KISAH MASTER REIKI TRADISI GENDAI+USUIDO+USHUI SHIKI RYOHO+USUI TEATE+KOMYO KAI YANG BERTOBAT

reiki

Dikisahkan kembali oleh  :

AbuAhmad Ali Al Rasyid


Apa benar reiki murni energi atau justru ada dibantu khodam jin?
Kisah ini dialami teman sya yg seorg master reiki dan jg memiliki kemampuan pewaskitaan.
Dia adalah master reiki tradisi gendai+usuido+usui shiki ryoho+usui teate+komyo kai.
Dalam dunia reiki, tradisi diatas bisa dibilang adalah tradisi reiki yg bersih, bebas unsur jin dan murni energi alam dan merupakan reiki yg asli. Beda dg reiki variant

Bila reiki variant umumnya sdh tidak murni reiki lagi dan sudah dipastikan sdh terinfeksi kugel, jin, syetan, iblis, ascended master. Benarkah reiki usui yg asli dan original bebas jin dan betul2 murni mengakses energi alam?
Kisah teman sya ini yg menjawabnya. Teman sya yg sebut saja namanya Robby, sdh lama menekuni reiki2 asli diatas selama 5 thn, sekaligus memiliki pewaskitaan mampu mliat jin dan hal hal gaibnya.
Hingga suatu hari dia memutuskan utk memulai jalan hidupnya menjadi seorg master reiki tradisi diatas. Sebuah tradisi reiki jepang yg cukup langka dg penuh dg tehnik mengolah chi asli mikao usui.

Baca lebih lanjut

Mufti Afsel Larang Terapi Reiki

Senin, 27 September 2010
Hidayatullah.com–Dalam situs resminya, askmufti.co.za, Mufti Siraj Desai yang berkedudukan di Afrika Selatan menyetujui pelarangan terapi Reiki, saat merespon pertanyaan mengenai boleh tidaknya melakukan praktik terapi Reiki.

Moulana Yusuf Laher dengan persetujuan Mufti Siraj Desai telah memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut,”Pengobatan Reiki menyangkut tiga dimensi, fisik, mental dan spiritual. Syari’ah tidak menerima semua jenis spiritualitas kecuali bersumber dari Al Qur`an dan Sunnah. Karena dimensi spiritual Reiki, maka tidak diizinkan untuk menjalani pengobatan dengan terapi jenis ini.”

Baca lebih lanjut

Mewaspadai Ajaran Naturalisme, Reiki Kundalini dan New Age

PENGANTAR ADMIN :

TULISAN YANG MEMBAHAS KESESATAN REIKI DARI SUDUT PANDANG IMAN KRISTIANI SAYA POSTINGKAN UNTUK MENGHORMATI REKAN KITA (UMAT KRISTEN) YANG BERNICK NAME :PARADOX BOYS YANG TELAH MEMBERIKAN TANGGAPANNYA DI http://metafisis.wordpress.com/2009/12/05/tipu-daya-syaitan-melalui-reiki/#comment-1394 KETIKA SAYA MEMBERIKAN DALIL DARI IMAN ISLAM TENTU BELIAU TIDAK AKAN MENGERTI DAN BISA SALAH PAHAM, MAKA SAYA AKAN MEMPOSTINGKAN TULISAN SESUAI DENGAN IMAN KRISTEN BELIAU.

BERIKUT INI PENJELASANNYA :

(Sebuah Fenomena Pencarian Spiritual Yang Bertentangan dengan Ajaran Iman Kristen)

by Leonard T. Panjaitan

Akhir-akhir ini nampak begitu semarak di tengah masyarakat sebuah metode atau program “alternatif” yang cukup memikat kawula muda, eksekutif bahkan ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan semacam kursus-kursus meditasi, yoga hingga pengobatan alternatif cukup menarik perhatian beberapa kalangan baik sekedar ingin tahu maupun memperdalamnya sebagai jalan keluar dari problematika hidup atau mengatasi penyakit. Tak ketinggalan pula media massa turut meramaikan fenomena ini melalui ruang-ruang iklan yang terpampang di halaman-halaman surat khabar agar mengunjungi “ahli-ahli” yang bergelar “kiai”, “ki” yang dapat membantu anda sukses dalam berumah-tangga, berkarir, berdagang hingga mengatasi berbagai keluhan penyakit sampai guna-guna sekali pun. Seakan belum cukup, televisi-televisi nasional saling berlomba menayangkan acara-acara mistis nan menyeramkan yang justru meningkatkan rating mereka.

