Lailatul Qadr Menurut Dicky Zainal Arifin (Guru Utama Hikmatul Iman)

Dalam perdebatan dengan murid-murid Hikmatul Iman, sering kali mereka beralasan bahwa Hikmatul Iman hanya Lembaga Seni Bela Diri saja yang fokus pada tenaga murni, bukan paham keagamaan. Artinya Hikmatul Iman tidak bisa dihukumi memiliki pemahaman menyimpang. Namun, semakin banyak bukti yang terkuak menunjukkan Hikmatul Iman sesungguhnya.

Kali ini, kami memperoleh informasi tentang tafsir Lailatul Qadr menurut Kang Dicky, Guru Utama Hikmatul Iman. Di Hikmatul Iman, Lailatul Qadr disebut dengan nama lain Arkhydar. Menurut informasi dari murid-murid HI yang bersumber dari pendeteksian Kang Dicky, Ramadhan ini Lailatul Qadr jatuh pada 10/8/2012.

Arkhydar telah tiba, harap maksimalin ibadahnya !!

Malam ini fuktuasi energi sangat tinggi, apakah ini yang dinamakan malam “Lailatul Qodar”…?

Tafsir Lailatul Qodar Versi Kang Dicky

Lailatul Qadr menurut Kang Dicky adalah suatu malam yang dipenuhi oleh limpahan energi. Limpahan energi ditafsirkan dari surat Al-Qadr ayat 4.

QS. Al-Qadr: 4

Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. (QS. Al-Qadr: 4)

Menurut Kang Dicky, malaikat-malaikat adalah istilah lain untuk energi. Di zaman ketika turun Al-Qur’an belum dikenal istilah energi sehingga digunakan istilah malaikat-malaikat. Jika yang dimaksud Allah adalah malaikat tertentu, biasanya selalu disebutkan namanya, misalnya Malaikat Jibril, Malaikat Mikail, dst.

Metode tafsir ini sama persis dengan tafsir surat Ar-Raad:11 bahwa manusia diselubungi energi metafisika.

Didalam Al-Quran surat Ar-Raad:11 dinyatakan bahwa manusia dijaga oleh sesuatu yang dibahaskan dalam tafsir Al-Quran dengan istilah malaikat, mungkin zaman dulu belum ada istilah energi sebab apabila yang dimaksudkan adalah malaikat, Al-Quran biasanya menyatakan dengan namanya, misalnya Malaikat Jibril. Energi ini yang kita kembangkan sehingga menjadi dahsyat sekali.

Sumber: Tenaga Metafisika Hikmatul Iman

Lailatul Qodar dalam Tafsir

Sayyid Quthb dalam tafsirnya, Fi Zhilalil Qur’an, menulis tentang Surat Al-Qadr

Juga karena turunnya para malaikat dan Malaikat Jibril a.s secara khusus, seizin Tuhan mereka, dengan membawa al-Qur’an.

Jelas, menurut As-Syahid Sayyid Quthb yang dimaksud malaikat di sini adalah malaikat sesungguhnya, bukan kiasan untuk energi.

Bagaimana dengan Imam Ibnu Katsir memahami malaikat di ayat ini?

وقوله تعالى: { تَنَزَّلُ ٱلْمَلَـٰئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ } أي: يكثر تنزل الملائكة في هذه الليلة؛ لكثرة بركتها، والملائكة يتنزلون مع تنزل البركة والرحمة، كما يتنزلون عند تلاوة القرآن، ويحيطون بحلق الذكر، ويضعون أجنحتهم لطالب العلم بصدق تعظيماً له

Dan firman Allah taalaa, pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan, bermakna banyaknya malaikat turun di malam lailatul qadr itu karena banyaknya barakah. Dan malaikat selalu turun bersama-sama dengan banyaknya barakah dan rahmat. Sebagaimana turunnya malaikat ketika ada tilawah qur’an. Begitu pula, turun ketika ada majlis dzikir dan meletakkan sayapnya sebagai penghormatan pada para pencari ilmu.

