Spiderman

Alkisah ada seorang mahasiswa pintar dengan kemampuan fisik biasa bernama Peter Parker yang secara tidak sengaja disengat laba-laba yang telah dimutasi oleh ilmuwan ahli rekayasa DNA. Besoknya, sengatan dari laba-laba aneh ini memberinya kekuatan super.

Peter Parker sekarang memiliki kemampuan fisik yang luar biasa. Di kulitnya tumbuh bulu-bulu halus yang memungkinkan Peter memanjat gedung tinggi dan menempel di permukaan tembok. Dari tangannya, Peter bisa menyemprotkan lem super kuat yang bisa membentuk jaring laba-laba. Peter juga memiliki indra laba-laba yang memungkinkannya mendeteksi bahaya yang akan terjadi. Peter pun tergerak menggunakan kekuatannya untuk memberantas kejahatan secara rahasia dengan menggunakan kostum merah biru bermotif laba-laba. Orang-orangnya mengenalnya sebagai Spiderman.

Tentu saja semua orang tahu bahwa ini hanya cerita komik fiksi. Tapi, ternyata sebagian orang meyakini bahwa Spiderman adalah tokoh nyata. Sebut saja di antara mereka adalah Pak TD. Walaupun keyakinan mereka terlalu aneh untuk dipermasalahkan, ternyata tetap saja ada orang-orang yang ingin membantahnya. Sebut saja orang ini adalah Widjojo. Mari kita simak dialog mereka.


Dialog ini hanya khayalan semata.

TD: Aku sangat yakin bahwa kemampuan Spiderman itu nyata.

Widjojo: Aneh sekali pikiranmu. Spiderman itu khayalan. Spider-Man adalah tokoh pahlawan super fiksi yang diciptakan dari imajinasi Stan Lee. Dia orang yang sama yang membuat komik X-Men, Hulk, Avenger, dan Iron Man yang saat ini sudah ada filmnya.

TD: Coba apa buktinya?

Widjojo: Banyak sekali buktinya. Coba lihat di situs resmi Spiderman, Wikipedia.

TD: Kamu ini terlalu banyak browsing internet. Pikirannya tertutup, tidak bisa menerima pemikiran baru. Selalu taqlid, yang dipikirkan hanya referensi, referensi, dan referensi saja.

Kesimpulan: Jangan terlalu banyak mencari referensi dari luar. Gunakanlah kemampuan otakmu dengan sumber informasi tunggal dari kami.

Selama seseorang mau berlatih, siapa pun bisa memiliki kemampuan super. Yang penting mau mengaktifkan Tenaga Dalamnya dan rajin melatihnya.

Widjojo: Faktanya, tidak ada satu pun contoh kasus ada manusia yang memiliki kemampuan seperti Spiderman. Bagaimana menurutmu?

TD: Apa yang tidak mungkin jika Allah menghendaki? Tidak meyakini kemampuan super manusia sama saja dengan mengingkari kemahakuasaan Allah swt. Allah menciptakan manusia dengan sempurna, semua fasilitas tubuh untuk hidup di bumi ini sudah lengkap.

Kesimpulan: Manusia diciptakan sempurna. Kemampuannya juga sempurna.

Widjojo: Hingga saat ini banyak orang yang telah berlatih TD tapi tidak ada yang mendekati apalagi menyamai kemampuan Spiderman. Bahkan ada pengakuannya dari mantan murid perguruan Tenaga Dalam yang telah latihan selama 10 tahun. Bukankah ini bukti nyata bahwa kemampuan Spiderman hanyalah khayalan?

TD: Latihannya tidak bener. Kurang konsentrasi. Coba kalau terus latihan. Jangan memikirkan hasil tapi fokus pada prosesnya. Insya Allah pasti berhasil. Contoh saya yang rajin latihan Tenaga Dalam bahkan lebih dari 10 tahun. Saya telah merasakan manfaatnya.

Kesimpulan: Teruslah latihan. Jangan dulu memikirkan bukti. Cukup yakin saja bahwa metode latihan ini sudah mutlak benar.

Widjojo: Kamu sendiri sudah lama latihan Tenaga Dalam, lebih dari 10 tahun. Sudahkah memperoleh kemampuan Spiderman?

TD: Ilmu saya masih rendah, tapi bukan berarti Tenaga Dalam tidak mampu menghasilkan kemampuan Spiderman. Guru utama perguruan saya sangat hebat. Dia punya kemampuan Tenaga Dalam sangat tinggi. Nah, dialah yang saat ini sudah memiliki kemampuan Spiderman.

