PARA KYAI AHLI TAREKAT SESAT YANG TIDAK SHOLAT

Posted on Updated on

Akar akar kesyirikan masa jahiliyah masih saja terdapat pada kelompok kelompok Islam yang semestinya harus sirna dari lubuk hati umat Islam ketika sudah mengucapkan Syahadat. Syahadat itu bukan sekedar ucapan belaka, tetapi perlu pembuktian, kalau hanya Allah tempat pelindung dan mengajukan permohonan. Nyatanya syahadat hanya dijadikan benteng perisai untuk disebut Islam, sekalipun tak pernah bertauhid dalam beriman kepada Allah. Hal tersebut terdapat dalam kehidupan Muslim yang terlalu awam dalam kehidupan beragama. Dan yang lebih parah lagi , banyak ayat ayat Quran yaang di potong potong dijadikan ajimat, penolak bala, disamping huruf huruf arab yang digunakan sebagai racikan bikin ajimat.

Banyak dikalangan merekan yang mengaku Ulama sebenarnya punya profesi dukun, dengan menampilkan keyakinan ganda dan bersekutu dengan anak anak Iblis laknatullah. Jin jin menjadi bala tentara mereka di dalam melaksanakan praktek praktek perdukunan. Jin Jin itu pula menjadi mitra kerja mereka dalam rangka bisnis ilmu gendam, hipnotis, membuat orang tertarik , semacam ilmu asih yang ditebarkan diberbagai kesempatan di majelis majelis mereka.

Di Madura tak sedikit orang mengaku habib (orang orang arab), mereka memiliki kamar kamar praktek yang terbilang mewah, seperti di daerah Arosbaya, Burneh dan wilayah bangkalan lainnya. Tetapi profesi orang ngaku habib ini selalu jual ajimat dengan harga dari ratusan ribu sampai puluhan juta, Rumah mereka yang ngaku habib ini bukan sekedar rumah yang bernuansa mewah belaka, tetapi juga dibuat sedemikian rupa guna menarik minat para pasein dari berbagai penjuru.
Saya bertemu beberapa orang yang sangat dimulyakan dan dihormati di Madura oleh para pengikutnya. Seperti Kyai Dawi almarhum, seorang kyai yang gak pernah makan nasi, sehari harinya cuma minum kopi doang dan rokok yang sambung menyambung, dia gak pernah shalat, karena mengikuti Thoriqah. Hidupnya dihaabiskan di tempat duduk dengan melayani tamu sambil memutar biji tasbih. Selalu yang dibicarakan kyai ini tentang kehebatan para kyai sebelumnya yang dikatan sebagai para wali, terutama para sesepuh K. Dawi almarhum.
Juga bretemu deng KH. Asmuni (almarhum ) seorang putra dari KH. Zainal Arifin al marhum , Beliau KH. Amsni diyakini punya ilmu yang tida taranya dikalangan ormas tertentu. Bahkan dikenal memiliki karomah. Semasa hidupnya beliau, saya bertemu beliau disebuha tempat beliau berbaring, karena gak bisa berjalan. Beliaupun tidak pernah shalat, karena mengaku sampai pada tingkat Ma’rifat.
Saya juga bertemu dengan KH. Husni pengasuh pondok pesantren Attaufiqiyah Bluto Sumenep. Saya dengan beliau cukup akrab, bahkan tidak ada batas kalau berbicara, karena saya mengenal beliau dengan penuh kekeluargaan, Beliau juga pengiku thoriqah, juga gak pernah shalat selama saya kenal beliau, karena berkeyakina shalat itu tidak harus mengikuti gaya Syariat..
Saya juga pernah mengikuti KH, Amirul Khatib Sumenep , tokoh sholawat wahidiyah yang dikagumi oleh pengikutnya. sholawat waidiyah adalah produk KH, Romo Yai Abdul majid Ma’ruf kediri , dalam perjalanannya , juga hanya sholawat yang dibesar besarkan oleh beliau tanpa sholat.
Juga saya pernag seorang sesepuh Kyai Sumenep (al Marhum), seorang kyai yang sangat disegani, beliau KH. Asnawi, yang menjadi silsilah para kyai di Kecamatan lentenf, masih keluarga Kyai Asmuni, saya sangat mengenal beliau yang juga mengikuti tohriqah tanpa shalat.
Dalam pandangan Kyai kyai tertentu, sholat itu hanya untuk orang awam. Sebenarnya sangat banyak pengalaman saya berteman para sesepuh Kyai di Madura. Bahkan dari keluarga sya sendiri di Sitobondo di Daerah Kendit, saya punya saudara sepupu yang selalu berpraktek perdukunan juga. rumahnya dibuat sedemikian rupa yang mengsankan sebagai kyai terkenal, ratusan paseinnya, datang dari berbagai penjuru setiap hari. Ya kerjanya cuma memutar tasbih tanpa shalat. Segudang pengalaman saya dialam Kyai, membuat saya berpikir panjangan dan menyimpulkan kalau saya sedang dialam yang jauh dari ajaran Islam yang murni. ditahun 19977 saatnya menyesali diri, meninggalkan alam kyai yang penuh cerita fiktif dan legenda kedaerahan.
Kalau saya sebutkan banyak kyai yang saya kenal dengan baik dan akrab dengan beliau, tetapi pada kesimpulannya tidak pernah membuat saya menjadi lebih Islam, melainkan makin menjauhkan saya dari Islam yang benar. Itulah kesimpulannya. Karena selama dengan mereka, saya hanya mengenal Islam, menghitung biji tasbih, menjual ajimat, bicara kesaktian , kekebalan, bisa terbang, gak usah shalat, dan semacamnya.

113 thoughts on “PARA KYAI AHLI TAREKAT SESAT YANG TIDAK SHOLAT

    sidik said:
    November 22, 2012 pukul 8:15 pm

    Sebuah kesesatan yang nyata yang memenuhi umat islam di Indonesia.

      TD said:
      November 22, 2012 pukul 8:50 pm

      Ya Mas Sidik..

      sebenernya gejala ga perlu sholat udah banyak dikerjain di tingkat pemula.. mereka udah ngikutin gurunya.. sholat cukup dalam hati.. tapi tasbeh muter terus :shock:

      yg paling kocak kalo ada maunya.. YG DIKERJAIN tahajud doang, terus wiridan sambil ngopi udud..

      sy ga boong lho.. swear!! soalnya ini memang temen2 sy… bahkan sy ga pernah liat mereka ke mesjid buat sholat jum’at..

        Zulkarnainelmadury said:
        Juni 26, 2013 pukul 12:33 pm

        memang berbicara yang benar itu, tetapi apapun dan bagaimanapun rasa pahitnya semoga menjadi obat penyembuh

      husni said:
      Juni 6, 2015 pukul 11:31 am

      mohon lihat kembali surah thoha ayat 14 baca dan pahami baik baik biar kita tau hakikat sholat

    Nuria said:
    November 22, 2012 pukul 10:30 pm

    Nabi muhammad S.A.W melarang para sahabat menggambar wajah beliau,karena beliau takut nanti dipuja2 atau dituhankan seperti nabi isa A.S oleh umat nasrani,kenapa ya sekarang banyak foto2 kyai/habaib yg dipuja2 muridnya?

      Salman Djazuli said:
      Desember 13, 2012 pukul 5:02 pm

      apa ada orang islam yang mentuhankan manusia. se KTP KTPnya Orang islam. ga Mungkin menuhankan Manusia

        Didik Mrican said:
        Maret 15, 2013 pukul 8:31 am

        secara langsung memang tdk ada tapi hakekatnya mereka mempertuhankan manusia

      aligaus said:
      Mei 12, 2014 pukul 2:37 am

      mana ada org islam yang tidak shalat ,karna shalat tiang agama ,oh iya sdr ku se iman jng lah kita menghakimi kelompok jika yg slh itu hanya oknum ,tugas kita bersama lah melurus kan aqidah bukan menghakimi dengan sesat .allah aja maha pengampun dan pemurah

    putra.pangligur@gmail.com said:
    November 23, 2012 pukul 9:04 am

    sungguh bagus orang yang menjelek2kan orang lain, yg sudah tahu benar dan melihat sendiri karena hidup pada zamannya. Tapi apakah pantas memfitnah dg keyakinannya sendiri merasa benar padahal hanya mendekati kebenaran karena kita tak hidup pada zamannya tak melihat sendiri melarangnya hanya semua itu katanya katanya. Semestinya mengatakan akulah hujjahku yg mendekati kebenaran.

