PMKRI Maluku-Malut Desak Pemprov Bantu Ekonomi Kreatif, Menyusul Angka Pengangguran yang Meningkat

PMKRI Maluku-Malut Desak Pemprov Bantu Ekonomi Kreatif, Menyusul Angka Pengangguran yang Meningkat

Angka pengangguran 2020 di Maluku meningkat 7, 57 persen dari tahun sebelumnya. Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Maluku Maluku Utara mendesak Pemerintah Provinsi Maluku mengembangkan dan memberdayakan pemuda dalam ekonomi kreatif. Menurut Wolter Hungan, Komda PMKRI Maluku Maluku Utara, pemerintah provinsi jangan terfokus pada persoalan Covid 19 saja.

"Serta upaya upaya pemberdayaan masyarakat lebih ditingkatkan dalam pemulihan ekonomi masyarakat, di masa sulit saat ini," imbuhnya. Menurut Wolter, ekonomi kreatif sangat pas didukung oleh pemerintah provinsi dengan akses permodalan yang harus dipermudah dalam mengembangkan ekonomi kreatif. "Sekarang banyak usaha kreatif anak muda yang dilakukan dari rumah, semestinya didata dan diberikan sosialisasi serta memberikan akses mudah serta memberikan modal tanpa jaminan kepada mereka agar bisa mengembangkan usaha dan membuka lapangan kerja," jelas Wolter.

Hal ini ditegaskan Wolter menyusul data Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku yang menyebutkan tingkat pengangguran terbuka Maluku per Agustus 2020 mencapai 7,57 persen. Padahal tahun 2019 tercatat sebanyak 6,69 persen.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.