TAHLILAN DALAM PANDANGAN WALI SONGO

Dalam buku yang ditulis H Machrus Ali, mengutip naskah kuno tentang jawa yang tersimpan di musium Leiden, Sunan Ampel memperingatkan Sunan Kalijogo yang masih melestarikan selamatan tersebut:“Jangan ditiru perbuatan semacam itu karena termasuk bid’ah”. Sunan Kalijogo menjawab: “Biarlah nanti generasi setelah kita ketika Islam telah tertanam di hati masyarakat yang akan menghilangkan budaya tahlilan itu”.

Dalam buku Kisah dan Ajaran Wali Songo yang ditulis H. Lawrens Rasyidi dan diterbitkan Penerbit Terbit Terang Surabaya juga mengupas panjang lebar mengenai masalah ini. Dimana Sunan Kalijaga, Sunan Bonang, Sunan Kudus, Sunan Gunungjati dan Sunan Muria (kaum abangan) berbeda pandangan mengenai adat istiadat dengan Sunan Ampel, Sunan Giri dan Sunan Drajat (kaum putihan). Sunan Kalijaga mengusulkan agar adat istiadat lama seperti selamatan, bersaji, wayang dan gamelan dimasuki rasa keislaman.

Sunan Ampel berpandangan lain: “Apakah tidak mengkhawatirkannya di kemudian hari bahwa adat istiadat dan upacara lama itu nanti dianggap sebagai ajaran yang berasal dari agama Islam? Jika hal ini dibiarkan nantinya akan menjadi bid’ah?” Sunan kudus menjawabnya bahwa ia mempunyai keyakinan bahwa di belakang hari akan ada yang menyempurnakannya. (hal 41, 64)

Dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa, para Wali dibagi menjadi tiga wilayah garapan

Pembagian wilayah tersebut berdasarkan obyek dakwah yang dipengaruhi oleh agama yang masyarakat anut pada saat itu, yaitu Hindu dan Budha.

Pertama: Wilayah Timur. Di wilayah bagian timur ini ditempati oleh lima orang wali, karena pengaruh hindu sangat dominan. Disamping itu pusat kekuasaan Hindu berada di wilayah Jawa bagian timur ini (Jawa Timur sekarang) Wilayah ini ditempati oleh lima wali, yaitu Syaikh Maulana Ibrahim (Sunan Demak), Raden Rahmat (Sunan Ampel), Raden Paku (Sunan Giri), Makdum Ibrahim (Sunan Bonang), dan Raden Kasim (Sunan Drajat)

Kedua : Wilayah Tengah. Di wilayah Tengah ditempati oleh tiga orang Wali. Pengaruh Hindu tidak begitu dominan. Namun budaya Hindu sudah kuat. Wali yang ditugaskan di sini adalah : Raden Syahid (Sunan Kali Jaga), Raden Prawoto (Sunan Muria), Ja’far Shadiq (Sunan Kudus)

Ketiga : Wilayah Barat. Di wilayah ini meliputi Jawa bagian barat, ditempati oleh seorang wali, yaitu Sunan Gunung Jati alias Syarief Hidayatullah. Di wilayah barat pengaruh Hindu-Budha tidak dominan, karena di wilayah Tatar Sunda (Pasundan) penduduknya telah menjadi penganut agama asli sunda, antara lain kepercayaan “Sunda Wiwitan”

Dua Pendekatan dakwah para wali.

1. Pendekatan Sosial Budaya
2. Pendekatan aqidah Salaf

Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati dan terutama Sunan Giri berusaha sekuat tenaga untuk menyampaikan ajaran Islam secara murni, baik tentang aqidah maupun ibadah. Dan mereka menghindarkan diri dari bentuk singkretisme ajaran Hindu dan Budha. Tetapi sebaliknya Sunan Kudus, Sunan Muria dan Sunan Kalijaga mencoba menerima sisa-sisa ajaran Hindu dan Budha di dalam menyampaikan ajaran Islam. Sampai saat ini budaya itu masih ada di masyarakat kita, seperti sekatenan, ruwatan, shalawatan, tahlilan, upacara tujuh bulanan yang sesungguhnya diamanatkan para sunan agar ulama masaa kini memurnikan ibadahnya untuk tidak tasyabbuh dengan tatacara orang kafir dll.

Pendekatan Sosial budaya dipelopori oleh Sunan Kalijaga, putra Tumenggung Wilwatika, Adipati Majapahit Tuban. Pendekatan sosial budaya yang dilakukan oleh aliran Tuban memang cukup efektif, misalnya Sunan Kalijaga menggunakan wayang kulit untuk menarik masyarakat jawa yang waktu itu sangat menyenangi wayang kulit. Sebagai contoh dakwah Sunan kalijaga kepada Prabu Brawijaya V, Raja Majapahit terakhir yang masih beragama Hindu, dapat dilihat di serat Darmogandul, yang antara lain bunyinya; Punika sadar sarengat, tegese sarengat niki, yen sare wadine njegat; tarekat taren kang osteri; hakikat unggil kapti, kedah rujuk estri kakung, makripat ngentos wikan, sarak sarat laki rabi, ngaben aku kaidenna yayan rina” (itulah yang namanya sahadat syariat, artinya syariat ini, bila tidur kemaluannya tegak; sedangkan tarekat artinya meminta kepada istrinya; hakikat artinya menyatu padu , semua itu harus mendapat persetujuan suami istri; makrifat artinya mengenal ; jadilah sekarang hukum itu merupakan syarat bagi mereka yang ingin berumah tangga, sehingga bersenggama itu dapat dilaksanakan kapanpun juga).

Dengan cara dan sikap Sunan Kalijaga seperti tergambar di muka, maka ia satu-satunya Wali dari Sembilan Wali di Jawa yang dianggap benar-benar wali oleh golongan kejawen (Islam Kejawen/abangan), karena Sunan Kalijaga adalah satu-satunya wali yang berasal dari penduduk asli Jawa (pribumi). [Sumber : Abdul Qadir Jailani , Peran Ulama dan Santri Dalam Perjuangan Politik Islam di Indonesia, hal. 22-23, Penerbit PT. Bina Ilmu dan Muhammad Umar Jiau al Haq, M.Ag, Syahadatain Syarat Utama Tegaknya Syariat Islam, hal. 51-54, Kata Pengantar Muhammad Arifin Ilham (Pimpinan Majlis Adz Zikra), Penerbit Bina Biladi Press.]

 

Komentar admin :

Jika ada yang langsung menjuluki umat islam yang tidak suka tasyabbuh dengan acara kematian ala hindu disebut wahabi maka ketahuilah wasiat wali songo juga mengamanatkan kita sekarang memurnikan Islam dari sisa-sisa adat orang kafir.Ternyata Wali songo juga wahabi :)

133 thoughts on “TAHLILAN DALAM PANDANGAN WALI SONGO

  1. sungguh amat berat perjuangan wali 9 dlm menyebarkan agama islam penuh tantangan, hambatan n rintangan yg mereka hadapi,jgn sampai kita menyianyiakn perjuangan mereka dgn perbuatn2 bid’ah,mitos,takhayul,mistis dan dunia klenik. Wali 9 tdk sakti mandraguna spt yg dgembargemborkan oleh sebagian masyarakt slama ini,seandainya mereka mempunyai kelebihan2 tertentu itu merupakan karomah bukan dr mempelajari dgn ritual yg aneh2. Ingat..bahwa karomah tdk bs dipelajari,tdk bs trjdi berulang2,tdk bs dturunkan/dwariskan..

    • Kitaa itu sama 2 islam. ga usah berdebat knapa ta????

      Ya dibaca paragraf pertama aja

      Sunan Ampel memperingatkan Sunan kalijogo yang masih melestarikan selamatan tersebut: “Jangan ditiru perbuatan semacam itu karena termasuk bid’ah”. Sunan kalijogo menjawab: “Biarlah nanti generasi setelah kita ketika Islam telah tertanam di hati masyarakat yang akan menghilangkan budaya tahlilan itu”.

      Dari situ, dapat kita pelajari dan ambil fakta :
      1. Tahlilan itu yang mempelopori Sunan Kalijaga.
      2. Sunan Kalijogo sendiri juga ingin menghilangkan tradisi tersebut.
      3. Kita adalah generasi setelah mereka.

      Ini hidup kita, kita yang menentukan pilihan. kalo sudah tau kebenaran e, silahkan saudara 2 mau mengikuti ajaran Sunan Ampel, ato Sunan kalijogo.

