya sy rasa tdk masalah. (pendapat sy…. nama tsb bisa diganti dgn mis; ”ibu sy, atau ibunya si fulan, atau sembuhkanlah orang yg akan sy obati/jampi/ruqyah”. Allahuaam.

        Salah satu syarat ruqyah adalah menggunakan bahasa arab atau bahasa yang dipahami yang kita yakin tidak mengandung kesyirikan, bis saja kita mengatakan ” Allah maha Penyembuh, semoga Allah menyembuhkan kamu dari penyakitmu” dalam ruqyah seorang mu’allij sering menggabungkan bacaan ruqyah dalam bahasa arab dngan ruqyah berbahasa indonesia

        @admin,
        dlm doa ruqyah ada kalimat ”arqiika..” dan ”ayyasyfiyaka…” apakah ”KA” distu dpt diganti dgn nama yg kita ruqyah??

        “ka” kata ganti utk mukhathab (org kedua laki-laki) tunggal, lebih baik kita sesuaikan dengan kaidah bahasa arab, sebab ada perubahan kata jika yang kita ruqyah seorang perempuan diubah menjadi “ki” sebagai kata ganti orang kedua perempuan tunggal.ex: “arqiiki”, jika meruqyah dengan ruqyah massal berubah menjadi kum (kata ganti utk jamak lebih dari 2) arqiikum

        Yg ana ketahui dalil merujuk kepada daun bidara dan jinten hitam. Setahu ana memang ada juga yg menggantikannya dgn daun sirih (daun sirih apa saja). Untuk daun sirih ana belum tau rujukannya. Sama halnya dgn alasan Kang MI, yg sy dapatkan hanya alasan ”rasional ilmiah”. Tapi pendapat ana… ini rawan membuka pintu bid’ah, karena jika alasan ilmiah, mungkin saja orang akan menggantikannya/menambahkannya dgn bunga2an, rempah2an, vitamin, susu, dsb :) .. Allahualam.

        daun sihir mengandung sat antiseptik (membuang racun, kuman penyakit dll)yang sangtat tinggi karena itu sering jadi obat dan penawar dalam ruqyah, kita bisa juga meruqyah di salep oles, minyak kayu putih, vitamin cair dll atau apapun bentuk obatnya, namun saya pribadi “tidak suka” meruqyah pada obat obatan kimia sebab ada banyk zat-zat haram yang kadang menjadi komposisinya (penjabaran ini sangat sensitif ;) )

  10. @mas TS, @Nduk dan @rhene :

    jika ingin tau lebih byk tentang ruqyah, coba masuk sini, asuhan Ustdz PA.

    http://ruqyah-online.123guestbook.com/

    Insyaallah ada kemudahan mencari peruqyah syar’i di daerah anda :

    Kepada Seluruh pengunjung yang ingin mengetahi siap ustadz yang direkomendasikan oleh Tim Ruqyah Majalah Ghoib di daerah anda masih-masing bisa menghubungi langsung ke nomor telpon KANTOR PUSAT MAJALAH AL-IMAN BIL GHOIB
    RUQYAH SYAR’IYYAH Tlp. 021) 8092329, 93449512
    atau hubungi langsung ustadz hasan (pimpinan ruqyah ghoib) 08158167874.

    @admin, maaf ana terpaksa posting ini. Ana kewalahan balas sms n email. ^ _ ^

  11. @ terimakasih MI,mas TD yg sdah mau menjwb pertanyaan kmi berdua.saya mau bc ruqiyah onlne dl ahhhhh.silakan mas2 yg mau berbgi pengalaman ngluarin susuk yg syar’iah monggo ra sah isin2 hix hix hix hix

  12. sya mencoba nm sy d tmb syaich jd syaich tukang sandal biar ky orang blog sblah eeeee skalix g cocok,ya udh nm sy g jd d aza ttp TS hahahahaha.sorry mas guyon

    • Waalalaikum salam @mars mending sampean priksa k doktr aza dl,kli aja penyakit yg sampean alami/lengan kiri smpen trasa dngn penykt medis,bkn penykt gngguan jin bgono mase.

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s