SAHABAT SEMUANYA BAIK TEMAN DAN LAWAN DEBAT, MARI KITA BERDOA BERSAMA….

Assalamu’alaikum.Wr.Wb.

SAHABAT SEMUANYA BAIK TEMAN DAN LAWAN DEBAT, MARI KITA BERDOA BERSAMA….
YA Allah, Ya hakiimu Ya ‘aliimu Ya ‘Aliyyu Ya ‘Azhiimu !”
YA Allah, Ya hakiimu Ya ‘aliimu Ya ‘Aliyyu Ya ‘Azhiimu !”
YA Allah, Ya hakiimu Ya ‘aliimu Ya ‘Aliyyu Ya ‘Azhiimu !”

JIka Kang Dicky memang ilmunya HAK (kebenaran) semoga Allah Ta’ala menampakkan kebenarannya dan mengangkat derajad Kang Dicky hingga ketingkat Wali Allah.jika ILmu Kang Dicky ternyata BAthil maka semoga Allah Ta’ala menghancurkannya dan merendahkan derajatnya ketingkat yang paling hina kecuali jika Kang Dicky mau bertaubat………..

Ya Allah, jika Keyakinanku bahwa Kang Dicky itu sesat dan menyesatkan adalah suatu kesalahan (yang sudah hambamu ini tulis kesesatannya di blog ini) dan ternyata Kang Dicky ajarannya mengajarkan kebenaran maka berilah pelajaran dan hukuman setimpal dunia dan akhirat pada hambamu yang banyak dosa lagi hina dina ini.
Ampunilah semua dosaku ya Allah dan naikkan derajat dan kehormatan Kang Dicky Ketingkat wali Allah jika semua yang dia ajarkan adalah kebenaran…

اللهُمَّ أَرِنَا الحَقَّ حَقّاً وَارْزُقْنَا التِبَاعَةَ
وَأَرِنَا البَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَااجْتِنَابَهُ

Allahumma arinaal haqqa haqqaan, warzuqnattiba’ah,
wa arinaal bathila bathilaan, warzuqnajtinaabah

Allahumma arinaal haqqa haqqaan, warzuqnattiba’ah,
wa arinaal bathila bathilaan, warzuqnajtinaabah

Allahumma arinaal haqqa haqqaan, warzuqnattiba’ah,
wa arinaal bathila bathilaan, warzuqnajtinaabah

Ya Allah, tunjukkanlah yang haq itu sebagai haq, dan kurniakanlah kami kekuatan utk mengikutinya, dan tunjukkanlah yg batil itu sebagai batil dan kurniakanlah kami kekuatan untuk menjauhinya.

Ya Allah, tunjukkanlah yang haq itu sebagai haq, dan kurniakanlah kami kekuatan utk mengikutinya, dan tunjukkanlah yg batil itu sebagai batil dan kurniakanlah kami kekuatan untuk menjauhinya.

Ya Allah, tunjukkanlah yang haq itu sebagai haq, dan kurniakanlah kami kekuatan utk mengikutinya, dan tunjukkanlah yg batil itu sebagai batil dan kurniakanlah kami kekuatan untuk menjauhinya.

Amiin……….Amiin………….Amiin….. Ya Allah Ya Robbal ‘lamiin

NB:
Kepada Saudaraku seluruh anggota HI, semoga kita semua termasuk diri saya mendapatkan hidayah dari Allah Ta’ala……….

132 thoughts on “SAHABAT SEMUANYA BAIK TEMAN DAN LAWAN DEBAT, MARI KITA BERDOA BERSAMA….

  1. “semoga Allah Ta’ala menghancurkannya dan merendahkan derajatnya ketingkat yang paling hina kecuali jika Kang Dicky mau bertaubat………..”

    seharusnya anda berdoa agar Allah memberi petunjuk kepada beliau, bukannya mendoakan kehancuran beliau.

    dari doa diatas jelas telah nyata kebencian saudara terhadap diri KD.

    ya Allah tunjukilah kami jalan yg lurus. amin

    • Kepada Saudaraku seluruh anggota HI, semoga kita semua termasuk diri saya mendapatkan hidayah dari Allah Ta’ala……….

      Aaamin.

      Terima kasih Pak Ustadz atas doanya bagi para anggota Hikmatul Iman. Semoga mereka dan kami semua mendapatkan hidayah untuk membedakan kesesatan dan kebenaran.

    • ada sentimen pribadi antara perdana dengan kang dikcy
      kelihatannya sih perdana kayak yang punya masalah besar dengan kang dicky
      lihat saja semua tulisan mengarah kepada HI dan kang dikcy
      tapi coba cari apa ada tulisan kang dicky mengenai perdana ahmad
      sangat tidak berimbang
      tuan perdana sebenarnya apa yang anda inginkan ??
      persatuan atau perpecahan umat ??
      kau hidup dari blog, wajar bila kau terus mencari sensasi agar blogmu maju
      apa susahnya temui KD secara langsung
      tuduhan KD syirik, dajal dsb bukankah itu tuduhan yang sangat kejam
      dan berat sekali pertanggung jawabannya di akherat nanti
      saya bersedia menyediakan tiket PP bali dan akomodasi khusus untuk anda saja, bila anda mau bertemu KD berdua saja
      ditempat yang disediakan lulus utama
      ingat hanya berdua saja

      • @ putra bandung
        knpa harus bali? bukankah bali salah satu tempat yg penh dengan maksiat?
        indonesia segini luas, milihnya bali. aneh betul.
        bandung aja. atau kalau mau netral bukit tinggi.

      • @barakah HI
        kan sponsor tempatnya mas lulus utama
        beliau tinggal dibali, yah kalo mau tempat lain sih tidak masalah
        bebas aja kok, nanti biar tiket buat tuan perdana saya yang beli

      • @Putrabandung : Apa semua ini ada hubungannya dengan tulisan “Misi Politis Dibalik Ruqyah” beberapa tahun silam?

      • @abu akmal rosyid
        sepertinya dari sana pangkal masalahnya, cuma nggak tahu jadi melebar kemana-mana
        tapi harusnya kan yang marah kepada kang dikcy orang-orang partai
        kenyataan malah tuan perdana yang terus menerus menyerang KD hingga sekarang
        yang sy heran kalo sudah tahu dan yakin KD itu sesat, dajjal , kufur dsb kenapa tidak datang langsung untuk menemui beliau
        selalu jawabannya menunggu saat yang tepat, tapi kita tidak pernah tahu kapan saat yang tepat tersebut
        hanya tuan perdana yang bisa menjawabnya

    • Sesungguhnya Kedamaian itu mambawa lebih banyak manfaat….

      dan kalau saya lihat-lihat sekilas di sini pihak yang suka nyerang itu mas PA dkk.

      Saya juga belum jelas alasannya apa.. tapi melalui tulisan saya ini saya mau klarifikasi (tabayyun) kepada mas PA dkk..

      1. Gelar Grand Master Reiki itu Aseli apa Bohong..? Apakah Ada bukti / sertifikat dari Reiki yang menyatakan bahwa mas PA Adalah Seorang Grand Master Reiki..??

      2. Mengapa Anda Suka menyerang Golongan Lain Terutama HI..? Sekedar hobby atau iseng atau apa.. ??

      3. Apakah Anda sudah Pernah Tabayyun kepada golongan yang Anda nyatakan Salah itu..?? atau minimal pernah berinteraksi dengan sodara DICKY yang jadi ketuanya HI..??

      mungkin tiga hal itu dulu… kalau ada suadara yang lain yang mau klarifikasi saya persilahkan….

      Kalau saja kedudukan saya dekat dengan mas PA, saya akan datang langsung dan menemui untuk tabayyun….

      • kang lulus…perdana mah jigana mah bukan grandmaster reiki tapi honda grand atau grand compo…hehehehe
        perdana tabayun ke kang dicky? pasti di seungseurikeun ucing…hehe

      • @lulus utama
        walaupun saya bukan perdana saya mau coba jawab :
        1.setahu sy tuan perdana suka memberi gelar kepada dirinya sendiri(agak megalomania) coba anda cek website buatan tuan perdana

        http://quranic-healing.blogspot.com/2012/01/13-metode-quranic-healing-technique.html

        disini beliau memberikan gelar terhadap dirinya sendiri
        Master Quranic Healing Technique
        2. Penyerangan terhadap HI sudah dilakukan oleh tuan perdana saat dimailing list yahoo sekitar tahun 1998an, jadi anda bayangkan berapa lama HI diserang oleh tuan perdana
        bila ada masalah atau pernyataaan yang sekiranya memojokan tuan perdana selalu saja tidak dijawab, coba anda perhatikan seluruh blog ini secara menyeluruh
        3. tidak pernah, karena dengan mengandalkan google dan wikipedia sudah mendapat data yang valid
        dan mungkin tuan perdana merasa terlalu mulia untuk bertemu dengan kang dikcy
        sekarang saja ada embel-embel kang didepan nama dikcy, dulu beliau manggilnya dikcy aja tuh, padahal kalo secara etika apalagi katanya tuan perdana ini ustad amat sangat tidak pantas menyebut orang yang jauh lebih tua dari kita dengan nama saja
        soal tabayun anda lihat saja sendiri nanti bila tuan perdana sudah sampai di bogor, apa mau beliau mengikuti saran pa abu akmal rosyid untuk singgah ke bandung
        mari kita lihat bersama

    • seharusnya mah cukup mendoakan supaya dapat petunjuk sajah,,gak usah pake doa supaya dapat hukuman..seharusnya kalau benar benar memiliki jiwa seorang alim ulama

    • betul kang,kalau perdana punya mental dan akhlak seorang pejuang tauhid yg aseli di mulutnya tidak akan terlontar sedikitpun doa memgazab seperti itu,apalagi kepada sesama muslim!..tapi inilah si pemghancur umat yg berkedok pake sorban dan jangut seharusnya teman pembela nya mengetahui akan hal ini bukanya dijadikan referensi tauhid yg murni…kalau seiman salah bukanya didoakan,dibantu,..malah didoakan kburukan..apa perdana gk malu sama gelar ustad nya?dah copot z!kalau gk sangup mah ..malu maluin z

  2. Kang Dicky terus… Ngga ada bosen2nya… Dari semua tulisan mengenai kang dicky sebenernya sederhana saja sih, sebagai pihak yang selalu menuduh kang dicky sesat, perdana harus datang ke kang dicky dan buktikan apa yang dituduhkan tersebut. Daripada cuma nulis2 ngga ada kejelasan kayak cacing kepanasan… Piss…

  3. Allahumma Ya Allah amin,

    Ya Robb,
    berikanlah kesehatan dan kebaikan kepada Ustadz Perdana Akhmad, Kang Dicky, para anggota HI dan kami semuanya.. amin. Allahumma Ya Allah amin.

  4. Maaf ya, saya awam tidak faham dengan siapa yang dimaksud KD. Tapi sepemahaman saya tenaga dalam itu sesat.
    1. Mendahulukan magisme untuk memahami hadits oleh KD itu juga sesat.
    2. Emang siapa juga KD hingga Bung PA harus sowan dan tergopohgopoh tabayyun?
    3. Emang KD dan HI punya kedudukan apa kok seolah olah oleh pendukungnya dikesankan sebagai ‘kaum yang mulya disisi Allah SWT’? Bukankah yang mulya disisiNYA adalah yang taqwa?
    4. Ketika PA mengkoreksi pemahaman KD, kok pengikutnya mema’sumkan KD? Bukankah yang ma’sum itu para Rasul?

    • Saya jawab deh…. Sesatnya dimana.. mau bukti….??

      1. Saya gak kenal juga dengan Pak Dicky.. tapi saya gak akan bilang sesat (meski saya juga gak sependapat) selama masih sama kalimat Syahadatnya .. berarti masih saudara..

      2. mas PA harus tabayyun karena telah mendengar kabar yang harus di klarifikasi, sebagaimana Anjuran Rosululloh untuk bertabayyun jika ada permasalahan yang belum jelas. (memang buruknya tabayyun itu dimana?)

      3.Bagi saya Pak Dicky bukan siapa-siapa, saya juga gak akan berprasangka apapun… bagi saya asal dia gak suka nyerang golongan yang lain, maka saya anggap saudara yang baik, kalau suka nyerang golongan lain, berarti saudara yang kurang baik.. tapi bingkainya sama.. KITA SEMUA SAUDARA

      4. Saya kira bukan me ma’sum kan, tapi sebagai murid saya pun akan berlaku sama jika guru saya diparlakukan seperti itu.. bayangin Aja jika .. guru anda diperlakukan seperti itu…. meskipun guru itu salah (karena masih manusia biasa).. cara mengingatkan pun ada tata kramanya…

      JALAN DAMAI masih ada…. kenapa harus saling serang….?? Saya gak kenal Pak Dicky, gak kenal juga mas PA….

      insya Alloh saya objektif menilai keduanya..

