Benarkah Ini Foto OLLYMPH, Pesawat Antariksa Anti Gravitasi Milik Nabi Adam as?

Sebagai orang sakti yang mampu time travel melihat masa lalu, Kang Dicky selalu menyebarkan berita-berita unik. Salah satunya adalah klaim bahwa ADHAMA (Red: Nabi Adam as) memiliki pesawat antariksa anti-gravitasi bernama OLLYMPH.

Tidak cukup sekadar cerita, Kang Dicky juga menyajikan bukti foto yang tentu saja berbau konspirasi. Di bawah adalah gambar yang diyakininya sebagai foto pesawat OLLYMPH.

Foto ini diklaim berasal dari Teleskop Hubble yang dirahasiakan keberadaannya oleh NASA. Oleh Hikmatul Iman, diklaim sebagai foto pesawat ADHAMA (Red: Nabi Adam as).


Mengenal OLLYMPH

Kang Dicky menjelaskan OLLYMPH dalam novelnya, ARKHYTIREMA Buku Kesatu.

Penjelasan tentang OLLYMPH di Glosarium Novel ARKHYTIREMA Buku Kesatu Hal 50.

OLLYMPH: Pesawat anti gravitasi atau VHIMANA besar dan selalu mengambang, tempat ADHAMA melakukan proses kloning dengan menggunakan alat ZEUS. Juga berfungsi untuk membuat portal antar jarak ruang dan waktu.

Sumber: Glosarium Novel ARKHYTIREMA Buku Kesatu Halaman 50

Sebagaimana telah dijelaskan di artikel sebelumnya, Kang Dicky meyakini bahwa ADHAMA atau Nabi Adam as memiliki kepintaran luar biasa dan menguasai ilmu rekayasa genetika serta teknologi tinggi.

Bukti Keyakinan Kang Dicky dan Muridnya Akan Foto Ini

Bukti akan keyakinan murid Hikmatul Iman terhadap foto ini bisa Anda temukan di Grup Facebook Atlantis Indonesia.

HI meyakini foto ini sebagai OLLYMPH, pesawat antariksa anti-gravitasi milik ADHAMA (Red: Nabi Adam as). Sumber: Facebook.

Silakan cermati komentar di bawah foto ini yang begitu jelas menyatakannya sebagai OLLYMPH.

Menelusuri Sumber Foto

Langkah awal dalam menerima informasi adalah memeriksa kekuatan sumber informasi itu sendiri. Dalam Syariat Islam, seorang saksi disyaratkan adil dan tidak fasik yaitu tidak nampak kebohongan atau kemaksiatannya di depan umum. Apakah Anda mau menerima berita dari seseorang yang dikenal sebagai pembohong? Pasti tidak!

Langkah pertama adalah menelusuri sumber asli foto ini. Setelah pencarian singkat kita menemukan penjelasan yang relatif sama seperti situs ini.

WASHINGTON, DC – Despite new repairs to the Hubble Telescope, NASA refuses to release old photos or take new ones of Heaven!

In 1994, a researcher was smuggled one top-secret photo the Hubble Space Telescope had taken of what is presumed to be Heaven. Weekly World News was the first to print the image and report on Dr. Masson’s findings, but despite the media coverage, NASA refused to acknowledge the existence of the photo.

Situs yang pertama mengeluarkan foto ini adalah Weekly World News. Foto ini pertama terbit dalam artikel New Hubble Images yang terbit pada 10 September 2009.

Berita pertama kemunculan foto yang diklaim sebagai foto surga

Mengukur Kredibilitas Sumber Berita (Weekly World News)

Seberapa kredibelkah situs Weekly World News ini? Jangan terkecoh dengan slogan bombastisnya, The World’s Only Reliable News (Satu-satunya Portal Berita Di Dunia Yang Bisa Diandalkan). :p Kita cermati isi berita-beritanya.

Berita ini menceritakan seorang artis rapper bernama Vanila Ice yang mati namun kemudian terbangun di peti matinya.

Salah satu berita di weeklyworldnews.com: artis yang mati dan hidup lagi.

Berita ini lebih heboh dengan mengklaim bahwa pesawat alien akan menyerang bumi di bulan November 2012. Isi berita ini bahkan mengklaim bahwa datanya berasal dari para ilmuwan. Scientists predict the new ships will arrive in November of 2012.

Berita lain di weeklyworldnews.com: Alien akan menyerang bumi pada bulan November 2012

Masih ada berita lebih aneh lagi. Di sini dikatakan bahwa di Malaysia ada agen perjalanan yang mengadakan perjalanan untuk bertamasya ke surga. Setiap peserta dibawa ke sebuah ruangan dan bertemu dengan “Sang Pencipta”. Mereka juga diperbolehkan bertemu kembali dengan keluarganya yang telah meninggal.

Berita lebih aneh di weeklyworldnews.com: tur ke surga dan bertemu dengan “Sang Pencipta”.

Dari segelintir berita-berita ini, bisa kita simpulkan bahwa Weekly World News hanyalah situs yang berisi berita-berita sampah. Tentu saja, Weekly World News tidak bisa dipercaya.

Penutup

Sangat mengherankan jika Kang Dicky yang katanya berpengetahuan luas dan komunitas Hikmatul Iman yang rata-rata memiliki sel otak aktif lebih banyak dari manusia normal masih mempercayai berita dari sumber yang tidak jelas. Jadi, benarkah itu adalah foto OLLYMPH, pesawat anti gravitasi Nabi Adam as? Saya rasa kesimpulannya sudah cukup jelas. :)

157 gagasan untuk “Benarkah Ini Foto OLLYMPH, Pesawat Antariksa Anti Gravitasi Milik Nabi Adam as?

    • Anggap saja jika jaman canggih,high tech atau mungkin nano tech pada era Nabi Adam adalah hoax,bullshit atau mengada-ada,lalu menurut anda apakah eram dimana beliau turun ke dunia,adalah jaman yang primitif?;berpakaian daun?,berteduh di bawah pepohonan,mencari makan dengan berburu dan berkomunikasi layaknya ‘orang utan’???? era seperti itu kah kebudayaan seorang Khalifah awal yang diturunkan oleh Allah SWT???
      Sesungguhnya banyak sekali hikmah yang tersembunyi dalam Kitab Suci yang menjelaskan betapa majunya peradaban jaman dulu jika saja anda tidak berpikir picik dan konvensional juga hanya bersandar pada para ahli tafsir yang hidup kala motor,mobil,pesawat dsb belum ditemukan. Wallahu A’lam

      • Imam Ibnu Katsir dalam Kisah-kisah Nabi (Qashash Anbiya) menyebutkan bahwa pakaian yang pertama kali mereka kenakan adalah berasal dari bulu domba. Mulanya, Adam menyembelih domba, memintal bulunya, dan menenunnya. Menjadikan jubah untuk dirinya dan baju serta kerudung untuk Hawa.

        Nabi Adam sudah bisa berbicara dan berbahasa sejak pertama kali diciptakan, tidak seperti orang utan.

        Terdapat riwayat dari Ibnu Abbas bahwa makanan pertama yang dimakan Nabi Adam adalah makanan yang dibawa JIbril berupa tujuh biji gandum. Adam menanamnya lalu tumbuh dan menanennya, menumbuk, menggiling, mengadoninya, dan mengubahnya jadi roti. Adam memakannya setelah melalui jerih payah dan usaha keras. Inilah maksud dari Firmaln Allah Ta’ala: “Maka sekali-sekali janganlah sampai ia (Iblis) mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka (QS. Thaaha: 117)

        Menyatakan bahwa pakaian Nabi Adam as dari kulit domba, bercocok tanam, dan makan roti tidak mengurangi penghargaan kita terhadapnya sebagai seorang nabi mulia.

        Wallahu A’lam itu artinya dikembalikan pada dalil-dalil yang shahih. Bukan menfafsirkan seenaknya.

        …jika saja anda tidak berpikir picik dan konvensional juga hanya bersandar pada para ahli tafsir yang hidup kala motor,mobil,pesawat dsb belum ditemukan.

        Tafsir matematika kembalikan pada ahli matematika. Tafsir service mobil kembalikan pada montir bengkel yang ahli memperbaiki mobil. Tafsir Al-Qur’an dan As-Sunnah harus dikembalikan pada ulama yang ahli agama bukan guru silat.

        Mana bukti meyakinkan bahwa ada teknologi tinggi di zaman Nabi Adam as? Mana bukti keberadaan Laboratorium Canggih di Bahtera Nabi Nuh as yang menyimpan sampel DNA semua makhluk hidup di bumi? Mana bukti keberadaan Pesawat OLLYMPH anti-gravitasi yang digunakan Nabi Adam as untuk merekayasa genetika?

        Sudah cukupkah perkataan Kang Dicky sebagai bukti tanpa membutuhkan dalil Qur’an dan As-Sunnah?

      • yang saya bayangkan adalah sebanyak apa kulit domba yang diperlukan untuk dijadikan baju untuk ukuran manusia setinggi 60 hasta.
        sebesar apa rotinya, dan berapa ya kira2 hasil dari 7 biji gandum itu? kalau hitungan saya 7 biji gandum itu bisa jadi 350gr biji hasil, atau diasumsikan berdaya hasi tinggi berarti menjadi 700gr, itu membutuhkan waktu 85-100hr. berhubung disebutkan itu adalah “makanan pertama”, berarti domba yang kulitnya dijadikan baju itu tidak dimakan dulu mungkin ya, menunggu dulu rotinya jadi. artinya Nabi Adam.a.s dan istrinya puasa dulu 85 hari dan makan roti yang terbuat dari gandum sebanyak 700gr. mungkin sih tidak digunakan sebanyak 700gr, karena pastinya ditanam lagi sebagian.
        ada hal menarik lain, artinya kita bisa mengetahui bahwa nabi berarti tinggal ditempat yang memungkinkan untk bercocok tanam gandum dan memiliki sumber air untuk menyiramnya.
        hal yang lebih menarik lain, jika menggunakan domba untuk digunakan sebagai baju, artinya dombanya harus banyak, berarti ada rerumputan disekitar sana.
        hal lainnya, berarti ada pisau atau alat lain yang tajam untuk menyembelih, sebuah alat untuk menenun bulu (rambut) domba menjadi benang, lalu ada jarum atau mungkin alat untuk menenun benang menjadi kain.

        pengolahan roti:
        Adam menanamnya lalu tumbuh dan menanennya, menumbuk, menggiling, mengadoninya, dan mengubahnya jadi roti.
        - untuk menanam setidaknya membutuhkan alat untuk membersihkan gulma dan mengolah tanah.
        - untuk panen bisa dilakukan hanya menggunakan tangan
        (85 hari)

        sebetulnya disini dibutuhkan proses penjemuran, jika panas mungkin 1 hari. jika teduh 3 hari.

        - untuk menumbuk bisa menggunakan batu
        - untuk menggiling bisa menggunakan batu, namun diperlukan batu dengan bentuk tertentu
        (berhubung hanya sedikit mungkin 1 hari selesai)

        - untuk mengadoninnya bisa diatas batu yang sudah dibersihkan
        - menjadikannya roti bisa menggunakan cara mudah dengan mencampur tepung gandumnya dengan air saja. namun tergantung roti yang dimaksud seperti apa, apakah roti biasa, atau roti yang membutuhkan bakteri pengembang.
        (saya tidak tahu pengolahan roti tanpa dimasak seperti apa, dugaan saya sih roti yang sudah dalam bentuk adonan dibiarkan mengembang, lalu ditipiskan dan dijemur diatas batu yang panas. #mungkin)
        (prediksi waktu: 1 hari)

  1. duh…inilah susah nya bila berdebat dengan orang yang —sekali lagi—-konvensional alias kolot…sudah jelas bila dalam Al-Quran banyak sekali bertebaran ilmu-ilmu sains yang membutuhkan pendalaman dari para ahli sains ( selain ahli tafsir )…gimana sech? dan lagi di blog anda sendiri,anda tak pernah sekali pun mengomentari,ayat2 yang paparkan yang berbicara mengenai fenomena sains,seperti QS 27:40,bagaimana seorang ahli tafsir seperti Ibnu Katsir memaknai ayat tersebut????, Wallahu A’lam ( Insya Allah,ana tidak pernah berusaha menafsirkan seenaknya,ana hanya berusaha ‘memaximalkan’ nalar dan daya pikir.

    • Al-Qur’an kadang memuat fakta ilmiah, misal turunnya hujan atau peredaran bintang. Namun, ini tidak berarti Al-Qur’an sedang membahas fenomena ilmiah seperti buku-buku teks Fisika atau Kimia.

      Kang Dicky dan komunitas HI ingin menyatakan bahwa QS 27:40 menjadi bukti bahwa teknologi teleportasi sudah dikenal di Zaman Nabi Sulaiman. Begitu bukan?

      Ana tidak bermasalah kalau bicara teleportasi dalam sudut pandang sains. Tapi, untuk menafsirkan bahwa ayat ini membahas teleportasi perlu data dulu yang lebih kuat.

      Tafsir seperti apa yang dimaksud? Tafsir bil ma’tsur atau tafsir bil ra’yi? Para ulama tafsir biasa membongkar setiap kata, susunannya, meneliti kondisi sosial masyarakat waktu, meneliti hadits-hadits yang berkaitan dengan tema itu, dan banyak lagi pertimbangannya. Apa metode, ushul fiqih, dan kriteria yang digunakan Kang Dicky dalam tafsir ini?

      Kalau hanya sekadar didasari oleh keinginan untuk berfikir kritis saja tanpa rujukan dan metode yang jelas, maka itu hanya angan-angan. Tafsir ngawur!

      • Sudah jelas itu teknologi teleportasi!,kalo memang bukan teknologi teleportasi lalu teknologi apa?sihir?sulap?atau guna2?
        Teknologi teleportasi pada jaman ahli tafsir tentu saja belum dikenal,dengan cara apa lagi para ahli tersebut membongkar tiap susunan katanya?sejarah dan kondisinya? bukankah gampang saja jika pengertian ‘…sebelum matamu berkedip’ itu diartikan sekedar ‘ilmu ghaib’atau ‘ilmu hikmah’ saja?

        Jika memang iya diartikan sekedar ‘ilmu ghaib’ atau ‘ilmu hikmah’ saja,apakah layak dan adil jika kita umat muslim cukup ‘mengimaninya’ tanpa blalelo atau sedikitpun tak boleh berpikir kritis??? bukan kah kita diberi hak untuk berpikir kritis sesuai QS 55:33???

      • Dalam agama, tidak ada larangan untuk mengembangkan teknologi teleportasi atau menelitinya.

        Tapi, jangan sembarangan dalam menafsir Al-Qur’an. Jangan mentakwil sekehendak pikiran.

      • Jika dikatakan itu karamah yang diberikan langsung oleh Allah SWT pada orang soleh, maka selesailah dan tidak perlu lagi tasiran macam-macam. Kita akan terhindar dari syubhat, memikirkan perkara syariat tanpa dalil shohih.

        Jika dikatakan itu teleportasi, maka pasti akan ada pertanyaan tambahan. Bagaimana cara teleportasi itu dilakukan? Apakah dilakukan dengan bantuan alat tertentu? Apakah semua orang di zaman itu memiliki teknologi yang sama? Berapa besar energi yang diperlukan untuk menteleportasi?

        Jika memang iya diartikan sekedar ‘ilmu ghaib’ atau ‘ilmu hikmah’ saja,apakah layak dan adil jika kita umat muslim cukup ‘mengimaninya’ tanpa blalelo atau sedikitpun tak boleh berpikir kritis??? bukan kah kita diberi hak untuk berpikir kritis sesuai QS 55:33???