    Guntur said:
    November 23, 2012 pukul 9:46 am

    Jika cerita anda benar belum tentu mendapat pahala. Tapi kalau anda bohong itu adalah fitna, yg akan mendapatkan siksa didunia dan achirat.

      abumasir said:
      November 23, 2012 pukul 1:26 pm

      Maaf mas @guntur, yg begituan bukan lagi rahasia, coba jenengan cek mereka2 yg mengamalkan ‘ngelmu’ insya Alloh akan dijumpai orang2 yg berprilaku seperti artikel diatas.

    afian said:
    November 23, 2012 pukul 10:09 am

    astaghfirullaH 1.000 X

    Gobang said:
    November 23, 2012 pukul 3:26 pm

    maaf, sekedar nanyA aja ama aGan admiN dimari,,,
    apakah Beliau2 nyanG disebutin di atas itu dipelototin terus selama 24 jam,,,,
    copaS:

    “… Seperti Kyai Dawi almarhum …. Hidupnya dihaabiskan di tempat duduk dengan melayani tamu sambil memutar biji tasbih …”

    berapa tahunkaH aGan admiN memelototi (baca: memperhatikan) Kyai Dawi,,,,,

      koruperx said:
      November 23, 2012 pukul 5:44 pm

      hehe di sini mah orang orang nya senang gosip

    LiaAmaliah said:
    November 23, 2012 pukul 3:40 pm

    Hati2 mas rupanya Dajjal sudah turun didunia maya ini semua orang alim akan ditelan semuanya, pengikutnya orang yg tidak tahu apa yg dpt dipengaruhinya.

    Jack Ma said:
    November 23, 2012 pukul 7:14 pm

    Itulah MAKRIFAT SYETAN, Setan yang sangat mengenal Allah tapi mengingkari perintah Allah, ironi bukan? Mau ikut Setan apa ikut Nabi SAW?

    tukang sandal said:
    November 23, 2012 pukul 8:15 pm

    klo ada orang yg g sepaham sufisme kan tinggal d bilang maqamx belum nyampe !!!
    huhui

    Jack Ma said:
    November 23, 2012 pukul 9:16 pm

    Maksudnya Nabi SAW maqamnya belum sampai? Yang bener aje

    roboconac said:
    November 23, 2012 pukul 10:06 pm

    Mereka merasa lebih sempurna dari Nabi Muhammad yang masih melaksanakan sholat dengan tertib.
    Padahal sesungguhnya sholat itu adalah ibadah yang sangat tinggi kedudukannya di sisi Allah. Dan Nabi Muhammad saw menerima perintah sholat itu secara langsung dari Allah, di langit ke 7, tanpa perantara jibril.

    Yang mana belum pernah ada satupun mahluk yang menerima kehormatan berupa perintah seperti ini.

    Ane jadi ingat ada salah satu bentuk perjanjian antara setan dan kyai/alim yang mengharuskan kyai/alim itu untuk tidak melaksanakan sholat tertentu, misalnya sholat dzuhur.

    Jangan2 para kyai tariqah itu juga melakukan perjanjian semacam ini pada para setan?

    Fauzan said:
    November 24, 2012 pukul 8:11 am

    Cerita kyai yg tdk sholat
    1.cerita kyai tdk solat oleh penulis mengutip kata gobang sdh dilhat terus tiap hari, tahun smpai meninggal, berarti berada dihadapan penulis terus semua kyai itu. berarti hebat. Tapi kalau cerita itu tdk benar krn ane dah thu karakter penulis itu berarti bohong atau memfitna orang sama dg dajjal.
    2. Kalau azimat, akik, pusaka itu sdh lgu lama yg diputar kmbali.
    3.Penuls mau islam yg murni, masuk sekolah islam aja, madrasah, pesantren atau mondok.

    bal am said:
    November 25, 2012 pukul 2:56 pm

    mngkin shalatnya dialam lain(dimensi mraga sukma)……

      roboconac said:
      November 26, 2012 pukul 10:57 am

      Gimanapun juga Rasulullah saw tidak pernah mencontohkan sholat “di alam lain”. Sholat ya harus dengan jasad. Tidak ada perintah cara sholat selain itu dari Allah.
      Kalo nggak sesuai, ya berarti sama aja melanggar perintah Allah. Atau bahkan menentang?

        cah angon said:
        Desember 13, 2012 pukul 11:56 pm

        lha rosulullah salat di dirathul muntaha apa bukan alam lain Pak yang ngaku kiai….?

    Bowo Jach said:
    November 26, 2012 pukul 1:42 am

    hadduuhh_ pada ribut2 apa ini_?
    klw mrsa stju yh dibuat pelajaran_ klw gk stju mbok ya_ pada kalem_ ky udh pd benEr smw_!
    hihi_ ambil positifnya aja_ yang negatif silahkan buang jauh2_

      kusnanto said:
      Mei 31, 2013 pukul 1:03 pm

      yah setuju itu, bukanya sesama muslim harus saling mengingatkan toh, bukanya saling berdebat dan menangap diri kita paling benar. semua kembali pada diri kita masing” berpegang teguhlah pada AL’QURAN dan Hadisd.dan selalu berdoa supaya di berikan jalan yg lurus oleh ALLAH swt.

    Sahid said:
    November 27, 2012 pukul 10:35 am

    maaf saya juga pernah masuk tarekat trus tidak pernah lagi mengamalkan, malah buku2 Ibn Taimiyah dan ibnul Qayyum jadi salah satu pegangan amaliah saya hingga sekarang.

    Tapi ceritanya jangan mengada-ada dong, saya udah pernah ikut kegiatan tarekat macem-macem dari yang diluar negeri sampai di Indonesia.

    Semuanya meWAJIBKAN SHOLAT! dari Mursyid sampai murid baru WAJIB SHOLAT!
    Kalaupun ada tarekat seperti itu, biasanya bukan tarekat tapi mengaku-aku tarekat. Semua Syaikh Tarekat sepakat kalau ada Tarekat yang tidak sholat itu SESAT! selidikin aja silsilahnya, biasanya ga bener.

    Kalaupun anda benci suatu kaum, berlakulah adil. Jangan malah menambah2 cerita dongeng malah jadi fitnah, boleh jadi anda sakti bisa meruqyah orang, tapi ruqyah hati anda dari kebusukan setan dan nafsu.

    Sahid said:
    November 27, 2012 pukul 12:39 pm

    Sebenarnya bukan salah tarekatnya atau tasawufnya tapi karena karakter masyarakat kita yang memang demen elmu-elmu mistik aneh2…

    dulu saya punya saudara muslim Prancis anggota tarekat sufi dari Maroko … dia berkunjung ke Indonesia sampai ke pelosok desa-desa….Bergaul dengan orang2 desa, makan, tidur, bareng orang2 kampung ….

    waktu ke rumah saya dia ngomong ke saya sambil senyum ” Orang Indonesia selalu menganggap ilmu tasawuf sama dengan ilmu2 kesaktian, bisa terbanglah, bisa jalan di air, bisa itu, bisa ini…sama dengan orang Afrika kalau ngomong tentang tasawuf dan sufi.” padahal tasawuf bukan hal2 begituan.”

    waduhh malu banget saya orang negara kita disamain sama orang afrika yang banyak terbelakang…jadi sebenarnya bukan salah tasawufnya tapi karakter bangsa kita yang masih senang begituan…memang sebenaranya ciri-ciri masyarakat negara belum maju.

    Reiray said:
    November 27, 2012 pukul 7:36 pm

    Bolehkah membaca doa ini setiap malam hari?

    أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ الَّتِيْ لاَ يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلاَ فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، وَبَرَأَ وَذَرَأَ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيْهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي اْلأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلاَّ طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَانُ. (HR. Ahmad 3/419 dengan sanad yang shahih, Ibnus Sunni no. 637, lihat pula Majma’uz Zawa’id 10/127 dan Takhrijuth Thahawiyah lil Arnauth 133)

    Syeh siti jenar said:
    November 28, 2012 pukul 11:12 pm

    emang nya solat harus melapur pd lu??? orang solat gak solat di perhati in diri kamu sendiri gimana? Bodoh soalan nyaperiksa aja diri mu sendiri…jgn pakai tuduh2 aja goblok!!

      TD said:
      Desember 4, 2012 pukul 4:10 am

      kalo yg ‘oknum’ sy temuin sih emang GA sholat bos.. malah mereka sendiri yg ngomong sholatnya dalem hati.. nah kalo dalam keadaan cemas/ketakutan, mereka bilang sholatnya sambil dalam hati sambil berjalan.. malah ada yg jarang mandi…

        amaliah said:
        Desember 16, 2012 pukul 9:33 am

        mas TD kan Kyainya meninggal semua, kapan nanyanya. Atau nanya sama kuburannya kali? atau lo boong.

        TD said:
        Maret 3, 2013 pukul 2:52 pm

        jeeee
        siapa yg nanya ama yg udah mati? yg idup aja ngomong sendiri ama sy.. atau lo asal jeplak? ga baca komen saya di atas?

    hazman hadi said:
    November 29, 2012 pukul 7:18 am

    kholaqtul jinna walinsaana illaa liya’buduun.
    artinya:
    telah aku ciptakan jin dan manusia hanya untuk menyembah kepadaku

      edy said:
      April 18, 2013 pukul 4:36 pm

      kok malah pada ribut….ajaranan yang seperti itu memang ada, mereka ada yang menamakan ngaji laku. yang diutamakan adalah wirid dia menyebut meditasi, dengan bacaan 2 tertentu, dan mereka memang mengabaikan sholat meskipun tidak melarang nya.

    wong golek dulur said:
    November 29, 2012 pukul 10:36 am

    lakum dinukum waliadin aja mas …jgn mengolok2 suatu kaum belum tentu itu salah atau benar…yg baik antara syareat dan tingkatan diatasnya(makrifat..hakekat dll) harus seiring sejalan..contoh badan kita .ada raga dan yg gaib(nyawa),coba salah satu hilang apa jadinya..nyawa hilang namanya mayat, badan hilang namanya hantu……
    jd kita hanya bertugas mengingatkan saja masalah mau menurut apa tidak urusan Alloh…
    kalo saya lebih baik fastabiqul hairot saja…mohon maaf bila ada kesalahan..

      cah angon said:
      Desember 13, 2012 pukul 11:57 pm

      setuju banget ms wong golek dulur………..

    Sahid said:
    November 30, 2012 pukul 12:56 pm

    buat saudara2 yang beranggapan kyai tarekat ga sholat silakan dibaca nih ada artikel bagus

    http://alawyaly.blogspot.com/2012/04/memahami-syariat-dan-hakikat-melalui.html

      Ro said:
      November 30, 2012 pukul 2:45 pm

      ini masalah keyakinan sendiri. ga perlu menjelek2an org laen…apa kamu berpikir kebenaran islam hanya ada 1? dan harus sesuai dengan ajaran yang kamu anut?? Suatu saat Islam akan terbagi menjadi 72 golongan dan di antara golongan itu yang benar hanyalah 1 , apa kamu yakin ajaran yang kamu anut itu adalah yang paling benar di antara 72 golongan? kalau yang seperti di atas hanya ALLAH dam hambaNYA lah yang tahu… yang belum mengetahui rahasia ilahi ga perlu menjelek2an org lain.apa nabi SAW mengajarkan untuk mengkritik org lain?? orang yg belum merasakan hakekat kemajuan tidak tahu hakekat kemunduran.

    black ustadz said:
    Desember 3, 2012 pukul 10:35 pm

    QS. An-Nisa:142 Alloh berfirman ,”…..Orang munafik itu, ketika mereka berdiri untuk sholat, mereka berdiri dengan malas,………” bagaimana tanggapan diri anda masing2 ?…

    Hamba Allah said:
    Desember 5, 2012 pukul 9:20 am

    Kebenaran itu datangnya di hari penghisaban.
    So, berhati-hatilah!
    Jangan pernah mempercayai sebuah kabar, sebelum kamu sendiri yang menyaksikannya.

    dheohermawan said:
    Desember 6, 2012 pukul 11:19 pm

    biarlah kalau memang menurut kyai2 itu benar apa yg mereka amalkan,serahka saja pada ALLAH S.W.T ,hanya DIAlah yg maha mengetahui amalan hambanya benar atau salah

      zalzit said:
      Desember 11, 2012 pukul 1:06 am

      setuju sama dheohermawan,
      manusia yang membutuhkan sholat
      supaya kita (manusia) mendapatkan energi positif
      energi positif ini akan menjadi jalan segala macem rezki dari Allah
      spt dimana manusia dilahirkan udah punya rejeki,jodoh nya masing2
      gmn cara dapetinnya? dengan cara energi positif yg kita dapetin, melalui sholatlah.
      di Alquran gak pernah bilang kita gak perlu sholat/sholat utk org awam.
      tapi biarlah Allah yang menilai segalanya.

    azka said:
    Desember 14, 2012 pukul 9:05 pm

    walaupun itu benar sprti yg anda tulis tentang para kyai yg tdk sholat sebaiknya itu jdi rahasia anda karena kalo begini justru anda jadi ngegosipin keburukan orang, apalagi kalo orangnya sudah wafat. jangan cepat memvonis.

    andi said:
    Januari 9, 2013 pukul 10:03 am

    gak semua kyai tarekat gak shlolat kamu ama teman2 km juga kadang gak sholat ..apalagi yang baru belajar cuma dari buku2 .saya mau nanya sampean sd dimana smp dimana sma dimana sapa guru ngaji kamu cobat sebutkan dulu tempat belajar kamu .contoh kyai tarekat yang sholat abuya dimyati banten yang terkenal…habib lutfhi pekalongan …semuanya pada sholat jangan kasih contoh yang gak terkenal…kyai kamu sapa namanya sebutkan…atau persis atau muhammadiyah atau kamu wahabi…

      Didik Mrican said:
      Maret 15, 2013 pukul 8:36 am

      yg kyai tarekatnya sholat gak perlu panas dech, berarti tarekat anda udah benar, minimal di ibadah sholatnya.

    Khaled said:
    Januari 25, 2013 pukul 3:05 pm

    Ente bawa – bawa nama sholawat wahidiyah dalam kesesatan, temuin ane buat diskusi. Ente gak tau apa – apa dengan ilmu sedengkul aja bilang ini itu sesat kaya tuhan. Ente itu uda termasuk syirik, ngatain ini itu sesat. Semoga Alloh membuka hijab-Nya kepada hamba yang penuh kesombongan dengan pengetahuannya yang dangkal.

    Muhammad NU said:
    Februari 7, 2013 pukul 4:28 pm

    Mungkin krn yg nulis seorang PA, banyak yg sinis, coba yg nulis kyai “anu” pasti sami’na wa atho’na. lbh baik bg yg gak prcy dicek sendiri aja. kl memang ceritanya boong br kt apa apain orangnya.

    Tuhtammunjiah Ziat said:
    Februari 8, 2013 pukul 9:07 am

    benar sekali , kalau kasih informasi yang jelas .jangan ambil contoh tarekat yang gak benar tapi buat men genararisil semua tarekat, .Ente harus minta maaf karena perbuatan anda merupakan sebuah fitnah.tarekat itu menjalankan syariat dan budi pekerti/adab.apakah ente sudah menjalankan tarekat yang dibimbing oleh mursyid ? apakah ente uda tahu amalan amalan tarekat ?
    tahukah artikel ente membuat banyak sakit hati umat islam .sebaiknya ente minta maaf.

    Galang said:
    Februari 28, 2013 pukul 9:08 am

    Hny orng-orang yg tdk brpngetahuan(ilmu dunia dn ghaib)akn mdh trjebak dngn stetes ke karomahan….

    Dan islam itu tdk akn smpai pd orng yg tdk brilmu….