Kesimpulan: Jangan menilai kualitas Guru Utama dari murid-muridnya.

Widjojo: Ada buktinya?

TD: Tentu saja. Saya pernah melihatnya membakar kertas jarak jauh, menghancurkan batu kali, memecahkan kikir. Saya bersumpah telah melihatnya dengan mata kepalaku sendiri.

Widjojo: Apakah demo itu dilakukan secara terkontrol? Misalnya, semua alat telah diperiksa oleh pihak yang netral untuk menghindari manipulasi, ada rekaman videonya sehingga bisa dilihat dari berbagai sudut.

TD: Tidak. Ini hanya dilakukan untuk contoh saja. Guru kami tidak ingin pamer kekuatan.

Kalau kamu ingin bukti, silakan serang saja guru kami dengan senjata tajam. Nanti akan terlihat kemampuan sesungguhnya. Tapi, jangan salahkan jika kemudian kamu terbunuh, wajar saja jika guru kami membela dirinya. Di dunia persilatan memang peraturannya hanya satu, tidak ada peraturan.

Kesimpulan: Coba pancing mereka untuk melakukan perbuatan kriminal. Tidak berani menyerang Guru Utama sama saja dengan mengakui kehebatannya dan mereka adalah pengecut.

Widjojo: Hmmm…. Sekali lagi, tidak ada satu pun contoh kasus ada manusia dengan kemampuan Spiderman.

TD: Ada, tapi mereka sembunyi. Biasanya orang dengan kemampuan super tidak perlu menunjukkan kekuatannya. Mereka lebih suka terlihat normal dan bekerja demi umat bukan berkoar-koar ngomong di blog seperti kamu. Info keberadaan mereka disembunyikan oleh orang-orang keturunan Atlantis agar taraf berfikir masyarakat mundur dan terus merasa sebagai orang lemah.

Widjojo: Coba tunjukkan buktinya!

TD: Tidak akan terlihat karena ada konspirasi untuk menyembunyikan ini. Yang penting kita harus terbuka jangan hanya terpaku pada tafsir-tafsir kuno saja.

Kesimpulan: Bukti selalu ada tapi tersembunyi.

TD: Sekarang saya yang tanya. Ada tidak bukti bahwa manusia tidak mungkin memiliki kemampuan Spiderman?

Widjojo: Loh! Harusnya yang mengklaim keberadaan kemampuan Spiderman-lah yang menunjukkan buktinya.

TD: Tidak bisa kan? Jadi, akui saja kalau kemampuan Spiderman itu mungkin.

Widjojo: Misalnya, saya katakan ada manusia yang bertubuh setengah kuda dan seperempat cacing. Apa logis kalau saya minta bukti bahwa tidak mungkin ada manusia bertubuh setengah kuda dan seperempat cacing? Bukankah seharusnya saya yang menunjukkan keberadaan manusia bertubuh setengah kuda dan seperempat cacing?

TD: ….

Widjojo: Tokek bisa menempel di dinding karena memiliki struktur kaki yang unik. Kakinya berfungsi seperti semacam vacum yang menyedot udara sehingga bisa menempel kuat ke dinding bahkan dalam kondisi vertikal. Manusia tidak memiliki fasilitas itu.

kaki tokek

TD: Manusia lebih canggih dari tokek. Manusia telah diciptakan secara sempurna, tinggal Tenaga Dalamnya diaktifkan saja. Dengan tenaga dalam 100&, manusia bisa membuat medan anti gravitasi dengan memutar panas tubuhnya.

Widjojo: Coba tunjukkan referensi ilmiah yang bisa menunjukkan ini.

TD: Ckckckc…. Referensi, referensi, referensi lagi. Contekan, contekan, contekan lagi. Gunakanlah akal fikiranmu Widjojo. Ilmu pengetahuan saat ini masih rendah, konsep anti-gravitasi ini masih belum dikenal.

