Menaruh Azimat Di Warung – Mujarobat

Satoto FE

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum Saya mau bertanya…Bagaimana hukumnya menggunakan do‘a/bacaan tertentu untuk mengobati sakit, mendamaikan orang bertengkar atau cara tertentu misalnya jika ingin melariskan barang dagangannya maka di balik pintu toko/warung ditempeli ‘azimat‘ yang isinya gambar/huruf AlQur‘an. Istilahnya mujarobat. Apakah cara spt berdosa jika dilakukan? Apakah itu termasuk bid‘ah? Terus saya minta penjelasan definisi bid‘ah itu sendiri, apakah cakupan bid‘ah hanya pada ibadah saja atau menyangkut masalah muamalah umum seperti mujarobat itu?

Jawaban:

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb. Perbuatan seperti itu bila dilihat dari keaslian ajaran Islam, tidak ada contoh dari Rasulullah SAW. Sebagai pedagang yang sukses, beliau tidak pernah mengantungi azimat atau aji-aji tertentu. Tidak juga dilakukan oleh para shahabat beliau. Padahal para shahabat terutama yang berasal dari Mekkah (muhajirin) sangat piawai dalam berdagang. Tapi tak satu pun riwayat kita dapati bahwa mereka menuliskan ayat Al-Quran terntentu sebagai penglaris dagangan.

Disisi aqidah, bila seseorang menggantungkan harapan dari azimat dan sejenisnya sebagai yang mampu menolongnya dan memberikan keuntungan serta keberkahan, maka perbuatan itu bisa digolongkan kepada syirik. Karena beri‘timad/bergantung kepada selain Allah. Padahal hanya Allah tempat bergantung dan menambatkan harapan. Selebihnya adalah usaha dan ikhtiar serta kerja keras. Kalo etos kerja rendah, tapi dagangan mau laris, tentu saja jauh asap dari api. Meski ribuan ayat digantungkan di dinding, dagangan tidak akan laris. Sekalian saja dagang mushaf Al-Quran, toh isinya semua ayat Al-Quran.

Sedangkan mengobati orang sakit, memang ada ajaran dari Rasulullah SAW sendiri untuk membacakan ayat-ayat tertentu serta doa dan zikir yang shahih. Namun bila doa, zikir dan bacaan itu tidak bisa dipahami maknanya, maka perbuatan itu bisa membawa kepada sihir dan diharamkan.

Wallahu a‘lam bis-shawab. Waassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

dikutip dari:

http://www.syariahonline.com/v2/aqidah/2489-menaruh-azimat-di-warung-mujarobat.html

 

9 thoughts on “Menaruh Azimat Di Warung – Mujarobat

  1. kalau anda hanya mengandalkan akal saja tanpa mempercayai yang ghoib, bagaimana anda bisa percaya dengan Allah yang pastinya belum pernah anda lihat.?
    semua bisa terjadi jika Allah menghendaki, segala yang terjadi di dunia ini (sunatullah) pasti ada sebabnya (lewat lantaran),

  2. Pake’ jimat sah2 aja krn itu hanya sebagai sarana agar mudah terkabul apa yg jd tujuan qt bukannya dlm tiap2 huruf alquran itu ada malaikat penjaga dan alquran itu penuh dg hikmah

    • betul skali bung, tp sy tambahkan ya, jimat sbagai sarana memanggil jin! Dan kita akan mendapat ilmu hikmah si jin! Contoh:ilmu kebal, ilmu pengasih agar disukai cewek, ilmu menarik benda pusaka, ilmu sihir, pokoknya banyak deh!

      Kapan anda akan dewasa klo pikiran msh seperti bocah ingusan?

    • wOWw
      ada yg bilang make jimat doax bisa cpt terkabul, ada yg tau juga klo d huruf arab ada malaikatx yg bs mmpercepat proses terkabulx doa.
      LUARRRRRR BINASA

      # sambl garuk2 kepàla

  3. Menurut saya…bagi yang sudah biasa menggunakan AZIMAT atau WIFIQ dan sejenisnya…dan percaya ke MUJAROBATAN benda-benda itu…tidak ada halangan anda memilikinya. meski saya secara pribadi tidak suka memakai AZIMAT, tapi bukan berarti saya mempunyai WEWENANG untuk memberi PENILAIAN terhadap ZIMAT dan PEMAKAI nya.

    Persoalan ada kasus pemakai AZIMAT membawa PETAKA atau TRAGIS, bagi saya itu tidak bisa di genaraalisir dan di jadikan alasan atas KETIDAKBOLEHANNYA.

  4. *make jimat tu g boleh.
    *kt spa pake jimat g boleh ???

    *kata saya

    *mana dalilx ???

    *seabrekc dalilx cRi sndiri d google

    #sambil ngopi

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s