Pengantar Admin : terus terang saya kagum dengan ilmu dan pemikiran Bung Ryo yang sangat kritis namun ilmiah, saya tidak pernah berfikir atau terfikirkan untuk membedakan antara science dan pseudosciance hikmatul iman, namun Bung Ryo mampu memadukannya dengan sangat baik sekali. Berikut ini penjelasan beliau

Pembahasan

Disusun Oleh Ryo (Mantan Anggota Hikmatul Iman)

SCIENCE: Dapat berubah dengan ditemukannya bukti-bukti penemuan dan penelitian baru.
PSEUDOSCIENCE: Fixed ideas. Konsep dan teori yang ajeg sesuai ide penemunya

SCIENCE: Penuh dengan pengujian / peer review
PSEUDOSCIENCE: Menolak peer review
HI: Menolak pembuktian terbuka kepada umum dengan alasan menghabiskan waktu, tidak mau sombong, dan alasan2x lainnya.

SCIENCE: Merangkum dan menjembatani semua penemuan-penemuan yang ada
PSEUDOSCIENCE: Hanya mengambil comotan-comotan penemuan yang dianggap dapat mendukung ide
HI: mencomot teori-teori ATP, UFO, dan lain-lain sekenanya dan menyembunyikan/tidak mau mengakui temuan-temuan lebih lanjut tentang ATP dan lainnya.

SCIENCE: Kritik sangat dianjurkan
PSEUDOSCIENCE: Kritik dianggap konspirasi
HI: KD tidak dapat dikritik. Kritik terhadap HI adalah skenario besar untuk membodohi umat manusia.

SCIENCE: Percobaan dan hasil penelitian dapat diverifikasi dan diulang dengan hasil yang sama
PSEUDOSCIENCE: Tidak ada penelitian, tidak dapat diulang
HI: Demo yang spektakuler tidak dapat diulang, Pupuk Super, Obat Super, Hasil Latihan yang super hanya klaim saja.

SCIENCE: Membatasi klaim atas manfaat produk
PSEUDOSCIENCE: Klaim tanpa batas. Segala sesuatu bisa dilakukan hanya dengan sebuah temuan.
HI: Dengan TD dan TM dapat membelah lautan, merubah DNA, teleportasi, terbang, menjadi manusia energi, menjadi manusia super pintar, pawang hujan, anti gempa, dll dll

SCIENCE: Pengukuran dengan standar yang jelas dan akurat.
PSEUDOSCIENCE: Tidak ada pengukuran hasil
HI: Bukti TD & TM hanya dengan klaim bahwa banyak pasien yang datang ke rumah KD dan kemudian sembuh. Padahal belum tentu sembuh karena metode TD dan TM HI. Tidak ada metode pengukuran hasil yang akurat.