    • 1. Penafsiran TD/TM setiap individu/perguruan ada yang sama ada yang beda.
      2. Sihir itu ada dan dilarang dipelajari jelas dalilnya
      3. Menyamakan “semua” ilmu TD/TM dengan sihir sama juga dengan bid’ah
      4. Dath atau Nath itu dikenal dalam beladiri Thifan (diajarkan di lingkungan Persatuan Islam yang notabene alergi dengan perbuatan2 syirik & bid’ah)
      5. Saya bukan anggota HI dan bukan anggota Thifan. Saya hanya seorang Muslim yang menyukai “olahraga beladiri dan ilmu pernafasan”, sama seperti saya menyukai badminton.
      6. Yang saya komentari hanya masalah TD/TM nya … bukan pemahaman Kang Dicky atau koreksi Pak Ustadz Perdana terhadap pemahaman Kang Dicky.
      7. Kalau Pak Lukman tinggal di Bandung, saya ajak deh ke tempat2 yang memang betul2 ada tukang sihirnya… Ini betul2 ahli shir, bukan ahli TD/TM. Beda 180 derajat.
      8. Saya pernah terjerumus ke dalam kehidupan dunia hitam (premanisme/gankster), Alhamdulillah Allah SWT memberikan hidayah kepada saya. Kepada teman2 yang masih “Nakal”, saya tidak pernah melarang berjudi, berjzina, judi dll. Tidak pernah ngajak “yuk Tobat”… tapi saya hanya ngajak.. “yuk sholat bareng”, “yuk shaum” dll..
      Alhamdulillah beberapa orang bisa saya ajak dan bisa meninggalkan kebiasaan buruknya.
      Mohon maaf bila ada kata2 yang menyinggung atau dianggap menyudutkan.

    • @lukman mubarok
      ada baiknya anda ketemu langsung dengan KD, gampang kok cari alamat beliau, dibanding ketemu perdana tentu lebih sulit
      kalo perdana harus ke kang dikcy itu an berdasarkan azas praduga tidak bersalah, selain itu usia KD jauh diatas perdana, wajar dong bila yang lebih muda main ke yang tua, itu kan sudah tradisi diindonesia bila ditinjau dari kacamata adab
      dimana-mana yang menuduh atau yang tidak percaya, maka dia yang harus datang untuk membuktikan tuduhannya tersebut
      perasaan HI dan KD tidak pernah mengklaim paling mulia, kalo anda baca blog ini secara menyeluruh justru perdana yang merasa paling mulia di mata Allah, semua golongan dari mulai tenaga dalam, otak tengah, bahkan kaum vegetarian pun diserangnya
      apa itu yang anda anggap penjuang tauhid ??

  5. ini tulisan copaste dari blog di seberang sana
    Minggu, 10 April 2011
    hukum tenaga dalam menurut syare’at islam
    Tenaga dalam merupakan salah satu bentuk ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa), adakalanya kemampuan ini berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana yang dianugrahkan kepada wali-wali-Nya. Dan ada kalanya berasal dari syaiton yang kemudian sering dianggap sebagai anugrah ilahi, sebagaimana yang diperlihatkan oleh wali-wali syaiton tersebut.
    Menurut para ulama, diantaranya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahulloh, antara kedua ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa) dapat dibedakan dengan dua tinjauan.
    Yang Pertama adalah melalui keadaan orang yang mendapatkannya. Apabila orang yang mendapatkannya adalah orang yang bertakwa, dari kalangan ahli tauhid, memiliki Ilmu dalam Syariat Islam yang shohih, ikhlas dalam beribadah, tidak mengamalkan amalan-amalan bid’ah yaitu amalan ibadah yang tidak mencontoh tuntunan Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bukan termasuk pelaku maksiat, maka apabila ia mendapatkan ‘khawariqul ‘adah’ berarti itu merupakan anugrah Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Sebaliknya apabila yang mendapatkannya bukan dari kalangan ahli tauhid, seperti halnya orang-orang yang suka melakukan perbuatan syirik, misalnya memohon berkah melalui kuburan orang-orang yang dikeramatkan, mengadakan acara ‘haul’ (merayakan hari ulang tahun kematian) dan lainnya, maka yang diperolehnya adalah ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa) yang berasal dari Syaithan.
    Begitu juga apabila yang memperoleh adalah yang suka melakukan perbuatan bid’ah, misalnya membaca dzikir-dzikir yang tidak disyari’atkan. Seperti dengan membatasi jumlah-jumlah, bentuk-bentuk, suara-suara, atau cara-cara tertentu yang tidak ada contohnya dalam syari’at. Atau orang yang suka berbuat maksiat. Misalnya tidak menjaga batas-batas pergaulan antara pria dan wanita, tidak memelihara jenggot, meminum yang memabukkan, memakan harta riba, merokok, tidak menutup aurat dan lain-lain. Apabila demikian keadaan orangnya, maka ‘khawariqul ‘adah yang diperoleh adalah berasal dari Syaithan.
    Yang Kedua adalah melalui sebab diperolehnya ‘khawariqul ‘adah’. Khawariqul ‘adah yang berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala hanya bisa diperoleh dengan ketaatan, keimanan dan ketakwaan. Selain itu Islam tidak mengajarkan seorang muslim untuk beribadah untuk tujuan mendapatkan ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa).
    Justru itulah yang membedakan antara yang berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala dan yang berasal dari Syaithan. Yaitu bahwa ‘khawariqul ‘adah’ yang berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala tidak bisa dipelajari apalagi dibakukan menjadi semacam ‘ilmu kedigdayaan’, sedangkan yang berasal dari Syaithan bisa dipelajari dan bisa dibakukan menjadi suatu ilmu. Sekalipun secara zhahir dilakukan dengan membaca ayat atau dzikir. Sebagaimana difirmankan Alloh Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: “Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan antara suami dan istrinya” (QS: Al-Baqarah: 102)
    Ayat ini menunjukkan, bahwa ‘khawariqul ‘adah’ yang dapat dipelajari adalah sihir (berasal dari Syaithan), sedangkan yang berasal dari anugrah Alloh Subhanahu wa Ta’ala tidaklah dapat dipelajari sebagaimana sihir.
    (Sumber Rujukan: Fathul Bari X/223, Ibnu Hajar Al-Asqalani; Al-Furqan Baina Auliya’ir Rahman wa Auliya’isy Syaithan)
    Diposkan oleh cah lanang di 21:35 0 komentar

    • Sepertinya sodara kita yang satu ini terlalu berlebihan menilai TENAGA DALAM..

      Padahal sebenarnya TENAGA dalam itu gak sehebat apa yang dikatakan orang.. kalau buat saya, Tenaga Dalam itu cocok untuk mainan anak-anak..

      Hampir semua perguruan Beladiri juga mengajarkan Tenaga Dalam… pada tingkatan yang tinggi…

      • inilah bukti sejarah darimana tenaga dalam berasal, kalau dirunut ternyata sihirnya bangsa mesir juga
        Sejarah Tenaga Dalam Indonesia
        Kategori : Umum kirim ke lintasberita.com

        Tenaga dalam atau Krachtologi (berasal dari perkataan KRACHTOS yang berarti tenaga dan LOGOS yang berarti ilmu). Pada 4000 SM, Krachtologi sudah dikenal oleh orang-orang Mesir Kuno. Dalam sebuah buku Papyrus “Yedimesish Ontologia” yang sudah disalin dalam bahasa Gri Kuno, menceritakan, bila otot bahu digerakkan akan mengeluarkan tenaga aneh sehingga dapat merobohkan orang yang sedang marah (diktat Ameta, Krachtologi 23).

        Dari Mesir, Krachtologi berkembang ke Babylon, Yunani, Romawi dan Persia. Di Persia tenaga semacam ini dinamakan Dacht. Dalam Dahtayana disebutkan bahwa pada suku Bukht dan Persia, terkenal ilmu perang dinamakan DAHTUZ ialah merobohkan musuh dari jarak jauh. Kaum bangsawan Persia dilatih sejenis senam waktu dinihari sehingga mereka mempunyai tenaga Daht itu. (Kracht 23). Dikatakannya pula bahwa orang-orang Badwi mempunyai Daht pada matanya, bila musuh akan menyerangnya, tiba-tiba musuh itu roboh. Mengapa orang-orang Badwi banyak mempunyai kekuatan mata seperti itu ? Hal ini disebabkan orang-orang Badwi dengan tanpa disadari melatih matanya dengan melihat jauh, memandang padang pasir yang luas membentang itu.

        Orang-orang Cina, Tartar, Patan, Moghul, mengenal beberapa silat yang dapat merobohkan orang dari jauh. Silat Moghul yang terkenal diantaranya SHURULKHAN yang artinya tipuan licik untuk raja-raja, berbentuk silat dua belas jurus dari Taymour Lateph Baber (1460-1520). Yang boleh belajar silat itu hanya kepala-kepala suku dari orang Moghul Islam. Bukbisj Ismeth Bey murid Lateph Baber dapat memukul dengan toya sejauh satu mil. Bukbisj belajar Shurulkhan dari Baber selama 20 tahun. Dengan pisau jarinya ia dapat mengeluarkan usus lawan dari jarak satu tombak. Kawannya melihat ia belajar jurus sejak dini hari sampai matahari naik, dengan diselingi shalat shubuh. Taymour dan Bukbisj terkenal orang-orang yang fanatik madzhab Hambali dan sangat anti kepada orang sufi dan tan (Kracht 24).

        Di Cina terkenal beberapa macam silat yang mempergunakan Kracht, diantaranya Gin Kang (ilmu meringankan tubuh) yang dapat dipergunakan melompat jauh, loncat tinggi dan berjalan diatas air. Kwie Kang dan Wie Kang hampir bersamaan, perbedaanya hanya pada jurus pertama. Kwie Kang dengan jurus tinju dan Wie Kang dengan jurus terbuka.

        Wie Kang yang disebut jurus sepuluh, tersebar sampai Vietnam, Campa, Malaya, dan Indonesia. Tumbuhlah menjadi beberapa aliran, diantaranya silat Mandar dari Sulawesi, silat Timpung dari Jawa Timur dan silat Nampon dari Jawa Barat, dan sebagainya.

        Shurulkhan pun masuk ke Indonesia dan pembawanya ialah orang-orang Cina Islam. Diantaranya orang Indonesia pertama yang belajar Shurulkhan ialah Tuanku Rao. Orang-orang Cina Islam menamakan silat itu Tou Yu Kang.

        Penyebaran ilmu tenaga dalam di Indonesia

        Pada awalnya tenaga dalam hanya dipelajari secara terbatas di berbagai perguruan silat. Para pendekar silat yang tercatat sebagai guru bagi para pendiri perguruan silat tenaga dalam generasi berikutnya antara lain:

        1. Abah Khoir, yang mendirikan silat Cimande, Cianjur
        2. Bang Madi, dari Batavia
        3. Bang Kari, dari Batavia
        4. Bang Ma’ruf, dari Batavia
        5. Haji Qosim, dikenal juga dengan nama Syahbandar atau Subandari, dari kerajaan Pagar Ruyung
        6. Haji Odo, seorang kiai dari pesantren di Cikampek

        Perlu menjadi catatan bahwa pada masa ini belum dikenal teknik pukulan tenaga dalam atau pukulan jarak jauh. Silat yang diajarkan oleh Madi, Kari dan Syahbandar lebih bersifat fisik.

        Baik Madi, Kari dan Syahbandar dikenal sebagai pendekar silat (fisik) pada masanya. H. Qosim yang kemudian dikenal sebagai Syahbandar atau Mama’ Subadar karena tinggal dan disegani masyarakat desa Subadar di wilayah Cianjur. Sedangkan Madi dikenal sebagai penjual dan penjinak kuda binal yang diimpor asal Eropa.

        Dalam dunia persilatan Madi dikenal pakar dalam mematah siku lawan dengan jurus gilesnya, sedangkan Kari dikenal sebagai pendekar asli Benteng Tangerang yang juga menguasai jurus-jurus kung fu dan ahli dalam teknik jatuhan.

        Pada era Syahbandar, Kari dan Madi banyak pendekar dari berbagai aliran berkumpul di Batavia. Batavia seakan menjadi pusat barter ilmu bela diri dari berbagai aliran, mulai dari silat Padang, silat Betawi kombinasi kung fu ala Bang Kari, juga aliran Cimande yang dibawa oleh Khoir.

        Perkembangan Selanjutnya

        Pada tahun-tahun berikutnya, perkembangan perguruan tenaga dalam layaknya MLM (Multi Level Marketing). Seseorang yang belajar pada suatu perguruan memilih untuk mendirikan perguruan baru sesuai selera pribadinya. Ini adalah gejala alamiah yang tidak perlu dimasalahkan, karena setiap guru atau orang yang merasa mampu mengajarkan ilmu pada orang lain itu belum tentu sepaham dengan tradisi yang ada pada perguruan yang pernah diikutinya.

