Ada banyak macam ilmu sesat yang dibalut dengan amalan ayat suci Al-Qur’an dan doa-doa Rasulullah, penyelewengan amalan ini banyak didapat dari berbagai kitab sihir yang sering diamalkan para dukun (lihat salah satu blog dukun www.wongalusaceh.wordpress.com dan www.wongalus.wordpress.com) sangat mudah menemukan amalan nyeleneh.

Salah satu bentuk amalan nyeleneh bin nyimpang bin sesat bin bid’ah dholalah adalah amalan ILMU MENGHADIRKAN UANG DIBAWAH SEJADAH dan UANG BIBIT


Berikut ini amalannya :

Cara wudu.
1. Muka (wajah) baca….bismillahirrahmanirrahiim 3 x
2. Tangan kanan baca….syahadat tauhid 3x
3. Tangan kiri baca….syahadat rasul 3x
4. Kepala baca ….. syalawat 3x
5. Telinga baca…. Istigfar 3x
6. Betis kanan dan kiri baca… lahaulaawala quwatailabillahil aliyil ajim 3x
Sebelum sholat qamatnya baca
1. Laillaha illaallahu..kabla kuli ahad
2. Laillaha illaallahu..bada kulli ahad
3. Laillaha illaallahu.. yaf ka rabbuna wajab na kullu ahad
Didalam sholat duduk tahyat, waktu kita hendak membaca syahadat tauhid.
Waktu mengangkat telunjuk Ashadu anla laillaha….. illaallahu ( dikejut) langsung sambung wa ashadu anna muhammaddarasullullah.
Setelah sholat langsung baca tawasul
1. Alfatihatu ila hadrati.. nabi Adam.. alfatihah
2. Alfatihatu ila hadrati.. ST Hawa.. alfatihah
3. Alfatihatu ila hadrati.. nabi Muhammad.. alfatihah
4. Alfatihatu ila hadrati.. ST. Khadijah.. alfatihah
5. Alfatihatu ila hadrati.. nabi Ibrahim.. alfatihah
6. Alfatihatu ila hadrati.. nabi Khaidir.. alfatihah
7. Alfatihatu ila hadrati.. nabi Ilyas.. alfatihah
8. Alfatihatu ila hadrati.. syahabat 4. Abu Bakar Umar Usman Ali.. alfatihah
9. Alfatihatu ila hadrati.. Malaikat muqarrobbin Jibril Mikail Isrofil Izroil.. alfatihah
10. Alfatihatu ila hadrati.. Ibunda………….wa Ayahda……….. alfatihah
11. Alfatihatu ila hadarati syech Abdul Qadir Jailani….alfatihah
12. Alfatihatu ila hadarati syech Saman Almadani….alfatihah
13. Alfatihatu ila hadarati syech Muhammad Arsyad Al Banjary….alfatihah
14. Alfatihatu ila hadarati Sanggul….alfatihah
15. Alfatihatu ila hadarati Muslimin Muslimat wal Mukminin wal Mukminat….alfatihah

1. Wabigfirli wahabli mulkan ……………………………….dst
….200x
2. Wabil hairi ya Fattah ……………………………….dst….200x
3. Allahumma subaha ……………………………….dst…200x
4. Allahumma shali ala ………………………………dst…200x
5. Allahumma shali ala sayyidina m………………………………dst….2000x

diamalkan selama 40 hari, jika berhasil akan ada dibawah sejadah uang kertas yang diberikan oleh khodam ayat (admin: katenyesih dikasih malaikat hehehe)