    ※Jdilh muslim sejagat※

    abdul said:
    Maret 1, 2013 pukul 7:24 pm

    Penulis blog ini, baiknya jgn membahas masalah sholat ataupun ibadah kalau blm tau ma’na dan pengertian sebenarnya(hakikat).

    Apalagi menganggap orang lain, selain dari apa yg dirinya pahami sesat.

    Dgn menguraikan opini macam itu, menunjukan dirinya msh kurang paham atas apa sbenarnya ajaran yg di anutnya.
    Krn dibalik uraianya itu? ada efek yg trjdi yg tidak se’imbang,

    satu sisi menjadi ragu dan bingung.
    Sisi lain menjadi anti pd apa yg di sbut-sbut olehnya itu, akibatnya dia mencari pemahaman yg lain dari kesempurna’an ajaran ini, dan itu adalah salahsatu akibat dari opini orang yg salah paham.

    Ujungnya menjadi perpecahan, antipati, tidak ada kerukunan antar sesama dan itu menandakan tidak adanya rahmat pd dirinya, hawanya pun dipengaruhi kebencian, dengki, dan hasut.
    “Artinya sbuah kebohongan misi ajaran sempurna yg namanya islam rohmatan’lil’aalaamiin. tdk trbukti.

    Karna pd hakikatnya seluruh umat manusia akan di giring pd satu tumpuan muara yg hak! melalui aturan petunjuk sempurna(ALQUR’AN) yg seharusnya dipahami dan dimengrti hakikat tujuanya.

    Harus di mengrti, pada dasarnya amalan apapun yg di trima oleh Alloh swt. Hanya dari hati nurani yg bersih dari sgala kotoran.
    Sedangkan meng’anggap org lain salah kpd dirinya tanpa melakukan/merugikan dirinya itu adalah sbuah cermin hati kotor. Karna perasa’an seprti itu tdk ada dalam diri rosululloh saw, beliau sangat tau tugasnya hanya menyampaikan inti misinya tanpa memaksakan kehendaknya pd org lain, apalagi menfonis orang lain hal-hal yg hina..
    Ketentuan-ketentuan yg menjelaskan hukum-hukum kafir, munafik, sesat dll, sjatinya adalah untuk kajian pribadi org trsbt yg belajar Alqur’an. Bukan untk org lain.
    apabila bersih hatinya dari hal-hal yg sudah di tentukan baru akan di akui sifatnya, oleh sang maha pencipta.

    Salman Djazuli said:
    Maret 3, 2013 pukul 10:25 am

    Zulkarnain ElMadury ….pernah saya suruh baca perjalanan BUYA HAMKA..
    lalu status / Komen Komenya di hapus

    wong ndeso said:
    Maret 3, 2013 pukul 3:57 pm

    hidup ente tu thn brp?sy mau nanya kyai asmuni yang mana?klau kyai asmuni yang ada di terate sumenep?sy jmin anda g’akan tau?so beliau hidup di masa penjajahan belanda krn beliau adlah seorang pejuang?n makamnya ada di makam para pahlawan…tlg ksh info yg jelas so sy jg anak madura

    didin kusnadi said:
    Maret 3, 2013 pukul 5:40 pm

    kyai thariqah yg ga sholat? seandainya ada, astaghfirullah… Mursyid2 Thariqah yang saya kenal, semuanya ahli ibadah, ta’at syari’ah, jangankan hanya shalat wajib, yang sunat pun beliau2 kerjakan, akhlaqnya baik. klo yang ga shalat mah mungkin hanya ngaku2 kyai tarekat, atau hanya di sebut2 kyai tarekat, padahal ga berthariqah yang Mu’tabarah. thariqah itu berdiri di atas syari’ah, berpegang kepada Al-Qur’an dan Hadits. klo keluar dari itu, berarti dia berjalan di atas tarekat yang tidak menuju Allah.

    dany said:
    Maret 14, 2013 pukul 4:51 pm

    Kapan ya ada pembahasan tgg:
    “PARA USTAD AHLI RUQYAH SESAT,YANG MENYATAKAN ISI DARI AL-QUR’AN ADALAH MANTRA-MANTRA”
    he…

    dukun said:
    Maret 15, 2013 pukul 5:04 pm

    Barang siapa yang mengatakan saudara ny.a sesat maka dia selangkah lebih dahulu menjadi sesat,,

    TUHTAM said:
    Maret 16, 2013 pukul 11:54 am

    ini lah informasi dari orang JAHIL yang tidak tahu hakekat tasawuf sudah banyak komentar

    abu rabbany said:
    Maret 18, 2013 pukul 4:37 pm

    Beratus-ratus tahun tiada henti pertikaian antar Agama. Aliran yang satu dengan aliran yang lain saling menyalahkan. Tiap golongan membanggakan golongannya sendiri. Kullu hizbin bimaa ladaihim farihun…(QS. Ar ruum 32)
    Buku sejarah telah penuh sesak dengan catatan konflik akibat keangkuhan manusia yang membawa agama sebagai pemuas hawa nafsunya. KASIHAN…ROSULULLAH SAW, seandainya beliau melihat kenyataan ummatnya bercerai berai, penuh kebencian antar saudaranya sendiri. Sedangkan Beliau di utus sebagai rahmat bg semesta alam( seluruh masyarakat dunia maupun lingkungannya. Akan tetapi kita tidak Dan atau belum melihat kenyataan itu pada diri ummat islam secarah keseluruhan.
    Masjid-masjid indah, gereja megah, kuil dan pura mempesona, namun mengapa permukaan bumi masih bau amis darah akibat pertempuran antar agama, pertikaian antar sesama? Kemana ajaran IHSAN? Kemana ajaran tat twan asi? Kemana ajaran dharma? Kemana ajaran santi om santi? Mengapa tidak di hayati sebagai “KEKUATAN PRIBADI” untuk berbuat dan membangun kesejahteraan masyarakat dunia dan alam lingkungannya?

    Saudaraku…!
    AL-hakim, Dia adalah ALLAH yang mempunyai kunci bumi, langit, dunia dan akhirat, pantaskah orang seperti anda atau yang lain merampas hakNya dengan cara Takfir, memusrikkan, saling menyesatkan antara yang satu dengan yang lainnya seakan akan anda dan atau golongan anda Alhakim sejati yang punya KUNCI SURGA sedangkan yang lain adalah ahlun NAR. Bukankah jika hanya anda dan golongan anda yang masuk surga, surga akan menjadi sepi alias gak ramai (hehehe) Bukankah surga itu sangat luas?
    Saudaraku…
    Masuklah kedalam Islam secarah kaffah… niscaya akan anda temukan: Bukan perBEDAan-perBEDAan Runcing akan tetapi “ISLAM YANG MAHA LUAS” yang dapat memberikan pencerahan dan kelapangan Hidup dalam menjalani kehidupan menuju SANG MAHA HIDUP, ISLAM yang tak tersekat bias-bias nafsu keEGOan, ISLAM yang tak terkotori limbah-limbah kebencian dan noda-noda kedenggian antar sesaudara, Islam yang menyadarkan dan menjauhkan pengakuan “diri”nya paling benar karena ia menyadari hakekat kebenaran hanyalah MilikNya, Ya… ISLAM…yang tersinari cahaya Rububiyyah, cahaya AL-Mustofa yang Hanif searah MILLATA IBROHIM. (“Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah dadanya (hatinya)untuk menerima agama ISLAM lalu ia mendapat cahaya dari tuhannya,(sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata”) QS.Az-zumar.22)