        Pertimbangan merubah nama perguruan itu dilatarbelakangi oleh hal-hal yang amat kompleks, mulai adanya ketidaksepahaman pola pikir antara orang zaman dulu yang mistis dan kalangan modernis yang mempertimbangkan sisi kemurnian aqidah dan ilmiah, disamping pertimbangan dari sisi komersial. Yang pasti, misi orang mempelajari tenaga dalam pada masyarakat sekarang sudah mulai berubah dari yang semula berorientasi pada ilmu kesaktian menuju pada gerak fisik (olah raga) karena orang sekarang menganggap lawan berat yang sesungguhnya adalah penyakit. Karena itu, promosi perguruan lebih mengeksploitasi kemampuan mengobati diri sendiri dan orang lain.

        Aliran perguruan tenaga dalam yang mengeksploitasi kesaktian kini lebih diminati masyarakat tradisional. Dan menurut pengamatan beberapa pihak, perguruan ini justru sering “bermasalah” disebabkan pola pembinaan yang menggiring penganutnya pada sikap “kejawaraan” melalui doktrin-doktrin yang kurang bersahabat pada aliran lain dari sesama perguruan tenaga dalam maupun bela diri dari luar (asing).

        Sikap ini sebenarnya bertentangan dengan sikap para tokoh seperti Bang Kari yang selalu wanti-wanti agar siapapun yang mengamalkan bela diri untuk selalu memperhatikan “sikap 5” yaitu :

        – Jangan cepat puas.
        – Jangan suka pamer.
        – Jangan merasa paling jago.
        – Jangan suka mencari pujian dan
        – Jangan menyakiti orang lain.

        Dan perlu diingat, perkembangan pencak silat sebagai dasar dari tenaga dalam itu, baik pelaku maupun keilmuannya dapat berkembang karena silaturahmi antar tokoh, mulai dari silat Pagar Ruyung Padang yang dibawa H Kosim (Syahbandar), Bang Kari dan Bang Madi yang merangkum silat Betawi dengan Kung Fu, juga Abah Khoir dengan Cimandenya, RH. Ibrahim dengan Cikalongnya.

        Setiap perguruan tenaga dalam memberikan sumbangsih tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Margaluyu menorehkan tinta emas sebagai perguruan tua yang banyak mengilhami hampir sebagian besar perguruan di Indonesia, dan cabang-cabang dari perguruan ini banyak berjasa bagi pengembangan tenaga dalam yang ilmiah dan universal.

        Sin Lam Ba, Al-Hikmah, Silat Tauhid Indonesia berjasa dalam memberikan nafas religius bagi pesertanya, dan aliran Nampon berjasa dalam memberikan semangat bagi para pejuang di era kemerdekaan.

        Terlepas dari sisi positif dari aliran-aliran besar itu, pengembangan aliran tenaga dalam yang kini masih memilih corak pengembangan bela diri dan kesaktian itu justru mendapat kritik dari para pendahulunya.

        Pada tahun 1984 Alm. Sidik murid dari H Abdul Rosyid saat berkunjung ke wilayah Pati utara dan menyaksikan cara betarung (peragaan) suatu perguruan “pecahan” dari Budi Suci, menyayangkan kenapa sebagian besar dari siswa perguruan tenaga dalam itu sudah meninggalkan teknik silat (fisik) sebagai basic tenaga dalam.

        Artinya, saat diserang mereka cenderung diam dan hanya mengeraskan bagian dada/perut. Kebiasaan ini menurutnya suatu saat akan menjadi bumerang saat harus menghadapi perkelahian diluar gelanggang latihan. Karena saat latihan hanya dengan “diam” saja sudah mampu mementalkan penyerang hingga memberikan kesan bahwa menggunakan tenaga dalam itu mudah sekali.

        Mereka tidak sadar bahwa dalam perkelahian di luar gelanggang latihan itu, suasananya berbeda. Dalam arena latihan yang dihadapi adalah teman sendiri yang sudah terlatih dalam menciptakan emosi (amarah).

        Cara bela diri memanfaatkan tenaga dalam yang benar menurut Alm. Sidik sudah dicontohkan oleh Nampon saat ditantang jawara dari Banten dan saat akan dicoba kesaktiannya oleh KM Tamim. Yaitu, awalnya mengalah dan berupaya menghindar namun ketika lawan masih memaksa menyerang, baru dilayani dengan jurus silat secara fisik, menghindar, menangkis dan pada saat yang dianggap tepat memancing amarah dengan tamparan ringan dan setelah penyerang emosi, baru menggunakan tenaga dalam.

        Pola pembinaan bela diri yang tidak lengkap yang hanya fokus pada sisi batin saja, sering menjadi bumerang bagi mereka yang sudah merasa memiliki tenaga dalam sehingga terlalu yakin bahwa bagaimanapun bentuk serangannya, cukup dengan diam (saja) penyerang pasti mental. Dan ketika mereka menghadapi bahaya yang sesungguhnya, ternyata menggunakan tenaga dalam tidak semudah saat berlatih dengan teman seperguruannya.

        Fenomena pembinaan yang sepotong-potong ini tidak lepas dari keterbatasan sebagian guru yang pada umumnya hanya pernah “mampir” di perguruan tenaga dalam. Sidik mengakui banyak orang yang belajar di Budi Suci hanya bermodal “jurus dasar” saja sudah banyak yang berani membuka perguruan baru. Padahal dalam Budi Suci itu terdapat 3 tahapan jurus. Yaitu, Dasar Jurus – Jodoh Jurus dan Kembang Jurus (ibingan).

        Karena tergesa-gesa ingin membuka aliran baru itu menyebabkan siswa sering tidak siap disaat harus menggunakan tenaga dalamnya. Dan Yosis Siswoyo dari Bandar Karima memberikan konsep bahwa keberhasilan memanfaatkan tenaga dalam ditentukan dari prinsip “min-plus” yang dapat diartikan : Biarkan orang berniat jahat (marah), aku memilih untuk tetap bertahan dan sabar.

        Karena itu pembinaan fisik, teknik bela diri fisik, teknik, kelenturan, refleks dan mental bertarung perlu ditanamkan terlebih dahulu karena kegagalan memanfaatkan tenaga dalam lebih disebabkan mental yang belum siap sehingga orang ingat punya jurus tenaga dalam setelah perkelahian itu sudah usai.

        Berdasarkan pengamatan, tenaga dalam berfungsi baik justru disaat pemiliknya “tidak sengaja” dan terpaksa harus bertahan dari serangan orang yang berniat jahat. Dan tenaga dalam itu sering gagal justru disaat tenaga dalam itu dipersiapkan sebelumnya untuk “berkelahi” dan akan lebih gagal total jika tenaga dalam itu digunakan untuk mencari masalah.

        Tenaga dalam harus bersifat defensif atau bertahan. Biarkan orang marah dan tetaplah bertahan dengan sabar dan tak perlu mengimbangi amarah. Sebab jika pemilik tenaga dalam mengimbangi amarah, maka rumusnya menjadi “plus ketemu plus” yang menyebabkan energi itu tidak berfungsi. Dan dalam hal ini Budi Suci menjabarkan konsep “min – plus” itu dengan sikap membiarkan lawan “budi” (bergerak/amarah) dan tetap mempertahankan “suci” (sabar, tenang).

        Memposisikan diri tetap bertahan (sabar) sangat ditentukan tingkat kematangan mental. Dan pada masa Nampon dan H Abdul Rosyid, tenaga dalam banyak berhasil karena dipegang oleh pendekar yang sudah terlatih bela diri secara fisik (sabung) sehingga saat menghadapi penyerang mentalnya tetap terjaga.

        Sekarang semua sudah berubah. Orang belajar tenaga dalam sudah telanjur yakin bahwa serangan lawan tidak dapat menyentuh sehingga fisik tidak dipersiapkan menghindar atau berbenturan. Dan karena tidak terlatih itu disaat melakukan kontak fisik, yang muncul justru rasa takut atau bahkan mengimbangi amarah hingga keluar dari konsep “min-plus”.

        Sejarah tentang tenaga dalam perlu diketahui oleh mereka yang mengikuti suatu aliran tenaga dalam. Ketidaktahuan tentang sejarah itu dapat menggiring seseorang bersikap kacang lupa kulit, bahkan memunculkan “anekdot spiritual” sebagaimana dilakukan seorang guru tenaga dalam yang karena ditanya murid-muridnya dan ia tidak memiliki jawaban lalu menjelaskan bahwa orang-orang yang ditokohkan dalam perguruan itu dengan jawaban yang mengada-ada.

        Misalnya, Saman adalah seorang Syekh dari Yaman, Madi disebut sebagai Imam Mahdi, Kari adalah Imam Buchori, Subandari adalah Syeh Isbandari. Dan jawaban seperti itu tidak memiliki dasar dan konon hanya berdasarkan pada kata orang tua semata.

        Sumber : id.wikipedia.org

  6. Ati-ati kalo copas…. nanti kalau Anda gak bisa bertanggung jawab atas isinya bagaimana..??

    Tenaga dalam = Sihir..?? Yang bener aja … kalau gak paham jangan asal copas…

    Siapa yang bilang pengguna tenaga dalam itu gak bisa diserang, hanya orang yang gak paham yang ngomong kayak gini…

    kalau gak percaya, silahkan bawa seorang yang menurut anda adalah ahli tenaga dalam kepada saya, dan saya akan memukulnya dengan pelan dan saya yakin pasti akan bisa memuluknya…

    gak percaya..?? buktikan saja.. gampang kok….

    gak pake ribet….

    • artinya anda ngga percaya td/tm? anda ngga percaya KD? anda ini aneh? untuk kepentingan apa anda ingin menjadi mediator antara PA dan KD? ah, mengherankan sekali, menawarkan jalan damai tapi pendiriannya melenceng dari obyektifitas.
      dan satu lagi, apa anda faham apa itu sihir dan tenaga dalam? sepertinya anda lihai

      • Saya sudah 13 tahun belajar tenaga dalam.. bagaimana mungkin saya tidak percaya Tenaga Dalam..?? kan sudah saya tawarkan bukti….?? kita ambil bata yang sama besar, trus gantian mukulkan ke kepala.. nanti yang bonyok duluan, itu yang gak pake tanaga dalam….

        Kalau sihir saya tidak bisa menjelaskan karena saya memang tidak paham..

        terus terang saya berniat menjadi mediator karena saya tak kenal dengan keduanya… kalau saya kenal dengan salah satunya, justru saya tidak akan obyektif dalam menilai…

      • kan suda saya bilang saya netral diantara mas PA dan Pak Dikcy..

        Kenal aja enggak…

        Saran saya kepada mas PA (sebagai pihak yang suka menyerang) juga bukan saran yang sulit.. tinggal tabayyun…atau ketemu langsung…

        kalau soal pertarungan yang direncanakan, itu setahu saya mas PA yang menghendaki.. dan itu bagi saya buka sesuatu yang buruk, asal disampaikan dengan cara yang sopan kepada orang yang dituju.. Siapa tahu justru kita dapat lebih menyempurnakan tehnik yang sudah kita miliki setelah pertarungan itu…

    • anda sendiri yang merepotkan diri. alhamdulillah saya dikaruniai ilmu mapping mind supaya kalau baca buku tebal bisa dipahami sarinya. bukan sihir lho tapi ilmu reading, scanning, reciting, dll. jadi kalau baca buku setebal apapun cepat paham. cuma dua yang saya sulit paham. yakni Al Quran dan al Hadits, membutuhkan waktu lama untuk bisa. nah kalau tulisan-tulisan yang mengakategorikan tenaga dalam itu sihir memang cepat bisa dipahami. dan itu ilmunya bisa didapat di blog metafisis ini

      • @lukman mubarok
        apa anda tahu maaping mind itu salah satu keajaiban otak tengah, dan itu juga dianggap sesat oleh tuan perdana
        kayaknya anda belum membaca seluruh isi blog ini
        kasihan yah anda membela orang dengan gagah berani eh nggak tahunya orang tersebut masih menganggap anda sesat dibidang lain

      • @puterabandung,

        Mas Lukman ini memang hobby baca.. koleksi buku/kitabnya buanyak banget :) mapping mind yg dimaksud.. karena emang cerdas dari sononya ditambah tukang baca/belajar juga!! :)

        @mas Lukman.. “to the pointnya” jangan samain kayak ke wongalusaceh atuh… yg ini mah beda :)

        dilanjut…
        btw.. udah mulai nyasar dari artikel nih :)

      • Mapping mind itu skema yang bisa dikatakan kerangka karangan atau pokok pikiran karangan. Banyak para ustadz mbikin materi dari membuat skema berwujud panah-panah itu. coba kalo ikut seminar, kan banyak tuh mapping mind menggunakan power point untuk memudahkan peserta memahami materi

