Pertanyaan:

Ulama yang terhormat,

Bagaimana pandangan anda tentang keyakinan reinkarnasi yang diyakini oleh mayoritas orang beragama Hindu?

Jawaban:

Wa `alaikum Salam wa Rahmatullahi wa Barakatuh.
Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Segala puji hanya bagi Allah SWT dan shalawat serta salam bagi Nabi Muhammad SAW.

Sebagai orang Islam kita tidak meyakini reinkarnasi. Kita meyakini bahwa Allah SWT menciptakan Adam dan Hawa dan dari merekalah umat manusia beranak pianak dari generasi ke generasi berikutnya. Dalam agama Islam, manusia tidak memiliki kendali atas jiwanya setelah ia mati. Jiwa atau roh tidak akan muncul lagi setelah kematian sampai nanti di Hari Kebangkitan (Hari Akhir/Kiamat) ketika Allah membangkitkan semua yang mati untuk dimintai pertanggung jawabannya. Menurut Islam tiap jiwa/roh bertanggung jawab atas semua perbuatan yang dilakukannya. Ketika Hari Kebangkitan tidak ada seseorang yang menanggung dosa/kesalahan yang orang lain lakukan dan juga seseorang tidak akan diselamatkan kecuali atas usaha dan perbuatan yang ia lakukan semasa hidupnya.

“Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya.” (Al-Muddatsir 74:38)

Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya.” (Al-Mu’minun 23:101)

Reinkarnasi (tanasukh) merupakan pemikiran yang berasal dari keyakinan Non-Islam. Pemikiran tentang reinkarnasi tidak mendapat tempat baik didalam Al-Qur’an maupun Sunah Nabi Muhammad SAW. Dalam agama Islam kita meyakini kebangkitan kembali bukan reinkarnasi. Jadi tidak ada yang namanya kehidupan di masa lampau menurut  Islam. Allah SWT menciptakan kita dari bukan apa-apa lalu Dia memberikan kita kehidupan. Kita hanya memiliki satu kali kehidupan di bumi ini. Setelah kita mati nanti kita akan dihidupkan kembali pada Hari Kebangkitan. Tidak ada jiwa/roh yang kembali lagi ke kehidupan sebelum Hari Kebangkitan.

mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya kecuali mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari azab neraka.” (Ad-Dukhan 44:56)

“Maka apakah kita tidak akan mati? melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan disiksa (di akhirat ini)? Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang besar. Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja.”  (As-Shaffat 37:58-61)


Referensi: Islamonline.net dan situs lainnya