Sedikit demi sedikit, paham yang ada di Hikmatul Iman semakin terbuka tabirnya. Insya Alah, semua artikel kami yang membongkar Hikmatul Iman dapat dipertanggungjawabkan karena selalu disertai dengan data.

Sebelumnya, kami telah menyampaikan data dari seseorang yang kami yakini sebagai murid Hikmatul Iman berupa pernyataan bahwa Nabi Musa memiliki Tenaga Dalam 40%. Ini telah kami bahas di artikel Tenaga Dalam Nabi Musa as 40%, Rasul saw di atas 100%. Alhamdulillah, kami dimudahkan Allah dengan memperoleh satu lagi data yang semakin menguatkan apa yang kami sampaikan.

Mukjizat adalah Tenaga Dalam yang Tinggi

Mukjizat = Tenaga Dalam Tinggi

Status Dedi Misbah (Pelatih HI): Manusia adalah makhluk yang dilebihkan dari makhluk Allah SWT yang lain. Tubuh manusia mampu menghasilkan energi yang sangat luar biasa.

Salah satu doktrin dasar di Hikmatul Iman adalah manusia diciptakan Allah swt dengan sempurna. Dengan doktrin ini, semua dalil dan fakta yang menunjukkan kelemahan manusia langsung ditolak. Misalnya tafsir bahwa jin bisa masuk ke aliran darah manusia ditolak dengan alasan manusia adalah makhluk paling sempurna. Tafsir para ulama bahwa manusia tidak mampu melihat jin dimentahkan dengan alasan yang sama, manusia adalah makhluk paling sempurna.

Alfian Triadi: sebagai modal krna manusia ditunjuk sbgai khalifah dibumi ya kang?

Kang Dedi Misbah: Betul Kang Alfian.

“Sebagai gambaran, kemampuan 40% energi dari manusia adalah kemampuan untuk melakukan “mukjizat”, misalnya membelah laut, memutasikan DNA unorganic ke organik lain, seperti mengubah tongkat menjadi ular, melakukan teleport, melemahkan besi, dan lain sebagainya. Nabi dan Rasul yang diriwayatkan memiliki mukjizat, memiliki kemampuan energi yang besar.” [Kang Dicky ]

Alfian Triadi: apakah Nabi dan Rasul itu mengolah energinya sendiri sperti latihan TD, atau energi Nabi dan Rasul itu udah otomatis sperti itu kang?

Kang Dedi Misbah: Sudah diformat seperti itu

Alfian Triadi: ouh bgtu,

NUHUN kang..

Silakan kembali cermati kutipan dari Kang Dicky berikut:

“Sebagai gambaran, kemampuan 40% energi dari manusia adalah kemampuan untuk melakukan “mukjizat”, misalnya membelah laut, memutasikan DNA unorganic ke organik lain, seperti mengubah tongkat menjadi ular, melakukan teleport, melemahkan besi, dan lain sebagainya. Nabi dan Rasul yang diriwayatkan memiliki mukjizat, memiliki kemampuan energi yang besar.”

[Kang Dicky ]

Membelah laut dan mengubah tongkat menjadi ular adalah mukjizat Nabi Musa. Ini menguatkan temuan kami sebelumnya bahwa Nabi Musa diyakini Kang Dicky dan Hikmatul Iman memiliki tenaga dalam 40%.

Tenaga Dalam Nabi Musa as dan Rasul SAW

Teleport atau teleportasi adalah kemampuan berpindah tempat dengan seketika. Bisa jadi yang dimaksud di sini adalah kisah Nabi Sulaiman tentang seseorang yang memindahkan Singgasana Ratu Balqis.

قَالَ الَّذِي عِندَهُ عِلْمٌ مِّنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَن يَرْ‌تَدَّ إِلَيْكَ طَرْ‌فُكَ ۚ فَلَمَّا رَ‌آهُ مُسْتَقِرًّ‌ا عِندَهُ قَالَ هَـٰذَا مِن فَضْلِ رَ‌بِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ‌ أَمْ أَكْفُرُ‌ ۖ وَمَن شَكَرَ‌ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ‌ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَن كَفَرَ‌ فَإِنَّ رَ‌بِّي غَنِيٌّ كَرِ‌يمٌ ﴿٤٠

QS An Naml ayat 40: Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.

Yang dimaksud melemahkan besi bisa jadi adalah mukjizat Nabi Daud.

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ مِنَّا فَضْلًا ۖ يَا جِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ وَالطَّيْرَ‌ ۖ وَأَلَنَّا لَهُ الْحَدِيدَ ﴿١٠

QS Saba’ ayat 10: Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): “Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud”, dan Kami telah melunakkan besi untuknya,

Siapakah Dedi Misbah?

Sebagian pembaca yang mendukung Hikmatul Iman bisa jadi menyatakan bahwa ini hanyalah oknum dan bisa jadi informasinya salah. Oleh karena itu, kita perlu melihat kembali sumber informasi ini agar meyakinkan.

Kami memperoleh informasi valid bahwa ternyata Dedi Misbah adalah salah seorang Pelatih di Hikmatul Iman. Keterangan ini bisa diklarifikasi di situs resmi Pelatih Hikmatul Iman.

Pelatih Hikmatul Iman: Dedi Misbah

Nama Dedi Misbah juga dimuat di Novel ARKHYTIREMA sebagai editor novel.

Editor Novel ARKHYTIREMA: Dedi Misbah

Dengan informasi dari pelatih Hikmatul Iman yang tentu merupakan petinggi Hikmatul Iman, sulit diterima akal sehat jika informasi ini hanya dianggap sampah dan kami tetap dianggap memfitnah Hikmatul Iman. 🙂

Mari Kembali ke Pemahaman Yang Benar!

Kami akui bahwa sulit sekali bagi mereka yang telah terdoktrin oleh Kang Dicky untuk menerima kritikan kami. Tapi setidaknya, kami masih bisa mengingatkan masyarakat umum dan para anggota baru Hikmatul Iman untuk mewaspadai pemikiran-pemikiran Hikmatul Iman. Bukti dari kami semakin jelas menunjukkan bahwa Hikmatul Iman bukan sekadar Lembaga Seni Bela Diri tapi juga membawa pemahaman-pemahaman agama yang baru dan tidak bersumber dari dalil-dalil kuat.