      • lama gak berkunjung ke blog kang PA kirain udah selesai nih debatnya….
        @Pak Lukman Mubarok: anda kan sudah dikarunia ilmu mapping mind dan anda mudah-mudahan sudah baca seluruh isi blog kang PA ini (mudah-mudahan komentarnya juga dibaca) kalau udah punya kesimpulan dari “blog ini” baiknya anda konfirmasi sama yang bersangkutan (red. Pak Dicky) gimana kesimpulan akhirnya…

        BAWANG PUTIH, BAWANG MERAH, BAWANG DAUN, BAWANG BOMBAY, LANTAS APAKAH RASA BAWANG PUTIH DIBILANG RASANYA SAMA SAJA DENGAN BAWANG MERAH & BAWANG YANG LAIN KARENA SAMA-SAMA BAWANG?
        BAGAIMANA BISA MEMBEDAKAN RASANYA BAWANG PUTIH DENGAN BAWANG MERAH ATAU BAWANG BOMBAY KALAU MENCICIPI BAWANG MERAH/BAWANG DAUN/BAWANG BOMBAY SAJA TIDAK MAU? MENCIUM BAUNYA SAJA TIDAK MAU? ATAU YANG PALING MUDAHNYA BERTANYA KEPADA ORANG YANG PERNAH MENCICIPINYA SAJA TIDAK MAU?.

        silahkan simpulkan sendiri

  7. ini copaste dari blog seberangnya seberang sebelah

    Ilmu Tenaga Dalam Dalam Perspektif Islam
    01 June, 2011
    Alhamdulillah, segala puji hanya milik Alloh ‘Azza wa jalla yang telah menyempurnakan Islam dan meridhoi­nya sebagai agama yang benar. Sholawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam Rosul yang diutus dengan membawa petunjuk (ilmu yang bermanfaat) dan agama yang haq (amal sholeh). Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menyampaikan risalah dengan sem­purna, menunaikan amanah dan berjihad di jalan Alloh Ta’ala sampai beliau wariskan kepada umatnya jalan yang lurus lagi terang bagaikan matahari di siang hari. Tidaklah keluar dari jalan tersebut kecuali orang yang sesat dan celaka. Amma ba’du.
    Akhir-akhir ini tumbuh subur berbagai kelom­pok yang mengajarkan ilmu tenaga dalam. Ko­non sang guru memiliki teknik membangkitkan atau mengembangkan tenaga ghaib dalam tubuh manusia. Masyarakat berbeda dalam menilai dan menghukuminya sesuai dengan latar belakang pemahaman dan pendidikan mereka. Sebenarnya bagaimana pandangan Islam tentang keilmuan tersebut dan hukum mempelajarinya?
    Sebelum menjawab pertanyaan di atas terlebih dahulu diperjelas maksud ilmu tenaga dalam dan rahasia-rahasia yang terdapat di dalamnya.
    DEFINISI TENAGA DALAM
    Dari berbagai referensi bisa disimpulkan bahwa yang mereka maksud dengan ilmu tenaga dalam adalah ilmu yang mempelajari cara membangkit­kan kekuatan/tenaga dalam (inner power) dengan cara-cara tertentu, antara lain : teknik pernafasan yang disertai dengan jurus-jurus tertentu dan de­ngan cara meditasi (tafakur).[1]
    Dan dari persaksian sebagian mantan praktisi tenaga dalam yang telah meninggalkan keilmuan tersebut dan kembali kepada sunnah menjelaskan bahwa dalam keilmuan tenaga dalam dan ilmu metafisika terdapat bermacam pokok kesesatan dan kesyirikan, antara lain :

    Dengan belajar tenaga dalam (ilmu metafisika) seorang bisa “menjadi sakti” dengan menyalur­kan energinya ke bagian tubuh tertentu.

    Dengan kekuatan fungsi jurus bisa mengalahkan musuh dari jarak jauh.

    Ketika latihan aplikasi jurus tenaga dalam, se­orang murid diharuskan bisa emosi/marah dalam latihan menyerang.

    Pada keilmuan tenaga dalam, diajarkan menjadi dukun/paranormal. Di antara bentuk perdukun­an yang terdapat dalam keilmuan ini adalah teknik membuat seseorang jatuh cinta, ilmu san­tet (membuat orang sakit), teknik penyembuhan, mendeteksi barang hilang, teknik mengetahui masa lalu dan masa depan dan teknik mengeta­hui isi hati orang lain.

    Pada keilmuan tenaga dalam ada teknik “mengi­si” benda hidup atau benda mati untuk berbagai macam keperluan.

    Pada keilmuan tenaga dalam ada teknik pem­bentengan benda hidup/mati dari bahaya.

    Pada keilmuan tenaga dalam ada teknik mengu­sir jin pengganggu.

    Inilah beberapa kesesatan dan penyimpangan yang terdapat dalam keilmuan tenaga dalam dan ilmu metafisika.[2]
    PANDANGAN ISLAM TENTANG TENAGA DALAM
    Sebelum menjelaskan pandangan Islam tentang ilmu ini, ketahuilah bahwa Islam adalah agama yang sempurna dalam seluruh aspek, baik dari sisi keilmuan dan peribadatan.

    Alloh Ta’ala berfirman: “Pada hari ini (hari arofah tahun 9 H) telah Aku sem­purnakan bagimu agamamu dan telah Aku lengkapi nikmat-Ku atasmu dan Aku meridhoi Islam sebagai agamamu.” (QS. al-Maidah [5]: 3).

    Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus Alloh Ta’ala dengan membawa ilmu yang bermanfaat dan amal sholih, sebagai­mana firman Alloh Ta’ala:

    “Dia (Alloh) yang mengutus Rosul-Nya dengan (membawa) petunjuk dan agama yang benar.” (QS. at­-Taubah [9]: 33, al-Fath [48]: 28, dan ash-Shof [61]: 9)

    Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Petunjuk ada­lah apa yang dibawa oleh beliau berupa berita-berita yang benar, keimanan yang benar dan ilmu yang bermanfaat. Maksud agama yang benar ialah amal-amal sholih yang benar lagi bermanfaat di du­nia dan akhirat.” (Tafsir Ibnu Katsir : 2/425, cet. Dar al-Fikr).
    Jadi dalam Islam telah terdapat penjelasan tentang ilmu yang bermanfaat yang membawa sese­orang kepada keridhoan Alloh Ta’ala dan mewujudkan ketentraman batin dan ketenangan jiwa serta kese­lamatan dunia dan akhirat. Juga penjelasan tentang ilmu yang tidak bermanfaat yang akan mencelaka­kan manusia dan larangan dari mempelajarinya.
    Adapun ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang berdasarkan kepada al-Qur’an dan Sunnah serta dipahami sesuai dengan pemahaman salafus sholih generasi terbaik umat ini.
    Itulah hakekat ilmu yang bermanfaat yang se­harusnya seorang muslim bersungguh-sungguh mempelajari dan memahaminya. Adapun seluruh keilmuan yang bertentangan dengan seluruh prin­sip di atas maka ia adalah ilmu yang tidak berman­faat dan dilarang untuk mempelajarinya. Sebab akan merusak dan menimbulkan dampak negatif bagi penuntutnya dan orang lain, seperti ilmu sihir, ilmu hitam, ilmu kebatinan dll.
    Adapun pandangan Islam tentang ilmu tenaga dalam dan yang semisalnya, bisa disimpulkan se­cara global dan secara terperinci.
    KRITIKAN SECARA GLOBAL TERHADAP ILMU TENAGA DALAM
    Pertama : Ilmu tenaga dalam dan sejenisnya adalah ilmu yang bid’ah dan tidak ada landasan dari al-Qur’an dan Sunnah Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mengajarkan kepada para sahabatnya. Padahal saat itu dibutuhkan kekuatan untuk berdakwah. Begitu pula pada masa pemerintahan Khulafaur Rosyidin yang penuh dengan aktivitas jihad.
    Mereka tidak pernah mengajarkan keilmuan tersebut kepada para pasukan perang. Seandainya ilmu tenaga dalam dan sejenisnya adalah ilmu yang bermanfaat untuk pertahanan jiwa dan meroboh­kan musuh dari jarak jauh, tentu telah diajarkan oleh Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para sahabat dan di­wariskan oleh para sahabat kepada generasi sesu­dahnya. Akan tetapi hal itu sama sekali tidak per­nah terjadi, dengan demikian jelaslah kebatilan dan kesesatan ilmu tersebut.

    Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

    “Barangsiapa yang membuat sesuatu yang baru dalam agama ini yang tidak ada (landasan) darinya maka ia bertolak.” Dalam riwayat lain : “Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tidak ada landasannya dari perintah kami maka ia bertolak.” (HR. Bukhori dan Muslim)