Sumber: Altafsir.com

Sekali lagi, malaikat yang dimaksud Mufassir Ibnu Katsir adalah malaikat sesungguhnya, bukan energi.

Mendeteksi Lailatul Qodar Versi Kang Dicky

Menurut Kang Dicky, Lailatul Qadr adalah malam yang penuh energi dan energi bukanlah sesuatu perkara gaib tapi bisa diukur dan dirasakan. Jadinya, Lailatul Qadr bisa dideteksi secara ilmiah, yaitu dengan mengukur tingkat energi pada malam itu. Salah satu caranya bisa dengan menyerap energi dengan cara mengangkat tangan, menyatukan kedua telapak tangan membentuk parabola, lalu membayangkan energi seluruh alam tersedot masuk ke telapak tangan. Jika terasa berat sekali, maka saat itulah terjadi Lailatul Qadr. Informasi ini kami peroleh dari keterangan seorang murid Hikmatul Iman.

Menyerap Energi Alam

Hitungan Lailatul Qodar Menurut Ulama

Sayyid Quthb menyebutkan bahwa ada banyak riwayat tentang Lailatul Qadr. Sebagian menetapkan pada malam 27 Ramadhan, sebagian lagi pada 21 Ramadhan, sebagian lagi pada salah satu malam di sepuluh malam terakhir Ramadhan, dan sebagian lagi mutlak menyatakan bahwa Lailatul Qadr bisa terjadi di semua malam Ramadhan. Pendapat terakhir yang diambilnya sebagai terkuat.

Sementara itu, Imam Ibnu Katsir menguatkan pendapat bahwa Lailatul Qadr berpindah-pindah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Disunnahkan memperbanyak doa di bulan Ramadhan dan lebih memperbanyak lagi di sepuluh malam terakhir. Doa yang diajarkan rasul adalah “Allahumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa, fa’fu’anni” sesuai hadits di bawah.

قلت يا رسول الله أرأيت إن علمت أي ليلة ليلة القدر ما أقول فيها ؟ قال قولي اللهم إنك عفو كريم تحب العفو فاعف عني

Aku berkata kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, apabila aku mengetahui waktu malam Al Qadr, apakah yang mesti aku ucapkan pada saat itu?” Beliau menjawab, “Katakanlah, Allahumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa, fa’fu’anni (Yaa Allah sesungguhnya engkau Maha pemberi ampunan, suka memberi pengampunan, maka ampunilah diriku ini).” (HR. Tirmidzi nomor 3513, Ibnu Majah nomor 3850 dan dishahihkan oleh Al Albani rahimahullah dalam Shahih Ibnu Majah nomor 3105)

Mau Ikut Tafsir Ulama atau Tafsir Kang Dicky?

Dari dua tafsir ini, siapa yang akan kita pilih? Tafsir Kang Dicky ataukah tafsir Imam Syahid Sayyid Quthb dan Al-Hafizh Al-Muhaddits Asy-Syafi’i Ibnu Katsir rahimahumullah?

96 thoughts on “Lailatul Qadr Menurut Dicky Zainal Arifin (Guru Utama Hikmatul Iman)

  1. Haduhhhh… baca artikel KD harus banyak istigfar. Beraninya menyebut malaikat sebagai energi … sampai bisa nebak malam lailatul qodar segala… orang kayak gini kok diikutin … aneh …

    • bener mas, gak guru, gak murid, semua sama anehnya!

      Org org Begini lah yg ditakutkan oleh Rasulullah, yg menafsirkan ayat se-enaknya..padahal KD ini bukan alim ulama. Dan ujung ujungnya murid KD hanya bs taklid tanpa ada Yg mau kritis trhdp pemikiran aneh KD.