        Ya, cukup mengimaninya tanpa banyak tanya. Itulah yang membedakan Abu Bakar As-Shiddiq ra dengan orang kafir ketika menerima kabar Isra Mi’raj. Orang kafir berfikir kritis mencari berbagai dalil dan teori untuk menolak Isra Mi’raj. Abu Bakar ra dengan pemikiran sederhananya langsung meyakini bahwa Isra Mi’raj adalah nyata dan Rasul SAW tidak mungkin berbohong.

        Silakan berfikir kritis dalam perkara sains yang diperbolehkan agama. Silakan bereksperimen di lab untuk menemukan metode teleportasi terbaik. Tapi, jangan menafsirkan syariat seenaknya.

        Pikiran semua orang tidak sama. Pikiran Imam Ibnu Katsir dan para mufassir lain tidak sama dengan orang awam (termasuk mufassir jadi-jadian). Para ulama mendudukkan dalil shohih di atas pikirannya sendiri. Mereka tahu kapan harus berfikir kritis dan kapan harus menerima syariat.

        مِنَ اللَّهِ الرِّسَالَةُ ، وَعَلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – الْبَلاَغُ ، وَعَلَيْنَا التَّسْلِيمُ

        “Wahyu berasal dari Allah. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam hanyalah menyampaikan kepada kita. Sedangkan kita diharuskan untuk pasrah (menerima).”

      • maaf baru ana buka…buat ana tetep cara berpikir anda itu aneh….okelah yang diberikan pada salah satu pembesar nabi Sulaiman AS,adalah ‘Karomah” dan keep silent,tutup mulut,seperti itukah? gimana umat Islam mau maju kalo cara berpikir seperti itu??????,….

        Jika memang akan ada pertanyaan tambahan,merujuk pada pendapat ana yang menyimpulkan bahwa itu teknologi teleportasi,bukanh kah itu bagus???pendewasaan umat dan mengajari umat untuk selalu berpikir kritis supaya gak terus di kibuli oleh orang barat sono…..

        Dan perlu anda catat!,tidak bijak jika anda ‘menyamakan’atau menganalogikan ‘kritisan’ ana dengan orang kafir jaman Rasul,karena Kami kritis untuk ‘meyakini’ dan Alhamdulillah menambah keimanan Ana,berbeda dengan mereka yang kritis untuk menyangkal berita dari Rasul SAW.

      • Sang Pencari: Dalam perkara sains, Islam sangat terbuka. Tidak ada larangan untuk meneliti teknik teleportasi atau membuat alat transfortasi super cepat.

        Tapi, ini tidak berlaku dalam perkara agama. Dalam perkara agama, kita harus tunduk pada teks dan dalil shohih.

        Kalau pertanyaan antum tentang teleportasi masih dalam wilayah sains, maka tidak masalah. Tapi kalau pertanyaan itu masuk ke wilayah menafsirkan karamah atau mukjizat maka perlu didasari oleh dalil.

        Singkatnya begini. Silakan meneliti teleportasi, tapi jangan menafsirkan bahwa memindahkan Singgasana Ratu Balqis adalah teleportasi. Silakan membuat kendaraan yang bergerak dengan kecepatan cahaya. Tapi, jangan menafsirkan bahwa Isra Mi’raj dilakukan dengan menaiki alat canggih yang mampu bergerak dgn kecepatan cahaya.

        Kritis (terbuka) dalam sains tapi teguh (tekstual) dalam syariat sudah jadi hal biasa bagi dunia muslim. Lihat saja MUI. MUI sangat terbuka dengan ilmuwan muslim. Sebelum mengeluarkan fatwa tentang vaksin, mereka mendatangkan ilmuwan untuk memahami fakta vaksin. Tapi, pada saat yang sama MUI tidak mencela praktek ruqyah atau jampi-jampi yang berdasarkan pada dalil-dalil shahih.

      • Fakta yang terjadi ketika Islam maju dan menguasai peradaban dunia (pada abad 6-12 M, masyarakat muslim mampu membuat rumah sakit gratis, universitas gratis, perpustakaan gratis, ada penelitian astronomi, trigonometri, operasi mata, dst), tidak pernah ada penafsiran agama seliberal KD dan HI. Fiqih dan sejarah Islam tetap mengandalkan dalil-dalil. Apakah kemudian harus kita katakan bahwa masyarakat muslim di zaman itu bodoh?

        Ahli Tafsir Ibnu Katsir hidup di zaman ketika negara Islam sedang maju dan berkuasa, lebih besar daripada AS di zaman ini. Begitu juga Ibnu Taimiyyah, Ibnu Hajar, Imam Nawawi, dan banyak lagi ulama hidup di zaman ketika peradaban Islam sedang berkuasa. Padahal, di saat yang sama, orang-orang Eropa dalam kebodohan. Kitab-kitab mereka masih ada hingga zaman ini dan masih jadi rujukan. Tapi, tidak pernah ada penafsiran agama mereka yang seliberal Kang Dicky. Apakah mau dikatakan bahwa mereka juga tidak berfikir?

        Apa yang jadi referensi antum ketika menyatakan bahwa umat Islam harus berfikir kritis supaya maju? Apakah yang jadi rujukan adalah para ulama Imam Madzhab yang menafsirkan secara tekstual (Tafsir bi Ma’tsur dan Tafsir bi Ra’yi) ataukah para pendeta liberal yang menafsirkan Injil secara konstektual (Tafsir Hermeneutika)?

        Apa yang membedakan antum dan para ulama ahli tafsir klasik sehingga bisa memiliki tafsir yang berbeda?

      • Tentu saja kita harus tunduk pada teks dan dalil yang shohih! Itu ana akui! Namun disitu juga kita dituntut untuk dewasa dan terbuka dalam berpikir,apakah teks2 dan dalil tersebut bisa di implementasikan secara total dalam kehidupan sehari-hari? Jika hanya berdasarkan ahli-ahli tafsir terdahulu??? Ambil saja contoh QS 25:53,..hm mungkin perbendaharaan ilmu anda jauh lebih dibanding ana,pasti bisa memberikan info, apa tafsir para ulama mengartikan ‘dinding’ pemisah itu? Apa manfaatnya buat kita,apa sekedar tahu saja? Sesempit itukah penghargaan anda pada Al-Quran?

        Terkait klaim Anda bahwa para ahli tafsir hidup ketika negar Islam sedang maju dan berkuasa juga lebih besar dari pada AS Laknatullah jaman sekarang, tentu saja sepenuhnya benar dan telah dibuktikan sejarah,namun anda ‘membelokan’ dengan ujung2nya menduga bahwa Ana dan mungkin KD mengatakan bahwa para ahli tafsir tidak berfikir atau bodoh? Jawaban Ana simple saja,seperti yang sudah ana paparkan di blog Anda sendiri,definiskan saja sendiri arti maju,canggih atau modern menurut kaca mata anda yang lebih pandai daripada ana.

      • Alhamdulillah, kita punya banyak kesamaan. :)

        Seandainya fenomena alam yang muncul di Al-Qur’an diduga kuat berkaitan dengan apa yang telah diketahui sains, maka ana setuju itu dibahas. Misalnya pertemuan dua aliran air laut itu, atau turunnya hujan.

        Tapi, bukan berarti semua ayat bisa diilmiah-ilmiahkan. Begitu juga sebaliknya, menolak semua jenis sains ke dalam tafsir. –ana tekankan kata semua untuk menunjukkan bahwa selalu ada kekecualian, tentu saja berdasarkan pertimbangan para ahli tafsir.

        Yang ana soroti di sini adalah menafsirkan dengan sains secara berlebihan sehingga akhirnya malah menundukkan ayat ke dalam kemauannya sendiri. Itulah yang terjadi dengan KD.

        KD dan murid HI-nya yang menafsirkan hanya berdasarkan logika. Misalnya dengan pertimbangan bahwa Nabi Adam turun dari Surga ke Bumi, pasti ada pesawat antariksa super canggih sebagai kendaraannya atau Nabi Adam memiliki kemampuan tubuh (TD) yang super canggih. Padahal tidak ada dalil yang memastikan bahwa Surga yang dimaksud adalah tempat yang bisa dikunjungi manusia dengan kendaraan.

        KD menafsirkan bahwa semua alien adalah turunan Nabi Adam dengan asumsi keberadaan alien adalah nyata dan semua manusia adalah turunan Nabi Adam. Padahal tidak pernah ada bukti yang meyakinkan tentang keberadaan alien kecuali sekedar teori konspirasi.

      • Yup! Ana setuju,hakikat diskusi yang baik,adalah mencari persamaan dan titik temu bukan untuk ‘memanage perbedaan’.
        Ana tidak pernah mengatakan atau menyatakan bahwa semua ayat dalam Al-Quran bisa diilmiahkan ( tolong anda cek lagi komen2 ana terdahulu,terutama di http://hikmatulimanwatch.wordpress.com/
        Milik anda sendiri ),tolong buktikan jika pernyataan ana salah.
        Seingat ana,untuk persoalan hukum,ibadah,fiqih,muamalah,akhlak dan yang sejenisnya sudah pasti bersifat statis! Dan tidak pernah akan pernah berubah,hukum rajam dengan batu akan tetap seperti itu sampai kapanpun walau mungkin kelak ada senjata ion  , shalat akan tetap seperti itu dan bla bla bla.
        Namun ayat2 yang berhubungan dengan misteri masa lalu,fenomena alam semesta,fenomena makhluk hidup,sudah pasti ada dan akan selalu ada penjelasan ilmiahnya seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

        Terkait urusan alien menurut ana itu bukan teori konspirasi,dalam Al-Quran sendiri sudah pasti banyak disiratkan mengenai fenomena alien ini,..terus terang ana baru menemukan satu ayat ( QS 42:29 ),dan itu terserah pada kita masing2 mengartikan makhluk melata itu apa? Atau mungkin anda sendiri punya info dari para ahli tafsir terdahulu perihal ini?
        Dan ini sekedar pendapat atau tanggapan ana saja,..ana ‘kehabisan kata’ untuk mendeskripsikan orang-orang yang begitu yakinnya berpendapat bahwa sebuah ‘gedung maha megah’ didepan sana hanya diisi oleh ‘satu’ orang saja… Wallahu A’lam

  2. BLOG INI UDAH MULAI SEPI PENGUNJUNG… BIAR RAME LAGI, DENGAN MEMUNCULKAN BERITA TENTANG HI LAGI… HEUHEUY DEUDEUH… XD

    • Walau lama tidak menulis tentang HI, tidak ada pengaruh besar pada jumlah pengunjung. Rata-rata 3.ooo view per hari.

      Statistik Pengunjung Metafisis

      Kami meneruskan lagi berita tentang Hikmatul Iman untuk mengungkap kesalahannya dan menjaga masyarakat agar tidak lupa. Situs ini tidak komersil, gratis, dan tidak menghasilkan uang. Bayaran kami adalah pahala langsung dari Allah SWT, Insya Allah.

    • artikel yg banyak diklik tentang ayat2 ruqyah..
      yg paling byk komen ada di ilmu hikmah..

      tidak terlihat komen2 pengunjung (sepi) karena BELUM sempet diapprove moderasinya.. ga tau nih sampe kapan adminnya sibuk ngurusin asosiasi ruqyahnya.. :)

      #nyimak dulu deh.. sambil nyangkul gunung :)

  3. jgn di campur aduk dong beritanya… ntar org awam pada salah paham dikira kang dickynya yg membenarkan berita ttg malaysia ksurga dll itu dan bisa jdi fitnah…

    • Tambahan berita “Tur ke Surga” adalah materi pembanding untuk menguji kejujuran sumber berita, Weekly World News.

      Jika ada yang salah paham, itu adalah kesalahan pribadi si pembaca, tidak bisa dikatakan fitnah.

      Sama halnya jika ana tulis “Domba memiliki bulu.” Seandainya ada yang berpendapat bahwa hewan yang berbulu hanyalah domba, maka itu kesalahan si pembaca sendiri, bukan salah yang nulis.

  4. Dukun yg cerdas sllu menutup kebohongan dgn memunculkan seribu kebohongan!

    Sdh jelas2 disumber beritanya, berbohong bahwa manusia bisa mengunjungi surga dan melihat sang pencipta, oleh KD diplintir,ditambahkan bahwa gmbr tsb merupakan pesawat adam? Aneh!

    Kita sebagai manusia biasa hanya akan bertemu dgn sang pencipta kelak stlah meninggal, Insya Allah…

    Beda dgn Rasulullah, bisa bertemu dgn Allah ketika Isra Miraj…sedangkan kita??Bukan Nabi Bos!

  5. Postingan luar biasa. Sepintas kok saya mempercayai ya kalo Nabi kita Adam AS punya kemampuan dan teknologi super. Krn saya jg meragukan anak cucu adam sekarang ini hasil perkawinan biologis semata. Sedangkan kita tau perkawinan sedarah itu haram dan bs menimbulkan kecacatan. Subhanallah jk mmg benar Adam AS punya alat spt disebutkan diatas. Pasti Åϑǎ penjelasan dlm Alquran akan hal ini. Namun mungkin kita msh blm mempelajari saja. Maaff, dimana saya bisa ketemu pak dicky y? Ingin tanya jauh. Terimakasih postingannya pak Ust. Perdana. Smg Allah membalas kebaikan bapak ust.

  6. @bismillah…
    KD sama ustad pe’a kynya sama2 sibuk ya……
    KD sibuk berbuat kebaikan untuk umat….
    Pe’a…sibuk memojokan dn memfitnah Kd sesama umat muslim……..
    #that’s it…….
    maaf…kl sy yg bodoh ini tlh lancang…..

    • Sibuk berbuat kebaikan atw sibuk menyesatkan umat???

      Masa melalui timetravel sdh yakin akan keabsolutan sebuah peristiwa?(sdh ditipu ama jin gorilla tuh)

      Bukannya kembali ke Alquran, kaji hadits,atw nanya uztad yg kompetibel ke’…ayat apa sih yg menyebutkan, Nabi Adam punya pesawat tanpa jendela itu di Alquran? Atau ada haditsnya? Mohon dijelaskan biar sy jg bisa belajar…

      • Mas,dalam Al-Quran atau Hadits memang tidak pernah secara eksplisit menyebutkan adanya pesawat pada masa Nabi Adam,harus dikupas satu persatu berbagai kejadian2 pada jaman nabi,dari mulai QS 2:31,33 & 37,itupun tidak cukup dengan didukung oleh ilmu sains semata namun harus juga dengan logika,nalar dan keyakinan bahwa Al-Quran itu kitab yang universal.

      • @sang pencari

        Anda percaya klo Adam memang punya pesat anti gravitasi?

        meskipun tanpa dasar yg jelas?

    • lagian.. pesawat kok anti gravitasi.. gimana turunnya? loncat?

      kalo pesawat itu bener ada.. seharusnya anaknya nabi adam ga bingung cara ngubur mayit saudaranya yg dia bunuh..

      aya2 wae atuh ieu mah.

      btw.. gimana nih kebon pisangnya?? :)

  7. Bagus kalau kesesatan itu di bongkar sebanyak-banyaknya, Karena tidak ada yang sesat kecuali dia tidak mengikuti tuntunan Rasulullah, mereka sesat karena tidak mengikuti Rasulullah, mereka bukan ahlus sunnah karena mereka tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah

    Wahai saudara, apa yang anda katakan jika ada orang itu menyeru ke jalan yang benar Yaitu Mengiktui Tuntunan Rasulullah ? apa anda pasti mengatakan dia “Wahabi”? Kalau begitu anda ini pengikuti Nabi Muhammad atau Bukan? pantaskah Anda mengatakan Ahlus sunnah dengan Wahabi? ia sendiri paham tidak wahabi itu apa? yaitu wahabi mereka yang mengiktui Syaikh muhammad abdul wahab, Sedankan Ahlus Sunnah itu mengikuti Rasulullah, Para shahabtnya, Tab’in,Tabi’ut Tabi’in

    Apakah anda mau seperti mereka?

