saya mengenal Hikmatul Iman (HI) ketika dibangku kuliah di salah satu PTN di Jateng. awalnya saya tertarik ikut HI karena konsep yg HI tawarkan adalah beladiri murni mengolah energi yang ada dari dalam tubuh, tidak menggunakan jin ataupun amalan/ ritual khusus. bahkan mereka juga berani membuktikan bahwa anggota beladiri lain memakai bantuan jin. apalagi sebelum latihan sempat diadakan semacam pengajian (liqo’) dengan mengundang ustadz (dosen setempat), sehingga seolah-olah menjustifikasi latihan HI.

sayapun tertarik dan aktif latihan. apalagi ketika baru pertama latihan saya langsung bisa mematahkan kikir baja, yang sengaja saya bawa. padahal di perguruan beladiri lain, untuk dapat mematahkan kikir baja, butuh latihan berbulan-bulan. sayapun tambah semangat latihan bahkan ketika ujian kenaikan tingkat, saya mendapat nilai tertinggi. sayapun menjadi aktif mengobati penyakit temen-temen sekitar, karena di HI diajarkan pengobatan dengan Tenaga Metafisik (TM). tidak cuma itu sayapun menjadi semacam Ghostbuster yang senang sekali menangani kasus kesurupan, dan ilmu hitam. timbullah dalam diri saya perasaan bangga dan percaya diri yang besar. seolah-olah HI is the best.

Anehnya sebelum ikut HI, saya bisa dikatakan tidak menjumpai fenomena orang diganggu jin/kesurupan, namun setelah ikut HI ada saja kasus tsb disekitarku. Kadang saya curiga apakah jinnya sengaja dikirim untuk bukti bahwa ilmunya HI manjur.
namun kejanggalan-kejanggalan bermunculan dan semakin membuatku curiga.

1. HI mengaku tidak pake jin, tapi dalam keterangan pelatih saya, disebutkan bahwa guru besar pendiri HI mendapatkan ilmuny diajari oleh bayang-bayang. timbul pertanyaan saya : apakah bayangan itu? bisa jadi bayang-bayang itu jin, karena tidak mungkin malaikat datang kepada selain Nabi..

2. tiap selesai latihan kami ditransfer TM, dulu klo g salah ditranfer 400.000 pectra (istilah di HI emang keren, termasuk istilah ilmu-ilmunya). saya berpikir, jika tidak menggunakan jin, kenapa ada transfer, yang hal ini sama saja dengan perguruan lain, hanya istilahnya saja yg berbeda (dibuka, diaktifkan kundalini, cakra dsb). berarti disini tidak ada proses latihan, hanya menerima saja. mereka beralasan bahwa yang diserap adalah energi alam, namun tidak ada buktinya, bisa jadi yg mereka serap (mintai toong) dan ditransfer adalah jin yg ada dialam . klo ditranfer 100 mega, bisa jadi diberi 100 juta jin, la klo 400.000 pectra ..? semoga Alloh SWT mengampuniku dan menjauhkan jin dari diriku dan menjagaku darinya, amin..

3. Ilmu TM yang di HI banyak ragamnya, dan untuk menggunakannya, cukup niat dihati mengaktifkan ilmu ini dan ini dengan kekuatan sekian sekian, kemudian membayangkan kita menyalurkan ilmu tsb. klo kita perhatikan, maka hal ini tidak beda dengan perguruan silat lain yang mereka cap menggunakan jin. dan ilmu ini semua termasuk kategori ghaib, yang tidak bisa dimasukkan kedalam karomah, karena karomah tidak diturunkan, tidak pula dilakukan berulang-ulang sekehandak hati. maka ilmu sihir adalah yang paling mendekati ilmu tsb, atau bahkan memang itu adalah ilmu sihir.apalagi pernah seorang anggota HI memperagakan “mengaktifkan macan”, kemudian ia seperti tidak terkontrol dan bersikap seperti macan (harimau). Saya tambah curiga hal tsb seperti perguruan silat yg mengaku punya kodam jin macan.