  2. Ikutilah sunnah Rasul dan apa yang telah difatwakan oleh para ulama krn ulama adlh pewaris Nabi.ssngguhnya, hanya orang2 yg diberi Hidayah oleh Allah yg bisa bertemu dgn malam lailatul qadr tepat pd waktunya.bila itu terjadi mk saat itu tdk ada satupun manusia yg terjaga dari tidurnya/kesibukan duniawi kecuali org yg diberi Hidayah tsb.yg jadi pertanyaan,kenapa kita harus berdebat ttg sesuatu yg bukan urusan makhluk?……
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

    • Masalahnya sih…ada orang yg katanya tahu malam lailatul qadar
      Hmmm,…. ktk ulama tidak faham waktunya atau penjelasan hadist tentang waktu yg persis di bln ramadhan jg tidak dijelaskan…konspnya jadi satu : carilah hikmahnya dengan analisa cerdas bahwa kita harus lebih giat beribadah dalam segala jenisnya sesuai sunatullah/petunjuk-Nya…jadi belajarlah!!!

    • lima puluh rebu juga kagak nyampe….kere aje dibanggain :) ckckck pantesan atheis,..jauh banget dan gak kenal ama yang namanya norma dan adab….

      • Sayang sekali jawaban elu salah boss :D

        “ID atheis merupakan sebuah sindiran, bagi ironisnya keadaan umat islam yg banyak diantaranya menyekutukan tuhan, melakukan tindakan2 yang jauh dari tuntunan Al Quran dan sunnah Rasulullah. Lalu untuk apa masih membawa identitas Islam jika tidak berbanding lurus dengan kaidah2 islami :D

        Kalo ada muslim yg solat aja gak pernah, gemar maksiat, melakukan tindakan musyrik, mengedepankan yg bathil dan menjauhi yg haq, ini lebih hina daripada atheis sebetulnya :D”

    • Rasulullah tidak tahu dengan pasti kapan lailatul qadar begitu juga para sahabat, rahasia disembunyikannya lailatul qadar ini oleh Allah Ta’ala, banyak hikmahnya adalah agar masing-masing dari hamba ini kian bersungguh-sungguh untuk meningkatkan amal soleh dan menjauhi segala macam bentuk kemungkaran , sebagaimana ia harus bersungguh-sungguh dalam mengintai malam lailatul qadar. Seperti yang telah disabdakan oleh Rasulullah saw. :
      تحروا ليلة القدر في العشر الأواخر من رمضان
      Artinya : Intailah malam lailatul qadar, pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.

      Jika KD tahu pasti 100% malam lailatul Qadar hebat dech…. melebihi nabi juga para sahabat…

      • Nabi SAW itu bijak, beliau selalu memberi kita kail dan bukan ikan! Ini tercerming dari Sabda Nabi SAW agar kita selalu beribadah setiap waktu dan tdk hny di mlm arkhydar saja. Buktikanlah kalau Nabi SAW tdk mengetahui tentang malam laillatur qadar tsb wahai master ruk-yah!

    • @ borneo
      ngapain nungu2 lailatul qdar? Gk ikhlas tuh ibadahnya klw hnya nungu mlm itu mah.! Ktika bln biasa ibdahnya biasa tp pd bln puasa ibdahnya luar biasa di prbnyak dn stlahnya biasa lg.apakah ikhlas tuh smw ibdahnya ?

  3. sebenernya energi yang dimaksud KD apaan sih, waktu SMA dulu ane taunya energi cahaya, listrik, kimia, kinetik, potensial de el el.

    • malaikat terbuat dari cahaya.
      energi = cahaya

      #Kabuur ahh.. :)

      eh..
      kalo ketawa “Heuheuheu..” itu cara baca/ngucapinnya gimana yah?

      • @ td
        ah ente mh gk pernah sekolah ye? Kebalik tuh! bukan energi sm dgn cahaya tapi cahaya :slh stu dri energi.trus kn lg ye skolahna,biar cpt pinter :-)

  4. “Fitnah” yang melanda diri kita akan menjadi “jalan melompat” naik , ketika terbukti “fitnah” itu tidak benar . Biarkan mereka melihat keseharian kita apa adanya , untuk membuktikan ketidakbenaran dari fitnah itu. Apabila emosi kita terpancing , sang tukang fitnahlah yang menang. Heuheuheu….kasihanilah mereka….

