Terimakasih kepada Bung Widjojo yang telah memberikan ilham bagi saya untuk membuat artikel ini. Saya sangat miris melihat kenyataan Kang Dicky banyak mengajarkan kebid’ahan kepada anak muridnya bahkan kemasyarakat banyak. Bagaimana tidak, KD dengan yakinnya mempromosikan Huruf dan angka Lemuria yang sama sekali tidak bisa dipakai sebagai Huruf dan Bahasa Internasional bahkan lebih dari itu sama sekali tidak digunakan dalam suatu negara bahkan suatu daerah/kampung. Tolong tunjukkan bukti pada saya satu Negara, kota, kampung yang menggunakan huruf dan angka lemurian ini? Saya jamin tidak ada!

KD mengatakan bahwa :” Yang pertama kali harus kita lakukan agar menjadi manusia maslahat adalah dengan belajar dan mengajarkan Huruf LEMURIAN, karena Huruf LEMURIAN tersebut mampu menetralisir Pola MINNARA. MINNARA Adalah Sistem pendidikan Bangsa Atlantis (Skrg Barat/Israel) yang membolak-balik pola pikir Manusia.  Secara Sunnatullah, pikiran manusia bergerak dari kanan ke kiri, namun oleh pola pikir MINNARA ini dibalik menjadi dari kiri kekanan, sehingga terjadi kekacauan. Dengan kekacauan itu manusia mudah dikuasai oleh Bangsa ATLANTIS.
Otak Manusia diberi pengatahuan yang banyak, tapi sedikit demi sedikit, sehingga terjadi penumpukan pengetahuan yg tidak berguna. Akibatnya, manusia tidak bisa berpikir dengan baik dan hanya punya dorongan yang sangat kuat untuk menjadi Buruh atau pekerja.
Pola ini pun mengjarkan tujuan pendidikan menjadi sebuah nilai berupa angka dan penghargaan berupa benda atau piagam sebagai suatu kebanggaan. MINNARA pula mengajarkan tentang target-target hidup berupa impian-impian (impian menjadi dorongan). MINNARA pun mengajarkan untuk selalu mencuri ilmu dan mencontek hasil orang lain dengan istilah “referensi”.

Jawab:

Yang pertama kali harus kita lakukan agar menjadi manusia maslahat adalah dengan belajar dan mengajarkan Huruf LEMURIAN”

Perkataan ini adalah merupakan bentuk kebodohan yang nyata dari KD, dia mengatakan agar menjadi manusia maslahat  adalah dengan belajar dan mengajarkan huruf lemurian. Sekarang saya mau mengajak rekan-rekan berlogika,  huruf lemurian tidak dikenal didunia Internasional, tidak pula digunakan suatu bangsa, kota atau wilayah maka tiada sama sekali untungnya mempelajari huruf lemurian sebab tidak akan berguna sebagai alat komunikasi ferbal maupun non ferbal.

Belajar huruf dan angka lemurian merupakan bentuk kesia-siaan dan menimbulkan mafsadat/kerugian yang besar! Sebab tidak akan menimbulkan manfaat bagi alat komunikasi dan tidak akan bernilai ibadah sedikitpun!Tidaklah lebih maslahat mempelajari dan menulis huruf dan angka hijaiyah sebagai penyusun bahasa Al-Qur’an, jika mahir menulis dalam bahasa Arab maka tentunya dia juga mahir berbahasa Arab yang akan berguna untuk memahami Al-Qur’an dan menjadi sarana komunikasi yang baik didunia Internasional. Sebab Bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan secara luas di planet ini. Bahasa Arab merupakan bahasa utama dari 22 negara, digunakan oleh lebih dari 250 juta orang. Bahasa ini juga merupakan bahasa kedua pada negara-negara Islam karena dianggap sebagai bahasa spiritual Islam – salah satu agama-agama besar dunia (kita membicarakan tentang lebih dari 1 miliar orang!). Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa tetap di organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

