Apa Hubungan Tarekat, Theosofi Yahudi, dan NU dalam Mendukung Penjajah dan Menghadapi Islam?

 

Akhir-akhir ini semakin berani adanya kelompok tertentu yang menyelisihi Ummat Islam pada umumnya dalam mengawali puasa Ramadhan dan Idul Fithri. Seolah bahkan unjuk gigi. Di antara yang jelas-jelas menyelisihi itu adalah kelompok Tarekat Naqsabandiyah Sumatera Barat. Ramadhan 1432 H/ 2011, mereka mendahului keputusan pemerintah dua hari. Sehingga mereka telah memulai puasa Ramadhan hari Sabtu 30 Juli 2011, padahal keputusan pemerintah Indonesia bahkan Saudi Arabia dan lain-lain awal Ramadhan 1432 H adalah hari Senin 1 Agustus 2011.

Baca lebih lanjut

Sesungguhnya Mengusap dan Mencium Kuburan Merupakan adat Kaum Yahudi dan Nasrani [ Imam al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin I/254 (w.505H) ]

Keterangan gambar : Mengusap dan mencium nisan kuburan untuk mengambil berkah

Saudaraku yang mulia semoga Allah Ta’ala selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada kita. Setelah kita mengenal madzhab Syafi’i beserta metodologinya dalam berdalil, sekarang kita akan melihat contoh pendapat dari madzhab ini beserta dalilnya.

Sebagai seorang imam yang ‘alim rabbani yang mendapat gelar Nashirus sunnah wal Hadits (Pembela Sunnah dan Hadits) beliau sangat teguh dalam berpegang dengan al-Qur’an & as-Sunnah. Beliau berkata : “Sesungguhnya Allah telah menjadikan kebenaran ada pada Kitab-Nya (al-Qur’an-pen) dan Sunnah Nabi-Nya (Hadits yang Shahih-pen). (Al-Umm :VII/493)

Baca lebih lanjut

Haulan Kematian Versi Yahudi dan haulan Bid’ah oknum Umat islam

Kata ‘Haul’ diambil dari kata Bahasa Arab حا ل – يحول – حولا Haala-Yahuulu-Haulan yang mempunyai makna ‘setahun’, atau ‘masa yang sudah mencapai satu tahun’. Pada perkembangannya, kata ‘haul’ kemudian seringkali dimaknai sebagai kegiatan ritual keagamaan tahunan untuk memperingati hari meninggalnya orang yang dicintai atau orang yang diagungkan.

Di bawah ini adalah sebagian gambar orang Yahudi yang memperingati haul orang-orang yang mereka cintai.

Baca lebih lanjut

Asal usul “NUR MUHAMMAD”…?

Ada kemiripan faham “Nur Muhammad” dalam Tasawuf, “Firman” dalam Injil Yohanes, dan “Logos” dalam Filsafat Neo Platonisme.

Injil Yohanes 1 : 1-14 mengutip ajaran logos ini, menurut pengertian Heraklitus, Stoa dan Platonis, isi kalimatnya sebagai berikut :

“Maka awal pertama adalah logos dan logos itu bersama-sama dengan Allah. Logos juga Allah dan segala sesuatu dijadikan olehnya, segala suatu yang telah terjadi. Dan logos itu telah menjadi Manusia dan tinggal bersama kita”

KONSEP FILSAFAT YUNANI

Plato memberi Orpheus untuk mengatakan (Dalam Tim. I, 312.26 dan seterusnya, dan 324.14 dan seterusnya, rujuk Proclus ibid., halaman 168).

…bahwa segala sesuatu tercipta dalam Zeus, setelah penelanan Phanes, walaupun penyebab segala sesuatu dalam kosmos muncul terutamanya dan dalam bentuk bersatu di dalamnya (sc. Phanes), mereka muncul secara sekunder dan dalam bentuk tertentu dalam Demiurge. Matahari, bulan, langit sendiri, segala elemen, dan Eros yang menjadi penyatu – semuanya wujud sebagai satu kesatuan ‘yang bercampur bersama dalam perut Zeus’ (Orph. Dari 167b.7 Kern).

SYEKH SITI JENAR TOKOH SUFI SESAT SEPANJANG SEJARAH DI INDONESIA

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillah, asholatu wassalaamu’ala Rasulillah, wa ‘ala alihi wa ashabihi wa mantabi’ahum bil ikhsan.

“Islam adalah sunnah, sunnah adalah Islam”, demikian al Imam al Barbahari menyampaikan di awal poin-poin kajiannya dalam Syarhussunnah.