AMALAN UANG BIBIT

uang balik adalah uang yang bila digunakan akan kembali pada penggunanya. ada beberapa cara ritual yang digunakan untuk membuat uang bibit. dari termudah dan terumit
1. golok / pisau tajam (belum pernah digunakan memotong hewan)
2. uang Kertas 50 / 100 ribu rupiah 2lembar (pastikan akhir nomer serinya 18 dan 81) < opsi untuk menunjang keberhasilan
3. bunga setaman (bunga 7 rupa)
4. candu / madat (sejenis kemenyan)
5. buhur maghribi
uang bibit adalah uang yang bila digunakan akan kembali pada penggunanya. ada beberapa cara ritual yang digunakan untuk membuat uang bibit. dari termudah dan terumit
1. golok / pisau tajam (belum pernah digunakan memotong hewan)
2. uang kertas 50 / 100 ribu rupiah 2lembar (pastikan akhir nomer serinya 18 dan 81) < opsi untuk menunjang keberhasilan
3. bunga setaman (bunga 7 rupa)
4. candu / madat (sejenis kemenyan)
5. buhur maghribi
6. plastik
7. susub (kulit bambu) Bambu ampel
8. kain kafan baru secukupnya
9. bambu 3 wuku (garet)
10. minyak poni basalwa
11. cari kebun yang gelap berhawa lembab dan memiliki tanaman pohon serut / bidara laut. pastikan juga dikebun tersebut memiliki pohon pisang klutuk (pisang berbiji) yang belum pernah berbuah.
ritual ini dapat dilakukan pada bulan mulud dan muharom pada tanggal 1 , 7, 11, 21
setelah mendapatkan tempat ritual. lakukanlah puasa mutih 3hari misal ritual dilaksanakan tanggal 7 maka semenjak tanggal 4sudah berpuasa
selama mulai puasa disaat jam 10 pergilah ketempat tersebut
siapkan sarana bunga dan letakan uang diatas bunga tersebut dan bakarlah candu & buhur maghribi dibawah pohon pisang klutuk. setelah itu lakukan wirid berikut mantranya
“ya nana ya dada ya rohana ya dal mayiti” 333x {saat membaca suara harus keluar}
setelah itu baca “yahalusin yahalusin yahalusin hadir hadir” 221x {saat membaca suara terdengar lirih dengan nafas panjang} [{selama wirid terus sambil mengasapi uang tersebut”
“pertanda baik jika saat membaca “yahalusin” mencapai 13 + terdengar suara kedeblug dan suara teriakan2 ditelinga. setelah bacaan selesai ucapakan keniatan membuat uang balik terus lalu potong pohon pisang tersebut lebih panjang dari bambu yang disiapkan (ukur dari perrmukaan tanah) . lalu bungkus uang tersebut dengan kain putih gulung lalu sumbatkan pada salah satu lubang ujung bambu (jangan sampai press usahakan kendor) lalu tutup lubang nya dengan plastik. dan masukan kembali uang satunya seperti cara tadi pada lubang satunya sambil terus diasapi. lalu buatlah lubang dengan golok / pisau ditengah pohon pisang samapai menyentuh bonggol (dasar tanah) lalu masukan bambu tersebut. pada lubang yang dibuat tadi. lalu tutup bagian atas pohon pisang dengan kain kafan. lukai (sobek sedikit) jari manis kita dengan susub (kulit bambu) dan tetes kan beberapa tetes di kain yang buat penutup pisang tersebut. setelah selesai tinggal pulang. dan ke esokan harinya tetap kesitu lagi menjalani wirid saja dan saat selesai tetesi lagi dengan darah sampai hari terakhir pati geni di tempat tersebut. dan saat sebelum matahari terbit segera ambil bambu tersebut. “lihatlah diujung bambu apakah ada salah satu gulungan uang yang hilang?? jika iya selamat anda berhasil. “uang tersebut bukan hilang namun berada pada wuku (ruas) bambu dibagian tengah silahkan buka dengan golok untuk mengambilnya. uang itulah yang nanti akan dipergunakan untuk berbelanja sedangkan yang satu nya simpan di dompet.
Keberhasilan 50-50

KAJIAN DARI SISI SYARI’AT

Kita sebagai umat Islam wajib berpatokan kepada Al-Quran dan As-Sunnah sebagai landasan hidup kita.. Tidak ada satupun contoh  amalan untuk mendapatkan uang secara ghoib seperti contoh 2 amalan diatas. Nabi besar kita, Muhammad SAW pernah mengerjakan amalan ini? Tentu tidak pernah melakukannya.