    Syaikh Abdul ‘Aziz rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya Salaf adalah orang-orang (para sahabat) yang hidup di generasi yang diutamakan (oleh Allah). Barang siapa yang mengikuti jejak mereka dan berjalan di atas manhaj mereka maka dia adalah seorang Salafi. Dan barang siapa yang menyelisihi mereka dalam perkara itu maka dia tergolong kaum Khalaf.”

    • ikan??.. banyak atuh.. ikan cupang, lele, tongkol, bandeng dsb.. kan nanti ada manusia (dan mahluk hidup) yg bisa menyaksikan kiamat.. Allahualam..

      semua yg bernyawa ada batas umurnya mas.. hanya saja Allah sudah atur adanya siklus kehidupan..

      bisa jadi poon pisang yg ditanem Om Lukman.. anak turunannya tuh poon hidup ampe kiamat.. :)

      • “IKAN” CUPANG, LELE, TONGKOL, BANDENG BISA MENELAN MANUSIA…?? XD

        IYALAH SEMUA YG BERNYAWA ADA BATAS UMURNYA, PERTANYAANNYA YG BATAS UMURNYA SAMPAI HARI KIAMAT…

      • dibilangin ikan cupang.. kok gak percaya?? :D nih ikan tadinya mau dimakan ama lele.. tapi karena jago ngeles.. Insyaallah idup ampe kiamat!! emang kiamat tanggal berapa gitu?? sampe situ tau ikan yg idup sampe kiamat? ibnu katsir aja hati2 bikin buku “huru-hara hari kiamat”..

        ckckck.. nyuruh mikir.. tapi kok situ malah gak mikir..

        anda ini mirip dengan temen ana @puterabandung… anda kenal beliau ga? julukannya muka imut sok kaya anjungan tunai mami.. mungkin beliau sedang sibuk melihara ikan sekarang

      • wkwkwk..,bung TD kayaknya benci sekali ama pisang..,ga ridho kalo penjual pisang laris dagangannya…..,atau pernah punya masalah ama pemilik kebun pisang…,wkwkwkwk…

      • artinya ente kagak percaya ya?? kalo ada “IKAN” yg bisa menelan manusia, dan manusia yg ditelannya itu akan tinggal di dalam perut “IKAN” tsb sampai dengan hari kebangkitan…

        “IKAN” seperti apakah itu??

        gw gak sama sekali kagak tau tgl kiamat & tidak kenal ama itu orang yg namanya puterabandung…

      • Kisah Ikan yang menelan Nabi Yunus ditegaskan dalam Al Qur’an Surat Ash-Shaaffat ayat 139-145.

        وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ
        إِذْ أَبَقَ إِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ
        فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ
        فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ
        فَلَوْلا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ
        لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ
        فَنَبَذْنَاهُ بِالْعَرَاءِ وَهُوَ سَقِيمٌ

        Artinya:
        139. Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul,
        140. (ingatlah) ketika ia lari[1288], ke kapal yang penuh muatan,
        141. kemudian ia ikut berundi[1289] lalu Dia Termasuk orang-orang yang kalah dalam undian.
        142. Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam Keadaan tercela[1290].
        143. Maka kalau Sekiranya Dia tidak Termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah,
        144. niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.
        145. kemudian Kami lemparkan Dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam Keadaan sakit.

        Keterangan:
        [1288] Yang dimaksud dengan lari di sini ialah pergi meninggalkan kewajiban.
        [1289] Undian itu diadakan karena muatan kapal itu sangat penuh. kalau tidak dikurangi mungkin akan tenggelam. oleh sebab itu diadakan undian. siapa yang kalah dalam undian itu dilemparkan kelaut. Yunus a.s. Termasuk orang-orang yang kalah dalam undian tersebut sehingga ia dilemparkan ke laut.
        [1290] Sebab Yunus tercela ialah karena Dia lari meninggalkan kaumnya.

        Ikan yang dimaksud adalah benar-benar makhluk hidup bukan pesawat terbang/kapal.

      • @Ust PA..
        menurut riwayat ikan tsb ikan besar (sejenis paus?).. ini pernah jadi bahasan kami kok.. terutama ayat 143-144.. banyak perbedaan pendapat yg sy temui..
        1. pengertian TINGGAL DLM PERUT sampai kiamat.. ada yg berpendapat.. Bukan berarti ikan itu dan isinya terus hidup sampai kiamat.. (bahasan ini termasuk kata “Niscaya” tsb :) )
        2. Tafsiran kiamat di situ ada juga yg berpendapat bukan berarti kiamat besar.
        3. Nabi Yunus akhirnya dikeluarkan dari perut ikan.. berarti ikan itu gimana hidupnya??

      • @Ust PA..

        Jadi apapun itu.. mau ikan cupang atau paus.. ini panjang lebar bahasannya yah hehe.. insyaallah sy selalu memperbaharui data shahih tanpa meninggalkan keimanan hari kiamat tentunya.. :)

        jadi khusus @kilangit.. ana kasih bonus ikan cupang aja.. hehehe… jika anda ingin mengkoreksi ana.. monggo ditunggu bagi2 ilmunya..

        @Pisang rebus..
        kumaha kabarna? semoga selalu sehat dan dalam lindungan Allah, amin..

        about Kebon pisang.. ini cuma obrolan kebon pisang di fb ama LM.. ga ada maksud lain :)

      • @PA: TOP dech… skrng udah muncul di topik… silahkan mengkaji… :D

        @TD: ternyata cuma sebatas ikan cupang… sering2 aja makan pisang… XD

  8. Hanya ikan yg sial yg hidup sampai hari kiamat..mudah2an sy tdk sempat menyaksikan hari kiamat, Ngeri banget soalnya..bayangkan tuh hanya dgn tangan Allah, gunung dihancurkan, beterbangan, laut digoncangkan sekeras kerasnya, kan kasihan tuh ikan..bisa2 mabuk laut! XD

  9. Benarlah perkataan Abdullah ibnul Mubarak rahimahullah
    Sanad adalah bagian dari agama. Jika tidak ada sanad, maka siapapun akan bisa berkata semaunya”

    sekarang banyak orang yang berkata tentang agama, menurut akal mereka masing-masing tanpa menyandarkan keterangan (tafisran alquran, hadist) kepada ahlinya (para ulama).

    • Menurut anda sekarang banyak orang yang berkata tentang agama, menurut akal mereka masing-masing tanpa menyandarkan keterangan (tafisran alquran, hadist) kepada ahlinya (para ulama),namun disini perlu dibedakan perkara2 yang manakah yang harus di sandarkan pada para ulama?dan apakah tafsir2 dari para ulama tersebut hanya merujuk pada ahli tafsir macam ibnu katsir,ibn qoyim dsb yang sudah wafat dan hidup pada masa motor,mobil,pesawat,hp dan computer belum ditemukan? Seperti itukah maksud anda? Dan apakah bisa ana simpulkan jika Al-Quran sendiri ‘terbelenggu’ oleh ruang dan waktu jika merujuk pada pendapat anda?

      • perbanyaklah beramal saudaraku, karena itulah yang akan menjadi bekal mu di hari akhir. cukupkanlah dirimu dengan apa yang Allah dan Rasulnya telah mencukupi kita dengan agama ini.

        ingat segala sesuatu itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.

  10. wah katanya alquran ntu isinya langit dan bumi, makanya jadi mukzizat nabi SAW. tp kalo ngga di teliti isinya dapet apaan dunk katanya pedoman orang hidup, buat di dunia jg di akherat.
    ya kalo pake ilmunya taimiyah, wahab, utsaimin ampe albani mah ya dapet nya segitu gitu aja, maju kaga makin mundur iya dah….., mang ntu dia kali yg di mau sama yahudi yah, wasalam.

    • ya kalo pake ilmunya taimiyah, wahab, utsaimin ampe albani mah ya dapet nya segitu gitu aja, maju kaga makin mundur iya dah….., mang ntu dia kali yg di mau sama yahudi yah, wasalam
      __________________________________________________
      Maksudnya gimana nih? biar ane faham

  11. weekly worla news merupakan situs berita parodi. artinya berita di situs ini dibuat untuk lelucon saja. ini jelas disebutkan dalam “terms of use” situs tersebut. wikipedia juga menyebutkan hal ini

    • Di halaman TERMS OF USE World Weekly News tertulis begini.

      Weekly World News articles are drawn from a number of different sources and some are fictitious or satirical.

      Artikel Weekly World Berita diambil dari sejumlah sumber yang berbeda dan ada pula yang fiktif atau satir.

      The reader should suspend disbelief for the sake of enjoyment.

      Pembaca harus menangguhkan percaya demi kenikmatan.

      Ini semakin menunjukkan berita di dalamnya murahan dan tidak bisa diandalkan.

      World Weekly News juga memuat artikel bahwa kiamat terjadi 21 Oktober 2011.

  12. @Rely : Ana tidak dalam posisi untuk percaya atau tidak,prinsipnya Nabi Adam sbagai manusia pertama sekaligus manusia pertama tentu memiliki peradaban yang canggih,jadi jikapun gambar itu di klaim sebagai pesawat beliau,bisa jadi! Dan kalau anda melihat gambar ini sebagai foto2 hoax karena berasal dari sumber yang tidak terpercaya,bisakah anda menjelaskan pada ana,foto atau gambar apakah itu?
    Ana memandang siklus kehidupan dari mulai beliau (Nabi Adam –Red) hingga saat ini yang mungkin telah memakan waktu berjuta-juta tahun ibarat seorang pengembara yang akan melakukan perjalanan jauh,tentu dia telah dibekali persiapan fisik dan bekal lain yang cukup mendukung perjalanannya itu sendiri.Wallahu A’lam

  13. @Rely : Ana tidak dalam posisi untuk percaya atau tidak,prinsipnya Nabi Adam sbagai manusia pertama sekaligus khalifah pertama tentu memiliki peradaban yang canggih,jadi jikapun gambar itu di klaim sebagai pesawat beliau,bisa jadi! Dan kalau anda melihat gambar ini sebagai foto2 hoax karena berasal dari sumber yang tidak terpercaya,bisakah anda menjelaskan pada ana,foto atau gambar apakah itu?
    Ana memandang siklus kehidupan dari mulai beliau (Nabi Adam –Red) hingga saat ini yang mungkin telah memakan waktu berjuta-juta tahun ibarat seorang pengembara yang akan melakukan perjalanan jauh,tentu dia telah dibekali persiapan fisik dan bekal lain yang cukup mendukung perjalanannya itu sendiri,sehingga tentunya tidak hanya berbekal pengetahuan nama-nama gunung,nama hewan, dan nama benda saja dalam arti sebenarnya sperti banyak tafsir umum terhadap Al-Baqarah ayat 31. Wallahu A’lam

    • Dan kalau anda melihat gambar ini sebagai foto2 hoax karena berasal dari sumber yang tidak terpercaya,bisakah anda menjelaskan pada ana,foto atau gambar apakah itu?

      Kalau sumbernya sudah jelas pembohong maka informasinya pun sampah, tidak perlu lagi dibahas. Cukup sesederhana itu saja.

      Ana memandang siklus kehidupan dari mulai beliau (Nabi Adam –Red) hingga saat ini yang mungkin telah memakan waktu berjuta-juta tahun ibarat seorang pengembara yang akan melakukan perjalanan jauh,tentu dia telah dibekali persiapan fisik dan bekal lain yang cukup mendukung perjalanannya itu sendiri,sehingga tentunya tidak hanya berbekal pengetahuan nama-nama gunung,nama hewan, dan nama benda saja dalam arti sebenarnya sperti banyak tafsir umum terhadap Al-Baqarah ayat 31.

      Di bumi tersedia banyak makanan, buah-buahan, air, hewan, batu-batuan, dan banyak lagi yang bisa digunakan Nabi Adam as dalam kehidupan sehari-hari.

      • Tentu saja di bumi semua sudah tersedia bagi beliau,namun apakah terpikirkan juga buah2 mana yang bisa dimakan ? apakah praktiknya trial and error seperti homo neanderthal yang tidak beracun,alhamdulillah dan yang beracun,astafirullah? Belum lagi bercocok tanamnya. Kemudian hewan,apakah juga beliau tahu hewan apa yang bisa dan layak dimakan? Bagaimana proteksi dirinya jika sewaktu-waktu binatang buas mengintai? Sesederhana itukah?
        Ana yakin anda tidak serampangan menganggap jika Nabi Adam adalah manusia yang ‘tidak berbudaya’ seperti teori darwin kan? Atau tetap bersikuh beliau berbudaya sederhana seperti halnya kehidupan para ahli tafsir terdahulu? Tolong ulas kembali QS 34:45 walau banyak para ahli tafsir condong merujuk pada ‘Kafirin Mekah’, jika memang ditujukan pada para kafirin mekah,apa urugensinya untuk kita?cukup diambil hikmahnya saja? Atau sekedar info saja? Sekali lagi,…sesederhana itu kah fungsi Al-Quran sebagai petunjuk dan penerang??

  14. kalau toh memang Nabi Adam memlilki peradaban canggih (walaupun terpisah dengan Istri cukup lama), maka ijinkan saya berandai-andai:

    Nabi adam gak perlu pesawat untuk pergi kemana-mana termasuk ke planet lain yang jaraknya jutaan tahun cahaya (umur nabi aje gak cukup untuk kesana), karena ada sesuatu yang lebih dari sekadar pesawat atau piring terbang untuk melakukan itu, yang alat itu memiliki kecepatan melebihi kecepatan cahaya.

    Nabi Adam gak perlu telepon atau alat komunikasi lain untuk berhubungan dengan orang lain. karena ada alat yang lebih hebat dari telepon. mungkin beliau cukup mendatangi orang itu dengan sekejap. karena bagaimanapun ngomong secara langsung lebih enak daripada jarak jauh.

    Nabi Adam juga memiliki alat untuk merubah struktur tubuh agar bisa melakukan perjalanan jauh dengan cepat. Bagaimanapun gak bakalan kuat tubuh manusia berada dalam alat yang memiliki kecepatan yang tidak bisa dibayangkan, harus dilakukan penyesuain-penyesuaian struktur tubuh manusia. itu kalo asumsinya pake alat.

    bisa jadi Nabi Adam hanya membuka suatu dimensi tertentu kemudian melangkah dengan santai, maka sampailah ke sesuaitu tempat dimanapun itu, kalo gini perandaiannya, maka nabi tidak akan meninggalkan rongsokan pesawat dikemudian hari.

    saya membayangkan, kalo perandaian ini benar, maka peralatan kita yang dianggap canggih, gak ada apa-apanya dengan jaman beliau. gak pantas kalo dibilang ada pesawat, soalnya bagi beliau pesawat itu tidak lebih barang kuno yang ketinggalan teknologinya selama jutaan tahun.

    hmmmm namanya juga menghayal. benar atau salah gak tau lah.

    • @ om borneo : ana juga punya sedikit andai-andai nih,anggap saja benar jika peradaban Nabi adam itu sangat sederhana. Gak kebayang sama sekali pengembaraaan beliau di bumi yang pada saat itu mungkin masih muda dan serasa asing bagi beliau,gundah,resah dan was-was karena memikirkan sang istri ( Siti Hawa ) sendirian,kedinginan dan pakaian yang dikenakan itu-itu aja.
      Beliau banyak melamun,saking banyak melamun dan stress,beliau jatuh sakit padahal banyak sekali yang harus dikerjakan dalam rangka memulai pengembaraan di bumi Allah sbagai Khalifah; bagaimana caranya agar telapak kakinya saat berjalan,beliau tidak berdarah-darah karena batu atau kerikil,pakaian apa yang harus dikenakan,gimana cara mendapatkannya,…terus itu ada domba-domba ( beliau tahu nama binatang karena sudah di ajarin sama Allah ) ,..bisa dimakan gak ya? Gimana cara memakannya? Di panggang pakai api? Gimana caranya mendapatkan api? Belum lagi tempat tinggal untuk berteduh…yang mana segala sesuatunya harus beliau kerjakan sendiri dengan bantuan alat ala kadarnya yang beliau buat sendiri berdasarkan pelajaran dari Allah,….ck ck ck….cape dueh..

