Di Palu sebuah sarung melakukan gerakan shalat. Masyarakat meyakini yang melakukan itu arwah pemilik sarung

Hidayatullah.com–Beberapa hari lalu masyarakat kota Palu, Sulawesi Tengah, digemparkan peristiwa gaib dengan adanya sebuah sarung yang bergerak sendiri menyerupai gerakan shalat. Pemilik sarung adalah Tasman, warga Jalan Jalan Dupa II, Kelurahan Layana Indah yang wafat beberapa bulan lalu.

Menurut salah seorang anggota keluarga almarhum, kemungkinan arwah Tasman sedang shalat. Tasman sendiri belum sempat menunaikan ibadah haji, padahal sudah terdaftar sebagai calon jemaah haji (CJH) 2009.

“Atau mungkin ada pesan lain untuk istrinya yang sekarang berada di Tanah Suci, tanpa didampingi suaminya yang sudah lebih dulu meninggal dunia,” jelasnya.

Beberapa warga pun masih menyimpan video hasil rekaman, di mana sarung tersebut masih berdiri tegak, seperti tengah shalat. Peristiwa tersebut spontan menjadi bahan perbincangan dan menyita perhatian ratusan warga. Tidak sedikit warga yang kemudian percaya bahwa yang melakukan itu arwah sang pemilik sarung tersebut.

Menanggapi hal ini, Jinolog Bengkel Rohani, Abu Aqila menegaskan, peristiwa ini  bukanlah ruh gentayangan almarhum Tasman, melainkan kerjaan jin.

“Itu permainan jin atau khadam bapak yang meninggal itu. Dalam Islam tidak ada manusia yang sudah mati lalu arwahnya bergentayangan,” kata Abu Aqila kepada http://www.hidayatullah.com Kamis (10/12).

Abu Aqila menyebutkan, ini merupakan konspirasi golongan jin untuk mendangkalkan akidah umat Islam.

Jin dan setan, lanjut Abu Aqila, sudah bersumpah untuk menyesatkan manusia dari kemurnian tauhid, termasuk dengan cara di atas. [syaf/www.hidayatullah.com]