Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI), sangat dikultuskan oleh murid-muridnya. Parahnya, pengultusan ini dia biarkan sehingga sedikit banyak Dicky pun memiliki peran di dalamnya. Bukti pengkultusan ini bisa dilihat dalam sebuah tanya jawab di mana Dicky ditanya tentang kebenaran dirinya pernah time travel ke zaman Rasulullah saw dan melihat rasul dalam perang.

Tanya jawab Dicky dan muridnya. Dicky pernah time travel ke zaman rasul saw? Sumber: Blog lama Dicky.
Tanya jawab Dicky dan muridnya. Dicky pernah time travel ke zaman rasul saw? Sumber: Blog lama Dicky.

dhietyatama wrote on Dec 27
punten kang naros deui..upami akang kantos time travel ka jaman rasulullah SAW??upami teu lepat dangu,saurna akang kantos ningal rasulullah nuju perang..kmh kang upami rutin ngayakeun sapertos open dialog di padepokan,tp khusus kangge ngabahas ttg jungjunan urang rasulullah SAW..supados kecintaan HIers ka rasulullah SAW langkung nambih..hatur nuhun

dickyzainal wrote on Dec 27
Dhietyatama , eta mah jiga na sanes ciri diganggu bangsa BROPA , tapi keuna eureup eureup , parentah otak teu acan dugi ka salira . Perkawis time travel teu tiasa di dongengkeun didieu , kumargi bisi aya fitnah.

Terjemah:

dhietyatama wrote on Dec 27
Maaf kang bertanya lagi. Apakah akang pernah time travel ke zaman Rasulullah SAW?? Kalau tidak salah dengar, katanya akang pernah melihat rasul sedang berperang.

Bagaimana kang kalau rutin semacam Open Dialog di padepokan, tapi khusus membahas tentang panutan kita, Rasulullah saw. Supaya kecintaan HI-ers pada Rasulullah SAW semakin bertambah.

Terima kasih

dickyzainal wrote on Dec 27
Dhietyatama, itu sepertinya bukan tanda diganggu bangsa BROPA, tapi terkena eureup-eureup (red: Kelumpuhan tidur atau sleep paralysis). Perintah otak belum sampai ke dirinya.

Masalah time travel tidak bisa dibicarakan di sini, karena bisa menimbulkan fitnah.

Dicky = Shahabat Rasul?

Seandainya Dicky ini benar pernah melihat rasul saw dengan ilmu ngimplengnya yang diklaim ilmiah dan akurat, maka Dicky setara dengan para shahabat. Para shahabat rasul sendiri didefinisikan ulama sebagai orang-orang yang pernah bertemu dengan Rasulullah dalam keadaan beriman dan mati juga dalam keadaan beriman.

من رأى رسول الله صلى الله عليه وسلم في حال إسلام الراوي، وإن لم تطل صحبته له، وإن لم يرو عنه شيئاً
“Orang yang melihat Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dalam keadaan Islam, yang meriwayatkan sabda Nabi. Meskipun ia bertemu Rasulullah tidak dalam tempo yang lama, atau Rasulullah belum pernah melihat ia sama sekali”

Sumber: Meneladani Sahabat Nabi, Jalan Kebenaran

Dengan isnad (jalur periwayatan) ilmu langsung dari Dicky yang mungkin tergolong sebagai shahabat rasul, artinya para murid HI memperoleh ilmu agama yang shohih karena terbukti manqul, bersumber langsung dari rasul. Tentu saja, para ahli hadits pun tidak perlu lagi repot-repot men-tarjih keshohihan atau kedhaifan hadits karena Dicky adalah seorang shahabat. Sebagaimana aqidah ahlu sunnah “kullu shahabat udul”, “semua shahabat adil” maka ilmu dan penjelasan agama dari Dicky harus diterima.

Kesimpulan

Bisa saja Dicky akan berkelit dengan menyatakan bahwa kisah dirinya time travel ke zaman rasul hanyalah pengakuan muridnya saja. Tapi, jelas sekali bahwa Dicky sama sekali tidak mengingkari keyakinan dan berita sesat muridnya itu. Dia malah membiarkan pengkultusan terhadap dirinya berlangsung. Mau Anda bawa ke mana aqidah muridmu, Dicky? Belumkah saatnya bagimu untuk bertaubat?

Bukti Lengkap Tanya Jawab Dicky dan Muridnya

Tampilan lengkap tanya jawab Dicky dan muridnya. Dicky diklaim pernah melihat rasul saw ketika sedang perang. Sumber: Blog lama Dicky.
Tampilan lengkap tanya jawab Dicky dan muridnya. Dicky diklaim pernah melihat rasul saw ketika sedang perang. Sumber: Blog lama Dicky.