KORSTEL

yang punya blog ini menderita megalonia akut, yang telah menjalar ke seluruh sel saraf otak dan tubuhnya. Dalam alam pikirannya dia telah merasa dirinya sebagai seorang yang superior, pejuang islam,alim, pemberani, kuat, pintar, saleh. tapi bagi saya dia hanyalah sebatas makhluk yang terlalu menghargai dirinya sendiri, menganggap diri paling benar, dan ingin mendapat pengakuan berlebihan dari orang lain. menurut saya orang seperti ini hanya pintar berbicara, persuasif, berkamuflase, penuh retorika-retorika palsu yang menipu dirinya sendiri dan orang lain. tapi, kemungkinan lain, tingkat daya nalarnya memang masih rendah, jauh dari tinggi dan kurang berpikir holistik, hanya berpikir satu perspektif.

Argumen-argumennya adalah kompilasi dari berbagai data yang dia kumpulkan yang dia hapalkan, tidak dipikirkan terlebih dahulu, jadi tegas argumen-argumenya bukan murni hasil pikirannya sendiri. saya mengakui dia telah berhasil mencitrakan dirinya sebagai seorang ustad yang hapal akan berbagai hadist, mungkin yang dia tahu hadist daif semua, bagi saya dia hanya seorang ensiklopedia hadist berjalan tidak lebih.

Dia lebih berorientasi terhadap nilai-nilai hadist dan sepertinya ingin menomorduakan al-Qur’an. Dalam intisari kitab al-Hikam karya ibnu Atho”illah, bahwa seorang muslim itu harus menomorsatukan hal yang utama bukan menomorsatukan hal yang kedua, bila kita menomorsatukan yang kedua, itu tandanya jiwa kita telah cenderung ke hawa nafsu, bukan kepada kebenaran. dan yang saya perhatikan dan amati perdanaakhmad ini lebih menomorsatukan hadist dan menomorduakan al-Quran.

PERDANA

Terimkasih atas kritikannya, saya tidak akan membela diri dan saya menghargai penilaian negatif pada diri saya,tapi jika ada orang yang menilai positif apa yang saya lakukan maka anda juga harus menghargainya.

mengapa saya tidak membela diri? Akan sangat na’if, narsis dan sombong jika saya mengatakan “saya orang pintar, ahli hadits, pintar mengaji dan tidak kikir. saya orang shaleh dan tuduhan anda salah besar”

KORSTEL

Dan bagi saya ruqyah itu telah jelas kesyirikannya, ruqyah itu adalah manifestasi dari tradisi budaya arab purba yang jahil yang masih tersisa hingga sekarang. Nabi Muhammad SAW sendiri tidak pernah menegaskan kepada para sahabat bahwa ruqyah itu diperbolehkan………..perdanaakhmad manusia yang penuh ironi!!!

PERDANA
inilah yang sering disebut oleh para ulama sebagai orang yang jahil terhadap agamanya. sanggupkah anda mempertanggungjawabkan perkataan anda dihadapan Allah kelak bahwa rasulullah tidak memperbolehkan ruqyah, dan ruqyah yang kami lakukan adalah syirik???

Oang-orang jahiliyah (atau menggunakan istilah anda tradisi arab purba) pada masa Nabi kita -Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam- juga melakukan hal serupa, sebagaimana perkataan Auf bin Malik,

“Wahai Rasulullah. Dahulu, di masa jahiliyyah, kami pernah melakukan jampi-jampi. Bagaimana menurut engkau?” Beliau menjawab,”Tidak mengapa engkau melakukan jampi-jampi, asalkan tidak ada unsur kesyirikan.”

Dari hadits ini jelas Rasulullah memperbolehkan ruqyah asal tidak syirik.

Berkata Al Imam Al Khaththabi -di dalam Ma’alimus Sunan 4/226- :

“Rasulullah juga pernah me-ruqyah dan di-ruqyah. Beliau juga menganjurkan dan membolehkannya. Apabila ia berupa ayat-ayat Al Qur’an atau dengan menyebut nama- nama ALLAH, maka hal itu diperbolehkan bahkan dianjurkan. Dan sesungguhnya yang dilarang ataupun dimakruhkan adalah apabila tidak memakai bahasa Arab, karena dikhawatirkan ada unsur kekufuran atau ucapan yang berbau syirik.”

Sekarang tingal anda bertaubat dan meninggalkan ego anda, atau anda mengingkari hadits diatas dan menjadi satu kelompok dengan para ingkar sunnah…

KORSTEL

mas perdana akhmad ini sepertinya bukan hanya terkagum2 oleh jin,…mungkin dia terkagum2 oleh syaitan yang memberi harta dan kedudukan. dia membantah ruqyah itu syirik karena dia itu takut kehilangan sumber pendaringannya….kalo ruqyah itu diharamkan maka dia tidak punya gawean lagi…opo iki mass!!! gimana toh sampeyan ini….

PERDANA
ya anda bisa mencerca pribadi saya silahkan….saya tidak akan membela diri dan emosi….
para pengunjung bisa menilai siapa anda dan dimana tingkat emosi dan intelektualitas anda dari semua tulisan anda..