Ada banyak hadits kita harus melakukan ikhtiar bekerja secara lahiriah, tidak ada uang yang akan jatuh dari langit ketika tidak ada ikhtiar bekerja mencari uang secara benar.

Dalam Islam, selain berdoa kita harus berusaha, berikut ini contoh hadits tentang cara mencari rezeki yang benar:


“Dari Miqdan r.a. dari Nabi Muhammad Saw, bersabda: Tidaklah makan seseorang lebih baik dari hasil usahanya sendiri. Sesungguhnya Nabi Daud a.s., makan dari hasil usahanya sendiri.” (H.R. Bukhari)


“Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi Muhammad Saw: Sesungguhnya Nabi Daud a.s., tidak makan kecuali dari hasil usahanya sendiri.” (HR. Bukhari)

“Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: Sungguh, seandainya salah seorang di antara kalian mencari kayu bakar dan memikul ikatan kayu itu, maka itu lebih baik, daripada ia meminta-minta kepada seseorang, baik orang itu memberinya ataupun tidak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Dari Abu Abdullah Az-Zubair bin Al-‘Awwam r.a., ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: Sungguh seandainya salah seorang di antara kalian mengambil beberapa utas tali, kemudian pergi ke gunung dan kembali dengan memikul seikat kayu bakar dan menjualnya, kemudian dengan hasil itu Allah mencukupkan kebutuhan hidupmu, itu lebih baik daripada meminta-minta kepada sesama manusia, baik mereka memberi ataupun tidak.” (HR. Bukhari)

“Dalam sebuah hadits Rasul saw bersabda: Barang siapa pada malam hari merasakan kelelahan karena bekerja pada siang hari, maka pada malam itu ia diampuni Allah” (Hadits Riwayat Ahmad & Ibnu Asakir )

“Rasulullah saw pernah ditanya, Pekerjaan apakah yang paling baik? Beliau menjawab, Pekerjaan terbaik adalah usaha seseorang dengan tangannya sendiri dan semua perjualbelian yang dianggap baik,” (HR Ahmad dan Baihaqi).

Dalam hadits-hadits yang disebutkan di atas, menunjukkan bahwa bekerja merupakan perbuatan yang sangat mulia dalam ajaran Islam. Rasulullah saw memberikan pelajaran menarik tentang pentingnya bekerja.

Dalam Islam bekerja bukan sekadar memenuhi kebutuhan perut, tapi juga untuk memelihara Harga diri dan martabat kemanusiaan yang seharusnya dijunjung tinggi (Bukan ngemis-ngemis minta uang pada jin). Karenanya, bekerja dalam Islam menempati posisi yang teramat mulia. Islam sangat menghargai orang yang bekerja dengan tangannya sendiri. Bukan nyemis-ngemis pada khodam jin dan setan.

Seperti hadits di atas Rasulullah menutarakan bahwa orang yang pergi ke gunung dengan membawa seutas tali untuk mencari kayu bakar yang kemudian ia jual, maka apa yang dihasilkan dari menjual kayu bakar itu lebih baik daripada ia meminta-minta kepada sesama manusia apalagi meminta-minta pada khodam malaikat (gadungan) bahkan memanggil-manggil nama jin (menyebut-nyebut nama jin “yahalusin yahalusin yahalusin hadir hadir” 221x )

Tentang kewajiban bekerja, Rasulullah bersabda, “Mencari rezeki yang halal itu wajib sesudah menunaikan yang fardhu” (seperti shalat, puasa dan sebagainya), (HR ath-Thabrani dan al-Baihaqi)

Sekali lagi.. jauh lebih suka bekerja keras secara halal dengan terus mengharap ridha-Nya daripada berusaha melakukan hal ‘instan’ nyeleneh yang sumber riwayatnya sama sekali tidak jelas.