      Itulah dilema, kalo menggunakan metode Sunan Kalijogo, timbul perpecahan seperti sekarang ini. tapi sejak awal menggunakan metode sunan ampel, kita belum tentu beragam Islam, dan Budaya Hindu – Budha masih kental di Jawa

      Ini semua tergantung kita menyikapi, buka, mata, buka hati, buka pikiran. Insya Allah, Allah akan menunjukkan jalan bagi kita. :)

    • ngak usah berdebat tentang pahaman…qur’an dan hadist ada untuk pedoman…[[nabi muhammad saw ngak pernah tahlilan]] islam umatnya nabi muhammad jadi kita contoh nabi muhammad saw…karna dia lah contoh yang benar dan terbaik di permukaan bumi tak kira manusia dan jin.

    • Walisongo mengikuti Salafy, Wahabi pun mengikuti Salafy. Istilah As-salafu ash-shalih secara mutlak dilekatkan kepada tiga kurun yang utama. Yaitu para Sahabat Nabi, At-tabi’un, dan Atba’u Tabi’in (para pengikut Tabi’in). Tiga kurun ini merupakan kurun terbaik dari ummat ini.

      Kalau semua Salafy, apakah anda Salafy..?? Kalau anda bukan salafy, apakah anda Syi’ah atau jangan2 Ahmadiyah…??

  2. lembu makan rumput

    kambing makan rumput

    lembu beranak

    kambing beranak

    berarti lembu adalah kambing

    wahabi melarang tahlil
    “wali songo” melarang tahlil

    berarti wahabi adalah wali songo, atau wali songo adalah wahabi

    perdana, kenapa sedangkal itu cara anda berkesimpulan, syukran

    • SAYA MENGATAKAN :

      Jika ada yang langsung menjuluki umat islam yang tidak suka tasyabbuh dengan acara kematian ala hindu disebut wahabi maka ketahuilah wasiat wali songo juga mengamanatkan kita sekarang memurnikan Islam dari sisa-sisa adat orang kafir.Ternyata Wali songo juga wahabi :)

      umat islam tidak suka tahlilan dijuluki/dikatakan wahabi = wali songo tidak suka tahlilan dijuluki/dikatakan wahabi !
      umat islam dan wali songo = wahabi
      sebab wali songo = umat islam :)
      analogi ini sangat mudah dicerna namun ternyata kandagalante tidak bisa mencernanya dengan baik :)
      saya kembalikan ucapan anda : “anda sangat cepat mengambil kesimpulan, tergesa gesa, tapi itulah anda. selamat , kenapa sedangkal itu cara anda berkesimpulan, syukran”

      • kasian sekali antum perdana, ck ck ck
        sampe-sampe bikin pernyataan “ernyata Wali songo juga wahabi”

        perhatikanlah: para wali itu tak punya sifat tafkir, penyesatan, bahkan suka debat dan konflik macam kalian. akhlak beliau2 tak bisa disamakan…ck ck aduh, kasian sekalian antum perdana…bandingkanlah akhlak dalam berdakwah para walisongo dalam memanusiakan manusia…

      • @perdana: haduuuhh ini org logikanya kemana,pdhl sarjana ya..:D
        klo pengambilan kesimpulan itu yg khusus mengikuti yg umum. umat islam itu umum, wali songo itu khusus, wahabi jg khusus, trmsk IM,HT,NU jg khusus.

        umat islam = wali songo + NU + HT + IM…
        umat islam = wahabi. om ini logika salah
        umat islam = walisongo. ini jg logika salah
        umat islam dan wali songo = wahabi. —->> apalagi logika spt ini…ngaccoo!!

        neh logika sederhananya 6 = 1+2+3
        klo dibalik 3 = 6 – (1+2)

        sebab umat islam itu banyak, jd umat islam terdiri dari banyak ‘golongan’ dan tdk bisa diklaim hnya milik satu golongan,…tpi kasusnya mgkn beda, klo menganggap selain golongannya itu KAFIIIIIRRRRR, MUSSSYRIIIIIKKK !!!

      • ana g brmaksud menyalahkan,hanya mengoreksi logika anda:

        umat islam = wali songo + NU + HT + IM…
        => logika sederhananya 6 = 1+2+3
        (koreksi: titik2 setelah IM artinya apa,
        klo artinya “aliran2 yang lain” artinya islam tidak bisa di simbolkan seperti angka 6, karena 3 aliran saja jumlahnya sudah 6.)
        ,tapi ini bcanda lo mas,g usah d agp serius.

        Klo ana berlogika:
        umat (pengaku) islam = wali songo ,NU , HT , IM, wahabi, Jt…
        ==> logika sederhananya : angka=1,2,3,4,5,6,…
        atau huruf=a,b,c,d,e,f…

        semoga kita sama2 di beri hidayah Allah dan di permudah jalan ke surga.. setuju.. mas?

      • maksud ana pengaku islam adalah dia mengaku beragama islam, jadi kemungkinan benar2 umat islam sejati, dan kemungkinan hanya mengaku2. entah yang mana yang benar2 islam sejati,Allah yang tahu.
        jadi mungkin diri kita sendiri yang salah,tapi yang perlu ana sampaikan adalah:

        belajarlah wahai saudara2ku sesama islam!
        jangan mudah mengkafirkan,tapi jelaskanlah sifat2 kafir itu seperti apa!
        jangan banyak menyebut nama atau golongan,kecuali jika dampaknya terhadap dakwah mjd lbh baik!
        jangan meninggikan istilah wahabi,dan jangan mencela istilah wahabi.
        karena kita umat islam pengikut Rosulullah..

      • ahfadzh berkata, dan jangan mencela istilah wahabi.
        karena kita umat islam pengikut Rosulullah..

        tapi boleh mencela selain yg wahabi, gitu?

      • @ahfadz: thanks ats masukannya. ane ralat rumus logikanya ya.
        n = a + b + c +…
        n => n bilangan
        a,b,c => variable

        umat islam = NU+persis+muhamadiyah+walisongo+HT+…
        jadi umat islam ini terdiri banyak golongan.

        lalu ini logika admin : walisongo dan umat islam = wahabi
        walisongo + umat islam = wahabi

        kira2 mnrt mas ahfadz bner gk logika admin diatas?
        mas ahfadz, anda begitu tanggap melihat kslhan org lain, tpi kenapa golongan anda sendiri walaupun salah tdk pernah dinasehati. anyway thanks ats koreksinya.

      • pertanyaan:mas ahfadz, anda begitu tanggap melihat kslhan org lain, tpi kenapa golongan anda sendiri walaupun salah tdk pernah dinasehati. anyway thanks ats koreksinya.

        jawab: itu tergantung orangnya,bukankah ana juga telah menasehati semua golongan,karena ana gak merasa bergolong2an dalam berislam, ana nasehatkan kepada semua bahwa sepatutnya kita menisbatkan diri kepada AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH, bukan wahabi dan sebagainya. dan janganlah kita merasa sombong dan suka mencela, dan jika yang kita yakini selama ini salah, maka tidak ada salahnya kita berubah. manusia tempat salah dan lupa, dan kegembiraan Allah kepada orang yang bertaubat lebih dari kegembiraan orang yang menemukan untanya yang hilang saat di padang pasir. sukakah kita membuat Allah gembira?
        bahkan rasulullah sehari bertaubat/istighfar minimal 70x,padahal beliau telah di jamin di ampuni dosa2nya?
        bagaimana dengan kita?
        semoga kita juga pandai bertaubat, entah dari maksiat,syirik,bid’ah,khurofat,dan segala bentuk kesesatan lainya..
        ini nasehat khusus buat ana pribadi, dan umumnya untuk pembaca dari golongan manapun yang merasa umat islam..
        Allahu akbar..

  3. @kandagalante
    maksudnya mas Perdana, itu sindiran halus om,…buat ahlul bid’ah, begichu………. Biarlah dipanggil wahabi kalau wahabi itu adalah orang yang konsekuen mengamalkan islam yang murni, yang asli, yang original. Kalau wali songo mengamanatkan kita sekarang untuk memurnikan islam dari sisa-sisa adat orang kafir, berarti kan memwahabikan wali songo…….