    • Biarkan mereka melihat keseharian kita apa adanya , untuk membuktikan ketidakbenaran dari fitnah itu.

      Status Facebook ini adalah bukti keseharian murid HI. Berarti fitnah ini memang benar ya? :)

      Heuheuheu….

      • @Mas Wid : jika patokannya hanya status facebook tsb diatas, maka ini Jelas fitnah apalagi jika dikatakan bahwa hari tsb (10/08/2012 ) adalah malam lailatul Qadr sebagaimana diklaim oleh penulis artikel…tolong check saja lagi redaksionalnya distatus tsb,apakah yg mengclaim hari itu adalah lailatul qadr adalah KD atau bukan?atau hanya hasil “implengan” Kang Hadi saja? … :)

  5. @Mas Wid : sudah dicek ke 3 orang kenalan saya yang masih aktif via telp di 3 rating berbeda di kota bandung, semuanya sama percis, KD mengatakan bahwa tanggal tsb hanya “kemungkinan” ( huruf besar ) dan ini beda dengan “kepastian”.

    • Artikel ini mengatakan bahwa menurut Kang Dicky Lailatul Qadr bisa dideteksi secara ilmiah. Apakah pernyataan ini salah?

      Artikel ini menulis bahwa Kang Dicky menyatakan berdasarkan penerawangan/impleng/deteksi-nya, Lailatul Qadr jatuh pada 10/8/2012. Apakah pernyataan ini salah?

      • Mas jo, knp gak tanya sj lngsung ke orngnya…. Atau tlp ke KD lansung. Jd biar gak ada fitnah lg… Atau takiut yah… Atau gak berani berkorban waktu, tenaga dan biaya untuk kebenaran….Hiks

  6. Tingkat pemahaman setiap orang jelas berbeda. Dan pemahaman tersebut akan berkembang terus mengikuti evolusi pemikirannya. Tidak ada satu orangpun yang berhak memaksakan pandangannya terhadap orang lain dan meng-klaim dirinya benar atas apa yang telah dipahaminya.

    Demikian juga dengan tafsir agama.

    Banyak bermunculan ahli tafsir yang menjadi rujukan masyarakat untuk menafsirkan sesuatu tentang agama. Namun semakin banyak orang yang merujuk padanya, akhirnya ego tersentuh dan melambung sehingga ia meyakini bahwa tafsirannya adalah tafsir yang paling benar.

    Politisasi tentang ilmu tafsir yang dibuat rumit hanya bertujuan menciptakan birokrasi tafsir yang ujung-ujungnya adalah otoritasi tafsir oleh sekelompok orang untuk keperluan kepentingan politik kelompok.

    Semua agama, tentu saja mengarah kepada kebaikan, ketentraman, kedamaian, dan cinta. Agama mana yang tidak mengajarkan hal-hal diatas? Justru karena ego tafsir masing-masing yang menyebabkan gesekan-gesekan untuk tidak setuju bahkan menyalahkan dan tindakan menghakimi tentang kesalahan yang dianggap ada.

    Kerdilnya pemikiran seseorang dalam bicara masalah agama adalah, tidak mau melepaskan keyakinan agamanya untuk melihat sudut pandang baru saat itu untuk memahami mengapa pemikiran baru tersebut dilontarkan oleh orang lain dari sudut pandangnya.

    Kemudian yang terjadi adalah tersulutnya ego untuk mempertahankan keyakinannya yang secara implicit mengatakan bahwa, ‘jangan usik aku siapa tahu aku salah!’

    Seorang yang dikatakan ahli tafsirpun, ia hanya sharing atau berbagi tentang pandangan-pandangannya tentang agama. Ia tidak memegang otoritasi kebenaran atasnya.

