Wilman Ramdani, KH Amidan, dan Novel Arkhytirema
Wilman Ramdani, KH Amidan, dan Novel Arkhytirema

Setelah kami mempublish foto admin dengan Sekretaris Umum MUI Jawa Barat, murid Hikmatul Iman membalasnya dengan foto Novel Arkhytirema yang diserahkan pada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Amidan. Apakah ini berarti pihak Hikmatul Iman telah dengan gagah berani menjelaskan sejarah nabi versi baru dan diakui oleh MUI Pusat?

Ternyata Hanya Menyerahkan Novel Saja!

Admin menindaklanjuti dengan mempertanyakan sejauh mana data yang disampaikan pada MUI Pusat.

tipu-arkhytirema-3

Mohammad Jeprie

Apakah dijelaskan bahwa novel ini membahas kisah nyata ARKHYTIREMA yang bertemu dengan nabi Adam, nabi Khidr, kemudian hibernasi setelah kemunculan nabi muhammad. Sudahkah beliau mengkaji novel ini sebagaimana yang dilakukan anggota pengkajian Fatwa MUI cianjur?

tipu-arkhytirema-4

Asisten Pelatih Hikmatul Iman di kota admin menjawab dengan menyatakan memberi penjelasan sebagaimana yang admin lakukan pada pihak MUI itu tidak ubahnya dengan menghasut. Menurutnya, cara terbaik adalah hanya memberikan novel untuk dibaca tanpa ada pengarahan.

Ada sedikit pertanyaan tentang pertanggungjawaban pelaporan yang dilakukan admin pada MUI. Saya dan pihak MUI tegas menjawab bahwa kami bertanggung jawab penuh dan yakin atas kebenarannya.

Aris Aprilliano El-Raa’if

Penjelasan seperti bagaimana maksud akang? Penjelasan seperti yang akang lakukan kepada orang-orang? Mohon maaf kang klo yg seperti itu namanya bukan menjelaskan tapi mengarahkan atau kata yg lebih familiar nya menghasut orang untuk sama pandangannya pemikirannya pendapatnya seperti akang. Jadi yang kami lakukan memberikan novel ini untuk dibaca dan dikaji tanpa diarahkan, agar yang baca nya jadi objektif tidak mencap semena2. Yang jadi pertanyaan saya dengan cara2 yg telah akang lakukan dan akang yakini benar ini apakah sudah siap dengan pertanggung jawabannya di dunia dan akherat? Mangga dipikirkan baik2 sebelum terlambat

Admin jelaskan bahwa pemberian novel seharusnya disertai dengan penjelasan sebagaimana yang disampaikan Kang Dicky dalam dialog-dialognya. Admin telah memberikan beberapa rekaman Open Dialog Kang Dicky pada pihak MUI. Jika tindakan admin ini dikatakan menghasut MUI, maka yang dilakukan Kang Dicky pun sebetulnya sama, menghasut murid-muridnya. Kenapa Kang Dicky boleh menjelaskan pada murid-muridnya. Tapi, kenapa ketika admin menjelaskan hal yang sama pada MUI dikatakan menghasut?

tipu-arkhytirema-5

Mohammad Jeprie

Penjelasan sebagaimana yang diungkapkan KD dalam Open Dialog.

Rian Umbara

Berani nggak kalau ngasih rekaman Open Dialog dan video Open Dialog kang Dicky ke para ulama? Saya bertaruh bahwa orang2 HI gak akan berani karena pasti akan ketahuan sesatnya.

Asisten Pelatih ini menyatakan bahwa novel ini sudah cukup jelas. Penjelasan tambahan akan membuatnya tidak objektif dan tidak menghasilkan solusi. Dikatakan bahwa ulama sekelas KH Amidan mampu menghasilkan solusi tepat yang tidak memihak.

tipu-arkhytirema-6

Aris Aprilliano El-Raa’if

Yang ada di novel itu sudah lengkap dengan poin2 yang dipermasalahkan, akan jadi tidak objektif dan tidak ada solusi apabila diarahkan. Jadi lebih baik beliau membaca sendiri dan mengkajinya, saya yakin dgn tingkat keilmuan beliau akan menghasilkan solusi tepat yang tidak memihak kepada salah satu pihak. Mangga pertanyaan abdi ditafakuran ayeuna mah, klo memang akang niatnya baik maka sempurnakanlah ihtiarnya dengan baik pula.

