Pengobatan meditasi dan reiki perguruan tenaga dalam Tetada Kalimasada

Agus Nugroho

Pertanyaan:

Assalamualaikum Wr. Wb. Melanjutkan pertanyaan saya terdahulu, dan juga selaras dengan pertanyaan effiyanti-sweden, pengobatan mirih yang dilakukan oleh kalimasada yaitu “reiki” hanya ditambah dengan melakukan meditasi (pembersihan diri “katanya” )dimana malam jumat dilakukan sendiri sendiri dengan niat bermakmum kepada guru “HS” Apakah islam mengenal meditasi? Apakah ini sihir? Dan bagaimana menyadarkan mereka yang terpesona?

Jawaban:

Assalamualaikum Wr. Wb. Istilah meditasi sesungguhnya tidak dikenal dalam syariah Islam. Yang lebih dikenal adalah doa dan permintaan untuk disembuhkan dari penyakit. Doa-doa serta beragam lafaz zikir memang banyak diajarkan oleh Rasulullah SAW, baik berkaitan dengan penyakit yang bersifat medis atau pun non-medis (pengaruh dari makhluq ghaib atau sihir). Termasuk di dalamnya ayat-ayat tertentu dalam Al-Quran dan lafaz-lafaz yang memang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya yang mulia. Selebihnya, merupakan ikhtiar dan usaha berdasarkan segala sesuatu yang bersifat empiris dan pengalaman berdasarkan khazanah kekayaan tiap-tiap peradaban manusia. Baik itu merupakan ilmu kedokteran modern yang saat ini sedang diimami oleh peradaban barat, maupun ilmu-ilmu kedokteran warisan dari beragam belahan bumi lainnya yang kadang bisa mengisi kekurangan ilmu kedokteran barat.

Sementara itu Islam pun mengharamkan praktek pengobatan yang menggunakan kekuatan ghaib dan sihir, dengan beragam penamaan dan istilah yang digunakan. Biasanya, bentuk-bentuk pengobaan yang menggunakan kekuatan ghaib tertentu membutuhkan pola-pola ritual tertentu yang tidak bisa diterjemahkan dalam bentuk nalar dan logika akal sehat. Termasuk puasa dengan hari tertentu dan berpantang makan makanan tertentu, melakukan upacara ritual pada malam-malam tertentu, atau serangkaian pola lainnya yang tidak ada alasan logisnya. Semua tindakan itu sangat rentan terhadap resiko penggunaan kekuatan sihir dan makhluk ghaib yang dilarang dalam syariat Islam. Kecuali bila bentuk-bentuk itu memang ada dasar dalil yang menerangkan kebolehannya dari Rasulullah SAW. Seperti penggunaan ‘sidr’ atau daun bidara untuk ruqiyah yang menurut sebagian ulama memang ada dasar nashnya.

Secara prinsip, bila memang ada dasarnya, maka hukumnya boleh sebagai ittiba‘ pada sunnah Rasulullah SAW. Namun bila tidak ada dasar nashnya, juga tidak ada penjelasan nalar dan logikanya, juga tidak dikenal sebagai bentuk ilmu pengobatan kedokteran medis yang dikenal, maka hukumnya menjadi syubhat. Sedangkan bila ada indikasi kuat penggunaan sihir, jin, makhluq ghaib dan sejenisnya, maka hukumnya jelas haram.

Wallahu a‘lam bishshowab. Wassalamualaikum Wr. Wb.

dikuti dari sini

 

3 thoughts on “Pengobatan meditasi dan reiki perguruan tenaga dalam Tetada Kalimasada

  1. Agak bingung nih pak, kalo Tetada ( terapi tenaga dalam ) Kalimasada mengenal istilah pengobatan Reiki kalau boleh tahu sumber keilmuannya / literaturnya dari mana? Siapa Masternya di Kalimasada ? siapa yang mengattunement sampai level master ? soalnya istilah Reiki itu kan dari Jepang (Mikao Usui) yang secara Tradisi mengharuskan Proses Attunement bagi Praktisinya. Mohon penjelasan. Trims

  2. wes gakmasuk akal semua yang andah bicarakan kenapa anda kok bicara islam mengharamkanpengobatan dengan mengunakan kekuatan ghoib anda mengambil dari kitab apa dan sumber ilmu apa yang anda pelajari tolong di jelaskan dengan sebenar benarnya jangan hanya bikin orang bingung dan sesat

  3. yang di maksud kekuatan ghoib kalau menurut anda itu yang bagaimana apa kekuatan Alloh itu bukan kekuatan ghoib doa memohon pada Alloh dan doa tersebut di kabulkan dan si sakit diberikan kesembuhan apa itu bukan di namakan ghoib tolong anda jelaskan jng hanya bisa bicara aja tapi gak bisa menyelesaikan dan menerangkan apa yang anda bicarakan…itu namanya pendusta mengada mengada kebohonmgan

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s