4. sikap berlebihan dari anggota HI :
1. mereka matia-matian dalam membela HI dari kritikan. Seolah-olah mereka sudah fanatik dan tidak mungkin salah.
2. mereka berlebihan dalam menelan apa saja yang berasal dari guru mereka, bahkan sampai masalah agamapun mereka kembalikan kepada guru mereka, padahal guru HI bukanlah ahli agama apalagi seorang ulama. Apa yang guru mereka katakan ya itu yang mereka yakini dan amalkan. Hatta menshohihkan dan mendhoifkan hadits mereka tidak lagi menggunakan ilmu hadits apalagi merujuk ulama ahli hadits, namun mereka shohihkan apa yg guru mereka shohihkan dan mereka dhoifkan apa yg guru mreka dhoifkan. Seolah-olah mereka punya Nabi baru!!
3. Mereka mengaku tahu hal yang ghoib, padahal Allah Berfirman, yang artinya : Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh) (QS Al An’am : 59). (Dia adalah Rabb) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu, kecuali kepada rasul yang diridhaiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. (QS Al Jin : 26,27).yang naif lagi mereka mengaku bisa pergi kezaman sebelumnya dan sesudahnya (semacam lorong waktu). Bahkan mereka tidak menafikan jika bisa ke zaman Nabi SAW,. Wah ini berarti mereka menjadi sahabat Nabi dong, karena mengaku bertemu Nabi dan kemudian mengklaim, inilah yang sebenarnya Nabi ajarkan, yang Nabi Katakan dsb… bisa jadi syari’at Islam akan mereka rubah karena mereka mengaku lebih tahu karena melihat sendiri Nabi SAW , Innalillah…tidakkah meraka curiga ini adalah tipu daya syaitan yang mengelabuhi akal dan pikiran mereka sehingga mereka seolah-olah pergi kesuatu tempat padahal hakikatnya tidak. Lama-kelamaan klaim mereka mirip klaim orang sufi..
5. dan yang membuat saya mantap untuk keluar adalah bahwa apa yang diajarkan di HI tidak pernah diajarkan oleh Nabi SAW, tidak dikenal pula oleh para sahabat Nabi dan para ulama salaf. Jika tenaga dalam, dan tenaga metafisik benar adanya tentulah telah diajarkan Nabi saw, karena hal tsb sangat besar maslahatnya bagi Perjuangan Islam.apalagi hal tsb menyangkut perkara ghaib dan akidah yang sangat penting bagi umat Islam. Namun Nabi SAW tidak pernah mengajarkannya, lantas apakah mereka akan mengatakan Nabi SAW tidak tahu bahwa TD atau TM itu benar? Jika mereka mengatakan hal tsb. Maka mereka telah menuduh Nabi SAW bodoh dan mereka lebih tahu dari Nabi SAW, Naudzubillah Min Dzalik. Jika mereka katakan Nabi SAW tahu namun tidak mengajarkannya, maka mereka menuduh Nabi SAW khianat, tidak menyampaikan seluruh risalah. Ini juga merupakan tuduhan keji. Padahal Allah SWT telah menyempurnakan dienul Islam, dan Nabi SAW telah menyampaikan semuanya.

Saya berlepas diri dari Hikmatul Iman (HI) dan Hikmatul Iman berlepas diri dari saya, dan semoga anggota HI lainnya dan anggota perguruan silat lainnya mendapat hidayah, untuk kembali kepada Dienul Haq, agama tauhid yang bersih dari noda syirik dan bid’ah. semoga Allah SWT mengampuniku dan menerima taubatku, Amiin.

Dari Ibnu fauzy

KESIMPULAN KESAKSIAN IBNU FAUZY :

1. BAYANG-BAYANG YANG MENGAJADI DICKY KEILMUAN HI ADALAH JIN
2.INSTAL SOFTWARE ILMU METAFISIK ADALAH MEMASUKKAN JIN
3. ADA ILMU “MENGAKTIFKAN MACAN” TERMASUK JENIS ILMU HADIRAN YANG BIAS DIMILIKI OLEH PERGURUAN ALIRAN KEBATINAN YANG MEMANGGIL JIN MACAN, MAKA HI TERMASUK MENGGUNAKAN JIN DALAM ILMU MACAN TERSEBUT
4. ILMU “LORONG WAKTU” (TAHU MASA LALU/MASA DEPAN) ADALAH ILMU BUALAN HI, SEBAB ILMU TERSEBUT JIKA ADA BISA MERUBAH TAKDIR DAN NASIP SESEORANG