KD mengatakan :” ….Huruf LEMURIAN tersebut mampu menetralisir Pola MINNARA. MINNARA Adalah Sistem pendidikan Bangsa Atlantis (Skrg Barat/Israel) yang membolak-balik pola pikir Manusia.  Secara Sunnatullah, pikiran manusia bergerak dari kanan ke kiri, namun oleh pola pikir MINNARA ini dibalik menjadi dari kiri kekanan, sehingga terjadi kekacauan. Dengan kekacauan itu manusia mudah dikuasai oleh Bangsa ATLANTIS.
Otak Manusia diberi pengatahuan yang banyak, tapi sedikit demi sedikit, sehingga terjadi penumpukan pengetahuan yg tidak berguna. Akibatnya, manusia tidak bisa berpikir dengan baik dan hanya punya dorongan yang sangat kuat untuk menjadi Buruh atau pekerja.
Pola ini pun mengajarkan tujuan pendidikan menjadi sebuah nilai berupa angka dan penghargaan berupa benda atau piagam sebagai suatu kebanggaan. MINNARA pula mengajarkan tentang target-target hidup berupa impian-impian (impian menjadi dorongan). MINNARA pun mengajarkan untuk selalu mencuri ilmu dan mencontek hasil orang lain dengan istilah “referensi”.

Jawab :

Inilagi bentuk kebodohan berfikir KD! Jika memang bangsa Atlantis yaitu sekarang adalah bangsa barat dan Israel , maka tentunya mereka tahu huruf lemurian begitu canggihnya mengapa mereka tetap menggunakan huruf latin  dalam menulis dan berkomunikasi? Bahkan mereka menulis dari kiri ke kanan! Jika benar huruf lemurian begitu hebatnya mengapa tidak ada sedikitpun literatur yang menyebutkan mereka menggunakan huruf lemurian??

KD mengatakan :” Pola ini pun mengajarkan tujuan pendidikan menjadi sebuah nilai berupa angka dan penghargaan berupa benda atau piagam sebagai suatu kebanggaan. MINNARA pula mengajarkan tentang target-target hidup berupa impian-impian (impian menjadi dorongan).

Jawab :

Penghargaan yang diberikan justru secara psikologis akan menjadi dorongan kepada setiap orang untuk menjadi lebih baik, penghargaan tidak hanya berbentuk fisik (hadiah benda/piagam) melainkan juga bisa berbentuk kepercayaan dan keutamaan dibandingkan orang lain sebagaimana di antara penghargaan yang pernah diberikan Nabi SAW kepada para sahabat penghafal Al Qur’an adalah perhatian yang khusus kepada para syuhada Uhud yang hafizh Al Qur’an. Rasul mendahulukan pemakamannya. “Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, “Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Qur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)

Pada kesempatan lain, Nabi SAW memberikan amanat pada para hafizh dengan mengangkatnya sebagai pemimpin delegasi. Dari Abu Hurairah ia berkata, “Telah mengutus Rasulullah SAW sebuah delegasi yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul mengetes hafalan mereka, kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya, beliau bertanya, “Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab,”Aku hafal surat ini.. surat ini.. dan surat Al Baqarah.” Benarkah kamu hafal surat Al Baqarah?” Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab, “Benar.” Nabi bersabda, “Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi.” (HR. At-Turmudzi dan An-Nasa’i).

KD jangan bersifat munafiklah, jika penghargaan berupa pemberian benda merupakan bentuk kebodohan dan kehinaan maka anda tentunya tidak pernah memberikan anak anda mainan jika dia bisa menulis, memberikan hadiah ketika anak anda tidak nakal. Penghargaan berupa reward sangat diperlukan untuk menambah semangat bahkan merubah prilaku seserang menjadi lebih positif!

KD mengatakan :” MINNARA pula mengajarkan tentang target-target hidup berupa impian-impian (impian menjadi dorongan).”

