SUFI SESAT

SUJUD SYIRIK PENGIKUT TAREKAT SUFIYAH

Posted on Updated on

Lihatlah yang ditandai bulatan kuning, anda sekalian akan melihat beberapa pengikut tarekat sufiyah Naqsyabandi Haqqani bersujud ketika Sang Mursyid lewat dihadapan mereka! Bahkan mengagungkan foto-foto sang mursyid!

Nalar dan logika para sufi ini sudah miring semua, terlalu ghuluw hingga mau merendahkan diri sujud kepada selain Allah dengan segenap keridoan mereka! Na’udzubillah… mereka semua telah melakukan syirikan yang besar!

Prilaku mereka mendekati Riddah dengan sebab perbuatan sujud kepada selain Allah!

Prilaku mereka ini menyalahi larangan Nabi untuk bersujud kepada seseorang. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Andai aku boleh memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada orang lain tentu akan kuperintahkan seorang isteri untuk bersujud kepada suaminya”Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan lainnya. Al Albani mengatakan, “Sanadnya sahih sesuai dengan kriteria Muslim” (Silsilah Shahihah jilid 3 hal 202 hadits nomor 1203).

Allahumusta’an!!!!!

Lihat bukti nyata video pengikut sufi bersujud dan menyembah dibawah kaki Mursyidnya, pada video dibawah ini :

Dk_vS5qn32A

 


Antara Zuhud Sunni dan Zuhud Sufi

Posted on Updated on

Pernahkah Anda merasakan kesedihan ditinggal mati oleh orang yang Anda kasihi di dunia ini? Atau pernahkah Anda kehilangan harta melimpah yang pernah Anda miliki? Itu semua menunjukkan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Dunia ini bukanlah hunian abadi bagi manusia. Kehidupan hakiki adalah kehidupan di akhirat. Oleh karena itu, selayaknya orang yang berakal, lebih mengutamakan kenikmatan yang kekal daripada kehidupan fana ini. Bagaimana caranya? Agama Islam mengajarkan dengan zuhud di dunia. Sahl bin Sa’d As-Sa’idi Radhiyallahu ‘anhuma berkata:

أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ إِذَا أَنَا عَمِلْتُهُ أَحَبَّنِي اللَّهُ وَأَحَبَّنِي النَّاسُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ازْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ وَازْهَدْ فِيمَا فِي أَيْدِي النَّاسِ يُحِبُّوكَ

Seorang laki-laki datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu berkata: “Wahai Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan. Jika aku mengamalkannya, niscaya Allah mencintaiku dan manusia juga mencintaiku!” Rasulullah bersabda: “Zuhudlah di dunia, niscaya Allah mencintaimu. Dan zuhudlah terhadap apa yang ada pada tangan-tangan manusia, niscaya mereka akan mencintaimu!’.[1]

Baca entri selengkapnya »

Kesesatan Tarekat Naqsyabandi Haqqani

Posted on Updated on

Oleh, Lembaga Pengkajian dan Penelitian Islam (LPPI)

Mengenal Syaikh Muhammad Hisham Kabbani

Syaikh Muhammad Hisham Kabbani adalah seorang ulama dan Syaikh Sufi (guru besar sufi) dari Timur Tengah, lulusan dari American University Beirut (Libanon) dalam bidang ilmu kimia, dan lulusan dari fakultas Hukum Islam (Islamic Law) dari Universitas Damaskus. Kemudian dia pergi ke Belgia untuk meneruskan kuliahnya dan mengambil jurusan kedokteran di Universitas Louvain.

Sejak masa kanak-kanak, Hisham Kabbani selalu menemani Syaikh Abdullah Ad-Daghestani dan Syaikh Muhammad Nazhim Al-Haqqani, Grandsyaikh (master sufi) dari Tarekat Naqsyabandiyah yang dianggap paling mulia di abad 21 ini. Hisham Kabbani banyak melakukan perjalanan ke berbagai negara di Timur Tengah, Eropa, dan Timur Jauh untuk menemani syaikhnya itu.

Baca entri selengkapnya »

KEGILAAN SUFI DALAM BERDZIKIR

Posted on Updated on

APAKAH PANTAS BERZIKIR KEPADA ALLAH SEPERTI ORANG GILA ATAU KERASUKAN SETAN ?

APAKAH DIAJARKAN DZIKIR MODEL SUFI SEPERTI DIATAS ?

1. Aliran Sufi suka bermain musik yang mereka namakan dengan gambus
dalam dzikir

Baca entri selengkapnya »

Apa Hubungan Tarekat, Theosofi Yahudi, dan NU dalam Mendukung Penjajah dan Menghadapi Islam?

Posted on

 

Akhir-akhir ini semakin berani adanya kelompok tertentu yang menyelisihi Ummat Islam pada umumnya dalam mengawali puasa Ramadhan dan Idul Fithri. Seolah bahkan unjuk gigi. Di antara yang jelas-jelas menyelisihi itu adalah kelompok Tarekat Naqsabandiyah Sumatera Barat. Ramadhan 1432 H/ 2011, mereka mendahului keputusan pemerintah dua hari. Sehingga mereka telah memulai puasa Ramadhan hari Sabtu 30 Juli 2011, padahal keputusan pemerintah Indonesia bahkan Saudi Arabia dan lain-lain awal Ramadhan 1432 H adalah hari Senin 1 Agustus 2011.

Baca entri selengkapnya »

Sesungguhnya Mengusap dan Mencium Kuburan Merupakan adat Kaum Yahudi dan Nasrani [ Imam al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin I/254 (w.505H) ]

Posted on Updated on

Keterangan gambar : Mengusap dan mencium nisan kuburan untuk mengambil berkah

Saudaraku yang mulia semoga Allah Ta’ala selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada kita. Setelah kita mengenal madzhab Syafi’i beserta metodologinya dalam berdalil, sekarang kita akan melihat contoh pendapat dari madzhab ini beserta dalilnya.

Sebagai seorang imam yang ‘alim rabbani yang mendapat gelar Nashirus sunnah wal Hadits (Pembela Sunnah dan Hadits) beliau sangat teguh dalam berpegang dengan al-Qur’an & as-Sunnah. Beliau berkata : “Sesungguhnya Allah telah menjadikan kebenaran ada pada Kitab-Nya (al-Qur’an-pen) dan Sunnah Nabi-Nya (Hadits yang Shahih-pen). (Al-Umm :VII/493)

Baca entri selengkapnya »

Haulan Kematian Versi Yahudi dan haulan Bid’ah oknum Umat islam

Posted on Updated on

Kata ‘Haul’ diambil dari kata Bahasa Arab حا ل – يحول – حولا Haala-Yahuulu-Haulan yang mempunyai makna ‘setahun’, atau ‘masa yang sudah mencapai satu tahun’. Pada perkembangannya, kata ‘haul’ kemudian seringkali dimaknai sebagai kegiatan ritual keagamaan tahunan untuk memperingati hari meninggalnya orang yang dicintai atau orang yang diagungkan.

Di bawah ini adalah sebagian gambar orang Yahudi yang memperingati haul orang-orang yang mereka cintai.

Baca entri selengkapnya »