    Kedua : Ilmu ini berasal dari luar Islam. Tenaga dalam atau krachtologi tersusun dari kata krachtos yang berarti tenaga dan logos yang berarti ilmu. Ia sudah dikenal oleh orang-orang Mesir Kuno pada 4000 SM. Dari Mesir, krachtologi berkembang ke Babylon, Yunani, Romawi dan Persia.
    Di Persia tenaga semacam ini dinamakan Dacht. Dalam Dahtayana disebutkan bahwa pada suku Bukht dan Persia, terkenal ilmu perang dinamakan dahtuz, yaitu merobohkan musuh dari jarak jauh.
    Para bangsawan Persia dilatih sejenis senam yang dilakukan lewat tengah malam agar mereka mempunyai tenaga Daht itu. Kemudian keilmuan tersebut terus dikembangkan sehingga menjadi suatu konsep untuk membangkitkan tenaga dalam dengan teknik pernafasan yang disertai dengan ju­rus-jurus tertentu.[3]
    Hal ini memperkuat pernyataan di atas, bahwa ilmu ini adalah ilmu yang bid’ah dan tidak ber­manfaat dalam agama Islam. Seandainya keilmuan tersebut dibolehkan tentu Alloh Ta’ala akan menjelaskan kepada Rosul-Nya hakikat dan manfaatnya. Apalagi keilmuan tersebut sudah dikenal orang-orang Mesir kuno ribuan tahun sebelum masehi dan sebelum pengutusan Rosul ‘alaihis salam
    Dengan demikian kita tahu bahwa kebatilan dan kebohongan telah dilakukan sebagian pergu­ruan tenaga dalam di tanah air dengan menamakan perguruan mereka dengan nama-nama yang islami seperti : Bunga Islam, al-Barokah, al-Ikhlas, Hik­matul Iman, PIH Silahul Mukmin, dll. Ini adalah penipuan yang nyata, sebab tidak pernah dalam sejarah bahwa perguruan-perguruan tersebut menjadi bunga bagi Islam, menambah keberkahan dan mewujudkan keikhlasan serta keimanan yang benar bagi penuntutnya. Bahkan fakta membukti­kan bahwa seluruh perguruan tenaga dalam meru­pakan sarana dan fasilitas untuk menebarkan ke­sesatan, kesyirikan, sihir, mistik.
    Ketiga : Dalam ilmu tenaga dalam terdapat po­kok kesesatan dan kesyirikan yang sangat banyak, sebagaimana yang telah disebutkan di atas secara global.
    Keempat : Di antara dampak negatif ilmu tenaga dalam adalah hilangnya rasa tawakal para penun­tutnya kepada Alloh Ta’ala. Sebab mereka merasa telah memiliki kekebalan dan kekuatan luar biasa yang bisa merobohkan musuh dari jarak jauh, sehingga ia merasa tidak butuh pertolongan siapa pun.
    Islam mengajarkan bahwa segala sesuatu hanya terjadi dengan izin Alloh, maka ia bertawakkal kepada Alloh Ta’ala dan meminta pertolongan kepa­da-Nya untuk mendapatkan kebaikan dan kese­lamatan serta menolak segala bentuk kejahatan dan malapetaka.
    Kelima: Di antara kaidah yang digunakan un­tuk membangkitkan tenaga dalam adalah meditasi yaitu tafakur atau semedi. Ini adalah metode yang bid’ah yang tidak ada landasanya dari al-Qur’an dan Sunnah. Bahkan meditasi adalah komponen dari banyak agama, dan telah dipraktekkan sejak ja­man dahulu yang dikenal dalam bahasa Sansekerta dengan (dhyana). Meditasi dalam salah satu aliran­ Budha Mahayana dikenal dengan istilah (zen). Ak­tivitas ini merupakan usaha antara yang membawa kesadaran menuju samadi.[4]
    Intinya adalah aktivitas perenungan yang ber­usaha untuk menyatukan jiwa dengan Tuhan yang dikenal dalam dunia Tasawuf dengan istilah (Itti­haad) yakni Alloh Ta’ala bersatu dengan makhluk. Maha suci Alloh dari keyakinan yang kufur ini. Ti­dak diragukan lagi bahwa konsep dan ajaran yang seperti ini bertentangan dengan aqidah islamiyah.
    Itulah sumber pengambilan meditasi yang diajarkan oleh perguruan ilmu tenaga dalam yang berkembang dewasa ini. Hal ini akan menimbulkan dampak negatif bagi penuntutnya yang berujung kepada kebatilan, kesyirikan dan praktek kesesatan yang mistik.
    Adapun meditasi atau tafakur yang disyariatkan adalah tafakur tentang makhluk ciptaan Alloh yang merupakan tanda-tanda kebesaran Alloh Ta’ala dan keagungan-Nya. Hal ini akan memotivasi seorang untuk mengagungkan Alloh Ta’ala dan melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan segala yang dilarang oleh agama.
    Tafakur seperti ini merupakan salah satu faktor utama untuk menambah keimanan kepada Alloh Ta’ala begitu juga tafakur yang memotivasi seseorang untuk selalu introspeksi diri dan kembali kepada Alloh dengan kerendahan diri dan penuh pengagungan kepada yang Maha Kuasa.
    Keenam : Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa orang – orang yang bergabung dalam perguruan tenaga dalam adalah orang – orang yang jauh dari pemahaman yang benar terhadap hakikat Islam dan tauhid. Jika ilmu tenaga dalam itu adalah ilmu yang bermanfaat tentu orang – orang yang berpegang teguh dengan al-Quran dan loyal kepada Sunnah adalah orang-orang yang akan berada dibarisan terdepan dalam mempelajarinya. Sebab agama memerintahkan kita untuk mempelajari ilmu yang bermanfaat.
    KRITIKAN SECARA MENDETAIL TERHADAP ILMU TENAGA DALAM
    Pertama : Belajar ilmu tenaga dalam membuat seorang bisa menjadi sakti.
    Teknik menjadi kebal yang diajarkan di perguruan tenaga dalam adalah kesesatan dan bid’ah yang tidak pernah diajarkan Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan tidak pernah diamalkan generasi terbaik umat ini.
    Kalau ilmu kekebalan adalah ilmu yang benar dan diperbolehkan tentu Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya yang terlebih dahulu mempelajari dan menggunakannya dalam peperangan. Namun Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam terluka dalam perang Uhud dan banyak para sahabat yang gugur syahid dalam pertempuran tersebut.
    Hal ini menjelaskan kepada kita bahwa kekebalan bukanlah suatu kebaikan dan kemuliaan, akan tetapi merupakan suatu kebatilan yang tidak terlepas dari peran setan dalam menyesatkan para walinya.
    Oleh karena itu telah dinukil dalam sebuah riwayat mengenai ilmu kebal yang dimiliki al-­Harits ad-Dimasyqi yang muncul di Syam pada masa pemerintahan ‘Abdul Malik bin Marwan, lalu mengaku dirinya sebagai nabi. Setan-setan telah me­lepaskan rantai-rantai yang melilit di kedua kaki­nya, membuat tubuhnya menjadi kebal terhadap senjata tajam, menjadikan batu marmer bertasbih saat disentuh tangannya, dan ia melihat sekelompok orang berjalan kaki dan menunggang kuda terbang di udara seraya berkata ia adalah malaikat padahal jin.
    Ketika kaum muslimin telah berhasil menang­kap al-Harits ad-Dimasygi untuk dibunuh, sese­orang menikamkan tombak ke tubuhnya, namun tidak mempan (punya ilmu kebal). Maka ‘Abdul Malik bin Marwan berkata kepada orang yang menikamnya itu : “Itu adalah karena engkau tidak menyebut Nama Alloh Ta’ala ketika menikamnya.” Maka ia pun mencoba lagi menikamnya dengan terlebih dahulu membaca bismillah dan ternyata tewaslah ia seketika. (Majmu’ Fatawa, Syaikhul Islam, 11/285)
    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengomen­tari riwayat di atas : “Beginilah perihal orang orang disertai setan. Setan-setan tersebut akan mening­galkan mereka apabila dibacakan di sisi mereka apa yang mengusirnya seperti ayat kursi.”
    Kedua : Mengalahkan musuh dari jarak jauh.
    Sekiranya teknik yang seperti ini bermanfaat dan dibenarkan tentu akan dilakukan oleh Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat dalam menghadapi mu­suh dalam peperangan dan jihad di jalan Alloh Ta’ala
    Ketiga: Latihan aplikasi jurus tenaga dalam, seorang murid diharuskan bisa emosi/marah.
    Seorang muslim juga dituntut meninggalkan segala akhlak keji dan tercela, seperti membenci, dendam, emosi/marah, dll.
    Berbeda halnya dengan ajaran perguruan tena­ga dalam, seseorang diajari bisa emosi dan marah. Hal ini tentu bertentangan dengan petunjuk nabi yang mewasiatkan seorang untuk tetap sabar dan tidak marah. Sebab emosi merupakan kunci dan sumber kejahatan, sebagaimana sabda Rosu­lulloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

    “Dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu berkata : “Sesungguhnya seorang berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Berilah aku wasiat, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Engkau jangan marah.” Beliau mengulangi beberapa kali : “Jangan engkau marah.” (HR. Bukhori, no.6116).

    Imam Ibnu Rojab rahimahullah berkata: “Hadits ini menunjukkan bahwa sesungguhnya emosi/marah adalah sumber segala kejahatan dan menahan diri darinya adalah sumber segala kebaikkan.” (Jaami’ Ulum wal Hikam, 1/362).
    Di dalam hadits lain dijelaskan bahwa marah atau emosi bersumber dari setan, sebagaimana sab­da Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam “Sesungguhnya marah atau emosi adalah (bersumber) dari setan, dan sesungguhnya setan diciptakan dari api, dan api hanya bisa dipadamkan dengan air, maka apabila salah seorang kamu marah maka berwudhulah.”

    Dan dalam hadits yang lain dijelaskan bahwa : “Sesungguhnya setan mengalir dalam tubuh manusia sebagaimana aliran darah.” (HR. Bukhori)

    Kemungkinan inilah rahasianya, kenapa per­guruan tenaga dalam mengajarkan bagaimana se­orang bisa emosi atau marah tatkala menyerang lawan, sebab ajaran perguruan tersebut adalah hasil dari bisikan setan. Dan dengan sifat marah setan dengan cepat akan bisa menguasai seseorang, karena ia mengalir dalam tubuh manusia bagaikan aliran darah. Dengan demikian ia akan bisa mem­pengaruhi lawan dan menguasainya berkat bantu­an khodamnya (setan).
    Hal ini diperkuat oleh pernyataan para praktisi tenaga dalam bahwa jurus akan berfungsi penuh dan sempurna jika lawan dalam keadaan emosi. Jadi bukanlah karena energi tenaga dalam musuh yang dalam keadaan emosi dapat ditaklukkan de­ngan fungsi jurus-jurus tertentu, tetapi khodam jurus itulah yang langsung merasuk ke dalam tu­buh lawannya yang dalam keadaan emosi menuju otaknya hingga lawannya bisa kita permainkan de­ngan fungsi jurus tenaga dalam/ilmu metafisika.”[5]
    Keempat : Perguruan ilmu tenaga dalam mengajaran seseorang menjadi dukun / paranormal
    Hal ini dapat dilihat dari praktiknya, di anta­ranya mereka menjadikan seseorang jatuh cinta, membuat orang sakit (santet), penyembuhan dari penyakit dengan jurus-jurus tertentu, meramal barang hilang atau makhluk halus, meramal masa lalu dan masa depan dan meramal isi hati orang.
    Semua praktik di atas dilarang oleh syari’at Islam, karena ilmu tenaga dalam adalah ajaran setan yang berusaha menggiring manusia keluar dari agama sehingga terjerumus ke dalam dosa. Akibat akhir perbuatan tersebut tidak keluar dari dua alternatif : kekufuran atau melakukan dosa besar.
    Membuat seorang jatuh cinta
    Sihir jenis ini dalam bahasa Arab diistilahkan dengan al-’athfu yaitu membuat seseorang cinta kepada orang lain. Dalam istilah lain disebut de­ngan at-tiwalah yaitu sesuatu yang dibuat untuk membuat istri cinta kepada suaminya atau seba­liknya. (Lihat Fathul Majid, hlm. 123)
    Ini adalah perbuatan syirik, sebagaimana sab­da Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam

    “Sesungguhnya ruqyah (dengan mantera dukun), ji­mat dan tiwalah (sihir mahabbah/pelet) adalah syirik.” (HR. Ahmad, Abu Daud)

    Tiwalah dihukumi sebagai syirik karena di­gunakan untuk mendatangkan kebaikan dan menolak kejahatan dengan selain Alloh Ta’ala. (Lihat Fathul Majid, hlm. 124)
    Maka apa yang diajarkan dalam ilmu tenaga dalam dengan cara-cara tertentu untuk menjadi­kan seseorang jatuh cinta atau menyukai terma­suk salah satu jenis sihir mahabbah yakni al ‘athf dan tiwalah sebagaimana yang dimaksud dalam hadits di atas.
    Ilmu santet (membuat orang sakit)
    Hal ini ada dalam dunia ilmu tenaga dalam dan ilmu metafisika dengan cara dan bentuk yang bermacam-macam. Cara ini diketahui oleh orang yang bergabung dalam perguruan ilmu tersebut. Terlepas dari cara dan media yang digunakan, tetaplah perbuatan tersebut terlarang karena bertujuan menyakiti orang lain dan tergolong ke dalam sihir yang diharamkan oleh agama.

    Imron bin Hushain berkata : “Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Bukan termasuk golongan kami orang yang melakukan atau meminta tathayyur (menentukan nasib sial berdasarkan tanda-tanda Benda, burung dan lain-lain), orang yang meramal atau yang meminta diramalkan, orang yang menyihir atau meminta disihirkan dan barangsiapa mendatangi peramal dan membenarkan apa yang is katakan, maka sesungguh­nya is telah kafir terhadap wahyu yang diturunkan ke­pada Muhammad‘ (HR. ath-Thobaroni dalam al­-Ausath, al-Mundziri berkata: Sanad ath-Thobaroni hasan. Diriwayatkan juga oleh al-Bazzaar, dengan sanadjayyid)

    Sihir tidaklah akan terlaksana kecuali dengan bantuan setan dan menghambakan diri kepada- nya serta melakukan hal-hal yang diharamkan oleh agama.
    Penyembuhan dari berbagai penyakit fisik, psikis & ghoib
    Pada ilmu tenaga dalam diajarkan teknik pe­nyembuhan dari berbagai penyakit dengan meng­gunakan fungsi jurus-jurus tertentu. Dan tidak diragukan bahwa teknik seperti ini adalah cara yang bid’ah yang bertentangan dengan syari’at, khususnya dalam penyembuhan penyakit psikis dan yang ghoib.
    Agama memerintahkan kita untuk berobat de­ngan pengobatan yang disyari’atkan dan bersih dari unsur-unsur kesyirikan serta segala hal yang diharamkan, sebab Alloh Ta’ala tidak menjadikan ke­sembuhan umat ini dari hal-hal yang haram.

    Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda :

    “Wahai hamba Alloh, berobatlah, maka sesungguhnya Alloh tidaklah menurunkan penyakit kecuali menu­runkan bersamanya penyembuahan (obat), kecuali satu penyakit, mereka bertanya: apa itu ? Beliau menjawab : yaitu kepikunan.” (HR. Ahmad).

    Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :

    “Tidaklah Alloh menurunkan penyakit kecuali menu­runkan bersamanya penyembuhan (obat).”

    Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga melarang berobat dengan yang haram, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu ad-Dardaa’, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

    “Berobatlah, dan janganlah berobat dengan yang haram.” (HR. Abu Daud dengan sanad Hasan, 3874)

    Alloh Ta’ala telah menurunkan obat yang sangat mujarab untuk seluruh penyakit, baik fisik atau psikis, yaitu al-Qur’an. Akan tetapi banyak kaum muslimin tidak bisa menggunakan dan meman­faatkannya secara baik dengan disertai keyakinan yang benar. Alloh Ta’ala berfirman :

    “Dan Kami telah menurunkan al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rohmat bagi orang yang beriman dan al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang yang dholim selain kerugian.” (QS. al-Isro’[171]:82)

    “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Robbmu dan penyembuh bagi penyakit-­penyakit (yang berada) dalam dada (hati) dan petunjuk serta rahmat bagi orang orang yang beriman. ” (QS. Yunus [io]: 57)

    Imam Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata : “Al-Qur’an adalah penyembuh yang sempurna dari seluruh penyakit hati (psikis), fisik dan penyakit­-penyakit (yang ada) di dunia dan akhirat. Dan tidaklah setiap orang ahli (bisa) dan diberi taufiq untuk bisa menggunakannya sebagai penyembu­han. Dan apabila orang yang sakit bisa melakukan pengobatan dengan baik dengan al-Qur’an dan meletakkannya pada penyakit dengan (penuh) ke­jujuran dan keimanan, penerimaan yang sempur­na, keyakinan yang putus dan melengkapi syarat­-syaratnya, maka tidak satupun penyakit yang akan bisa melawannya selama-lamanya.
    Dan bagaimana mungkin penyakit akan bisa melawan perkataan Robb (yang menciptakan) bumi dan langit yang seandainya kalau ia ditu­runkan kepada gunung-gunung tentu akan han­cur atau (diturunkan) kepada bumi tentu akan terpotong-potong. Tidak satupun dari penyakit hati (psikis) dan fisik kecuali di dalam al-Qur’an terdapat jalan (cara) untuk menemukan obat dan penyebabnya dan (cara) untuk (melakukan) pre­ventif darinya, (tentu) bagi orang yang diberi pemahaman oleh Alloh Ta’ala tentang kitab-Nya…. Adapun (resep) penyembuhan (penyakit) hati (psikis) maka al-Qur’an telah menyebutkannya secara rinci dan menyebutkan (juga) sebab-sebab penyakit dan (cara) mengobatinya. Alloh Ta’ala berfir­man :

    “Apakah tidak cukup (bagi) mereka bahwa sesungguh­nya Kami telah menurunkan kepadamu al-Qur’an yang dibacakan kepada mereka.” (QS. al-Ankabut [291: 51)

    Maka barangsiapa yang tidak bisa disembuhkan oleh al-Qur’an maka Alloh Ta’ala tidak akan meny­embuhkannya dan barangsiapa yang tidak cukup baginya al-Qur’an maka Alloh Ta’ala tidak akan mem­berikan kecukupan baginya.” (Zadul Ma’ad, 4/322)
    Penulis mengajak kita membaca dan mere­nungi perkataan Imam Ibnu Qoyyim rahimahullah , di atas.
    Semoga hal itu memotivasi kita untuk membaca al-Qur’an, merenungi dan memahaminya, agar ia menjadi lampu penerang kehidupan dan obat pe­nyembuh segala penyakit jiwa (psikis) dan fisik.
    Sangat disayangkan, mayoritas kaum mus­limin sekarang ini berpaling dari al-Quran, tidak membaca dan merenunginya. Mereka juga me­ninggalkan Sunnah. Akhirnya setan membisik­kan kepada mereka agar mencari alternatif selain al-Qur’an untuk mengatasi problematika kehidu­pan dan penyembuhan penyakit yang mereka ra­sakan. Caranya adalah dengan melakukan terapi­-terapi perdukunan dan teknik-teknik ilmu tenaga dalam, yang membuat mereka terperangkap ke dalam jaringan setan yang selalu berusaha meng­giring manusia kepada kesesatan dan kesyirikan, baik disadari atau tidak. Na’uzubillah min zalik.
    Meramal barang hilang atau makhluk halus.
    Cara ini biasanya dilakukan oleh praktisi ilmu tenaga dalam dengan melatih indranya menjadi peka atau dengan membuat tangannya menjadi sensitif hingga bisa ‘meradar’ lokasi barang yang hilang atau makluk halus.[6]
    Tidak diragukan bahwa cara mendeteksi ba­rang hilang seperti ini tidak ada beda secara subtansi dengan cara perdukunan (kahanah) dan peramal (‘arrofah). Sebab termasuk mengaku me­ngetahui benda yang hilang. Sekalipun para prak­tis ilmu tenaga dalam mengingkari hal itu.
    Praktek perdukunan dan ramalan telah dilarang oleh Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan larangan yang keras, sebagaimana dalam sabdanya :

    “Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal dan menanyakan tentang sesuatu lalu membenarkannya, maka tidak diterima shalatnya 4o hari. “ (HR. Muslim dari sebagian istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam)

    Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: “Barangsiapa yang mendatangi dukun (peramal) dan membenarkan apa yang dikatakannya, sungguh ia telah ingkar (kufur) dengan apa yang dibawa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam .” (HR. Abu Dawud)

    Jika ancaman orang yang mendatangi tukang ramal dan membenarkan perkataanya adalah ti­dak diterima sholatnya empat puluh hari dan kufur dengan apa yang dibawa oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lan­tas bagaimana dengan orang yang mempelajari dan mengajarkannya kepada orang lain ? Tentu ancaman dan dosanya lebih besar.
    Ilmu tenaga dalam mempelajari teknik mengetahui masa lalu dan masa depan.
    Tidak ada yang dapat mengetahui perkara ghoib yang telah lalu atau yang akan datang ke­cuali Alloh Ta’ala , sebagaimana firman-Nya:

    “Katakanlah, tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghoib kecuali Alloh.” ( QS. an-Naml [271:65)

    Banyak sekali ayat yang menjelaskan bahwa mengetahui perkara ghoib merupakan kekhu­susan Alloh Ta’ala Bahkan Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai utusan Alloh Ta’ala tidak mengetahui perkara ghoib kecuali sesuatu yang diwahyukan kepadanya. Se­andainya ia mengetahui yang ghoib tentu akan mengetahui rahasia takdir yang akan terjadi dan beliau tentu akan mengantisipasinya. Alloh Ta’ala :

    “Katakanlah : ‘Aku tidak berkuasa menarik keman­faatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kema­dhorotan kecuali yang dikehendaki Alloh. Dan seki­ranya aku mengetahui perkara yang ghoib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan tidak akan ditimpa kejahatan dan aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman.” (QS. al-A’rof [71:188)

    Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Kunci perkara ghoib itu ada lima, tidak ada seorang pun yang mengetahuinya melainkan Alloh Ta’ala Tidak ada yang mengetahui (takdir) apa yang di dalam kan­dungan selain Alloh Ta’ala, tidak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi esok selain Alloh Ta’ala tidak ada seorang pun yang mengetahui (dengan pasti) kapan hujan akan turun kecuali Alloh Ta’ala dan tidak ada seorang pun yang mengetahui di bumi mana dia akan mati selain Alloh Ta’ala dan tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya hari ki­amat kecuali Alloh Ta’ala” (HR. Bukhori)

    Jadi tidak diragukan lagi kebohongan para praktisi dan penuntut ilmu tenaga dalam yang mengatakan bahwa mereka dengan teknik medi­tasi dan memakai ilmu clairvoyance bisa mengeta­hui masa depan dan masa lalu, hal itu tiada lain kecuali bisikan setan dan kesesatannya.
    Pada Ilmu tenaga dalam diajarkan teknik mengetahui isi hati orang lain.
    Tidak diragukan lagi bahwa ini adalah salah satu bentuk perdukunan dan sihir yang diharam­kan agama, sebab isi hati orang lain merupakan perkara ghoib yang tidak seorang pun mengetahuinya kecuali Alloh Ta’ala, sebagaimana firman-Nya :

    “Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan hati.” (QS. Ghofir [401:19)

    “Sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui yang tersem­bunyi di langit dan di bumi, sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.” (QS. Fathir [35]:34)

    Dalam sebuah hadits tentang Ibnu Shayyad seorang paranormal yang diisukan sebagai Dajjal dan bisa mengetahui perkara yang tersembunyi dan isi hati seseorang, sebagaimana yang diri­wayatkan oleh Abdulloh bin Umar radhiyallahu ‘anhu, Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, berkata kepadanya :
    “Saya sembunyikan sesuatu untukmu.” Ia men­jawab: “Dukh.” (potongan dari kata dukhan yaitu asap) Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

    “Pergilah dengan hina, kamu tidak akan melampaui kemampuanmu.” (HR. Bukhori dan Muslim)

    Akan tetapi Ibnu Shayyad tidak bisa menebak apa yang disembunyikan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kecuali hanya kata (dukh) sebagaimana kebiasaan paranormal yang mendapatkan bisikan dari setan.
    Bahkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutuk dan mencelanya. Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang yang berusaha mengetahui perkara yang tersembunyi dan isi hati seseorang, tiada lain kecuali para pem­bohong yang mengikuti para Dajjal dan setan.
    KELIMA :
    TENAGA DALAM MENGAJARKAN TEKNIK MENGISI BENDA HIDUP ATAU BENDA MATI UNTUK BERBAGAI KEPERLUAN
    Ini adalah tradisi jahiliyah yang tidak lepas dari sihir. Ini adalah salah satu bentuk praktek kesyirikan yang mengurangi atau bahkan mem­batalkan tauhid seseorang. Tujuan pengisian tersebut adalah untuk dijadikan jimat, pengasih­an, penjagaan, kewibawaan, dll. Praktek seperti ini dihukumi oleh Islam sebagai perbuatan syirik sebagaimana sabda Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

    “Barangsiapa menggantungkan jimat ia telah berbuat syirik.” (HR. Imam Ahmad, al-Hakim dan Abu Ya’la)

    Jika benda mati atau makhluk hidup yang telah diisi dijadikan sebagai jimat dengan keyakinan bahwa ia adalah penyebab mendatangkan kebaik­an dan menolak madhorot, maka ini adalah syirik kecil yang merupakan dosa besar. Namun, bila pelakunya menyakini bahwa benda tersebut de­ngan sendirinya mampu mendatangkan kebaikan dan menolak madhorot, maka ini adalah syirik be­sar yang mengeluarkan seseorang dari Islam.
    Sebagian guru tenaga dalam ‘mengisi’ murid­nya dengan ‘energi’nya dan ilmu-ilmu yang lain, maka ia telah membuat muridnya sebagai “jimat hidup”. Hal ini akan berdampak buruk bagi murid sebab ia akan selalu bergantung kepada diri­nya dan lupa kepada pertolongan Alloh Ta’ala dan
    Hilang atau menipis rasa tawakkalnya kepada Yang Maha Kuasa. Hal ini karena ia telah merasa memiliki jimat yang akan menyelamatkannya dari segala bahaya dan kejahatan. Ini adalah keyakinan yang syirik. Alloh Ta’ala tidak akan menyempurnakan hidup orang yang seperti ini, hidupnya tidak akan tentram dan aman sebagaimana sabda Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

    “Barangsiapa menggantungkan (memakai) jimat maka Alloh tidak akan menyempurnakannya (yakni tidak akan menjauhkannya dari musibah) dan barangsiapa menggantungkan tumbal (sejenis jimat untuk menen­teramkan perasaan) Allah tidak akan membiarkannya hidup tenteram.” (HR. Imam Ahmad)

    Maksud ia hanya akan mendapatkan apa yang bertentangan dengan keinginan dan tujuannya.
    KEENAM :
    PADA ILMU TENAGA DALAM TERDAPAT TEKNIK PEMBENTENGAN BENDA HIDUP ATAU MATI DARI SEGALA BAHAYA, DAN TEKNIK UNTUK MENGUSIR JIN
    Tidak diragukan lagi, teknik ini bertentangan dengan cara yang disyari’atkan untuk menjaga diri segala kejahatan dan mengusir jin. Teknik yang diajarkan di ilmu tenaga dalam adalah salah satu bentuk praktek perdukunan dan sihir yang diharamkan agama.
    Seorang mukmin meyakini bahwa tidak se­orang pun yang bisa memadhorotkannya kecuali apa yang telah ditakdirkan Alloh Ta’ala akan menim­panya. Sehingga ia selalu meminta perlindungan dari Alloh Ta’ala dan bertawakal kepada-Nya. Sebab Dia-lah Dzat yang bisa menyelamatkannya dari bermacam bahaya. Inilah konsekuensi dari tauhid dan keimanan yang tertanam di hatinya.
    Oleh karena itu ia cukup membaca dzikir­-dzikir yang disyari’atkan untuk menghadapi bahaya untuk mengusir jin. Seperti do’a yang ajar­kan oleh Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini :

    “Barangsiapa singgah di suatu tempat dan dia mengu­capkan : A’uudzu bi kalimaatillahi attaammaati min syarri maa khalaq’ (aku berlindung dengan kalimat­-kalimat Alloh yang sempurna dari kejahatan makhluk ciptaan-Nya), maka tidak ada sesuatu pun yang membahayakannya sampai ia pergi dari tempat itu” (HR. Muslim)

    Sedangkan untuk mengusir jin cukup baginya dengan membaca dzikir pagi sore terutama ayat Kursi, sebagaimana yang terdapat dalam hadits yang shohih yang diriwayatkan oleh Abu Hu­roiroh radhiyallahu ‘anhu bahwa setan mengajarkan do ‘a berikut :

    “Apabila kamu hendak tidur bacalah ayat kursi, Alloh senantiasa akan menjagamu dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi.”Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Ia telah jujur (berkata) kepadamu, sedang ia adalah pem­bohong (besar) itu adalah setan.” (HR. Bukhori)

