RHEM di novel ARKHYTIREMA dikatakan sebagai kondisi ketika planet-planet atau benda-benda lainnya berada satu garis dengan matahari atau planetary alignment.

RHEM di Novel ARKHYTIREMA

Saya mencoba menanggapi tentang planetary alignment yang ditulis dalam “KITAB SUCI” Arhytirema yang  menjelaskan bahwa planetary alignment akan menimbulkan gaya gravitasi luar biasa sampai 6 kali lipat. salah satunya adalah dari sini sumber berita heboh

Menurut saya ini hoax, kenapa?

1. Di NASA tidak ditemukan artikel apapun yang menyebut2 planetary alignment, artikel sumber (bangkapos) juga tidak mencantumkan link-nya.

2. Klaim

1. Laut akan mengalami pasang naik, kemungkinan laut akan meluap,

2. Berat benda akan meningkat 6 kali lipat (jika kita menimbang benda 1 kg akan jd 6 kg, jika berat badan 50 kg akan jadi 300 kg),

3. Semua benda akan tertarik ke permukaan bumi. Jika kita melempar sesuatu, maka benda tidak akan bergerak ke atas namun kebawah. Burung, kelelawar, dan lain-lain yang terbang dalam jarak 1 km dari permukaan bumi akan langsung tertarik dan jatuh.

Kelihatannya si penulis artikel berpikir bahwa bumi ini datar dan semua gravitasi akan mengarah ke bawah (atau keatas dalam kasus pasang naik).


jangan lupa bahwa bumi berbentuk bulat, jadi kalau memang akan ada gaya gravitasi sebesar itu maka yang terjadi di belahan bumi lainnya (seharusnya) adalah:

1. Laut akan mengalami pasang surut, kemungkinan laut akan menyusut,
2. Berat benda akan menyusut 6 kali lipat (jika kita menimbang benda 6 kg akan jd 1 kg, jika berat badan 60 kg akan jadi 10 kg),Jika kita melempar sesuatu, maka benda akan terus bergerak ke atas.
3. Semua benda akan terlempar dari permukaan bumi. Burung, kelelawar, dan lain-lain yang terbang dalam jarak 1 km dari permukaan bumi akan langsung terlempar ke angkasa

3. Kekuatan gravitasi planet-planet terhadap bumi.

kekuatan gravitasi relatif planet2 di tatasurya terhadap bumi bergantung pada 2 hal, yaitu massa planet dan jaraknya dari bumi.
dengan perhitungan tersebut, maka didapat tabel kekuatan gravitasi sebagai berikut:

Mercury 0.00008
Venus 0.006
Mars 0.0002
Jupiter 0.01
Saturn 0.0007
Uranus 0.00002
Neptune 0.00001
Pluto 0.0000000006
Moon 1.0

semua angka diatas adalah perbandingan relatif dengan kekuatan gravitasi bulan (bulan = 1). Jadi, kalaupun semua planet berada dalam posisi sejajar, total kekuatan gravitasinya = 0.017 kali gravitasi bulan. terlalu kecil untuk menimbulkan dampak yang disebutkan sumbernya dari sini

sumber: kaskus

Beritanya

berita2.com (Jakarta) Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional membenarkan bahwa sejumlah planet seperti Mercurius, Venus, Mars, dan Saturnus akan tampak berada dalam satu garis lurus pada Selasa malam (6/7/2010). SMS berantai yang menyebutkan akan terjadi peristiwa luar biasa adalah hoax (bohong)

“Selasa malam ini akan terlihat lebih jelas dalam satu garis lurus, khususnya setelah Mercurius terbenam pukul 18.30 WIB, kemudian sekitar pukul 21.00 WIB menyusul Venus terbenam, lebih malam lagi Mars dan Saturnus,” kata peneliti bidang Matahari dan Antariksa Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa LAPAN Abd Rahman, MSi yang dihubungi dari Jakarta, Selasa (6/7/2010).

Menurut dia, hal seperti itu adalah hal biasa, bukan sesuatu yang langka dan membawa dampak buruk bagi bumi seperti yang sedang disebarkan melalui pesan singkat (SMS) atau pun layanan messenger.

Rahman menjelaskan, delapan planet yang mengitari matahari di tata s urya ini memang berada dalam satu bidang ekliptika, sehingga jika dilihat dari bumi, maka memang akan mungkin untuk terlihat dalam satu garis lurus.

“Diibaratkan delapan planet ini merupakan bola-bola yang terletak pada satu meja datar, meskipun berserakan tetapi jika dilihat dari satu posisi dari sudut pandang suatu bola tertentu yang juga ada di meja itu, maka bisa saja seolah berada pada satu garis lurus,” katanya.

