Logo: Hikmatul Iman, Tae Kwon Do, Boxer, Inkai.
Logo: Hikmatul Iman, Tae Kwon Do, Boxer, Inkai.

Berikut adalah kutipan dari Diktat Hikmatul Iman bagian Tanya Jawab dengan Guru Utama Hikmatul Iman, Dicky Zainal Arifin. Membahas betapa mudahnya mengalahkan bela diri yang mengandalkan fisik seperti Boxer, Tae Kwon Do, Karate, Kungfu, atau Silat beraliran keras. Saking mudahnya, bahkan dikatakan bahwa tergantung si murid HI bisa sampai membunuh atau melumpuhkannya saja. Untuk membunuhnya, cukup dengan gabungan Tenaga Dalam, Ilmu Silat, dan paket Ilmu Tahanan, Pukulan, dan Tendangan Geledek. Untuk melumpuhkannya, cukup dengan mengurangi tenaganya.

Melumpuhkan Kateda bahkan katanya lebih mudah lagi. Wow! Perguruan lainnya juga disebut tidak berkualitas dan hanya menang di publikasi.

Jika ditantang atau dicoba oleh pihak lain, murid HI dianjurkan untuk membuat perjanjian agar tidak ada tuntutan hukum jika ada yang mati.

TANYA: Bagaimana mengatasi Karate atau beladiri keras?

Tergantung pada anda, ingin membunuh lawan anda atau melumpuhkannya saja. Kalau ingin membunuhnya tidak sulit, gabungkan ilmu silat, tenaga dalam dengan ilmu tahanan geledek, tangan geledek, tendangan geledek, serang pada bagian-bagian seperti pelipis, dada, leher, kepala dan bagian lemah lainnya. Anda akan kuat mereka pukul, tetapi pukulan anda akan membunuh mereka.

Untuk melumpuhkan mereka dengan cara mengurangi tenaga yang kita salurkan. Begitu juga mengatasi BOXER, KUNGFU, SILAT yang beraliran keras, TAE KWON DO, dan bela diri fisik lainnya. Insya Allah, tidak sulit.

TANYA: Bagaimana mengatasi KATEDA?

Lebih tidak sulit lagi, hantam kepalanya dengan tenaga dalam. Lebih tepat lagi pelipisnya, Insya Allah kesadararmya akan hilang, alias pingsan.

TAINYA : Bagaimana dengan perguruan yang lain?

Anda tidak perlu takut, sekarang banyak sekali perguruan beladiri terkenal yang sama sekali tidak bermutu. Baik dari kesaktiannya, ilmu silatnya, maupun pengobatannya. Justru banyak yang bagus tapi tidak terkenal, dan muridnya sedikit. Zaman sekarang kuantitas tidak menentukan kualitas.

Parah. Mereka mungkin menang di publikasi, tetapi silahkan anda coba kesaktiannya, mereka pasti menolak. Alasannya macam-macam untuk menyembunyikan ketakutannya. Faktor yang paling penting di dalam pertarungan adalah KEBERANIAN dan PERCAYA DIRI.

TANYA: Bagaimana kalau ada yang mau mencoba?

Kalau teman sendiri yang mau mencoba, itu tidak ada masalah, lakukan saja, sebab kalah atau menang tidak akan menimbulkan permusuhan. Tetapi kalau anda kalah, Iapor lagi pada pelatih, anda akan diberi ilmu yang lebih tinggi untuk kembali menantang orang yang mengalahkan anda, ilmu yang disesuaikan untuk mengalahkan lawan hebat anda.

Tetapi kalau yang menantangnya orang lain yang anda tidak kenal, anda harus lebih serius, dan anda juga harus mengerahkan semua kemampuan, ilmu silat, tenaga dalam, tenaga metafisik, gabungkan jadi satu. Bikin perjanjian tertulis, bahwa kalau ada yang meninggal tidak ada yang menuntut, dengan disertai saksi.

Download Diktat Hikmatul Iman

Berikut adalah link hasil scan Diktat Hikmatul Iman. Tanya jawab di atas bisa ditemukan di Diktat Bagian 4 halaman 10-13.

  1. Diktat Hikmatul Iman Bagian 1
  2. Diktat Hikmatul Iman Bagian 2
  3. Diktat Hikmatul Iman Bagian 3
  4. Diktat Hikmatul Iman Bagian 4