      • mungkin saja….toh kita berandai-andai. atau mungkin saja peradaban beliau pertengahan canggih dan kuno….nama-nama benda yang beliau ketahui kan belum tentu pernah ngeliat atau menggunakannya. sekali lagi itu andai, umpama, misal, jikalau, angan-ngan, umpama de el el.

      • Di dunia, memang Nabi Adam harus susah payah menghidupi dirinya. Beliau menumbuk gandum lalu mengolahnya jadi roti. Pakaiannya dari kulit domba yang disamak. Ini dijelaskan Imam Ibnu Katsir dalam Kisah-kisah para Nabi.

        Antum sudah punya asumsi awal (khayalan) bahwa Nabi Adam harus memiliki teknologi tinggi, sakti, punya robot, dst. Akibatnya, kisah Nabi yang berdasarkan riwayat diabaikan demi mengikuti khayalan antum.

        Kisah-kisah para Nabi yang dijelaskan para ulama berdasarkan pada riwayat, punya sanad. Bisa diperiksa keshahihannya secara ilmiah.

        Bagaimana dengan penjelasan dari Kang Dicky? Tanpa sanad. Bukti-bukti sejarahnya pun tidak ada, semua diklaim sudah hilang atau disembunyikan. Artinya cuma berdasarkan pada klaim time travel KD.

    • Kalau memang surga bisa dijangkau dengan pesawat, kenapa Nabi Adam tidak kembali lagi ke surga?

      Jika memang surga bisa dijangkau dengan pesawat, artinya semua manusia bisa ke surga tanpa perlu menunggu mati atau hisab, tanpa perlu beramal soleh. Yang penting sudah punya teknologinya.

      • @Widjoyo :Mas Wid,Ana tidak pernah mengatakan secara langsung bahwa perjalanan lintas alam antara alam nyata,alam kubur dan akhirat ( surga dan neraka ) menggunakan sarana kendaraan terbang,pesawat,kapal atau apapun itu, ana hanya menanggapi perandaian Om borneo saja. Dan jika merujuk pada claim pesawat nabi adam,sekali lagi ana bukan pada posisi meng-iya-kan atau menolak claim tersebut,pemiliknya bisa siapa saja bukan hanya nabi adam, yang pasti beliau adalah manusia yang sudah dibekali ilmu yang mumpuni oleh Allah,termasuk ‘sekedar’ membuat pesawat seperti itu, Wallahu A’lam.

  15. @om borneo : Maka disini nalar berpikir kita mutlak dibutuhkan om..peradaban canggih atau kuno itu sendiri pun masih debatable,karena semuanya serba relatif,apakah Nabi Adam diturunkan ke bumi dengan proses seperti di film star trek misalnya? Atau pakai kendaraan pesawat atau apa,memang masih menjadi misteri dalam konteks ini, namun melihat luasnya bumi,jarak bumi dengan surga ( yang entah dimana letaknya ),tingkat kesulitan dan sesuatu yang serba asing dibumi,belum lagi ancaman ‘penduduk asli bumi’ ( nah lho! ),sangatlah logis dan masuk akal bila Nabi adam sesungguhnya sudah dibekali peradaban yang ‘futuristik’ plus mekanisme pertahanan diri yang mumpuni ( TD mungkin… )

    • Heheeh ok lah….bukan hanya itu…sorga nabi Adam sendiri perlu ditanyakan pula, soalnya di sorga nabi Adam ada ada larangan (katanya khuldi namanya yang gak boleh dimakan), ada kebencian (Iblis benci sama Adam), ada kebohongan (Iblis berbohong ke Adam), Iblis juga mondar-mandir keluar masuk ke sorganya Adam). Setahu ane, sorga gak kayak gitu.

      tapi udah lah….ane nyerah dah. cape juga berandai-andai.

    • Manusia yang beriman dan bertaqwa akan ke surga setelah mati. Apakah menggunakan pesawat juga?

      Jika ke surga itu menggunakan TD, bagaimana dengan orang-orang sholeh yang TD-nya rendah karena tidak pernah melatih ilmu pernafasan? Bagaimana cara mereka ke surga?

      • Kalau KD memang orang pintar dan maju coba dech ana pengen dibikinin pesawat yg lebih cepat dari pesawat tempur Amerika.otak anda kan 100 persen,jadi ana yakin anda lebih hebat dari Albert Einstein atau merasa lebih hebat dari Imam Al Ghozali!

  16. @Hendro : apa fungsi dan urugensinya? Dan apakah pernah KD mengklaim bahwa beliau berhasil memaksimalkan otak hingga 100% dan mengaku bisa membuat pesawat tempur yng lebih cepat dari amerika? Tolong buktikan dan tunjukan rekaman perkataan atau tulisan yang bisa mendukung dugaan anda?

  17. @Mas Wid : sekali lagi ana tidak pernah mengabaikan riwayat yang disampaikan para ahli tafsir terdahulu, ana hanya berpandangan bahwa para ahli tafsir tentu menyampaikan hasil tafsir nya berdasarkan kemampuan,pengetahuan dan budaya pada masa itu. Apakah mereka sudah mengenal robot?pesawat?komputer? ana yakin belum maka dengan sendirinya tidak mungkin membayangkan masa lalu para nabi seperti itu.
    Selain itu juga perlu dicatat,bila riwayat yang disampaikan para ahli tafsir terdahulu seperti yang anda sampaikan maka akan ada pertanyaan lanjutan ; darimana Nabi adam mengetahui cara menumbuk gandum,mengapa beliau dapat mengetahui jika gandum adalah makanan yang bermanfaat? Bagaimana cara mengolahnya? Bagaimana cara menyamak kulit domba? Bagaimana beliau mengetahui teknis2 lainya ? apakah dari Allah langsung? Atau perantara malaikat? Bukankah malaikat sendiri ( QS :2:32 ) tidak diajarkan yang seperti itu? Atau mungkin para malaikat diberi ‘kursus kilat’ terlebih dahulu agar bisa diteruskan ke Nabi Adam di bumi?

    • Jibril yang mengajarkannya. Silakan lihat di Kisah Nabi karangan Imam Ibnu Katsir.

      Kenapa pengetahuan Nabi Adam as tentang gandum harus dipertanyakan tapi tidak untuk pengetahuan tentang membuat pesawat?

      Di mana Nabi Adam as membuat pesawat? Pabriknya di mana? Siapa pilot testnya? Di mana pabriknya? Bahan apa yang digunakannya?

      Kenapa begitu kritis dengan penjelasan para ulama tapi langsung percaya dengan penjelasan Kang Dicky?

    • Nabi Adam jg manusia sm ky kt ini, punya otak untuk berpikir, tanpa diajar oleh Allah dan malaikat sekalipun Ia jg sdh tau cara menanam gandum dan mengolahnya…dan dlm Alquran, Allah mmg telah memerintahkan kita untuk bercocok tanam, mengolah hasil alam baik laut maupun yg ada di darat.

      Sama ky kt ini, tidak pernah diajarkan oleh Alquran & hadits cara menanam padi, menangkap ikan, membuat jala, membuat HP, Laptop, dll , tp dengan otak yg dianugrahkan oleh Allah maka manusia mampu berpikir untuk menghasilkan itu semua, tentunya dengan izin Allah SWT.

      Sdh sepantasnya kt bersyukur kpd Allah dengan memperbanyak ibadah, sujud kepadaNya tanpa menyekutukanNya…Subhanallah walhamdulillah,,,

  18. Sy jg mau berandai andai dikit jg akh..

    1. Seandainya foto itu hanya hasil editan photoshop, maka si editor mgkn sdh terjungkal jungkal ketawanya krn telah berhasil membodohi KD, Lukman, TD, Wid, Sang Pencari, bahkan sy sendiri karna foto tsb telah menimbulkan polemik yg berkepanjangan…

    2. JIka benar pesawat itu ada, gmn cara membuatnya? terus di las nya pake apa? tenaga dalam atw High tech nya adam? Brp orang yg buat?Jika pk tenaga dalam untuk mengelas pesawat tsb, mgkn sy jg akan tertarik belajar TD sm KD, biar bisa buka bengkel Las tanpa membeli alat2nya.

    • @Muhamad : Perlu juga di tafsirkan sendiri menurut anda ‘canggih,modern atau futuristik itu seperti apa?? Percuma jika anda mengkritisi ‘kemajuan teknologi pada masa nabi Adam hanya dengan parameter masa kini yang sebetulnya masih belum apa2..

  19. ada yang menarik dari tulisan Muhammad Isa Daud dalam buku “Para Penghuni Bumi Sebelum Kita”,

    “Terdapat kisah-kisah yang menuturkan sumber energi cahaya yang tidak habis-habisnya. Energi cahaya itu digunakan untuk menerangi kuburan. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat suatu jenis enegi atom yang telah digunakan di masa lalu”

    hmmmm kalo “kisah-kisah” itu benar….mending nyari alat ini untuk digunakan di masa-masa sekarang yang lagi krisis energi. rupanya teknologi masa lalu gak merusak lingkungan yah. kita-kita aje yang menguras minyak bumi, batu bara de el el. soalnya teknolgi kuno kita masih butuh SDA itu.

    Kalo pesawat yang nyangkut atau tercecer di planet lain, boleh juga untuk diteliti, tapi butuh biaya besar untuk ngangkut ke bumi. boleh jadi juga pesawat itu di setting untuk berada di planet lain yang jaraknya minta ampun, sehingga mustahil untuk dijangkau oleh manusia.

    Satu hal lagi, kalo pesawat itu benar adanya, dan terletak dengan jarak jutaan tahun cahaya. maka yang kita lihat itu merupakan pesawat pada keadaan jutaan tahun lalu, sekarang belum tentu ada. sama persis kalo kita melihat matahari, yang kita lihat sekarang sebenarnya matahari 8 menit yang lalu, soalnya cahaya sampe ke bumi butuh 8 menit dengan asumsi kecepatan cahaya 300 ribu km/detik.

    • Analisa yang logis dari Om borneo, dan taruhlah bila ana mengambil posisi untuk bersikap kritis perihal keberadaan pesawat antariksa tersebut,dan mencoba ‘berandai-andai’ pesawat itu nyata adanya, maka timbul pertanyaan lanjutan; jika memang jarak antara bumi dan objek tersebut adalah jutaan tahun cahaya maka jutaan tahun lalu,objek apakah itu?siapa pemiliknya yang sudah mencapai teknologi transaksi antariksa sedemikian hebat?apakah benda alamiah?
      Usia bumi yang sudah demikian tua (± 4-6 Milyar tahun) dan luas alam semesta yang tak berujung ini sesungguhnya telah menyimpan misteri dan fenomena yang tersirat dalam Al-Quran, maka sangat naif rasanya memandang peradaban manusia baru mencapai bulan ( itupun baru abad ini ) dan bersikukuh berpandangan jika kita hanya sendiri di jagat ini. Wallahu A’lam

      • Satu hal pula yang perlu diingat, bahwa para penghuni bumi sebelum nabi adam turun kebumi merupakan makhluk yang senantiasa melakukan kerusakan, sehingga malaikat pun protes ketika Allah ingin menciptakan sang khalifah baru.

        menurut yang saya ketahui makhluk-makhluk sebelum nabi Adam telah dibinasakan. yang jadi pertanyaan berapa jarak antara makhluk terakhir hingga nabi adam? seberapa berat tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh azab itu.

        kalo azab itu menghanguskan dan menenggelamkan peradaban yang ada dibumi, kemudian dibiarkan sampai berjuta-juta tahun sampai turunnya adam, maka tidak mustahil Nabi Adam turun kebumi akan memulai kehidupan mulai dari nol lagi. ini artinya nabi adam menggunakan peralatan yang sederhana saja. Nabi adam bertemu dengan siti hawa membutuhkan waktu beberapa tahun (ada yang mengatakan 200 tahun), nah selama itu tidak ada komunikasi di antara keduanya, kalu toh ada, tidak ada alat pula untuk membawa mereka untuk bertemu.

        Kalo memang masih ada sisa-sisa peradapan masa lalu di jaman nabi Adam, mestinya harus ada tempat bertanya untuk menggunakannya. Adakah riwayat nabi Adam pernah bertemu dengan seseorang selain siti hawa? disisi lain kalo memang tidak ada orang lain, anggaplah sudah mengetahui mengunakan alat itu, mestinya untuk tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk bertemu Siti Hawa.

        kalo umur bumi 4 – 5 milyar tahun, berapa jarak Adam hingga Nabi Muhammad, menurut beberapa riwayat, jarak Nabi Adam ke nabi Muhammad sekitar 6000 tahun. nah kalo pesawat itu berada jutaan tahun cahaya, maka bisa dipastikan bahwa pesawat itu bukan kepunyaan Nabi Adam.

      • sebagai ilustrasi, anggaplah pesawat itu berada di galaksi Andromeda, galaksi terdekat dengan Bima Sakti yang berjarak 2 juta tahun cahaya, berapa km kah itu. kalo 1 detik = 300 ribu km, 1 tahun cahaya = 9.331.200.000.000 km, kalo 2 juta tahun cahaya? alamaak hitung sendiri, kalikan 2 x 10^6. kalo pesawat kita memiliki kecepatan sama dengan kecepatan cahaya, butuh 2 juta tahun baru nyampe ke sana kalo kecepatannya cuman 1000 km/jam…entah berapa tahun baru nyampe.

  20. To Widjojo & Rely : cara pandang dan cara kita memahami fonomena,misteri dan kehidupan Nabi Adam jauh berbeda, jadi menurut ana percuma jika pun anda jelaskan bahwa kisah2 vesi anda itu berasal dari ahli tafsir atau ulama masa lalu manapun karena lha wong ana berpegangan bahwa bahwa mereka menafsirkan itu terbatas pada budaya yang ada saat itu walau anda berkali-kali katakan bahwa mereka itu ketat,teliti atau apalah semuanya tetap berpulang pada sudut pandang praduga yang terbatas.
    Tentu saja sampai kapan pun akan ana pertanyakan jika claim terhadap budaya Nabi adam ‘hanya’ sesederhana itu…,sungguh naif rasanya dan maaf cenderung pongah apabila menganggap dan pecaya jika kehidupan bumi yang entah sudah melewati berjuta-juta atau mungkin bermilyar-milyar tahun ini ,peradaban makhluk yang bernama manusia baru ‘hanya’ sekedar mengunjungi bulan saja. Taruhlah jika para ahli tafsir tersebut hidup apa masa kini,ana 1 Milliar % yakin jika tafsir2 yang mereka hasilkan perihal kehidupan nabi adam tidak sesederhana yang anda bayangkan. Dan perlu anda catat,. Ana tidak pernah langsung percaya dengan paparan KD atau siapapun,sebelum ana telaah, dan ana tidak pernah menelan apapun bulat-bulat tanpa penggunaan nalar dan logika.

    • Taruhlah jika para ahli tafsir tersebut hidup apa masa kini,ana 1 Milliar % yakin jika tafsir2 yang mereka hasilkan perihal kehidupan nabi adam tidak sesederhana yang anda bayangkan.

      Para ahli tafsir memang menjabarkan metode tafsir yang mereka gunakan sehingga para ulama berikutnya bisa melakukan tafsiran yang sama dengan metode tafsir mereka. Ini sama halnya para mujtahid madzhab. Misalnya mujtahid mazhab Syafi’i menggunakan ushul fiqh Imam Syafi’i dalam menggali hukum. Hukum yang mereka peroleh akan sama dengan yang dihasilkan Imam Syafii karena menggunakan metode yang sama.