    Demikianlah cara syar’i dalam membentengi diri dari segala bahaya dan untuk mengusir jin. Adapun teknik yang diajarkan dalam perguruan ilmu tenaga dalam adalah cara bid’ah yang diharamkan oleh agama. Landasan ilmu tenaga dalam tiada lain adalah dibisikkan setan kepada para walinya.
    Demikianlah sebagian kesesatan dan kesyirik­an yang terdapat dalam ilmu tenaga dalam dan sejenisnya. Dari pemaparan di atas kita bisa me­mahami betapa besar peranan setan dalam me­nyesatkan manusia dari jalan yang benar. Juga dapat disimpulkan bahwa mempelajari ilmu tenaga dalam adalah haram karena tidak ber­manfaat di dunia dan di akhirat, bahkan ia merupakan cara setan dalam menjerumuskan manusia kepada pelbagai kesesatan dan kesyirikan yang bisa membuat seseorang keluar dari agama Islam.
    Mudah-mudahan kajian yang sederhana ini bermanfaat bagi penulis dan para pembaca. Penu­lis berdo’a semoga Alloh Ta’ala senantiasa menun­juki kita kepada kebenaran dan memberi kita kekuatan untuk mengikuti dan mengamalkan­nya. Semoga Alloh ‘Azza wa jalla memperlihatkan kepada kita kebatilan sebagai batil dan diberi kekuatan untuk meninggalkannya. Amiin. []
    Al Ustadz DR. Muhammad Nur Ihsan

    [Disalin dari Majalah Al FURQON, Edisi 10. No: 102 dan Edisi 11. No: 103, tahun ke-9 1431-H/2010-M, untuk dipublikasikan kembali di ibnuabbaskendari.wordpress.com by http://hijrahdarisyirikdanbidah.blogspot.com/

    [1] Lihat http://id.wikipedia.org/wiki/Tenaga_dalam
    [2]Lihat http://metafisis.wordpress.com/2009/11/22/penyimpangan-dan-kesesatan-keilmuan-tenaga-dalam
    [3]Lihat:http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_tenaga_dalam
    [4]Lihat:http://id.wikipedia.org/wiki/meditasi dan (http://id.wikipedia.org/wiki/Zen
    [5]Lihat:http://metafisika.wordpress.com/2009/11/22/penyimpangan-dan-kesesatan-keimuan-tenaga-dalam/
    [6]Lihat:http://metafisis.wordpress.com/2009/11/22/penyimpangan-dan-kesesatan-keilmuan-tenaga-dalam/)

    • Menentukan Halal dan Haram adalah hak Allah SWT :

      Dan Allah telah “Memerinci/Menerangkan” kepadamu sesuatu yang ia telah haramkan atas kamu (Al-An’am : 119)

      Mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram sama dengan syirik :
      “Ingatlah ! Mudah2an binasalah orang yang berlebih2an itu” (Riwayat Muslim dan lain2)

      “Aku ciptakan hamba2Ku ini dengan sikap yang lurus, tetapi kemudian datanglah syaitan kepada mereka yang membelokkan mereka dari agamanya, dan mengharamkan atas mereka sesuatu yang Aku halalkan kepada mereka, serta mempengaruhi mereka supaya mau menyekutukan Aku dengan sesuatu yang Aku tidak turunkan keterangan padanya” (Riwayat Muslim)

      Dalil lainnya :
      Al Maidah 4, 87-88, 103-104
      Al-An’Am 143-144, 146
      Al A’raf 32-33, 157
      Al Baqoroh 219

      • trimakasih @Ari dalil yang anda sampaikan menjadi hujjah bagi saya bahwa sihir yang telah Allah haramkan (termasuk di dalamnya tenaga dalam) memang harus dijauhi agar kita tidak termasuk orang yang menyekutukan Allah SWT.

      • @Mas Lukman,

        sdr kita mas Ari ini, pernah berucap akan meninggalkan tenaga dalam jika ada yg bisa membuktikan bahwa tenaga dalam itu melanggar syariat.

        @Mas Ari,
        dalil (copas) yg Sdr lukman tulis.. bukankah itu dari Allah? ayat2 yg anda cantumkan sebenarnya menguatkan copasnya sdr Lukman..

        itulah hujjah kami, untuk menyimpulkan bahwa td/tm melanggar syariat… semoga mas Ari lebih bisa mentafakuri ayat2 yg anda sampaikan… coba anda diskusikan dengan ustadz2 ditempat anda.

      • @Mas Ari,

        jika pada titik ini.. anda masih belum bisa menerima ayat2 tersebut sebagai hujjah.. sy percaya anda adalah orang yg selalu mencari kebenaran lewat firman2 Allah/hadits/dalil.. bersabarlah, berdoa dan berikhitiar..

        semoga Mas Ari dan kita semua diberi hidayah dan dalam bimbingan Allah, amin.

      • TD/TM = bantuan jin — > untuk membuktikannya tinggal diruqyah…
        TD/TM = suggesti, hoax atau betul2 ilmiah —> kewajiban ilmuwan untuk menelitinya. Kewajiban menuntut ilmu/belajar hingga akhir hayat.
        Saya juga jadi penasaran, kan ada golongan jin yang bersayap terbang di udara. Tapi saya belum menemukan orang yang kesurupan bisa terbang.
        Dalam masalah halal dan haram, saya suka merujuk kepada Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi… mohon masukan dan koreksinya…..
        Menurut pemahaman saya, bid’ah yang dilarang adalah bid’ah dalam ibadah mahdoh yang tatacaranya, rukun2nya sudah ditetapkan oleh Allah dan RasulNya.

  8. jika ada saudara kita sesama muslim hendaknya kita tidak memihak salah satu dari mereka. sebaik-baik muslim kita harus menjadi penengah dan mendamaikannya. jika ada yang sesat sebiaknya kita luruskan secara perlahan sesuai kaidahnya gak ada kita di ajarkan keras kecuali sudah menentang agama islam. maaf saya cuma bisa berkata seadanya saja.

    • Sering orang mendapati hal-hal yang berbeda lalu timbul sikap untuk menyatukan hal yang berbeda itu. Padahal perbedaan prinsip itu adalah hal yang lumrah. Bagi saya, perbedaan antara pemahaman PA dan KD adalah lumrah dan menurut saya tidak perlu dicarikan titik-temu. Kalau dicarikan titik temunya maka prinsip yang utama adalah mengembalikan kepada Al Quran dan Hadits shahih dengan pemahaman yang rajih. Adakah beberapa dakwaan kepada KD bahwa KD telah mempunyai pemahaman yang menyimpang itu memang terbukti? Tentunya pembuktian bahwa KD telah menyimpang telah dipaparkan oleh Bung PA. Nah, tinggal KD yang juga perlu membuktikan bahwa dakwaan PA tidak berdasar. Selama ini pembuktian dari KD belum pernah terdengar hujjahnya. Misal nih, KD mempunyai pemahaman bahwa untukmembuktikan keshahihan hadits bisa dengan tenaga dalam untuk mengetahui masa lampau agar bisa mengecek hadits. Serta merta, Bung PA mendakwa bahwa klaim KD sesat dengan bergbagai bukti yang telah dipaparkan. Tapi nyatanya, KD sampai sekarang belum pernah terdengar menyanggah dengan hujjah yang kuat. itu baru satu misal, belum lagi permasalahan lain yang belum ditabayyunkan oleh KD kepada kita nih selaku ummat Islam.

      • Kenapa tidak saling menghormati saja..? bukankah itu lebih baik.. meski mas PA dan pak Dicky berbeda, bukankah masih bisa menghormati..??

        Pasti banyak kesamaan diantara keduanya… tapi mengapa yang di bahas hanya segi yang berbesa saja..??

        Sebagian pihak justru memperuncing perbedaan yang meskipun jumlahnya sangat sedikit… dan biasnaya hanya dari sisi amalan sunnah-sunnah saja..(yang meskipun di tinggalkan juga tidak berdosa) bukan amalan yang wajib..

        misalnya Sholat ISYA’ sama-sama 4 rokaat sama sama menghadap Kiblat, pasti diawali dengan takbir pasti baca fatihah di setiap rokaat, pasti diakhiri dengan salam.. itu baru sholat isya’, belum sholat yang lain, belum juga amalan wajib yang lain..

        Alangkah banyak persamaan, mengapa hanya perbedaan nya saja yang di peruncing….??

        ini bukan soal presentasi atas dasar amalan masing-masinig, tapi ini sudah menyangkut berita buruk (yang bisa jadi fitnah) yang harus di klarifikasi kebenarannya… nah tugas klarifikasi itu lebih pantesnya dilaksanakan oleh Siapa..??

        Misalnya Anda mendengar berita yang jelek-jelek tentang Si Fulan… apakah Si Fulan itu harus tabayyun untuk meluruskan duduk persoalannya kepada Anda atau kah Anda yang tabayyun untuk menanyakan langsung kepada Si Fulan tersebut..??

      • @lukman: slm ini pihak kalian sgt gampang menuduh sesat,kafir,musyrik, dajjal…dll. dgn seenaknya pula kalian memaksa kami membuktikannya disini, padahal dari dulu kami selalu membuktikan dgn action. mknya kami selalu dgn jelas mengajak lgsg datang. yg ente inginkan dr pembuktian cma nyuruh kami menuliskan, padahal kami sdh dri dulu action, misal: dah banyak teknologi hasil penelitian kami digunakan masyarakat, contoh : HI-oktan, Hi-cester, regenerator sel, brain activator, HMR, pupuk organik, obat2an….dll. knpa tdk terdengar lgsg di media,..krn kami memilih utk mengaplikasikan lgsg dimasyarkat. kalo ingin membuktikan silahkan anda lgsg terjun ke masyarakat, ato ada buktikan lgsg hasil penelitian kami, yg paling simple, mudah dan sangat murah bisa buktikan teknologi pupuk organik kami atopun hi-oktan. mengenai informasi ini slhkn googling aja kalian.

        sekarang kami balik bertanya : apa action ente buat masyarakat selain dari kegiatan vonis sesat,kafir dan musyriknya??
        silahkan dibabar!!!

      • Saibaba lebih hebat lagi kalo soal action di masyarakat, membangun rumah sakit dimana-mana, membangun sumur bor di sulawesi, membantu kaum miskin, namun ajarannya menyimpang mengaku tuhan…. Soal Action di masyrakat tidak menjamin seorang atau kelompok akidah dan pahamnya tidak menyimpang…..

      • @om PA: lantas apkh hal itu mjd alasan pembenaran ats skp vonis neraka ente thd sesama muslim??

        yg action aja blm tentu diterima amal ibadahnya, apalagi kerjaannya cma ngetik doank dan memvonis SESAT/KAFIR/MUSYRIK kesesama muslim??? silahkan direnungkan

      • klo mo ngerukyah knp gk dtg lgsg?? ktnya om pa mo sklian jajal kemampuan, mgkn ente jg mo ikutan?? ato mksd tantangan PA adlh Pengumuman dan pengumuman utk popularitas :D :D

      • hahhaaa…. di blognya di Multiply KD marah-marah ga mau diruqyah….. takut jinnya pada keluar, yang disuruh anak buahnya hihihi……. orang pura-pura ya kalo diruqyah ngga mempan, kalau sukarela dan pasrah lha insyaalloh ada jalan……….., kata Maher Zain :)

  9. @perdana
    sai baba mah tukang sulap, jangan terlalu berlebihan
    anda pasti tidak pernah ketemu langsung kan???cuma ngandalin google aja

      • @lukman mubarok
        sampai kapan pun pa nggak akan pernah mau ketemu KD
        buktinya saya sudah siap jadi sponsor tiket dan akomodasi tidak mau
        selalu mencari alasan, padahal tempat sudah saya suruh pa yang nentukan..tapi cuma berdua aja yah

      • Lho blog ini udah nuuduh dajal, nabi palsu,, sesat,syirik dll. Tp anda lukman geboy mikirin kesopanan. Lucu neh.
        Kalau bagi sy ngajak tarung sma Kd sma saja aja ngajak tarung “malaikat maut”. Ampun deh. Makanya salut sma “kebaranian” PA :p

  10. berdo’a lewat blog??????????????
    aneh…
    nabi dulu gak pernah tu berdo’a lewat blog seperti ini,apalagi berjama’ah…

    1. Ya Allah berikanlah kami hidayahmu…
    atau/
    2. Ya Allah bersihkanlah hati kami agar bisa menerima hidayahmu…

    manakah diatara dua yg lebih afdol dalam berdo’a..???
    penjelasan di atas :
    1. hidayah belum ada(berati Allah belum menurunkan hidayahNya) dan meminta mendapatkan hidayah
    2. hidayah sudah ada(di kehidupan sehari-hari kita sudah terdapat Hidayatullah) namun hati kita belum bersih sehingga tidak peka terhadap adanya hidayah tsb…

    berikan tanggapan dari sumber ilmu pengetahuan maupun dari akal fikiran anda…!!!

