1. what was we done?

Dari beberapa kegiatan kami dokumentasi video dan foto pribadi ada, namun tidak tertalu banyak pernah kita share dimilis hypnosis kita. (orang terbang dan video keris bergerak sendiri yang kebetulan kami temukan (mimic) dalam pameran mistik di surabaya dulu). Selain itu kita juga membangun jaringan internasional dengan beberapa lembaga-lembaga “anti mistik” besar yang sudah mapan. Sehingga ada beberapa koleksi-koleksi dari video-video mereka seperti dari india , Australia dan James Randi khususnya.

Kami memang tidak seserius James Randi, ini soal dana dan kapasitas pribadi saja. Kesibukan dan latar belakang kami saat itu adalah mahasiswa yang kurang kerjaan saja, jadi ini hanya mainan sampingan. Bukan seperti James Randi yang serius dan dapat banyak dana juga dari aktifitasnya. Aktifitas intelektual kami paling menulis di koran dan melakukan beberapa seminar tntang anti-mistik. Seringkali juga kami mendapat ancaman dan permusuhan dari kegiatan kami. Sebenarnya salah satu anggota kami akan menerbitkan menjadi buku, di kompilasi dengan beberapa tulisan dimedia publikasi kami. Tapi sampai hari ini kok belum juga ya…(ayo dro?)

Siapa korban IRIS? Sebut saja beberapa perguruan beladiri yang sempat kami uji (baik tantangan maupun dateng baik-baik). Blak-blakan saya buka namanya antara lain perguruan MP, KLSD, HI , SN, REIKI T, dll. Ada juga personal yang sempet kami datangi khususnya di jogja (salah satunya sering buat acara pengobatan alternatif di Jogja Tivi), Ki Jb (kita sempat boros uang untuk memodel dia) dan beberapa dukun lain. Yang lebih gawat lagi, kita pernah datang ke guru spiritualnya beberapa petinggi besar, termasuk gurunya SBY yg ada di pati (skrg kasus sodomi) dan kita tahu siapa dia serta metodenya…


2. Apa misi kami?

Dalam pikiran yang konspirasi pasti orang beranggapan manusia-manusia macam kami akan mencari duit atau popularitas dengan menjadi anti-klenik?!! Bukan itu tujuan kami. Kami bahkan tidak punya misi untuk menyampaikan kebenaran. Karena kami tidak perduli dengan kebenaran. Kami hanya memberikan “pilihan” dari penjelasan-penjelasan yang di klaim mistis. “pilihan”, ya…artinya kamipun tidak perduli bahwa nantinya anda masih tetap percaya mistis, namun paling tidak anda sudah ditawari sebuah pilihan penjelasan. Karena kami meyakini bahwa ketika ada pilihan dan ketika setiap pilihan berani dipertemukan, maka subtansi (sintesa) sesuatu akan muncul. Jadi masih adakah peluang rasional ke’gaib’an itu bagi IRIS? Mungkin, tapi buktikan dulu kepada kami. Karena kami belum pernah menemukannya. Terbuka penjelasan yang melampui rasionalitas, karena bagi kami ada penjelasan yang “rational”, “beyond rational” dan “irrational“, dan semua klenik sejauh pengamatan kami adalah “irrational”.

Ini penting, karena sekarang masyarakat kita tidak ada pilihan ditengah kecarut marutan rasionalitas orang-orang sekitar kita. Dan itu dekat sekali, beberapa keluarga/teman/tetangga saya yang terjebak pada “nasehat” guru spiritualnya misalnya, yang menjerumuskan pada nasehat yang mendorong kelemahan mental akan kemampuan pribadinya. Satu hal yang pasti, “irrasionalitas” tidak mungkin hilang dimuka bumi ini. Oleh karena itu kami tidak bertujuan menghilangkan “irrationalitas”. Namun bagi kami menjadi aneh sebuah bangsa bila “rasionalitas”nya tidak tumbuh, apalagi karena sudah dibunuh oleh mitos dan klenik. Kami hanya merayakan dan menghidupkan kembali, tentunya sebagai pilihan.

3. Bagaimana pengujian pembuktiaannya?

Dalam temuan kami ada 3 pola yang berkembang dalam kegiatan-kegiatan supranatural.

a)         Its Pure Magic Alias Sulap. Biasanya di gunakan oleh dukun-dukun yang lagi kejar setoran duit dan popularitas. Kami menemukan hoax ini banyak sekali, langsung maupun tidak langsung. Artinya sebagian besar kami menangkap basah mereka. Bagi kami para magician, sangat mudah membongkar trick-trick ditempat kejadian, karena (maaf) trick dari para dukun itu masih jauh dari perkembangan trick kami. Ex (beberapa pernah kami kami seminarkan dikepolisian); keris keluar asap, telur berjarum, mata ditutup, duit jin, jenglot dll.

b)         Psychological Effect (efek psikologis) yang belum disadari. Ada banyak fenomena psikology (menurut kami) yang kemudian diklaim sebagai fenomena gaib. Misalnya mentalin orang dg tenaga dalam, rogo sukmo, membaca pikiran, meramal, bandul, kesurupan, gendam, dlll. Kami memang tidak selalu menemukan kecurangan (cheating), maka cara kami adalah dengan membuktikan terbalik dengan menirunya. Kami mempelajari hypnosis dan NLP menjadi bekal yang lumayan untuk melakukan praktik itu. Contoh, misalnya (ada videonya) saya melakukan praktik yg sama dengan perguruan-perguruan itu dengan teknik-tekhnik hypnosis. Waktu itu kami mengklaim memiliki tenaga dalam dan merekrut beberapa mahasiswa baru untuk diajarkan tenaga dalam. Dan, hanya dalam waktu setengah jam mereka sudah bisa praktek mental kesana kemari. Begitu juga dengan fenomena-fenomena yang kami sebutkan diatas tadi. Mungkin ini kami melakukan (dalam bahasa anda) pembuktian positif. Saya sempet buat seminar tertutup untuk praktik2 semacam ini.

c)         Physical Effect yang tidak disadari. Anda mungkin pernah liat orang mecahin besi dragon dengan kertas, bohlam lampu di jatuhkan ke lantai dan lantainya yang hancur, jalan diatas api, kaca atau duri, jalan di atas pedang, orang diangkat dengan jari, dll. Kami biasanya membuktikan dengan meniru langsung didepan mereka tetapi tentunya dengan penjelasan ilmu fisika.

Maaf… Jika dalam tulisan saya tercium aroma kemarahan, kegelisahan dan kesedihan serta sebuah harapan, karena inilah realitas yang kami hadapi. Kami tidak mungkin berdiri sendiri, kami butuh saling bergandeng tangan dan memulai melakukan sebuah gerakan yang kongkrit, meski kecil. Saya sudah mulai takut jika hobby kami ngerjain dukun ini hanya menjadi sebuah kenikmatan personal (ekstase), sekedar dapat mempermalukan seseorang. Kami ingin lebih bermakna bagi perayaan sebuah pilihan, meski jujur juga kadang saya begitu menikmati mengalahkan seseorang dan mempermalukan mereka (kleni-isme), karena seakan saya merasa sudah sebagai pembela kebenaran. Agen kebenaran yang nanti masuk surga! Jelas ini kesesatan pribadi.

Supaya kami tidak sendirian dalam kesombongan, kami sangat butuh orang-orang seperti anda… Yang terdidik dan memiliki kapasitas untuk menawarkan pilihan, yaitu “rasionalitas”.