      Berikut adalah metode yang digunakan Ibnu Katsir dalam menafsirkan Al-Quran (disusun berdasarkan urutan ):

      1. Menafsirkan al-Qur`an dengan al-Qur`an. Pendeknya, Ia menjelaskan satu ayat dengan ayat yang lain, karena dalam satu ayat di ungkapkan dengan abstrak (mutlak) maka pada ayat yang lain akan ada pengikatnya (muqayyad). Atau pada suatu ayat bertemakan umum (‘âm) maka pada ayat yang lain di khususkan (khâsh). Ibn Katsir menjadikan rujukan ini berdasarkan sebuah ungkapan, “bahwa cara yang paling baik dalam penafsiran, adalah menafsirkan ayat dengan ayat yang lain”.
      2. Menafsirkan al-Qur`an dengan Sunnah. Banyak sekali firman Allah Swt yang menyuruh untuk taat kepada Allah dan Rasul-Nya (baca, Q.s. 3:32, Q.s. 4;59, dll). Begitu juga banyak hadist-hadits yang memerintahkan hal tersebut. Oleh karena itulah, Ibn Katsir menjadikan Sunnah sebagai referensi kedua dalam penafsirannya. Bahkan dalam hal ini, Ibnu Katsir tidak tanggung-tanggung untuk menafsirkan suatu ayat dengan berpuluh-puluh hadits –bahkan mencapai 50 hadits – kasus ini bisa dilihat ketika menafsirkan surat al-Isrâ.
      3. Tafsir Qur`an dengan perkataan sahabat. Ibnu Katsir berkata, jika kamu tidak mendapati tafsir dari suatu ayat dari al-Qur`an dan Sunnah, maka jadikanlah para sahabat sebagai rujukannya, karena para sahabat adalah orang yang adil dan mereka sangat mengetahui kondisi serta keadaan turunnya wahyu. Ia menjadikan konsep ini berdasarkan beberapa riwayat, di antaranya atas perkataan Ibn Mas’ud: “demi Allah tidak suatu ayat itu turun kecuali aku tahu bagi siapa ayat itu turun dan di mana turunnya. Dan jika ada seseorang yang lebih mengetahui dariku mengenai kitab Allah, pastilah aku akan mendatanginya“. Juga riwayat yang lain mengenai didoakannya Ibn Abbas oleh Rasululllah saw, “ya Allah fahamkanlah Ibn Abbas dalam agama serta ajarkanlah ta’wil kepadanya“.
      4. Menafsirkan dengan perkataan tabi’in. Cara ini adalah cara yang paling akhir dalam cara menafsirkan al-Qur`an dalam metode bil-ma`tsur. Ibn Katsir merujuk akan metode ini, karena banyak para ulama tafsir yang melakukannya, artinya, banyak ulama tabi’in yg dijadikan rujukan dalam tafsir. Seperti perkataan ibn Ishaq yang telah menukil dari Mujahid, bahwa beliau memperlihatkan mushaf beberapa kali kepada Ibn Abbas, dan ia menyetujuinya. Sufyan al-Tsawri berkata, “jika Mujahid menafsirkan ayat cukuplah ia bagimu”.[18] Selain Mujahid, di antara ulama tabi’in adalah Sa’id bin Jabir, Ikrimah, Atha’ bin Rabah, Hasan al-Bashri, Masruq bin al-Ajdi, Sa’id bin Musayyab, Abu al-’aliyah, Rabi’ bin Anas, Qatadah, al-Dahhaak bin muzaahim Radliyall^ahu ‘anhum.
      5. Ra’yu atau akal. Pada dasarnya Ibn Katsir sangat tidak berkenan jika dalam referensinya menggunakan akal yang tidak di landasi pijakan keilmuan apapun. Jika ini adanya, ia sangat tidak setuju bahkan mengharamkannya, sekalipun penafsirannya betul. Ibn katsir memperkuat argumennya ini dengan landasan sebuah hadits, “barang siapa yang berbicara dalam al-Qur`an dengan ra’yunya, dan dengan sesuatu yang tidak diketahuinya, maka bersiap-siaplah menempati neraka”. Ini di satu sisi, sementara di sisi lain, ia memperbolehkan penafsiran dengan ra’yu jika di dasari keilmuan. Pendek kata, memenuhi dan mumpuni dalam sarat-sarat yang telah ditentukan.

      Jika memang yakin bahwa Imam Ibnu Katsir juga akan menafsirkan sama seperti Kang Dicky, maka haruslah bisa dijelaskan dengan metode yang sama. Mulai dengan menemukan ayat al-Qur’an yang menerangkan keberadaan pesawat OLLYMPH, hadits yang menerangkan keberadaan pesawat OLLYMPH, pendapat shahabat atau tabiin yang menjelaskan keberadaan pesawat OLLYMPH, jika masih tidak ada maka bukti kuat dan ilmiah tentang keberadaan OLLYMPH yang juga didukung oleh dalil-dalil sebelumnya.

  21. @Om Borneo : Jika merujuk Firman Allah dalam (QS 2:30),ana sepaham dengan anda bahawa sesungguhnya sebelum Nabi Adampun telah ada manusia-manusia lain di bumi yang mungkin kerjanya hanya melakukan perusakan hingga dibinasakan oleh Allah SWT,bahkan bisa jadi melihat luas dan besarnya alam semesta ini Allah pun telah menciptakan Adam –adam lain di berbagai galaksi.
    Persoalan mengenai misteri para makhluk pra Nabi adam,perlu penelitian lebih jauh, termasuk mengenai periode turunnya Nabi Adam sendiri masih debatable menurut ana. Para ilmuwan dan sejarawan menurut ana tentu saja sangat sulit untuk melakukan penelitian lebih lanjut karena usia kejadiannya yang sudah sangat kuno dan sulitnya literatur yang mendukungnya, apalagi para ahli tafsir baik terdahulu maupun kontemporer kukuh hanya membatasi pada masa Nabi Adam hingga Rasul SAW saja. Padahal jika saja mereka mau berpikir lebih kompleks dan universal maka berbagai kejadian-kejadian masa lalu sesungguhnya merupakan siklus yang berulang dari kejadian-kejadian yang lebih lalu,lihat QS 2:183,214 , QS 3:137,184, QS 4:26,60,131 juga QS 34:45 dan masih banyak lagi lainnya. Sayang mereka hanya membatasi maksud yang terkandung didalamnya hanya pada era kenabian Nabi Muhamad SAW saja.

    Efek kehancuran akibat dari bencana yang ditimpakan pada manusia sebelum era adam, memang bisa jadi justru membuat kehidupan Nabi Adam AS kembali memulai dari titik Nol,ini lebih masuk akal buat ana ketimbang ‘memaksakan’ pendapat dan menyandarkannya para ahli tafsir jaman dulu. Namun tidak berarti pendapat atau asumsi ini bisa ‘menafikan’ begitu saja ‘bekal-bekal’ yang sudah Allah berikan pada Nabi Adam untuk memulai pengembaraan dibumi jika merujuk pada QS 2:31, termasuk asumsi pengembaraan beliau mencari istrinya hingga bertahun-tahun lamanya. Disini mungkin bertemulah peradaban manusia dengan yang namanya ‘takdir’, jika Allah sudah mengatur bahwa pertemuan itu harus bertahun-tahun lamanya, maka secanggih apapun peradaban Adam,niscaya beliau tidak akan mampu mempercepat pertemuan itu. Jadi ana tidak ‘segila’ itu serba mengilmiahkan kejadian apapun di Al-Quran seperti klaim beberapa pihak disini.

    • yup…tapi ada koreksi sedikit, saya tidak mengatakan sebelum Adam adalah bangsa manusia, tapi makhluk Allah, yang aku sendiri tidak tau seperti apa.

      di sisi lain saya juga percaya berbagai informasi dari Rasulullah selama itu terpercaya. bagaimanapun menurut riwayat, Nabi Muhammad pernah diperlihatkan tentang gambaran perjalanan kehidupan manusia hingga kiamat.

      • Ingatlah kisah Musa ketika ditanya siapakah orang paling luas ilmunya dan paling taqwa,maka Musa pun spontan menjawab, Aku!Maka Tuhan menjawab,bahwa ada manusia yg lebih alim dan taqwa daripada kamu yaitu khidir.Dan Khidir menunjukan kepada Musa hakekat dan hikmahnya.Yg jadi pertanyaannya,kenapa harus Khidir!kenapa bukan Doraemon aja yg lebih canggih dan futuristik.Dan khidir pun diwahyukan dan dikaruniakan ilmu oleh Allah.Dan ingatlah kisah habil dan qobil.Dan Allah mewahyukan kepada gagak dengan isyarat,bagaimana cara menguburkan manusia.Dan qobil pun menguburkan saudaranya yaitu habil.Dan ingatlah kisah Sulaeman ketika lalai dan tidak bersyukur.Maka diambilah kerajaannya oleh Ifrit.Dan tercengganglah para setan dan jin dengan wafatnya sulaeman.Dan Allah mewahyukan kepada rayap untuk memakan tonkat sulaeman.Dan Allah memerintahkan kepada burung ababil untuk menghancurkan pasukan gajah.Maha besar dan Maha Tinggi Allah dan ilmunya meliputi segala sesuatu.Dan tidaklah Allah menurunkan kitab melainkan sebagai petunjuk hidup dan bukan sebagai kitab sains dan teknologi.Dan nabi berkata carilah ilmu walaupun sampai negeri china.Dan kalau Muhammad mau,maka gunungpun menjadi emas.Dan kalau Muhammad mau maka dia akan seperti yg dianugrahkan Allah kepada sulaeman.Dan Muhammad pun ingat doa saudaranya Sulaeman.Kenapa begitu!karena nabi orang Mulia.Kesimpulannya adalah…

      • Khidir juga dibahas oleh Kang Dicky di Novel ARKHYTIREMA dengan nama KHREID. Khidr diyakini masih hidup dan memiliki Tenaga Dalam tinggi.

        Jika ada waktu, nanti ana bahas juga.

  22. @Widjojo : Terima kasih atas uraiannya,ana paham dan mengerti,namun ana tidak bisa menahan diri karena ana tak bisa ‘membelenggu’ begitu saja nalar dan logika yang selalu ingin mencari.
    Ana juga terus terang entah mengapa kurang merasa ‘puas’ dengan berbagai tanggapan anda (jika anda merasa paling benar) karena :
    - Anda selalu menutup berbagai misteri dan fenomena yang terjadi pada jaman Nabi dengan berusaha ‘membelenggu’akal dan nalar dengan dalih dan sandaran tafsir dari para ulama, kemudian ‘menyudahi’ semua kejadian dengan satu kata ; ‘mukzizat’ atau ‘karomah’titik.
    - Ana bingung dan ‘keder’ juga dengan definisi ‘tafsir’itu sendiri, apakah pengertian tafsir itu sendiri termasuk pendapat ana yang yakin bahwa jaman dahulu itu tidak sesederhana yang dibayangkan? ( maaf nih,kebetulan waktu kuliah,bahasa indonesia ana Cuma dapat C )
    - Berbagai pendapat atau argumen yang ana paparkan di blog ini didapat dari hasil ana membaca Al-Quran, dan membandingkannya dengan sumber-sumber atau literatur sejarah, apakah kemudian dengan sendirinya ana di anggap berusaha menafsirkan al-quran seenaknya?
    - Anda juga begitu kukuh dan tidak terlalu perduli jika ana membatasi konteks tafsir hanya pada fenomena dan kejadian masa lalu TIDAK seluruh isi Al-Quran ana mentahkan begitu saja semuanya
    - Anda terlalu naif jika berkeyakinan bahwa saat ini adalah puncak kecanggihan budaya manusia jika melihat Umur bumi yang sudah demikian tua (http://id.wikipedia.org/wiki/Usia_Bumi),
    - Terus terang ana sebetulnya ingin berbicara lebih jauh didataran ilmiah dan sains,namun anda terlanjur menutup semuanya hanya berlandas pada tafsir para ulama terdahulu yang peradabannya jauh berbeda dengan saat ini
    - Parameter anda maupun ana jelas!, ana berusaha berpijak pada logika berpikir rasional berdasarkan Al-Quran secara leterlex ( apakah dengan sendirinya ana bisa disebut menyimpang? ) sementara anda berpatokan pada riwayat dari para ulama terdahulu yang terbatas peradabannya.,sembari menutup rapat-rapat pintu akal dan rasio.
    - Anda tidak pernah berhujjah menggunakan dalil dan logika yang jelas dan tegas, yang bisa membuktikan bahwa jaman dahulu itu berkehidupan primitif, anda terus berbicara ‘bertameng’ pada para ahli tafsir terdahulu. Jika pun anda bertanya balik pada ana,ana pun tidak akan bisa membuktikan bahwa sanya jaman dahulu itu sudah berkhidupan canggih, namun ana hanya bisa mengajak anda untuk berpikir terbuka dan merenung sesuai dengan QS 2:164. Wallahu A’lam
    Ana minta maaf jika ada kata-kata yang salah,tak ada maksud apapun hanya sekedar berdiskusi, yang salah dari ana dan yang benar dari Allah.

    • Sebetulnya ana sedang mencoba baca buku-buku Stephen Hawking dan Michio Kaku tentang time travel, dimensi paralel, dst. Jika memang ingin bicara sains, maka bicaralah dalam konteks sains. Jangan menafsirkan Qur’an sembarangan. Sumber dalam menafsirkan Qur’an adalah Qur’an sendiri, Rasul saw (yang menerima Qur’an langsung), shahabat (yang paling tahu konteks ayat dan maksudnya), tabi’in (yang belajar dari para shahabat).

      Dalam keilmuan Islam, sumber sejarah yang bisa diterima hanya riwayat yang ditulis dengan seksama memperhatikan kualitas sanad. Misalnya ada hadits shohih yang menceritakan bahwa Malaikat mencabut nyawa Nabi Adam, memandikannya, mengkafaninya, memberinya minyak wangi, menyolatinya, lalu menguburkannya. Hadits shohih berarti yakin benar dari Rasul saw. Karena rasul saw tidak pernah berbohong maka keterangan apa pun yang berbeda dengannya adalah dusta. Misalnya Kang Dicky yang mengklaim bahwa Nabi Adam masih hidup dan saat ini sedang terbang ke berbagai planet mengembangkan peradaban baru. Kabar yang dibawanya bertentangan dengan kabar dari rasul sehingga pasti Kang Dicky berbohong.

      Maafkan juga jika ana salah ucap atau tulis. :)

  23. apa buktinya KD bs Timetravel??
    [qs.28:75]
    apa buktinya Ollymph dibuat oleh nabi Adam
    apa buktinya nabi Adam msh hdp hngga skrg[qs.21:34-35]
    sy atau siapapun bisa mengatakan bhw patung Liberty dibuat oleh Megawati, tnpa bukti nyata itu hnya mengada-ada (wadul/bualan bohong)

  24. yayayayayaya debat yang percuma lagian yang berdebatnya ga pd ngerti, yang menyajikan berita berita ttg adanya pesawat tidak mengenal siapa itu Allah SWT ( mksd’a orang amerika itu ) jadi mana kenal dy sapa itu adama jd yaaaa cm bilang itu UFO terlebih lagi perdana akhamad ya udah aja. lagian dy cemen cm ngritik kang dicky aja bisa’a….sesatlah…..lagian dy cm bisae ngurusin jin aja…………..ga bakalan ngurusin ilmu pengetahuan….ada ilmu pengetahuan pasti bilange bid’a bid’a( dia ga mampu seperti itu gurunya ga mampu apa lgi orang tuanya jg)taunya ga ada di zaman rosul, hancurkan dengan rukiyah hanguskan dengan rukiyah,,,,,,,yaaa biar hidupe dengan budaya arab zaman kuno…..yaaa rukiyah itu, syarat biar jin takut pakai tuh udeng udengnya biar kaya orang arab n malaikat jg mgkin….