  11. Sayang seribu sayang… belum ada yang berani melakukan tindakan tegas dan konkret untuk membongkar tempat2 maksiat yang 100% terlihat oleh mata dan 100% haram :
    1. Tempat penjualan miras
    2. Pabrik miras
    3. Acara2 pamer aurat di televisi.
    4. Gankster & premanisme

    Kalau saya, terus terang bukan tidak punya keberanian, tapi belum punya kekuatan untuk melakukannya. Karena kalau tidak pake strategi namanya konyol.

    • Rapatkan barisan perkuat ukhuwah islamiya. Jgn memperlebar perbedaan perbedaan. Lembut kpd muslim n keras kpd kafirun. Belajar beladiri. Insya Allah 4 diatas bisa ditekan hingga pada ngumpet. Yg pezina n sampah akhlak macam ariel bisa dikurangi :D

  12. Dakwah, BERTUJUAN untuk…

    Mengajak … bukan … mengejek

    Mengajar … bukan … meng-hajr

    Membina … bukan … menghina

    Menasehati … bukan … menusuk hati

    DAKWAH akan LANCAR dengan…

    Menabur kasih … bukan … menguburnya

    Menggalang kekuatan … bukan … menggulungnya

    Menerangi kebenaran … bukan … memeranginya

    Menjaga hak saudara … bukan … menjegalnya

    Dakwah, SEHARUSNYA bisa…

    Membimbing … bukan … membimbangkan

    Memajukan … bukan … memojokkan

    Menganjurkan … bukan … menghancurkan

    Menyadarkan … bukan … menidurkan

    DAKWAH akan lebih BERKWALITAS dengan…

    Tabah hadapi cobaan … bukan … tambah minta pujian

    Sabar lewati rintangan … bukan… gusar hadapi tantangan

    Mewujudkan amalan nyata … bukan … mengumbar kata kata

    Menuntun mad-uw … bukan … menonton mereka

    DakWah, TERASA INDAH bila untuk…

    Meneladani … bukan … menelanjangi

    Saling memberi … bukan … saling meng-iri

    Menyemangati … bukan … menyengat-mati

    Mencipta rasa damai … bukan … membuat massa ramai

    DAKWAH, terasa MANIS dengan…

    Menebar senyum manis … bukan … mengumbar wajah sinis

    Berakhlak halus … bukan … berakal bulus

    Berniat tulus … bukan … berminat fulus

    DAKWAH, itu UPAYA untuk…

    Mempertahankan akidah … bukan … mempertuhankan kabilah

    Menghidupkan sunnah … bukan … meredupkannya dg bid’ah

    Menjadikan orang patuh … bukan … membuatnya jatuh

    Membuat umat sembuh … bukan … menjadikannya kumat & kambuh

    (oleh: Abu Rumaisa + Addariny)

    REMEMBER…!!!!!! (Shared Link FB P.A.)

  13. Asosisi Bekam Indonesia (ABI) Bogor raya bekerjasama dg Rumah Sehat Inqilabi (RSI) akan mengadakan seminar ruqyah nasional “Ruqyah syirkiyyah Vs Ruqyah syar’iyyah”.

    Ahad 18 Maret 2012 Pkl. 08.00 – 15.00 WIB.

    Pemateri:
    1. Ust. Achmad Junaedi Hasan Ali, Lc (Pakar & trainer ruqyah nasional, pendiri ghoib ruqyah syar’iyyah)
    2. Ust. Perdana Akhmad Bin Ahmad, S.Psi (Psikolog muslim & Penulis kesesatan ilmu tenaga dalam)

    Materi:
    1. Kupas tuntas ruqyah syar’iyyah & syirkiyyah (ta’rif, cara/metode & contoh)
    2. Kupas tuntas kesesatan ilmu tenaga dalam
    3. Psiko therapi ruqyah & Quranic Healing Technique ( Ilmu dan Seni Penyembuhan Qur’ani)

    Investasi: Rp.150.000/orang
    Fasilitas: Materi, snack/makan, sertifikat

    Contac Person:
    1. 0251-8319031 (Rumah Sehat Inqilabi)
    2. 0856 9232 5536 (Muhammad Fathurrahman Abu Rabbani)
    3. 08111103706 (Rahmat Bekam)
    4. 081311226513 (Cahya Yadi)
    5. 087873632042 (Fajri Nur)

    hmm
    kalo dilihat sekilas yang menentukan harganya jadi 150 rb apanya yah
    apa ada rekan HI bisa kasih pendapat
    trus kok nama KD tidak dicantumkan yah???
    oh mungkin KD akan jadi obyek penelitian para pemateri, kayak kelinci percobaan gitu

  14. 150rb kalo yang hadir 10 orang udah Rp 1500.000
    100 orang Rp 15.000.000,-
    sementara kalo KD open dialog sambil ngasih materi , belum pernah tuh ada bayaran, trus materi yang kedua 2. Kupas tuntas kesesatan ilmu tenaga dalam
    sudah jelas-jelas akan menjadikan KD sebagai obyek penelitian tuan perdana , kenapa tidak dicantumkan saja nama KD di silabus acaranya, kalo KD tidak datang dengan entengnya tuan perdana berkata “saya sudah mengundang beliau melalui surat, tapi sepertinya beliau takut untuk datang kemari”
    sy pernah konfrimasi dengan KD kalo misalnya akang dipertemukan oleh perdana berdua saja akang mau??jawaban KD saat itu sangat singkat “silahkan saja” tidak ada jawaban yang bertele seperti yang diberikan tuan perdana yaitu menunggu saat yang tepat

    • Like this…
      lagi mengunjungi jogja nih sampai hari sabtu, pengunjung blog ini ada yg tinggal di jogja kah? Siapa tahu ada waktu bisa mengunjungi saya di hotel saphir untuk berdiskusi

    • Bukan membela Kang Dicky atau HI Alangkah lebih baik, lebih fair dan adil dalam membahas point No.2. Kupas Tuntas Kesesatan Ilmu Tenaga Dalam, Pak Ustadz Perdana hendaknya tidak hanya mengundang Kang Dicky saja, tetapi turut mengundang juga :
      1. Drs.Ek. H.Asep Herwadi : Guru Besar Kalimasada
      2. Dr. H. Maryanto : Guru Besar Satria Nusantara
      3. Agus Hirawan Suro Adi : Guru Besar Ragajati
      4. Drs. H. Mudhoffar Ash Shidieq : Pembina Sinar Putih
      5. Drs. KH. Asfanuddin Panjaitan : Guru Besar Prana Sakti (bukan Prana Shakti)
      6. Mas Pung & Mas Budi : Guru Besar Merpati Putih
      7. DR. H. Achmad Riva’i, MBA : Pembina Mahatma
      8. H. Joesoef Tedjasukmana Tamim : Guru Besar Nampon Tri Rasa
      9. Dan lain-lain

      • Iya @Ari, undang semuanya biar komplit. Biar mereka diruqyah semua untuk membersihkan mereka dari kesesatan tenaga dalam. Dan biar adil, Ust PA juga menghadirkan para peruqyah lain agar bisa melayani meruqyah Para Gubes Tenaga Dalam. Moga-moga para jinnya ga pada ngumpet biar merasakan kepanasan semua

      • @ For ALL
        “KEBERHASILAN ADALAH BUAH DARI KESABARAN”,
        terlalu percaya diri dan mengedepankan emosi akan berbahaya bagi keberhasilan,
        semua ada massa (waktu) yang tepat dan awali dulu dari yang kecil lalu meningkat yang besar,
        da’wah perlu tahapan bukan keterburuan dan kesembronoan,
        saya tidak bisa banyak mengumbar kata-kata,
        waktu semakin dekat persiapan akan semakin padat
        penghalang akan berusaha tuk menghadang
        banyaklah bersiap daripada bercuap-cuap

        By: Pujangga Cinta Ilahi (perdana akhmad bin ahmad S.Psi)

      • @Pak Lukman, Oh Iya.lupa satu lagi, usia saya hampir 40 th. Saya memanggil seseorang biasanya pak atau Bapak untuk yang lebih tua. Untuk yang lebih muda biasanya saya panggil Mas, Kang, Aa, Bang. Tidak pernah menyebut nama langsung. Kalau usia Pak Lukman di atas saya… saya juga mesti nyebut Bapak deh…

      • Satu lagi yang lupa… Kota Bogor adalah pusat Perguruan Budi Suci, bisa diundang juga para ahlinya… nggak usah yg jauh2…

      • @Kang ari bagus juga sarannya…
        Biar gak berkesan tebang pilih dan sekalian mengupas tuntas kesesatan ilmu Tenaga Dalam, memang para Guru Besar perguruan Tenaga Dalam tersebut harus diundang untuk di ruqyah sekalian membuktikan klaim kehebatan ilmu Tenaga Dalam itu dihadapan umat islam. Kalau masalah jin nya takut pada ngumpet, panitia bisa menyiapkan para peruqyah yang lainnya untuk membantu Pak Perdana mengatasi hal tsb..

        Jika Pak Perdana menganggap hal tsb belum tepat waktunya karena terlalu percaya diri dan mengedepankan emosi yang akhirnya akan berbahaya bagi keberhasilannya, ya itu hak beliau dan kita tak layak untuk memaksa..

        Mungkin Pak Perdana ingin mengawali dari yang beliau anggap kecil dulu yaitu mengundang Guru Besar Hikmatul Iman untuk di ruqyah dan diminta menunjukan klaim kehebatan Tenaga Dalamnya di hadapan umat islam, baru bertahap yang lainnya menyusul satu-persatu atau bahkan sekaligus “dituntaskan” juga..

      • Maaf yg saya tahu guru besar yg disebut di atas ada yg sudah menghadap Alloh SWT yaitu Drs H. Asfanudin Panjaitan,

      • Innalillahi wa innailaihi rojiun.. saya belum tahu. Semoga diterima iman Islamnya, diterima amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya dan dimasukkan ke dalam golongan orang2 yg diridhoi Allah SWT.

  15. Assalamualaikum Wr Wb, Mas PA kebetulan saya tinggal di Bogor, dan kebetulan juga saya murid Kang Dicky, saya pasti datang ke tempat Asosisi Bekam Indonesia (ABI) Bogor. Sungguh saya penasaran dengan Mas PA yang selalu menyudutkan HI. siapa tahu saya bisa dapat kebenaran dengan apa yang Mas PA tuduhkan selama ini kpd HI dan Kang Dicky. Tolong bantu saya berikan penjelasan disana ya mas PA, sampai ketemu ditempat acara,
    Wassalamualaikum Wr Wb

    • Pak Perdana : “Insya Allah saya juga akan membawa Guru Besar Mossdef (Moslem Self-Defence System) atau lebih dikenal dengan Moslem Street Fighting. Alhamdulillah saya sudah konfirmasi dengan beliau dan beliau bersedia datang juga semoga dengan para muridnya.,”

      Kang Agus Setiawan : “Mas PA kebetulan saya tinggal di Bogor, dan kebetulan juga saya murid Kang Dicky, saya pasti datang ke tempat Asosisi Bekam Indonesia (ABI) Bogor. Sungguh saya penasaran dengan Mas PA yang selalu menyudutkan HI. siapa tahu saya bisa dapat kebenaran dengan apa yang Mas PA tuduhkan selama ini kpd HI dan Kang Dicky”

      @All : Kalau nanti Guru Besar Mossdef datang dengan para muridnya, dan Guru Besar HI juga datang dengan para muridnya maka bisa dibayangkan kemungkinan-kemungkinan apa yang akan terjadi disana..!

      Belum lagi kalau Pak Perdana jadi mengundang para Guru Besar Perguruan Tenaga dalam yang lainnya untuk sekalian di ruqyah dan diminta menunjukan klaim kehebatan ilmu tenaga dalamnya disana..

      Acara seminarnya bakalan semarak kayaknya tuh..

      Kalau ternyata terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, siapakah nanti yang akan bertanggung jawab atas semua itu?

      • @abu akmal rosyid
        itu juga yang saya takutkan pa abu, makany lebih saftey kalo pertemuan hanya antara KD dan Perdana ahmad
        perlu pa abu tahu saat saya meminta pendapat KD seandainya dipertemukan hanya berdua dengan perdana ahmad KD hanya menjawab silahkan saja
        berbeda sekali dengan jawaban perdana yang lebih mengutamakan pengumpulan massa dan bisa membawa resiko huru hara

    • @agus setiawan
      muhun kang kayaknya semuanya harus diakhiri, sy juga tidak tahu begitu semangatnya tuan perdana mencela HI
      mudah-mudahan dengan pertemuan nanti masalah ini bisa cepat selesai

  16. Syetan pernah berkata” aduh celaka! bani Adam mencelakaiku dengan kalimat tauhid dan istighfar”, maka lalu syetan membalas mereka dengan dengan bisikan-bisikan pada hawa nafsunya sehingga seakan-akan telah mendapatkan hidayah padahal sebenarnya tidak, sehingga orang tersebut malah terjauh dari hidayah yang sebenarnya.maka waspadalah (dicamkan 10000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000x)

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s