Baca lebih lanjut

KESAKSIAN MANTAN MASTER WASKITA REIKI (2)

Nama saya Bayu (nama samaran), umur 32 tahun, agama Islam alamat di Temanggung. Sejak selepas SMU ( 1993 ) saya menderita hipertensi, saya sudah berobat kesana kemari baik yang medis maupun non medis tetapi tidak ada hasilnya, hingga awal Juli 2004 saya mulai mengenal yang namanya REIKI, melalui yayasan W Reiki Magelang. Pertamakali saya mendapat informasi tentang reiki dari istri yang kebetulan dikantornya setiap minggu diadakan pengobatan massal, pertama kali saya ditransfer energi, badan saya bergerak dengan sendirinya begitu hebatnya sampai sampai kursi yang saya duduki bergerak gerak selama setengah jam, setelahnya saya merasakan badan saya agak enak, kemudian malamnya saya minta ditransfer lagi, karena merasa hasilnya enak saya berniat ikut lokakarya, tetapi dalam hati saya ada keragu raguan transfer energi ini bersinggungan dengan jin ataukah tidak ya. Setelah berdiskusi dengan istri dan beberapa praktisi yang sudah saya kenal, mereka meyakinkan saya bahwa reiki ini tidak menggunakan/berkolaborasi denga jin, maka dengan hati mantap minggu itu juga saya ikut lokakarya yang diadakan di hotel Puri Asri Magelang.

Baca lebih lanjut

KESAKSIAN MANTAN MASTER WASKITA REIKI

Sekilas Tentang Diri Saya
Nama saya adalah Dr Ivan.A (nama samaran) seorang dokter yang lahir 33 tahun yang lalu, lahir dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga muslim yang taat beragama. Sifat saya yang keras dan tempramental mendorong saya mempelajari berbagai aliran bela diri sejak memasuki masa remaja. Pada mulanya saya hanya menggeluti beladiri yang berbasis pada teknik dan olah fisik. Bagi saya latihan bela diri merupakan sarana untuk melepaskan dorongan agresifitas yang didasari oleh sifat tempramental saya, dan pada kenyataannya saya memang sering terlibat perkelahian. Menggeluti bela diri ternyata tidak membuat saya dapat mengontrol emosi dengan baik, sikap yang ramah dan bersahabat dapat berubah dengan tiba-tiba menjadi kasar bila saya merasa tertantang oleh sikap arogan yang ditunjukkan oleh orang lain. Kalau sudah terpancing emosi akan membuat saya lupa semua ajaran agama yang ditanamkan oleh orang tua dan guru agama saya.

Pengalaman dikeroyok lebih dari tiga orang dan kekalahan dalam perkelahian melawan musuh yang memiliki postur tubuh lebih besar menyebabkan saya mulai mempelajari aliran beladiri yang berbasis pada tenaga dalam dan kesaktian. Saya pernah bergabung dalam beberapa perguruan diantaranya: GJ, MP, Al-H, dan BR, sulit bagi saya untuk mengingat berapa banyak tokoh yang saya anggap sakti yang saya datangi untuk mendapatkan berbagai tambahan ilmu kesaktian. Kehidupan seperti ini terus saya jalani sampai dibangku Fakultas Kedokteran. Pada semester empat saya mulai terlibat dalam aktivitas keagamaan di kampus dan semakin lama semakin intensif, hal ini membuat saya melupakan berbagai obsesi saya dalam ilmu beladiri, dan menyadari kekeliruan saya. Seiring dengan perubahan sikap dan cara hidup saya, berbagai kemampuan saya dibidang ilmu kedigjayaan pun hilang dengan sendirinya.

Saya dan Reiki
Saya lulus dari Fakultas Kedokteran dengan hasil yang sangat memuaskan dan diterima sebagai pegawai negeri saya. Sebagai seorang dokter yang baru lulus saya sudah merasakan dunia kedokteran yang sebenarnya, dan kesibukan menyebabkan saya tidak pernah lagi mengikuti pengajian.

PENGALAMAN ADMINISTRATOR “METAFISIS.WORDPRESS.COM” SELAMA MEMPERDALAM ILMU TENAGA DALAM & ILMU METAFISIKA

Nama lengkap saya adalah Perdana Akhmad, saya adalah Alumni Universitas Islam Indonesia angkatan 1999 di Yogyakarta pada jurusan Psikologi. Saya lahir di Baturaja, Sumatera Selatan 12 oktober tahun 1980. Saya lahir ditengah-tengah keluarga yang memang suka akan ilmu-ilmu kesaktian, dimana Ayah saya masa mudanya suka sekali berguru ke-orang “pintar” untuk belajar kesaktian bahkan dari penuturan Ayah saya ia pernah melakukan tapa pendem yaitu mengubur diri dalam tanah sebagai syarat untuk mendapat ilmu kesaktian tertentu di daerah Banten. Ayah saya semasa saya kecil pernah mendemonstrasikan kemampuannya kepada kami sekeluarga yaitu mematikan lilin dari jarak jauh dengan tenaga dalamnya, juga mendemonstrasikan kemampuan memecahkan batu kali yang lonjong sebesar pergelangan tangan dengan pukulan tangannya. Begitu juga dengan adik-adik Ayah saya, mereka semuanya ikut perguruan tenaga dalam dan sering “mengobati” orang sakit dengan tenaga dalamnya itu. Maka dari itu sedari kecil saya sangat ingin seperti Ayah saya juga Om-om saya itu.

Baca lebih lanjut