    • wahabi adalah julukan yang di berikan oleh musuh-musuh/orang yang tidak suka dengan dakwah tauhid syekh muhammad bin abdul wahab,padahal syekh ibn abdul wahab tidak pernah membuat aliran bernama wahabi. jika setiap dakwah tauhid di pojokkan dengan kata2 wahabi, maka itu adalah penutupan kebenaran. artinya tidak perlu pembenaran terhadap istilah wahabi, tapi wajib menanyakan “berdasarkan dalil apa anda menyesatkan ajaran syekh ibn abdul wahab?”. jika tidak ada dalil yang jelas, maka di pastikan bahwa orang yang menyesatkan ibn abdulwahab telah mendzolimi dan menuduh,bahkan merekalah yang mengkafirkan dan menyesatkan orang tanpa ilmu.apakah pantas orang yg gak hafal 5 hadist menyesatkan ulama besar? dan perlu di ketahui bahwa kita bukanlah wahabi, namun pengikut rosulullah (ahlussunnah,lawan dari ahlu bid’ah),namun jika orang yang menegakkan ahlussunnah dan dakwah tauhid itu harus di pojokkan dengan kata ‘wahabi’, maka ketahuilah bahwa kami adalah wahabi. artinya, wahabi itu sebutkan orang yang benci terhadap tegaknya dakwah tauhid.

      • lihat saja perbedaan cara dakwane om..
        meski punya pandangan berbeda, para wali sembilan tetap penuh penghargaan dan penghormatan satu sama lain..

        mereka tak sibuk saling serang, saling koar-koar bid`ah, sesat, dan seterusnya! lihat juga, akhlak mereka pada sesama muslim, juga pada non-muslim! BEDA JAUHHHH ATUHHH..AKHLAKNYA OM.. KETULUSAN HATI YANG TERGAMBAR DALAM PERILAKU/PERBUATAN/KATA-KATANYA..

      • perbedaan cara dakwah : itu tergantung orangnya, padahal kita seharusnya menghukumi perbuatannya,bukan orangnya.
        misal : si A pergi ke dukun, maka si A belum tentu Kafir( Keluar dari islam ), Akan tetapi perbuatan pergi ke dukun adalh “jelas” perbuatan orang2 kafir. jika si A pergi ke dukun itu sbg wasilah, dan meyakini yang menyembuhkan hanya Allah, maka dia TIDAK BISA DIKATAKAN KAFIR meskipun dia berdosa dg perginya dia ke dukun,tapi jika dia meyakini bahwa Dukun itu yg menyembuhkan,bukan meyakini ALLAH ,maka jelas orang tsb tlah kafir..
        dan kami berharap kami dan anda tidak termasuk orang yang kafir. Semoga Allah menjaga kita (saya dan anda) dari kekafiran..

        ini cuma seperti kita mengingatkan dg cara:
        jika sabar:
        “hai..,jangan minum racun saudaraku”
        jika galak dan sombong:
        “JANGAN MINUM RACUN,GOBLOG!”
        jika penghina bilang:
        orang ko mau minum racun,otaknya di taruh mana si?
        jika dengki:
        peminum racun bodoh,peminum racun bodoh..

        intinya semua hanya mengingatkan bahwa racun itu bahaya,begitu juga syirik. jadi entah cara kita benar atau salah dalam berdakwah,tetap saja syirik itu sesat.tergantung yg mau ambil pelajaran siapa.
        tapi yang di ajarkan rosulullah,dakwah dengan sabar,bukan dgn menghina,dengki,dan sombong..
        waAllahu A’lam.

      • akhi ahfadzh, apa memang seperti yg terjadi di lapangan??
        penyesatan, pengkafiran, dan seterusnya, apa tidak antum lihat??? pertanyaan ane,

        LEBIH DULU UTAMA MANA DIPELAJARI
        TAUHID APA AKHLAK????

      • lebih diutamakan mana, penataan akhlak duluan, apa tauhidnya duluan?

        ana takut menyinggung antum jika ana jawab, tapi jika antum memaksa terpaksa ana jawab,tapi sebelumnya afwan ya.tapi ana gak mau memperpajang masalah,ana jawab secukupnya saja.

        Nabi terkenal berakhlaq tinggi dan mulia sebelum berdakwah,anda benar. dan beliau berdakwah tauhid dengan akhlaq mulia. beliau juga bersabda yang artinya “Jangan marah”,dan beliau ulangi itu beberapa kali. bagus, karena sepertinya anda punya semangat mengetahui yang benar, ana akan senang jika anda sedikit memperbaiki akhlaq. mari kita saling menasehati.

      • inilah penyebab islam tidak maju dan bersatu krn isinya cuman saling adu argumen satu sama lain yang hanya cari anggapan dan perhatian orang lain. smua benar karena tidak ada yang salah. smua salah karena tidak ada yang benar. smuanya hanyalah kekuasaan ALLAH yang Maha Benar, Mengetahui, dll.

      • aku mau nanya bid’ah itu apa sih?
        mohon di jelaskan dengan detail.

        semoga keluarga saya dan keluarga mas ahfadzh di beri barokah, keselamatan keberuntungan dunia dan akhirat… aminn

    • dakwahnya itu lohhh…
      cobalah antum rasakan sensasi dakwah walisongo. Bandingkan RASANYA! ANDA AKAN TAU KENAPA LALU BANYAK YG ALERGI DG ALIRAN ITU!

  4. astaghfirullah hal adzim…..
    walisongo dicap wahabi oleh beberapa kaum berotak dangkal…
    tawasul di cap sesat, hizib asma di cap bid’ah……
    astaghfirullah astaghfirullah…astaghsirullah……..
    padahal yang menciptakan itu semua para wali dan aulia….
    sesuci apakah engkau perdana hingga menghinakan para kekasih allah? tentu saja mereka punya tujuan dibalik itu semua…
    kalau k makam di haramkan… semoga saja ke makam rosulullah tidak diharamkan pula… kalau tahlilan, dll tidak diperbolehkan semoga putramu kelak mau mendoakanmu setelah bangkaimu busuk dalam tanah….. semoga anak keturunan kmu masih ada yang mendoakan kamu… semoga ruhmu tidak gentayangan kesana kemari mencari hamba sholeh yang mampu berkomunikasi denganmu dan memohon2 melas minta di doakan.. semoga allah mengabulkan doaku… shollahu alla mohammad…,semoga citra islam semakin baik di mata rakyat, makhluk dan allah….. allah allah allah allaaaaah…..

  5. Konteksnya disini bukan memecah belah ataupun saling bermusuhan. Namun, ini adalah usaha pencerahan dan penjelasan furqon, untuk membedakan antara haq dan bathil. Sehingganya, jelaslah walisongo mendukung yang haq, yakni tauhid murni sebagaimana para imam salaf

      • ya kalau dengan kami sensasinya mgkn beda, cuma apakah jika sensasinya beda berarti sesat? lalu apakah ada yang berpendapat bahwa sensasinya wali songo lebih mirip kata2 berikut:

        BANDINGKANLAH SENSASI AKHLAK PARA WALI SEMBILAN ITU OM…

        Bandingkan RASANYA! ANDA AKAN TAU KENAPA LALU BANYAK YG ALERGI DG ALIRAN ITU!

        BEDA JAUHHHH ATUHHH..AKHLAKNYA OM.. KETULUSAN HATI YANG TERGAMBAR DALAM PERILAKU/PERBUATAN/KATA-KATANYA..

        jika beda apakah berarti anda sesat? padahal bukan begitu,

        yang berhak menghukumi sesat /tidak hanya Allah. dan kita tahu sesat atau tidak itu dari Ayat2 ALLAH dan Hadist Nabi Yg Shahih.

        semoga Saya dan Anda Tidak Disesatkan Allah.

      • kahi ahfadzh:
        lebih diutamakan mana, penataan akhlak duluan, apa tauhidnya duluan???

        apa anda bisa jelaskan? kenapa dakwahnya para wali itu tidak menyebabkan pihak yang didakwahi, emosional?? bahkan murka?? BANDINGKALAH SUASANANNYA! PADAHAL PARA WALI ITU MALAH DAKWAHNYA PADA YG BELUM ISLAM!!!

        LHA ANTUM????