Kalau begitu, yang dilakukan Kang Dicky dalam Open Dialog sebetulnya tidak objektif dan juga tidak menghasilkan solusi? Kenapa tidak boleh menjelaskan paham yang sama pada KH Amidan tapi boleh pada para murid SMU dan mahasiswa yang pengetahuan agamanya masih dangkal?

Dikatakan juga bahwa KH Amidan mampu menghasilkan solusi tepat. Lagi-lagi ini pernyataan aneh. Mana mungkin bisa menghasilkan solusi jika sejak awal hanya memberikan novel tanpa menunjukkan masalahnya? Jika hanya sekadar memberi novel saja, apa mungkin KH Amidan dan MUI akan mengkajinya secara mendalam? Yang dilakukan admin jelas beda. Admin menyerahkan novel beserta pendukung dengan setumpuk pertanyaan tentang pemahaman-pemahaman HI. Tentu, ini menuntut pihak MUI untuk mengkaji dan memberikan solusi.

Kembali admin mempertanyakan kejelasan dalam novel Arkhytirema. Novel ini sangat tidak jelas. Misalnya nama karakter yang disamarkan seperti Adhama (Nabi Adam), Hammadz (Muhammad saw), atau Khried (Nabi Khidr).

tipu-arkhytirema-7

Mohammad Jeprie

Lengkap bagaimana?

Di novel itu tidak ada keterangan siapa itu sebenarnya ADHAMA.

Di rekaman Open Dialog ada penjelasan bahwa ADHAMA itu adalah Nabi Adam.

Di novel tidak dijelaskan siapa itu HAMMADZ.

Di rekaman Open Dialog dijelaskan HAMMADZ adalah Nabi Muhammad yang sudah diramalkan Bangsa Lemurian dengan nama HAMMADZ. Karena Bangsa Lemurian disebut juga bangsa MU, jadi diberi nama MU+HAMMADZ.

Rekaman ini sudah ada di MUI.

Apa Anda berharap KH Amidan bisa mengetahui bahwa ADHAMA dan HAMMADZ adalah nabi begitu saja? Tanpa diberi informasi sama sekali?

Jalan pikiran yang aneh.

Aneh sekali untuk berharap KH Amidan akan otomatis mengetahui keberadaan tokoh nabi dalam novel itu tanpa ada penjelasan.

Tipuan Novel Arkhytirema

Berita tentang novel ini telah saya sampaikan pihak MUI Kab Cianjur. Ustadz Tjetjep Saefuddin, anggota Komisi Pengkajian Fatwa MUI Kab Cianjur, bahkan langsung menelpon saya. Menurut beliau, jika hanya memegang saja tanpa mengkaji maka KH Amidan tertipu sebagaimana MUI Cianjur tertipu dalam pertemuan dengan pihak HI.

Jika memang ingin menyatakan MUI Pusat sudah menyetujui novel ini dan menganggapnya tidak bermasalah, maka tunjukkanlah buktinya. Kami jelas sudah menunjukkan bahwa MUI Kab Cianjur menyatakan secara resmi bahwa novel ini bermasalah dan mengandung materi yang bisa menyesatkan masyarakat.

Jika hanya memegang novel saja akan dijadikan bukti bahwa pihak terkait sudah menyetujui isinya, maka foto admin yang sedang memegang novel ini tentu bisa diklaim sebagai persetujuan akan isinya. Ngimpi!

Admin HIW dan Sekum MUI Jabar
Admin HIW dan Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat

Bukti Diskusi

Seperti biasa, kami tunjukkan bukti diskusi berjaga-jaga seandainya thread ini dihapus oleh pemiliknya nanti. Anda juga bisa membacanya langsung di Facebook. Di sana sudah ada beberapa komentar baru dari murid HI.

tipu-arkhytirema-2