    Pemahaman tentang sharing atau berbagi ini yang sering tidak dipahami dalam interaksi agama sehingga yang muncul adalah perdebatan argumentasi atas apa yang diyakininya. Yang satu mencari kelemahan argumentasi yang lain, yang satu mencari rujukan untuk argumentasinya, yang satu ingin menyatakan kebenaran keyakinannya.

    Dalam sharing , yang ada adalah berbagi pengalaman atas penghayatan agamanya. Berbagi pengalaman atas pemahaman suatu ayat, pemahaman atas tata cara ibadah, pemahaman atas unsur-unsur spiritualitas agama. Dalam sharing tidak ada unsur yang satu lebih tinggi dari yang lain, tidak ada unsur yang satu lebih benar dari yang lain, dan tidak ada unsur yang satu mengajari yang lain.

    Ia hanya berbagi atas apa yang ia alami selama memahami dan menjalani agamanya.

    Kemudian kegiatan sharing yang terdiri dari beberapa orang yang saling berbagi dan saling bercerita tentang pemahamannya tanpa penghakiman tentang benar dan salah. Bila ada yang dirasa lebih dari yang satu, yang satu akan mengambil pelajaran darinya. Dan bila dirasa ada yang belum diketahui tentang sebuah pemahaman, maka ia akan mengambil pelajaran pula darinya.

    Karena pada dasarnya, pemahaman seseorang adalah miliknya saat itu, sesuai dengan pemahamannya saat itu.

    Segala bentuk pertengkaran dan saling menyalahkan atau mengkafirkan yang lain, adalah langkah ego yang ingin mempertahankan keyakinannya karena ia merasa bahwa ia lebih benar dan lebih pintar dari yang lainnya.

    Ajaran agama tidak akan merusak satu sama lain, namun terusiknya pikiran untuk mempertahankan ego keyakinan itulah yang menjadi sumber kerusakan!

    Salam malam seribu bulan.

    by Agung Webe

    http://filsafat.kompasiana.com/2012/08/13/dalam-agama-yang-ada-adalah-forum-sharing/

  7. wah pantesan beberapa hari lalu ketika aku coba coba mempraktekan nyerap energi alam aku merasakan hawa yg terkumpul sangat cepat…jadi itu malam lailatul qodr ea

      • Ada… Setelah nyerap energi dirubah jd hawa panas dlm tubuh trus di salurkan ke perut…lalu…preeett …dhuuutt..peezzzz…. Kentut, aih enaknya badan, kepala jd gak pusing…eh temen sy ga bisa kentut pergi ke dokter bayar loh 300rb biar bisa kentut…aahh..nikmatnya energi ini

    • Coba konfirmasikan pada seluruh ulama, minimal ustadz dikampung atau tingkat nasional MUI, kriteria malam lailatul Qadar adalah dengan mendeteksinya ketika menyerap energi alam? apa tanggapan mereka ??? SAYA MENJAMIN AKAN DISEBUT ALIRAN SESAT! Sebab tidak ada dalilnya dari Al-Qur’an dan Sunnah mendeteksi lailatul qadar dengan menerap energi alam!

      • Deuh.. Masalah ibadah ja di birokrasi kan…. Kalau mau buang angin di birokrasikan gmn ya? Minta ijin RT-RW-Lurah-Camat.. Euuujeeuuhhh….

    • alamaaaak, jadi lailatul qadar udah turun toh…kalo gitu sia2 aje nunggu2 malam berikutnya nih…apa ane harus bubarin aje orang itikaf di masjid?

      • @ borneo
        ya ia lah,d anda mh bribadah mlm di bln puasa ini hnya ingin mndptkn mlm lailatul qdar z..gk ikhlas krn alloh tuh

      • substansi komen ane sebenarnya bukan itu ton….
        HI dan KDnya cape-cape nyerap energi malaikat buat mengetahui lailatul qadar, caranya aje udah gak jelas, diumumkan pula ke anggotanya.