  6. mrpheng:
    huahaaaa….objectif dong mrpheng… kita sendiri umat islam.. maaf saya tak peduli versi2 mana tapi yang jelas…kadang yang kita sudutkan malah tak salah sama sekali: contoh fb karam: ironis… kalau fb haram, kenapa twiter, fs, dll tidak haram? padahal semuanya sama id comunikasi dengan media internet..yang salah bukan fbnya tapi niatnya… begitu juga keris,, kalau keris syirik, kenapa clurit, pedang, samurai tidak? kalau pengguna pedang syirik berarti secara tidak langsung menjustice rosulullah sendiri syirik…. bukan begitu nakk…..padahal rosulullah menggunakan pedang???? yang salah ketika kita menuhankan barang tsb… tak usah jauh2.. uang, jabatan,, kehormatan,, anak,, istripun selalu membuat lali kita sama allah…huhahahaa…. yah lah pasti semuanya sudah merasa, bersih, suci, tapi sayang lupa dirii… kerjaanya mengkafir2kan orang lain… mentang2 sudah pernah hajii… tapi mulutnya kyk bangkai babi, lupa diri uang hasil korupsi… astaghfirullah……
    apakah keris dari peradaban hidu bunda? tentu saja tidak mr pheng… ketahuilah bangsa kita memang religius, gemah ripah dahulunya… menjadikan lahan jajahan yang empuk berbagai bangsa.. begitu juga hindia, menjajahnya dengan hindu budha.. tetapi bangsa kita memang aktif mengkolaborasikan ritual agama dengan properti lokal….. silahkan di cek asal usulnya, apakah dihindia marak dengan keris, dll? tentu saja tidak nak penk….
    maaf om admin, meskipun menjabat sebagai ustat dan cetakan dari kampus uii… tapi sayang tak bisa dipungkiri, bgaimana loyalitas mahasiswany sndiri sperti ap… lulus mendapatkan predikat ustat…huahhaha…kerjanya tidak mengajarkan kebaikan tetapi mengajarkan cara mengkafirkan dan menyalahkan…huahhaha….astaghfirullah….assalamualaikum…..

    • saya rasa orang ini keblondrok asmara urat sarafnya udah putus,, yang keluar dari kata-katanya itulah mencerminkan bagaimana kepribadian orangnya,, naudzubillah min dzalik..

    • mas Keblondrok Asmara,
      kita sendiri umat islam.. maaf saya tak peduli versi2 mana tapi yang jelas…kadang yang kita sudutkan malah tak salah sama sekali
      (jawab: anda benar, bisa jadi yang anda sudutkan tidak salah sama sekali, krn walisongo itu ulama besar,maka ana salahkan anda saja, yang mungkin anda belum tahu tapi berani menyindir koment2 orang yang lbih tahu dari anda)
      trus anda katakan: contoh fb karam: ironis… kalau fb haram, kenapa twiter, fs, dll tidak haram? padahal semuanya sama id comunikasi dengan media internet..yang salah bukan fbnya tapi niatnya… begitu juga keris,, kalau keris syirik, kenapa clurit, pedang, samurai tidak? kalau pengguna pedang syirik berarti secara tidak langsung menjustice rosulullah sendiri syirik….
      (jawab: anda benar,fb,keris,dan pedang itu tidak haram, tergantung niatnya saja. jika kita pakai untuk jimat dan lain sebagainya, gak cuma pedang dan keris, tp samurai dan clurit pun diharamkan jika bertujuan untuk dijadikan azimat atau rajah)

      oya mas Keblondrok Asmara,
      padahal rosulullah menggunakan pedang???? yang salah ketika kita menuhankan barang tsb… tak usah jauh2.. uang, jabatan,, kehormatan,, anak,, istripun selalu membuat lali kita sama allah…huhahahaa…. yah lah pasti semuanya sudah merasa, bersih, suci, tapi sayang lupa dirii… kerjaanya mengkafir2kan orang lain… mentang2 sudah pernah hajii… tapi mulutnya kyk bangkai babi, lupa diri uang hasil korupsi… astaghfirullah……
      (jawab: coba lihat kata2 anda,apakah tulisan anda sama buruknya dg yang antum cela atau lebih buruk?)

      oya mas Keblondrok Asmara,
      kata2 ini
      “dan menyalahkan…huahhaha….astaghfirullah….assalamualaikum…..”
      (jawab: apakah ini tulisan bersikap mengingatkan atau menghina?
      —-
      kata astaghfirullah yg anda pakai itu karena anda merasa bersalah,atau menjadikan kata2 suci tsb sbgai bahan mencela?
      —–
      assalamu alaikum yang anda pakai itu untuk mempererat persaudaraan atau sbg bentuk kesombongan?
      —-
      semoga Allah memberi ana hidayah, dan juga kepada antum.. afwan jika ada kata2 yang kurang berkenan..

  7. memang otak itu sesuatu yang misterius, setiap kepala lain lagi penafsirannya, jadi hati2 kita menilai orang, apalagi sesama muslim, kadang kala kata2 orang mesti dua kali kita mencermatinya baru kita paham.

    saya sangat setuju sekali apa yg dikatakan saudara mrpheng, itu sindiran halus.

    berhati-hatilah mengkomentari setiap kalimat seseorang, bisa jadi kita justru yang salah mengkomentari artikel seseorang.

  8. mereka merasai hidup senang hari ini atas perjuangan para pejuang Islam terdahulu. lalu mereka mengocak-kacikkan pejuang Islam terdahulu.

    begitulah manusia. Jgn jadi tukang kalut. merosakkan minda org Islam hari ini.

    akhirnya maruah ugama sendiri tercemar……..Islam.

    Nau’uudzubillaah.

  9. “Komentar admin : ….Ternyata Wali songo juga wahabi” …. HAH!!!
    sori om…pengen nanya aja…kpan sih munculnya wahabi?? kpn munculnya walisongo?? … mana yg duluan?? terus terang logika pengambilan kesimpulannya admin amburadul….cara logika skripsinya om pas ambil sarjana kyk gtu gk seh?? …klo logikanya kyk gtu,brti kualitas sarjananya..”teeeeetttt [sensor]”’ pengen nanya aja y..

    • ”umat islam tidak suka tahlilan dijuluki/dikatakan wahabi = wali songo tidak suka tahlilan dijuluki/dikatakan wahabi !
      umat islam dan wali songo = wahabi
      sebab wali songo = umat islam
      analogi ini sangat mudah dicerna. :)

      lihat tanggapan admin di atas :)

      • @ TD Cs..

        Hei kalian aja sholat menyalahi aturan, kalau emang sholat kaliat beda dgn kami ngapain protes sholat kami, bagi kami jelas sholat kalian sesat, BID’AH….

        balas tuh komen yg lama dr gie, jgn ngeles….jgn2 emang bener kalian ANTEK ASING…????? mengorbankan rakyat…!!! jawab semua tudingan diblog lain, apa tanggapan kalian…????

      • kalian ya gak suka tahlilan..?? kalau ada hadist dr yg membantah hujjah kalian dikatakan dhaif, padahal bener dan masuk akal..?? tu kan trik kalian aja…???

        @ PA emang tau dimana saya makanya dia gak berani membantah, dia nyari dalil dgn akalnya..?? masak dalil dari Allah mau dia otak-atik menurut dia..?? sesuka dia…???

        Kalau berani , ayo ketempat ane , adu hujjah, kita sediakan forum…tu baru lurus semua….kita lihat apa kalian penipu, atau emang pembela kebenaran…??????

      • saya sih suka suka aja dibilang wahabi, emang wahabi itu apaan sih?.. saya aja baru denger tuh dari kalian2 yang dikit2 ibilang wahabi, mau nyunnah dikit dibilang wahabi, orang2 kayak daus cs ini kalau ngomong gak pake ilmu,, emang siapa yang antek asing,,

      • @Mas Daus,

        Segala Artikel/tulisan diblog ini akhirnya berpulang kepada pembaca.

        sy juga menyimak argumen2 anda atas beberapa artikel.

        Kadang kami tdk harus/perlu menanggapi semua tanggapan/pertanyaan pengunjung.. Mas Daus sampaikan saja hujjah2 anda disini. Jika arah diskusinya sudah cenderung tdk sehat, kadang diam lebih baik. :)

        Bagaimanapun juga Mas Daus saudara kami juga mas :)

        dilanjut!

