Kesaksian dan Tekhnik  dari Musafir iImu

Sedikit saya sampaikan gambaran pengalaman.
Suatu ketika sy dtg pada guruku, secara kebetulan sang guru sedang meruqiyah salah seseorang pasien yg menderita sakit di otakkya, katanya kepalanya pusing2 tak kunjung sembuh, ketika dlm proses ruqiyah (guru membacakan ayat2 suci sambil tangannya memegang kepala sipesakitan), tiba2 sipasen menjerit kesakitan dan meronta menjauh dari guruku, sambil matanya melotot dan mulutnya ngaco menantang guruku, dlm situasi yg demikian, sdh biasanya sy turut membantu sang guru dgn membaca ayat2 yg tlh sy kuasai,

Proses ruqiyah tdk berjalan lama, apalagi jika sang guru dibantu oleh beberapa muridnya, berontaknya sang pasen yng “kesurupan” dapat dilemahkan karena ghoib yang merasukinya mmg tak seberapa kuat, maka terjadilah dialog antara “kita”( karena sdh biasa, kadang dialog antara ghoib dgn peruqiyah suka dijadikan hiburan ) setelah sighoibnya itu keluar dari jasad sipasen, believe it or not, percaya atau tidak, keluarlah dari dahi sipesakitan sebuah mesiu (amunisi AK caliber 7,62 mm) menyembul dari bawah kulit dahi dan keluar jatuh tanpa pendarahan.

Anda tahu itu ? ternyata dari hasil dialog tadi bahwa sipesakitan pernah memasang susuk berupa peluru dgn maksud buat kanoragan (kekebalan).
Siapa yg memasangnya ? ….. ternyata katanya “kiyai”
Apa yg terjadi ? …. Ternyata yg membuat kebal sipesakitan itu adalah jin (dlm kasus seperti ini kebanyakan khodamnya adalah jin kafir)

Didunia, sipesakitan akan dijamin kebal oleh senjata apapun.
Namun apa yg didapat ? ….. ternyata si ghoib itu minta imbalan.
Apa pamrihnya ! ….. ternyata … minta otak (polo), minta darah dan sumsum.

Makanya umumnya mereka yg menggeluti ilmu2 atau yg dipasang susuk kebanyakan dari mereka adalah malas(cara berfikirnya akan lemah) pucat dan lesu karna darah dan sumsumnya disedot secara perlahan lahan.

Itu adalah permintaan khodam sewaktu sipesakitan masih hidup didunia, belum lagi nanti jika dia telah mati.
Apa anda tahu apa permintaan khodam setelah kematian ? ….. ternyata dia minta imbalan beberapa persen dari amalan sipesakitan sewaktu hidup.

Naudzubillah…….. sudah sewaktu hidup bergelut dgn kesyirikan melulu, sudah matipun amalan kita masih dimintainya juga, …… bukankah itu suatu yg sia2 dan rugi ?

Sayang kini guruku telah tiada sebelum sempat menurunkan sebahagian ilmunya pada saya.

Untuk sdri Ndu dan TS, saya menyarankan cobalah belajar baca ayat kursi dan surah yasin, bacakan setiap malam dgn hati yang ikhlas.

Jika anda mau, saya sarankan anda untuk memintakan kepada allah swt untuk mengeluarkan susuk yang ada pada ibu anda dan kesembuhan dari penyakit yang sedang dirasakannya. Ikuti langkah ini :

1. Berwudlulah, Mintalah idzin terlebih dahulu pada ibu anda bahwa anda akan jadi sebagai syariat atas kesembuhannya, jika ibu anda ridlo, maka bersucilah seluruhnya (ibu dan anda harus dlm keadaan taharoh / suci)
2. sediakan beberapa batang sirih wangi (bentuknya hampir sama dengan sirih yg biasa dipakai masak/ bumbu) iris irislah beserta daunnya lalu direbus dlm panci.
3. sediakan juga air putih dlm mangkok

cara praktik :