Sebelumnya dalam berita berantai disebutkan: Menurut NASA tepat pukul 5:00 pm waktu Greenwich atau pukul 12:00 WIB tengah malam ini (tanggal 6 Jul 2010) planet Merkurius, Bumi, Venus, Uranus dan Neptunus berada tepat satu garis dengan Matahari. Hal ini terjadi 20.000 ribu tahun sekali.

Akibatnya gaya gravitasi menjadi bertambah enam kali lipat, sehingga pada saat itu akan terjadi fenomena luar biasa, yakni: 1. Laut akan mengalami pasang naik, dan kemungkinan laut akan meluap, 2. Berat benda akan meningkat enam kali lipat, 3. Semua benda akan tertarik ke permukaan bumi.

Disebutkan juga NASA sudah memperingatkan semua perusahaan penerbangan agar tidak “take off” pada jam tersebut karena fenomena ini akan berlangsung sekitar 10 menit.

Menanggapi hal itu, Rahman menegaskan, bahwa berita tersebut hanya “hoax” atau berita bohong, karena fenomena yang terjadi beberapa malam tersebut tidak akan berdampak apapun.

“Sebenarnya planet-planet yang tampak berada pada satu garis lurus itu terjadi beberapa hari ini, tetapi malam ini akan tampak paling jelas,” katanya sambil menambahkan bahwa NASA tidak akan memberi pernyataan seperti itu.

PERUBAHAN KUTUB BUMI PADA TAHUN 21 DESEMBER 2012

Menurut KD dan HI, pada akhir tahun ini, 21/12/2012, diperkirakan akan terjadi bencana (yang disalahartikan sebagai kiamat oleh Bangsa Maya) karena bumi dalam kondisi RHEM. Kang Dicky sudah membagikan ilmu khusus pada murid-murid HI untuk mengatasi bencana besar ini.

Ini pernah Kang Widjojo bahas di Facebook dan memancing banyak komentar dari murid HI.

Hikmatul Iman meyakini bahwa pada 21 Desember 2012 kutub utara dan kutub selatan (akan tertukar), menyebabkan kutub utara dan selatan akan meleleh dan menimbulkan banjir besar. Setelah itu akan ada jaman es kedua dan ketua kutub pun akhirnya berganti.

HI telah mengantisipasi ini dengan menembakkan software RHABAQOLTRA ke angkasa untuk mencegah kejadian ini atau setidaknya menimalkan efeknya.

Apakah 7 miliar manusia penghuni bumi ini bisa diselamatkan oleh Hikmatul Iman? Kita tunggu saja hasilnya.

Sumber: Facebook HIW

Ramalan hari kiamat 2012, Bumi menjadi deathtrap karena mengalami “pergeseran kutub” adalah HOAX yang diyakini oleh KD dan murid-murid Hikmatul Iman.

Diyakini Kedua kutub akan bertukar tempat, ini menyebabkan semua siklus menjadi terbalik dan kacau. Siklus iklim berubah drastis, perputaran rotasi bumi berlawanan dari semestinya yang kemudian menyebabkan bumi keluar dari jalurnya, Bumi menjadi tempat yang sangat tidak cocok dengan makhluk hidup, dan lain-lain.

Para ilmuwan sangat menolak dan tidak sependapat jika pertukaran kutub terjadi seketika seperti skenario. Tetapi beberapa peneliti memang berspekulasi bahwa pergeseran yang halus bisa terjadi, misalnya jika distribusi massa pada atau di dalam bumi berubah secara radikal, maka perubahan medan magnetis mungkin akan terjadi.

Jika dilihat dari kondisi pergerakan lempengan dan medan magnetis bumi sekarang, kemungkinan terjadinya hal seperti itu memang ada. Namun perlu diadakan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini untuk dapat memastikannya.

Ahli geologi Universitas Princeton Adam Maloof mengatakan, “semua itu sangat mungkin terjadi, namun sangat mustahil jika perubahan/pergeseran kutub akan terjadi dalam periode singkat (1-2tahun), semua proses itu sangatlah lamban dan memakan waktu jutaan tahun. Cukup lambat sehingga manusia tidak akan merasakan gerak perubahan lempeng tektonik tersebut”. Demikian ungkapnya.
lihat di http://rensenpelawi.blogspot.com/2009/11/teori2-kiamat-2012-dan-sanggahannya.html

Jika memang akhirnya ketika melewati 21-12-2012 tidak terjadi pergeseran kutub maka Kang Dicky dengan entengnya akan mengatakan “Sayalah yang membuat bencana pergeseran kutub bumi tak terjadi sebab sudah menembakkan software RHABAQOLTRA ke angkasa untuk mencegah kejadian tersebut”

Ujung-ujungnya KD kembali didewakan oleh oknum Murid-Murid HI, padahal software metafisika RHABAQOLTRA juga tak terbukti secara ilmiah/cuma sekedar halusinasi belaka………….