Pembahasan mengenai hadist-hadits tentang menggerakkan jari telunjuk ketika tasyahud dapat dilihat pada artikel Menggerakkan Jari Telunjuk Ketika Tasyahud, sedangkan bagi yang berpendapat bahwa disyariatkan menggerakkan jari telunjuk dapat melihat video cara menggerakkan jari telunjuk ketika tasyahud ( download mp4MP4 File) sebagai referensi tambahan. adapun penjelasan artikel tentang hadits menggerakkan jari telunjuk untuk menyiksa setan sudah saya postingkan di sini


Beliau adalah Syaikh Abu Ishaq Al Huwainy.

Syaikh al-Albani sempat memuji beliau saat ditanya siapa orang yang menggantikannya dalam manhaj ilmiah. Setelah menyebutkan Syaikh Muqbil bin Hadi, beliau kemudian menyebutkan nama Syaikh al-Huwaini.

Syaikh Ubeidullah Ibrahim bin Hamdi Abu Abdurrahman berkata “Bukanlah berlebihan jika saya katakan bahwa tidak ada seorangpun setelah Syaikh Mesir yang populer Al-Hafizh Al-Imam Ahmad Muhammad Syakir rahimahullah yang dapat menyamainya dalam ilmu hadits selain saudara penulis ini. Saya yakin jika beliau diberi umur panjang niscaya akan terlihat keajaiban demi keajaiban pada dirinya” (Bekal-bekal Menuju Pelaminan Mengikuti Sunnah).

‘Ubadah bin ‘Abdul Lathif bin Muhammad Nashiruddin al-Albani bertanya kepada kakeknya (Syaikh al-Albani) pada bulan-bulan terakhir sebelum wafatnya, “Siapakah di antara dua orang yang lebih utama dalam ilmu hadits?” Beliau menjawab: “Ali Hasan al-Halabi dan Abu Ishaq al-Khuwaini.” (Shafahat hal. 52)

Yang menjadi Penekanan disini adalah bagi mereka yang menggerakkan jari telunjuk ketika tasyahud maka hendaklah menjaga agar telunjuk yang digerakkan senantias mengarah ke kiblat di melenceng ke atas atau kebawah dan tidak melenceng ke kiri atau kekanan akan tetapi digerakkan sedikit saja agar tetap mengarah ke kiblat sesuai sunnah yang dicontohkan.

Wallahu a’lam bish-showwab.