Tina Toon Kaget Diberi Angpao Ahok, Berapa Isinya?

Tina Toon Kaget Diberi Angpao Ahok, Berapa Isinya?

Mantan yang kini menjadi politisi Tina Toon kaget saat di tangannya ada . Amplop merah ini diterimanya dari Ahok, Berapa isinya? Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi salah satu tamu undangan yang hadir dalam acara 'Imlekan Bareng Banteng' yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan (PDIP), Jumat (12/2) secara virtual. Dalam acara tersebut Ahok tampak mengenakan batik lengan panjang warna merah hati dipadukan biru tosca dengan motif bunga bunga.

Duduk berjarak satu setengah meter dari sang host yaitu Tina Toon, Ahok langsung menyapa dengan salam Imlek. "Gong Xi, Gong Xi," ujar Ahok, seraya menggenggam tangannya di depan kepalanya. Tina Toon kemudian melontarkan candaan kepada Ahok. Dia meminta kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu. "Tapi sebelumnya Hong Bao Na Lai nih pak?" kata Tina Toon.

Lantas Ahok dan Tina Toon pun tertawa. Ahok pun mengiyakan bahwa memang tradisi angpao diberikan kepada yang belum menikah. Tina Toon sendiri diketahui masih melajang.

Kemudian keduanya saling berbincang. Namun sebelum mengakhiri pembicaraan, Ahok menanyakan harapan dan keinginan dari Tina Toon. "Jadi wish nya apa nih? Mau cepat nikah atau apa? Karena kita ada tradisi Tionghoa kalau yang masih bujang atau belum menikah harus dikasih angpao," kata Ahok seraya merogoh saku kanan celananya. Ternyata Ahok kemudian memberikan angpao dalam amplop merah kepada Tina Toon.

Tina Toon yang kaget pun menerimanya seraya berterimakasih. Dia juga meminta agar hal tersebut diabadikan. "Walaupun tidak banyak isinya, yang penting niatnya. Salam tahun kerbau," kata suami Puput Nastiti Devi ini. Ahok juga menyampaikan pesan kepada anak anak muda Indonesia yang akan terjun ke dunia politik. Hal itu disampaikan Ahok ketika menjawab pertanyaan dari Tina Toon selaku host.

Awalnya, Tina Toon bertanya apa pesan Ahok bagi anak muda Indonesia yang hendak terjun ke dunia politik. Namun Ahok mengatakan dirinya bukan hendak mengajari seakan akan dirinya seorang guru politik. Dia hanya berbicara berdasarkan pengalaman dirinya sendiri. "Ketika anda memutuskan sebagai politisi, anda sebenarnya harus sudah siap mengorbankan diri anda untuk kepentingan orang banyak. Kalau ingin menjadi kaya jangan menjadi politisi, saya kira jadi pengusaha saja, tapi punya teman politisi, mungkin ngeledeknya begitu," ujar Ahok.

"Kalau menjadi politisi dalam keadaan seperti ini, anda harus konsisten dan komitmen anda. Dan percaya juga, ketika memiliki reputasi dan nama yang baik, itu melebihi kekayaan yang lebih besar," tambahnya. Ahok mengaku bahwa dari pengalamannya, jika seseorang punya nama yang baik, jujur, bisa bekerja, maka takkan mungkin kelaparan. Karenanya dia berpesan agar jangan takut miskin. "Pasti seorang akan memperkerjakan kamu. Saya kira prinsip itu. Jangan takut miskin, tetap berdiri teguh untuk kebenaran, keadilan, dan tentu perikemanusiaan," ungkap suami Puput Nastiti Devi.

Lebih lanjut, Ahok juga menyampaikan harapannya kepada seluruh rakyat Indonesia yang ikut merayakan Tahun Baru Imlek, di Tahun Kerbau ini. "Saya ucapkan Gong Xi Fa Cai. Tentu saya doakan juga segalanya lancar dan selalu semua kebutuhan kita dicukupi di Imlek Tahun Kerbau ini. Dan tentu ada kesehatan yang baik dan lebih penting lagi selalu ada suka cita dan damai sejahtera Tuhan di dalam hidup kita dan keluarga kita," pungkasnya. Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengakui dirinya menjalankan ritual khusus untuk merayakan Imlek di tahun 2021.

Hasto bercerita bahwa dirinya menyapu halaman rumahnya hingga menanak nasi dengan cara khusus. Hasto mengaku melakukan ritual itu setelah berbincang dengan banyak temannya dari etnis Tionghoa soal perayaan Imlek. Dan ternyata ada sejumlah tradisi yang memiliki makna tersendiri. "Ternyata ada prosesi untuk jangan menyapu rumah dari belakang ke depan rumah, tetapi dari depan ke belakang. Ya saya ikutin itu, saya jalanin, supaya rezekinya enggak hilang," kata Hasto.

"Kemudian memasak di rice cooker, kita isi dengan nasi sampai penuh. Itu mencerminkan agar bangsa Indonesia bisa sejahtera, rakyatnya cukup sandang pangan. Simbol simbol kesejahteraan itu simbol dari imlek," lanjut Hasto. Selain itu, soal baju baru dia juga memakai hal yang sama. Dalam perayaan itu, jaket merah yang dipakai Hasto adalah barang baru. "Inilah kemudian yang mengangkat bahwa imlek kita rayakan, sama kemarin Harlah NU juga dirayakan oleh PDI Perjuangan," ucap Hasto.

Lebih lanjut, Hasto mengatakan bahwa ini wujud PDIP sebagai rumah kebangsaan dari semua warga negara. Dan perayaan Imlek adalah wujud nyata keseriusan PDIP merawat kebhinekaan. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.