1. duduklah bersila ucapkan salam, baca tawasul pada allah (minta pada allah agar ibu anda diberikan kesehatan jasmani dan rohani)
2. ucapkan “dgn syariat air ini, dgn segala kuasamu ya allah, aku mohon padamu kesembuhan ibuku dari penyakit lahir dan penyakit batin, aku mohon kepadamu ya allah yang maha pemberi kesehatan, dng sebagala idzinmu, sembuhkanlah ibuku …..(sebut nama ibu beserta bintinya)
3. pegang air dlm mangkok sambil masukan jari tengah tangan kanan anda dlm air selama anda membaca surat2.
4. bacakan surah al ikhlas, al falaq, an nas, ayat kursi, jika mampu lanjutkan dgn surah yasin, tiupkan setiap hembusan nafas anda pada air.
5. mandikan ibu anda dgn air rebusan sirih tadi yang telah dicampur dgn air yg dimangkok (sebaiknya ibu anda dikurungi sarung), air dlm keadaan hangat.
6. selesai dimandikan, bacakan surah alfatihah.
7. selesai

catatan admin: menyebut nama orang tua (bin/binti) tidak wajib dan kita harus meyelisihi cara mantra syirik yang mewajibkan penyebutan bin/binti!

TEKHNIk  DARI ADMIN

Pengalaman kami (para peruqyah) jika susuknya ditelan maka biasanya keluar lewat muntahan (gotri, lempengan besi kuning dll) adapun jika dimasukkan dalam kulit maka pengeluarannya adatiga  kemungkinan :

1. Dioperasi (dibedah oleh dokter)

2. Keluar ketika diruqyah ( jika susuk berlian, emas, intan biasanya langsung muncul dipermukaan kulit)

3. Langsung Ghoib (dibawa oleh khodamnya yang kabur ketika diruqyah)

Penjabaran tekhnik:

Pasien diharuskan berwudhu dahulu lalu shawat nabi 3 x dan mengucapkan niat pemutus: Setelah membaca ta’awudz mengucapkan, ” Saya bertaubat kepada Allah dan saya tidak ridho ada susuk ………( sebutkan jenisnya) dalam tubuhku, dengan idzin Allah semua susuk akan keluar dari tubuhku dengan membawa penyakit dan kotorannya berkat kalimah LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH 3x (TIDAK ADA DAYA DAN UPAYA KECUALI DENGAN PERTOLONGAN ALLAH)

Niat bagi peruqyah setelah shalawat nabi 3x dan ta’awudz mengucapkan: Saya dengan idzin Allah akan mengeluarkan susuk……(jenisnya apa) tawarlah dan keluarlah semua susuk, hancurlah  semua  kekuatannya,kembali menjadi suci bersih tubuh …………… (sebut nama pasien) berkat kalimah Lahaulawala quwwataillabillahil ‘aliyyil azim

Niat ini bisa dibuat sendiri sesuai dengan sikon dan niat ini bukan mantra…….bisa dikreasi sendiri😉 tidak perlu puasa yang aneh-aneh atau niat ini menjadi amalan rutin!

lalu membaca  doa ruqyah dengan tangan memegang didaerah yang ada susuknya sembari ditepuk-tepuk, baca terus sampai susuknya keluar sendiri atau menjadi ghoib……

jika disela-sela membaca doa ruqyah pasien menggigil, menangis, maka itu pertanda khodamnya “kesakitan” bisa kita ajak dialog dan da’wahi untuk memeluk islam. baca ayat-ayat penawar susuk sembari mengusap/menepuk bagian yang ada susuknya sampai keluar sendiri, jika jinnya ngeyel masih kafir dan ga mau dida’wahi maka bisa kita “hajar” dengan ayat-ayat pembakar atau langsung kita eksekusi (sembelih, untuk tekhnik ini insya Allah akan saya postingkan tekhniknya jika ada waktu luang).

peringatan admin: kadang jin akan mengadakan tawar menawar dengan mengaku bisa mengeluarkan susuk dan meminta syarat aneh-aneh maka jangan mau tertipu! sebab jin akan merasa manusia membutuhkan bantuannya dan bisa saja timbul lgi kesombongan jin itu dengan meminta syarat yang aneh-aneh, maka lebih aman dari sisi syari’at untuk tidak meminta bantuannya

bacaannya adalah:

l-baqarah 74

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُمْ مِّنْ بَعْدِ ذَلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً وَإِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الأَنْهَارُ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاء وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللّهِ

doa khatam al-quran as-syifa

اَللَّهُمَّ ارْحَمْنَا بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لَنَا اِمَامًا وَنُوْرًا وَشِفَاءً وَهُدًى وَرَحْمَةً

Al-Mumtahanah:4

رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Al-Hijr:34-35

 قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ () وَإِنَّ عَلَيْكَ اللَّعْنَةَ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ

Al-Mukminun

 أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ () فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ () وَمَن يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ لَا بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِندَ رَبِّهِ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ () وَقُل رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