    Saudaraku…
    Anda menyebutkan dan mengexpos nama kiyai2 madura yang dianggap sesat (apakah karena kebodohan bin ketololan yang dipamerkan alias “metta’ buri’ erammina” (madura)? Apakah karena disebabkan api kedengkian karena ketidak mampuannya menyingkap rahasia dibalik kejadian (“posang eterakna”)? atau karena ketidak tahuan adanya hakekat dibalik syari’at? entahlah…!
    Coba renungkan perjalanan Musa as yang terkenal dengan kealiman sampai-sampai beliaua dapat bicara dengan Allah sehingga bergelar al-kaalim. Namun Mengapa Musa masih disuruh berguru kepada seorang yang berpredikat ABDUN alias hamba? Mampukah musa menjalani kedalaman”torekat” sang guru dalam bahtera keilmuan? Bagaimanakah tanggapan Musa yang terkenal dikalangan masyakatnya dengan kealiman dan gelar kalimullah, atas ajaran sang guru yang hanya bergelar sang HAMBA? (QS.Al-kahfi) Belajarlah, dalamilah, fahamkanlah, resapkanlah finafsika, sebelum anda berKATA atas nama agama
    Saudaraku…
    Dibalik api ada panas, dibalik air ada kesegaran, dibalik angin ada kesejukan, dibalik gerak ada yang menggerakkan dibalik jasmaniyah ada ruhaniyah dan dibalik SYARIAT ada HAKIKAT. Alangkah indah hidup jika “keduanya” dapat dipadukan berpasang-pasangan seiring dengan sunnatullah penciptaanNya dan menjadi LAKU bersama gerak langkah keseharian dalam mengemban amanah keKHOLIFAHAN di muka bumi. Bukan cuma “kata tanpa fakta” bukan cuma bicara jauh panggang dari ma’na” bukan cuma dalil tanpa LAKU alias cuma “CACA COLO’ ”
    walhasil…
    “Dan hamba-hamba Tuhan yang maha penyayang (ibaadurrahman) itu ialah: orang-orang yang berjalan diatas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata baik.
    Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka
    (QS.Al-furqon 63-64)
    Salaam…@bu rabbany

    venus said:
    Maret 22, 2013 pukul 8:27 am

    Coba Buka Kembali AL QURAN dan Pahami Apa Makna perintah Shalat.

    Sebenarnya di AL QURAN manusia tercipta untuk selalu menjalankan sholat.
    Karena yang dimaksut sholat di dalam QURAN adalah :
    1. Mengingati
    2. Berbuat kebaikan
    3. Mencegah perbuatan keji dan mungkar

    Jangan di Kira hanya dengan mendirikan shalat 5 waktu kita sudah di katakan sebenarnya telah shalat.
    Membuka aib orang lain maupun memfitnah adalah Melanggar Ajaran Shalat.
    Yg lebih parah lagi yaitu Dia rajin mendirikan shalat 5 waktu tapi rajin juga memfitnah dan menjelekkan orang lain. Itu adalah Ahlak orang munafik.

    Buka Kembali Alqur’an dan Pahami bagaimanakah orang yg di katakan lalai dalam shalatnya.

    Mohammad hanafi said:
    April 3, 2013 pukul 6:04 pm

    Untuk yang mengatakan Alm. K H Husni pengasuh pondok pesantren at-tauhidiyah tidak sholat, dan sesat…
    kalau kau mengatakan orang lain sesat tanpa melihat, mendengar dan mengkaji orang yang bersangkutan secara kekinian, coba periksa hatimu ada kecendrungan hatimulah yang sesat
    kenapa kau memfonis…???
    kau tak sebatas tuhan…
    dikaji lagi pikiran dan hatimu bisa jadi setan dan hawa nafsu yang mengguruimu,,,,,
    “LIHATLAH SECARA KEKINIAN”

    Antokol said:
    April 13, 2013 pukul 11:18 pm

    Kemudian yg menjadi tanya bagi kita, ada apa di balik nama penulis yg hanya mencantumkan @TD saja kenapa tidak dengan nama aslinya???
    Hal yg tersebut membuat kita berfikir bahwa sebenarnya @TD hanya ingin menyebarkan fitnah belaka dengan tanpa tau yg sebenarnya.
    Sumpah, saya tidak terima @TD menfitnah Alm. kiai saya.

    ( Me’ pola oreng situbondo terro taoa koangkona oreng madure ye!!??? )

    shofi said:
    Mei 1, 2013 pukul 10:21 pm

    Ajaran islam adalah ajaran yang membimbing orang untuk selamat dunia akhirat, tidak usah ngomongin orang, kebanyakan ngomong banyak dustanya, lagian kalau tidak tau yang benar dan kebenaran yang hakiki jangan menyalahkan orang lain, santai aja mas, sorga dan neraka kita juga yang bikinnya, terserah kita hendak kemana membawa diri, pilihan ada di tangan kita sendiri, mau bikin sorga atau mau bikin neraka.

    edoy said:
    Mei 3, 2013 pukul 6:46 pm

    elo pada berantem aje browh… ini mah, yg bikin statement blo’on yg comment jg pd blo’on..

    abdulloh said:
    Mei 11, 2013 pukul 5:11 am
    agus cinta said:
    Mei 13, 2013 pukul 12:37 pm

    Bicara tentang sholat, maka wajib melaksanakan sholat 5 waktu sehari semalam, karena kita mengikuti salawat nabi muhammad as. Islam yg patut diAnut adalah ahli sunnah waljamaah. Namun jangan berhenti belajar hanya sampe pda syariat saja…

      aa.FULAN said:
      Mei 19, 2013 pukul 8:14 am

      ” karena kita mengikuti salawat nabi muhammad as.”
      maaf, setau saya ” NABI MUHAMMAD SAW ” mohon maaf jika mengkoreksi tulisannya.

    helmi said:
    Mei 16, 2013 pukul 7:12 pm

    Solat nya yang mana dulu. apakah solat yg harus keliatan oleh orang lain . apakah solat sambil mengingat duit ilang kemaren. itu perlu di pertanyakan. :D

    dan intinya kita satukan sareat dengan hakekat. :))

    a'AbaAnKk said:
    Mei 18, 2013 pukul 2:23 am

    Tdk ada satu ajaran yg menyatakan shalat itu tamat, shalat itu perintah tapi kita harus cari tau siapa yg merintah ( ALLAH ), ALLAH hanya sebuah nama kebesaran,Lalu siapa yg punya nama ? setiap ada nama pasti ada yg punya nama. Kalau tdk tau yg punya nama maka sia-sia lah setiap perbuatanmu. Bisa juga dikatakan cuman tesembah nama saja.

    aa.FULAN said:
    Mei 19, 2013 pukul 8:07 am

    Ada suatu cerita yang kurang lebihnya demikian: Ada seorang ibu berkata pada anaknya yang baru berumur 5th, Wahai anakku belajarlah terlebih dahulu “AKHLAK” sebelum kamu menerima “ILMU” maka kelak kamu akan beruntung.

    tenky said:
    Mei 23, 2013 pukul 9:55 am

    Saudara2, teman2….jujur sy masih awam masalah ilmu agama, tapi sesama umat muslim, janganlah kita membenci satu sama lain, janganlah berkehendak kpd orang lain, karena akan menimbulkan malapetaka..yakinlah dengan keyakinanmu.

    cak giek said:
    Mei 25, 2013 pukul 12:17 am

    wahai saudara2ku…ayo kita jangan saling menghujat seperti ini…masih banyak yang harus kita kerjakan sebagai umat islam…ayo kita bersatu padu. Islam harus kuat…Islam harus jaya. Saya yakin saudara2 semua bisa membedakan mana berita yg benar, mana berita yang cenderung fitnah

    Lasykar said:
    Juni 3, 2013 pukul 1:48 pm

    betul islam harus jaya, mestinya di mulai dari admin…. jangan sampai membuat gerah, dan geram sesama muslim. saya yakin… akan tersenyum simpul, mereka pembenci islam…. wallahu a’lam

    nurjito said:
    Juni 16, 2013 pukul 2:40 am

    Adapun kyai2 yng anda sebutkan dng tidak shalat saya nggak peduli,, tp satu poin yng saya nggak terima adalah tentang sholawat wahidiyah yng membesar2kan sholawat tanpa sholat,, saya tau persis siapa dan bagaimana kehidupan sehari hari kluarga Kh.abdul majid ma’ruf,, mereka sangat menjunjung tinggi syare’at islam,, jadi anda salah besar kl bilang kyai majid nggak mengutamakan sholat,, klo mau tau silahkan datang ke kedonglo dan temuilah putranya Kh abdul hamid majid,, anda akan tau betapa beliau sangat menjunjung tinggi syare’at islam teritama sholat 5 waktu. Klopun ada kyai yng nggak sholat sungguh itu bukan ajaran atau tuntunan wahidiyah

    al-fakir said:
    Juni 22, 2013 pukul 10:33 am

    Orang semua pada sok benar sendiri. kaji dulu rukun islam kenapa sholat no.2 yang pertama adalah syahadat (tauhid). khususnya kepada Admin apakah ilmu tauhid anda apa sudah benar? saya yakin anda sholatpun hanya jasad saja, namun hati anda masih memikirkan duniawi, sempat mencela di internet ngalor-ngidul. apakah anda sudah tahu siapa diri anda sebenarnya dan tolong jelaskan asal-asul daripada penciptaan manusia…monggo di jawab pertanyaan saya

    terima kasih

      maulana said:
      Juli 4, 2013 pukul 1:55 pm

      Setuju banget deh sama penjelasannya

    zulkarnainelmadury said:
    Juni 26, 2013 pukul 12:36 pm

    Saya menyebutkan nama kyai kyai itu karena saya pernah terlibat didalamnya , lama saya mengikuti sholawat Wahidiyah