إِنَّ فىِ خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَ الْأَرْضِ وَ اخْتِلَافِ الَّيْلِ وَ النَّهَارِ وَ الْفُلْكِ الَّتىِ تجَْرِى فىِ الْبَحْرِ بِمَا يَنفَعُ النَّاسَ وَ مَا أَنزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِن مَّاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتهَِا وَ بَثَّ فِيهَا مِن كُلّ‏ِ دَابَّةٍ وَ تَصْرِيفِ الرِّيَحِ وَ السَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَ الْأَرْضِ لاََيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُون‏

“Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi; dan pertukaran malam dan siang; dan (pada) kapal-kapal yang belayar di laut dengan membawa benda-benda yang bermanfaat kepada manusia; demikian juga (pada) air hujan yang Allah turunkan dari langit lalu Allah hidupkan dengannya tumbuh-tumbuhan di bumi sesudah matinya, serta Ia biakkan padanya dari berbagai-bagai jenis binatang; demikian juga (pada) peredaran angin dan awan yang tunduk (kepada kuasa Allah) terapung-apung di antara langit dengan bumi; sesungguhnya ada tanda-tanda (yang membuktikan keesaan Allah, kekuasaanNya, kebijaksanaanNya, dan keluasan rahmatNya) bagi kaum yang menggunakan akal fikiran (Al Baqarah: 164)”.

Kesimpulan: Dalil yang menunjukkan keutamaan akal adalah cara mudah untuk menunjukkan bahwa mereka tidak befikir.

Widjojo: Kalau begitu tolong jelaskan bagaimana konsep anti-gravitasi ini secara lebih mendalam?

TD: Lebih baik kamu temui langsung guru saya. Ngobrol langsung dengan baik-baik. Jangan menyerang saja di belakang. Dia tidak NATO (No Action Talk Only), punya pasien dan kesibukan lain untuk umat.

Kesimpulan: Karena menulis dan berbicara dianggap bukanlah aktivitas perbuatan.

Widjojo: Kalau memang teori ilmiah, tentu bisa dijelaskan dengan mudah? Penjelasan ini tentu tidak perlu harus langsung oleh satu-satunya guru saja.

TD: Ini kan belum go public. Pengetahuan tentang ini memang belum disebarkan ke masyarakat luas. Bahkan masih banyak pengetahuan agama yang belum bisa kami tunjukkan ke umum. Misalnya bahwa 90% hadits yang beredar saat ini adalah palsu, penelusuran kekuatan hadits bisa lebih efektif dilakukan dengan ngimpleng, Nabi Adam as saat ini masih hidup dan Nabi Yunus as sebetulnya tidak ditelan ikan raksasa tapi masuk ke kapal selam canggih.

Widjojo: Apa dalil-dalilnya?

TD: Dalilnya adalah ayat yang pertama turun. Iqra’. Ini perintah untuk bukan sekadar membaca tapi juga mengamati alam semesta dengan memaksimalkan seluruh potensi Tenaga Dalam manusia. Salah satunya dengan time travel dan ngimpleng.

Widjojo: Kalau begitu kamu bisa time travel, ngimpleng ke masa rasul dan melihat masa kehidupannya?

TD: Jangan dibicarakan di sini. Takutnya terjadi fitnah.

Widjojo: Bagaimana dengan pembuktian Tenaga Dalam?

TD: Datang saja langsung. Tabayyun.

Widjojo: Bagaimana dengan pembuktian ilmu agama?

TD: Datang saja langsung. Tabayyun.

Widjojo: Bagaimana dengan pembuktian Sains?

TD: Datang saja langsung. Tabayyun.

Kesimpulan: Tabayyun adalah cara terakhir untuk menghentikan diskusi.

Widjojo: Mulai sekarang, pemikiran aneh kamu dan gurumu akan saya bongkar agar diketahui umum kesalahannya. Jalan pikiran kamu itu ngaco, menyimpang dari akal sehat.

TD: Dasar Wahabi! Kerjanya hanya memecah umat. Jangan seenaknya menuduh kafir yah! Ingat bahwa perbuatan dan perkataanmu akan dipertanggungjawabkan di akhirat.

Widjojo: ….

Kesimpulan: Tuduhan Wahabi dan Takfiri adalah cara termudah untuk menghentikan pertanyaan rumit.

TD: Teman-teman. Maklumi saja komentar dari Widjojo cs keturunan Atlantis yang banyak sel otaknya tidak aktif. Kita yang lebih cerdas, memiliki Tenaga Dalam lebih tinggi dan terbuka pada pemikiran-pemikiran baru, harus memakluminya.

Turunkan ego maklumi orang lain. Hal ini sulit dimengerti oleh mereka yang justru sangat “menomorsatukan nafs” , karena nafs sangat pandai membuat “pembenaran” agar terlihat “baik dan indah”.

Ingat! Ada “konspirasi besar” untuk memundurkan umat dengan menjejali berbagai macam informasi yang seolah-olah terlihat “benar” agar kita berpikir menjadi “terbalik”.

Kesimpulan: Biasakan untuk mengakhiri diskusi dengan pesan-pesan filsafat.