Jawab: Apakah KD tidak pernah bermimpi atau berkhayal? Kehidupan dunia modern dewasa inipun diciptakan oleh para pemimpi dan penghayal. Pesawat terbang, mobil, kereta api , radio, televisi, pesawat telepon, pembangkit listrik dan berbagai fasilitas kehidupan modern dewasa ini berasal dari imajinasi dan khayalan para pemimpi. Orang besar selalu melihat sesuatu didalam fikirannya sebelum orang lain melihatnya, lalu mereka mewujudkan impiannya itu ke alam nyata. Pesawat terbang tercipta dari mimpi dua bersaudara Wright. Bola lampu listrik yang menerangi dunia muncul dari mimpi Thomas A Edison. Dan banyak lagi temuan menakjubkan didunia ini yang lahir dari para pemimpi dan penghayal. Kesimpulannya justru Impian yang menjadi dorongan adalah pola yang sangat bagus bukannya kita benci wahai Bung Dicky.

 

KD Mengatakan :MINNARA pun mengajarkan untuk selalu mencuri ilmu dan mencontek hasil orang lain dengan istilah “referensi”.

Jawab : Ini lagi bentuk kebodohan KD! Dia mengatakan referensi adalah mencontek dan mencuri ilmu?? Hehehehehe ini adalah bentuk paling dungu manusia dalam memahami karya ilmiah. Coba katakan pada setiap peneliti ilmiah bahwa referensi itu mencontek dan mencuri saya menjadim opini bodoh KD akan mereka tertawakan!

Saya memang tidak melihat tulisan-tulisan KD menggunakan referensi dan itu membuktikan tulisan KD bukan karya ilmiah yang bisa dipertanggung jawabkan secara intelektual!

Tulisan KD karena lebih banyak opini pribadinya. Kita tidak bisa mengkritisi kebenaran opini-opini yang KD. Semua tulisannya perlu dicek fakta-fakta yang tertulis, apakah memang fakta tersebut benar-benar fakta, atau fakta yang dibuat-buat saja. Lihat, apakah ada sumber atau referensi yang digunakan atau tidak, kalau ada, telusuri.

Adanya referensi, sumber kutipan, dsb adalah wajib. Sehingga tulisan tersebut bisa dipertanggungjawabkan fakta/kebenarannya, sehingga boleh disebarluaskan sebagai ilmu pengetahuan. Ensiklopedia online Wikipedia, dimana setiap orang bisa berkolaborasi (baca: mengeditnya), selalu mensyaratkan artikel yang ada harus memiliki referensi dan sumber yang jelas. ((Mengapa Sumber Diperlukan, http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Kutip_sumber_tulisan, 28 Mei 2008))

KD sangat membangga-banggakan Huruf dan angka lemurian dibandingkan dengan huruf dan angka hijaiyah sebagai bahasa Al-Qur’an. KD mengatakan:” Huruf Lemurian merupakan huruf yang pertama kali digunakan dan menjadi cikal bakal huruf yang dipakai kita sekarang ini, mulai dari huruf latin, arab, dan lain sebagainya. Huruf Lemurian bukanlah huruf biasa. Huruf ini sejalan dengan naik turunnya gelombang pikiran dan kode gen manusia. Huruf Lemurian adalah gambaran dari gelombang otak, bahasa telepati, pergerakan air, dan pancaran kekuatan, gelombang, frekwensi dan semua yang bersifat alami.”

Jawab :

Apakah KD tidak tahu bahwa sesungguhnya Huruf hijaiyah dan bahasa Arab justru merupakan huruf dan bahasa tertua di dunia. bahasa Arab adalah bahasa tertua yang hidup di dunia, dan merupakan bahasa asli dari banyak bahasa, bahkan ada teori yang menyatakan bahwa “bahasa Arab merupakan asal dari bahasa-bahasa” dan mereka yang mengadopsi teori ini berlandaskan pada kenyataan bahwa orang Arab dapat melafalkan suara apapun dalam bahasa manapun di dunia dengan mudah, di lain pihak banyak orang-orang bukan-Arab yang kesulitan mengucapkan beberapa huruf Arab yang tidak terdapat dalam bahasa asli mereka (contohnya huruf dhad tidak digunakan dalam bahasa manapun di dunia, dan bahasa Arab sering disebut sebagai bahasa dhad).