    • daripada berantem masalah wali songo itu wahabi atau bukan, lebih baik kita ambil jalan tengah, intinya terlepas wahabi atau bukan, penulis hendak menyampaikan bahwa walisongo itu tidak suka tahlilan. klo kata wahabi itu menimbulkan perpecahan, sebaiknya di hilangkan saja istilah wahabi itu dikalangan umat islam, setuju? lalu kita bersama belajar ajaran rosulullah yang benar.
      klo logika seperti ini mgkn anda bisa terima :

      si A bilang ke orang” kamu wahabi ”
      si A berkeyakinan wahabi sesat.
      bukankah hasilnya: “si A menyesatkan orang lain”

      lalu di tambah:
      si A bilang : jangan suka menyesatkan orang lain
      —> bukankah logikanya : si A maling teriak maling?

      Inilah yang perlu di luruskan mas. belum tentu yang kita katakan wahabi itu salah, karena gelar wahabi itu adalah doktrin dari musuh dakwah tauhid. cuma memang kadang ada beberapa oknum yang sombong dalam berdakwah, tapi yang salah itu oknum yang sombong,bukan dakwah tauhidnya.gitu lho mas..


      • mana mungkin klo para wali ndak suka tahlilan, kok sampe sekarang tahlilan masih ada ya?
        jawab: misalkan anda gak hafal al qur’an, mungkin gak anak2 anda atau keturunan anda banyak hafal al qur’an? sangat mungkin mas.
        tapi ana menulis ini bukan untuk memihak lho mas,

        atau misalnya anda tidak suka sholat malam.,mungkin gak suatu saat keturunan anda nantinya suka sholat malam? itu sangat mungkin.

        coba renungkan ayat: wa aktsaruhum laa ya’qiluun.
        dan kebanyakan manusia itu tidak berakal.

        jadi, jika logika mas sekarang bagus, mungkin gak keturunannya nantinya ada yang berlogika lain?

    • saudara wuming,
      setelah melihat komentar antum,ana jadi merasa lucu.
      karena komentar di atas jga terkesan amburadul jika niatnya cuma pengen nanya.. itu artinya anda perlu di beri pelajaran,maksudnya anda perlu di ajari lagi logika cara bertanya..

      • @ahfadz: thanks ats masukanya. simple aja mas,.ane cma penasaran dgn logika artikel d atas…klo emg antum pnya mskan soal logika bwt ane..mggo mas ane tunggu. ane anggap antum tw soal cara logika bertanya yg tentunya tw donk gmn logika artikel diatas jg…sekalian aja dibabar dua2nya mas…monggo

  10. Bagi yang quburiyun tolong kasih tau ke saya makam siapa yang sering di ziarahi (meminta-minta barokah) wali songo yang terkenal sampai sekarang??apabila di contohkan wali songo!!

  11. Anggap saja tahlilan itu hanya do’a kepada Allah, bukankah tidak ada salahnya kita mendo’akan yang sudah meninggal, diterima atau tidaknya do’a kita itu haknya Allah, jadi kita hanya sekedar mendo’akan.

      • Orang ini kok ndak pinter2 to yo…ngakak ane baca artikelnya. Getok tutok, pokoknya di kira2 pas. Di jelasin juga ga ngerti2.?
        Gunakan akalmu : pelajaran dari umat nasrani. Akibat dari bid’ah. Setelah terjadi sinkretisme dgn agama pagan romawi, lihat ritualnya skrang. Natalan dewa matahari, hari sabat diganti hari minggu, musik dan nyanyi2an, pohon natal, santa clause. Apa kira2 ini Allah ridho? makanya Rasulullah mewanti wanti kita.ok tutok, pokoknya di kira2 pas. Di jelasin juga ga ngerti2.?
        Gunakan akalmu : pelajaran dari umat nasrani. Akibat dari bid’ah. Setelah terjadi sinkretisme dgn agama pagan romawi, lihat ritualnya skrang. Natalan dewa matahari, hari sabat diganti hari minggu, musik dan nyanyi2an, pohon natal, santa clause. Apa kira2 ini Allah ridho? makanya Rasulullah mewanti wanti kita.

    • Sebuah sudut pandang yang berbeda
      Menunggu jawaban mas admin
      Buat rujukan bagi kami yang masih awam, … agar lebih arif menyikapi perbedaan

  12. Assalamu’alaikum,,,, Ustadz PA, Kang Musyafir ‘Ilmu, Kang TD dan keluarga besar web ini…

    Mohon maaf, jika selama berinteraksi di sini saya bawel
    Mohon maaf jika ada kesalahan kata saya (pasti ada lah ya…)
    Baik yang disengaja maupun tidak
    Baik secara langsung maupun tidak langsung
    Sekali lagi mohon dimaafkan.
    Terimakasih share ilmu en perhatiannya selama ini…

    Marhaban Ya Romadhon 1432 H….

    Salam Paseduluran dari Semarang
    Haris Samaranji

  13. Bagai mana pendapt orang2 yg ada diforum ini mengenai judul di bawah ini

    Hati-hati Salaf (imitasi ) / Wahabi !!!

    KENAPA SAYA KELUAR DARI SALAFY / SALAFI/SUNNI PALSU /WAHABY/WAHABI/DARUL HADITS / DHIYA’US SUNNAH / WAHDAH ISLAMIYAH/AL-NIDAA’/LBI AL ATSARY/ AL-IRSYAD/ AL QAIDA/LDII/PERSIS/NII DAN SEMUA VARIAN WAHHABY ?

    sumber: http://salafytobat.wordpress.com

    • Asalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh !

      @danurim

      Sebenarnya inti dari perdebatan ini adalah masalah NISBAT dari salafy ataupun wahabi !
      Tak ada yang istimewa dari semua nisbat yang disandangkan kepada mereka, tak ada organisasi yang resmi secara syah mengenai kelompoknya masing masing.
      Nisbat nisbat mereka itu hanyalah organisasi atau nisbat SEMU, sehingga yang ada hanya saling caci dan memaki apabila dlm masalah tertentu terdapat perbedaan faham.

      Yang jelas mari kita berpijak kepada aturan yang telah ditentukan oleh qur’an dan tuntunan rasul,

      Tak ada yang hebat jika salafy selalu membuat hal hal yang bid’ah !
      Tak ada yang istimewa jika wahabi selalu contropersial dlm menyikapi persoalan !

      Perbedaan pemahaman sdh biasa tergantung kepada wawasan keilmuan dan keimanannya masing masing !

      Yang perlu kita sikapi adalah selalu fair menerima perbedaan pemahaman masing masing dengan kewajiban menarik kesimpulan dari keduanya sesuai dgn wawasan kita yang menyikapi, …… sudah sampai dimanakah wawasan kita dlm ilmu agama, seberapa tebalkah kita punya keimanan agama ?……. itulah yang menentukan sikap kita !

      Maka tuntutlah ilmu itu sepanjang hayat masih ditanggung badan, tdk ada salafy, tdk ada wahabi, tdk ada darul hadits, ataupun ahli sunah wal jamaah, …..semua islam, taatilah perintah allah dengan tuntunan qur’an dan rujukan rasululloh solalohu alaihi wasalam titik.

      wasalam

  14. afwan,mgkn perlu di ketahui bahwa kita tetap harus melanjutkan pemahaman ulama ,bahwa kita tetap harus menisbatkan diri sebagai salafi ( pengikut salafus sholeh) jika kita memang mencari kebenaran sesuai kitabullah dan as sunnah,adapun Salaf atau Salafiyah memiliki nama-nama lain, di antaranya:

    1. Al-Jama’ah.
    2. Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
    3. Ahlul Hadits.
    4. Ahlul Atsar
    5. Jama’atul Muslimin.
    6. Al-Fiqatun Najiyah
    7. Ath-Tha-ifah al-Manshurah.
    8. Ahlul Ittiba’.
    9. Al-Ghurabaa’.

    namun ana belum dapatkan tentang nama “WAHABI”, karena nama “WAHABI” yang ana tau adalah berasal dari musuh2 dakwah tauhid, maka harap jangan terpancing oleh musuh2 dakwah tauhid.

    yang jelas kita harus menjadi ahlussunnah( orang yg mengamalkan sunnah)/salafi(pengikut salafush sholeh), dan lawan dari ahlussunnah adalah “ahlul bid’ah( orang yang tidak mengerjakan sunnah dan menyukai bid’ah)”.

    sebenarnya orang yang mau mengerti pasti tahu bahwa SYIRIK,BID’AH,DAN MAKSIAT adalah buruk/batil.

    maka silahkan di jawab :
    siapa di antara kalian yang ingin menjadi pembela kebatilan??
    dan siapa di antara kalian yang ingin mencegah kebatilan?

    bukankah pembela kebatilan sangat disukai syetan?
    bukankah saling mencela adalah membuat syetan senang?
    bukankah menjelaskan kesalahan tak perlu dengan menghina?
    bukankah syirik itu dosa paling besar?

    jika bid’ah itu di bolehkan, apakah ajaran Rosulullah belum sempurna?
    apakah kita merasa kurang terhadap ajaran nabi?
    apakah kita merasa ajaran baru itu lebih baik dari yang di ajarkan nabi?
    ataukah ada yang merasa ada ajaran baru yang lebih banyak pahalanya?

    apakah ada yang mempunyai guru yang lebih pandai dari Rosulullah?
    apakah bukti cinta kita kepada Rosulullah?
    pernahkan anda sholat dhuha?
    pernahkan anda sholat malam?
    pernahkan anda puasa senin kamis?
    pernahkan anda baca surat al kahfi sendirian tiap jum’at?
    pernahkan anda puasa daud?

    apakah kalian rela mengganti sunnah2 nabi tsb. dengan bid’ah2 murahan berupa : puasa pati geni,puasa mutih,kumpul2 yasinan hari jum’at,dan amalan2 lain?