Anyway, kalo Amalan  mendapatkan uang ghoib ini diterapkan oleh seluruh rakyat Indonesia bisa sangat berbahaya bagi ekonomi sektor moneter kita, di mana laju Inflasi bisa menggila akibat beredarnya uang di masyarakat terlalu banyak. Serem nih…:)

Ingatlah “Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum apabila dia tidak mau merubahnya” (buka QS Ar-ra’d ayat 11) tapi merubah disini adalah berusaha dengan cara bekerja nyata karena rejeki orang itu ada sebab dan akibatnya bukan dengan cara-cara aneh bin bid’ah.

Tidak ada juga dalam islam mengirim Al-Fatihah kepada mayit yang sudah mati seperti para nabi dan para wali seperti amalan mendatangkan uang dalam sajada diatas. Tidak ada satupun riwayat dari nabi yang menyatakan bahwa Nabi pernah mengirimkan Al-Fatihah kepada para sahabatnya yang wafat. Dan tidak ada satupun hadits yang menyatakan bahwa Nabi mengadakan kiriman al-fatihah untuk para sahabatnya yang wafat atau gugur di medan jihad. Jadi Prilaku tersebut adalah bid’ah.APALAGI mengirim Al-fatihah untuk mendatangkan uang ghoib.

hati-hatilah dengan propaganda syetan serta antek-anteknya. Di antara tipuan-tipuannya adalah jin mengajarkan mantera-mantera tertentu kepada manusia yang isinya meminta bantuan kepadanya atau menyekutukan Allah seperti dalam hal ini setan mengajarkan untuk mengemis mendatangkan uang ghoib.

Memang sebagian besar ilmu mendatangkan uang ghoib diatas benar-benar ayat-ayat atau surat-surat dari al-Qur’an namun jika tujuannya meminta uang secara instan secara instan merupakan kesalahan , maka hal itu tetap saja dilarang dalam lslam. Karena seseorang beribadah itu harus dengan niat yang benar yaitu karena Allah. lni yang disebut dengan ikhlas. Diterimanya suatu amal disisi Allah ternyata syaratnya tidak hanya ikhlas. Ada syarat lain yaitu harus ittiba’ Rasulullah (mengikuti sunahnya). Artinya tata cara ibadah tersebut telah diatur lengkap.

Sedangkan mengenai jumlah hitungan wirid atau dzikir memang ada yang ditentukan jumlahnya. Seperti dzikir sehabis shalat membaca tasbih 33 kali, tahmid 33 kali, takbir 33 kali dan dzikir pagi sore atau yang disebut al-Ma’tsurat (diriwayatkan dari Rasulullah ).Juga ada yang tidak ditentukan, artinya kita dianjurkan untuk selalu ingat Allah di mana saja dan kapan saja. Allah berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman dzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang banyak. Dan bertasbihlah kepadanya padawaktu pagidan petang.” (QS. al-Ahzab: 4l-42).

Ada sahabat yang bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syariat lslam telah banyak atasku. Maka tunjukkanlah kepadaku dengan apa aku bergantung kepadanya? Rasulullah bersabda, “Senantiasa lisanmu terus menerus basah dzikir kepada Allah.” (HR. Timidzi)

Apabila ada dzikir yang ditentukan jumlahnya sedang jumlah itu bukan berasal dari Rasulullah, maka harus kita tinggalkan.Seperti mengkhususkan membaca 200 x amalan tersebut

Wabigfirli wahabli mulkan ……………………………….dst
….200x
2. Wabil hairi ya Fattah ……………………………….dst….200x
3. Allahumma subaha ……………………………….dst…200x
4. Allahumma shali ala ………………………………dst…200x
5. Allahumma shali ala sayyidina m………………………………dst….2000x

Apalagi jika ditambah dengan syarat-syarat lain seperti; harus jam 12, malam Jum’at (Kliwon, legi, dll), 40 hari berturut-turut dan sebagainya. Karena Rasulullah bersabda, “Barangsiapa melakukan suatu amal yang bukan dari urusan kami maka amal itu tertolak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Waspadalah dengan dzikir-dzikir dan tata caranya yang tidak jelas dalilnya agar kita semua selamat dunia dan akhirat.

Wallahua’lam………