Jika kita ingin menjadi orang yang baik, orang yang shalih, orang yang dekat dengan Allah, orang yang diridhai Allah, orang yang mencapai derajat ketakwaan tertinggi disisi Allah, semua itu diraih tidak lain dengan jalan orang yang paling bertakwa dan paling dicintai Allah, dialah Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam. Adalah sebuah kenaifan apabila ada seseorang yang mendakwakan diri mampu mengajarkan ajaran yang mendekatkan diri kepada Allah tetapi dengan jalan atau cara yang tidak dituntunkan oleh Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam. Sebagian propaganda sufi mengiming-imingi kemampuan membuka tirai antara hamba dengan Allah, membuka kunci perjumpaan dengan Allah, bahkan cara melebur sukma dengan ‘ruh’ Allah, atau konsep bersatunya antara hamba dengan Allah. Akan tetapi, tujuan dan cara yang mereka lakukan tidak diajarkan oleh Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam, tidak juga oleh para shahabatnya. Maka sudah pasti, cara yang diada-adakan itu adalah jalan yang sesat.

Salah satu tokoh sesat yang akhirnya dihukum mati, megikuti jejak Al Hallaj dan Ibnu Arabi, adalah ‘Syaikh’ Siti Jenar.


Baca lebih lanjut

Karakteristik Tasawuf Oportunis

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan atas Baginda Rasulullah SAW.
Perkataan tasawuf dan ahli sufi sering kita dengar di masyarakat, akan tetapi bagaimana mengenal ahli taswauf/sufi yang sebenarnya? Kita tidak tahu. Oleh sebab itu kita lihat banyak orang terjebak dengan ajaran sesat yang berlindung dibalik nama tasawuf atau ahli sufi.

Benarkah ada wali “ghoib” yang turut mengatur alam semesta ?

Mursyid Sufi bernama Ibnu Araby dalam kitab Futuhatul Makkiyah membuat klasifikasi tingkatan wali dan kedudukannya. Jumlah mereka sangat banyak, ada yang terbatas dan yang tidak terbatas. Sedikitnya terdapat 9 tingkatan, secara garis besar dapat diringkas sebagai berikut :

1. Wali Aqthab atau Wali Quthub

Wali yang sangat paripurna. Ia memimpin dan menguasai wali diseluruh alam semesta. Jumlahnya hanya seorang setiap masa. Jika wali ini wafat, maka Wali Quthub lainnya yang menggantikan.

Baca lebih lanjut

Kita Tidak Mungkin “Bersatu dengan Allah”!

Membedah Kekeliruan Kaum Sufi dalam Memahami Hadits Wali

disusun oleh : Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi

desert-sand

A. Pengantar

Sesungguhnya membela kemurnian agama dan membantah para ahli bid’ah dengan argumen dan hujjah merupakan kewajiban yang amat mulia dan landasan utama dalam agama. Oleh karenanya, para ulama salafush shalih lebih mengutamakannya daripada ibadah sunnah, bahkan mereka menilai bahwa hal tersebut merupakan jihad dan ketaatan yang sangat utama. Imam Ahmad pernah ditanya:

“Manakah yang lebih engkau sukai, antara seorang yang berpuasa (sunnah), shalat (sunnah), dan i’tikaf dengan seorang yang membantah ahli bid’ah?” Beliau menjawab: “Kalau dia shalat dan i’tikaf maka maslahatnya untuk dirinya pribadi, tetapi kalau dia membantah ahli bid’ah maka maslahatnya untuk kaum muslimin, ini lebih utama.” [1]

Baca lebih lanjut

Menggugat Ilmu Laduni

Pengantar Admin :

Ilmu kasyaf atau yang lebih dikenal dengan ilmu laduni (ilmu batin) tidaklah asing ditelinga kita, lebih – lebih lagi bagi siapa saja yang sangat erat hubungannya dengan tasawuf beserta tarekat-tarekatnya. Kata sebagian penikmat ilmu ghoib: “Ilmu ini sangat langka dan sakral. Tak sembarang orang bisa meraihnya, kecuali para wali yang telah sampai pada tingkatan ma ’rifat. Sehingga jangan sembrono untuk buruk sangka, apalagi mengkritik wali-wali yang tingkah lakunya secara dhahir menyelisihi syariat. Wali-wali atau gus-gus itu beda tingkatan dengan kita, mereka sudah sampai tingkatan ma’rifat yang tidak boleh ditimbang dengan timbangan syari ’at lagi”. Ada banyak artikel yang membahas masalah ilmu l aduni secara sesat contohnya di blognya wongalus lihat di sini dan di sini
Benarkah demikian? Inilah topik yang kita kupas pada kajian kali ini yang dikutip dari majalah Al-Furqon.

Baca lebih lanjut

SHOLAT SUPER KILAT EKSPRESS

Sholat itu seharusnya dilakukan dengan rukun dan tertib. Salah satu rukunnya adalah tuma’ninah. Dengan begitu mudah-mudahan Allah akan menerima ibadah sholat kita.

Tapi kalau seperti yang tampak di video ini? Bayangkan, untuk menyelesaikan satu rekaat, mereka cuma membutuhkan waktu 25 detik. Sholat patas super ekspress kilat. Ini benar-benar terjadi di daerah Indragiri Hulu, Riau. Video ini diambil pada 26 September 2008 saat pelaksanaan sholat tarawih.