        Lailatul qadar itu sendiri tidak diketahui tanggal pasti kapan turunnya, hanya dikatakan pada malam-malam ganjil pada 10 malam terakhir, makanya disuruh meningkatkan amal ibadah di 10 malam terakhir, kalo kita tahu tanggal turunnya, langsung aje ke malam itu beribadah kuat-kuat, karena ganjarannya 1000 bulan.

        Kalo kita dijanjikan ganjaran sebegitu besar, apa mesti di sia-siakan?

      • @ borneo
        pertanyaan hati kita
        lilahitaala atau lilahi pahala? Biarkan z ada ketrangan dpt 1000 bln yg pnting kn ikhlas na bkn iming iming besar pahala na..

      • Tidak boleh mengharap pahala ya Syaikh Anton? Kalau begitu bagaimana dengan apdholiyah (keutamaan) ibadah yang diajarkan para ulama ? Misalnya lebih utama zikir daripada baca alquran setelah sholat, lebih utama sholat qabla muakkad daripada tahiyatul masjid. Amalan wajib lebih utama daripada amalan sunnah. Bagi zakat fitrah lebih utama setelah sholat subuh daripada dua hari sebelum sholat ied.

        Jangan diikuti ya Syaikh Anton?

      • Jadi, menurut syaikh Anton lailatul qadr bukan rahmat, karunia, atau bonus dari Allah. Tapi ujian (fitnah) dari allah. Barangsiapa mengharapkan lailatul qadr maka ibadahnya tidak ikhlas. Barangsiapa ibadahnya di lailatul qadr sama saja dengan malam lainnya dan dia tidak mengharapkan lailatul qadr maka dia ikhlas.

        Bukan begitu Syaikh Anton?

  8. apakah pendapat KD tentang malaikat adalah sejenis energi sama dgn pendapatnya tentang jin adalah suatu energi(orbs,ecto,vortex).??

    apakah KD berpendapat bahwa malaikat itu berjenis2 dan tiap jenis berbeda dgn yg lainnya. hanya unsur kejadiannya yg sama yaitu nur..??

    • @ naruto
      emmmh kayanya mereka gj nyampai brpikiran smpai sana…smua ciptaan alloh bnyk jenis dn ragam nya hnya kita ogah mw brpikir..paling mikir perut dn sex z..

  9. قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ
    “Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan” (QS. An Naml: 65)

    قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ
    “Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib” (QS. Al An’am: 50)

    Rasulnya saja ngga maenan sedot2 enerji :D

  10. Dan firman Allah taalaa, pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan, bermakna banyaknya malaikat turun di malam lailatul qadr itu karena banyaknya barakah. Dan malaikat selalu turun bersama-sama dengan banyaknya barakah dan rahmat. Sebagaimana turunnya malaikat ketika ada tilawah qur’an. Begitu pula, turun ketika ada majlis dzikir dan meletakkan sayapnya sebagai penghormatan pada para pencari ilmu.

    • logika Hikmatulm Iman
      MALAIKAT = ENERGI

      ENERGI = BISA DISERAP JADI TENAGA METAFISIKA

      kesimpulannya Kang Dicky menyerap malaikat , ada berapa puluh ribu/jutaan malaikat yang diserap kang dicky dan murid-murid HI ??? Jika umat muslim banyak bermunajah, berdzikir pada Allah dimalam lailatul Qadar berbeda halnya dengan KD dan murid2 Hi mereka sibuk menyerap kumpulan malaikat (energi) yang katanya sangat besar dimalam lailatul qadar hingga tangan jadi sangat berat saking banyaknya malaikat yang terserap oleh KD dan murid-muridnya…

      ANEH GA TUH PAHAM HIKMATUL IMAN ???

      • Tambahan MUTAZILAHISME:
        Dia meyakini bahwa ada mukjizat yang tidak dapat diraba (hissi) dan
        menggambarkan bahwa malaikat itu merupakan kekuatan alami(ENERGI),

        Sedangkan kenabian adalah bakat yang tumbuh dengan sendirinya bila dilatih disertai kesungguhan dari dirinya (Tenaga Dalam).