    • @toni

      anda murid HI??

      kok komennya bawa2 GURU dan ORTU-nya PA?? Gurunya PA itu UST JAFAR UMAR THALIB.. anda tau siapa gurunya ust Jafar??

      islam identik dengan dunia arab.. sebaiknya kita tidak menulis hal yg kurang baik tentang etnis arab ini.

      #dilanjut..

  25. yang gak kompeten debat gak usah ikutan.sebetulnya simple aja,ambil yg positif.toh gak ada jeleknya nambah ilmu pengetahuan atau wacana semacam itu.malah bisa jadi renungan klo tdk mau dijadikan referensi.bahwa kita gak boleh sombong terhadap apa2 yang kita peroleh.dan kita semestinya legowo ada progres dari kalangan umat muslim yg mampu mengurai tali histori ini.sekali lg open mind aja.inget umat Islam bs maju lantaran terbuka bukan malah defensive.buka saja tanpa melibatkan fanatisme berlebihan.bukan kemenangan melulu yang kita kejar tapi kemajuan ilmu yg semestinya kita raih sebagai umat muslim.be positive thinking tanpa mereduksi history sebelumnya.urai sambung,urai sambung.simple kan?

  26. saya setuju sudaz,,,,kalo kita cm mikirin hal ghaib gaib aja jadinya umat islam itu kaya dukun….padahal didunia ini ga ada yang gaib yang gaib hanya Allah SWT….smw ciptaan Allah semuanya bkn gaib…..hanya yang kolot aja yang bilang gaib…..yang gak mampu dan gak mau berusaha…….yaaaa gt jadinya umat islam ketinggalan teknologi…..karena menganggap semuanya hanya Allah yang tahu….. telepati ada kok nyatanya Handphone Transtravel adakok nyatanya VIDEO semuanya adanyatanya tapi itu semua terbatas karena buatan manusia yang buatan Allah lebih canggih lagi pastinya…….kaya setruktur sel…..udahhhhah pokoknya hanya mnusia yang mau berfikir yang akan bakalan maju….

  27. Menurut cerita Al Qur’an, Adam diajari nama2 benda yang malaikat pun tidak tahu. Apakah kita sepicik itu menafsirkan cuman sebatas itu pengetahuan Adam? (cuman nama2 benda doang)

    Ilmu seperti apakah yang diturunkan kepada Adam? Ingat, yang memberikan Ilmu pengetahuan kepada Adam adalah sumber segala ilmu.

    • @monica..

      pengetahuan kita memang lemah dan tidak luas..

      apakah anda bisa menunjukkan kepada kami data/bukti bahwa adam punya literature/teknologi maju yg tidak al qur’an/dalil sebut?

      • Dalil seperti apa yang mas maksud? apakah dalil yang tertulis? dan jika dalil yang dimaksud itu tertulis? apakah harus terang benderang secara harfiah ( langsung disebut secara gamblang?)
        Jika itu yang antum maksud,tentu saja tidak akan ada,namun bukan berarti jjika tidak ada secara otomatis bahwa gambaran kehidupan jaman dulu itu seperti yang terbayangkan pada umumnya. dengan memperhatikan Umur bumi sendiri saat ini kurang lebih 4.5 Milyar tahun (http://teknologi.inilah.com/read/detail/1162642/tahukah-anda-berapa-usia-bumi-kita ),apakah cukup layak bagi kita untuk memastikan bahwa peradaban dan budaya kita saat ini ‘hanya’ mampu menginjakan kaki dibulan saja?

      • @Kang SP..

        sy hanya berpikir begini.. taruhlah memang ada teknologi canggih zaman dulu.. tapi keberadaannya hanya jejak2 saja.. kita yg hiduplah yg seharus membuat teknologi maju untuk seperti jejak2 zaman dulu.. bukan berharap seseorang datang dari angkasa atau bangun dari pyramid untuk mengajari kita teknologi.. itulah makna kholifah di muka bumi.. mari kita cita2kan umat manusia bisa terbang keluar angkasa kesana kemari dengan teknologi yg kita bikin sendiri.. umat yg lalu telah selesai tugasnya..

    • anggaplah kita hidup di ingkungan serba canggih, dengan pengetahuan yang mumpuni, kemudian ditugaskan ke tempat yang tidak pernah dihuni manusia….seperti itu kira2 ilustrasinya.

    • melengkapi jawaban sy yg dibawah..

      ahmadyah punya bukti nabi isa udah turun (mirza GA) bahkan mereka punya kitab. Apa layak umat muslim percaya??

      bisa jadi ada teknologi yg Allah turunkan kepada nabi adam yg tidak kita ketahui.. hanya saja untuk menyatakan nabi adam masih hidup dengan pesawatnya itu yg bertentang dengan hadits.. jika adam masih hidup.. pasti akan dikabarkan kepada kita.. (lihat hadits isa, imam mahdi, dajjal).. jika adam muncul?? diantara yg 3 itu yg mana adam??

  28. http://oediku.wordpress.com/2009/06/19/fakta-ilmiah-adanya-perang-mahabharata-perang-nuklir-zaman-prasejarah/

    bagaimana dengan data diatas memang saya yakin bukan zaman nabi adam tetapi 2 milyar tahun ga tahu deh zaman apa itu waktu itu….sudah benar – benar canggih….zaman itu sangat hebat dalam penyimpanan nuklir….. apakah mungkin zaman sebelumnya kurang canggih lagi…..kitakan tahu sudah berapa kali bumi ini melakukan peremajaan melalui bencana alam…jadi ya tertutupilah semua teknologi itu apa lagi hanya dikuaai oleh kaum tertentu saja…..benar kayanya ciri – ciri kiamat salah satunya semua yang ada dibumi terlihat keatas semuanya……yang tertutupi akan terlihat semua

    • @Tony

      trm ksh links.. hanya saja sumber links artikel agak sulit ditelurusi untuk melacak kebenaran isi tulisan tsb. sy sering buka blog..

      insyaallah sy pelajari dan cari lagi link2 yg mendukungnya..

      @KANG SP

      Maaf sy bls di sini, nuhun kang.. yg kami maksud data apa saja (kalo bisa ada lembaga resmi yg meneliti).. tapi apapun link/data yg pengunjung berikan insyaallah kami pelajari.. setidaknya artikel tsb juga perlu penyeimbang..

      • @Mas TD sebetulnya ana pun tidak ‘terlalu’ memaksakan klaim bahwa dahulu itu peradaban umat manusia sudah berada dipuncak tertinggi, katakanlah ana berada di’tengah’, karena buat ana sendiri rasa-rasanya sulit untuk percaya dan menelan begitu saja keterangan siapapun ( termasuk para mufasir ) perihal peradaban tempo dulu jika melihat umur bumi yang sudah demikian tuanya. Siapapun tidak ada yang tahu apa yang terjadi waktu itu,sehingga sudah selayaknya jika kita sebagai ‘umat yang berpikir’ untuk dapat mencari kebenaran secara ‘layak dan rasional’ tanpa harus taklid dan antipati terhadap pandangan baru sejauh tidak melanggar rambu-rambu syari’at (terus terang ana belum menemukan larangan yang tegas mengenai hal ini)

      • Bagus sekali. Antum tetap kritis dan tidak tertutup dari informasi lain selain Kang Dicky dan HI. Semoga lebih banyak anggota HI yang bisa begitu.

      • @Kang SP..

        Sy pun pernah berpikir seperti Yg akang duga..

        tapi akhirnya sy ambil kesimpulan begini :
        “Allah Maha Kuasa menciptakan umat berteknologi canggih yg bisa mengangkasa antar galaksi, tapi mereka membuat kerusakan di muka bumi.. itulah umat sebelum adam.. bukan nenek moyang saya.. Allah telah menghapus mereka, dan menggantinya adam, yg memulai dari nol teknologi sampai kepada kita yg baru bisa menginjak bulan… yg mungkin saja dimasa depan akan semakin jauh mengangkasa”

      • ya prediksi – prediksi jg…blm tentu benar……lalu bagaimana tulang – tulang di sungai gangga itu banyak sekali dengan residu nuklir……..

  29. @Mas Wid : Ya iya lah….he3x…gak lah mas,Insya Allah ana tetap kritis pada siapapun termasuk KD ataupun kritis terhadap ‘lawan’2nya,sejauh itu tidak melanggar syariat dan ‘tidak masuk’ di alam berpikir ana.

  30. @Mas TD, alhamdulillah sebetulnya kita punya pandangan yang sama,walalu ada perbedaan namun tidak terlalu prinsipil,hanya saja pernyataan antum diatas bisa ‘memancing’ perdebatan yang lebih luas karena antum dengan ‘berani’ menyatakan ada kaum sebelum nabi adam terutama bagi pihak yang meyakini Nabi Adam sebagai (Makhluk yang bernama ) Manusia Pertama. kesimpulan antum itu mungkin bisa jadi benar namun cukup logis buat ana,karena banyak sekali kejadian bencana alam yang sudah menghantam bumi hingga bisa saja hasil kemajuan peradaban tempo dulu itu makin hilang tak berbekas oleh dahsyatnya bencana yang berkali-kali. Mungkin ini bisa jadi bahan kajian kita semua untuk terus belajar dan mencari. Wallahu A’lam

    • Kata-kata Sang Pencari adalah talbis yang ujung-ujungnya akan menjadi pembenaran adanya peradaban bangsa lemurian. TIdak ada juga Nash baik dari Al-Qur’an dan Sunnah yang menceritakan bahwa ada makhluk super cerdas dan super sakti yang tinggal dibumi sebelum adam kecuali bangsa Jin.

      Dimulai zaman Nabi adam tidak ada nash baik Al-Qur’an dan Sunnah yang menjelaskan adanya teknologi tinggi, baik berupa pesawat luar angkasa dll kemampuan metafisika yang tinggi bahkan katanya zaman nabi Adam bisa berdialog lewat telepati, jika memang sakti-sakti maka Adam tidak perlu mencari Hawa 1000 tahun lamanya jika memiliki teknologi super tinggi dan ilmu telepati

      • @Ust PA, He3x…Ustd…buat ana pun perkataan antum juga bisa ana tafsirkan menjadi talbis karena ujungnya-ujungnya hanya sesat dan menyesatkan orang lain yang tentu tak akan pernah habis-habisnya. Ana rasa antum jauh lebih tahu dibanding ana hukumnya sesat menyesatkan dan kafir mengkafirkan.
        Dalam hal ini sekali lagi ana perlahan-lahan menjadi pihak yng bersikap netral jika dikatakan ada dua pihak yang berkonfrontasi ( pihak yang menganggap Jaman Nabi adam itu canggih dan pihak yang berpandangan sebaliknya ). Kenapa demikian? Karena setelah ana cukup menelaah berbagai link dan beberapa buku seperti tauhid dan logika karangan Nazwar syamsu juga buku penghuni bumi sebelum kita karangan Isa Daud, ana mulai bersikap kritis terhadap pandangan ana selama ini. Berkali-kali komentar ana pernah disampaikan disini dan HIW bahwa sangatlah arogan jika usia bumi yang sudah bermilyar tahun ini, manusia baru mengenal teknologi roket,namun bisa jadi pula bahwa jauh sebelum Nabi Adam turun kebumi, umat ‘manusia’ terdahulu sudah pernah mencapai peradaban nano tech,namun karena sifat perusaknya,mereka di musnahkan Allah SWT berkali-kali hingga sisa-sisa peradabannya musnah tak berbekas meninggalkan sangat sedikit bukti-bukti yang sering dilebih-lebihkan ( hoax ). Antum percaya yang mana? Atau tidak percaya kedua-duanya,silahkan. Namun saran ana jangan langsung apriori terhadap suatu pandangan yang baru,sehingga langsung menjustifikasi bahwa lawan antum itu sesat ( mungkin kafir ).
        Jadi jika antum masih kukuh menganggap ana sesat atau apalah..tolong tunjukan pula bukti atau dalil yang TEGAS DAN JELAS yang bisa menjadi bantahan bahwa pendapat ana atau para pecinta teknologi nabi Adam itu SALAH KAPRAH.

      • Saya sudah membaca karangan Muhammad Isa Daud yang berjudul “penghuni bumi sebelum kita” yang dijelaskan beliau yang menghuni bumi sebelum Adam adalah ada makhluk yang menyerupai manusia namun berbentuk tidak sempurna atau bercampur bentuk seperti hewan, ada juga makhluk yang kecerdasannya sedikit lebih pintar dari Simpanse namun bertubuh lebih mirip kera sebelum kedatangan Nabi Adam ke Bumi hingga tidak layak untuk disebut sebagai khalifah dimuka bumi.

        Berkali-kali komentar ana pernah disampaikan disini dan HIW bahwa sangatlah arogan jika usia bumi yang sudah bermilyar tahun ini, manusia baru mengenal teknologi roket,

        Umur Bumi menurut hitung-hitungan ilmuan adalah 4,467 miliar tahun namun anda harus ingat kondisi bumi selama Proses pembentukan planet yang panjang kemudian menjadikan bumi seperti sekarang dengan ukuran dan bentuk geologisnya saat ini yang bisa dihuni manusia butuh waktu selama milyaran tahun juga agar layak huni, sangat arogan jika ada kehidupan dibumi ketika bumi masih berupa gampalan gas, lalu berbentuk bola yang sangat panas selama milyaran tahun

        Namun saran ana jangan langsung apriori terhadap suatu pandangan yang baru,sehingga langsung menjustifikasi bahwa lawan antum itu sesat ( mungkin kafir ).

        Jika anda berbicara kemungkinan adanya makhluk super cerdas/peradaban super tinggi maka saya juga bisa bicara kemungkinan TIDAK ada peradaban supertinggi dan super sakti baik sebelum zaman Nabi Adam dan keturunan adam dibantingkan dengan ketinggian peradaban jaman modern ini :) saya tidak apriori dengan pandangan baru yang tidak bertentangan dengan tauhid saya tidak akan mengatakan sesat atau kafir..

    • @Mas LM

      sy memang pernah menduga ada “umat (mahluk) berteknologi tinggi yg sudah dihapus”
      sesuatu yg dihapus tidak mungkin “terlihat” oleh perdatang baru (adam dan anak turunannya).. sy yg mempelajarinya hanya mendapatkan dugaan2 kecil saja. Dalam Al Qur’an, sy menemukan kita disuruh mengikuti dengan ilmu, tidak boleh berprasangka/menduga2 tanpa ilmu. itulah keadaan sy sekarang.

      Sy hanya mencoba ngobrol dengan @Kang SP.. agar dapat masukan yg berimbang (saling mengingatkan)

    • @ Bung Lukman: yang seperti ilmiah itu menurut anda yang seperti apa? Taklid lalu menutup pintu ijtihad? Dan meng’kebiri’ otak?
      “Tidaklah seseorang menuduh orang lain dengan kefasikan atau kekafiran, kecuali akan kembali kepada si penuduh jika orang yang dijuluki itu tidak demikian keadaannya.” (HR. Bukhori)
      Terus terang ana malas menanggapi orang yang konfrontatif seperti anda,saya rasa salah satu hadits diatas pas buat anda. Terima kasih.

