Pengantar Admin :

Saya sebagai PNS sungguh dalam 3 bulan ini sungguh sibuk, setelah anggaran Perubahan ADBD 20011 disahkan bulan oktober kemaren, kantor kami mendapat tambahan pagu anggaran Rp. 700.000.000 yang harus dihabiskan untuk pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat. Anggaran 700.000.000 juta sungguh banyak untuk dihabiskan dalam jangka waktu 3 bulan saja (sampai bulan desember) maka kantor kami (Badan Pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa) ngebut merealisasikan program hingga saya dan rekan-rekan PNS harus figh “pontang panting” sangat sibuk hingga kadang harus lembur dan menginap didesa-desa untuk merealisasikan program yang telah disetujui DPRD, jadi saya mohon maaf kepada para pengunjung dan rekan-rekan sekalian saya agak “pelit” membalas komentar dan menulis artikel 🙂 sebab kemampuan fisik dan psikis saya sangat terbatas sebagai manusia biasa yang harus membagi kegiatan kantor, kegiatan didunia maya juga menyediakan waktu buat keluarga.

Saya sangat banyak mendapat email yang tidak sempat saya balas dan ini saya meminta maaf kepada rekan-rekan sekalian, Salah satu email yang masuk adalah dari Bung Achmad F yang meminta saya untuk menulis artikel tentang tekhnik menemukan dan menghancurkan buhul, Saya berjanji akan berusaha menulis artikelnya segera mungkin.

Dalam menulis artikel seputar ruqyah ada tantangan tersendiri, kadang saya kesulitan untuk menjabarkan tekhnik ruqyah agar dimengerti oleh semua lapisan masyarakat, missi saya adalah menghidupkan sunnah ruqyah dengan mempopulerkannya kesemua lapisan masyarakat baik yang awam atau yang terpelajar.

Namun dibalik missi saya itu ada kekhawatiran sebab rata-rata tekhnik yang saya buat itu adalah tekhnik ruqyah tingkat lanjut (tingkat mahir) hingga kadang asing dimata masyarakat awam, sebab yang mereka tahu ruqyah itu cuma membacakan Al-Qur’an pada yang sakit/yang kesurupan atau membaca doa-doa untuk perlindungan diri. Padahal ruqyah itu tidak sekedar “membaca” doa/ ayat Al-Qur’an saja sebab ada sisi hakikat yang perlu pemahaman dan penjabaran lebih mendetail agar terapi ruqyah yang kita lakukan tidak sia-sia hasilnya.

Kepada para pengunjung/rekan-rekan yang ingin konsul secara pribadi lebih baik kirimkan ke ruqyahsyariyah@gmail.com DAN bukan ke perdanaakhmad@yahoo.com, sebab email perdanaakhmad@yahoo.com setiap hari email yang masuk ada ratusan hingga tidak terpantau oleh saya jika ada yang ingin konsul secara pribadi.

oh ya, terakhir saya akan mempostingkan pengalaman dan permintaan dari Bung Achmad F melalui email, berikut ini tulisannya :

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Segala puji Allah yang telah menuntun saya menemukan tulisan saudara di web https://metafisis.wordpress.com,
Takdir Allah yang menjadikan salah seorang keluarga saya terkena sihir kiriman yang datang silih berganti, berbagai cara telah dilakukan hingga kami sempat melanggar batas dengan mendatangi dukun-dukun berpakaian ustadt/ustadzah, dengan harapan akan segera membawa kebaikan. Sekian lama berlalu tidak membawa suatu kebaikan/kesembuhan , sehingga saya memutuskan untuk mempelajari segala macam hal yang dikatakan dapat mengalahkan sihir tersebut. Hidayah Allah, dengan memberikan saya kegemaran mendengar radio rodja, selalu membuat hati saya tidak nyaman dengan apa yang saya pelajari, hingga akhirnya saya memutuskan untuk mempelajari pengobatan ruqyah dengan harapan, minimal saya dapat membantu keluarga saya ketika mengalami gangguan/tidak sadar.

Allah masih belum memberikan keputusan untuk memberi kesembuhan dan Alhamdulillah setelah sekian lama telah membawa hikmah kepada keluarga kami untuk lebih mendekatan diri kepada Allah dan bersabar. Dengan ruqyah ,zikir dan sabar  ternyata lebih membawa ketenangan kepada keluarga kami , jika dibandingkan waktu-waktu sebelumnya maka frekuensi serangan semakin melemah dan jarang. Akan tetapi kadang-kadang masih terjadi serangan/kiriman baru ,hal ini kami ketahui jika di pagi hari mendadak di dalam rumah ditemukan banyak tanah/kotoran berserakan dan dari introgasi yang kami lakukan saat keluarga kami dibawah kekuasaan jin. Dari pengakuan jin yang menguasai saudara kami bahwa mereka tidak dapat pergi dan tidak kembali setelah dikeluarkan paksa melalui ruqyah karena dalam keadaan terikat dengan sihir yang ditujukan ke saudara saya. (wallahu a’lam)

Tulisan dan pengalaman saudara Perdana telah banyak memberi tambahan pengetahuan dan kesadaran kepada saya akan kebesaran kekuatan firman Allah di dalam Al Quran. Saya pribadi sangat beharap dengan tulisan saudara Perdana mengenai cara mengetahui letak benda sihir( buhul) dengan cara yang tidak mengundang murka Allah.

Semoga Allah memberi kemudahan dalam penulisannya dan menjadikannya sebagai salah satu amalan yang diterima di sisinya sehingga Allah ridho kepada saudara dengan dijadikannya tulisan tersebut sebab akan kesembuhan (dengan izin Allah) dan pengobatan saudara-saudara se -iman yang mengalami penzoliman melalui sihir.

Jazakumullah khoiron katsiro

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Achmad F