    Roy said:
    Juni 28, 2013 pukul 3:10 pm

    Saya baca tentang apa itu syariat, tarekat, hakikat, serta makrifat, dan dlm pembelaan tentang mengotak ngatik yg seharusnya lebih dulu adalah makrifat hakikat tarekat baru syariat, orang itu menceritakan tentang rahasia makrifat, yg salah satunya mengatakan kalau sdh mencapai derajat makrifat dia bisa bertermu dengan Malaikat, Rasululloh dan Allah.

    Wow hebat ya kalau sdh mencapai derajat spt itu, kalah ya Nabi Musa, dia bahkan tdk tau kalau ada malaikat yg datang kpdnya dengan wujud manusia kemudian berkata sesuatu kpd Nabi Musa sehingga Nabi Musa menamparnya,
    Dan lebih hebat lagi ketika bertemu Allah, Rambut Nabi Musa tadinya Hitam berubah menjadi putih karna takut, tetapi tidak seperti orang yg mencapai derajat Makrifat dia bahkan tdk ada perubahan apapun, wow derajatnya pasti diatas Nabi. KERREEENN…

    maulana said:
    Juli 4, 2013 pukul 2:11 pm

    Justru saya saat ini mulai bisa mengerti dan memahami terhadap beberapa kaum/orang/golongan yang TIDAK PERNAH KELIHATAN SHALAT bukan TIDAK PERNAH SHALAT,karena memang shalat itu tidak harus dilihat orang,cukup dilihat Allaah (IHSAN). Sayang,saya tidak hidup di jaman Rasulullaah SAW sehingga tidak bisa melihat dengan mata sendiri tingkat MA’RIFATULLAAH-nya Beliau. Tentunya sebagai nabi/rasul beliau baru mencontohkan level syariatnya dulu,ini saja menghasilkan berbagai syariat Islam pada saat sekarang,untungnya Rasulullaah belum mencontohkan level hakekat maupun ma’rifatnya,karena kalau beliau mencontohkan betapa kacaunya dunia Islam jaman sekarang. Yang jelas syariat boleh berbeda,tapi untuk hakekat dan ma’rifat intinya sama yaitu tingkat keimanan dan ketauhidan kepada Allaah,makanya kita ada metoda/cara IMAN, ISLAM DAN IKHSAN. Untuk iman dan islam banyak yang sudah MERASA mampu mencapai/menjalaninya,sedangkan untuk ikhsan tidak banyak orang yang mampu/mencapainya,HANYA MERASA,hanya Allaah yang tahu,Wallaahu a’lam

    aku miskin ilmu said:
    Juli 14, 2013 pukul 9:06 am

    dari postingan sampai komentar” aku bisa mengambil pelajaran
    yaitu dengarkan baik baik teman teman
    “Ternyata pada mulanya orang yg bicara tentang ilmu kalam itu satu agama & satu tuhan,,tapi syetan telah mencerai beraikan kita semua”

    Rasul menyuruhku berpegang teguh pd AL-QUR’AN & AS-SUNNAH, aku tunduk & patuh pada ALLAH & RASULNYA
    aku tdk pula membeda bedakan seorang syariat,hakekat,tarekat,makrifat,,semua orang aku anggap lebih baik dari aku

    karena aku hanya seorang hamba

    wignyo said:
    Juli 21, 2013 pukul 5:53 am

    Rasullullah saja shalat 5 waktu perang pun giginya patah, sahabat2 Rasul seperti umar, usman dan ali meninggalhya mati dibunuh. Khalid bin walid sang pedang Allah mempunyai luka lebih dari 100 luka tusukan.
    Qt2 kok pada ingin sakti ya……ingin kebal untuk apa.
    Mending kerja keras, bisnis yang jujur sekolah yang rajin pasti jadi orang sukses.

    fandi said:
    Juli 22, 2013 pukul 7:30 pm

    tdk baik mengkritik kejelkn se2orang , krn blum tentu aq cz anda sempurna di hdapan allah, biza2 yg u kritik tu sngt sempurna di hadapn allah, lebih baik jlni ja pa yg menurut u betul n baik , ok………….

    Sulaeman (@laemania) said:
    Juli 24, 2013 pukul 3:07 pm

    orang yang mengolok-olok tidak jauh lebih baik dari orang yang diolok-olok.

    semut hitam said:
    Agustus 1, 2013 pukul 10:39 am

    PA PA kaga insyaf2 jg ya dr dl, ampun dah .wwkkwkwkwkwwk,taubat bro taubat.qiqiqiqiq,mendingan ane deh sholat blm bener jg g jelek2kin orang apalagi tingkatan kyai lho gosipin….jd host aja lo kaya rubent atau olga……wkwkw

    al-fakir said:
    Agustus 6, 2013 pukul 8:27 am

    al-fakir berkata:
    Juni 22, 2013 pada 10:33 am

    Orang semua pada sok benar sendiri. kaji dulu rukun islam kenapa sholat no.2 yang pertama adalah syahadat (tauhid). khususnya kepada Admin apakah ilmu tauhid anda apa sudah benar? saya yakin anda sholatpun hanya jasad saja, namun hati anda masih memikirkan duniawi, sempat mencela di internet ngalor-ngidul. apakah anda sudah tahu siapa diri anda sebenarnya dan tolong jelaskan asal-asul daripada penciptaan manusia…monggo di jawab pertanyaan saya

    mana nich sang admin yang merasa pinter sendiri ko g nongol n jawab pertanyaan saya????

    Hamba Allah said:
    Agustus 7, 2013 pukul 9:26 am

    Maaf, bukan mw menyalahkan. . Menurut saya anda msih blum terlalu mengerti syariat,tarikat, hakikat, dan ma’rifat. . Boleh dibilang anda masih awam. .
    Jika kt menilik lebih jauh d jaman dahulu Nabi khidir as. Membunuh anak kecil tak berdosa itu merupakan sesuatu yg jelas melanggar syariat tp bagaimana dg hakikat?. . Bahkan Allah pun menjadikan nabiyullah khidir sebagai wali, orang mulya ?.
    Masa’ ada orang mulya pendosa. . Apa itu. Sebelum anda berbicara anda lebih baik berfikir dahulu

      ilham said:
      Agustus 14, 2013 pukul 5:21 pm

      saya sangat tertarik dengan pembahasan saudara

    Makcaor said:
    Agustus 8, 2013 pukul 12:01 pm

    Ya Allah,, jatuhknlh azabMU yg mha dhsyat, bagi org2 yg sngja mningglkn sholat, dgn brbgai alasan apapn.

    iwan peyexiwan peyex said:
    Agustus 9, 2013 pukul 8:12 pm

    Belajar islam yg benar, buat bekal akherat.jangan sampai salah jalan,yaitu jalan2setan.jalan yg benar hanya satu,yaitu jalan yg di ajarkan rasullullah saw.hati2 saudaraku jangan sampai salah jalan.

      Khaliel Nur Majid said:
      Agustus 11, 2013 pukul 4:17 pm

      Istighfar saudara2ku … kenapa saling menghakimi,Biarkan Alloh SWT yg Menghakimi perbuatan kita.Sesungguh para Rosul,Nabi & Auliya Alloh berbuat atas Kehendak Alloh…seandainya atas kehendaknya sendiri maka nafs akan menyertainya.
      Dan para utusan – utusan Alloh selalu berserah diri dan melakukan segala apa Alloh Perintahkan & Kehendaki.