      • Terus terang ana malas menanggapi orang yang konfrontatif seperti anda,saya rasa salah satu hadits diatas pas buat anda.

        saya kira tidak pas sebab Bung Lukman tidak menuduh anda kafir atau fasik?? adapun kata sesat dan menyesatkan adalah kata padanan sangat umum eks” saya tersesat di hutan”, ” mereka sudah disesatkan setan”, ” Sang Pencari sudah disesatkan oleh logikanya yang tidak ilmiah”

      • saya tidak mengingkarinya, tapi lihat komennya dimana? ditujukan ke siapa? emangnya ke bung SP? lihat tuh garis-garisnya… saya dituduh bung SP bahwa saya menvonis bung SP… yang saya vonis kan faham yang nggak ilmiah…. saya berfikir positif bahwa bung SP lagi sensi aja…

      • ijinkan saya menjelaskan kaidah teks: kalau teks sudah berdiri sendiri, tanpa konteks yang membatasi (apalagi tanpa penjelas yang ajeg) maksud dan tujuan teks tersebut, maka teks tersebut jadi bola liar bung LM, saran saya sih, lebih berhati-hati dalam posting komen, karena komen yang bung LM posting bisa menjadi multi-tafsir.. :)

        alangkah elegan bila dijelaskan kembali konteks-nya, mengapa anda berujar begitu, kalau khilaf, masa sesama muslim enggan memaafkan? :)

      • tidak usah marah kalau mencari ilmu Lillahi ta’ala, mari belajar bertoleransi dan belajar dari diri kita masing-masing, itu kan bung LM yang dulu.. nah ini kan bung LM yang sekarang, tinggal tabayyun dengan bung SP.. :)

        toh saya saja memaklumi, bung LM kan.. :)

  31. @Ustd PA , terima kasih..jika antum tidak ‘sembarangan’ memvonis orang lain sesat ( ‘kafir’, buat ana sama saja ) karena sekali lagi antum lebih tahu hukum dan syaratnya dibanding ana. Walaupun setelah ana menjelajah,banyak juga kata-kata antum di blog ini sepertinya dibuat sehalus mungkin untuk mendistorsi maksud yang ada didalamnya yang ujung-ujungnya mengatakan orang lain sesat ( kafir ). Alhamdulillah jika antum sudah pernah membaca buku isa daud,ana sarankan baca juga buku tauhid dan logika supaya tambah lengkap referensinya.
    Perihal klaim atau komentar antum yang mengatakan bahwa bumi membutuhkan proses bermilyar tahun untuk dapat menjadi layak huni seperti saat ini,bisa antum berikan link atau judul bukunya?
    Menurut ana tidak logis jika mengacu pada pernyataan para ilmuwan yang memprediksi usia bumi yang sudah berumur 4,467 Milyar tahun berdasarkan rasio uranium dalam sample bebatuan paling kuno,sementara antum mengatakan dalam jangka waktu itu bumi masih berbentuk ‘gumpalan gas’ yang terus berkembang hingga bermilyar tahun lalu menjadi layak huni termasuk didalamnya ‘baru terbentuk bebatuan yang dingin’. Menurut ana logikanya sudah barang tentu para ilmuwan memprediksi usia bumi dari sample bebatuan yang sudah terbentuk kan? Bukan dari gumpalan gas yang belum membentuk apapun? Sehingga jika antum menghitung kembali usia bumi, bisa jadi lebih dari 4.4 milyar tahun. Jadi sebelum antum bisa memberika bantahan yang lebih logis dan referensi yang cukup,ana masih yakin bahwa kemungkinan kehidupan super cerdas jaman dulu, selalu ada mengingat usia bumi setelah layak huni adalah 4.6 milyar tahun. Terakhir antum belum menjawab pertanyaan ana terdahulu mengenai dalil naqli dan aqli yang TEGAS dan JELAS yang bisa membantah dan melarang pola pikir ana atau HI’ers yang menurut antum itu bertentangan dengan prinsip dasar tauhid.

    • Menurut Wikipedia Bumi memiliki usia sekitar 4.54 miliar tahun (4.54 × 109 years ± 1%) Usia ini ditentukan melalui penanggalan radiometrik meteorit dan sesuai dengan usia bebatuan tertua yang pernah ditemukan dan sampel dari bulan. Matahari, sebagai perbandingan, berusia sekitar 4.57 miliar tahun, 30 juta tahun lebih tua.

      Pada tahun 1862, fisikawan William Thomson mengeluarkan perhitungan bahwa usia Bumi adalah 20 juta hingga 400 juta tahun. liat di http://id.wikipedia.org/wiki/Usia_Bumi

      menurut http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2053830/Rock-evidence-points-oxygen-breathing-life-arriving-Earth-2-5billion-years-ago.html bumi bisa ditinggali pada usia 2,5 milyar berarti 2 milyar tahun sebelumnya bumi belum layak huni oleh makhluk hidup (masih sangat panas dan tidak ada oksigen), makhluk hidup organis bersel satu yang pertama kali muncul, lihat penjelasannya :

      Kapan saat Bumi mulai dipenuhi oksigen dan menjadi tempat yang cocok untuk kehidupan muncul, sebelumnya menjadi misteri. Kini, para ilmuwan berhasil memecahkan misteri itu.
      Ahli geomikrobiologi Kurt Konhauser mengatakn, peristiwa yang lebih dikenal sebagai Great Oxidation Event (GOE) ini terjadi sekitar 2,5 miliar tahun silam.
      Ahli dari University of Alberta ini yakin, awal kehidupan yang bernapas oksigen ditandai dengan meningkatnya tingkat kromium pada batu kuno yang telah diketahui hingga saat ini.
      Hasil studi yang diterbitkan di jurnal Nature ini diperoleh setelah Konhauser dan timnya menganalisa dua ribu sampel batu dari seluruh dunia. Batu tertua yang mereka teliti ditemukan di lautan dan mengandung banyak kromium dari batu daratan.
      Lautan itu merupakan sumber oksigen tempat cyanobacteria muncul. Dari titik itu, atmosfer Bumi menjadi tempat yang cocok untuk organisme rumit bisa hidup.
      Planet hunian manusia ini bergerak sangat lambat, diawali dari makhluk bersel satu hingga organisme dengan beberapa sel

      2,5 milyar dari 4,5 milyar tahun baru muncul oksigen (bumi sudah layak huni hanya untuk mahluk bersel satu namun masih sangat ekstrim untuk ditinggali mahluk bersel banyak apalagi manusia) dan makhuk yang pertama kali muncul adalah yang bersel satu, lalu Allah menciptakan kembali organisme beberapa sel, tumbuhan, hewan dll lalu sampai dengan manusia sempurna bergerak sangat lambat.

      LALU KAPAN MANUSIA MUNCUL???? menurut pendapat para ilmuan manusia muncul sekitar 2 juta tahun yang lalu (namun tidak cerdas dan berakal). Tetapi manusia barangkali berawal dari perkembangan leluhurnya yang hidup pertama kali 4 juta tahun yang lalu. Leluhur pra-manusia adalah mahkluk yang menyerupai manusia yang berjalan tegak dengan ukuran yang kecil LIHAT DI http://id.merbabu.com/fauna/munculnya_manusia.html , mahluk yang menyerupai manusia ini bukanlah MANUSIA YANG CERDAS DAN BERAKAL SEBAGAIMANA YANG DITULIS OLEH MUHAMMAD ISA DAWUD HINGGA TIDAK LAYAK UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI KHALIFAH SEBAB HANYA HEWAN YANG MIRIP MANUSIA!

      Maka jika anda mengatakan ada manusia cerdas dan super sakti mandraguna dari semenjak milyaran tahun lalu adalah merupakan bentuk penjelasan tidak ilmiah! ..

      KAPAN NABI ADAM MUNCUL????

      Adam dan Hawa, yang diyakini sebagai leluhur umat manusia, kemunculannya telah ada sebelum 200.000 tahun yang lalu. Komunitas manusia pertama, bermula di Mekkah (QS.3:96), dimana mula-mula tempat peribadatan didirikan.

      Mekah, yang disebut juga sebagai Ummul Qura/Ibu Negeri (QS.42:7), sesungguhnya adalah kampung halaman, bagi seluruh umat manusia sedunia.

      Nabi Adam adalah Manusia yang pintar setelah diajarkan Allah Ta’ala Ilmu . Karena beliau berhasil mempresentasikan keadaan Alam Semesta dihadapan ALLAH. Kecerdasannya telah membuat para malaikat terkagum-kagum, dan sujud. memuji kebesaranNYA (QS.2:30-34).

      Nabi Adam dan masyarakat di Makkah adalah manusia yang berbudaya, mereka telah mengenal pakaian dan berkomunikasi dengan bahasa yang santun. Hal ini sangat jauh dari gambaran, bahwa Nabi Adam adalah manusia primitif, yang berpakaian sekedarnya dan hanya mengenal kapak batu, sebagai alat bantu.Namun adam tidaklah mengenal kemampuan telepati, kesaktian tinggi atau teknologi pesawat luar angkasa seperti klaim KD.

  32. @Ust.PA terima kasih info link nya, info itu cukup berharga untuk ana kaji lebih dalam validitasnya. Katakanlah ada kesepakatan jika dalam kurun bermilyar tahun itu bumi butuh proses yang sedemikian lama hingga layak huni bagi makhluk ber sel banyak seperti manusia, hingga waktu kemunculannya diprediksi mengerucut saja hingga jutaan tahun lalu dan itupun belum memiliki tingkat budaya seperti sekarang ( setidaknya ),kemudian apakah dalam kurun waktu jutaan tahun itu proses perkembangan peradaban manusia ‘hanya’ di tempatkan dalam kurun waktu 100 – 200 tahun saja? Naif sekali…
    Sekedar sharing saja,ada beberapa link yang sekiranya bisa antum telaah ( mudah2an antum sudah pernah membacanya ) yang bisa dijadikan link ‘tandingan’ untuk juga dapat dikritisi secara arif dan logis
    http://mahera.net/2011/12/fosil-manusia-modern-di-zaman-purba-dinosaurus-misteri/
    http://www.jaist.ac.jp/~rac/pub/kanigara/id/Home/jambangan.htm
    http://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_Adam
    sebetulnya masih ada beberapa link lagi,namun ana takut jika lebih dari 3 dianggap spam hehehe.
    Perlu antum ketahui jika 3 link diatas sudah barang tentu memiliki banyak artikel link lainnya yang sejenis. Singkat cerita jika menurut ana tidak ilmiah juga jika mengkotak-kotakan kurun waktu sejarah yang berjuta-juta tahun itu dengan menganggap kemajuan modernitas manusia hanya berada pada kisaran 100- 200 tahun kebelakang jika yang menjadi rujukan adalah kemajuan saat ini. Ana juga yakin jika 3 link dan pernyataan ana diatas tidak cukup mewakili dan tidak bisa langsung dijustifikasi bahwa peradaban dahulu itu luar biasa tinggi sehingga langsung ‘menihilkan’ kemungkinan lain,namun tidak bisa juga jika kita berpendapat bahwa dahulu kala peradaban nya itu primitif sembari langsung ‘menihilkan’ kemungkinan lain. Kemungkinan lain selalu ada dan tetap jadi misteri… ana hanya mencoba untuk menelaah QS 34:45 dari sudut yang ‘tidak biasa’

    • Ternyata tak selamanya ilmuwan itu menjadi “orang suci” di dunia ilmu pengetahuan/sains, mereka tdk selamanya menjunjung tinggi metode ilmiah dlm mencari kebenaran sains.

      link http://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_Adam sangat-sangat-sangat TIDAK LAYAK untuk dijadikan referensi sebab dilatang belakangi informasi dari kitab ramayana yg berupa mitos dan legenda yg tidak ilmiah

      adapun link :
      http://mahera.net/2011/12/fosil-manusia-modern-di-zaman-purba-dinosaurus-misteri/

      saya cuma tersenyum, sebab mirip belum tentu sama, tolong berikan bukti bahwa jari tangan manusia bisa menjadi batu??? tiga hari saja potongan jari manusia terkubur maka akan langsung membusuk lalu bagaimana bisa menjadi fosil batu???

      artikel tersebut mengatakan :““Doktor Brosshil, Ketua Fakultas Geologi, Institut Berry, Kentucky, Amerika Serikat pada tahun 1938 menemukan 10 jejak binatang yang menyerupai manusia di karang pasir pada zaman karbon. Foto mikroskop dan infra merah membuktikan, bahwa semua jejak ini adalah tercipta secara alami dari pijakan kaki manusia, dan bukan diukir oleh tangan manusia. Menurut perkiraan, yang paling mengejutkan bahwa batu-batu tersebut meninggalkan jejak kaki manusia yang diperkirakan umurnya mencapai 250 juta tahun yang lalu.”

      ada keanehan dalam artikel ini tertulis 10 jejak binatang yang menyerupai manusia lalu kok langsung memastikan bahwa semua jejak ini adalah tercipta secara alami dari pijakan kaki manusia, dan bukan diukir oleh tangan manusia sudah terjadi penambahan tulisan yang “lebay”

      link http://www.jaist.ac.jp/~rac/pub/kanigara/id/Home/jambangan.htm

      foto jambangan yang ditampilkan tidaklah terbelah dua lihat saja :) jadi foto tersebut bukanlah foto yang berasal dari artikel tersebut yang dikatakan terbelah dua :) besar kemungkinan ada rekayasa orang-orang tersebut padahal berasal dari zamannya sendiri, sangat banyak rekayasa dan kebohongan dalam dunia arkheologi yg harus kita waspadai

      • Ust.PA terimakasih atas daya kristis antum yang luar biasa,terus terang ana belum sejauh itu. Mengenai bukti-bukti yang bisa menguatkan bahwa potongan jari bisa menjadi batu tentu harus melihat kembali terminologi dari fosil sendiri ( saya kira definisi dan penjelasan mengenai fosil ini banyak sekali di internet ).
        Sebagai tambahan informasi bisa lihat http://id.wikipedia.org/wiki/%C3%96tzi
        Tujuan saya mencatumkan link ini hanya sekedar menegaskan bahwa bisa saja potongan jari itu terawetkan secara alami hingga menjadi batu. Sayang nya setelah saya lacak,saya memang tidak menemukan link atau informasi lain mengenai ‘keotentikan’ potongan jari tersebut.
        Kemudian mengenai judge penambahan tulisan yang ‘lebay’ menurut antum. Ana juga Cuma bisa ‘tersenyum’ sambil mengurut dada,hehehe. Apakah sikap kritis harus sejauh itu? Masih menjadi polemik menurut ana,apakah harus selalu menolak mentah-mentah informasi yang berasal dari seseorang yang dari sisi keilmuwannya sudah diakui? Atau harus selalu menelan bula-bulat? Padahal ana yakin sekali jika seorang Ilmuwan seperti beliau sudah barang tentu telah melakukan analisa ilmiah sebelum di ungkap ke public, but anyway thanks for remain me to keep my eyes warry.

    • Jembatan Adam

      Artikel Wikipedia Jembatan Adam hanya menyimpulkan bahwa jembatan itu bisa jadi terbentuk secara alami atau buatan manusia. Tidak ada kesimpulan tentang peradaban canggih yang mampu membuat pesawat antariksa. Seandainya benar Jembatan Adam itu buatan manusia, tidak otomatis jadi pembenaran akan keberadaan teknologi canggih yang diklaim Kang Dicky dan Hikmatul Iman.

      …namun apakah jembatan ini benar-benar terbentuk secara alami ataukah merupakan suatu mahakarya manusia, hal itu belum bisa mereka terangkan.

      Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_Adam#Evolusi_geologi_dan_usia

      Sepatu Purba

      Jejak sepatu purba sebetulnya hanya fenomena geologi biasa. (http://www.talkorigins.org/faqs/paluxy/meister.html) Seandainya benar ada sepatu/sandal purba apa berarti ada pesawat ruang angkasa purba? Jelas tidak berhubungan.

      Vas Metal Purba

      Tentang vas metal yang dikatakan berumur 540 juta tahun lalu.

      Pertama, artikel ini merujuk pada artikel Scientific American. Ternyata artikel asli di Scientific American tidak pernah menyebutkan umur benda ini hanya mempertanyakan asal-usulnya. Baca artikel aslinya di Wikipedia.

      Kedua, artikel asli di Scientific American sama sekali tidak pernah menyertakan gambarnya. Yang beredar di internet (dan ditampilkan di artikel itu) hanya gambar objek yang dianggap mirip dengan vas itu. Ini sekadar hoax dan sudah dibahas di sini.

