Pertemuan Hikmatul Iman Watch Chapter Depok dengan Majelis Ulama Indonesia Depok

Ustadz H. Khoirullah (kiri), Ustadz Herry Pratomo (kanan), bersama dengan admin HIW.

Ustadz H. Khoirullah (kiri), Ustadz Herry Pratomo (kanan), bersama dengan admin HIW.

Pada hari Rabu, 5 Juni 2013, aktivis Hikmatul Iman Watch (HIW) Chapter Depok – Jawa Barat, menemui Majelis Ulama Indonesia (MUI) Depok di Gedung Dakwah MUI Depok, Jalan Nusantara Raya, Depok, untuk melaporkan paham menyimpang dari Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI). Admin HIW, Selamet Syahril, diterima oleh pengurus MUI Depok, Ustadz H. Khoirullah dan Ustadz Herry Pratomo. Baca lebih lanjut

Surat Rekomendasi Majelis Ulama Indonesia Kab Cianjur tentang Paham Menyimpang Hikmatul Iman

Update: Pihak Hikmatul Iman (HI) menggugat Surat Rekomendasi yang dikeluarkan MUI Kab Cianjur. Namun, MUI Kab Cianjur tetap bertahan dengan keputusannya bahwa paham ini jelas-jelas kesesatannya. Pihak HI sendiri terus menyebarkan opini palsu bahwa Surat Rekomendasi ini ilegal dan telah dicabut. Baca penjelasannya di artikel ini. Anda juga bisa menghubungi langsung kantor MUI Kabupaten Cianjur untuk penjelasan lebih detail di Jalan Imun Sulaeman No. 21 Cianjur 43211, telpon: (0263) 265703, atau email: muicianjur@gmail.com.


Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur secara resmi telah menyimpulkan bahwa ada paham-paham menyimpang yang diajarkan oleh Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI). MUI Kab Cianjur tidak mengeluarkan fatwa karena LSBD HI sudah memiliki jangkauan hingga nasional, sehingga fatwa lebih tepat dikeluarkan oleh MUI lebih tinggi, yaitu MUI Provinsi Jawa Barat atau MUI Pusat. MUI juga memberi rekomendasi pada MUI di berbagai daerah yang memiliki LSBD HI di tempatnya untuk mengkaji pemahaman LSBD HI dan mengambil tindakan-tindakan yang dirasa perlu untuk menjaga kemurnian aqidah ummat Islam.

Tim Hikmatul Iman Watch akan terus menyebarkan berita ini agar penyimpangan paham mereka, yang berupa kisah palsu para Nabi dan tafsir agama yang ganjil, semakin diketahui oleh masyarakat luas. Kami berterima kasih pada berbagai pihak yang telah membantu kami mengungkap dan mengkaji pemahaman Hikmatul Iman.

  1. Para mantan anggota LSBD HI yang telah memberi kami data mentah dan kesaksian yang sangat berharga.
  2. KH. R. Abdul Halim (Ketua Umum MUI Kab Cianjur)
  3. Ustadz Ahmad Yani (Sekretaris Umum MUI Kab Cianjur)
  4. Ustadz Drs. Tjetjep Saefuddin, Apt, MM (Anggota Komisi Pengkajian dan Pengembangan MUI Kab Cianjur)
  5. Ustadz Drs. H. Unang Sobandi, MA (Anggota Komisi Pengkajian dan Pengembangan MUI Kab Cianjur)
  6. Ustadz Rafani Akhyar (Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat)
  7. KH. Athian Ali (Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia)
  8. Ustadz Abdul Hadi (Ketua Badan Anti Pemurtadan Forum Ulama Ummat Indonesia)
  9. Para pembaca Blog Hikmatul Iman Watch dan Metafisis
  10. Fans dan follower HIW di Facebook dan Twitter

Rekomendasi MUI Kab Cianjur tentang Pemahaman Menyimpang Hikmatul Iman

Rekomendasi MUI Kab Cianjur tentang Pemahaman Menyimpang Hikmatul Iman

Baca lebih lanjut

Tipuan Novel Arkhytirema pada MUI Pusat

Wilman Ramdani, KH Amidan, dan Novel Arkhytirema

Wilman Ramdani, KH Amidan, dan Novel Arkhytirema

Setelah kami mempublish foto admin dengan Sekretaris Umum MUI Jawa Barat, murid Hikmatul Iman membalasnya dengan foto Novel Arkhytirema yang diserahkan pada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Amidan. Apakah ini berarti pihak Hikmatul Iman telah dengan gagah berani menjelaskan sejarah nabi versi baru dan diakui oleh MUI Pusat?

Baca lebih lanjut

Koreksi Terhadap Hikmatul Iman -Artikel dari Anggota Komisi Pengkajian Fatwa Majelis Ulama Indonesia Kab Cianjur

Pengantar Admin

Ustadz Drs. Tjetjep Saefuddin, Apt, MM. Anggota Komisi Pengkajian Fatwa Majelis Ulama Kabupaten Cianjur

Ustadz Drs. Tjetjep Saefuddin, Apt, MM. Anggota Komisi Pengkajian Fatwa Majelis Ulama Kabupaten Cianjur

Artikel ini ditulis oleh Ust. Drs. Tjetjep Saefuddin, Apt, MM, anggota Komisi Pengkajian Fatwa Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Cianjur. Artikel ini merupakan bantahan bagi sebagian paham Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman, yang disebarkannya melalui Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman.

Beberapa point keyakinan yang dibantah di sini adalah:

  1. Keyakinan bahwa Arkhytirema, tokoh utama dalam Novel Arkhytirema, memiliki peran sebagai penjaga Rasulullah saw.
  2. Nabi Adam masih hidup dan saat ini berada di planet lain, bukan bumi.
  3. Adalah Arkhytirema yang mengerahkan burung Ababil dalam perang melawan tentara gajah di tahun kelahiran Rasul saw.
  4. Tafsir versi Dicky Zainal Arifin bahwa kata malaikat-malaikat dalam al-Qur’an jika tidak disertai dengan namanya (misalnya Jibril atau Mikail) berarti energi.
  5. Keyakinan bahwa Dicky mengetahui tata cara sholat Nabi Adam yang bernama Wishnu.
  6. Tafsir versi Dicky bahwa Khuldi dalam kisah Nabi Adam dan Hawa adalah kiasan dari persetubuhan.
  7. Kritik terhadap ilmu ngimpleng (terawang) di Hikmatul Iman yang dikatakan penulis bisa jadi dibimbing oleh setan.

Artikel hanya menggunakan bantahan yang bersumber dari Al-Qur’an. Ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa ada indikasi para pengikut Dicky Zainal Arifin mengarah ke ingkar sunnah. Contoh kasusnya seperti yang terjadi pada kisah buraq dan pembelahan dada rasul. Kedua kisah ini muncul dalam riwayat yang sama, hadits Shahih Bukhari nomor 3598. Namun, hanya kisah pembelahan dada rasul yang mereka terima karena sesuai dengan tafsir Dicky. Sementara pernyataan bahwa buraq adalah seekor hewan tunggangan berwarna putih yang lebih kecil dari pada baghal namun lebih besar dibanding keledai mereka tolak karena bertentangan dengan fatwa Kang Dicky.

Ustadz Tjetjep menyatakan jika diberi hadits, bisa jadi semua hadits itu akan mereka anggap palsu. Dengan diberi dalil dari ayat Al-Qur’an, mudah-mudahan tidak ada penentangan dari mereka. Baca lebih lanjut