        Ada yg mau menambahkan?

      • ada pepatah mengatakan :

        kalo melihara anjing, maka tidak akan dimasuki energi..

        logika yg bener sih.. rada2 susah dimasuki maling :)

        hadits bilang : tidak akan dimasuki malaikat rohmat..

        wah parah tuh kalo ada yg nafsirin energi = maling = ??… wah ana ga berani nerusin..

        ada yg mau jadi kompor berikutnya..?? :D

      • @ perdana
        baik mana? Ikhlas mana?
        Brzikir dn brmunazah demi mendptkn keutamaan lailtulqdar atau mnyerap energi lailtul qdr?

      • Bismillah ikutan ah…sebetul nya nga gitu kali….kalau kang dicky punya cara mendapatkan lailatul Qadar dengan cara menyedot energi.itu mah pendapat KD dan murid2 nya..kang PA nga usah sibuk..ngomentar kesana kemari….kan kang PA juga tau..laiatul qadar itu hanya di berikan oleh Alloh swt kepada yang di inginkannya..siapa saja…. mahluk apa saja..yang pada hakekatnya..pada malam itu mahluk di bumi lagi beribadah dan ingat kepada Alloh swt.maka Alloh memerintahkan pada para malaikat..dan juga malaikat Jibril untuk membagi2kan rahmat….kalau pun kang Dicky punya pendapat malam lailatul qadar itu pada malam 21 atau 23.dengan cara menyedot seperti menyedot.. energi .itu syah2 aja….mungkin pendapat kang PA malam ke 27 atau 29..dengan cara berdiam di mesjid sambil berzikir….KD juga nga mengomtari..nga usil tuh..!!!.da itu mah urusan Alloh mau di berikan pada malam kapan..jadi inti nya jangan usil..semua punya usaha masing2 untuk memperoleh lailatul qadar..dan itu juga di beritahukan nya hanya ke anggota HI..nga ke umum….nuhun. wasalam..

  11. Kalau malaikat itu energi, kemudian terserap sama KD dan murid2 HI, kasihan banget tu malaikat gak bisa ngejalanin tugasnya … Astagfirullah … Ya Allah ampunilah kami, jangan sesatkan kami. tunjukanlah kami jalan yang benar, jalan yang Engkau ridloi …

    • Sy yg bodoh ini mau nanya… Apa ada kata energi dlm Qur’an ga yah ? Padahal sy nulis ini aj pake energi.. suka telepon gak? HP nya bisa nyala pake energi apa pake dzikir? Gak ‘fair’ dong Al Qur’an klo gak ngebahas energi, padahal energi itu salah satu sumber kehidupan mahluk hidup… Lalu apa kata khiasannya energi dalam Al Qur’an?

  12. KD ntu msih kcilnya kgak punya tipi, nah bru dah sgede it dia bli tipi n kbnyakan nonton kartun.. dragonball, naruto, dll… jd dia bnyak menghayal jd stress, lok mang KD sakti ane mnta ilmu tolak miskin,aj uda gua mw brguru ma ente :)

    • @ngmpleng
      duh ksian pisan anda trmasuk kdlm orang miskin,..coba di ruqiah sma ruqiah ala perdana?mdh2n manjur..ntr klw bnr buat ksaksian diblog ini yah?

      • Wah ide bagus tuch, kenapa gak dicoba?? Siapa tau klo udh di yukkaya..eh..ruqiyah…eh apa sih namanya??…. Ya itu di do’a2in gtu…ann bisa ga ya lngsung naik haji?

  13. @ bormeo
    berarti anda ibadah di bln rhomadon hnya niat nungu dpt mlm lailatul qdr z dong?bkn krn alloh.wah salah niat tuh prlu di luruskn !