      • @Mas Wid terima kasih juga sudah bersedia mengomentari ana yang ‘tersesat’ ini…
        Mas,ana mengerti dan kalau tidak salah juga di komen sebelumnya saya menyatakan bahwa sangat mungkin tiga link itu tidak mewakili, dan lagi ana tidak bermaksud memperkuat dugaan atau menjustifikasi kebenaran kemampuan super canggih nabi adam, ana hanya menanggapi komen Ust PA yang mengatakan bahwa bisa jadi periode ‘manusia beradab’ itu dimulai sejak 200 – 300 rb tahun lalu semenjak prediksi kemunculan Nabi Adam.

  33. @Ust. PA,…apa bedanya ? buat ana sama saja….kafir,sesat,salah,hanya katanya saja yang beda namun maknanya sama saja. Kafir / sesat buat orang Islam sudah barang tentu ditujukan pada Non Muslim,begitu juga ana yakin mereka menyebut orang Islam sebagai kafir atau domba-domba tersesat.
    Bukankah jalan kebenaran ( jalan yang benar ) itu hanya satu? Sehingga sudah barang tentu jalan yang lain sesat? Atau kafir? Ana rasa tidak berlebihan atau pas- pas saja jika ana anggap bung Lukman dengan berani mengatakan sesat dan menyesatkan sudah barang tentu beliau dengan berani menganggap orang yang berseberangan itu bukan berada di fillah nya. Astagfirullah! Berlaku adil lah!

    • ad hominem, logical fallacy.. coba anda baca al Qur’an.. bukankah malaikat mengakui bahwa mereka sedikit sekali ilmunya di hadapan Nabi Adam.. jika memang ada peradaban khalifah sebelum Adam berarti Malaikat tahu itu dan tahu nama-nama yang diketahui Adam sebelumnya.. nyatanya Malaikat mengakui ketidak tahuannya.. berarti peradaban canggih sebelum Nabi Adam hanyalah fantasi.. dan tentang nabi Yunus ditelan kapal bangsa Lemuria, ini juga tidak logis karena Al Qur’an jelas-jelas menyebut Nabi Yunus ditelan di perut ikan Nun.. bukan ditelan kapal bangsa Lemuria.. satu lagi, tentang kecanggihan Adam, ternyata tidak diketahui Adam mewariskan kecanggihan teknologi kepada keturunannya.. pada peristiwa banjir masa Nabi Nuh pun, teknologi kapalnya dikisahkan menggunakan kayu.. bila Adam punya kapal ruang angkasa yang canggih mestinya Nabi Nuh membuat kapal ruang angkasa juga.. nah.. bukankah fantasi tentang Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Yunus adalah tidak logis dan tidak berdasar? bukankah fantasi seperti itu hanyalah sesat menyesatkan? .. catat, saya tidak menvonis orang tapi menvonis perbuatan fantasi yang tidak ilmiah.. dengan begitu, adalah tidak pas bila saya dihakimi dengan menggunakan dalil hadits seperti yang saudara SP kemukakan.. saya jSP tahu asbabul wurud hadits tersebut? dan bagaimana dengan konteks menvonis orang yang nyata-nyata sesuai tuduhan? Ingat! sebelumnya saya tak pernah berdebat dengan SP.. saya juga belum pernah menvonis saudara SP.. bahkan hingga detik saya komen ini

      • Buat Saya jawaban anda tetap mentah!..jika memang rujukan anda adalah QS 2:31, silahkan juga baca ayat sebelumnya ( 30-red ),darimana malaikat tahu dan bisa berprasangka jika nanti ‘orang’ yang akan membuat kerusakan? Bisakah anda membuat suatu perumpamaan yang bisa membuat saya tidak berpikir ‘yang tidak-tidak’ atau yang ‘mengada-ngada’? atau mungkin bisa dikaruniai ‘pengelihatan’ masa depan? Atau justru sebelum Nabi Adam, ada bangsa ‘setengah manusia’ yang kerjanya membuat kerusakan? Atau apa? Untuk Bahtera nabi Nuh plus ditelannya Nabi Yunus,saya tidak mau berkomentar lebih jauh,karena keterbatasan dan saat ini masih mencari referensi yang valid sembari membuka ruang logika dan berusaha untuk tidak ‘terlalu taqlid’hanya kepada sesuatu yang letterlex sambil mengabaikan sesuatu yang tersirat.

        Bung Lukman,jika perkataan anda perihal ‘sesat-menyesatkan’ dan anda tidak mau mengakui,bukan sesuatu yang prinsipil. Tidak ada bedanya bagi saya toh ‘menghakimi’ seseorang atau perbuatan orang itu hanyalah permainan bahasa yang terlihat manis namun talbis! Ujung-ujungnya sama saja. Diantara jalan yang bercabang tentu hanya satu jalan yang benar dan yang lainnya sesat,salah atau kafir!,…apakah anda masih menganggap saya berbeda jalan dengan anda?
        Kita memang belum pernah berdiskusi sebelumnya namun tidak berarti anda atau saya tidak bisa langsung memvonis atau menjudge salah satunya sesat bukan? Bisa saja saya langsung memvonis si-a, si-b atau si-c yang kebetulan aktif dalam blog ini dengan hanya melihat komen atau pernyataannya, tanpa harus langsung aktif berdebat.?
        Bung, terus terang,bukan ahli agama dan ahli bahasa,HI juga Cuma sampai dasar 3,kerja juga jadi buruh pabrik,singkatnya mungkin tidak ada yang bisa saya banggakan di dunia. Namun saya berusaha sekuat tenaga untuk memulai sesuatu yang tidak menyinggung orang lain, saya lebih suka memberikan ‘kesimpulan’ dibelakang atau diakhir pembicaraan dengan seseorang daripada langsung berani mengambil sesuatu kesan dimuka yang bisa jadi belum tahu apa-apa, itupun jika memungkinkan…jika tidak,saya lebih suka memakai pendapat orang itu sebagai pembanding tanpa harus menjudge,baik itu ide atau pun orangnya…intinya menghargai seseorang tidak harus selalu berurusan dengan vonis memvonis. Saya rasa anda jauh lebih mengerti itu dibanding saya. Terima kasih.

  34. esensi dr seorang muslim sejati adalah tidak akan berani-beraninya mengklaim menuduh sesama muslim itu kafir.krn yg berhak sekali lg menjatuhkan istilah itu adl Allah.klo boleh saya pendapat,tlg utk argumennya cukup mengupas permasalahan peradaban bukan melakukan judge lawan bicara.klo boleh pendapat lg..adanya pemikiran atau wacana baru,mestinya mengurai tali sejarah kan?bukan malah memojokkan perihal keimanan nara sumber.blog ini adl jls2 para cendekia muslim.jgn memasung status keimanan seseorang.itu tidak baik.
    klo boleh tanya? merujuk pada slh satu surat Asy Syuura ayat 29 Allah berfirman:
    ” Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya. ”

    apakah bisa dimaknai bahwa peradaban makhluk melata itu jg meliputi ruang langit?klo mmg iya berarti peradaban langit benar adanya.mohon pencerahannya..

    • Maaf apakah anda ini sekuler? Di satu sisi anda nafikan keimanan tapi di sisi lain anda ingin mengupas ayat al Qur’an. Sebenarnya maksud anda ini apa? Cobalah anda lihat ke beranda dan baca hadits yang terpampang. Blog ini ada adalah untuk menundukkan akal agar mendahulukan keimanan

      • maap mas..dr td aq liat saudara suka ngejuds status keimanan.justru org yg selalu ngerasa unggul tu yg hrs dipertanyakan.Rosul menjunjung tinggi benar nilai2 keilmuan.keilmuan yg nantinya memperkuat keimanan.muslim spt saudara mohon maap kesannya mengajak peradaban yg statis.padahal Islam mengajarkan dan mengajak peradaban maju.utk bahasa “maju”silahkan definisikan sendiri tanpa ngejuds keimanan lg.Qur’an jg merupakan penjelas sgl fenomena alam.dan menunjukkan bahwa Islam adl agama sepanjang masa.baik itu masa peradaban yg modern maupun yg atau akan modern.yg jls forever..artinya sehebat apapun pada masa yg katanya dibahas primitf tp kebudayaan jauh lbh tinggi, saya cukup menerima dijadikan referensi atau tidaknya itu lbh pada masalah letak manfaatnya atau sekedar wacana.sah2 aja kan..krn itu tetap pada satu masa,yakni masa dulu sampai skg.semisal benar adanya,selayaknya sebagai muslim kita hrs bangga dan semangat utk mencari tau keilmuan yg maju tsb dan tentunya menguatkan keimanan jg mengingatkan kita agar tdk sombong dg keadaan skg.bukan malah dikerdilin oleh para Western yg sll bikin dikotomi Timur-Barat.

  35. Weekls World News ?? hahha itu situs berita tipu2 dr justin biber laki2 sampe Jack chen meninggal diberitain disana. cuma orng bego yg anggep berita disitu berita sungguhan.

  36. Ping-balik: Menurut Kang Dicky Ternyata Dinosaurus Adalah Hasil Kreasi Nabi Adam!!! « metafisis.wordpress.com

  37. Sebaiknya sesama muslim yang tujuannya sama, yaitu, tujuannya bukan syirik, bahkan bangga dengan ke Islamannya dan bahkan sama-sama menghindari syirik, kenapa harus berkelahi? Kadang perbedaan pendapat itu hal yang lumrah. Tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar. Jangan sampai kita menjudge sesuatu salah nanti di kemudian hari kita malu setelah semua terbukti, lagipula Nabi Muhammad juga pernah menyampaikan, jika kita tau benar atau salah maka jangan di iyakan dan juga sanggah.

    Saya ada yang setuju dan tidak setuju, setuju karena memang Nabi Adam memiliki pengetahuan tinggi, dan mungkin puncak pengetahuannya di saat Nabi Nuh, Lagipula di jaman tersebut umur orang sangat panjang-panjang jadi sangat mungkin dapat menggali ilmu yang tinggi. karena itu di jaman tersebut orang-orang sudah sombong dan meremehkan Tuhan dan malah memuji-muji berhala, yang sebenarnya itu adalah patung-patung orang-orang yang hebat yang di idola-idolakan, Karena itulah Allah menghancurkan segala ilmu pengetahuan yang di miliki sehingga harus memulai kembali dari awal, dan begitu trus setiap Allah menghancurkan suatu negeri.

    Tapi jika Nabi Adam datang dengan pesawat atau apalah, atau sampai-sampai Nabi Adam sampe bikin nuklir buat besarin dan kecilin binatang, teralu berlebihan jika seperti itu :p

    Seperti kita jaman sekarang, selalu mengidolakan orang dengan berlebihan bahkan menganggap dia adalah sumber Ilmu, itu juga sudah dalam kategori syirik. Apa adakah seorang Nabi yang kita ketahui menyuruh orang-orang memujinya? Setiap Nabi

    Yang pantas di puja-puji itu adalah Allah, jika dengan manusia walaupun dia memiliki ilmu tinggi, janganlah suka memuja-muji, itu juga sudah di larang dalam Islam. Saya rasa bagi ahli agama juga mengerti itu. Jagalah hati.

    Semoga sesama Islam yang memang bukan kronco-kronco orang penghancur Islam janganlah saling berkelahi, lebih baik bergabung dan bekerjasama. Jangan gara-gara hal sepele membuat ada penyusup, seperti kisah-kisah sahabat-sahabat dibunuh karena lengah terhadap musuh.

    Sekarang masalah yang sedang terjadi sekarang di Indon ini, masalah kritis tentang kesesatan dalam hal orang-orang pergi ke dukun, orang meminta bantuan kepada jin dan syethan. Tapi pertanyaannya apa mereka bisa salahkan? Kadang kita bertanya kepada diri sendiri, seberapakah kalian sudah mencegah mereka secara benar? Apa yang sudah kita lakukan, termasuk dalam urusan membantu perut orang lain. Kadang dari mereka membutuhkan uang secepatnya karena hutang, dll. Apakah kita mampu membantunya? Tidak kan, alhasil mereka pergi ketempat salah.

    Makanya daripada berdebat hal-hal yang tidak penting, sebaiknya bekerjasamalah dalam Islam bagi orang yang mampu, seumpama bukalah usaha, perusahaan, pergunakan uangnya untuk kemashlahatan orang Islam, lalu masuklah kepemerintahan, ubah hukum-hukum yang merugikan umat islam, apalagi yang membuat umat Islam menderita, seumpama, seperti korupsi pejabat.

    Pertanyaannya, apakah dengan ilmu kita, kita sudah benar-benar berguna? Atau selama ini kita hanya menghabis waktukan untuk berdebat kusir?

    Seperti Nabi Muhammad katakan, rusak 1 bagian di dalam tubuh maka rusak semuanya. Hati dari suatu bangsa adalah kepemerintahan. Jika kepemerintahan baik maka umatpun makmur. Semoga dengan ilmu rukyah yang ada tidak hanya untuk mengobati korban santet atau sejenisnya, semoga dengan imu tersebut bisa digunakan untuk memperbaiki pemerintahan yang bobrok, agar lebih berguna.

    Semoga Islam bersatu. Wass Wr Wb

  38. Assalamualaikum wr. wb.
    samprazaan…
    bukankah Allah sebaik-baiknya hakim? jangan saling menghakimi dan merasa paling benar.
    seringkali manusia satu dan lainnya mengimani ayat-ayat Allah dengan berbagai persepsi,,hal ini wajar sekali, karena didalamnya ada ayat muhkamat dan mutasyabihat yang perlu dikaji lebih dalam lagi. Islam agama yang diridoi Allah SWT, kalau kita semua ingin mendapatkan ridho dari Allah maka bersatulah hai muslimin muslimat. mukminin dan mukminat. perbedaan merupakan rahmat. penafsiran merupakan kemampuan bahasa logika manusia untuk menemukan sebuah kesepahaman dari ayat yang dimaksud. selama kita semua bersandar dan bersujud kepada Allah dan meng-iman-i semua ajaran dari Nabi pilihan, maka jalanilah hidup kita dengan rukun damai sejahtera. bukan dengan selalu mengurusi perbedaan persepsi dan keilmuan.
    masing-masing dari kita semua punya potensi / kelebihan atas titipan dari sang Kuasa berupa pengembangan nalar, pengembangan tafsir, metafisika dan tenaga sesungguhnya (TD). apapun sah saja bagi mereka yang mampu mengendalikan diri nya atas nafsu-nya. dan menggunakan hati serta akalnya untuk memahami dan menerima semua realita dan keagungan dari Sang penciptanya.penemuan manusia yang didasari ilmu dan logika jangan kemudian selalu disalahkan hanya karena menurut nafsu manusia tidak sesuai dengan akalnya. tidak ada yang tidak mungkin didunia ini apa yang kita lihat, jika Allah sudah menghendaki maka terjadilah.

  39. Debat kusir yang tak berujung

    tak ada data dan diagram yang jelas……

    kalau saya sih ya sudah jelas sekali kalau Allah mengkehendaki maka semua yang mustahil jadi mungkin
    saya juga tidak meragukan daya fikir Nabi dan Rassul kita yang genius
    untuk menciptakan barang se hebat itu tak ada yang sulit
    tapi apakah Ilmu hanya di simpan untuk mereka sendiri dan di gunakan mereka sendiri sehingga tidak sampai pada Zaman kita sekarang??
    saya rasa mereka tak akan Egois seperti itu….
    dan Tekhnologi seperti itu akan sangat sulit di temukan buktinya (jika memang ada)

  40. Kalo ana lebih baik mengamalkan tuntunan hidup yang pasti dari Rasululloh dan mengembangkan ilmu dengan dikawal oleh iman sesuai tuntunan Rasululloh. Tidak perlu menghabiskan energi untuk berpikir tentang hal-hal yang kurang memberi manfaat.
    :)

  41. Ping-balik: Menurut Kang Dicky Ternyata Dinosaurus Adalah Hasil Kreasi Nabi Adam!!! | Hikmatul Iman Watch

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s