Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik…

(QS al Hujurat:11).

Syeikh Abdurrahman as Sa’di mengatakan, “Dalam ayat ini terdapat penjelasan tentang sebagian hak seorang mukmin dengan mukmin yang lain. Yaitu janganlah sekelompok orang mengejek sekelompok yang lain baik dengan kata-kata ataupun perbuatan yang mengandung makna merendahkan saudara sesama muslim. Perbuatan ini terlarang dan hukumnya haram. Perbuatan ini menunjukkan bahwa orang yang mengejek itu merasa kagum dengan dirinya sendiri. Padahal boleh jadi pihak yang diejek itu malah lebih baik dari pada pihak yang mengejek. Bahkan inilah realita yang sering terjadi. Mengejek hanyalah dilakukan oleh orang yang hatinya penuh dengan akhlak yang tercela dan hina serta kosong dari akhlak mulia. Oleh karena itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Cukuplah seorang itu dinilai jahat jika dia merendahkan saudaranya sesama muslim” (HR Muslim dari Abu Hurairah)” [Taisir al Karim al Rahman fi Tafsir Kalam al Mannan hal 953, terbitan Dar Ibnul Jauzi].

Wongausaceh telah menghina diriku yang disamakannya dengan kera/monyet, lihat buktinya di http://wongalusaceh.wordpress.com/2010/12/23/dimanakah-bedanya/

 

Selain itu wongalusaceh ini mencela saya dengan ucapan yang sangat cabul, jorok dan kotor, seperti perkataan “prabu kolor ngebor” , perdana tu homo ya , wahabi paling gila sedunia .

Perkataannya yang hina lainnya (  https://metafisis.wordpress.com/2010/09/16/praktik-perdukunan-dari-mistik-sampai-intrik-juga-trik/#comment-3353 )adalah :

orang gila anak haram jadah coba kau tunjukkan referensi asli kitab kitab ulma dibawah ini, dari matan arabnya langsung. jangan anak haram jadah jahil asal bicara seperti anjing dan babi

BAHWA ANAK INI ADALAH PERANAKAN ANJING DAN BABI. …….DIMATAKU ENGKAU ADALAH ANAK SIAYAH BABI SAMA IBU ANJING YANG BERZINA DAN MELAHIRKAN MANUSIA PENGHINA AULIA SEMACAM KAU.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya, Rasulullah saw. bersabda : “Dan jika seseorang menghina dan mencelamu dengan suatu hal yang ada pada dirimu, maka janganlah engkau mencelanya dengan hal yang ada pada dirinya dan biarkanlah (jangan kau balas) dia. Akibat perbuatan (dosa)-nya menjadi tanggungannya dan pahalanya bagimu. Dan janganlah engkau mencela sesuatu pun”.

Walau berbagai macam hinaan yang wongalusaceh diucapkan saya tidak akan membalas hinaan dia, Dengan turut juga mengatakan anjing, babi, abdul kolor ngebor dan semacamnya untuk membalas hinaan wongalus padaku. saya yakin pahala wongalusaceh akan berpindah padaku dan dosaku akan dipikul wongalusaceh, dan saya Demi Allah tidak ridho dikatakan anjing, babi, homo, prabu kolor ngebor dan berbagai ucapan buruk lainnya dan akan saya bawa ketidak ridhoan saya sampai saya mati dan akan saya adukan hinaan wongalusaceh ini dihadapan Allah kelak!