    • sementara ini dalam menjalankan ibadah puasa, ane mengambil rujukan salah satunya buku “Fiqh Ramadhan, Risalah Puasa” Karangan Ahmad Syarwat, LC cetakan ke II tahun 2005, ane beli 9 Oktober 2006. memang gak ada niatan kayak gitu broo.

      • @ om
        ya alhmdlh atuh,soal na bnyak trmasuk dlu calon istri dn saudara sy yg bnyaaaaaak bribdah di bln puasa yg slh niat..bknkah amal yg diterima itu yg ikhlas bkn yg bnyak …

      • Alhamdulillahi a’la kulli hal, setidaknya anda juga telah mengingatkan saya. untuk masalah ini, saya setuju.
        Jazakallahu khairan

  14. Malaikat = (terbuat dari)Cahaya
    ana tambahin ya,
    Manusia = (terbuat dari) tanah

    Tapi kok tubuh anda tersusun dari daging ya? Knp bukan tanah?

    #ana mau nyari tanah, bikin batu bata sm genteng, siapa tau kang anton berminat?

    • @ muh
      liat proses pmciptaan adam. Unsur tanah dn unsur lainya..liat proses pnciptaan jin dri api dn unsur lainya.malaikat dri nur (cahaya) dn unsur lainya… Coba liat di kuburan daging dn tlang akan jdi tanah lg

  15. @ perdana
    sy jga mw tanya apa yg anda dptkn dn hasilkn dari duduk dn brzikir HANYA ingin mndptkn mlm tsb? Ikhlas gk tuh zikirnya?itikafnya? Lilahi taala atau lilahi lailatul qdar?

  16. @ td
    sama sama ..jgn ada yg kalah dn menang disni yg hnya saling melengkapi dn memahami..masa sma non muslim z kdg kita rukun tp sma yg stu agama tdk..aneh kn..

  17. Bung Kang Anton, lailatul qadr tu bonus dari Allah dan berdzikir dan bermunajah untuk mndapatkan lailatulqadr asalkan ikhlas dan sesuai syariat itulah yang diterima
    lha kalo menyerap energi itu kan kaga ada dalam syariat maka amalan itu tertolak..

  18. Nah ada konsep Ikhlas dari Kang Dicky mgkin harus dibahas tuntas. Soalnya ada penyempitan makna Ikhlas. Nanti sy minta admin bahas soal ini.

    • Hahaha…. bukan kang @LM. Sy dari dulu sering mendengar konsep Ikhlas dari kang Dicky, termasuk temen saya menanyakan hal yg sama ternyata ada penyempitan makna Ikhlas. Tapi lebih baik di bahas secara khusus saja. Mungkin ini ada kaitanya juga dengan platform yg sering dikumandangkan KD & tmn2 HI “yg penting berbuat untuk ummat” yg harus dikoreksi.

      Terima kasih @Kang Anton, tadi menyinggung soal Ikhlas membuat sy ingat konsep KD tentang Ikhlas.

      • wah…. justru bukan sederhana… tapi jadi menyalahi bnyk dalil tentang ikhlas kalo hanya punya pengertian seperti itu.

  19. sumpah aneh banget. dari sekian banyak artikel yang di bikin oleh admin tentang perguruan HI tidak ada salah satupun yang berpikir secara rasional. dan setiap blognya hanya terus menerus menyudutkan 1 pihak seperti ada unsur “politik”.

    klo memang admin adalah tipe orang yang berpikir, kenapa tidak bertanya langsung ke KD secara langsung/ ke sumbernya langsung dan menyelesaikan masalah yang belum dimengerti? malah mencari informasi dari pihak2 yang mungkin bisa terjadi ada kesalahan dalam menanggapi atau pengucapan. jujur klo saya jadi anda saya akan mencari informasi langsung ke sumbenya agar lebih jelas.

    sebenernya terlalu bodoh juga sih gw nanggepin kaya ginian, klo kata prof B.J Habibie bwt apa sih cape2 ngabisin waktu mikirin orang lain?

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s