  15. 1. Ana mengakui, bahwa ana adalah golongan Wahhabi (menisbahkan kepada al-Wahhab), dan alhamdulillah ini adalah sebaik2 nama golongan karena Allah adalah al-Wahhab

    2. Justru ana sebagai Wahhabi tidak menisbahkan Aqidah kepada Muhammad bin AbdulWahhab (tanpa mengurangi penghormatan thd beliau sebagai Ulama), karena jika ana menisbahkan kepada beliau maka jadinya kelompok “Muhammadiyah” bukan “Wahhabiyyah” karena beliau namanya adalah Muhammad, bukan Wahab.

    3. Nitip link om perdana….

    http://maramissetiawan.wordpress.com/2009/03/22/download-audio-bedah-buku-meluruskan-sejarah-wahhabi/

    http://maramissetiawan.wordpress.com/2010/06/01/download-ceramah-wahabi-dalam-sorotan/

    Barokallahufiykum

    • arti al wahhab memang bagus,seseai asmaul husna, cuma yang jadi permasalahan adalah “bolehkah kita berpecah belah hanya karena nama golongan?” dan mungkin perlu di garis bawahi,bahwa mengaku sebagai kelompok wahabi hanya akan membawa perpecahan dalam diskusi. adapun al wahhab adalah sebaik2 nama.,dalam pengertian umum atau awam bisa di artikan menetapkan bahwa al wahhab lbh baik dari asmaul husna yang lain.
      secara arti kelompok wahabi memang baik,tapi menggembar-gemborkan bahwa kita adalah wahabi perlu di lihat:
      1.apa gunanya?
      2.bagaimana klo orang lari dari dakwah nabi,maukah kita bertanggung jawab? padahal jelas diketahui banyak orang awam terkena virus “wahabi sesat”
      3.tujuan kita untuk membenarkan golongan kita atau mendakwahkan ajaran nabi yang haq?
      4.apakah tidak cukup kita mengaku ahlussunnah wal jama’ah?
      5.apakah orang yang benci aliran wahabi bersedia mendengarkan ceramah kita,klo dia sudah benci alirannya?
      6.sampai kapan kita terbawa emosi dikatakan wahabi dan perlukah kita tanggapi?
      7.seandainya bukan karena emosi perlukah kita debat kusir dengan istilah wahabi?
      8.apakah kita mengajak mereka kepada suatu kelompok baru jika mereka menerima dakwah kita,apakah kita mengajak kepada kelompok wahabi?
      9.dalam hal ini kata2 berikut perlu di koreksi:
      alhamdulillah ini adalah sebaik2 nama golongan karena Allah adalah al-Wahhab

      kata2 tersebut benar jika difahami secara benar!
      dan ana harus menegaskan bahwa itu salah penempatan..

      yang sama2 kita tahu,istilah wahabi hanya menimbulkan perpecahan, karena istilah tsb memang diluncurkan sebagai fitnah oleh musuh dakwah tauhid. lalu mengapa harus kita populerkan ?

      wa Allahu a’lam..

      • PERSOALANE BROOOO: kalian berceramah, dan mendakwahi orang yang sudah mengerti agama, dan kalian tanpa tatakrama yang baik menyerang mereka sebagai ahlul bid`ah, sesat, murtad, dan kafir…SO????? INILAH HUKUM TIMBAL BALIK..

      • oh,jika bertujuan menyerang individu atau kelompok yang belum tau berarti memang kurang tepat mas,dan anda benar dalam masalah itu.
        terima kasih atas masukannya.

        tapi kita sepakat jika menjelaskan perbuatannya itu soal lain,
        klo menjelaskan perbuatannya berarti mengingatkan.

        oya,berarti kita sepakat kan?

        nah,kita ingin menjelaskan bahwa tenaga dalam,syirik,bid’ah(acara mauludan,acara kumpul2 yasinan dan tahlilan,puasa mutih),dsb itu sesat.

        jika tidak sependapat,silakan lapang dada spt wali songo yang antum banggakan kelapangan dadanya,karena kita tidak menuduh,
        jika sependapat silakan sampaikan kepada orang2 yang belum tahu.
        :) .. mudah kan mas?

  16. ana ingin mencoba untuk menerangkan logika admin yang berkata:

    “Jika ada yang langsung menjuluki umat islam yang tidak suka tasyabbuh dengan acara kematian ala hindu disebut wahabi maka ketahuilah wasiat wali songo juga mengamanatkan kita sekarang memurnikan Islam dari sisa-sisa adat orang kafir.Ternyata Wali songo juga wahabi”

    mungkin maksudnya admin ingin menyampaikan:

    “wahai orang2 yang suka menuduh umat islam yang tidak suka tasyabbuh dengan acara kematian ala hindu dengan sebutan wahabi,
    apa maksud kalian? kenapa kalian menyebut mereka wahabi?!
    bukankah Ulama kita zaman dulu ( wali songo) juga mewasiatkan agar kita memurnikan islam dari sisa2 adat orang kafir??
    apakah kita juga akan menuduh wali songo sebagai “wahabi” hanya karena mereka ingin memurnikan agamanya?

    dan jika kita mendukung wali songo,kenapa kita tdk mau meneruskan wasiat mereka untuk memurnikan islam dari syirik dan bid’ah sebagai mana yang mereka wasiatkan?!”

    (dari saya: admin mgkn ingin menyampaikan dengan bahasa yang halus,karena klo dengan bahasa jelas itu bisa menjadi kata2 yang keras,dan disitu terlihat kebijakan admin.)

    oya,bagi yang masih terkena virus kata2 “wahabi sesat”,lupakan istilah wahabi karena istilah itu bsa jadi sumber perpecahan.yang jelas kita sama2 belajar menjadi ahlussunnah wal jama’ah.

    (pertanyaan:
    mengapa dakwah memurnikan tauhid sekarang banyak terkesan keras sedangkan wali songo dulu dakwahnya lemah lembut?

    1.hukum asal dakwah adalah lemah lembut.
    2.wali songo datang dengan tujuan mengislamkan masyarakat
    3.menjelaskan kesesatan adalah wajib,agar saudara kita tidak sesat.

    tolong disilang jawaban yang benar:

    bagaimana jika wali songo langsung menjelaskan kesesatan di kala semua orang waktu itu di indonesia masih sesat dgn agama hindu budha nya?

    (a).masyarakat akan tetap menerima karena mereka wali,dan islam akan cepat tersebar.

    (b).wali songo akan di usir karena tak sepaham dengan penduduk,dan islam susah tersebar ke indonesia.

    (c).mereka kan wali, jadi apapun bisa mereka lakukan,gak ada masalah.

    (d).islam kan agama yang lemah lembut,jadi tak perlu menjelaskan kesesatan.

    ana memilih jawaban (B) ,karena kemungkinan wali songo khawatir islam tidak akan tersebar ke indonesia jika langsung di jelaskan kesesatan2 nya,maka mereka mewasiatkan kita sebagai umat islam agar menjelaskan bahwa islam adalah agama yang bersih dari syirik dan bid’ah, tidak seperti agama2 lain (yahudi,nasrani,dll) yang banyak di tambah,di kurang,bahkan di ganti2. bukankah seharusnya kita bangga terhadap agama kita ,jika agama kita ternyata bersih dari syirik dan bid’ah?