      Mari tetap bersaudara karena Alloh SWT…Amin.

    ilham said:
    Agustus 14, 2013 pukul 3:11 pm

    kalau menurut saya pribadi janganlah pernah berfikir dan menganggap para kiay itu adalah sesat, karena cuman Allah SWT yang maha mengetahui seseorang apa sesat. ada tempatnya di adili di akhirat nantinya. kita lihatlah nantinya bila di berilmu pada waktu menghadapi sakratul maut. itu dilihat apakah kebenaran yang dia ajarkan

    mochagushidayat said:
    Agustus 16, 2013 pukul 2:13 pm

    satu kata saja untuk penulis blog dan yang koment…….carilah makna “ALLAH “yang sebenarnya.itu adalah misteri semesta.dan kalau masih gak percaya saya puya guru di turkey yang akan menjelaskan dg gamblang dan secara ilmiah.kunjungi saja web,dibawah ini,www.ahmed hulusi.org.com

    Hamba Allah said:
    Agustus 17, 2013 pukul 10:13 pm

    Hanya Allah swt. yang tahu kita Kafir Atau Islam.

    heru sasmito said:
    Agustus 18, 2013 pukul 12:34 pm

    Apakah klo para Kyai salah ,, anda ygg benar !!

    Sholat ituu syariat .. Lah wong Agama islam, hindu, kristen ituu sama ygg mmbedakan hnya syariat saja .. Yg pnting manunggal Gusti dan rukun ,,

    Syariat,tarekat,hakikat, dan makrifat ituu jdi satu,, mndekatkan dri kepda Allah dgn semedi tnpa sholat juga bsa ..

    irsan said:
    Agustus 19, 2013 pukul 12:45 pm

    wahai penulis ana mau nanya ! Dimana kedudukan rukun islam dlm shalat dan didisaat mana mijrad dlm shalat kalau antom bs jawab ana berguru sm antom memangnya org shalat bilang dulu sm antom

      ilham said:
      Agustus 20, 2013 pukul 3:45 pm

      ass…
      saya sangat setuju dengan pandapat saudara, hanya saja suadara harus tau dan mengenal tentang apa itu Ibadah, karena barang siapa tidak meneganal Ibadah itu, maka sia-sia lah ibadahnya. selain itu saudara makna shalat harus kita pahami secara hakiki, makax menurut hemat saya shalatlah dan kenallah shalat itu, jangan karena syareat makatakan itu kewajiban saja.

    joko tingkir said:
    Agustus 20, 2013 pukul 1:11 am

    buat saudara muslim sekalian, jangan terpancing sama tulisan beginian.. sudah sering ini modus orang2 kafir/yahuda yang mau mempropokasi umat muslim supaya terpecah belah. kalo umat muslim pecah maka tiada kekuatan sehingga mudah dilumpuhkan, akan tetapi jika umat muslim solid maka tiadalah yang bisa mengalahkan.
    Salam!!

    ahmad nujhan said:
    Agustus 22, 2013 pukul 3:31 am

    Assalamualaiikum Sahabat-sahabat muslim, tidak ada dalam Ilmu Syariat, Hakikat, tarekat dan Ma’rifat menyatakan tanpa harus shalat bisa mendekatkan diri kepada ALLAH SWT, dan sudah jelas dalam AL QUR’AN dan Hadist untuk memerintahkan umat Islam untuk melaksanakan Shalat….salah Kafrah jika menyatakan dengan bersemedi tanpa harus shalat bisa mendekatkan diri pada ALLAH SWT, saya sangat setuju dengan pendapat Sahabat Ihlam dan Sahabat Joko Tingkir…..kenalilah shalat…dengan mengenal Shalat kita jauh lebih iklas melaksanakan shalat bukan cmn sekedar melaksanakan kewajiban. Shalat itu perisai bagi ahklak manusia….asal Iklas….
    Dan Kepada penulis, ada berani memposting tulisan tersebut apakah anda yakin ulama-ulama yang ada hujat diatas memang mengajarkan kepada muridnya untuk tidak shalat?, atau kah hanya sekedar observasi mata yang menyaksikan ketidak shalatan ulama-ulama yang anda maksud? atau hanya berdasar cerita dari si fulan dan si fulan..dan apakah anda mencari tau kesahihan cerita tersebut?, sahabat saya hanya mengingatkan….jangan menebar fitnah….apalagi fitnah terhadap para ulama…apakah anda tahu seorang wali ALLAH harus menutupi kewalian mereka?, dan apakah anda tau isi hati para ulama tersebut?, derajat keimanan mereka?.
    Shalat bukan untuk dipertontonkan sahabat….shalat itu hubungan antara hamba dengan sang Khaliik….dan shalat bukan ibadah yang memakan waktu lama….bahkan jika dalam shalat berjamaah baginda Rasul tidak menyarankan membaca surat-surat yang panjang…agar para muslimin yang memiliki keperluan mendesak bisa menyelesaikan keperluannya….begitu mulia hati baginda rasul….dan tentunya atas ijin dari ALLAH SWT…..
    Sahabat jangan mudah nge Judge ulama itu sesat…..atau paham ini kafir….selama mereka masih mengangkat takbir dan mengucap Laillahailallah mereka adalah saudara kita…..

    Salam

    sandiputra said:
    Agustus 22, 2013 pukul 11:37 am

    kalo kita mengaku ber agama islam jalankan rukun islam, shalat itu wajib..bagi yg beragama islam!! tdk bisa di tawar itu perintah Allah langsung kepada nabi kita Muhamad saw.(jadi klo kita tdk menjalankan shalat tanyalah pada diri kita )???

    gus dorr said:
    Agustus 23, 2013 pukul 8:17 am

    imam ahmad mengkafirkan org yg meniggalkan sholat

    ilham said:
    Agustus 23, 2013 pukul 11:03 am

    maaf saudara sandi, cuman mau tanya dengan saudara, apakah anda mengetahui makna hakiki shalat?apakah anda tau mau dibawah kemana shalat anda?karena shalat adalah perjalanan pergi dan pulang, berarti shalat adalah diri, shalat adalah tempat, shalat adalah 5 tempat, 5 waktu, 5 diri ada didalam diri, maka ketahuilah dan belajarlah saudara?

      madi said:
      Juni 4, 2014 pukul 10:26 am

      Bisa minta alamat emailnya?

    mohamad aji wangsa bela said:
    September 1, 2013 pukul 3:47 pm

    maaf semua agan2 sesepuh para petua dan para ahli agama ataupun yang mencari jadi diri agama….
    intinya agama bukan untuk di perdebatkan dan di persaing2kan dan menjelek2an agama/amalan2 yang bermanfaat….
    berilah kesempatan untuk HAMBA ALLAH mencari jalanya untuk bertemu ALLAH . . .
    toh pada dasarnya yang di terima oleh ALLAH adalah AMALAN2AN YANG BAIK YG TIDAK MERUGIKAN SESAMA…..saling mengingatkan memang penting bagi umat islam tp jngn pernah menyebutkan siapa dan mengapa…..
    karna itu adalah fitnah….
    qta meng Agung2kan para NABI ataupun Para AULIA ALLAH itu hak qta.
    karna qta adalah maha kotor dan ALLAH maha bersih . . .
    tak mungkin kotor bercampur dengan bersih atau negatif bersatu dengan positif…
    seperti halnya qta ingin menghadap presiden ga mungkin qta langsung berhadapan dengan beliau pasti harus melalui lembaga2nya atau para utus2anya……
    maka dari itu qta manusia yang kotor lebih baik memperbaiki diri sendiri bukan malah malah memperbaiki orang lain,,,,,,
    karna apabila qta bodoh masa qta akan memberi pelajaran pintar kepada orang lain itu ga mungkin….
    terkecuali qta sudah pintar barulah qta bisa memberikan ilmu bermanfaat kpada orang lain,,,,
    perbaikilah diri sendiri dan biarkan orang lain terkena topik hidayah dan secara ga langsung apa bila qta sudah baik pasti ada yang ingin belajar menjadi baik kepada qta bukan qta yang memberli pelajaran sedangkan diri qta pun masih kotor…..
    maaf pabila ada salah kata karna hamba adalah manusia yang tak luput dari kesalahan hanya ALLAH lah yang memiliki pengetahuan yang tak di ketahui oleh hambanya……..
    by M.A.WANGSA.B

