Semakin banyak bukti tentang penyimpangan paham HI yang terbuka ke umum. Berawal dari diskusi grup Facebook tentang bentuk Allah.

Diskusi bentuk Allah

Tuhan Allah bersifat wujud, lalu bentukNya apa n dmn Dia berada??

Sumber: Diskusi di Grup Facebook

Tenaga Dalam Nabi Musa as dan Rasul SAW

Muncul jawaban dari salah satu murid HI yang berkaitan dengan tenaga dalam Nabi Musa as dan Rasul SAW. Diklaim bahwa Nabi Musa as memiliki tenaga dalam sebesar 40%. Mukjizat yang dilakukan Nabi Musa adalah hasil dari Tenaga Dalam.

Tenaga Dalam Nabi Musa as dan Rasul SAW

Ketika Musa ingin melihat wujud Allah SWT, Dia memperlihatkan bahwa sedikit saja radiasi-Nya bisa menghancurkan gunung Tursina dan kemampuan tubuh nabi Musa tidaklah cukup, sehingga tidak akan tahan meski untuk melihatnya.

Ini menunjukan bahwa Alam ini tidak memenuhi syarat untuk diperlihatkan wujud Dia sebenarnya, dan kemampuan nabi Musa 40%, belum mampu untuk berhadapan langsung. Kemampuan 40% itu seperti Supermen, bisa terbang kemana2, bisa membelah laut, merubah DNA kayu jadi ular, membuat laser dari mata, dll…

Rasulullah memiliki tingkatan energi jauh diatas 100%, ini kenapa beliau dapat mencapai tempat dimensi ARSY, dan mampu berhadapan dengan-Nya.

Sumber: Diskusi di Grup Facebook

Rasul SAW Adalah Orang Lemurian

Berikutnya, ada komentar yang menjelaskan bahwa Rasul SAW adalah Bangsa Lemurian yang diciptakan langsung oleh Allah SWT.

rosululloh orang lemurian langsung diciptakan oleh Alloh

Sumber: Diskusi di Grup Facebook

Penjelasan ini juga menegaskan penemuan kami sebelumnya tentang keberadaan Nabi Muhammad SAW dengan nama HAMMADZ di Novel ARKHYTIREMA Buku Kesatu.

HAMMADZ: Manusia yang dipercaya oleh Bangsa LEMURIAN sebagai yang menyempurnakan ajaran WISHNU mereka. HAMMADZ diyakini menguasai teknologi bangsa LEMURIAN, atau lebih dikenal dengan bangsa MU. Kemampuan HAMMADZ di atas kemampuan bangsa LEMURIAN, karena langsung dibentuk oleh Sang Pencipta dan tidak ada campur tangan dari Bangsa LEMURIAN.

Glosarium Novel Arkhytirema Buku Kesatu Halaman 27

Sumber: HIW

Penutup

Tidak ada sedikit pun alasan bagi KD dan Murid HI bahwa ini semua hanya tafsiran atau khayalan pribadi oknum HI. Sudah terlalu banyak bukti yang kami tunjukkan di sini. Dalam momentum Bulan Ramadhan ini, saatnya bagi kalian untuk bertobat dan kembali ke pemahaman yang lurus.