  17. assalammualaikuM wr_wb.
    BnyaK yg hafal alquran dan hadist, tpi hanya mengafirkan yg lain, kafirnya sndiri tdk dperhatikan, itu tandanya hati dan akalnya buruk.
    Ilmu tdk utk dbuat ajang debat..tpi diamalkan… Bener kta kyaiku.. Islam bklan ancur,bkalan rusak..dhancurkan/ drusak oleh gnrasi islam sndiri..kalian smua islam, tpi syang.. Ilmu islam kalian iblis yg jd gurunya…makanya suka dbt melu2h…kurang krjaan tah,..jgn2 islam kalian cm dlm ktp doank..

    • semua orang berilmu pasti sepakat bahwa kata2 anda:

      kalian smua islam, tpi syang.. Ilmu islam kalian iblis yg jd gurunya…makanya suka dbt melu2h…kurang krjaan tah,..jgn2 islam kalian cm dlm ktp doank..

      adalah bentuk “mengafirkan yg lain, kafirnya sndiri tdk dperhatikan, itu tandanya hati dan akalnya buruk.”

      dan ana sepakat kata2 anda yang ini:

      Ilmu tdk utk dbuat ajang debat..tpi diamalkan…

  18. @admin,

    kayaknya ada pengunjung yg sepertinya bermanhaj salaf tapi.. jika ditelusuri.. analisa sy sih ini pengunjung versi baru tapi lama.

    mungkin kita harus lebih cermat lagi, mana yg buang waktu, mana yg memang ingin berdiskusi. :)

    jadi..
    sy lebih suka admin bagi2 artikel baru daripada diskusi tapi malah buang waktu. :)

    just usul aja ini sih!

  19. asalamualaikum warahmatulahi wabarokatu.

    @jeruk-purut yang dirahmati allah.

    sdr ahfadzh sudah menjelaskan berulang ulang kali dlm beberapa comentnya, ……… sudahlah ndak usah ngeyel masalah aliran, dikatakan aliran apapun tdk penting yang jelas kita umat islam mengikuti tuntunan beliau, apasih untungnya berebut faham aliran toh yg membikin aliran itu manusia !

    sampaikan saja dakwah amal ma’ruf nahi munkar sesuai dgn kemampuan dakwah masing2, dengan demikian kita akur !!!

    wasalam.

  20. Assalamu’alaikum,,,, semuanya

    to admin : ustadz PA
    Menurut saya sih tahlilan tuh dzikir, koq. Sebagaimana sekarang marak “tahlil”an dengan inovasi terbaru, labelnya “indonesia berdzikir” “indonesia bertasbih” etc… gitu. Oh iya mohon ijin sy link postingan ini untuk artikel saya http://debu-semesta.blogspot.com/2011/08/perbedaan-adalah-rahmat-hanya-orang.html

    Inniy sho’imun… selebihnya mari kita fokkus menghidupkan bulan romadhon, bukankah “man qooma romadhoona, imanan wahtisaban ghufirolahu ma taqoddama min dzanbihi”

    Maaf en makasih….
    Salam Ta’dhim dari Semarang.

  21. bukan, AHLUSSUNNAH WAL-JAMA’aH adalah istilah dari ulama salafush sholeh yang harus di pakai oleh pengikut nabi. agar jelas, untuk membedakan mana yang mengikuti sunnah dan berada dalam kebenaran, dan mana yang tidak suka mengikuti sunnah dan keluar dari jamaah.

  22. Astagfirullah, sudahlah saudaraku sesama muslim, anda saling bertengkar mslh perbedaan. Cari saja yg sama (walau aku juga wahabi)’. Ini yg membuat kaum kafir tetap jaya, krn mrka bersatu. ..r mslh perbedaan. Cari saja yg sama. Ini yg membuat kaum kafir tetap jaya, krn mrka bersatu. ..

  23. Jangan menjadi salafi hizbi, golongan, jadilah salafi manhaji, insyaAlloh seluruh kaum muslimin bersaudara, sejelek apapun dia, fasiq kah, mubtadi’ kah, semoga kita dijauhkan dari kerasnya hati.

  24. @ahfadz: sy slalu mnyimak apa yg anda utarakan.sy rasa anda bisa menjadi penengah dalam setiap diskusi. pa ustadz ada bbrp hal yg ingi saya konsultasikan dengan anda,boleh sy mnta alamat emailnya?

  25. masalah wahabi ko di kaitkan kan sama wali songo ….. malu kalian …
    orang yg telah mengislam kan nenek moyang kalian dan kalian (islam keturunan) di bawa kedalam perdebatan yg tak ber arti apa2 di hadapan ALLOH SWT……
    nenek kalian penyembah berhala ingat itu ……. jadi cari ilmu islam untuk keselamatan kalian bukan buat pembenaran faham kalian….. ilmu islam itu luas tapi para pencari ilmunya yg dangkal…..

  26. wah wah wah semua jadi kepancing kepermaslahan yang sepihak dan belum tentu kebenaran nya, itu lah kealpaan kita yang tidak pernah mau mensyukuri nikmat allahj swt melalui perjuangan hamba2 pilihan Nya, sebagai pengingat coba tengok sejarah kemunafikan, pemutar balikan fakta, pemalsuan dan penghianatan, dari awal nya yang anda anggap pejuang ketahuidan dan ahli sunnah rosul, semua manusia yang dinilai dari hasil karya bukan hasil pengakuan, tapi manfaat nya, mana manfaatnya. penyampaian mu jadi ruyam pa jadi lain. tks

    • assalam…., ya saudaraku dalam islam. maaf saya orang awam yg kebetulan mampir ke blog ini, membaca silang pendapat tentang ajaran wali songo dan paham wahabi….dan adanya manuskrip di leden belanda…, saya ingat rasanya ada anjuran dalam AlQuran yang menjelaskan janganlah kamu mengikuti ajaran orang kafir, niscahya engkau akan terjerumus kedalamnya…,

      Dan ketika beliau Rasullullah mau meninggal beliau meninggalkan 2 wasiat. yakni ikuti AlQuran dan Hadistku niscahya kamu tidak akan tersesat…,
      sedangkan tahlillan sangat jelas bukan ajaran islam.

  27. hahahahaa…lucu lucu..
    sumpah gw ngakak ngebaca ini…kenapa harus saling menyalahkan dalam beribadah, yang benar itu tanyakan pada diri sendiri apakah ibadah yg kita lakukan sudah benar???? apakah kita sudah patuh kepada allah?? apakah kita sudah menjalani perintah dan larangannya??? kenapa harus ribut. heran gw, hal2 seperti ini aja dibuat tulisan, sampe menimbulkan polemik. biarkanlah masing2 beribadah, yang menentukan benar atau tidaknya atau diterima atau tidaknya cuma allah swt.

  28. Assalamu alaikum wr wb. maaf saya masih awam terhadap agama, semoga saya bisa belajar dari diskusi orang-orang yang lebih mengerti dari saya, jadi tolong gunakan bahasa yang baik lagian khan itu juga bahasa yang baik bisa diwariskan ke generasi kita yang akan datang.karena takutnya kebiasaan yang kita baca dan dengan akan berpengaruh ke kehidupan saya sehari-hari. mohon pembelajaranya kepada semua. Makasih.

  29. Empat Kewajiban terhadap jenazah :
    1. Memandikan
    2. Mengkafani
    3. Mensholatkan
    4. Menguburkan

    Tiga perkara yang menemani jenazah / manusia di alam kubur :
    1. Amal yang bersangkutan
    2. Sodaqoh Jariyah,
    3. “Doa Anak yang Soleh”

    Satu tambahan di alam akhirat : Hutang yang tidak dibayar, padahal yang bersangkutan mempunyai kemampulan atau kelapangan untuk membayarnya.

  30. mas kalau kita ingin menyadarkan orang dengan ikhlas lillahita’ala ,tanpa ada rasa ujub ,ria, dan lain lain.nah saya liat kata2 akhir tulisan mengandung ejekan/tantangan bagi org yg tidak sependpatdg mas.

  31. yang saya tau, WHABI tiu yg membuat perang padri terjadi..,
    yang saya tau Wahabi itu pemberontak yg membuat Arab saudi berkuasa seskarang…
    Wahabi itu garis keras berusaha memurnikan Islam tpi haya jadi penganut Budaya Arab dan bukan Budaya Islam.. betul ga..