    Lekang said:
    September 4, 2013 pukul 9:39 pm

    Eh mas..padha bingung ya..judulnya di baca dulu…judulnya aja Para Kyai Ahli Tarekat Sesat….makanya kalau ahli Tarekat sesat ndak sholat itu udah biasa….buanyak..koq…ndak usah dipungkiri..memang kesesatan ada dimana-mana..iblis saja sudah berjanji padha Allah untuk menyesatkan umat manusia dengan berbagai jalan bisa lewat Kyai, bisa lewat pedagang, bisa lewat jalan mana saja…..makanya nggak usah bingung..

    ardi sanjaya said:
    September 7, 2013 pukul 9:09 am

    kalau urusan tau tentang Agama iblis pun tau masalah Agama..
    Makanya banyak perdebatannya iblis dengan para Nabi-Nabi sebelumnya
    seperti perdebatannya dengan Nabi Ibrahim dengan Nabi isya dengan Nabi Musa dengan para sahabatnya Nabi Muhammad,
    KOk bisa dia berdebat???????? ya Karena dia tau Ayat-ayat.
    tapi mahabbah dan cinta Kepada Allah itu yang lain.
    karena sambungannya yang lain….

    klo boleh tau agama anda ini apa??? kok bisa anda bilang seseorang itu sesat.padahal Nabi Muhammad,Saw. bersabda wahai umatku janganlah engkau buruk sangka kpada seseorang. klo anda hanya membaca buku maka tidak cukup anada mendalami agama Islam. karena semakin dalam kamu mendalami agama islam maka akan semakin luas ilmu ALLAH yang kau pelajari. meskipun anda berumur 500 tahunpun tidak akan mampu umur anda medalami ilmu ALLAH. Nabi Muhammad.saw aja sudah diberi kesempurnaan ilmu tetapi oleh ALLAH tetap diperintah untuk memohon dan berdo’a meminta tambahan ilmu. Apalagi seperti anda ,…..

    abu Zain KOLOR ijo said:
    September 7, 2013 pukul 9:33 am

    ma’af sbelumnya.sbaiknya kita koreksi diri dulu.sbelum kita berprasangka buruk pada seseorang.jangan katakan kebodohan dan kemusrikan diri kita kepada semua orang.sebelum kita sendiri benar”tau dan benar” mengerti tentang agama islam yang sesungguhnya.lihat dulu diri kita.apa kita sudah menjalankan atau sudah melakukan ajaran islam yang sudah benar” bisa dikatakan islam sesungguhnya.untuk ini aku yakin sudah berat untuk menjalankannya.jangan hancurkan kepintaran kita dengan kebodohan kita sendiri.dan jangan kotori hati kita dengan keburukan hati kita sendiri.lebih baik kita renungkan betapa banyak dosa kita yang sudah kita lakukan.

    baliillusion said:
    September 21, 2013 pukul 11:22 am

    Hidup di bolak baliknya jaman memang serba ruwet, sekarang kita sudah menjalani era jahiliyah modern, terlalu banyak aliran yang sesat, menyesatkan, dan sesaat. Kita harus benar2 jeli memfilternya. Menurut guru saya, kekhusyukan seseorang dalam shalat sekarang sudah punah, jangan meninggalkan shalat dengan alasan apapun.
    Dan buat penulis, boleh dong saya minta referensi tulisan anda. Terima kasih.

    al-fakir said:
    September 28, 2013 pukul 10:28 am

    ibarat kita bercermin, yang tampak adalah muka atau wajah kita sendiri begitu juga dengan kelakuan atau tingkah laku manusia, apabila ia mencela akan balik kepada dirinya sendiri dan apabila berbuat baik akan pula kembali kepada dirinya sendiri. semoga menjadi pembuka pintu rahmat diantara teman-teman dan saya pribadi. wassalam…..

    www.google.com said:
    Oktober 19, 2013 pukul 4:12 am

    ane beberapa minggu lalu baru saja bertemu seorang habib di kalimantan, punya pondok pengobatan juga, ya menurut pengakuan temen ane yang menjadikan habib tersebut guru spritual, itu habib maqamnya udah tinggi, tapi saat saya disana saat itu tiba waktu ashar sekitar jam 15:08 ,dan kebetulan hp dipasangin alarm azan juga, saya fikir kami akan sholat berjamaah jadi saya tunggu ajakan dari habib , kami masih asik membahas masalah agama, mulai dari mengenal diri dan lain2nya, sampai waktu menjelang jam 16:00 tidak kunjung ada yang bergerak untuk mendirikan sholat, akhirnya saya ijin untuk sholat, cukup lama saya di ruangan yang ada makamnya(cuma ada itu ruangan untuk sholat) selesai sholat saya menunggu diluar ruangan tersebut sambil berbincang2 dengan pekerja disana hingga menjelang pukul 17:00 , kemudian saya kembali ke ruangan dimana kami mengobrol dan saya dapati habib dan teman2 saya masih mengobrol , sehingga kami pamit jam 17:30 tidak juga saya dapati habib tersebut mendirikan sholat, seharusnya beliau yang lebih faham agamalah yang seharusnya mengajak kami untuk sholat , tapi tidak sama sekali.

    rasulullah mendirikan sholat secara fisik terlihat gerakan sholat , dan hukumnya wajib , emang ada ayat atau hadist shahih yang menerangkan bahwa sholat (tanpa uzur) bisa dalam hati saja ? rasulullah yang nabi saja sholat masih terlihat secara fisik gerakan sholatnya, nah masa yang cuma habib/kyai kaga keliatan sholat, lebih hebat dari rasulullah donk , wowowowowo

    Agung Firdausi Ahsan said:
    Februari 13, 2014 pukul 12:52 pm

    Mohon maaf saya ingin mengkonfirmasi, saya murid dari KH. Abd Rahem Usymuni, beliau putra dari KH. Asmuni Tolong jangan libatkan KH. Zainal Arifin dan KH. Usmuni, saya tahu semua tentang beliau, dia tidak pernah mengaku-ngaku kalau mencapai ma’rifat, saya kenal beliau, beliau sangat rendah hati.
    Tolong jangan mengada-ngada bung !!
    Saya asli Sumenep Madura, Saya tahu betul bagaimana pesantren Usyumi mendidik santri-santrinya.

    Agung Firdausi Ahsan
    @AgungFirdausi

    Sufi said:
    Juni 24, 2014 pukul 11:58 am

    fitnah…………………………………………………………….

    Aa En U said:
    Agustus 7, 2014 pukul 10:52 am

    pa Admin mohon tenang..ini tulisan anda. Akan menjadi saksi dan dipertanggung jwbkan dihadapan Allah Swt Kelak..jika tulisan anda benar sebenar2nya mungkin anda beruntung.namun jika salah maka Azab Allah Amat pedih…maka berhati2lah dalam menulis.itu banyak menyakiti umat islam..hatur nuhun ! *komentar2nya pd keren..kapan Istigotzah dimulai lagi ya.. :)

      tutur jiwa said:
      November 18, 2014 pukul 9:15 am

      klo memang benar – benar sang guru itu sudah makrifat kpda Allah dan ingatannya hanya kepada Allah. sang guru justru mengajak muridnya untuk tidak meninggalkan shalat. jika bukan Allah yg di ingat hati2 kau syetan yg akan menuntun mu. banyak yg mengaku makrifat tapi makrifat kemana jika selain Allah yg di ingat…hati2 itu…carilah musyrid yg sudah sampei kepada Allah.

    rizal said:
    Mei 24, 2015 pukul 10:35 am

    Alhamdulillah, pak kyai menulis artikel dengan baik. adakalanya mendiskusikan langsung saja kepada ahlinya. Pak kyai juga pasti lebih dahulu terpikirkan bukan?? jika pak kyai menulis artikel sperti ini akan membuat orang kalangan yang taraf ilmu nya masih belum memadai menjadi kebingungan. :D

    Salam dari saya untuk anda dan keluarga anda :D

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s