Dalam ribuan tahun, sedikit perubahan terjadi pada bahasa ini, dan bahasa ini selalu sesuai pada setiap jaman, menembus berbagai peradaban yang menggunakannya sebagai bahasa asli mereka. Bahkan, bahasa Arab memiliki pengaruh yang besar dalam sebagian besar bahasa yang ada di masa kini. Mungkin, sumbangan bahasa Arab yang paling jelas pada kemanusiaan adalah angka Arab (0,1,2,,3,…), tanpa menyebutkan bahwa banyak kata-kata Arab yang digunakan oleh banyak bahasa pada saat ini (algoritma, sugar, coffee, kopi, alamat, kabar, dan daftar ini terus berkelanjutan….).

Tidak tahukah KD bahwa jika membaca satu huruf hijaiyah dalam Al-Qur’an akan mendapat satu pahala? Tolong tunjukkan pada saya dalilnya membaca satu huruf lemurian akan mendapat pahala dari Allah Ta’ala? Rasul bersabda : “Barangsiapa membaca 1 huruf Kitabullah (Al Qur’an) maka baginya 1 kebaikan, sedangkan 1 kebaikan dapat dilipat gandakan menjadi 10 kebaikan semisalnya. Aku tidak mengatakan Alif Laam Miim itu 1 huruf. Akan tetapi Alif itu 1 huruf, Laam itu 1 huruf dan Miim itu 1 huruf.” [H.R At Tirmidzi dan dishahihkan asy-Syaikh Al Albani].

KD mengatakan : Lemurian bukanlah huruf biasa. Huruf ini sejalan dengan naik turunnya gelombang pikiran dan kode gen manusia. Huruf Lemurian adalah gambaran dari gelombang otak, bahasa telepati, pergerakan air, dan pancaran kekuatan, gelombang, frekwensi dan semua yang bersifat alami.”

Jawab : Memang bukan huruf biasa tapi aneh dan tidak cocok untuk digunakan dimasyarakat

Lihat bentuk huruf lemurian sangat rumit, sulit, berkelok-kelok tidak simetris dan praktis, jika dipaksakan menulis dalam huruf lemurian saya menjamin orang akan muntah karena pusing kepala. Bandingkan kerapian, kesimpelan, kemudahan dengan huruf hijaiyah dibawah ini :

Kata-kata KD diatas ujung-ujungnya ya ilmu metafisis dan kekuatan mistis, huruf lemurian bagi diri saya adalah huruf dajjal yang akan menyesatkan umat manusia daripada mempelajari huruf hijaiyah yang jauh bermanfaat dan berpahala dan huruf lemurian jika dibukukan akan menjadi kitab suci Piramida Dajjal (Novel Akhytirema)

Kata-kata KD diatas adalah Cuma bisa berteori kosong dan sama sekali tidak bernilai ilmiah karena tidak ada penelitian ilmiah yang menjadi dasar perkataannya.

Bandingkan keindahan, kerapian, kemudahan, kenyamanan, ketenangan fikiran tulisan huruf hijaiyah dengan tulisan huruf lemurian
contoh penulisan huruf lemurian

contoh penulisan huruf hijaiyah

Kepada murid-murid Hikmatul Iman, saya sarankan pelajarilah cara menulis dan membaca huruf hijaiyah dan bahasa Arab sebab akan lebih berniat ibadah, berguna bagi diri kalian didunia dan akhirat kelak. Jangan bersikap ekstrim seolah-olah KD selalu benar dan tidak bisa dikritik, bersikaplah kritis jangan menjadi robot yang selalu disetir KD demi keuntungan pribadi dan kejayaan juga keterkenalan KD.

Maraji’:

http://izlanlemuria.blogspot.com/2011/05/huruf-lemurian-dan-tips-menjadi-manusia.html

http://izlanlemuria.blogspot.com/2011/11/mengenal-huruf-dan-angka-lemurian.html