tes

Setelah merubah kalimat Laillahailallah menjadi laillaha illa ana (tiada tuhan selain aku) yang sudah saya bahas di sini  . kembali Fatwa Kehidupan merasa lebih hebat dari Rasulullah dengan mengatakan “Yang saya harapkan agar suatu ketika engkau tak perlu lagi mengusir jin2 yg bikin kesurupan dgn bacaan apapun…….Cukup dgn pandangan mata dan hembusan sirrullah yg lembut……..
Menghempaskannya dgn cahaya Allah sejati dari dalam hati…….. Tanpa perlu berkata kata dan komat kamit bikin capek mulut saja…….”
lihat di sini

Dia merasa lebih hebat dari Rasulullah yang ketika menghadapi gangguan jin atau mengobati gangguan jin tetap mempergunakan bacaan Al-Qur’an dan doa-doa yang disyari’ahkan.

Perintah untuk membaca ayat ruqyah sudah dijelaskan dalam  Hadits shahih riwayat Bukhari dan Muslim dari Ummu Salamah :
yang Artinya : Dari Ummu Salamah ra, bahwa Nabi  pernah melihat di rumahnya seorang anak wanita yang di wajahnya ada ‘ gangguan mata’ , lalu Nabi  bersabda : ‘ Bacakanlah ruqyah untuknya karena dia kena gangguan mata’ . ( HR. Bukhari-Muslim) .

Selain itu malaikat Jibril juga tetap membaca ayat ruqyah sebagai permohonan kepada Allah.

Dikisahkan Malaikat Jibril pernah meruqyah Rasulullah seperti yang diceritakan oleh Aisyah ra, Rasululah bila merasa sakit, datanglah Jibril meruqyahnya dengan doa ( yang artinya ) : Dengan nama Allah yang membebaskanmu, menyembuhkanmu dari berbagai penyakit, dan dari kejahatan orang yang dengki, dan dari kejahatan pemilik pandangan yang berbahaya. ( HSR. Muslim) . Abu Said

Alkhudri ra berkata bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan berkata : ‘ Ya Rasulullah, saya merasa sakit di dada saya’ , Rasul menjawab : ‘ Bacakanlah Alquran’ ( HR. Ibnu Murdawih) .

Bahkan ketika menghadapi gangguan setan tetap harus membaca ayat ruqyah bukan malah merasa capek dan cukup menatap saja. Abu Hurairah berkata bahwa Nabi telah bersabda : ‘ Janganlah Kalian jadikan rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya syetan lari dan kabur dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Albaqarah’ . ( HSR. Muslim)

Rasulullah ketika mengobati gangguan jin tetap membaca doa dan menghardik setan.  Utsman mendatangi Rasulullah SAW. ketika ditanya tentang sebab  kedatangannya, Ustman menjawab: “Telah terjadi sesuatu dalam shalatku, sehingga aku tidak tahu apa yang terjadi dalam shalatku.” “ltu adalah syetan,” kata Rasulullah, “Mendekatlah” kemudian Rasulu llah memukul dadanya sambiI mengatakan: “Ukhruj ya ‘aduwallah. (keluarlah wahai musuh Allah).” (HR. lbnu Majah, dishahehkan oleh Syaikh al-Albani)

JELASKAN FATWA KEHIDUPAN INI SANGAT SOMBONG DAN ANGKUH MERASA LEBIH BAIK DARI RASULULLAH YANG TETAP KOMAT-KAMIT MEMBACA DOA-DOA PERLINDUNGAN DAN MERASA ILMU GHOIBNYA LEBIH HEBAT DARI RASULULLAH.