    • “wahai orang orang yang beriman !! Taatilah Allah,dan taatilah Rasul,dan Ulil Amri (pemimpin) diantara kamu.Kemudian jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah(Al Quran) dan Rasul (Sunnahnya).jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian.Yang demikian itu, lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya.(Q.S Annisa:59).
      assalamu alaikum,ahwan ,ihwan ,
      telah djelaskan pula dalam Alquran diatas,bhwa jika kita ada perselisihan,kemblilah ke al Quran dan As Sunnah,dalam hal ini kita msh berdebat tentang wali songo atau bsa dsbut .
      Sami’na waato’na ,dengarkan dan laksanakan . .
      jika pimpinan kita menyuruh kita melakukan suatu hal ,dengarkan dan laksanakan . .perlu tanda petik bhwa yang harus dilaksanakan adalah hal sesuatu yang tdak berhubungan dngan yg haram,bidah,ataupun sesat..
      Dalam ini kita tetep tdak boleh mencela pimpinan ,ataupun yg dbhas skarang adalah wali .
      banyak ajaran yang konon dari wali yang msih marak dilakukan oleh mayoritas islam diIndonesia,meskipun itu bertentangan dengan AlQuran ,dan As Sunnah ,
      sebagai contoh adalah Tahlilan ,Selamatan ,
      tak ada satupun perintah di alQuaran atau dari Rosulullah masalah itu .
      sebagai umat islam yang cerdas ,kita harus pintar dalam berpikir ,
      tapi sebagai umat islam kita tidak boleh mencela ulama atau pimpinan atau ulil amri .
      sebaiknya kembalilah kedalam ajaran Allah ,ajaran Rasul ,jangan sekali kali bilang “lah wali aja nglakuin tahlilan.slamatan”itu adalah jawaban yang kurang berpikir.

      wallahu a’lam

  32. alhamdulillah ..

    ternyata, apa yang saya ragukan selama ini benar. Pantesan, setelah saya cari tau ttg dalil/hadits yang menerangkan masalah ritual/upacara yang ada kaitannya dengan tahlilan itu ternyata tidak ada didalam al Qur’an.
    #terimakasih

  33. Yah,semua jago brdebat.tapi jangan lama2 ya brdebatnya.kalo kelamaan debat malah kalian semua yang di rukyah.habis pada emosi semua.nah saat itulah setan yang diluar sana masuk ke tubuh kalian.tapi ketahuilah wahabi atau bukan kita semua umat islam,yang paling mulia derajatnya disisi Allah adalah hambanya yang paling bertaqwa.nah daripada ngurusi orang lain bid’ah apa enggak,tahlillan apa enggak lebih bijak lebih bermanfaat kalau kita mengoreksi diri.sudah sejauh manakah kadar taqwa kita?tapi setelah ketemu jangan terus diaku bahwa ketaqwaan kita adalah buah dari usaha kita,melainkan hanyalah pemberian dari Allah semata.dg begitu kita akan terhindar dari takabur atas ibadah yg kita lakukan.dan satu saran saya kalau bisa sudahi debat ini.masa disana mengusir setan,disini kok scara nggak sengaja kok ngundang setan?..

    • Setan masuk ga masuk ke orang bukan karena orang tersebut emosi. Nabi Muhammad juga emosi tetapi di karenakan berhubungan dengan agama Islam. Ciri-ciri Nabi Muhammad emosi mukanya merah.

      Tapi syethan akan masuk ke orang yang sudah membela habis2an kesesatan dan kemunafikan, di tambah lagi pake emosi. Artinya, Karena dia sesat dan munafik, Allah menjauh dari orang tersebut, Malaikatpun enggan di dekatnya, dan akhirnya setan denga leluasa datang kepada nya dan akhirnya, orang-orang sesat dan munafik tersebut menjadi teman Iblis dan kronco2nya di Neraka.

      A. Siapakah orang sesat tersebut? Orang-orang yang menentang Al-Qur’an dan Hadist.
      B. Siapakah orang munafik itu? Orang-orang yang menyebut dirinya Islam tapi terang-terangan menentang Al-Qur’an dan Sunah Rasullullah.

      Semoga orang-orang munafik ini cepat-cepat sadar. Karena itulah di dalam Al-Qur’an sangat di wanti-wanti tentang orang-orang munafik ini, kenapa? Karena bermula kehancuran Islam karena orang-orang munafik ini.

  34. assllm mllkum..itlah indah nya islam penuh dngan warna ..smuanya kmbli pda dri kita yg mana yg hrus kta pakai ,jngan slng menguncin. .bkan kah se orang muslim jka sling mengguncing..neraka tempat nya.,intinya kta hrus melihat ktulusan dan niat dri hati nya yg menybarkan .islam di tanah pertiwi ini.seaday nya anda yg menybrkan ajaran islam di bumi pertiwi .apa yg akan anda lkan .? Blm tentu bnar dan blm tentu jga salah ..HANYA ALLAH SWT.YG MAHA MENGETAHUI.

  35. tahlil itu bacaan kalimat toyyibah yang bisa menghapus dosa bila diamalkan kok malah dihukumi sesat gimana se jalan pikirannya

  36. kalian semua membosankan . . . kalian semua itu hanya seperti pasir yg beribu-ribu tahun baru bisa jadi berlian…. punya otak taruh mana??

  37. Admin yang sabar ya, mereka fanatik ritual kematian TAHLILAN tidak memahami logika yg anda sampaikan…
    sebaiknya kepada para walisongo lover yg fanatik, baca lah referensi yg valid ttg sejarah mereka, terutama sunan kali jaga.

  38. janganlah kalian menyembunyikan yang haq dengan yg bathil..wa laa taktumul haqqo bil bathil wa antum ta’lamuuna…sudah jelaslah mana yg benar & mana yg bathil..akhi fiillah janganlah memperdebatkan sesuatu yg sudah jelas, bahkan byk bertanya yg pada dasarnya ketika sudah sampai pada titik terang yg bertanya tidak mau menerima jawaban & kebenaran itu sebagaimana bani israil..jadi intinya sudah jelaslah bahwa budaya tahlilan bukan merupakan ajaran Islam yg murni bahkan ia menyalahi Aqidah dan merusaknya..wallahu ‘alam

  39. kemudian saya mau menegaskan apa yang banyak org sebutkan bahwa ajaran yg dibawa muhammad bin abdul wahab adalah ajaran wahabi…ini sungguh tidak masuk akal karna kata wahabi harusnya dinisbahkan pada abdul wahab ayah dari muhammad bin abdul wahab..kl mau adil harusnya diberi nama ajaran muhammadiyah bukan wahabi…

  40. OJO DUMEH
    umumnya orang hidup saling membohongi. Banyak hal yang sebenarnya kita sendiri tidak tahu, tapi kita menyampaikannya juga kepada teman-teman kita. Hal ini banyak sekali terjadi dalam ajaran agama. Banyak orang yang sekadar hafal dalil, tetapi sebenarnya dia tidak mengetahui apa yang dimaksud oleh dalil itu. Akhirnya pemahaman yang keliru itu menyebar dan terbentuklah opini yang salah.

    Masyarakat yang dipenuhi dengan pemahaman dan opini yang salah sama dengan masyarakat yang dipenuhi sampah. Masyarakat demikian pasti rawan terhadap serangan penyakit. Oleh karena itu, masyarakat harus dibebaskan dari berbagai macam kebohongan. Masyarakat harus diajar dan dididik untuk memahami segala sesuatu seperti apa adanya.
    Ajaran:Syekh Lemah Abang
    ” Sajati-jatining ngelmu,
    lungguhe cipta pribadi,
    pusthinên pangesthinira,
    ginêlêng dadi sawiji,
    wijanging ngelmu jatmika,
    neng kaanan ênêng êning”

  41. Kenalilah dirimu dan ISLAMmu .bagiku tahlilan itu bid’ah khasanah dan yg salah yg mana isinyapun zikir” mmng kanjeng nabi muhamad saw. Tidak mencontohkan tahlilan.sbb tiada tradisi .perkumpulanmupun pd jaman nabi tidak ada jg.tujuan haqiqi islam bukan syariat saja tp lebih jauh dr itu tuk..mengenal jatidiri hamba pd sang kholiq.banyak yg hafal quran hadiste tp sia” ja tuk berdebat/gk guna.nak kr”apa anda dan perkumpulanmu yg terbenar ALLAH yg akan menentukan

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s